PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP BENDUNGAN ASI Yuli Suryanti1. Rispa Rizkia2. Rina Utami3 Program Studi D i Kebidanan STIKES Mitra Adiguna Palembang 1,2. STIKES Rajekwesi Bojonegoro3 Jl. Komplek Kenten Permai Blok J No 9-12 Bukit Sangkal Palembang 30114 Email : yulisuryanti21@gmail. com1, risparizkia520@gmail. com2 , rinautami46@gmail. Abstrak Salah satu masalah pada masa nifas adalah payudara bengkak atau bendungan ASI. Penyebab terjadinya bendungan ASI adalah ASI yang tidak segera dikeluarkan sehingga menyebabkan payudara bengkak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perawatan payudara terhadap bendungan ASI pada ibu nifas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi yaitu dengan menjelaskan konsep atau fenomena pengalaman pada setiap individu. Penelitian ini dilakukan pada ibu nifas yang mengalami bendungan ASI di BPM Sri Nirmala Palembang sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang mendalam dan memberikan pemahaman yang lebih besar. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti mengenai bendungan ASI ibu nifas yaitu : . pembengkakan payudara karena terlambat menyusui . terjadi bendungan ASI . kebersihan payudara. Perawatan payudara dan puting sangat penting dalam proses laktasi bagi ibu dalam melewati masa-masa awal menyusui yang kadang terasa sangat berat. Simpulan dasil wawancara dan observasi pada Ny. Y dan Ny. W tidak sepemuhnya melakukan payudara yang seperti dijelaskan oleh bidan. Kata Kunci : Perawatan Payudara. Bendungan ASI Abstract One of the problems during the puerperium is swollen breasts or breast milk dams. The cause of breast milk dam is breast milk that is not immediately released, causing the breast to swell. This study aims to determine breast care for breast milk dams in postpartum mothers. This research method uses a qualitative approach to the type of phenomenology, namely by explaining the concept or phenomenon of experience in each individual. This research was conducted on postpartum mothers who experienced breast milk dams at BPM Sri Nirmala Palembang so that there were no limitations in interpreting or understanding the phenomena studied with the aim of obtaining in-depth information and providing greater understanding. The results of the study obtained by researchers regarding the dam of breastfeeding mothers after childbirth are: . breast engorgement due to late breastfeeding . breast milk dam . breast hygiene. Breast and nipple care is very important in the lactation process for mothers in going through the early days of breastfeeding which can sometimes feel very heavy. Conclusions from interviews and observations on Mrs. Y and Mrs. W is not as good at doing breasts as the midwife Keywords: Breast Care. Breastfeeding Dam PENDAHULUAN Salah satu masalah pada masa nifas adalah payudara bengkak atau bendungan ASI. Penyebab terjadinya bendungan ASI adalah ASI yang tidak segera dikeluarkan yang menyebabkan penyumbatan pada aliran Vena dan Limfe sehingga aliran susu menjadi terhambat dan tertekan sehingga menyebabkan payudara bengkak (Apriani. Dampak bendungan ASI pada ibu mengakibatkan tekanan intraduktal yang akan mempengaruhi berbagai segmen pada payudara, sehingga tekanan seluruh payudara meningkat, akibatnya payudara sering terasa penuh, tegang, dan nyeri, walaupun tidak disertai dengan demam. Selain itu dampak pada bayi yaitu, bayi sukar menghisap, bayi tidak disusui secara adekuat sehingga bayi tidak mendapatkan ASI secara eksklusif akibatnya kebutuhan nutrisi bayi akan kurang terpenuhi karena kurangnya asupan yang didapatkan oleh (Anggraini, 2. Menurut World Health Organization (WHO) terbaru pada tahun 2015 di Amerika Serikat persentase perempuan menyusui yang mengalami bendungan ASI rata-rata mencapai 87,05 % atau sebanyak 8242 ibu nifas dari 765orang, pada tahun 2014 ibu yang mengalami bendungan ASI sebanyak 7198 orang dari 10. 764 orang dan pada tahun 2015 terdapat ibu yang mengalami bendungan ASI sebanyak 6543 orang dari 862 orang. (Apriani, 2. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 jumlah ibu nifas berjumlah 168. orang,cakupan penanganan komplikasi masa nifas termasuk bendungan ASI berjumlah 518 orang . ,85 I ). (Hartati et al. Perawatan payudara dan puting sangat penting dalam proses laktasi. Ke dua perawatan ini sering kali menjadi AupenyelamatAy bagi ibu dalam melewati masa-masa awal menyusui yang kadang terasa sangat berat. Misalnya jika terjadi puting lecet, seringkali lecetnya ringan saja. Awal yang baik niscaya membuat proses (Apriani, 2. Berdasarkan uraian diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul Perawatan Payudara Terhadap Bendungan ASI Pada Ibu Nifas. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini menggunakan fenomenologi yaitu dengan menjelaskan konsep atau fenomena pengalaman pada setiap individu. Penelitian ini dilakukan pada ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang mendalam dan memberikan pemahaman yang lebih besar. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021 di BPM Sri Nirmala Palembang. Informan pada penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami bendungan ASI di BPM Hj. Sri Nirmala yang berjumlah 2 orang ibu nifas. Informan kunci dalam penelitian ini adalah bidan. Pemilihan informan berdasarkan pada permasalahan dan tujuan dari penelitian. Penentuan keterangan atau informasi sesuai dengan masalah yang di teliti. Teknik pengambilan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode snowball research Berikut ini beberapa kriteria informan penelitian sebagai berikut : Ibu nifas dengan bendungan ASI Ibu yang bersedia menjadi informan dalam penelitian Kooperatif dan bisa diajak komunikasi dengan baik Selain itu peneliti juga menggunakan : voice recorder untuk meekam hasil wawancara antara peneliti dan informan, kamera untuk dokumentasi penelitian, pertanyaan-pertanyaan penelitian dan buku catatan lapangan untuk mengobservasi dan mencatat informasi hasil obeservasi (Mertha jaya, 2. Sedangkan validasi dan reabilitas data peneliti menggunakan triangulasi sebagai teknik pemeriksaan untuk mencapai keabsahan sebagai berikut : Triangulasi data atau sumber data Triangulasi pengamat Triangulasi teori Triangulasi metode Triangulasi data merupakan teknik pengumpulan data yang diartikan sebagai pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui observasi dan melakukan wawancara mendalam sehingga memodifikasi kata-kata dalam setiap pertanyaan sehingga dapat menggali mendapatkan jawaban yang akurat dan Peneliti pembukan pada saat wawancara sehingga mengekspresikan dirinya untuk memberikan informasi dari pertanyaan yang diberikan dan mengutarakan pemikirannya yang mereka anggap penting yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh peneliti. Analisis isi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Teknik analisis pada penelitian ini dilakukan melalui 4 alur yaitu : reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Tabel 1. 1 Karakterstik Responden Inisial Umur Pendidikan Pekerjaan Ny. 25 Th SMK IRT Ny. 36 Th SMP IRT Dari tabel diatas Ny. Y berusia 25 tahun, berpendidikan SMK, pekerjaan ibu rumah tangga melakukan perawatan payudara terhadap bendungan ASI Sedangkan Ny. berusia 36 tahun, berpendidikan SMP juga melakukan perawatan payudara terhadap bendungan ASI. Tabel 1. 2 Karakteristik Informan Inisial Umur Pendidikan Pekerjaan Bd. 63 Th D i Bidan Bidan Dari tabel diatas menujukan bahwa bidan S adalah informan kunci dalam Bidan S berusia 63 tahun dan sudah mengabdikan sebagai seorang bidan sudah lebih dari 40 tahun. Hasil Observasi Informan Ny. Ny. Y berusia 25 tahun, berpendidikan SMK dan saat ini melakukan perawatan payudara terhadap bendungan ASI. Ny. tidak sepenuhnya melakukan proses perawatan payudara yang dijelaskan oleh Ny. Y melakukan perawatan payudara hanya mencuci kedua tangan dengan menggunakan minyak kelapa atau baby oil. setelah itu hanya dengan mengurut dari pangkal payudara sampai ujung payudara dengan menggunakan tiga jari. Ny. Y tidak melakukan dengan mentotok totok dahulu payudara sesudah itu baru diurut dari pangkal payudara sampai putting susu, sampai semua kena urut, setelah itu sanggah payudara dengan tangan kiri atau kanan boleh terus kedua sisi jari di urut dari pangkal payudara trus dilepas pelan-pelan. Hasil Observasi Informan Ny. Ny. W berusia 35 tahun, berpendidikan SMP dan saat ini melakukan pemeriksan payudara terhadap bendungan ASI. Ny. melakukan perawatan payudaranya yang mengalami bendungan ASI. PEMBAHASAN Pertanyaan 1 : Bagaimanan Kondisi ibu setelah melahirkan Jawaban : Responden I : baik Responden II : baik . ondisi ibu setelah melahirkan bai. Analisis : Persalinan ibu dalam keadaan baik dan dilakukan secara normal, kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat sebelum dan sesudah persalinan. Persalinan dilakukan secara normal kondisi ibu setelah melahirkan dalam keadaan baik hal ini dikarenakan ibu mengikuti anjuran bidan yaitu dengan menkonsumsi nutrisi dan energi yang cukup serta tetap bergerak aktif semampunya. Hal ini penting untuk menambah energi agar bisa merawat dan menyusui bayi dengan optimal, serta mendukung proses pemulihan setelah persalinan. Beberapa jenis makanan yang baik untuk di konsumsi antara lain buah dan sayuran, biji-bijian, kacangkacangan, ikan, dagin, telur, susu, dan makanan yang mengandung lemak sehat, misalnya minyak zaitun. (Suryanti & Emilda. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Aukondisi alhamdulillah sehat-sehat sajaAy Masa nifas atau sering disebut juga masa peralihan ibu pasca melahirkan . atau masa setelah plasenta lahir dan berakhir pada saat rahim kembali seperti sebelum hamil. Ibu setelah melahirkan akan kembali seperti sebelum hamil dalam keadaan normal kira-kira 3 bulan atau 6-42 minggu. Masa ini adalah masa yang sangat berharga bagi ibu karena masa yang ditunggu setelah hamil adalah menjadi orang tua. Pentingnya pengetahuan bagi ibu setelah melahirkan untuk merawat dirinya khusunya ibu primipara karena belum ada pengalaman yang pernah mereka alami atau rasakan setelah melahirkan. Kurangnya pengetahuan menjadai salah satu factor penyebab minimnya perawatan diri setelah nmelahirkan karena merasa bingung dan kurang percaya diri. Salah satu dari perawatn diri ibu nifas adalah perawatan Perawatan payudara penting untuk produksi ASI. Dengan dilakukan perawatan payudara maka produksi ASI tetap terjaga dan bisa menghindarkan penyebab dari peradangan payudara, bendungan ASI. Pertanyaan 2 : Apakah setelah persalinan ini ibu mempunyai keluhan payudara? Jawaban : Responden I : AuAdo galak kalo dak disusui bengkak, terus menyut rasonyo, kalo sebelah disusui, sebelah dak disusui keluar dewek asinyoA Responden 2 : Aukalo sementara sebelah di susui, sebelahnyo netes, ibunya habis makan penuh payudaranyo, terus belum disusui samo bayi rasonyo sakit, menyut tapi setelah selesai disusui bayi idak, langsung bae, emang umum cak itu Ay Analisis : keluhan yang dialami ibu payudara kalau bayi terlambat menyusui bisa menyebabkan payudara membengkak dan terasa sakit. Setelah melahirkan, payudara ibu akan teraba keras dan bengkak terutama jika pasokan ASI yang tinggi. Bahkan saat kondisi ini terjadi, ibu mungkin akan kesulitan untuk mengangkat lengan. Rasa nyeri dan bengkak biasanya terjadi ketika pengeluaran ASI tidak seimbang dengan Bisa jadi karena pola menyusui ibu belum teratur atau pelekatan bayi yang belum sempurna, sehingga ASI yang diminumnya belum banyak. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Aupayudara ibu akan terasa nyeri dan bengkak jika ASI yang terlau banyak penuh nyeri dan bengkak biasanyo terjadi ketika ASI tidak terlalui disusui oleh si bayiAy Penyebab bendungan ASI adalah peningkatan dalam sirkulasi darah dan limfe ketika susu pertama kali disintesis menyebabkan pembengkakan pada areola yang dapat mempengaruhi cakupan mulut Hal ini mengakibatkan pengosongan duktus penampung inkomplet, dengan distensi dan obstruksi lebih lanjut. Peningkatan vaskularitas dapat berlanjut ke tingkat ketika payudara keseluruhan menjadi padat dan nyeri tekan. Pertanyaan 3 : Apakah ibu tahu tentang bendungan ASI ? Jawaban : Responden I : Autau dek pernah dijelaskan bidan katonyo bendungan ASI itu, biso nyebabke payudara kito nie bengkak, payudara kito agak keras dan biso menyebabke nyeri jugo Responden 2 : Ausetau aku bendungan ASI nyebabke payudara jadi bengkak, payudara biso jadi keras, kadang-kadang teraso nyeri di puttingAy Analisis : Ibu mengetahui tentang benndungan ASI, melalui penjelasan bidan, bendungan ASI itu bisa menyebabkan payudara menjadi bengkak dan keras serta bisa menyebabkan payudara menjadi terasa Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Aubendungan ASI terjadinya pembengkakan payudara, dan payudara bisa menjadi keras serta terasa nyeri, beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya bendungan ASI produksi ASInyo meningkat, terlambat menyusui kepada bayi. ASI dan waktu menyusui dibatasiAy Faktor yang menyebabkan bendungan ASI atau payudara bengkak antara lain ASI menyusukan dini, perlekatan yang kurang baik. ASI yang jaramg dikeluarkan, pembatasan waktu saat menyusui serta pamakaian bra yang ketat. Pertanyaan 4 : Apakah ibu pernah mendengar mengetahui tentang perawatan payudara ? Jawaban : Responden I : Auyang jelas bidan pernah menjelaskan payudara sesudah melahirkan pengeluaran air susu menjadi lancar dan baik bagi penghasil ASIAAy Responden 2 : AuSering sekali bidan jelaske perawatan payudara, karena sangat penting bagi kebersihan payudara itu dewek dan bidan jugo jelaske manfaat nyo perawatan dari payudara yaitu agar banyak-banyak menghasilke ASI bagi bayi yang baru dilahirkanAy Analisis : Perawatan payudara sangat penting agar pengeluaran ASI menjadi lancar dan juga menjaga kebersihan payudara itu sendiri Perawatan payudara merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk merawat payudara terutama untuk memperlancar pengeluaran air susu ibu (ASI). Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Aupernah . dan sangat mengetahui tentang perawatan payudaraAy Perawatan payudara merupakan suatu cara yang dilakuakan untuk merawat payudara agar air susu keluar dengan lancar. Perawatan dilakukan selama hamil sampai masa Hal ini dikarenakan payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini (Anggraini, 2. Pertanyaan 5 : Apakah perawatan payudara setelah masa nifas suatu kebutuhan bagi ibu yang baru saja melahirkan ? Jawaban : Responden I : Aubagi aku sangat penting dek perawatan payudara aku nie, biar biso ningkatke ASI nyo, samo memperlancar pengeluaran ASI agar bayi aku nie mudah menyusuinyo. Responden 2 : Au sangat penting perawatan payudara nie, biar payudara kito biso memperlancar ASI dan jugo mencegah pembengkakan payudara samo memeliharo kebersihan payudara kitoA Analisis : Perawatan payudara sangatlah penting setelah melahirkan agar payudara dapat memperlancar ASI dan juga dapat mencegah terjadinya pembengkakan dan payudara terjaga kebersihannya. Perawatan payudara adalah perawatan payudara setelah melahirkan dan menyusui yang merupakan suatu cara yang dilakukan untuk merawat payudara agar air susu keluar dengan lancar. Perawatan payudara sangat penting dilakuakan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini dikarenakan payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Ausangat memperlancar ASI, dan juga mencegah pembengkakan ASI serta terhindar dari infeksi dan meningkatkan produksi ASI dengan merangsang kelenjar-kelenjar air susu ibu dengan melakukan pemijatan ASI Serta menguatke putting susu ibuAy Manfaat perawatan payudara yaitu terhindar dari infeksi, mengenyalkan puting menonjolkan puting susu yang terbenam, menjaga bentuk buah dada tetap bagus, memperbanyak produksi ASI. , mengetahui adanya kelainan. Pertanyaan 6 : Seberapa banyak ibu mengetahui tentang perawatan payudara ? Jawaban : Responden I : Ausetau aku perawatan payudara itu untuk menjaga kebersihan payudaraAy Responden 2 : AuCuma sebatas kebersihan diri bae, kebersihan payudara Ay Analisis : Mengetahui perawatan payudara sebatas menjaga kebersihan payudara Perawatan payudara menjaga kebersihan payudara perawatan payudara terhindar dari lecet, memperbanyak produksi asi untuk mengetahui adanya kelainan. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Aupayudara itu produksi ASI untuk bayi itu harus dirawat payudaranyaAy Untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi untuk mengenyalkan puting susu, supaya tidak mudah lecet, untuk menonjolkan puting susumenjaga bentuk buah dada tetap produksi asi untuk mengetahui adanya Pertanyaan 7 : Apakah bidan menjelaskan kepada ibu tentang perawatan payudara ? Jawaban : Responden 1 : Auseinget membersihkan ASI, memperlancarkan ASI terus produksi ASI Ay Responden 2 : Aubidan menjelaskan menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi menjaga elastisitas puting susu, menjaga puting susu agar tetap menonjol, mengetahui adanya kelainan payudara. Melancarkan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASIAy Analisis : Penjelasan tentang kebersihan payudara agar terhindar dari infeksi, menjaga kekenyalan putting susu, mencegah terjadiya tersumbatnya aliran susus serta memperlancar ASI. Hal ini yang sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahwa : Auseperti yang sudah saya jelaskan kepada ibu-ibu bersalin perawatan payudara sangat penting untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi menjaga elastisitas puting susu, menjaga puting susu agar menonjol,mengetahui adanya kelainan payudara. Melancarkan darah dan mencegah tersumbatnya saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASIAy Pertanyaan 8 : Apakah ibu bisa melakukan perawatan payudara jelaskan ? Jawaban : Responden I : Aubisa, pertama cuci tangan kedua kasih minyak kelapa, ketiga urut dari pangkal sampe ujung pake tiga jariAy Responden 2 : Aubisa, seperti kebersihan payudara itu bae dengan mengurut dan dikasih minyak itu bae sudah itu baru diurut dari pangkal payudara sampeke putting susu, sampe semua kena urut, trus dilepas pelan-pelan Ay Analisis Melakukan mengoleskan dengan minyak kelapa. Hal ini sesuai dengan pernyataan informan kunci yang menyatakan bahw Auperawatan payudara itu penting untuk bayi cara perawatannya cuci tangan dulu setelah itu dikasih baby oil atau minyak kelapa boleh, diurutkan itu ditotok Aetotok dulu ya, sudah itu baru diurut dari pangkal payudara sampeke putting susu, sampe semua kena urut, setelah itu sanggah payudara dengan tangan kiri atau kanan boleh terus kedua sisi jari di urut dari pangkal payudara trus dilepas pelanpelan Cucilah tangan sebelum melakukan pengurutan payudara. Lalu tuangkan minyak kelapa/ kream ke kedua belah telapak tangan Pengurutan dimulai dengan ujung jari ,dengan langkah : Sokong payudara kiri dengan tangan kiri . Lakukan gerakan kecil dengan dua atau tiga jari tangan kanan mulai dari pangkal payudara dan berakhir dengan gerakan spiral daerah putting susu. Selanjutnya buatlah gerakan memutar sambil menekan dari pangkal payudara dan berakhir pada putting susu diseluruh bagian payudara. Lakukan gerakan ini pada payudara kanan. Gerakan berikutnya, letakkan kedua telapak tangan diantara dua payudara. Urutlah tangan dari tengah ke atas sambil mengangkat kedua payudara dan melepaskannya secara Lakukan gerakan ini A 30 kali. Variasi lainnya adalah gerakkan payudara kiri dengan kedua tangan,ibu jari diatas dan 4 jari lainnya dibawah. Peras dengan lembut payudara sambil meluncurkan kedua tagan kedepan kearah putting susu. Lakukan hal yang sama pada payudara kanan. Lalu cobalah posisi tangan parallel. Sanggah payudara dengan satu tangan dan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah pangkal payudara kearah putting Lakukan gerakan ini sebanyak A 30 Setelah itu , letakkan satu tangan di sebelah atas dan satu lagi di sebelah bawah Luncurkan kedua tangan secara bersamaan kearah putting susu dengan memutar tangan. Ulangi gerakan ini sampai semua bagian payudara terkena urutan. Para ahli kesehatan dan juga para penggiat Breast Cancer Awarenesangat menyarankan agar wanita melakukan pemeriksaan payudara sendiri yaitu dengan langkah di depan cermin mulai pemeriksaan dengan mengamati bentuk payudara di depan cermin. Pastikan bahu lurus sejajar, dan letakkan tangan di pinggang dalam keadaan rileks. Perhatikan bentuk, apakah ada benjolan, struktur kulit, posisi putting susu dan warna payudara. Saat mandi dengan menggunakan ujung jari, tekan perlahan permukaan payudara dan rasakan apakah ada benjolan. Rabalah dengan pola melingkar dan pola diagonal . Ketika berbaring ganjallah separuh punggung pada sis payudara yang akan diperiksa dengan Taruhlah tangan anda dibelakang Lalu gunakan ujung jari tangan yang berlawanan untuk memeriksa. Gunakan tekanan ringan dan lembut untuk melakukan pemeriksaan dengan gerakan melingkar. Kemudian peras putting secara perlahan dan lihat apakah ada cairan berwarna putih, atau kekuningan atau bahkan dari dari puting. (Astrid & Dkk, 2. KESIMPULAN Hasil wawancara dan observasi pada Ny. Y dan Ny. W tidak sepemuhnya melakukan payudara yang seperti dijelaskan oleh bidan yaitu perawatan dengan mencuci tangan terlebih dahulu dulu setelah itu dikasih baby oil atau minyak kelapa boleh, diurutkan itu ditotok Aetotok dulu sesudah itu baru diurut dari pangkal payudara sampai putting susu, sampai semua kena urut, setelah itu sanggah payudara dengan tangan kiri atau kanan boleh terus kedua sisi jari di urut dari pangkal payudara trus dilepas pelan-pelan. ibu hanya melakukan perawatan payudara menggunakan minyak kelapa dengan mengurut-urut payudara dari pangkal sampai putting susu. SARAN