Submitted: 4 Oktober 2025 Paulus Eko Kristianto Resensi Buku Accepted: 17 Februari 2026 Published: 30 Oktober 2025 Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry Judul Buku : Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry Bahasa : Indonesia Penulis : J. Banawiratma ISBN : 978-979-21-8102-9 Terbit : 2024 Tebal : ix 73 halaman Penerbit : Kanisius Peresensi : Paulus Eko Kristianto* Pemberdayaan atau pembangunan jemaat dan teologi praktis merupakan salah satu bidang teologi. Sejauh yang peresensi ketahui di Indonesia, kita dapat menelusuri buku bertema pemberdayaan atau pembangunan jemaat berupa Johanes Calvin: Pembangunan Jemaat Tata Gereja dan Jabatan Gerejani (Abineno 1. Batu-Batu yang Hidup: Pengantar ke dalam Pembangunan Jemaat (Hooijdonk 1. , 6 Tempayan Air: Pokok-Pokok Pembangunan Jemaat (Kessel 1. Paroki 2000: Bahan Studi Pembangunan Jemaat (Hartono 2. Jemaat Vital & Menarik: Membangun Jemaat dengan Menggunakan Metode Lima Factor (Henriks 2. Tiga Dimensi Keesaan dalam Pembangunan Jemaat (Sutanto 2. Menggerakkan Jemaat: Pemuridan menurut Injil Markus (Firmanto 2. Kemitraan yang Setara: Upaya untuk Menata Hubungan antara Penatua-Diaken dan Warga Jemaat dalam Rangka Pembangunan Jemaat (Hutauruk 2. Pembangunan Jemaat Intergenerasional (Prasetya et al. Kemudian, buku bertema teologi praktis berupa Teologi Praktis: Pastoral dalam Era Modernitas-Postmodernitas (Heitink 1. Definisi Theologi Praktis Kristen Sesuai Kerabian Yesus dan Payung Bagi Pendidikan Kristiani (Simatupang 2. Wacana Deradikalisasi dalam Surat Kabar dan Kajian Teologi Praktis (Wowor and Yudhita 2. Kemudian, * Universitas Kristen Duta Wacana. Korespondensi: paulusekokristianto12@gmail. A Paulus Eko Kristianto | DOI: 10. 21460/gema. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. GEMA TEOLOGIKA JURNAL TEOLOGI KONTEKSTUAL DAN FILSAFAT KEILAHIAN | Vol. 11 No. April 2026 Resensi: Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry buku bertema integrasi pemberdayaan atau Revolution in Change (Cooperrider and pembangunan jemaat dan teologi praktis Whitney 2. Appreciative Inquiry (Reed berupa Menguak Fakta. Menata Karya Nyata: Appreciative Inquiry and Knowledge Sumbangan Teologi Praktis dalam Pencarian Management: Model Pembangunan Jemaat Kontekstual Perspective (Thatchenkery and Chowdhry (Kooij. Patnaningsih, and A. Dari 2. Appreciative Inquiry Handbook: For sini, kita dapat mengetahui bahwa buku yang Leaders of Change 2nd Edition (Cooperrider membahas pemberdayaan atau pembangunan 2. Positive Design and Appreciative jemaat dan teologi praktis sudah kaya. Construction: From Sustainable Development Namun, integrasi keduanya masih langka. to Sustainable Value (Thatchenkery 2. Banawiratma Appreciative Social Inquiry Constructionist Collaborative mencoba mengisi kelangkaan tersebut. Solutions: 21 Strength-Based Workshops membahasnya melalui appreciative inquiry, (Stratton-Berkessel 2. The Power of yang mana melihat sisi lain atau hal positif Appreciative Inquiry: A Practical Guide to yang bisa didayagunakan dari permasalahan. Positive Change 2nd Edition (Whitney and Upaya ini dilakukan melalui hadirnya buku Trosten-Bloom 2. Positive Psychology Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi at Work: How Positive Leadership and Praktis melalui Appreciative Inquiry. Buku Appreciative ini sebenarnya telah hadir dua edisi. Edisi Organizations (Lewis 2. Appreciative pertama di tahun 2014 (Banawiratma 2. Inquiry: Change at the Speed of Imagination dan kedua di 2024 (Banawiratma 2. Edisi 2nd Edition (Watkins. Mohr, and Kelly pertama tidak dicetak ulang sehingga terbit 2. Organizational Generativity: The edisi kedua dengan revisi yang mana ada Appreciate Inquiry Summit and a Scholarship tambahan tulisan AuDiskresi Komunal Tiga PutaranAy oleh romo Petrus Sunu Hardiyanta, and Godwin 2. Positive Psychology imam Yesuit (Banawiratma 2024:65Ae. Pertama kali, appreciative inquiry Inquiry Transformation Appreciative Create Inspiring (Cooperrider. Inquiry Avital. Higher Education: New Directions for Student dicetuskan oleh David Cooperrider dan Services Suresh Srivastva yang sedang mengerjakan Inquiry for Change Management: Using AI to Facilitate Organizational Development dengan Cleveland Clinic di Cleveland, 1st Edition (Lewis. Passmore, and Cantore Ohio (Banawiratma 2024:. Tak heran, 2. Appreciative Inquiry for Change Banawiratma Management: (Mather Using Appreciative Facilitate inquiry ke gagasan teologi praktis karena Organizational Development 2nd Edition jika terlacak ke berbagai buku, appreciative (Lewis. Passmore, and Cantore 2. Positive inquiry memang memiliki dampak kultural Psychology and Change: How Leadership, yang luas. Sekurangnya, buku tersebut Collaboration berupa Appreciative Inquiry: A Positive Create Transformational Results (Lewis Appreciative Inquiry GEMA TEOLOGIKA JURNAL TEOLOGI KONTEKSTUAL DAN FILSAFAT KEILAHIAN | Vol. 11 No. April 2026 Paulus Eko Kristianto 2. Memories. Hopes, and Conversations: (Banawiratma 2024:. Menurut peresensi. Appreciative Inquiry. Missional Engagement, upaya Banawiratma memberikan kontribusi and Congregational Change 2nd Edition signifikan dalam meneliti konteks dalam (Branson 2. Lifescaping Practices in bingkai teologi praktis yang mana mengajak School Communities: Implementing Action peneliti lebih berfokus pada potensi positif. Research and Appreciative Inquiry (Lewis and Winkelman 2. , dan Conversations direkomendasikan teolog praktis. Fuel Productive and Meaningful Engagement (Stavros and Torres 2. Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Bagian Banawiratma Cooperrider serentak, poetik, antisipatoris, positif, dan Pertama, mengenal appreciative keseluruhan utuh (Banawiratma 2024:9Ae Inquiry Bagian Appreciative Kedua, pertimbangan teoritis pokok Worth Having: Using Appreciative Inquiry to Bila dipetakan, buku Pemberdayaan . , konstruksionisme sosial (Banawiratma 2024:11Ae. , mengatasi paradigma problem (Banawiratma 2024:1Ae. dan pengertian appreciative inquiry (Banawiratma 2024:3Ae organisasi afirmatif (Banawiratma 2024:16Ae Hal menarik di bagian ini. Banawiratma . , appreciative inquiry membebaskan daya mengingatkan bahwa appreciative inquiry kekuatan (Banawiratma 2024:18Ae. , sejarah dimaksudkan bukan menegasi, mengkritik, sebagai kemungkinan positif (Banawiratma dan mendiagnosis penyakit sebagaimana 2024:19Ae. Satu hal kunci yang ditekankan Banawiratma di sini yaitu segenap proses menguatkan kapasitas system yang ada appreciative inquiry dimaksudkan membantu menghargai masa lampau dan mencari dan meningkatkan potensi yang positif kebaruan agar bergerak dan beralih ke masa (Banawiratma 2024:. Ini ditempuh melalui depan baru. Dengan kata lain, ketiga unsur discovery . elalui pertanyaan what gives itu dikerjakan guna mencapai kesehatan life? . he best of what i. , dream . elalui Peresensi menimbang ini menjadi pertanyaan what might be? . magine what hal menarik yang dapat diperhatikan dan the world is calling fo. , design . elalui (Banawiratma 2024:13Ae. , pertanyaan how can it be? . etermining Ketiga, analisis SOAR: strengths, the idea. , dan destiny . elalui pertanyaan opportunities, aspirations, results. Bagian what will be? . ow to empower, learn and ini menguraikan SOAR sebagai alternatif adjust improvis. (Banawiratma 2024:5Ae. terhadap SWOT (Banawiratma 2024:23Ae. Kemudian. Banawiratma turut memberikan SOAR dinilai menghilangkan unsur negatif perbandingan antara pendekatan banking, . elemahan dan ancama. menjadi unsur problem solving, dan appreciative inquiry positif . spirasi dan hasi. Menariknya. GEMA TEOLOGIKA JURNAL TEOLOGI KONTEKSTUAL DAN FILSAFAT KEILAHIAN | Vol. 11 No. April 2026 Resensi: Pemberdayaan Diri Jemaat dan Teologi Praktis melalui Appreciative Inquiry Banawiratma mendorong tidak hanya itu, tentu terintegrasi dengan paradigma sosial melainkan mengundang partisipan berbagi dan teologi yang dianut teolog praktis yang Kemudian, yang ditampilkan dari hasil (Banawiratma mimpi jemaat bersama dan seperti Yesus 2024:23Ae. Bila ditelaah. SOAR dan (Banawiratma 2024:37Ae. Banawiratma appreciative inquiry memang berkelindan mengingatkan hal yang sudah diutarakan (Stavros. Hinrichs, and Hammond 2. oleh Dietrich Bonhoeffer yang menekankan Kemudian, pertanyaan-pertanyaan apresiatif hidup seperti Yesus dan mengakhiri hidup (Banawiratma 2024:28Ae. Pertanyaan ini seperti-Nya dikerjakan dengan menyangkut tiga faktor Hal utama yang dikerjakan Yesus yaitu . esinambungan, kebaruan, dan peraliha. memberitakan Kerajaan Allah. Kerajaan Allah merupakan Injil itu sendiri yaitu kabar langkah-langkah (Banawiratma 2024:. gembira yang menghibur, membebaskan. Menurut peresensi, ini menjadi semakin sekaligus menantang secara radikal untuk memperkaya melihat potensi yang dapat memilih Kerajaan Allah atau anti Kerajaan dikembangkan dalam berbagai konteks. Allah Keempat. Yesus mengerjakan semuanya dengan melibatkan murid-murid-Nya (Banawiratma 2024:40Ae . , menyampaikan pengajaran yang profetis (Banawiratma 2024:31Ae. dan tahap-tahap (Banawiratma 2024:41Ae. , menyembuhkan teologi praktis melalui appreciative inquiry (Banawiratma (Banawiratma 2024:33Ae. Hal menarik saat (Banawiratma 2024:43Ae. , menyampaikan Banawiratma menguraikan teologi praktis dan pengampunan dosa dan makan bersama Ia meletakkan perbandingan dengan pendosa (Banawiratma 2024:47Ae. , antara lingkaran pastoral yang ditawarkan oleh dan merelatifkan ketentuan-ketentuan hukum Holland dan Henriot (Holland and Henriot dan marah (Banawiratma 2024:50Ae. Tidak 1983, 1. , spiral pastoral yang ditawarkan hanya berpijak pada Yesus. Banawiratma Banawiratma dan Muller (Banawiratma, turut mengelaborasi gagasan teolog yang J and Muller 1. , spiral teologi praktis berpotensi bermuara pada teologi yang yang ditawarkan Wijsen (Wijsen 2. , memberdayakan jemaat yaitu Paul Tillich, dan teologi praktis melalui appreciative Jurgen Moltmann. Mathew Fox, dan Michael inquiry (Banawiratma 2024:. Menurut Amaladoss peresensi, ini menjadi hal yang menyuburkan Peresensi diskursus teologi praktis. Teolog diundang dikatakan teologi praktis sebagai rumah memilih dan menggunakan pola yang mana. appreciative inquiry disemaikan dan sikap Tentu. Banawiratma menyadari bahwa ada Yesus dan penilaian para teolog terhadapnya persamaan dan perbedaan dari keempatnya (Banawiratma 2024:. Bagian 2024:. (Banawiratma Pemilihan 2024:42Ae. , (Banawiratma 2024:51Ae. GEMA TEOLOGIKA JURNAL TEOLOGI KONTEKSTUAL DAN FILSAFAT KEILAHIAN | Vol. 11 No. April 2026 Paulus Eko Kristianto menuju teologi yang memberdayakan jemaat masa depan pengintegrasian appreciative (Banawiratma 2024:51Ae. inquiry dan teologi praktis? Kiranya ini Kelima, diskresi komunal tiga putaran. Bagian ini menguraikan tahap persiapan yang sungguh membawa kabar sukacita yang menyuarakan pemberdayaan. mana mendorong setiap partisipan mampu mengambil waktu untuk mempertimbangkan pergumulan yang hendak dibedah secara Daftar Pustaka