KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 Pelatihan Penulisan Dan Penelusuran Artikel Ilmiah Internasional Bereputasi Pada Mahasiswa Program Pasca Sarjana Ernawati1*. Syamsir Nur2. Rosnawintang Rosnawintang3 Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Halu Oleo. Kendari https://doi. org/10. 46367/khidmah. Info Artikel Riwayat: Dikirim: 19 Oktober Direvisi: 13 November Diterima: 20 November Kata Kunci: Pelatihan. Penulisan. Artikel Ilmiah Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam menulis artikel ilmiah dan menelusuri referensi jurnal bereputasi. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan. Kelompok sasarannya adalah 21 mahasiswa Evaluasi keberhasilan program menggunakan kuesioner pre-dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan telah berhasil. Pelatihan tersebut telah meningkatkan pemahaman peserta dalam menulis dan menjiplak artikel ilmiah. Setelah pelatihan, tingkat pemahaman peserta sangat Namun dari sisi sub materi masih diperlukan penguatan lebih Materi penguatan penulisan artikel ilmiah adalah struktur artikel ilmiah, penemuan masalah penelitian, kebaruan penelitian, penyajian hasil dan pembahasan, serta perumusan kesimpulan. Penguatan materi penelusuran artikel ilmiah adalah identifikasi jurnal kloning/pembajakan. Korespondensi: Ernawati, ernawaty@uho. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License. PENDAHULUAN Publikasi artikel ilmiah mahasiswa pada jurnal nasional atau internasional diperlukan bukan hanya syarat penyelesaian studi namun juga menunjang peringkat universitas. Artikel ilmiah juga sebagai salah satu indikator penilaian akreditasi program studi. Pada tahun 2021 Indonesia menduduki peringkat pertama di kawasan ASEAN atas jumlah publikasi ilmiah dengan 88. 228 artikel jurnal dan 81. 841 artikel prosiding, yang dari jumlah tersebut 7 persen diantaranya berperingkat Q1. 13 persen Q2. 10 persen Q3. dan 11 persen berperingkat Q4 (Nurmaini et al. , 2. Dengan demiakian, tugas yang masih perlu diselesaikan yaitu meningkatkan kualitas publikasi artikel ke bereputasi tinggi, yaitu Q1 dan Q2. Pada sisi lain, sumber daya manusia perguruan tinggi khususnya dosen, juga dituntut untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam publikasi artikel. Namun publikasi khususnya mahasiswa dalam jurnal nasional atau internasional bereputasi masih kurang, karena belum semua mahasiswa terlatih dalam penulisan artikel ilmiah (Prihatin et al. , 2. Hasil penelitian Tampani et al. terungkap bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa Program Studi PGSD dalam menyusun artikel ilmiah disebabkan oleh sulitnya dalam mencari referensi dan dalam menyusun sebuah paragraph yang baik dan benar tanpa ada unsur plagiat. Sementara hasil penelitian Tarigan et al. menunjukkan bahwa kemampuan menulis mahasiswa terbagi dalam beberapa komponen karya ilmiah, yaitu bagian pendahuluan, metode penelitian, pembahasan, dan referensi. Pada bagian pendahuluan, mahasiswa kesulitan untuk menyampaikan gagasan secara jelas dan padat serta menemukan gap atau fenomena yang sesuai. Pada bagian metode penelitian, kesulitan mahasiswa terletak pada rendahnya pemahaman jenis metode penelitian serta langkah-langkah dalam melakukan penelitian. Pada bagian hasil dan pembahasan mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengumpulkan data yang relevan, alhasil sebagian dari mereka melakukan palgiat. Kesulitan terakhir yaitu kemampuan menyusun referensi penelitian akibat kurang literasi referensi yang relevan. Sulistiyo . mengemukakan kesalahan E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 umum yang sering dilakukan saat menyusun manuskrip, diantaranya: topik penelitian yang tidak orisinil, kelemahan landasan teoritis, metode penelitian yang tidak mendetail, keterbatasan temuan untuk menjawab permasalahan penelitian, dan pembahasan tidak merujuk pada temuan penelitian (Hendarsyah. Kendala peningkatan publikasi artikel mahasiswa juga terkait kesulitan menentukan jurnal bagi pengiriman artikel ilmiah (Salamah & Darmalaksana, 2. Beberapa hambatan untuk melakukan publikasi pada jurnal internasioanl bereputasi mahasiswa doktoral di sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta diantaranya kesulitan mencari referensi, keterbatasan destinasi jurnal-jurnal internasional bereputasi yang akan menjadi tempat mempublikasikan artikel, keterbatasan dana, waktu proses publikasi yang relative lama, kendala bahasa, dam penggunaan software penunjang publikasi seperti similiarity dan grammar test (Purwanto et al. , 2. Pada tingkat perguruan tinggi kemampuan menulis artikel hasil penelitian merupakan tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa. Tuntutan substansial yang melekat pada seorang mahasiswa membuatnya harus memahami teknik penulisan dan prosedur sebuah karya tulis (Juniarti, 2. Saat ini syarat pemenuhan publikasi ilmiah mahasiswa pada PPS Magister Ilmu Ekonomi Universitas Halu Oleo telah terpenuhi, yaitu publikasi pada jurnal nasional terakreditasi. Namun dalam upaya peningkatan daya saing mahasiswa maupun institusi maka perlu dilakukan peningkatan kapabilitas penulisan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi. Oleh karena itu dianggap perlu untuk dilakukanya kegiatan pelatihan penulisan dan penelusuran artikel ilmiah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi PPS UHO untuk publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional METODE Desain kegiatan disajikan sebagaimana Gambar 1. Kegiatan didahului dengan tahap perencanaan berupa program yang akan dilaksanakan maupun khalayak sasaran. Sasaran program ini yaitu mahasiswa Program Magister Ilmu Ekonomi. Selanjutnya dilakukan sosialisasi kegiatan bagi mahasiswa yang bersedia mengikuti kegiatan. Program yang ditentukan pada kegiatan ini berupa penyusunan artikel dan penelusuran jurnal internasional bereputasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 28 September 2024 dengan tatap muka. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melalui kegiatan pelatihan. Komunitas sasaran dari kegiatan ini yaitu sebanyak 21 mahasiswa PPS Magister Ilmu Ekonomi. Tabel 1 Instrumen Evaluasi Kegiatan Item yang di Evaluasi Penulisan Artikel Ilmiah Penelusuran Artikel Ilmiah Sumber: Rancangan Kegiatan, 2024 Instrumen Evaluasi Kuisioner Pre-Post Kuisioner Pre-Post Gambar 1 Desain Kegiatan Pengabdian Tahapan Perencanaan Penentuan Program dan Khalayak Sasaran Tahapan Pelaksanaan Pelatihan Tahapan Evaluasi Tanya Jawab Sosialisasi Kegiatan Penulisan Artikel Ilmiah Penelusuran Artikel Ilmiah Penyebaran Kuisioner Penentuan Keberhasilan Program Instrumen yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program yaitu kuisioner pre dan post-test yang disebar melalui link google form (Tabel . , dengan kriteria keberhasilan program sebagaimana disajikan pada Tabel 2. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan persentase. Pengukuran varibel menggunakan skala likert dengan sklala 1-5 . angat tidak paham Ae sangat paha. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 Tabel 2 Indikator Keberhasilan Program Skor Kriteria > 80 Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah < 21 Sangat Rendah HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Karakteristik peserta pelatihan disajikan sebagaimana Gambar 2. Berdasarkan jenis kelamin, 62 persen atau sebanyak 13 peserta berjenis kelamin perempuan, dan 38 persen atau sebanyak 8 peserta berjenis kelamin laki-laki. Laki-laki Perempuan Sumber: Data Primer, diolah Gambar 2 Karakteristik Peserta Kegiatan Berdasarkan Jenis Kelamin Kegiatan penelitian secara teknis dilakukan dengan memberikan materi pada peserta pelatihan. Materi yang diberikan dikelompokkan dalam dua sub tema utama yaitu pertama, penulisan artikel ilmiah bereputasi, dan kedua, penelusuran artikel ilmiah yang dapat dijadikan rujukan. Pada sub tema pertama, materi yang diberikan berupa struktur artikel ilmiah, penemuan masalah penelitian, penyusunan gap penelitian, penyajian novelty penelitian, penyajian hasil dan pembahasan, serta perumusan kesimpulan. Pada sub tema kedua, materi yang diberikan berupa kategorisasi jurnal internasional dan nasional. menelusuri artikel internasional bereputasi dan nasional terakreditasi. cara mengidentifikasi jurnal predator, cloned, dan hijacked. Kegiatan peserta pelatihan yaitu menyimak materi yang diberikan, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada sesi diskusi peserta pelatihan mengkonfirmasi terkait permasalahan penelitian yang muncul dari konsensus yang ada, permasalahan lain yang didiskusikan yaitu validitas data dari penelitian kualitatif. Evaluasi Kegiatan Pengukuran tingkat pemahaman peserta terbagi berdasarkan sub tema pelatihan. Pada sub tema penulisan artikel, aspek yang dinilai yaitu pemahaman materi terkait struktur artikel ilmiah, penemuan masalah penelitian, penyusunan gap penelitian, penyajian novelty penelitian, penyajian hasil dan pembahasan, serta perumusan kesimpulan. Berdasarkan kuisioner yang disebarkan saat pre dan post kegiatan, terungkap bahwa tingkat pemahaman peserta pelatihan sengan sub tema penulisan artikel ilmiah sebagaimana disajikan pada Tabel 3 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pada seluruh aspek yang dinilai. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta pelatihan berada pada kategori sedang, sementara setelah pelatihan berada pada kategori tinggi, dan sangat tinggi. Aspek yang mengalami peningkatan pemahaman sangat tinggi yaitu pemahaman tentang cara menemukan permasalahan penelitian. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 Tabel 3 Tingkat Pemahaman Peserta Tentang Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Unsur Pemahaman Materi Struktur artikel ilmiah Sebelum Pelatihan Skor Kriteria 58,46 Sedang Permasalahan penelitian Gap penelitian Novelty penelitian Pemaparan hasil dan pembahasan Simpulan Sumber: Data Primer, diolah 58,46 60,00 56,92 63,08 60,00 Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Setelah Pelatihan Skor Kriteria 78,46 Tinggi Sangat 81,54 Tinggi 80,00 Tinggi 78,46 Tinggi 78,46 Tinggi 80,00 Tinggi Pada sub tema penelusuran artikel rujukan, aspek yang dinilai yaitu pemahaman materi terkait kategorisasi jurnal internasional dan nasional, cara menelusuri artikel internasional bereputasi dan nasional terakreditasi, serta cara mengidentifikasi jurnal predator, cloned, dan hijacked. Berdasarkan kuisioner yang disebarkan saat pre dan post kegiatan, terungkap bahwa tingkat pemahaman peserta pelatihan dengan sub tema penelusuran artikel ilmiah sebagaimana disajikan pada Tabel 4 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pada seluruh aspek yang dinilai. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta pelatihan berada pada kategori sedang pada aspek identifikasi jurnal predator/cloned/hijacked, dan kategori tinggi untuk aspek kategorisasi jurnal beserta penelusurannya. Setelah pelatihan seluruh aspek yang dinilai mengalami peningkatan dengan kriteria sangat tinggi, kecuali untuk aspek identifikasi jurnal cloned/ hijacked yang mengalami peningkatan dari pemahaman sedang ke tinggi. Tabel 4 Tingkat Pemahaman Peserta Tentang Penelusuran Artikel Ilmiah Unsur Pemahaman Materi Kategorisasi jurnal internasional Kategorisasi jurnal nasional Penelusuran artikel dari jurnal internasional Penelurusan artikel dari jurnal nasional Identifikasi jurnal predator Identifikasi jurnal cloned/ hijacked Sumber: Data Primer, diolah Sebelum Pelatihan Skor Kriteria 68,33 Tinggi 61,67 Tinggi Setelah Pelatihan Skor Kriteria 85,00 Sangat Tinggi 85,00 Sangat Tinggi 66,67 Tinggi 90,00 Sangat Tinggi 65,00 58,33 51,67 Tinggi Sedang Sedang 85,00 81,67 78,33 Sangat Tinggi Sangat Tinggi Tinggi Gambar 2 menyajikan skor total untuk pelatihan, dimana sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta akan materi yang akan diberikan sebesar 60,49 atau berada pada kategori sedang, sementara setelah pelatihnan, skor pemahaman peserta naik menjadi 81,35 atau berada pada kategori pemahaman sangat Dengan demikian, efektivitas pelatihan yang diberikan tercapai, sebab pelatihan dianggap mampu meningkatkan pemahaman tentang penulisan dan penulusuran artikel ilmiah, dari kategori sedang menjadi sangat tinggi. Efektivitas pelaksanaan kegiatan pelatihan sejalan dengan hasil pelatihan penyusunan karya ilmiah bagi mahasiswa yang dilakukan oleh Hadisaputra et al. yang menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun karya dimana pemahaman materi pelatihan hampir semua meningkat hingga 80 persen. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 81,35 60,49 Sebelum Pelatihan Setelah Pelatihan Sumber: Data Primer, diolah Gambar 2 Skor Pemahaman Peserta Sebelum dan Setelah Pelatihan Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aspek yang mengalami peningkatan pemahaman sangat tinggi pada sub tema penulisan artikel yaitu pemahaman tentang cara menemukan permasalahan penelitian. Aspek lain berupa struktur artikel ilmiah, penyusunan gap penelitian, penyajian novelty penelitian, penyajian hasil dan pembahasan, serta perumusan kesimpulan berapa pada kategori tinggi. Hasil penelitian Sitompul & Anditasari . menunjukkan bahwa bagian pembahasan merupakan aspek yang paling sulit dicapai oleh mahasiswa, juga aspek menafsirkan, mengubah, dan menyimpulkan data merupakan tugas yang sulit Selain itu, terkait gap riset dan metode penelitian juga dianggap sulit bagi mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian telah mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel maupun menelusuri referensi ilmiah. Menurut Sulistiyo . pengadaan workshop penulisan artikel menjadi panduan peserta dalam menyiapkan artikel dan meningkatkan kemampuan praktis dalam penulisan artikel jurnal internasional bereputasi, termasuk penentuan novelty topik yang dapat diajukan pada junal internasional bereputasi. Pada sisi lain, diperlukan pula peningkatan kemampuan penulisan artikel secara Hasil penelitian Fikra & Darmalaksana . menemukan bahwa efektivitas dalam publikasi mahasiswa di jurnal ilmiah dapat dicapai melalui perencanaan strategis, tata kelola, dan penguatan kapasitas penulisan artikel ilmiah. KESIMPULAN Kewajiban publikasi artikel ilmiah bagi mahasiswa program pasca sarjana perlu diiringi dengan peningkatan pemahaman tentang penulisan artikel ilmiah dan penelusuran referensi artikel tersebut. Menggabungkan dua tema ini diharapkan mampu memberi pemahaman yang komprehensif guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam publikasi artikel hasil penelitian. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan program yang dilaksanakan telah efektif. Pelatihan telah meningkatkan pemahaman tentang penulisan dan penulusuran artikel ilmiah peserta. Sebelum pelatihan, tingkat pemahaman peserta akan materi berada pada kategori sedang, sementara setelah pelatihan, pemahaman peserta naik yang berada pada kategori pemahaman sangat tinggi. Namun terdapat beberapa aspek yang diperlukan penguatan lebih lanjut, yaitu: pemahaman materi terkait struktur artikel ilmiah, penemuan masalah penelitian, penyajian novelty penelitian, penyajian hasil dan pembahasan, perumusan kesimpulan, serta identifikasi jurnal cloned/ Meskipun aspek-aspek ini mengalami peningkatan pemahaman, namun masih berada pada kategori tinggi, atau belum mencapai kategori sangat tinggi. UCAPAN TERIMAKASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Halu Oleo atas pendanaan yang diberikan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat November 2024. Vol. 1 No. 2: 45-50 DAFTAR PUSTAKA