Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham PENGARUH EARNING PER SHARE. DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON EQUITY TERHADAP RETURN SAHAM Winda Larasati1 Universitas Singaperbangsa Karawang larasatiwinda10@gmail. Suhono2 Universitas Singaperbangsa Karawang suhono@fe. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh EPS. DER, dan ROE terhadap return saham. Sampel dalam penelitian ini adalah 8 perusahaan makanan dan minuman yang memenuhi Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel eps tidak berpengaruh terhadap return saham, variabel DER tidak berpengaruh terhadap return saham dan variabel ROE tidak berpengaruh terhadap return saham. Secara simultan EPS. DER, dan ROE tidak berpengaruh terhadap return saham. Kata Kunci: Earning Per Share. Debt To Equity Ratio. Return On Equity. Return Saham PENDAHULUAN Perkembangan ekonomi yang semakin pesat membuat perusahaan harus mampu bersaing, tentunya dengan ini membuat perusahaan akan mengalami peningkatan operasional perusahaan secara lebih efektif dan efisien, maka tingkat keuntungan yang dicapai akan semakin tinggi. Keuntungan yang tinggi akan menarik minat investor untuk melalukan investasi pada perusahaan Dalam melakukan investasi, investor mengharapkan tingkat pengembalian . yang akan didapatkan perusahaan dan bersedia menginvestasikan dana yang dimiliki dilebih dari satu perusahaan serta memiliki kriteria expected return yang sangat dipertimbangkan dan risiko di masa Diketahui bahwa hampir semua investasi mengandung unsur ketidakpastian atau risiko. Investor tentu tidak tahu dengan pasti hasil yang akan diperolehnya dari investasi yang dilakukan. Investor pada umumnya menggunakan teknik analisis fundamental untuk menilai kinerja perusahaan dalam mengestimasikan Crabb . dalam Purwaningrat . menyatakan bahwa AuFundamental analysis is an examination of corporate accounting reports to asses the value of company, that investor can use to analyse a companyAos stock pricesAu, pernyataan tersebut membuktikan bahwa informasi dari sebuah laporan keuangan suatu perusahaan bisa menjadi media untuk para investor sebagai faktor fundamental untuk mengestimasi harga saham pada suatu perusahaan. Return saham merupakan hasil yang diperoleh dari investasi yang dilakukan oleh Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham Return dapat diperoleh dari dua bentuk, yaitu dividen dan capital gain . enaikan harga jual saham atas harga beliny. , sehingga investor tentunya akan memilih saham perusahaan yang mana akan memberikan return yang tinggi. Jika terjadi kenaikan pada return saham perusahaan, menjalankan usahanya dengan baik oleh Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya return saham suatu perusahaan seperti kinerja keuangan, resiko, deviden, tingkat suku bunga, ukuran perusahaan, penawaran, permintaan, laju inflasi dan kondisi Pada menggunakan faktor kinerja keuangan seperti Earning Per Share. Debt to Equity Ratio dan Return On Equity. Faktor yang mempengaruhi return saham yaitu Earning Per Share (EPS). Earning Per Share merupakan rasio yang mengukur pendapatan bersih yang didapatkan oleh investor atau pemegang saham per lembar saham. Penelitian sebelumnya telah banyak dilakukan, akan tetapi berdasarkan uraian diatas dapat diketahui bahwa hasil penelitian masih bervariatif. Faktor lain yang mempengaruhi return saham yaitu Debt to Equity Ratio (DER). Debt to Equity Ratio merupakan Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio yang mengukur kemampuan kinerja perusahaan dalam mengembalikan hutang jangka panjangnya dengan melihat perbandingan antara total utang dengan total ekuitas. Dengan melihat rasio ini investor bisa mengetahui berapa struktur modal milik perusahaan sehingga terlihat tingkat risiko tidak terbayarnya utang. Faktor selanjutnya yang mempengaruhi return saham yaitu Return On Equity (ROE). Menurut tandelilin . 9 : . menyatakan bahwa Return On Equity merupakan gambaran dari kemampuan suatu perusahaan menghasilkan laba yang dapat diperoleh pemegang saham. Kemudian angka yang tinggi dipakai untuk memperlihatkan tingkat profitabilitas yang tinggi dalam mengukur banyaknya keuntungan yg didapat oleh perusahaan dibanding dengan modal yang di berikan oleh pemegang saham. Dalam penelitian Ani Rahmawati . mengemukakan hasil pengujian hipotesis penelitiannya menunjukkan bahwa secara parsial EPS dan ROE tidak berpengaruh terhadap Return saham. Kemudian DER berpengaruh signifikan terhadap Return saham. Sedangkan EPS. ROE dan DER secara simultan tidak berpengaruh signifikan tehadap Return Selanjutnya penelitian yang dilakukan Erwin Rosiana Dewi . hasil pengujian bahwa secara parsial menunjukkan Debt to Equity Ratio (DER) yang berpengaruh negatif terhadap return saham. Sedangkan variabel Earning Per Share (EPS) dan Return on Equity (ROE) berpengaruh positif terhadap return saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Earning Per Share (EPS). Return on Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) memberikan pengaruh terhadap return saham. Dan selanjutnya ada penelitian yang dilakukan oleh Ratna Handayati dan Noer Rafikah Zulyanti . mengemukakan bahwa earning per share, debt to equity ratio Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham dan return on assets secara parsial terdapat pengaruh signifikan terhadap return saham. KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Return Saham Menurut Gitman mengatakan bahwa return saham merupakan tingkat pengembalian untuk saham biasa dan merupakan pembayaran kas yang diterima akibat kepemilikan suatu saham pada saat awal investasi. Return saham dibedakan menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut: Return realisasi . ealized retur. merupakan return yang telah terjadi dan dihitung berdasarkan data historis. Data perkembangan harga saham dari emiten tertentu yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Return realisasi dianggap penting karena digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dan menjadi landasan penghitungan return ekspektasi. Return ekspetasi . xpected retur. merupakan return yang dinantikan investor pada masa mendatang. Return ekspektasi dapat diukur dengan nilai ekspektasi masa depan, nilai return historis, model return ekspektasi yang ada. Pengaruh earning per share terhadap return saham Earning per Share (EPS) atau laba per lembar saham adalah rasio yang mengukur pendapatan bersih yang diperoleh oleh investor atau pemegang saham per lembar saham. Pada umumnya investor Menurut Darmadji . , earning per share memperlihatkan profitabilitas perusahaan yang terlihat pada setiap lembar saham. Semakin tinggi EPS maka semakin besar keuntungan yang diterima untuk pemegang saham dan meningkatnya jumlah dividen yang didapatkan. Terdapat beberapa manfaat dari adanya earning per share baik untuk perusahaan atau investor yaitu membentuk sebuah tren pertumbuhan earning per share yang akan memberikan ide lebih baik perihal seberapa menguntungkan earning per share untuk perusahaan dimasa lalu dan masa H1 : Earning per share berpengaruh terhadap return saham Pengaruh debt to equity ratio terhadap return saham Debt to Equity Ratio (DER) merupakan salah satu jenis rasio leverage. Rasio leverage menggambarkan sumber dana operasi yang digunakan perusahaan. Rasio leverage juga menunjukkan risiko yang dihadapi perusahaan. Semakin tinggi rasio ini, menunjukkan semakin buruk kondisi keuangan perusahaan karena semakin tinggi juga risiko keuangan yang ditanggung oleh perusahaan, hal ini disebabkan karena semakin besar proporsi biaya yang berasal dari hutang. Dengan begitu semakin tinggi rasio utang dengan ekuitas, maka semakin besar kewajiban untuk memenuhi bunga dan melunasi utang pokoknya. H2 : Debt to equity berpengaruh terhadap return saham Pengaruh return on equity terhadap return saham Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham Return On Equity (ROE) merupakan gambaran kemampuan perusahaan mengenai menghasilkan laba yang diperoleh pemegang Angka yang tinggi dipakai untuk memperlihatkan tingkat profitabilitas yang keuntungan yg didapat oleh perusahaan dibandingkan dengan modal yang ditanam oleh investor. H3 : Return on equity berpengaruh terhadap return saham minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Jenis data yang digunakan penelitian ini adalah data Metode pengumpulan data sekunder yaitu dengan melihat dokumen atau data-data keuangan perusahaan makanan dan minum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui website resmi. Sumber data penelitian ini dapat diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia serta jurnal dan buku yang berkaitan dengan data penelitian ini. METODE PENELITIAN Objek pada penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Dari 30 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, maka perlu diambil sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut maka kriteria penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Pertama. Perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode Kedua. Perusahaan yang menyajikan laporan tahunannya dalam website perusahaan atau website Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016-2018. Ketiga. Data laporan keuangan perusahaan dalam bentuk mata uang rupiah. Keempat. Perusahaan mempunyai data akun-akun tertentu untuk memenuhi rasio keuangan yang dijadikan sebagai proksi variabel Berdasarkan kriteria diatas maka diperoleh 8 sampel pada penelitian yang berfokus pada perusahaan makanan dan HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Sumber: Diolah SPSS,2020 Berdasarkan tabel 1 hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, dapat dilihat dari nilai Asymp. Sig. sebesar 0,951 sehingga profitabilitas signifikansinya diatas = 0,05 dengan ini menyatakan bahwa data variabel berdistribusi normal. Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham Uji Multikolinieritas Tabel 2. Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1EPS DER ROE Sumber: Olahan SPSS, 2020 Berdasarkan tabel 2. dapat dilihat hasil dari nilai tolerance dari setiap variabel independen bahwa nilai pada tolerance dan VIF menunjukkan angka > 0,100 dan semuanya memiliki nilai VIF < 0,10. Untuk varia-bel EPS 0,881 > 0,10 dan nilai dan nilai VIF sebesar 1. 136 > 0,10. Untuk variabel DER nilai tolerance 0,996 > 0,10 dan nilai VIF 1. 004 > 0,10. Untuk variabel ROE nilai tolerance 0,884 > 0,10 dan nilai VIF 1. 0,10, sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terdapat masalah Analisis Regresi Linier Berganda Berdasarkan tabel 3 hasil regresi linier berganda diatas, dapat diperoleh suatu persamaan garis regresi sebagai berikut: = 3,111 0,027X1 -1,086 X2 0,056 X3 e Berdasarkan garis persamaan regresi diatas, maka diinterprestasikan bahwa nilai konstanta 3,111 mengatakan bahwa jika variabel X1. X2, dan X3 konstan, maka variabel Y adalah 3,111. Nilai Koefisien regresi EPS sebesar 0,027 berarti variabel EPS memiliki nilai koefisien regresi berpengaruh positif. Pada variabel DER memiliki nilai koefisien regresi yaitu sebesar -1,086. Nilai koefisien yang negatif menandakan variabel DER berpengaruh negatif terhadap return saham. Terakhir pada variabel ROE nilai koefisien regresi sebesar 0,056 berarti variabel ROE memiliki nilai koefisien regresi berpengaruh positif terhadap return saham. Uji Signifikan Parsial (Uji . Tabel 3. Hasil Uji t Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 (Constan. Standardized Coefficients Std. Error Beta Sig. EPS DER ROE Sumber: Olahan SPSS, 2020 Pengaruh earning per share terhadap return saham Berdasarkan hasil uji t pada tabel 5 diatas, maka dapat dilihat pengaruh antara variabel independen terhadap dependen secara parsial adalah sebagai berikut: Berdasarkan nilai Sig. untuk variabel EPS sebesar 0,078 > 0,05 dan t hitung -1,830 < t tabel 2,048, sehingga dapat disimpulkan EPS tidak ada pengaruh terhadap return saham. Pengaruh debt to equity ratio terhadap return saham Berdasarkan nilai Sig. untuk variabel DER sebesar 0,078 > 0,05 dan t hitung -1,829 < t tabel 2,048, sehingga dapat disimpulkan DER tidak ada pengaruh terhadap return Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6. , 2022 Winda Larasati. Suhono / Pengaruh Earning Per Share. Debt To Equity dan Return On Equity Terhadap Return Saham Pengaruh return on equity terhadap return saham Berdasarkan nilai Sig. untuk variabel ROE sebesar 0,670 > 0,05 dan t hitung sebesar 0,431 < t tabel 2,048, sehingga dapat disimpulkan ROE tidak ada pengaruh terhadap return saham. Uji Signifikan Simultan (Uji . Tabel 4. Hasil Uji f ANOVAb Sum of Mean Model Squares Df Square 1 Regression Residual Total Sig. Sumber: Olahan SPSS, 2020 Berdasarkan hasil uji f pada tabel 6 output diatas menunjukkan nilai Sig. 0,079 > 0,05 dan nilai F hitung 2,516 > 2,93, maka dapat dikatakan bahwa EPS. DER, dan ROE tidak ada pengaruh secara simultan terhadap return KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai pengaruh earning per share, debt to equity ratio dan return on equity terhadap return saham, maka peneliti menyimpulkan bahwa varaibel Earning Per Share. Debt to Equity Ratio, dan Return On Equity tidak ada pengaruh terhadap return saham. Berdasarkan hasil kesimpulan diatas, maka dengan ini peneliti memberikan beberapa saran untuk peneliti selanjutnya yaitu dapat menambahkan sampel penelitian lebih banyak serta variabel independen seperti permintaan, ukuran perusahaan, dan kondisi perekonomian. Dan juga dapat menambahkan tahun penelitian terbaru dan tidak hanya berfokus pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi saja, bisa seperti sektor industri kimia dan logam dan perusahaan sektor otomotif. DAFTAR PUSTAKA