KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DEVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN NILAI PERUSAHAAN PERIODE 2017-2021 Minan Nur Rahman Program studi Akuntansi, fakultas Ekonomi. Universitas Gresik Email: minannurrahman23@gmail. Article Info Article history: Submitted: 13 October 2023 Revised: 19 December 2023 Accepted: 14 Januari 2024 Abstract PurposeAi The purpose of this research is to examine the relationship between financial structure, particularly debt ratio and dividend payout ratio, with the market value of companies. The study aims to understand how these factors impact stock prices and the overall value of the company as perceived by investors. MethodAi This study uses a quantitative approach with the population and research samples using manufacturing companies in the Property and Real Estate sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2017-2021 FindingAi This research employs a quantitative approach, using data analysis to examine the effect of debt-to-equity ratio (X. and dividend payout ratio (X. on the market value of the company (Y). The study analyzes the significance of these variables in influencing stock prices, based on financial performance indicators and investor perceptions. ImplikasiAi The research suggests that financial structures such as debt ratios and dividend payout policies may not directly influence market valuation in the companies analyzed. This has implications for how companies might approach financial decision-making, particularly in terms of capital structure and dividend distribution strategies. OriginalityAi This research provides a unique contribution to understanding the interplay between financial metrics like debt ratio and dividend payout ratio and their impact on the market value of a The study highlights that maximizing shareholder wealth may not solely depend on these traditional financial indicators, encouraging further investigation into other factors that could drive company Keywords-- Capital structure and dividend policy on company value. Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN: x-x E-ISSN: x-x PENDAHULUAN Nilai perusahaan sangat penting bagi para investor karena nilai perusahaan merupakan indikator0bagaimana pasar menilai0perusahaan secara keseluruhan. Nilai perusahaan yang0tingi menjadi peminat para investor, karena dengan nilai yang tinggi menunjukkan keberhasilan pemegang0saham juga tinggi. Tujuan nilai perusahaan adalah untuk0memaksimalkan dan mensejahterakan para pemegang saham dengan cara mencapai keuntungan yang maksimal. Berdirinya suatu perusahaan harus mempunyai tujuan yang jelas. Tujuan perusahaan tersebut antara lain mendapat keuntungan yang menksimal, ingin memakmurkan pemilik perusahaan dan mengoptimal kan nilai perusahaan yang dapat dilihat dari harga sahamnya. Memaksimumkan nilai perusahan sangat penting artinya bagi suatu perusahaan, karena dengan memaksimalkan nilai perusahaan berarti juga memaksimalkan kemakmuran pemegang saham yang merupakan tujuan utama perusahaan. Semakin tinggi nilai perusahaan, maka akan bertabah kemakmuran yang akan diterima oleh pemilik perusahaan. Nilai perusahaan di anggap penting dapat mencerminkan kinerja perusahaan sehingga mampu mempengaruhi persepsi dari investor terhadap perusahaan. Struktur modal merupakan masalah yang penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal perusahaan akan mempunyai dampak langsung terhadap kondisi finansial perusahaan, terutama dengan adanya hutang yang sangat tinggi akan memberikan beban yang besar kepada perusahaan (Efendi dan Dewianawati, 2021:. Dalam hal ini kapan seharusnya laba yang diperoleh perusahaan akan dibagikan atau kapan laba akan ditahan dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu untuk meningkatkan nilai perusahaan. Pembagian dividen pada setiap periode mengalami perubahansesuai dengan kebijakan dividen yang diambil oleh perusahaan (Husnan, 2019:. Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Nilai perusahaan yang terus berkembang akan dipandang sebagai sebuah prestasi karena tujuan yang direncanakan oleh perusahaan telah tercapai sesuai dengan keinginan para pemilik perusahaan. Meningkatnya kesejahteraan pemilik perusahaan tercermin dari meningkatnya nilai perusahaan sehingga pemilik perusahaan akan semakin makmur (Fauziah dan Asandimitra, 2. Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut Apakah struktur modal secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan ? Apakah kebijakan deviden secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan ? Apakah struktur modal dan kebijakan deviden berpengaruh secara simultan terhadap nilai perusahaan ? LANDASAN TEORI Teori Agensy (Agency Theor. Teori keagenan dikemukakan oleh Michael C. Jensen dan William H. Meckling (Tertius Melia Agustina, 2. merupakan teori yang membahas hubungan pemilik . dengan manajer . Teori keagenan ini menjelaskan hubungan kontraktual antara manajer . dengan pemilik . Pemilik perusahaan memberikan kewenangan pengambilan keputusan kepada manajer sesuai dengan kontrak kerja. Pemilik yang tidak mampu mengelola perusahaannya sendiri menyerahkan tanggung jawab operasional perusahaannya kepada manajer sesuai dengan kontrak kerja. Manajer sebagai agent bertanggung jawab menjalankan perusahaan sebaik mungkin untuk menjalankan kegiatan operasi dan meningkatkan laba perusahaan. Sementara pihak principal melakukan kontrol terhadap kinerja manajer untuk memastikan operasional perusahaan dikelola dengan baik. Teori Sinyal (Signalling Theor. Teori signaling adalah suatu tindakan yang diambil manajemen perusahaan yang memberi petunjuk bagi investor tentang bagaimana manajemen melihat prospek perusahaan. Perusahaan dengan prospek yang menguntungkan akan mencoba menghindari penjualan saham dan akan mengusahakan setiap modal Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x baru yang di perlukan dengan cara-cara lain, termasuk penggunaan hutang yang melebihi margin struktur modal yang normal. Menurut JamaAoan . Teori signaling mengemukakan tentang bagaimana seharusnya sebuah perusahaan memberikan informasi kepada pengguna laporan keuangan. Sinyal ini berupa informasi mengenai apa yang sudah dilakukan oleh manajemen untuk merealisasikan keinginan pemilik. Sinyal dapat berupa promosi atau informasi lain yang menyatakan bahwa perusahaan tersebut lebih baik dari pada perusahaan lain. Teori sinyal menjelaskan bahwa pemberian sinyal dilakukan oleh manajer untuk mengurangi asimetri informasi. Struktur Modal Struktur modal merupakan masalah yang penting bagi perusahaan karena baik buruknya struktur modal perusahaan akan mempunyai dampak langsung terhadap kondisi finansial perusahaan, terutama dengan adanya hutang yang sangat tinggi akan memberikan beban yang besar kepada perusahaan (Efendi dan Dewianawati, 2021:. Kebijakan Deviden Kebijakan dividen merupakan masalah penggunaan laba yang menjadi hak para pemegang saham. Pada intinya, laba perusahaan dapat dibagikan sebagai dividen ataupun ditahan untuk diinvestasikan kembali. Dalam hal ini kapan seharusnya laba yang diperoleh perusahaan akan dibagikan atau kapan laba akan ditahan dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu untuk meningkatkan nilai perusahaan. Pembagian dividen pada setiap periode mengalami perubahan sesuai dengan kebijakan dividen yang diambil oleh perusahaan (Husnan, 2019:. Nilai Perusahaan Nilai perusahaan adalah suatu kondisi perusahaan yang telah dicapai pada titik tertentu sebagai bentuk kepercayaan dari pihak luar terhadap perusahaan setelah melalui proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu mulai perusahan tersebut didirikan sampai dengan saat ini. Nilai perusahaan yang terus berkembang akan dipandang sebagai sebuah prestasi karena tujuan yang direncanakan oleh perusahaan telah tercapai sesuai dengan keinginan para pemilik perusahaan. Meningkatnya kesejahteraan pemilik perusahaan tercermin dari meningkatnya nilai Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x perusahaan sehingga pemilik perusahaan akan semakin makmur (Fauziah dan Asandimitra, 2. Struktur modal (X. Nilai perusahaan (Y) Kebijakan deviden (X. Gambar 2. 1 Kerangka Konseptual Hipotesis H1 : Diduga terdapat pengaruh struktur modal dan signifikan terhadap nilai H2 : Diduga terdapat pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan. H3 : Diduga terdapat pengaruh struktur modal dan kebijakan deviden secara simultan terhadap nilai perusahaan. METODE PENELITIAN Lokasi dan jenis penelitian Penelitian ini mengenai Perusahaan-perusahaan property dan real estate yang terdaftar dibursa efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana penelitian ini menghasilkan data yang bebentuk angka yang diolah dikomputer menggunakan program SPSS vesri 25. Tabel 1 daftar sampel Perusahaan Kode ASRI Nama Perusahaan Alam Sutera Realty Tbk Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x BAPA Bekasi Asri Pemula Tbk BSDE Bumi Serpong Damai Tbk CTRA Ciputra Development Tbk DUTI Duta Pertiwi Tbk GMTD Goa Makassar Tourism Development Tbk JRPT Jaya Real Property Tbk LPCK Lippo Cikarang Tbk TOTL Total Bangun Persada Tbk Sumber: w. Indikator Variabel Penelitian. Tabel 2 indikator penelelitian Variabel Indikator Sumber Data Skala Pengukuran Laporan Keuangan Darmawan pada perusahaan real estate di BEI Laporan Keuangan Darmawan pada perusahaan real estate di BEI Laporan Keuangan Darmawan pada perusahaan real estate di BEI DER DPR PBV Definisi Operasional Variabel Variabel independen merupakan variabel yang sering disebut sebagai variabel pengaruh karena variabel tersebut mempengaruhi variabel lain sehingga secara bebas dapat berpengaruh terhadap variabel lain (Mustafidah dan Suwarsito, 2020:. Dalam penelitian ini terdapat beberapa variabel diantaranya variabel independen dan variabel dependen. Variabel independen yaitu struktur modal (X. , kebijakan dividen (X. Variabel dependen yaitu nilai perusahaan (Y). Metode Pengumpulan Data Data yang diambil dari penelitian ini adalah sekunder, sehingga informasi yang diperoleh bersifat tidak langsung. Ini menunjukkan bahwa data tersebut telah diperoses lebih lanjut dan bahkan dapat mencangkup informasi dari sumber luar. Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Sumber utama penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan perusahaan real estate dan property yang di perdagangkan di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2017 dan 2021. Website perusahaan serta w. id, keduanya merupakan tempat yang baik untuk mencari sumber data. Uji analisis data Masalah penelitian ini lah yang menentukan pengumpulan data. Bergantuangan pada tingkan kesulitan masalah yang sedang di tangani, penelitian yang dilakukan seringkali menggabungkan berbagai factor yang berbeda. (Sugiyono,2. Uji statistik deskriptif Apabila peneliti bermaksud untuk menjelaskan data dari satu variable yang diteliti, peneliti dapat menggunakan statistic deskriptif. Ukuran deskriptif yang sering digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian adalah frekuensi dan ratal rata (Sugiyono, 2. Uji asumsi klasik . Normalitas Menur ut Ghozali . dalam skripsi Abdillah . 9: . uji normalitas memiliki tujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel bebas dan variabel terikat memiliki distribusi normal atau tidak. Data berdistribusi normal apabila dalam uji kolmogorov-smirnov, nilai sig. atau signifikansi lebih besar (>) dari 0,05. Untuk mengetahui tujuan menentukan apakah residual mengikuti distribusi normal atau tidak, teknik regresi grafis . lot p norma. dan uji satu sampel Kolmogorov-Smirnov keduanya digunakan. (Sugiyono, 2. Uji heteroskedastisitas Jika nilai signifikansi antara variabel independen dengan absolut residual lebih dari 0,05 tidak ter jadi masalah heteroskedastisitas (Ghozali, 2018: Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x . Uji multikolinearitas Ghozali . 8: . menjelaskan bahwa uji multikolinaritas bertujuan untuk menguji apakah pada model regresi terdapat korelasi antar variabel Apabila nilai Variance Inflation Factor (VIF) < 10 dan nilai tolerance > 0,10 maka model regresi linear tidak ter jadi multikolinearitas (Ghozali, 2018: . Uji autokorelasi Menurut Ghozali . Uji memahami apakah model berisi autokorelasi atau tidak, yakin adanya mempengaruhi variable dependen. Uji autokorelasi dilakukan dengan tujuan menguji apakah model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada priode t-1 . Uji linearitas Menurut Ghozali . Uji linieritas digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model yang digunakan dalam suatu studi empiris sebaiknya berbentuk linear, kuadrat atau kubik. Apabila nilai signifikan > 0,05 . ada kolom deviaton for linearit. maka dua variabel tersebut dikatakan memiliki hubungan linear. Uji regresi linear berganda Analisis ini berfungsi untuk menguji sejauh mana hubungan sebab akibat antara Variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). Persamaan regresi linear berganda adalah sebagai berikut :(Rosadi, 2. Uji hipotesis Uji persial . Uji t bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing Ae masing variabel independen secara individual . terhadap variabel dependen. Langkah-langkah pengujiannya sebagai berikut: (Rosadi, 2. Uji simultan . ji F) Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Uji simultan dengan F-test ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bersama- sama variabel independen terhadap varabel dependen. Tahapan uji F sebagai berikut: (Rosadi, 2. Uji determinasi (R. Koefisien determinasi (RA) sering pula disebut dengan koefisien determinasi majemuk . ultiple coefficient of determinatio. yang hampir sama dengan koefisien rA. R juga hampir sama dengan r, tetapi kedua nya berbeda dalam fungsi . ecuali regresi linear sederhan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Statistik Deskriptif Tabel 3 statistik deskriptif DER DPR PBV Valid N 45 Descriptive Statistics Maximum Mean 2,21 ,7689 ,99 ,5478 45,00 10,4778 Minimum ,05 ,04 ,50 Std. Deviation ,51117 ,32301 11,63313 Uji Normalitas Tabel 4 uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Extreme Absolute Positive Most Differences Negative Test Statistic Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Asymp. Sig. -taile. Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa data sudah terdistribusi secara normal atau 0,200 > 0,05 Uji Heteroskedastisitas Tabel 5 heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Model (Constan. DER DPR Dependent Variable: abs_res Hasil uji glaser diketahui nilai 1,000 > 0,05,sehingga tidak terjadi masalah Uji multikolinearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF Model (Constan. DER DPR Dependent Variable: PBV variabel nilai tolerance nya di atas 10 yaitu debt to equty ratio (DER) 0,896, deviden payout ratio (DPR) 0,896, nilai VIF yang di hasilkan semua berada di bawah 10,00 di simpulkan penelitian ini bebas dari multokolonieritas. Uji autokorelasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Square the Estimate Durbin-Watson Model R R Square Predictors: (Constan. DPR. DER Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dependent Variable: PBV Nilai Durbin-Watson adalah 1,963. Menurut aturan uji autokorelasi. Tidak ada autokorelasi dalam penelitian jika hasil uji dimasukkan dalam du d 4-du. data dalam penelitian ini tidak menunjukkan autokorelasi nilai DW antara du d 4l du atau . 7762 < 1. 963 > -17. 750 ). Uji linearitas . uji linieritas debt to equty ratio (DER) dengan nilai perusahaan ANOVA Table Sum Squares Mean Square Sig. PBV Between (Combine. Groups Linearity Deviation from Linearity Within Groups 500 5 102083. Total Dalam mengetahui nilai Sig. Deviation From Linearity > Alpha . ,063 > 0,. hubungan antara debt to equty ratio (DER) dengan nilai perusahaan adalah . Uji Linearitas Deviden payout ratio (DPR) dengan nilai perusahaan Dalam mengetahui nilai Sig. Deviation From Linearity > Alpha . ,257 > 0,. hubungan antara deviden payout ratioo (DPR) dengan nilai perusahaan adalah Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Uji regresi linear berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model 1 (Constan. Std. Error Beta Sig. DER DPR Berdasarkan tabel diatas, maka regresi linear berganda dapat disimpulkan sebagai Y = a b1X1 b2X2 Y =1,872-0,398 X1 -0,096 X2 e Konsistensi . Artinya nilai perusahaan (Y) 376,057 jika faktor debt to equity (DER) dan deviden payout ratio tidak berubah. Debt to equity ratio (X. terhadap nilai perusahaan (Y) Jika variabel DER turun 1%, maka peringkat pertumbuhan laba turun 2. hal dapat dapat disimpulkan semua variabel sama. Deviden payout ratio (X. terhadap nilai perusahaann (Y) Peringkat nilai perusahaan akan turun sebesar -3. 380 jika variabel DPR naik sebesar 1%. seandainya variabel lain tidak tetap. Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x UJI persial . Variabel DER DPR 1,478 -1,174 0,147 0,247 Debt-to-equity ratio (X. memiliki nilai t hitung 1,478 < t tabel 1,679 dengan nilai sig 0061 > 0,005 jadi tidak ada pengaruh X1 terhadap nilai perusahaan (Y) atau jika H1 ditolak. Dividen payout ratio (X. berpengaruh terhadap nilai usaha (Y), atau hipotesis k (H. diterima, karena nilai t tabel untuk X2 sebesar -1,174 < 1,679 pada t tabel, dan tingkat si 0,247 > 0,05 Uji simultan (Uji F) Model 1 Regression Sig. Residual Total Nilai si Fhitung ditentukan 1,363 lebih besar dari nilai si Ftabel 3,20 berdasarkan temuan uji F di atas. variabel debt to equity ratio (X. dan dividend payout ratio (X. berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Y) nilai sig sebesar 0,267 > 0,05 yang menerima Ho1 dan menolak Ha2. Uji determinasi (R. Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Koefisien determinasi pada tabel R square yaitu 0,061 DER dan DPR berpengaruh 61% terhadap nilai perusahaan. sisanya 39% nilai perususahaan dapat dipengaruhi oleh variabel lain kedalam model analisis penelitian KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan di atas yang telah dilakukan, menyajikan kerangka konseptual studio, analisis data, dan pembahasan hasil. Maka dapat Corresponding Author: minannurrahman23@gmail. KAPITAL EKONOMI VOL. 1 NO. 2 JANUARI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Rasio utang terhadap ekuitas (X. tidak berpengaruh dengan nilai pasar suatu per usahaan (Y). signifikan keuangan 0,147 > 0,05. Penilaian perusahaan (Y) tidak dipengaruhi oleh dividend payout ratio (X. temuan penting 0,247 > 0,05. Rasio utang terhadap ekuitas. Rasio dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham. Hasil uji F di atas menunjukkan signifikan Fhitung > Ftabel. 363>3,20. Jika Ho1 benar dan Ha1 salah, maka baik debt to equity ratio (X. maupun dividen payout ratio (X. tidak berpengaruh terhadap harga saham (Y). DAFTAR PUSTAKA