PENDIDIKAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. No. Agustus 2025 Hal. e-ISSN: 2774-7921 Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Operasional Bakpia Zahrae 215: Pembelajaran untuk Keberlanjutan Bisnis Andhika Fajar Nur Rochman1. Regita Nova Fitriana2. Sekar Putri Permatasari3. Muhammad Anugrah Sahara4. Dika Prawita5 1,2,3,4,5 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Email: andhikafajarnurrochman@gmail. ABSTRACT Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. are vital for national economies but frequently face challenges in human resource (HR) and operational management, hindering efficiency, productivity, and long-term sustainability. This study addresses the critical need for effective management practices to overcome these common hurdles. This research aims to meticulously analyze the exemplary HR and operational management practices implemented by Bakpia Zahrae 215, a successful MSME, to identify the underlying strategies and extract actionable lessons. The primary objective is to share these insights as a practical blueprint for other MSMEs striving for enhanced performance and resilience. A qualitative case study approach was employed. Data collection involved in-depth, semi-structured interviews with key personnel at Bakpia Zahrae 215 . ncluding management. HR, and operations staf. , direct observation of daily business operations, and comprehensive analysis of internal documents such as Standard Operating Procedures (SOP. , training materials, production records, and financial The data analysis utilized thematic analysis and pattern identification, cross-referencing findings with established theoretical frameworks in HR, operations, and strategic management. The findings reveal that Bakpia Zahrae 215's integrated HR and operational strategies significantly contribute to its efficiency, productivity, and market resilience. Key success factors include structured HR development programs, adaptive operational planning, robust risk mitigation, and strategic digital technology adoption. These practices offer a tangible model for other MSMEs to emulate, demonstrating how systematic management can lead to sustainable growth and competitive advantage in a dynamic Keywords: Human Resource Management. Operational Management. MSMEs. Lessons Learned. Business Sustainability. ABSTRAK Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar ekonomi nasional namun seringkali menghadapi tantangan dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) dan operasional, yang menghambat efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan jangka panjang. Studi ini menyoroti kebutuhan krusial akan praktik manajemen yang efektif untuk mengatasi hambatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara cermat praktik manajemen SDM dan operasional yang diterapkan oleh Bakpia Zahrae 215 yang berhasil, mengidentifikasi strategi yang mendasarinya, dan menggali pembelajaran yang dapat diterapkan. Tujuan utamanya adalah untuk membagikan wawasan ini sebagai cetak biru praktis bagi UMKM lain yang berupaya meningkatkan kinerja dan ketahanan bisnis. Metode studi kasus kualitatif digunakan. Pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam semi-terstruktur dengan personel kunci di Bakpia Zahrae 215 . ermasuk manajemen, staf SDM, dan operasiona. , observasi langsung terhadap operasional bisnis sehari-hari, dan analisis komprehensif dokumen internal seperti Standar Operasional Prosedur (SOP), materi pelatihan, catatan produksi, dan ringkasan Analisis data menggunakan analisis tematik dan identifikasi pola, mengaitkan temuan dengan kerangka teori yang relevan dalam manajemen SDM, operasional, dan strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SDM dan operasional terintegrasi dari Bakpia Zahrae 215 berkontribusi signifikan terhadap efisiensi, produktivitas, dan ketahanan pasar. Faktor kunci keberhasilan meliputi program pengembangan SDM yang terstruktur, perencanaan operasional yang adaptif, mitigasi risiko yang kuat, dan adopsi teknologi digital yang strategis. Praktik-praktik ini menawarkan model nyata bagi Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 UMKM lain untuk ditiru, menunjukkan bagaimana manajemen sistematis dapat menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan dan keunggulan kompetitif di pasar yang dinamis. Kata Kunci: Manajemen SDM. Operasional. UMKM. Pembelajaran. Keberlanjutan. PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama diakui sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, memberikan kontribusi substansial terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Data menunjukkan bahwa UMKM menyumbang lebih dari 60% PDB Indonesia dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional, menegaskan posisi krusial mereka dalam struktur ekonomi negara (Azman et al. , 2021. Azzahra. , & Wibawa, 2021. Nurjannah & S. , 2. Peran ini tidak hanya terbatas pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup kemampuan mereka untuk bertahan dan menjadi penopang stabilitas ekonomi, bahkan di tengah krisis global (Azzahra. , & Wibawa, 2021. Putri et al. , 2. Keterkaitan antara resiliensi UMKM dan stabilitas ekonomi nasional menunjukkan bahwa UMKM berfungsi sebagai penyangga sosial-ekonomi yang vital. Jumlah UMKM yang sangat besar dan kemampuan mereka untuk menyerap tenaga kerja dalam skala luas berarti bahwa sektor ini bertindak sebagai jaring pengaman selama gejolak ekonomi, mencegah pengangguran massal dan menjaga stabilitas sosial (Azzahra. , & Wibawa, 2. Oleh karena itu, investasi dalam penguatan UMKM secara langsung berkontribusi pada stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan sosial, menjadikan mereka aset strategis yang melampaui sekadar output ekonomi. Selain itu. UMKM turut berperan dalam pemerataan ekonomi dengan keberadaan mereka yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, serta memberikan pemasukan devisa negara melalui ekspor (Azzahra. , & Wibawa, 2. Meskipun memiliki peran yang sangat penting. UMKM di Indonesia secara konsisten menghadapi berbagai tantangan yang menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan mereka. Kendala klasik yang sering dihadapi meliputi keterbatasan modal (Azman et al. , 2021. Azzahra. , & Wibawa, 2021. Maria et , 2021. Nurjannah & S. , 2024. Putri et al. , 2. , akses pasar yang terbatas (Idayu et al. , 2021. Maria et , 2021. Putri et al. , 2025. Setyawan & Basuki, 2. , dan kemampuan manajerial yang belum optimal (Nurjannah & S. , 2024. Setyowati et al. , 2. Secara lebih spesifik, tantangan terkait manajemen sumber daya manusia (SDM) mencakup kurangnya kompetensi dan keterampilan karyawan (Diana et al. , 2022. Fitriani & Subur, 2025. Maimuna et al. Setyawan & Basuki, 2. , serta masalah retensi karyawan (Diana et al. , 2022. Veranita & Gunardi, 2. Di sisi operasional. UMKM sering dihadapkan pada ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi harga (Caswito et al. , 2024. Jesslyn et al. , 2022. Maria et al. , 2021. Oktariyanti, 2. , dan kesulitan dalam beradaptasi dengan teknologi digital (Aini et al. , 2024. Maimuna et al. , 2024. Putri et al. Selain itu, rendahnya literasi digital dan infrastruktur digital yang belum merata menjadi penghambat signifikan bagi transformasi digital UMKM (Aini et al. , 2024. Maimuna et al. , 2. Keterbatasan modal dan literasi digital menciptakan siklus negatif yang menghambat UMKM untuk mengadopsi teknologi dan meningkatkan kapasitas SDM. Keterbatasan modal secara langsung membatasi kemampuan UMKM untuk berinvestasi dalam infrastruktur digital atau program pelatihan SDM yang lebih maju (Nurjannah & S. , 2024. Putri et al. , 2. Pada saat yang sama, rendahnya literasi digital menghalangi UMKM untuk memanfaatkan e-commerce dan pemasaran digital secara efektif (Maimuna et , 2024. Nurjannah & S. , 2. , yang sebenarnya dapat memperluas jangkauan pasar dan berpotensi meningkatkan pendapatan, sehingga meringankan kendala modal. Kondisi ini menghasilkan lingkaran setan di mana keterbatasan finansial menghambat pertumbuhan digital, dan keterbelakangan digital membatasi peluang finansial. METODE Subjek pengabdian dalam penelitian ini adalah Bakpia Zahrae 215, sebuah perusahaan yang bergerak di industri kuliner. Perusahaan ini memiliki karakteristik sebagai UMKM skala kecil, dengan jumlah karyawan belasan orang, dan menghasilkan produk berupa makanan tradisional. Contoh UMKM serupa yang telah menjadi studi kasus di literatur meliputi Konveksi Zacky's Collection (Karsono, 2. UMKM Kerupuk Kamplang Darwati (Oktariyanti, 2. UMKM Moifood . (Jesslyn et al. UMKM Tahu (Caswito et al. , 2. UMKM Keripik Pisang Banana Bobs (Koesurya et al. , 2. dan UMKM Sop Ayam Pak MIM Klaten (BateAoe et al. , 2. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 Pengabdian ini dilaksanakan di. Yogyakarta. Lokasi ini dipilih karena relevansinya dengan operasional Bakpia Zahrae 215. Beberapa contoh lokasi UMKM yang menjadi fokus penelitian di literatur adalah Desa Jepang Pakis. Kudus (Karsono, 2. Desa Bayung Lencir. Sumatra Selatan (Oktariyanti, 2. Kota Makassar (Nurjannah & S. , 2. Kota Malang (Setyawan & Basuki, 2. , dan Desa Cogreg. Bogor (Fitriani & Subur, 2. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) atau manajemen partisipasi (Agustina et al. , 2. , yang menekankan keterlibatan aktif dari tim manajemen dan karyawan Bakpia Zahrae 215. Keterlibatan ini krusial dalam mengidentifikasi praktik internal, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang telah diterapkan. Untuk menggali pengalaman dan wawasan mereka, dilakukan diskusi kelompok terfokus (FGD) dan wawancara mendalam (Agustina et al. , 2025. Dewi, 2. Pendekatan ini memastikan bahwa temuan penelitian relevan dan praktis bagi komunitas UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (Absari et al. , 2023. BateAoe et al. , 2024. Caswito et al. , 2024. Cuandra et al. , 2022. Fitriani & Subur, 2025. Jesslyn et al. , 2022. Putri et al. , 2025. Veranita & Gunardi, 2. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang mendalam dan holistik terhadap fenomena kompleks manajemen SDM dan operasional dalam konteks nyata Bakpia Zahrae 215. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut: A Wawancara Semi-Terstruktur A Observasi Langsung A Analisis Dokumen Internal HASIL DAN PEMBAHASAN Bakpia Zahrae 215 adalah sebuah entitas bisnis yang beroperasi di industri kuliner. Didirikan pada tahun . , perusahaan ini telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan ketahanan yang signifikan di pasar yang kompetitif. Produk utama Bakpia Zahrae 215 adalah Bakpia. Perusahaan ini dikenal dengan kualitas produk yang terjamin, harga kompetitif, atau variasi produk yang mengikuti tren. Bakpia Zahrae 215 telah mengadopsi penjualan daring melalui platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasarnya (Karsono, 2019. Nurjannah & S. , 2. Proses rekrutmen dan seleksi di Bakpia Zahrae 215 difokuskan pada identifikasi individu dengan keterampilan yang relevan dan potensi untuk berkembang. Perusahaan menyadari bahwa memiliki SDM yang kompeten adalah kunci untuk memberikan pelayanan bernilai dan meningkatkan kinerja (Diana et , 2022. Karsono, 2. Program pelatihan dan pengembangan di Bakpia Zahrae 215 dirancang untuk meningkatkan kompetensi karyawan, baik dalam keterampilan teknis maupun manajerial. Investasi dalam pelatihan SDM, meskipun seringkali terlihat sebagai biaya di awal, merupakan investasi strategis yang meningkatkan efisiensi dan daya saing jangka panjang. Banyak UMKM menghadapi tantangan dalam kompetensi SDM dan seringkali memerlukan intervensi eksternal untuk program pelatihan yang efektif (Diana et al. , 2022. Hanif et al. , 2023. Setyowati et al. , 2. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM seringkali kekurangan kapasitas internal atau pengetahuan untuk mengembangkan program pelatihan yang efektif sendiri. Oleh karena itu, bagi UMKM, pelatihan harus dipandang bukan sebagai pengeluaran opsional, melainkan sebagai investasi strategis yang krusial untuk produktivitas jangka panjang dan daya saing, terutama mengingat perubahan cepat dalam teknologi dan tuntutan pasar. Efisiensi operasional adalah pilar lain dari keberhasilan Bakpia Zahrae 215, dicapai melalui perencanaan yang cermat, pengelolaan rantai pasok yang strategis, penerapan SOP, pemanfaatan teknologi, dan manajemen risiko yang proaktif. Bakpia Zahrae 215 menerapkan perencanaan produksi yang sistematis, termasuk penjadwalan dan pengendalian kualitas yang ketat. Perusahaan ini mengelola kapasitas produksi secara efektif untuk memenuhi permintaan pasar. Pengendalian kualitas yang baik memastikan produk/layanan memenuhi standar yang ditetapkan, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Bakpia Zahrae 215 sangat menekankan pada penerapan SOP untuk memastikan konsistensi kualitas dan efisiensi operasional. SOP berfungsi sebagai panduan yang jelas untuk setiap tahapan proses, mulai dari produksi hingga layanan pelanggan (Rangkuti & Gultum, 2024. Setyawan & Basuki, 2025. Wuryandari et , 2. SOP tidak hanya berfungsi sebagai panduan teknis, tetapi juga sebagai alat pengendalian internal dan mitigasi risiko, terutama dalam mengurangi "human error" dan memastikan konsistensi produk/layanan. Dengan menstandarisasi proses. SOP mengurangi variabilitas, meminimalkan kesalahan manusia, dan memastikan kualitas yang konsisten, yang secara langsung memengaruhi kepuasan pelanggan dan reputasi bisnis. Bagi UMKM dengan sumber daya terbatas. SOP yang terdokumentasi dan diterapkan dengan baik menjadi aset strategis. SOP memungkinkan skalabilitas, memfasilitasi pelatihan Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 karyawan baru, mengurangi risiko operasional, dan membangun kepercayaan pelanggan melalui kualitas layanan/produk yang konsisten, sehingga berkontribusi langsung pada keberlanjutan bisnis jangka Bakpia Zahrae 215 secara proaktif melakukan identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko operasional. Risiko umum yang dihadapi UMKM meliputi risiko produksi . eperti ketergantungan cuaca atau kerusakan ala. , risiko keuangan . odal terbata. , risiko pasar . ersaingan keta. , dan risiko SDM . esalahan manusi. Kurangnya pemahaman UMKM tentang manajemen risiko operasional seringkali menyebabkan kerugian signifikan, menunjukkan kebutuhan akan kerangka kerja yang sederhana namun Banyak UMKM mengalami kerugian karena kurangnya pemahaman dan penerapan manajemen risiko operasional. Kurangnya pemahaman ini secara langsung menyebabkan ketidakmampuan untuk secara proaktif mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko, yang mengarah pada respons reaktif yang seringkali lebih mahal atau kurang efektif. Hal ini menunjukkan kelemahan sistemik dalam perencanaan strategis untuk menghadapi ketidakpastian. Kebutuhan kritis bagi UMKM bukan hanya kesadaran akan risiko, tetapi akses ke kerangka kerja manajemen risiko yang disederhanakan dan praktis . isalnya, matriks risiko, analisis bow-tie seperti yang disebutkan dalam Jesslyn et al. yang dapat dengan mudah dipahami dan diimplementasikan meskipun sumber daya Ini akan memungkinkan mereka untuk beralih dari posisi reaktif ke proaktif, meningkatkan ketahanan dan kelangsungan hidup jangka panjang. SIMPULAN Analisis terhadap praktik manajemen sumber daya manusia dan operasional di Bakpia Zahrae 215 secara jelas menunjukkan bahwa integrasi dan optimalisasi kedua aspek ini merupakan faktor krusial dalam mencapai efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan bisnis. Bakpia Zahrae 215 telah berhasil mengatasi berbagai tantangan umum yang dihadapi UMKM melalui program pengembangan SDM yang terstruktur, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang konsisten, manajemen risiko yang proaktif, dan adopsi teknologi digital yang strategis. Pengalaman Bakpia Zahrae 215 menjadi model berharga yang menunjukkan bahwa dengan strategi manajemen yang tepat dan adaptif. UMKM dapat berkembang pesat, mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar yang dinamis, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. DAFTAR RUJUKAN Absari. Mawardi. , & Fakhriyyah. Analisis Penerapan Pengendalian Internal Dalam Mendeteksi Serta Mencegah Kemungkinan Adanya Tindakan Fraud Pada UMKM. E_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 12. , 1285Ae1297. http://jim. id/index. php/jra Agustina. Al Hakim. Irfan. Sigita. Setyasih. Sunaryo. , & Lukito. The Role of Human Resource Management in Utilizing Social Media to Increase Sales of MSMEs FWEO Women in Watesprojo Village. Kemlagi. Mojokerto. 1Ae23. Aini. Safitri. Majalina. Abidin. , & Khoiriawati. Analisis Peluang Dan Tantangan Teknologi Terhadap Pemberdayaan Umkm Di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3. , 2564Ae2571. https://doi. org/10. 55681/sentri. Azman. Andrianus. , & Rustandi. Model Pemberdayaan Umkm Dengan Pendekatan Kolaborasi Abgc Sebagai Strategi Keluar Dari Middle Income Trap. Inspire Journal: Economics and Development Analysis, 1. , 47Ae60. Azzahra. , & Wibawa. Strategi Optimalisasi Standar Kinerja UMKM Sebagai Katalis Perekonomian Indonesia Dalam Menghadapi Middle Income Trap 2045. Inspire Journal: Economics and Development Analysis, 1. , 75Ae86. https://ejournal. edu/inspire/article/download/4856/1771 BateAoe. Septiani. Pradana. Krisanti. , & Widodasih. Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada UMKM Ditinjau Dari Aspek Pasar Dan Pemasaran (Studi Kasus Sop Ayam Pak Mim Klaten Di Cikarang Selata. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 9. , 221Ae235. Caswito. Sulastri. Nur Octavia. M Napitupulu. , & Baiquni Al Mahdi. Strategi Pengembangan Bisnis UMKM Industri Makanan Tahu di Kota Bekasi Dengan Metode Analisis SWOT dan Business Model Canvas. Jurnal Minfo Polgan, 13. , 13Ae21. https://doi. org/10. 33395/jmp. Cuandra. Wolvinson. Rangkuti. , & Michelle. Analisis Fungsi Manajemen Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 Agustus 2025 Operasional Pada Perusahaan PT . Philips. Jurnal Mirai Management, 7. , 355Ae360. https://doi. org/10. 37531/mirai. Dewi. Analisis Pelaksanaan Dan Dampak Program Pengembangan Industri Rumahan Terhadap Peningkatan Pendapatan Umkm Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada UMKM di Desa Waimuli Timur Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selata. http://repository. id/22071/http://repository. id/22071/1/PUSAT BAB 1 DAN 5. Diana. Hakim. , & Fahmi. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Umkm Di Tangerang Selatan. Jurnal Muhammadiyah Manajemen Bisnis, 3. , 67. https://doi. org/10. 24853/jmmb. Fitriani. , & Subur. Analisis potensi sdm dalam pengembangan usaha MIKRO. , 887Ae Hanif. Hidayat. , & Haryadi. Pelatihan Keterampilan Manajemen Operasional bagi UMKM: Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas. Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1. , 34Ae38. https://doi. org/10. 56457/jabdimas. Idayu. Husni. , & Suhandi. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 7. , 73. https://doi. org/10. 35906/jm001. Jesslyn. Maitri. Hartono. Jennifer. Liana. , & Laulita. Pengaruh Hedonic Shopping Motivation. Brand Image. Brand Ambassador. Diskon. Harga dan Sales Promotion terhadap Pembelian Implusif Pada e-Commerce Tiktok Shop Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Mirai Management, 7. , 176Ae191. https://doi. org/10. 37531/mirai. Karsono. Kreativitas Digital UMKM: Strategi Pengembangan. Operasional, dan Pemasaran Lorena. Koesurya. Kang. Angelo. Rahardja. Felicia. Carissa. William. , & Pranoto. Pendampingan Manajemen Bisnis untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah Keripik Pisang Banana Bobs. Rahmatan Lil AoAlamin Journal of Community Services, 3. , 55Ae63. https://doi. org/10. 20885/rla. Maimuna. Alda. Roroa. , & Agit. Transformasi Digital dalam Kewirausahaan : Analisis Faktor Penghambat dan Pendorong Perkembangan Ekonomi Digital. Maria. Tesalonika. , & Ardana. Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Berbasis Ekonomi Kreatif di Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang Banten. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 7. , 86. https://doi. org/10. 35906/jm001. Nurjannah, & S. Analisis Penggunaan E-Commerce Dalam Meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kota Makassar ( Studi Kasus Omorfoo Shop ). , 100Ae112. Oktariyanti. Analisis Risiko Dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Pada Umkm Kerupuk Kemplang Darwati Desa Bayung Lencir Sumatera Selatan. Manajemen Keuangan Syariah, 1. , 18Ae31. https://doi. org/10. 30631/makesya. Putri. Wulandari. Hasanah. , & Novia. Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Manajemen Risiko : Strategi Meningkatkan Keberlangsungan Bisnis. , 135Ae143. Rangkuti. , & Gultum. Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur Pada Customer Service Di PT. Bank Sumut Cabang Syariah Medan. 128Ae135. Setyawan. , & Basuki. Penguatan Sumber Daya Manusia dan Penetapan Standar Operasional Prosedur UMKM. , 84Ae92. Setyowati. Mustofa. Yuliawan. Astuti. , & Mahasti. Optimalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Pelatihan Dasar Manajemen di Desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Sewagati, 8. , 1173Ae1181. https://doi. org/10. 12962/j26139960. Veranita. , & Gunardi. Analisis Lingkungan Internal Dan Eksternal Untuk Perencanaan Strategi Bisnis : Studi Kasus Pada Umkm Della Bakery&Cake. Jurnal E-Bis, 7. , 198Ae208. https://doi. org/10. 37339/e-bis. Wuryandari. Anjarwati. Purwanto. Sugeng. Perkasa. , & Melly. Pembinaan UMKM Berbasis Kemitraan: Solusi Untuk Meningkatkan Daya Saing dan Produktivitas. E-Amal : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3. , 387Ae396.