Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam Vol 2. No 1, 13-17. Januari 2024 https://journal. id/index. php/Abdi-Dharma/ Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT Ahmad Sodikin1. Muhamad Ikhsanudin2. Seviatul Jannah3 . Universitas Nurul Huda E-mail: 1sodikin@unuha. id, 2ikhsanudin@unuha. id 3seviatul@gmail. Info Artikel Abstrak Article history: Available online DOI: 10. 30599/AbdiDharma. Abstrak Pengelolaan zakat di masjid-masjid Indonesia umumnya masih dilakukan secara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan pencatatan, kurang transparan, dan tidak efisien. Masjid Subulussalam merupakan salah satu masjid yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan zakat fitrah dan zakat maal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pengurus masjid dalam mengimplementasikan sistem manajemen zakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan sistem informasi zakat berbasis web, pelatihan penggunaan sistem, serta monitoring dan evaluasi implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi distribusi zakat, dan transparansi pelaporan keuangan. Pengurus masjid menunjukkan peningkatan literasi digital dan mulai mengadopsi sistem secara mandiri. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat dan literasi teknologi, yang diatasi melalui pendekatan pelatihan bertahap dan penyederhanaan antarmuka sistem. Kegiatan ini membuktikan bahwa digitalisasi pengelolaan zakat di tingkat masjid dapat meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan jamaah, serta membuka peluang replikasi ke masjid lain dengan pendekatan yang kontekstual. Kata kunci: Zakat. Masjid. Sistem Informasi. ICT. Pengabdian Masyarakat How to cite (APA): Sodikin. Ikhsanudin. , & Jannah. Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT. Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam 2. , 13-17. ISSN x-x This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Abstract Zakat management in many Indonesian mosques is still conducted manually, making it prone to recording errors, lack of transparency, and Subulussalam Mosque is one such institution facing similar challenges in managing zakat fitrah and zakat maal. This Community Service Program (PkM) aims to assist mosque administrators in implementing an ICT-based zakat management system. The implementation method includes needs assessment, development of a webbased zakat information system, training on system usage, and monitoring and evaluation of its application. The results of the program show that the developed system significantly improves the accuracy of data recording, efficiency in zakat distribution, and transparency in financial reporting. Mosque administrators demonstrated increased digital literacy and began adopting the system independently. Challenges encountered included limited access to devices and low technological literacy, which were addressed through phased training and simplified system interfaces. This program confirms that digitalizing zakat management at the mosque level enhances accountability and public trust, and opens opportunities for replication in other mosques using a contextual approach. Keywords: Zakat. Mosque. Information System. ICT. Community Service Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat, termasuk dalam pengelolaan zakat. Namun, banyak masjid di Indonesia, termasuk Masjid Subulussalam, masih mengelola zakat secara manual menggunakan pencatatan Hal ini menimbulkan berbagai kendala seperti kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pelacakan distribusi zakat, dan kurangnya transparansi dalam laporan keuangan zakat. Di era digital, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat. Sistem informasi manajemen zakat berbasis ICT memungkinkan pencatatan yang lebih akurat, distribusi yang terpantau, serta pelaporan yang transparan dan real-time. Pendampingan kepada pengurus masjid dalam penggunaan sistem ini sangat penting agar mereka mampu mengadopsi teknologi secara optimal dan berkelanjutan. Beberapa studi menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi zakat berbasis web telah berhasil meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan zakat di berbagai masjid. Misalnya, penggunaan aplikasi SiKeMas (Sistem Informasi Arus Keuangan Masji. terbukti memudahkan pengurus masjid dalam mencatat dan menyalurkan zakat secara sistematis (Efendi 2. Selain itu, sistem yang dikembangkan secara personalisasi juga mampu menyesuaikan kebutuhan spesifik tiap masjid (Qulub,M. Dengan latar belakang tersebut, kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pengurus Masjid Subulussalam dalam mengimplementasikan sistem manajemen zakat berbasis ICT, sehingga pengelolaan zakat menjadi lebih profesional, transparan, dan akuntabel. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan zakat yang masih dilakukan secara manual di Masjid Subulussalam. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan sistem manajemen zakat berbasis ICT (Information and Communication Technolog. yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas pengurus masjid. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut: Identifikasi Kebutuhan dan Permasalahan Observasi langsung terhadap proses pengelolaan zakat di Masjid Subulussalam. Wawancara dengan pengurus masjid untuk memahami alur kerja, kendala, dan harapan terhadap sistem digital. Penyusunan peta kebutuhan fitur sistem informasi zakat yang relevan. Perancangan dan Pengembangan Sistem ICT Pengembangan aplikasi sederhana berbasis web atau mobile untuk pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan zakat. Sistem dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna . ser-friendl. dan fitur utama . Input data muzakki dan mustahik . Pencatatan jenis zakat . aal, fitrah, dll. Distribusi zakat dan pelaporan keuangan . Dashboard monitoring zakat masuk dan keluar Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Sistem Pelaksanaan workshop pelatihan penggunaan sistem kepada pengurus masjid. Penyediaan modul pelatihan dalam bentuk cetak dan digital. Pendampingan intensif selama masa awal implementasi untuk memastikan pengurus dapat mengoperasikan sistem secara mandiri. Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 Implementasi dan Uji Coba Sistem Penerapan sistem secara langsung dalam pengelolaan zakat di masjid. Simulasi pencatatan dan distribusi zakat menggunakan sistem. Evaluasi teknis dan perbaikan sistem berdasarkan umpan balik pengguna. Monitoring dan Evaluasi Monitoring penggunaan sistem selama periode pelaksanaan PkM. Evaluasi efektivitas sistem dalam meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi pengelolaan zakat. Penyusunan laporan akhir kegiatan dan rekomendasi untuk pengembangan lanjutan. Sustainabilitas dan Transfer Pengetahuan Penyerahan sistem kepada pengurus masjid secara penuh. Pelatihan kader digital dari kalangan remaja masjid untuk menjaga keberlanjutan penggunaan sistem. Dokumentasi sistem dan prosedur operasional sebagai panduan jangka panjang. Metode ini diharapkan mampu menjawab rumusan masalah terkait pengelolaan zakat yang belum optimal, sekaligus mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan profesionalisme dan transparansi pengelolaan zakat di Masjid Subulussalam melalui pemanfaatan teknologi informasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Masjid Subulussalam bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan zakat melalui penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Selama kurang lebih tiga bulan pelaksanaan, berbagai tahapan telah dilalui mulai dari identifikasi kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan, hingga implementasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pendekatan berbasis ICT tidak hanya memungkinkan transformasi teknis, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja pengurus masjid dalam mengelola zakat secara lebih profesional. Transformasi Sistem Pengelolaan Zakat Sebelum kegiatan ini dimulai, pengelolaan zakat di Masjid Subulussalam dilakukan secara manual menggunakan buku tulis dan lembar kerja sederhana. Pencatatan muzakki, mustahik, jenis zakat, serta distribusinya sering kali tidak terdokumentasi dengan baik, sehingga menyulitkan proses pelaporan dan evaluasi. Melalui kegiatan PkM ini, tim pelaksana berhasil mengembangkan dan menerapkan sistem informasi manajemen zakat berbasis web yang dapat diakses melalui perangkat komputer maupun smartphone. Sistem ini dilengkapi dengan fitur-fitur utama seperti: Pencatatan data muzakki dan mustahik Input jenis zakat . aal, fitrah, dan lainny. Distribusi zakat secara terstruktur Laporan keuangan zakat yang dapat diunduh dan dicetak Dashboard monitoring zakat masuk dan keluar secara real-time Penerapan sistem ini secara langsung telah digunakan dalam pengelolaan zakat fitrah menjelang Idul Fitri. Hasilnya, pengurus masjid mampu mencatat lebih dari 150 muzakki secara digital, mendistribusikan zakat kepada mustahik dengan lebih terstruktur, serta menyusun laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada jamaah. Peningkatan Kapasitas Pengurus Masjid Salah satu capaian penting dari kegiatan ini adalah meningkatnya literasi digital pengurus Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 Melalui pelatihan intensif dan pendampingan personal, pengurus yang sebelumnya belum terbiasa menggunakan perangkat digital mulai menunjukkan kemampuan dalam mengoperasikan sistem. Modul pelatihan yang disusun secara bertahap dan menggunakan pendekatan visual terbukti efektif dalam membantu peserta memahami alur kerja sistem. Beberapa pengurus bahkan mulai mengusulkan pengembangan fitur tambahan seperti notifikasi pengingat pembayaran zakat dan integrasi dengan media sosial masjid untuk publikasi laporan zakat. Hal ini menunjukkan adanya internalisasi nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas yang sebelumnya belum menjadi perhatian utama. Hambatan dan Alternatif Solusi Meski hasil yang dicapai cukup signifikan, pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari berbagai hambatan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan literasi digital, terutama pada pengurus yang berusia lanjut. Mereka cenderung mengalami kesulitan dalam memahami antarmuka sistem dan merasa tidak percaya diri saat menggunakan perangkat Untuk mengatasi hal ini, tim pelaksana menerapkan pendekatan personalized mentoring, di mana pelatihan dilakukan secara berkelompok kecil berdasarkan tingkat pemahaman peserta. Selain itu, antarmuka sistem disederhanakan dengan penggunaan ikon dan bahasa lokal agar lebih mudah dipahami. Hambatan lain yang muncul adalah keterbatasan perangkat keras dan koneksi Beberapa pengurus tidak memiliki perangkat pribadi yang memadai, dan koneksi internet di lingkungan masjid tidak selalu stabil. Sebagai alternatif, sistem dikembangkan dengan fitur akses offline sementara, sehingga data dapat dicatat terlebih dahulu dan disinkronkan saat koneksi tersedia. Resistensi terhadap perubahan juga sempat muncul, terutama dari pengurus yang merasa metode manual lebih aman dan familiar. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan pendekatan dialogis dan demonstrasi langsung manfaat sistem, seperti kemudahan pelaporan dan pengurangan kesalahan pencatatan. Setelah melihat hasil nyata, sebagian besar pengurus mulai menerima dan mendukung penggunaan sistem. Implikasi dan Refleksi Hasil kegiatan ini memberikan gambaran bahwa penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan zakat di tingkat masjid bukan hanya memungkinkan secara teknis, tetapi juga berdampak pada peningkatan tata kelola dan kepercayaan jamaah. Transparansi yang dihasilkan dari sistem digital mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program zakat masjid. Implikasi lebih luas dari kegiatan ini adalah pentingnya pendekatan yang kontekstual dan humanis dalam penerapan teknologi di lingkungan komunitas. Sistem yang canggih tidak akan efektif tanpa pendampingan yang adaptif dan pemahaman terhadap karakteristik sosial pengguna. Oleh karena itu, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya terletak pada sistem yang dibangun, tetapi juga pada proses transformasi sosial yang Sebagai pembanding, studi serupa di masjid-masjid urban menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi ICT sangat dipengaruhi oleh keberlanjutan pendampingan dan keterlibatan aktif Hal ini memperkuat temuan bahwa teknologi bukan solusi tunggal, melainkan bagian dari ekosistem perubahan yang harus dirancang secara holistik. SIMPULAN Pendampingan Manajemen Zakat Masjid Subulussalam Berbasis ICT Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen zakat berbasis ICT di lingkungan masjid bukan hanya memungkinkan secara teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola zakat. Melalui proses pendampingan yang intensif dan adaptif, pengurus Masjid Subulussalam mampu bertransisi dari metode manual menuju sistem digital yang lebih akurat, efisien, dan transparan. Transformasi ini tidak hanya terlihat dari aspek pencatatan dan pelaporan, tetapi juga dari perubahan pola pikir pengurus terhadap pentingnya akuntabilitas dan keterbukaan dalam pengelolaan dana umat. Sistem yang dikembangkan berhasil digunakan dalam pengelolaan zakat fitrah, dengan hasil yang lebih terstruktur dan mudah dipertanggungjawabkan kepada jamaah. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan literasi digital dan resistensi terhadap perubahan, pendekatan yang kontekstual dan humanis mampu mengatasi tantangan tersebut secara efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi alat pemberdayaan yang kuat jika diiringi dengan pendampingan yang tepat dan pemahaman terhadap karakteristik sosial komunitas. Masjid sebagai institusi sosial memiliki potensi besar untuk mengadopsi inovasi digital dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada umat. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima saya sampaikan kepada seluruh kepengurusan Masjid Subulussalam sriwangi yang telah meluangkan waktunya untuk berbenah diri dalam pengelolaan zakat di masjid lebih Serta kepada kepala desa Sriwangi yang juga mendukung penuh terlaksananya PKM pengelolaan zakat semoga lebih baik untuk kedepannya. DAFTAR PUSTAKA