Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 55 - 64 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Article history Received July 05, 2023 Accepted June 15, 2024 Published Nov 26, 2024 EVALUASI DAN PERBAIKAN DESAIN UI/UX DENGAN METODE USER CENTERED DESIGN PADA WEBSITE SMK NEGERI 1 BINANGUN Ratna Budiarti Dwi Rahayu#1. Novian Adi Prasetyo1. Aditya Wijayanto1 Program Studi S1 Informatika Fakultas Informatika Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. DI Panjaitan. No. Purwokerto. Jawa Tengah email: 19102086@ittelkom-pwt. id, novian@ittelkom-pwt. wijayanto@ittelkom-pwt. Abstract The SMKN 1 Binangun website is a website-based software system that is used to convey the latest information or news from the school to students. This website began to be used in 2020, but in its use there were several problems experienced by users. These obstacles include an interface that is not good in terms of design, page layout and website content, apart from that in terms of website appearance which is less attractive and less attractive to users and lack of updates. Incomplete information can be added with information on expertise programs and infrastructure, there is no search menu, many menus are still empty and not functioning, the alumni data update flow on the alumni menu is still confusing and can be accessed by non-alumni and website visitor traffic is still low. Based on these problems, it is necessary to evaluate and improve the UI/UX design to produce a website that fits user needs. The results of this study are improvements to the user interface of the SMKN 1 Binangun website from the user side . ront-en. The results of usability testing using UEQ obtained a comparisson to benchmark rating between above average to good, indicating that the website design improvement was better than the previous design, this was reinforced by hypothesis analysis which stated that the H0 hypothesis was rejected and H1 was accepted according to the UEQ average value. Keywords: Website. UCD. UEQ. UI. UX. Abstrak Website SMKN 1 Binangun merupakan sistem perangkat lunak berbasis website yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau berita terbaru dari sekolah kepada siswa. Website ini mulai digunakan pada tahun 2020, namun dalam penggunaannya terdapat beberapa kendala yang dialami oleh Kendala tersebut anrata lain antarmuka yang kurang baik dari segi desain, page layout dan konten website, selain itu dari segi tampilan website yang kurang menarik dan kurang memberi daya pikat pengguna serta kurangnya keterbaruan. informasi yang kurang lengkap bisa ditambahkan informasi program keahlian dan sarana prasarana, tidak ada menu pencarian, banyak menu yang masih kosong dan tidak berfungsi, alur update data alumni pada menu alumni masih membingungkan dan dapat diakses oleh selain alumni serta traffic penggunjung website yang masih rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibutuhkan evaluasi dan perbaikan desain UI/UX untuk menghasilkan website yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini yaitu perbaikan user interface website SMKN 1 Binangun dari sisi pengguna . ront-en. Hasil pengujian usability testing menggunakan UEQ memperoleh penilaian comparisson to benchmark antara above average hingga good menandakan perbaikan desain website sudah baik dari desain sebelumnya, hal tersebut diperkuat dengan analisis hipotesis yang menyatakan hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima sesuai dengan nilai rata-rata UEQ. Kata Kunci: Website. UCD. UEQ. UI. UX. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini mempengaruhi penyebaran informasi yang sangat cepat. Informasi menjadi kebutuhan penting bagi semua instansi, tidak terkecuali sekolah . Adanya informasi pihak sekolah masyarakat luas, sehingga mampu menjadi salah satu strategi yang tepat dalam menjangkau dan mendapatkan siswa baru setiap tahunnya. Sistem informasi sekolah berbasis website adalah salah satu implementasi dari system back office berbasis website . Supaya menjadi sistem yang memenuhi standart HCI dan sebagai bagian dari pengembangan maka, evaluasi kegunaan . perlu dilakukan . SMKN 1 Binangun memiliki sebuah website profil yang dikelola untuk menjadi sumber informasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas terutama siswa, alumni dan calon siswa. Website SMKN 1 Binangun terdiri dari beberapa menu yaitu Home. Profile. Kesiswaan. Galery. Contact. Alumni dan Absen. Website ini sudah berjalan hampir 2 tahun. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Praja sebagai wakil kepala sekolah dan Ana Nur Rukhin sebagai siswa SMKN 1 Binangun menyatakan kendala pada antarmuka yang kurang baik dari segi desain, page layout dan konten website, selain itu dari segi tampilan website yang kurang menarik dan kurang memberi daya pikat pengguna serta kurangnya keterbaruan. yang kurang lengkap bisa ditambahkan informasi program keahlian dan sarana prasarana serta tidak ada menu pencarian. Ditambahkan juga hasil wawancara dari Bapak Septian selaku pengelola website menyatakan bahwa banyak menu yang masih kosong dan tidak berfungsi serta alur update data pada menu alumni masih membingungkan dan dapat diakses oleh selain Berdasarkan penjelasan permasalahan pada paragraf sebelumnya maka, penelitian ini dilakukan untuk merancang desain UI/UX dengan metode UCD pada website SMKN 1 Binangun. Tujuan menggunakan metode UCD yaitu untuk mengatasi masalah tidak terpenuhinya kebutuhan pengguna dalam menggunakan website dan diharapkan pengguna dapat mengetahui fungsi website saat pertama kali menggunakannya. Platform website yang digunakan untuk desain baru yaitu HTML dan CSS dan menggunakan Javascript. Dilakukannya diharapkan website SMKN 1 Binangun dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan menarik tampilannya agar user dapat memahami website dengan baik. User Centered Design (UCD) merupakan salah satu metode pengembangan desain yang berpusat pada kebutuhan pengguna. Proses pengembangan menggunakan metode UCD melibatkan pengguna untuk memberikan saran terkait antar muka website, kemudian saran tersebut dijadikan acuan untuk menghasilkan solusi perancangan desain sesuai dengan yang dibutuhkan pengguna . Penelitian yang menggunakan metode UCD misalnya penelitian oleh Dicky Larson Kaligis dkk, mendapatkan hasil rancangan prototipe yang dibuat setelah melakukan evaluasi terhadap aspek usability mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85,6% dan pengguna merasa puas dengan aplikasi yang dirancang . Penelitian yang dilakukan oleh Sawali Wahyu dkk, dari penelitian ini mendapatkan hasil evaluasi desain user experience mendapatkan rata-rata nilai kepuasaan sebesar 4,16 dimana masuk pada level 4 yang berarti pengguna aplikasi penyedia layanan tempat fitness merasa puas dengan hasil desain user experience . Penelitian yang dilakukan oleh Ikhda Uswatun Khasanah dkk, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa 43,8% mahasiswa menyatakan puas dengan interface dari website UNSRI setelah dilakukan analisis untuk mengukur kelayakan UI menggunakan metode UCD . User Interface (UI) dapat diartikan sebagai desain antarmuka aplikasi pengguna. UI adalah tampilan antarmuka pengguna yang digunakan untuk berinteraksi dengan produk tertentu seperti website atau aplikasi. UI berperan sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas yang baik bagi pemakai sistem . User experience (UX) menjadi faktor penting untuk mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhankebutuhan pada pengembangan website yang berpusat pada pengguna. Ketidaknyamanan pengguna dalam menggunakan website menjadi salah satu penyebab kegagalan dari sebuah website atau produk . Sesuai penjelasan ISO 9241-210 tahun 2010, menyatakan bahwa UX adalah pemahaman dan reaksi seseorang yang diperoleh dari pengguna saat menggunakan suatu produk, sistem atau layanan . Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 55 - 64 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 User Experience Quistionnare (UEQ) adalah tools yang digunakan untuk membantu mengolah data survei pengalaman pengguna. UEQ relatif mudah digunakan, terpercaya dan valid serta memiliki penilaian kualitas secara objektif jika digunakan sebagai pelengkap data dari metode evaluasi lain . Paired sample t-test digunakan untuk memperkuat hasil uji menggunakan kuisioner UEQ. Uji paired sample t-test dilakukan untuk melihat apakah ada perbedaan dari rata-rata dua sampel yang berpasangan. Perhitungan dapat dilakukan dengan syarat data yang digunakan harus berdistribusi normal yang dapat dibuktikan dengan uji normalitas . Hipotesis yang digunakan untuk mengukur keberhasilan perbaikan desain website pada penelitian ini yaitu : H0 : Tidak ada perbedaan rata-rata antara evaluasi sebelum perbaikan antarmuka dengan evaluasi setelah perbaikan antarmuka. H1 : Ada perbedaan rata-rata antara evaluasi sebelum perbaikan antarmuka dengan evaluasi setelah perbaikan antarmuka. Hipotesis diuji menggunakan metode paired sample t-test. Jika nilai signifikansi kurang dari 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jika nilai signifikansi lebih dari 0,05, maka H0 diterima dan H1 ditolak . METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan langkahlangkah pengerjaan penelitian yang akan Berikut merupkan diagram alir penelitian yang menggambarkan tahapan penelitian, dapat dilihat pada Gambar 1. Identifikasi Masalah Tahap identifikasi masalah pada penelitian ini yaitu menentukan objek dan permasalahan yang ada di objek penelitian yaitu website SMKN 1 Binangun. Topik ini diambil karena belum ada penelitian sebelumnya yang melakukan evaluasi terhadap website SMKN 1 Binangun. Identifikasi masalah dilakukan dengan wawancara kepada wakil kepala sekolah, pengelola website, dan siswa SMKN 1 Binangun selaku pengguna website, sehingga didapatkan kasus untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap website SMKN 1 Binangun menggunakan metode UCD. Gambar 1. Diagram alir penelitian Kajian Pustaka Tahap kajian pustaka yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengambil referensi sebanyak-banyaknya mengenai teori-teori atau jurnal-jurnal yang berkaitan dengan user interface, user experience, metode UCD dan Menentukan Populasi dan Sampel Tahap ini dilakukan untuk menentukan populasi dan sampel pada penelitian. Populasi pada penelitian ini yaitu pengguna website SMKN 1 Binangun. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode slovin dan Proportional Random Sampling. Evaluasi Sebelum Antarmuka Perbaikan Rancangan Tahap ini merupakan tahapan awal dari pelaksanaan penelitian. Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap website SMKN 1 Binangun dengan menggunakan kuisioner UEQ yang dibagikan kepada responden dan wawancara dengan wakil kepala sekolah, pengelola website, dan siswa SMKN 1 Binangun. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran atau rancangan website seperti apa yang dibutuhkan oleh pengguna sebagai acuan untuk melakukan perbaikan antarmuka website SMKN 1 Binangun. Menerapkan Metode UCD . Pemahaman dan Penentuan Konteks Pengguna Tahapan ini dilakukan pemahaman dan penentuan konteks pengguna terhadap website SMKN 1 Binangun. Data yang pengguna, tujuan, dan tugas pengguna. Maksud dari karakteristik di sini yaitu kategori pengguna dan jenis kelamin. Penentuan Spesifiksi Kebutuhan Pengguna Pada tahapan ini yang dilakukan yaitu menentukan spesifikasi dan kebutuhan pengguna dilakukan dengan wawancara . Wawancara yang dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan desain lama dengan desain baru pada website SMKN 1 Binangun. Perbaikan Rancangan Antarmuka Tahapan ini dilakukan pembuatan rancangan perbaikan antarmuka sebagai Perbaikan desain dibuat berdasarkan dari hasil wawancara pada tahap spesifiksi kebutuhan dan analisis perbandingan hasil evaluasi desain lama dan desain baru website SMKN 1 Binangun dengan kuisioner UEQ yang dibagikan kepada responden. Evaluasi Hasil Perbaikan Rancangan Antarmuka Tahapan ini dilakukan evaluasi hasil perbaikan rancangan antarmuka website SMKN 1 Binangun untuk mengetahui apakah perancangan desain baru sudah memenuhi keiginan pengguna. Evaluasi website dilakukan dengan menyebar kembali kuisioner UEQ kepada responden. Analisis Hipotesis Tahapan selanjutnya yaitu melakukan analisis hipotesis penelitian untuk mengukur tingkat keberhasilan perbaikan desain UI/UX website SMKN 1 Binangun. Pengukuran pengujian hipotesis penelitian menyesuaikan hipotesis awal dari penelitian yang sudah dibuat sebelumnya. Hipotesis diukur dengan menggunakan bantuan tools SPSS 25. Kesimpulan Tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan hasil penelitian dengan cara menarik kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan terhadap rancangan user interface desain website yang sudah dibuat sesuai dengan metode UCD dan dengan hasil evaluasi user experience menggunakan kuisioner UEQ. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Evaluasi Sebelum Perbaikan Rancangan Antarmuka. Tahap evaluasi desain awal atau sebelum dilakukan perbaikan antarmuka dilakukan berdasarkan kuisioner UEQ yang telah disebar kepada responden. Jumlah sampel yang menggunakan rumus slovin. ycu= 135 x . 2 1 ycu= = 91,90 12,35 Dibulatkan menjadi 92, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode proportional random sampling. Proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel 32 dengan memperhatikan pertimbangan unsur atau kategori dalam penelitian. Populasi dibagi menjadi kelompok populasi siswa SMKN 1 Binangun, alumni SMKN 1 Binangun dan siswa kelas 9 SMPN 2 Binangun dengan sampel Sampel untuk siswa SMKN 1 Binangun sebanyak 44 responden, alumni SMKN 1 Binangun 31 responden dan siswa kelas 9 SMPN 2 Binangun sebanyak 17 responden . Data yang diperoleh dari jawaban kuisioner UEQ dimasukan kedalam UEQ data analysis tools kemudian diolah untuk mendapatkan nilai rata-rata dari tiap aspek UEQ seperti yang terlihat pada Tabel 1. Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 55 - 64 Tabel 1. Hasil rata-rata skala UEQ desain awal Kualitas Paragmatis dan Hedonis Nilai Skala UEQ Daya Tarik 1,01 Kualitas Pragmatis Kualitas Hedonis 0,92 0,63 Skala UX Daya Tarik Kejelasan . Efisiensi Ketepatan . Stimulasi Kebaruan . Ratarata (Mea. 1,011 0,967 0,870 0,924 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Karakteristik dari pengguna diidentifikasi menggunakan komputer dan kategori pengguna yaitu apakah siswa, alumni atau calon siswa SMKN 1 Binangun. Untuk mengetahui konteks pengguna, peneliti juga mendapatkan data dari hasil kuisioner UEQ yang disebarkan kepada responden melalui google form, yang dapat dijelaskan sebagai berikut. 0,783 0,478 Berdasarkan hasil pengolahan data UEQ pada Tabel 1, nilai tertinggi adalah pada daya tarik yaitu 1,01. Nilai rata-rata pada skala daya tarik . yaitu 1,011. Pada kualitas paragmatis skala tertinggi adalah skala kejelasan . yaitu 0,967 dan skala ketepatan . dengan nilai rata-rata yaitu 0,924 serta skala efisiensi . dengan nilai ratarata yaitu 0,870. Kualitas hedonis memiliki nilai terendah yaitu 0,63. Nilai rata-rata terendah adalah pada skala kebaruan . yaitu 0,478. Kemudian pada skala stimulasi . dengan nilai rata-rata yaitu 0,783. Berdasarkan hasil pengolahan data UEQ didapatkan bahwa tidak semua skala memiliki nilai evaluasi positif, dimana skala kebaruan . dan skala stimulasi . memperoleh nilai diantara -0,8 dan 0,8 yang merupakan evaluasi normal. Acuannya terbagi menjadi tiga yaitu nilai evaluasi positif jika berada diatas 0,8, nilai evaluasi normal jika berada di antara -0,8 sampai 0,8, dan nilai evaluasi negatif jika berada dibawah -0,8 . Gambar 3. Diagram kategori responden Berdasarkan Gambar 3 diketahui bahwa dari 92 responden, siswa SMKN 1 Binangun sebanyak 44 responden . ,8%), kemudian siswa SMPN 2 Binangun sebanyak 17 responden . ,5%) dan alumni SMKN 1 Binangun sebanyak 31 responden . ,7%). Penentuan Spesifiksi Kebutuhan Pengguna Use case diagram digunakan untuk melakukan perbandingan antara desain awal dan desain baru website SMKN 1 Binangun Gambar 2. Hasil benchmark desain awal Gambar 2 merupakan hasil benchmark dari setiap skala UEQ masing-masing skala UEQ diatas menunjukan setiap skala UEQ menempati interpretasi below average yang berarti masih di bawah rata-rata. Penerapan Metode UCD . Pemahaman Pengguna Penentuan Konteks Gambar 4. Use case diagram desain awal Berdasarkan Gambar 4 merupakan use case diagram desain awal, website menampilkan 8 menu yaitu home, profile, kesiswaan, gallery, contact, alumni, absen dan QA PPDB, namun masih banyak menu yang masih kosong dan tidak ada login pada menu alumni. Gambar 6. Hasil tampilan antarmuka halaman Gambar 5. Use case diagram desain baru Gambar 6 adalah tampilan antarmuka halaman beranda, gambar kiri merupakan tampilan desain awal dan gambar kanan Perbedaan antara tampilan desain awal dan tampilan desain baru yaitu pada tata letak atau layout dari isi konten website. Berdasarkan Gambar 5 merupakan use case diagram desain baru, website menampilkan sedikit informasi terdiri dari menu beranda, profil, gukar, siswa, galeri, alumni dan QA PPDB, namun sudah dibutuhkan oleh pengguna dan semua menu sudah terisi dan terdapat fitur login pada menu alumni. Hasil Perbaikan Rancangan Antarmuka Perbaikan dilakukan berdasarkan saran dan masukan dari hasil dan wawancara dengan Berdasarkan rancangan dari antarmuka desain awal dan antarmuka desain baru memiliki beberapa perbedaan yang dapat dibandingkan antara Gambar 7. Hasil tampilan antarmuka halaman Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 55 - 64 Gambar antarmuka desain baru bagian menu profil. Perbedaan dengan desain awal yakni pada desain awal beberapa halamannya masih banyak yang kosong. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Hasil Evaluasi Setelah Perbaikan Rancangan Antarmuka. Tahapan ini dilakukan dengan menyebar Kembali kuisioner UEQ kepada responden. Berdasarkan data jawaban kuisioner UEQ yang telah diolah menggunakan UEQ data analysis tools didapatkan nilai rata-rata dari tiap skala UEQ, hasil evaluasi mengalami peningkatan dari hasil evaluasi sebelumnya Tabel 2. Hasil rata-rata skala UEQ desain baru Kualitas Paragmatis Hedonis Nilai Skala UEQ Daya Tarik 1,72 Kualitas Pragmatis Kualitas Hedonis Gambar 8. Hasil tampilan antarmuka halaman Gambar Perbedaan dengan desain awal yakni pada desain awal tampilan pada bagian ekstrakulikuler masih kosong. 1,69 1,30 Skala UX Daya Tarik . Kejelasan . Efisiensi . Ketepatan . Stimulasi . Kebaruan . Ratarata (Mea. 1,721 1,916 1,736 1,410 1,323 1,277 Berdasarkan Tabel 2 dapat disimpulkan bahwa semua skala dalam kusioner UEQ mengalami peningkatan nilai dari hasil evaluasi desain awal. Gambar 10. Hasil benchmark desain baru Gambar 9. Hasil tampilan antarmuka halaman Gambar antarmuka halaman alumni, gambar kiri merupakan tampilan desain awal dan gambar kanan merupakan tampilan desain Perbedaan yakni pada desain awal tidak ada fitur login sehingga menyebabkan untuk mengupdate data alumni dapat dilakukan oleh selain alumni. Sedangkan pada desain baru menggunakan fitur login supaya menu alumni tidak dapat diakses oleh selain alumni. Gambar 10 merupakan hasil benchmark dari desain baru, hasil dari benchmark desain baru menunjukan bahwa tiap-tiap skala UEQ menempati interpetasi above average yang berarti di atas rata-rata dan good yang berarti hasil evaluasi UX desain baru website SMKN 1 Binangun sudah baik dari desain awal. Analisis Hipotesis Analisis hipotesis yang digunakan oleh peneliti menggunakan metode paired sample ttest dengan bantuan tools SPSS 25. Tahap pertama adalah memastikan data terdistribusi normal dengan melakukan uji normalitas pada hasil rata-rata tiap skala UEQ dari evaluasi desain awal dan evaluasi desain baru menggunakan pengujian Shapiro-Wilk. Hasil dari uji normalitas ditunjukan pada Tabel 3 dibawah ini : Tabel 3. Hasil uji normalitas Kolmogorof- Tabel 4. Perbandingan nilai rata-rata desain awal dan desain baru Skala UX Nilai rata-rata Nilai rata-rata Selisih desain awal dan desain Daya tarik 1,01 1,72 0,71 Kejelasan 0,97 1,92 0,95 Efisiensi 0,87 1,74 0,87 Ketepatan 0,92 1,41 0,49 Stimulasi 0,78 1,32 0,54 Kebaruan 0,48 1,28 Shapiro-Wilk Smirnova Statistic Sig. Statistic Sig. Pretest 0,200 0,165 Posttest 0,200 0,351 Berdasarkan Tabel 3 diperoleh nilai signifikansi pada uji normalitas penggujian Shapiro-Wilk sebesar 0,165 pada evaluasi desain awal dan 0,351 pada evaluasi desain baru. Hasil signifikansi tersebut lebih besar dari 0,05, maka data berdistribusi normal. Selanjutnya yaitu melakukan pengujian paired sample t-test. Hasil uji paired sample t-test didapatkan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,000 pada uji paired sample t-test menggunakan data rata-rata skala UEQ sebelum dan sesudah evaluasi desain, hal tersebut menunjukan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 Kesimpulan Hasil perbaikan user interface pada website SMKN 1 Binangun dirancang berdasarkan permasalahan yang terjadi saat menggunakan Permasalahan tersebut didapatkan dari wawancara dengan narasumber. Perbaikan user interface website menggunakan metode UCD dengan menerapkan empat fase tahapan. Setelah diimplementasikan kedalam tampilan frontend dari sisi pengguna dan dilakukan upload file kode website kedalam hosting untuk memudahkan proses usability testing. Pengujian usability testing dilakukan dengan menyebar kuisioner UEQ kepada 92 responden. Pengujian dilakukan sebanyak dua kali yaitu terhadap desain website awal dan desain website baru, agar dapat dibandingkan hasil dari usability testing nya. berdasarkan hasil perhitungan menggunakan UEQ data analysis tools diperoleh hasil perbandingan rata-rata skala UX antara desain awal dan desain baru pada Tabel 4. Berdasarkan Tabel 4 disimpulkan bahwa masingmasing skala mengalami kenaikan nilai rata-rata yang menandakan bahwa rancangan perbaikan desain website SMKN 1 Binangun sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna. PENUTUP Kesimpulan Perbaikan user interface website SMKN 1 Binangun menggunakan metode UCD dilakukan dengan menerapkan tahapan yang dimulai dari pemahaman dan penentuan konteks pengguna, penentuan spesifikasi kebutuhan pengguna, perbaikan rancangan antarmuka dan evaluasi Menghasilkan tampilan frontend dari sisi pengguna yang memuat menu halaman beranda, halaman profile, halaman gukar, halaman siswa, halaman galeri, halaman alumni dan halaman QA PPDB yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Evaluasi usability testing menggunakan UEQ pada hasil perbaikan desain website dilakukan dengan menyebarkan kuisioner UEQ kepada 92 responden, dan memperoleh nilai ratarata masing-masing aspek UEQ. Nilai rata-rata aspek daya tarik sebesar 1,72, aspek kejelasan sebesar 1,92, aspek efisiensi sebesar 1,74, aspek ketepatan sebesar 1,41, aspek stimulasi sebesar 1,32 dan aspek kebaruan sebesar 1,28. Penilaian tersebut masuk kedalam Comparisson to benchmark antara above average hingga good menandakan perbaikan desain website sudah baik dari desain sebelumnya. Hasil uji hipotesis H0 ditolak menandakan bahwa ada perbedaan ratarata antara evaluasi sebelum perbaikan antarmuka dengan evaluasi setelah perbaikan antarmuka Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 1, 2024. Page : 55 - 64 dengan kata lain ada pengaruh setelah dilakukan perbaikan antarmuka. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh saran untuk mengembangkan penelitian selanjutnya sebagai berikut : Perbaikan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada tampilan front-end dari sisi pengguna, dapat dikembangkan kembali dengan membuat tampilan back-end agar perbaikan website dapat berfungsi dengan . Evaluasi yang dilakukan tidak hanya terbatas menggunakan metode UEQ, namun dapat menggunakan metode lain seperti SUS. Heuristic Evaluation. Cognitive Walkthrough untuk mengetahui kepuasan dari setiap pengguna. Perbaikan website SMKN 1 Binangun dilakukan dengan menggunakan metode lain yang tetap menggutamakan user interface dan user experience. REFERENSI