Volume 2 Nomor 2 April 2022 ISSN (Onlin. : 2774-7204 http://journal. febubhara-sby. org/equity Hal: 121-129 Perbedaan Financial Literacy Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta Berdasarkan Angkatan (Tahun Masu. dan Gender *Yohanes Anindra Bagas Wicaksono. Lita Yulita Fitriyani. Januar Eko Prasetio Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta. Indonesia DOI: 10. 46821/equity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan angkatan . ahun masu. dan jenis kelamin atau gender. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa yang terdaftar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta angkatan 2018, 2019, 2020, dan 2021. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metoda purposive sampling dan diperoleh sebanyak 97 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji uji validitas, uji reliabilitas, dan uji beda Mann-Whitney Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan angkatan . ahun masu. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan jenis kelamin atau gender. Kata kunci: Literasi Keuangan. Mahasiswa Ekonomi. Angkatan. Jenis Kelamin. ABSTRACT This study aims to provide empirical evidence of differences in financial literacy of students of the Faculty of Economics and Business UPN "Veteran" Yogyakarta based on class . ear of entr. and gender. The population in this study were active students of the Faculty of Economics and Business UPN "Veteran" Yogyakarta batches of 2018, 2019, 2020, and 2021. Sampling in this study was carried out using the purposive sampling method and obtained by 97 respondents. The data analysis used in this study is descriptive statistics, validity test test, reliability test, and Mann-Whitney Wilcoxon difference test. The results showed that there were differences in the financial literacy of students of the Faculty of Economics and Business UPN "Veteran" Yogyakarta based on the batch . ear of The results of the study also showed that there was no difference in the financial literacy of students of the Faculty of Economics and Business UPN "Veteran" Yogyakarta based gender. Keywords: Financial Literacy. Economic Student. Batch. Gender. *Corresponding Author: Email: yohanesbagas82@gmail. This is an open access article under the CC-BY Y. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. PENDAHULUAN Literasi keuangan atau financial literacy merupakan sebuah pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan yang diperlukan setiap individu agar dapat mengambil keputusan untuk mencapai kesejahteraan di masa yang akan datang (Yushita, 2. Financial literacy penting dilakukan agar dapat terhindar dari masalah keuangan. Masalah keuangan disebabkan karena adanya kemampuan financial literacy seseorang yang rendah (Lusardi dkk. , 2. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut yaitu diperlukan edukasi tentang keuangan untuk meningkatkan financial literacy masyarakat agar dapat mengelola keuangan dengan baik. Financial literacy menjadi penting bagi siapa saja yang ingin melakukan pengelolaan keuangan pribadi, termasuk mahasiswa sebagai generasi Dengan adanya literasi keuangan, maka generasi muda memiliki kebiasaan yang akan berpengaruh terhadap perilaku dan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, dengan adanya financial literacy diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak konsumtif serta mampu mengelola keuangannya dengan bijak (Novieningtyas, 2. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) pada tahun 2019 yang menunjukkan bahwa sebagian generasi penerus di Indonesia belum memiliki literasi keuangan atau melek keuangan. Hasil survey nasional tersebut menunjukkan bahwa usia 1825 tahun memiliki tingkat financial literacy sebesar 44,04% tergolong relatif Masyarakat yang memiliki pemahaman tentang perbankan sebesar 36,12% dan masyarakat yang memiliki pemahaman tentang asuransi sebesar 19,40%, namun hanya 4,92% saja yang memilki pemahaman tentang keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat financial literacy generasi muda rata-rata di Indonesia masih cukup rendah. Penelitian yang dilakukan oleh Martin & Oliva . , mengungkapkan bahwa generasi muda sangat membutuhkan pengetahuan tentang financial literacy agar dapat menambah wawasan serta keterampilan keuangan sejak dini. Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi ternama yang didalamnya terdapat mahasiswa atau generasi muda dari berbagai wilayah. Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta. Mahasiswa di perguruan tinggi ini tentunya memiliki latar belakang yang berbeda-beda baik sikap, pemahaman, hingga perilaku terkait keuangan. Dalam universitas ini, fakultas yang memberikan pengetahuan tentang financial literacy secara mendalam yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mahasiswa di fakultas ini akan mendapatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan terkait keuangan agar dapat megelola keuangan secara efektif dan efisien. Faktanya, sebagian mahasiswa di fakultas ekonomi dan bisnis belum sepenuhnya dapat menerapkan financial literacy dengan baik (Nurulhuda & Lutfiati, 2. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat financial literacy yaitu Menurut Samekto dkk,. , angkatan adalah lama studi mahasiswa belajar di perguruan tinggi. Menurut Chen & Volpe . , angkatan atau mahasiswa yang lebih tua . memiliki pemahaman financial literacy yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang lebih muda . Hal ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Margaretha & Pambudhi . yang menyatakan bahwa Angkatan tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat financial literacy individu. Faktor lain menyebutkan bahwa perbedaan gender juga mempengaruhi tingkat financial literacy individu. Penelitian yang dilakukan oleh Chen & Volpe . menunjukkan bahwa pria memiliki pemahaman financial literacy yang lebih tinggi dibandingkan wanita. Hal ini tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rio & Pesudo . Septiani & Rita . Adam . Hidayat . yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa berdasarkan gender. Mahasiswa atau mahasiswi memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan mengenai literasi keuangan atau financial literacy agar dapat manajemen keuangan yang baik. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan angkatan . ahun masu. dan gender. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan angkatan . ahun masu. dan jenis kelamin atau gender. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda penelitian komparatif dengan pendekatan analisis kuantitatif. Menurut Sugiyono . , penelitian komparatif dapat diartikan sebagai metoda penelitian yang berlandaskan untuk membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua sampel yang berbeda atau pada waktu yang berbeda. Sedangkan penelitian kuantitatif menurut Sugiyono . , dapat diartikan sebagai metoda penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. Metode ini merupakan metoda yang ilmiah karena telah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu empiris, objektif, terukur, rasional dan sistematis dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa yang terdaftar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta dari angkatan 2018, 2019, 2020. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan melalui perhitungan dengan rumus slovin. Data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner sebanyak 97 responden. Pada penelitian ini, financial literacy diukur Y. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. menggunakan empat indicator yaitu, yaitu pengetahuan umum mengenai keuangan, tabungan dan pinjaman, asuransi, dan investasi. Model dan Teknik analisis data menggunakan uji statistic deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis menggunakan uji beda Mann Whitney Wilcoxon. HASIL DAN PEMBAHASAN Total Score Financial Literacy Tabel score financial literacy diatas mengindikasikan karakteristik mahasiswa terhadap beberapa kategori data berdasarkan tingkat financial literacy. Karakteristik pada tabel diatas dapat dilihat berdasarkan gender dan lamanya mahasiswa melakukan kegiatan belajar mengajar di lingkungan kampus. Berdasarkan kategorinya dibedakan menjadi tiga yaitu rendah (<60%), sedang . %-79%), dan tinggi (>80%). Hasil pengolahan data menggunakan metode purposive sampling dapat diinterpretasikan seluruh mahasiswa memiliki tingkat financial literacy yang tinggi. Hal ini dapat diindikasikan tiap karakteristik mahasiswa berdasarkan lamanya mengampu pendidikan dan gender dengan ratarata lebih dari 80%. Salah satu indikator financial literacy yaitu, mengenai asuransi memiliki rata-rata nilai yang rendah. Hal ini tersebar berdasarkan hasil olah data yang tertera berdasarkan lamanya mengemban pendidikan, mahasiswa junior dan senior secara berturut-turut memahami asuransi sebesar 76% dan 78% saja, dimana berdasarkan parameter yang tertera dapat dikategorikan sedang dengan range berkisar . %-79%). Berdasarkan kategori tersebut, universitas harus mulai mendalami pemahaman mengenai asuransi kepada mahasiswa-mahasiswa universitas sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan dan wawasan mengenai manajemen keuangan. Uji Beda Mann-Whitney Wilcoxon Financial Literacy Berdasarkan Angkatan Hasil uji beda Mann-Whitney-Wilcoxon mengindikasikan nilai rata Ae rata yang diperoleh oleh mahasiswa junior dan mahasiswa senior sebesar 54,80 dan 48,08. Berdasarkan tingkat signifikansinya kedua kategori tersebut memiliki nilai signifikansi 0,04 (<0,. , dimana dapat diinterpretasikan H0 tidak ditolak atau terdapat perbedaan tingkat financial literacy antara mahasiswa senior dan junior yang tersebar dari total observasi 97 sampel data di Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Yogyakarta. Berdasarkan hasil uji Z diindikasikan nilainya Z hitung sebesar -2,05. Jika nilai tersebut dibandingkan dengan parameter nilai Z kritis sebesar -1,96 maka dapat diinterpretasikan hasil observasi berada dibawah zona kritis. Berdasarkan hasil analisis uji Z dapat diambil kesimpulan H1 tidak Berdasarkan hasil interpretasi uji beda, dapat disimpulkan terdapat perbedaan tingkatan financial literacy pada karakteristik lamanya mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan belajar . mengajar di Fakultas Ekonomi Y. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta. Mahasiswa dengan kategori senior memiliki pemahaman financial literacy lebih tinggi dibandingkan mahasiswa dengan kategori junior. Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan untuk kategori mahasiswa senior lebih banyak mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama kegiatan kuliah, sehingga penerapan dalam strategi pengelolaan keuangan pribadi secara tepat dan efisien sudah lebih dulu diterapkan berdasarkan proses pembelajaran di bangku kuliah. Hasil penelitian ini sejalan dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh Darman dan Sadalia . , dimana pada hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa lamanya seseorang menempuh perkuliah memiliki pengaruh positif dalam peningkatan kesadaran financial literacy. Selain itu, berdasarkan tabel total total score financial literacy pada tabel sebelumnya secara beruturut Ae turut mahasiswa senior dan junior memiliki score sebesar 83% dan 80%, dimana hal ini sejalan dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh Mandell & Klein . Nidar dan Bestari . Shaari dkk. , . Margaretha & Pambudhi . yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy berdasarkan angkatan . ahun masu. Tabel 1 Total Score Financial Literacy Kategori Tingkat Financial Literacy Variabel Karakteristik Rendah Sedang Tinggi < 60% 60% - 79% > 80% Mahasiswa Senior Mahasiswa Junior Financial Literacy Mahasiswi Mahasiswa Sumber: Data Diolah Ranks Financial Literacy Tabel 2 Uji Beda Mann-Whitney Wilcoxon Angkatan Mean Rank Junior 48,08 Senior 54,80 Total Test Statisticsa Financial Literacy -2,05 0,04 Mann-Whitney U Wilcoxon W Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data Diolah Sum of Ranks Y. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. Tabel 3 Uji Beda Mann-Whitney Wilcoxon Financial Literacy Berdasarkan Gender Ranks Gender Mean Rank Sum of Ranks Financial Wanita 48,51 Literacy Pria 49,48 Total Test Statistics Financial Literacy Mann-Whitney U Wilcoxon W -0,17 Asymp. Sig. -taile. 0,865 Sumber: Data Diolah Uji Beda Mann-Whitney Wilcoxon Financial Literacy Berdasarkan Gender Hasil uji beda Mann-Whitney-Wilcoxon mengindikasikan nilai rataAerata yang diperoleh oleh mahasiswi dan mahasiswa sebesar 48,51 dan 49,48. Berdasarkan tingkat signifikansinya kedua kategori tersebut memiliki nilai signifikansi 0,865 (>0,. , dimana dapat diinterpretasikan H0 tditolak atau tidak terdapat perbedaan tingkat financial literacy antara mahasiswi dan junior yang tersebar dari total observasi 97 sampel data di Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Yogyakarta. Berdasarkan hasil uji Z diindikasikan nilainya Z hitung sebesar -0,17. Jika nilai tersebut dibandingkan dengan parameter nilai Z kritis sebesar -1,96 maka dapat diinterpretasikan hasil observasi tidak berada dibawah zona kritis. Berdasarkan hasil analisis uji Z dapat diambil kesimpulan H2 ditolak. Berdasarkan hasil interpretasi uji beda, dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan tingkatan financial literacy pada karakteristik jenis kelamin di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta. Hal ini dapat disimpulkan untuk memahami lebih mendalam financial literacy tidak melihat gender sebagai acuan, dimana semua mahasiswa dan mahasiswi memiliki kebebasan serta kesempatan dalam mempelajari dan mengimplementasikan pengetahuan financial literacy agar pengembangan pengelolaan keuangan secara efektif dan efisien dapat tercapai (Hidayat, 2. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan didukung dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Rio & Pesudo . Septiani & Rita . Adam . Hidayat . yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan financial literacy mahasiswa berdasarkan gender. SIMPULAN Penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan angkatan . ahun masu. Hal ini disebabkan karena mahasiswa yang lebih tua memiliki wawasan mengenai financial literacy Y. Wicaksono dkk. Perbedaan Financial Literacy Equity: Jurnal Akuntansi Vol. 2 No. yang lebih luas dibandingkan dengan mahasiswa yang lebih muda di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta. Penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa tidak terdapat perbedaan literasi keuangan atau financial literacy mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta berdasarkan jenis kelamin atau gender. Hal ini disebabkan karena masing-masing mahasiswa mempunyai wawasan dan pandangan sendiri mengenai literasi keuangan atau financial literacy. Perbedaan jenis kelamin atau gender tidak menentukan perbedaan financial literacy. Saran teoritis untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan sektor yang berbeda dengan memperhatikan relevansi variabel yang digunakan sesuai dengan ekspektasi dari hipotesis yang Penelitian selanjutnya dapat melakukan interview agar dapat menghasilkan jawaban yang lebih akurat. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan instansi pendidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang terkait dengan literasi keuangan atau financial literacy bagi mahasiswa. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan seluruh mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN AuVeteranAy Yogyakarta dapat mengelola dan memiliki pemahaman keuangan dengan bijak. DAFTAR PUSTAKA