Jurnal Pendidikan Multidisipliner Volume 8 Nomor 7, Juli 2025 ISSN: 27342488 TUJUAN DAN RUANG LINGKUP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nilam Sari1, Sapna2, Husnul Hatimah3, Muhammad Nursyam4, Iskandar5, Yusriadi6, Ilham Taufik Yusuf7, Nur Kholifatun8 Email: nilamsrrii022@gmail.com1, s0734672@gmail.com2, husnulhatimah0904@gmail.com3, muhammadnursyam159@gmail.com4, iskandarsem7@gmail.com5, yushriuc@gmail.com6, ilhamtaufiqyusuf@gmail.com7 , uminur2076@gmail.com8 STAI Al-Gazali Bulukumba ABSTRAK Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan nasional yang berperan membentuk karakter dan moral peserta didik. Pendidikan ini tidak sekadar mengedepankan aspek pengetahuan, tetapi juga berfokus pada penanaman nilai-nilai Islam ke dalam perilaku dan sikap sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam tentang tujuan serta materi yang tercakup dalam PAI, sekaligus menyoroti perannya dalam pembangunan karakter bangsa. Melalui pendekatan studi pustaka, diperoleh temuan bahwa PAI memiliki sasaran yang luas, mulai dari penguatan iman, pembentukan akhlak, hingga menciptakan pribadi yang mampu hidup rukun dalam masyarakat yang beragam. Materinya meliputi keimanan, ibadah, akhlak, Al-Qur'an dan Hadis, serta sejarah peradaban Islam. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PAI secara komprehensif mampu melahirkan generasi yang berilmu, bermoral, dan berintegritas. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Karakter, Tujuan Pendidikan, Ruang Lingkup, Moralitas. ABSTRACT Islamic Religious Education (PAI) is a crucial component of the national education system, contributing to the development of students' character and morals. This education not only emphasizes knowledge but also focuses on instilling Islamic values in everyday behavior and attitudes. This study aims to provide a comprehensive explanation of the objectives and content covered in PAI, while also drawing conclusions about its role in national character building. Through a literature review approach, it was found that PAI has broad objectives, ranging from strengthening faith and developing morals to developing individuals capable of living harmoniously in a diverse society. The content encompasses faith, worship, morals, the Qur'an and Hadith, and the history of Islamic civilization. The study concludes that comprehensive PAI implementation can produce a generation that is knowledgeable, moral, and has integrity. Keywords : Islamic Religious Education, Character, Educational Objectives, Scope, Morality. 38 PENDAHULUAN cerdas secara akademik, serta memiliki fondasi spiritual dan etika yang kokoh. Nilainilai ini menjadi bekal utama dalam menyikapi perkembangan zaman yang terus berlangsung, nilai-nilai keagamaan menjadi dasar utama dalam menentukan sikap dan perilaku seseorang. Pendidikan ini tidak sekadar mengajarkan ilmu agama, melainkan juga membimbing peserta didik agar memiliki kesadaran penuh dalam mengamalkan ajaran Islam di seluruh aspek kehidupannya. Proses pembelajaran ini meliputi pembentukan keimanan, pembiasaan beribadah, penanaman akhlak mulia, serta penguatan karakter sebagai anggota masyarakat yang berbudaya dan bertanggung jawab. Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam dirancang secara komprehensif untuk mencakup berbagai aspek penting kehidupan umat Islam. Mulai dari penguatan keyakinan kepada Tuhan, pembelajaran tata cara ibadah sesuai ajaran, pembinaan perilaku mulia, hingga pelatihan interaksi sosial dalam bermuamalah. Semua aspek ini membentuk kesatuan yang mendukung pencapaian tujuan utama pendidikan agama, yaitu menciptakan insan yang mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat. Dengan cakupan yang menyeluruh, Pendidikan Agama Islam tidak hanya sekadar mata pelajaran, tetapi menjadi wahana penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia, beriman, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan landasan moral yang kuat. ME TODE PE NE LITIA N Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif guna mendalami dan memahami secara komprehensif mengenai tujuan dan cakupan Pendidikan Agama Islam. Pendekatan ini dianggap tepat karena mampu menghasilkan data yang bersifat konseptual serta interpretatif, yang berkaitan erat dengan pendidikan agama dalam konteks pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka dengan menelusuri beragam referensi sekunder seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumen otoritatif yang relevan dengan topik PAI. Tahapan ini bertujuan untuk menyusun secara sistematis tujuan inti dari pendidikan agama Islam serta ruang lingkup dan aplikasinya di bidang pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis isi, yaitu dengan menyusun dan mengelompokkan informasi dari beragam referensi guna memperoleh kesimpulan yang relevan dan utuh terkait fungsi serta ruang lingkup PAI. Melalui pendekatan ini, penelitian menyajikan pemahaman yang jelas mengenai arah dan batasan materi ajar dalam pendidikan agama Islam. Penelitian ini mengedepankan pemahaman menyeluruh agar hasilnya tidak hanya berupa data deskriptif, melainkan juga memberikan wawasan konseptual yang dapat dijadikan rujukan oleh pendidik maupun perumus kebijakan dalam merancang kurikulum dan strategi pembelajaran PAI secara efektif. i i i i i HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan suatu bentuk kegiatan belajar yang bertujuan untuk menanamkan serta mengembangkan prinsip-prinsip Islam dalam diri peserta didik. Pembelajaran ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teoritis, tetapi juga mengedepankan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan nyata sehari-hari. PAI diarahkan untuk membentuk pribadi yang memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap ajaran agama dan sanggup mengamalkannya dalam berbagai bidang kehidupan. Pendidikan ini dilaksanakan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Di Indonesia, PAI menjadi bagian esensial dalam sistem pendidikan formal, baik di sekolah umum maupun madrasah, serta dapat disampaikan secara non-formal melalui 39 kegiatan seperti majelis taklim, seminar keagamaan, dan diskusi spiritual. Tujuan dari PAI mencakup berbagai dimensi penting dalam kehidupan, antara lain: 1. Penguatan Karakter: menjadi salah satu fokus utama dalam Pendidikan Agama Islam, dengan tujuan membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Pendidikan ini menekankan proses penanaman nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari agar peserta didik dapat tumbuh sebagai individu yang berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. 2. Peningkatan Keimanan dan Ketakwaan: Tujuan PAI lainnya adalah menumbuhkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam, seseorang diharapkan mampu menjalani kehidupannya dengan kesadaran spiritual yang tinggi dan mematuhi perintah-Nya. 3. Pendalaman Ilmu Islam: PAI bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait ajaran Islam, seperti akidah, ibadah, dan hukum Islam. Melalui pengetahuan ini, individu didorong untuk melaksanakan ajaran Islam secara konsisten dan benar. 4. Pembinaan Kehidupan Sosial: Salah satu aspek dalam Pendidikan Agama Islam adalah pembentukan individu yang peduli terhadap lingkungan sosial. Melalui proses ini, nilainilai seperti solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial ditanamkan demi menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis. 5. Bekal Menghadapi Hidup: PAI membantu individu dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Dengan fondasi agama yang kokoh, seseorang diharapkan mampu membuat keputusan yang arif dan dapat dipertanggungjawabkan. Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi berbagai aspek penting yang saling terkait. Beberapa unsur utama dalam PAI adalah: a. Akidah: Berkaitan erat dengan ajaran pokok dalam Islam yang mencakup keyakinan kepada Allah SWT, para malaikat, kitab-kitab-Nya, para nabi, hari pembalasan, dan ketetapan takdir. Pembelajaran akidah difokuskan pada pembentukan iman yang mantap. b. Ibadah: Segala bentuk praktik ibadah seperti salat, puasa, zakat, dan haji termasuk dalam bagian ini. Pendidikan ibadah berperan dalam mengajarkan prosedur pelaksanaannya serta urgensinya dalam keseharian. c. Akhlak: Pendidikan ini menitikberatkan pada nilai moral dan etika dalam hubungan sosial, termasuk kasih sayang, kejujuran, dan kesantunan. Akhlak menjadi pedoman dalam membentuk pribadi yang bermartabat. d. Sejarah Islam: Pengetahuan tentang perkembangan sejarah Islam dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW penting agar peserta didik memiliki wawasan historis dalam menjalankan ajaran agama. e. Syariat: Merupakan sistem hukum Islam yang mengatur berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran ini memberikan pemahaman terhadap aturan-aturan Islam dalam interaksi sosial maupun pribadi. f. Tafsir dan Hadis: Studi mengenai ayat-ayat Al-Qur'an serta hadis nabi yang memperdalam pemahaman nilai-nilai Islam secara menyeluruh. KESIMPULAN Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses pembelajaran yang disusun untuk menginternalisasi dan memperkuat nilai-nilai Islam secara menyeluruh dalam diri peserta didik, baik lewat jalur formal, non-formal, maupun informal. Tujuan pokoknya adalah membentuk karakter individu yang beriman, bertakwa, berbudi pekerti luhur, dan dapat menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. 40 Kurikulum PAI dirancang secara terpadu, dengan menggabungkan aspek spiritual dan intelektual. Metode pengajaran disesuaikan dengan latar belakang dan karakteristik peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan bahwa penguasaan dan pengamalan nilai-nilai keislaman tercapai secara optimal. Dengan implementasi PAI, diharapkan lahir generasi yang cerdas secara akademik, memiliki kekuatan spiritual, serta tangguh dalam kehidupan sosial, dan mampu menghadapi tantangan dunia maupun akhirat berlandaskan nilai-nilai Islam. DAFTAR PUSTAKA Amir, M. (2018). Pendidikan Agama Islam dan Perkembangan Teknologi. Jurnal Teknologi dan Pendidikan. Anwar, M. (2020). Teknik pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Fadhilah, N. (2021). Inovasi pembelajaran pada pendidikan agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan. Firmansyah, M. I. (2019). Pendidikan agama Islam: definisi, tujuan, dasar, serta fungsinya. Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta'lim, 17(2). Hakim, B. M. (2010). Konsep dasar dan cakupan pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam. Hidayat, A. (2019). Peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter individu. Jurnal Pendidikan Agama. Kurniawan, B. (2019). Pendidikan Agama Islam dan Pembangunan Karakter. Jurnal Pembangunan Karakter. Lestari, D. (2019). Pendidikan agama Islam untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak. Maulana, I. (2020). Pendidikan agama Islam di tengah era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan. Nasution, S. (2016). Teori dan Praktik Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Ningsih, E. (2019). Pendidikan Agama Islam dalam Masyarakat Modern. Jurnal Masyarakat dan Pendidikan. Prabowo, A. (2018). Metode pembelajaran aktif dalam konteks pendidikan agama Islam. Jurnal Pembelajaran Aktif. Rahayu, S. (2021). Perspektif multikultural dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Multikulturalisme. Rahman, A. (2018). Pendidikan karakter pada pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Karakter. Sari, R. (2021). Evaluasi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan. Setiawan, R. (2020). Pendidikan agama Islam di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar. Sulaiman, H. (2020). Pendidikan Agama Islam dan Kemandirian Siswa. Jurnal Kemandirian Pendidikan. Wulandari, T. (2021). Pendidikan Agama Islam dan Lingkungan Sosial. Jurnal Sosial dan Pendidikan. Yusuf, M. (2018). Tantangan globalisasi untuk pendidikan agama Islam. Jurnal Globalisasi dan Pendidikan. Zainuddin, M. (2017). Kurikulum pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam. 41