Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) E-ISSN. Volume 6. Nomor 1, 2025, 75-81 DOI: https://doi. org/10. 53869/jpas. ANALISIS KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLA VOLI DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) PADA PESERTA DIDIK SMKN H MOENADI Layly Muthoharoh 1 *. Setiyawan 2. Teguh Santoso 3 Universitas PGRI Semarang. Semarang. Indonesia SMK Negeri H Moenadi. Ungaran. Indonesia laylymhr@gmail. com1, setiyawan@upgris. id2, tesant81@gmail. * Coressponding Author. E-mail: correponding@mail. Abstract The purpose of this research is to determine the ability to pass under volleyball using the teaching at the right level (TaRL) approach for students at SMKN H MOENADI. The research method used is quantitative The data used in this research was collected using tests. The population in this study were 35 students of class The results of the research show that the test results after being given the TaRL approach have increased with the data obtained by 8 students with a percentage . %) who had lower passes in the very good category, 11 students with a percentage . %) who had lower passes in the good category. , 12 students with a percentage . %) who have lower passes in the medium category, 3 students with a percentage . %) who have lower passes in the poor category, 1 student with the percentage . %) who had a lower pass was in the very poor category. From the research results, it can be concluded that there is an increase in volleyball bottom passing ability with the teaching at the right level . approach in students at SMKN H MOENADI, with an increase in the percentage of the excellent category from 17% to 23%, good from 14% to 31% , moderate from 31% to 32%, from less than 26% to 9%, and very less from 11% to 3%. Keywords: TaRL. Pjok Leraning. Volley Ball. Under Pass Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan passing bawah bola voli dengan pendekatan teaching at the right level (TaRL) pada peserta didik SMKN H MOENADI. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan tes. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X DKV 2 SMKN H Moenadi yang berjumlah 35 orang dengan 19 laki laki dan 16 perempuan. Hasil penelitian menunjukan hasil tes setelah diberikan pendekatan TaRL mengalami peningkatan dengan perolehan data 8 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik sekali, 11 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik, 12 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori sedang, 3 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang, 1 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang sekali. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pasing bawah bola voli dengan pendekatan teaching at the right level . pada peserta didik SMKN H MOENADI, dengan peningkatan persentase kategori baik sekali dari 17% menjadi 23%, baik dari 14% menjadi 31%, sedang dari 31% menjadi 32%, dari kurang 26% menjadi 9%, dan kurang sekali dari 11% menjadi 3%. Kata kunci: TaRL. Pembelajaran PJOK. Bola Voli. Pasing Bawah Received: 2024-12-22 Accepted: 2025-04-26 Published: 2025-04-30 PENDAHULUAN Landasan terpenting bagi pembangunan suatu negara ialah pendidikan. Di Indonesia, pendidikan telah dirancang dengan mencerminkan semangat perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan nasional (Yuliana & Prasetyo, n. Dengan pendidikan diharapkan generasi muda dapat memiliki iman dan taqwa terhadap Tuhan YME, dapat memiliki pola berfikir kritis, memiliki kemampuan meningkatkan potensi yang dimiliki, serta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan rasa tanggung jawab dalam dirinya (Salahudin & Furkan, 2. dalam (Olahraga et , 2. Dalam melaksanakan suatu pendidikan tidak akan terlepas dari kurikulum karena kirukulum adalah inti dari pendidikan yang menentukan jalannya proses pendidikan dan alat penitng untuk meningkatkan kualitas pendidikan (Olahraga et al. , 2. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003. Aukurikulum diartikan sebagai sekumpulan rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, materi ajar serta metode yang digunakan, dan digunakan sebagai panduan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasionalAy. Dalam penerapan kurikulum telah banyak terjadi perubahan dan pembaharuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sejalan dengan tujuan pendidikan nasional di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Nadiem Anwar Makarim pada Kabinet Indonesia Maju telah mengeluarkan kebijakan baru terkait kurikulum AuMerdeka Belajar. Ay Program ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dengan menawarkan tiga ciri utama: pembelajaran berbasis proyek yang meningkatkan soft skill dan hard skill sesuai dengan profil Pelajar Pancasila, berfokus pada materi yang lebih esensial dalam setiap mata pelajaran, dan struktur kurikulum yang lebih fleksibel. Kurikulum Merdeka menawarkan pendekatan pembelajaran yang inovatif yang dapat mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif dan memberi mereka kebebasan dalam memilih gaya belajar yang paling sesuai dengan karakteristik masing-masing peserta didik (Wulandari et al. Pendekatan ynag dapat mendukung hal tersebut yiatu salah satunya dengan menggunakan pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) (Halkah et al. , 2. TaRL atau Teaching at The Right Level adalah metode pembelajaran yang memfokuskan pada penyesuaian proses belajar peserta didik dengan kemampuan mereka. Pendekatan ini mengelompokkan peserta didik ke dalam tingkatan kemampuan yang berbeda . endah, sedang, dan tingg. tanpa memperhatikan kelas atau usia mereka (Halkah et al. , 2. Pendekatan TaRL menekankan penyesuaian pembelajaran berdasarkan tingkat kemampuan peserta didik, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami materi yang diajarkan (Faradila et al. , 2. Analisis Kemampuan Passing Bawah Bola Voli dengan Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) Pada Peserta Didik Smkn H Moenadi Layly Muthoharoh. Setiyawan. Teguh Santoso Dalam penerapan pendekatan TaRL, diharapkan setiap peserta didik mendapatkan perlakuan yang adil, sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perkembangan mereka secara optimal sesuai dengan kemampuan masing-masing (Ahyar et al. Dalam PJOK. Kurikulum Merdeka menawarkan kesempatan untuk mengembangkan program pembelajaran yang lebih relevan dan bermakna bagi peserta didik. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, atau yang biasa disingkat PJOK, adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting dalam sistem pendidikan secara keseluruhan karena PJOK menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseluruhan kurikulum pendidikan (Wahyunuhari, 2. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan sebuah proses pendidikan yang diperuntukkan untuk seseorang dan dilakukan secara sadar dan sistematik (Ishak, 2. Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, dan keterampilan motorik melalui berbagai aktivitas jasmani, termasuk permainan bola voli (Pramana. Permainan bola voli adalah olahraga tim yang melibatkan dua kelompok, masing-masing terdiri dari enam pemain inti. Kedua regu dipisahkan oleh net, dan tujuannya adalah untuk memukul bola melewati net hingga bola jatuh di area lapangan lawan, sambil berusaha mencegah agar bola yang dikirim oleh lawan tidak menyentuh lantai di lapangan sendiri (Pramana, 2. Dalam permainan bola voli, terdapat berbagai jenis teknik dasar yang sangat penting untuk dikuasai. Adapun teknikteknik dasar dalam permainan bolavoli adalah sebagai berikut : . service, . passing, . et-u. , . , . (Raihanati & Wahyudi, 2. Dalam pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk menguasai berbagai teknik dasar tersebut, salah satunya yaitu teknik pasing bawah. Passing bawah adalah teknik yang digunakan pemain untuk mengoper atau menerima bola dari depan tubuh dengan kedua tangan secara bersamaan, sehingga bola dapat diterima oleh rekan satu tim. Menurut (Azwan, 2. passing bawah merupakan elemen kunci dalam permainan untuk dapat mempertahankan tim dari seragan lawan karena teknik ini memberikan kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan teknik lainnya. Teknik ini adalah langkah awal dalam melakukan serangan. Jika operan bola tidak baik, pengumpan akan kesulitan menyiapkan bola yang tepat untuk para penyerang (Saputra et al. , 2. Di SMKN H Moenadi, olahraga yang menjadi favorit peserta didik adalah bola voli. Namun, hal tersebuut tidak menjamin semua peserta didik dalam satu kelas khususnya kelas X DKV 2 bisa melakukan teknik dasar dalam bola voli salah satunya yaitu pasing bawah. Saat peneliti melakukan observasi, hanya terdapat beberapa peserta didik yang sudah baik sekali melakukan pasing bawah, peserta didik yang lain ada yang sedang bahkan ada yang kurang. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di atas, peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian terkait AuAnalisis Kemampuan Pasing Bawah Bola Voli Dengan Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) Pada Peserta Didik SMKN H MOENADIAy. METODE Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Menurut sugiyono . dalam (Saputra et al. , 2. penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positifisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan tes. Peneliti melakukan pengambilan data secara langsung di sekolah, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, tentang kemampuan pasing bawah bola voli dengan pendekatan teaching at the right level . pada peserta didik SMKN H MOENADI. Adapun rumus persentase yang dikemukakan Sudjono yang dapat digunakan untuk mencari hasil tes yang telah dilakukan . alam (Saputra et al. , 2. adalah sebagai berikut : ya ya y100% Keterangan : P : Frekuensi yang sedang dicari persentasenya f : Frekuensi yang sedang dicari n : Jumlah total frekuensi Pemaknaan pada skor yang telah ada, selanjutnya hasil dari analisis data dikelompokkan menjadi lima kategori yaitu : Baik Sekali. Baik. Sedang. Kurang. Kurang Sekali. Sedangkan kelas interval yang digunakan sebagai acuan berdasarkan (Saputra et al. , 2. Tabel 1. Kategori Penilaian Kelas interval Kategori >47 Baik Sekali Baik Sedang Kurang <16 Kurang Sekali Analisis Kemampuan Passing Bawah Bola Voli dengan Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) Pada Peserta Didik Smkn H Moenadi Layly Muthoharoh. Setiyawan. Teguh Santoso Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X DKV 2 SMKN H Moenadi yang berjumlah 35 orang dengan 19 laki laki dan 16 perempuan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil pasing bawah peserta didik kelas X DKV 2 SMKN H Moenadi sesudah dan sebelum diberikan pendekatan TaRL mengalami peningkatan. Hasil tes sebelum diberikan pendekatan TaRL terdapat 6 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik sekali, 5 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik, 11 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori sedang, 9 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang, 4 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang sekali. Tabel 2. Norma Klasifikasi Passing Bawah Bola Voli Sebelum Diberikan Pendekatan TaRL Kelas Kategori >47 Baik Sekali Baik Sedang Kurang <16 Kurang Sekali Jumlah Frek Sedangkan hasil tes setelah diberikan pendekatan TaRL mengalami peningkatan dengan perolehan data 8 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik sekali, 11 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori baik, 12 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori sedang, 3 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang, 1 orang peserta didik dengan presentase . %) yang memiliki passing bawah dengan katagori kurang sekali. Tabel 3. Norma Klasifikasi Passing Bawah Bola Voli Sebelum Diberikan Pendekatan TaRL Kelas Kategori >47 Baik Sekali Baik Sedang Kurang <16 Kurang Sekali Jumlah Frek KESIMPULAN Berdasarkan hasil dan pembahasan yang didapat dari penelitian terkait analisis kemampuan pasing bawah bola voli dengan pendekatan teaching at the right level . pada peserta didik SMKN H MOENADI dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pasing bawah bola voli dengan pendekatan teaching at the right level . pada peserta didik SMKN H MOENADI, dengan peningkatan persentase kategori baik sekali dari 17% menjadi 23%, baik dari 14% menjadi 31%, sedang dari 31% menjadi 32%, dari kurang 26% menjadi 9%, dan kurang sekali dari 11% menjadi 3%. DAFTAR PUSTAKA