Vol. No. Maret 2025 e-ISSN 2723-0120 p-ISSN 2828-3511 PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K. TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. TOARCO JAYA KABUPATEN TORAJA UTARA Eldris Pagirik1*. Althon. Pongtuluran2. Randi Tangdialla3 Jurusan Manajemen Universitas Kristen Indonesia Toraja. Indonesia althonpongtuluran1@gmail. Abstrak Eldris Pagirik,2025 AuPengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja UtaraAy. Sumber Daya Manusia merupakan faktor utama dalam keberhasilan organisasi, namun produktivitas pekerja Indonesia masih tertinggal dibanding negara ASEAN lainnya. Rendahnya produktivitas ini dapat menghambat investasi dan pertumbuhan industri, termasuk industri kopi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien. PT. Toarco Jaya bertanggung jawab menerapkan K3 guna melindungi karyawan dan meningkatkan produktivitas. Penelitian ini menganalisis pengaruh K3 terhadap produktivitas kerja karyawan dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja . terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Berdasarkan pada data yang telah dikumpulkan dan telah dilakukan pengujian dengan menggunakan model regresi linier berganda, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil dari penelitian ini adalah Keselamatan dan Kesehatanh Kerja (K. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Kata Kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Produktivitas Kerja. PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Abstract Eldris Pagirik,2025 "The Influence of Occupational Safety and Health (K. on the Work Productivity of PT Employees. Toarco Jaya. North Toraja Regency. "Human Resources are the main factor in organizational success, but Indonesian worker productivity is still lagging behind other ASEAN countries. This low productivity can hamper investment and industrial growth, including the coffee industry. Occupational Safety and Health (K. plays an important role in creating a safe and efficient work environment. PT. Toarco Jaya is responsible for implementing K3 to protect employees and increase productivity. This research analyzes the influence of K3 on employee work productivity and provides recommendations for increasing the effectiveness of K3. This research aims to determine the influence of Occupational Safety and Health (K. on the Work Productivity of PT Employees. Toarco Jaya. North Toraja Regency. Based on the data that has been collected and tested using a multiple linear regression model, it can be concluded that the results of this research are that Occupational Safety and Health (K. has a significant influence on the Work Productivity of PT Employees. Toarco Jaya. North Toraja Regency. Keywords: Occupational Safety and Health (K. Work Productivity. PT. Toarco Jaya. North Toraja Regency Tax and Business Journal Eldris Pagirik, et al. Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Hal: 194-206 DOI: https://10. 40/jpb. PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasaan, keinginan, kemampuan, ketrampilan, pengetahuan, dorongan, daya dan karya, satu-satunya sumber daya yang memiliki rasio, rasa dan karsa betapapun majunya teknologi, berkembangnya informasi, tersedianya modal dan memadainya bahan namun jika tanpa SDM maka akan sulit bagi organisasi untuk mencapai Betapapun bagusnya perumusan tujuan dan rencana organisasi agaknya hanya akan sia-sia belaka jika unsur SDMnya tidak dipertahankan, apabila kalau ditelantarkan (Asmalia, 2. Sumber daya manusia yang unggul tercermin dari tingkat produktivitasnya. Berdasarkan data Asian Productivity Organization (APO) yang diterbitkan dalam APO Productivity Data Book 2019, produktivitas per pekerja Indonesia berada pada peringkat 5 dari 10 negara ASEAN. Singapura sendiri berada di peringkat pertama dengan produktivitas per pekerja sebesar 142. 300 USD, produktivitas per pekerja Indonesia berkisar di angka 26. 000 USD atau seperlima dari Singapura dan angka ini menujukkan bahwa produktivitas per pekerja Indonesia juga dibawah Malaysia dengan produktivitas per pekerja sebesar 60. 000 USD. Tentunya angka produktivitas per pekerja ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan karena poduktivitas yang rendah akan membuat investor ragu untuk berinvestasi di Indonesia maka harus segera dicari upaya penyelesaian untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri termasuk industri kopi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. merupakan aspek penting dalam dunia kerja yang bertujuan untuk melindungi tenaga kerja dari potensi risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan selama menjalankan tugasnya. Implementasi K3 tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. PT. Toarco Jaya, sebuah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Toraja Utara, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa standar K3 diterapkan secara optimal guna melindungi para karyawannya dari berbagai potensi bahaya di tempat kerja. Kecelakaan kerja bukan hanya berdampak pada individu yang terlibat, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas perusahaan. Ketidakhadiran karyawan akibat cedera, gangguan proses kerja, dan biaya tambahan untuk penanganan kecelakaan dapat menurunkan efisiensi operasional perusahaan. Selain itu, kejadian seperti ini juga dapat memengaruhi moral karyawan lain, yang pada akhirnya mengurangi kualitas kerja secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh K3 terhadap produktivitas kerja karyawan di PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai hubungan antara penerapan K3 dan produktivitas kerja serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan K3 di perusahaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi PT. Toarco Jaya tetapi juga dapat menjadi acuan bagi perusahaan lain yang menghadapi tantangan serupa dalam pelaksanaan K3. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif asosiatif dengan tujuan menganalisis pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 (K. terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di PT. Toarco Jaya. Kabupaten Toraja Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap karyawan yang bekerja dalam lingkungan perusahaan tersebut. Teknik analisis yang digunakan mencakup uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan keakuratan instrumen penelitian, serta analisis regresi linear berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (K. dan variabel dependen (Produktivitas Kerj. Selain itu, uji hipotesis dilakukan untuk menguji signifikansi pengaruh K3 terhadap produktivitas karyawan. Populasi yang dijadikan objek penelitian ini sebanyak 30 responden dan sampel penelitian juga terdiri dari 30 responden yang sama, yang merupakan representasi dari populasi yang diteliti. HASIL PENELITIAN Analisa Deskriptif . Hasil Analisis Descriptive Statistics Pada pengujian ini digunakan untuk mengetahui skor minimum dan maksimum, mean score dan standar deviasi dari masing-masing variabel. Adapun hasilnya sebagai berikut : Tabel 1 Hasil Analisis Descriptive Statistics Descriptive Statistics Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Produktivitas Kerja Karyawan Valid N . Minimum Maximum Mean Std. Deviation variable Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. memiliki jawaban minimum responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 60, jawaban maksimum responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 69, rata-rata total jawaban responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 63. 20, dan standard deviasi sebesar 2. Variabel Produktivitas Kerja Karyawan memiliki jawaban minimum responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 30, jawaban maksimum responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 63, rata-rata total jawaban responden yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner adalah sebesar 66. 16, dan standar deviasi sebesar 2. Hasil Uji Validitas Data Pengujian validitas dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk uji dua arah degree of freedom . = n-2 dengan = 5%. Dasar keputusan adalah jika r hitung > r tabel dan bernilai pisitif, maka variable tersebut dikatakan Jika rhitung < r tabel, maka variabel tersebut dikatakan tidak valid. Ghozali . Perhitungan uji validitas ini menggunakan bantuan software SPSS versi 29. Dimana n adalah jumlah responden, maka df pada pengujian validitas ini df = n-2. Tax and Business Journal Eldris Pagirik, et al. Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Hal: 194-206 DOI: https://10. 40/jpb. sehingga df = 32-2 = 30, maka dapat diketahui r tabel = 0. 349 Berikut ini hasil uji Tabel 2 Hasil Uji Validasi No. Variabel Item Nilai RTabel Nilai RHitung Keterangan Keselamatan dan 0,372 VALID Kesehatan Kerja 0,553 VALID (K. 0,405 VALID 0,381 VALID 0,607 VALID 0,726 VALID 0,630 VALID 0,705 VALID 0,620 VALID 0,383 VALID 0,386 VALID 0,607 VALID 0,609 VALID 0,496 VALID 0,4296 VALID Produktivitas Kerja 0,4814 VALID 0,4208 VALID 0,3986 VALID 0,4138 VALID 0,5017 VALID 0,3812 VALID 0,4159 VALID 0,5393 VALID 0,4841 VALID 0,4695 VALID 0,4355 VALID 0,5017 VALID 0,5017 VALID 0,3708 VALID 0,5645 VALID 0,3848 VALID Hasil analisis tabel diatas menunjukkan bahwa seluruh pernyataan dalam variabel independent Produktivitas Kerja (Y) adalah valid. Hal ini terlihat bahwa nilai person correlation . setiap item pernyataan lebih besar dari nilai rtabel dengan tingkat signifikansi untuk semua item pernyataan pada level 0,361. Analisis Hasil Uji Reabilitas Uji Reliabitias adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Ghozali . Suatu kuesioner dikatakan reliable atau handal apabila jawaban responden terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Untuk ukuran reliabilitas yang digunakan Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 dalam penelitian ini adalah koefisien Cronbach Aplha > 0,60 menunjukkan suatu konstruk atau variabel tersebut reliabel. Tabel 3 Hasil Uji Reabilitas CronbachAos N of Variabel Keterangan Alpha Items Keselamatan dan Kesehatan Reliabel Kerja (K. Produktivitas Kerja Reliabel Hasil Uji Reabitas menunjukkan bahwa nilai cronbachAos alpha atas variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. 676, dan Produktivitas Kerja sebesar 692 Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliable karena mempunyai nilai cronbachAos alpha lebih dari 0,60. Hal ini menunjukkan bahwa item pernyataan yang digunakan akan mampu memperoleh data yang konsisten yang berarti bila pernyataan itu diajukan kembali akan diperoleh jawaban yang relative sama dengan jawaban sebelumnya. Analisis Kuantatif Pada analisis ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Adapun hasil pengujian sebagai berikut: Analisis Linear Sederhana Dalam penelitian ini teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik regresi linier sederhana. Persamaan regresi linear sederhana adalah model statistik yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara dua variabel: satu variabel independen (X) dan satu variabel dependen (Y). Tabel 4 Hasil Pengujian Regresi Linier Sederhana Standa Coefficie PLower Upper Lower Upper t Stat 95% 95. 0% 95. Error Intercept Keselamatan 06E- 0. Kesehatan Kerja (X) Berdasarkan pada tabel diatas diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = bX Y = 21. Keterangan : Y = Produktivitas Kerja = Konstanta X = Keselamatan dan Kesehatan Kerja (X) Nilai konstanta () adalah menunjukkan besarnya nilai kinerja pegawai (Y). Hal ini menyatakan jika variabel Keselamatan kerja dan kesehatan kerja (K. (X) dan Produktivitas Kerja (Y) dianggap konstan, maka nilai dari Y = 21. 29167 dan nilai dari X = 0. Ketika X nya 0. 70327 kemudian Y nya 21, 2917 dan tanda positif Tax and Business Journal Eldris Pagirik, et al. Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Hal: 194-206 DOI: https://10. 40/jpb. artinya pengaruhnya positif ketika ada kenaikan satu X maka Ynya akan naik 1,708. Hasil Uji Asumsi Klasik . Hasil Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Ghozali . Normalitas dapat diketahui dengan melihat pada penyebaran data . pada sumbu diagonal dari grafik. Apabila data . menyebar menjauh dari diagonal dan/atau tidak mengikuti arah garis diagonal maka tidak menunjukkan pola distribusi normal yang mengindikasikan bahwa model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Data yang baik dan normal apabila memiliki distribusi Gambar 1 Hasil Uji Normalitas Maka dapat disimpulkan bahwa dalam grafik normal p-plot terlihat titik menyebar di sekitar garis diagonal, dan penyebarannya tidak terlalu jauh atau Maka dalam hal ini, grafik menunjukkan bahwa model regresi sesuai asumsi normalitas dan layak digunakan . Untuk mengetahui data terdistribusi normal atau tidak dengan KolmogorovSmimov Test adalah dengan cara memperlihatkan angka pada Asymp. Sig. , data dikatakan normal apabila nilai Sig > 0,05 dan dikatakan tidak normal apabila nilai Sig < 0,05. Sufren dan Yonathan . Tabel 5 Hasil Uji Kolmogorov-Smimov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardize d Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Monte Carlo Sig. Sig. 99% Confidence Lower Bound Interval Upper Bound Test distribution is Normal. Calculated from data. Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Lilliefors' method based on 10000 Monte Carlo samples with starting seed Hasil uji Kolmogorov-Smimov Test diatas, terlihat nilai Asymp. Sig pada penelitian ini sebesar 0. 200, dimana nilai tersebut lebih besardari ketentuan uji normalitas KolmogorovSmimov dengan nilai Asymp. Sig 0. 200 > 0. Hal ini menunjukkan bahwa data pada penelitian ini terdistribusi secara normal, dimana hasil nya konsisten dengan uji sebelum nya. Maka data tersebut layak untuk . Hasil Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas ini berguna untuk mengetahui apakah pada model regresi yang diajukan telah ditemukan korelasi yang kuat antar variabel Untuk mengetahui hal tersebut dapat dilihat dari nilai tolerance dan Varian Infloation Factor (VIF). Nilai cut off yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinearitas adalah nilai tolerance Ou 0,10 atau sama dengan nilai VIF O 10. Nilai regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel independen (Ghozali,2018:. Hasil pengujian VIF dan Tolerance dari model regresi dapat dilihat dalam tabel berikut ini: Tabel 6 Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Standardiz Unstandardized ed Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Std. Toleran Beta VIF Model Error Sig. (Constan. Keselamatan <,00 Kesehatan Kerja (K. Dependent Variable: Produktivitas Kerja Hasil perhitungan juga menunjukkan nilai tolerance masing-masing variabel adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebesar 1. Ini berarti menunjukkan tidak ada variabel independen yang memiliki nilai Tolerance kurang dari 0,10. Maka berdasarkan nilai Tolerance tidak terjadi multikolinearitas dalam model Hal sesuai dengan pernyataan Imam Ghozali . , bahwa yang umum digunakan untuk menilai adanya multikolinearitas apabila nilai VIF O 10 atau nilai Tolerance Ou 0,10. Hasil Uji Heteroskedastisitas Uji Heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Tax and Business Journal Eldris Pagirik, et al. Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Hal: 194-206 DOI: https://10. 40/jpb. Menurut Ghozali . , jika variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedastisitas dan jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Gambar 2 Hasil Uji Scatterplot Berdasarkan penyajian pada gambar 4. 3 scatterplot menunjukkan bahwa data tersebar diatas dan dibawah angka 0 . pada sumbu Y dan tidak terdapat pola yang jelas pada model persamaan regresi, sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi kinerja pegawai berdasarkan variabel yang mempengaruhinya, yaitu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. dan Produktivitas Kerja. Hasil Uji Hipotesis . Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji . Uji t digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh masingmasing variabel independen secara individual . terhadap variabel dependen dengan tingkat signifikansi . 5% . Tabel 7 Hasil Uji t Hitung (Uji Parsia. Coefficientsa Standardize Unstandardized Collinearity Coefficients Statistics Coefficients T Sig. Std. Tolera Beta VIF Model Error 1 (Constan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja 140 <,001 1. (K. Dependent Variable: Produktivitas Kerja Pengaruh Kompetensi Terhadap Produktivitas Kerja (Y) Hasil uji t untuk variabel Keselamatan dan Kesehatan kerja (K. (X) menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0. 037 Nilai ini lebih kecil dari 0,05 . ,002 < 0,. dan t hitung lebih besar dari t tabel . 436 > 2. Nilai t positif menunjukkan bahwa variabel X mempunyai. Uji Signifikansi Simultan (Uji F) Uji F digunakan untuk mengetahui apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama . terhadap variabel dependen. Untuk mengambil keputusan hipotesis diterima Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 atau ditolak dengan membandingkan tingkat signifikansi . sebesar 5% . Jika nilai signifikansi lebih besar dari alpha 0. 05 maka model regresi tidak dapat digunakan untuk memprediksi variabel dependen dengan kata lain variabel independen tidak berpengaruh secara bersamasama . terhadap variabel dependen. Hasil uji koefisien signifikansi simultan . ji statistic F) sebagai berikut : Tabel 8 Hasil Uji Signifikansi Simultan (Uji F) ANOVAa Sum of Mean Model Squares Square Sig. Regression <,001b Residual Total Dependent Variable: Produktivitas Kerja Predictors: (Constan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pengujian secara bersama-sama . pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. (X) terhadap Produktivitas Kerja (Y). Dari tabel 4. 16 diperoleh nilai F hitung . > F tabel . dan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai 05 atau nilai 0. 001 < 0. Hal ini berarti secara simultan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K. (X) berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja (Y) PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi (R. pada inti nya digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Ghozali . Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Pada output SPSS, koefisien determinasi terletak dalam tabel summary dan tertulis R quare. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. Tabel 9 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Predictors: (Constan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. TOTAL Dependent Variable: Produktivitas Kerja Berdasarkan hasil tabel model summary diatas, nilai Adjusted R Square sebesar 262 atau 2% ini menunjukkan bahwa variabel Produktivitas kerja yang dapat dijelaskan oleh variabel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. adalah sebesar 26. Sedangkan sisanya sebesar 0. 738 atau 73. 8% . % - 26. 2%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti dalam penelitian. Tax and Business Journal Eldris Pagirik, et al. Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. Hal: 194-206 DOI: https://10. 40/jpb. PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K. Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat bukti yang kuat bahwa baik Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Maka dalam pembahan ini akan dijelaskan secara rinci mengenai pengaruh Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K. terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Terhadap Produktivitas Kerja PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara Berdasarkan regresi linear sederhana yang dikelola melalui SPSS pada variable keselamatan dan kesehatan kerja (X) menunjukkan angka 0. 703 yang bernilai positif. Hal ini menunjukkan bahwa Koefisien regresi variabel keselamatan dan kesehatan kerja (X) sebesar 0. 703 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara keselamatan dan kesehatan kerja (X) dengan produktivitas kerja (Y). Hal ini dapat dikatakan semakin baik jika keselamatan dan kesehatan kerja yang dimiliki karaywan baik maka produktivitas kerja karyawan akan semakin meningkat. Interpretasi Koefisien Regresi Angka 0. 703 menunjukkan bahwa setiap perubahan satu satuan pada variabel keselamatan dan kesehatan kerja (X) akan diikuti oleh perubahan sebesar 0. 703 satuan pada produktivitas kerja (Y), dengan asumsi variabel lain tetap. Nilai yang positif ini mengindikasikan bahwa semakin baik kondisi keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan, semakin tinggi produktivitas kerja yang dihasilkan oleh karyawan. Implikasi Hubungan antara K3 dan Produktivitas Kerja Dengan kata lain, jika perusahaan memperbaiki dan menjaga faktor keselamatan dan kesehatan kerja . isalnya, memberikan fasilitas kesehatan yang memadai, pelatihan keselamatan kerja, atau memastikan lingkungan kerja yang ama. , maka karyawan akan merasa lebih nyaman dan terlindungi, yang dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas mereka. Sebaliknya, jika kondisi keselamatan dan kesehatan kerja buruk atau tidak diperhatikan, dapat menyebabkan karyawan merasa tidak aman, stres, atau bahkan cedera, yang akhirnya dapat mengurangi produktivitas kerja mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara keselamatan dan kesehatan kerja dengan produktivitas kerja di PT. Toarco Jaya. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan untuk terus meningkatkan dan memperhatikan aspek K3 sebagai upaya untuk mendorong peningkatan produktivitas kerja Selain itu Hasil uji t untuk variabel keselamatan dan kesehatan kerja (X) terhadap produktivitas kerja (Y) menunjukkan bahwa nilai signifikasi sebesar 0. Nilai ini lebih kecil dari 0,05 . ,002 < 0,. dan t hitung lebih besar dari t tabel ( 7. > 2. Nilai t positif menunjukkan bahwa variabel X mempunyai hubungan yang searah dengan Y. Maka dapat diambil Kesimpulan bahwa Keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Hal ini dapat dilihat dari adanya kesadaran diri karyawan yang menyatakan bahwa Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Pajak dan Bisnis Volume 6. Nomor 1. Tahun 2025 keselamatan dan kesehatan kerja sangatlah penting sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat di kerjakan dengan sebaik baiknya. Hal ini juga didukung dengan kemampuan dari pimpinan yang terus memberikan motivasi kepada karyawan agar dapat memberikan yang terbaik dalam pekerjanya. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada Rumah Sakit Bandung (M. Fajar Nugroho & Rakhmat Haryono, 2. KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja . terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. Berdasarkan pada data yang telah dikumpulkan dan telah dilakukan pengujian dengan menggunakan model regresi linier berganda, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Keselamatan dan Kesehatanh Kerja (K. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Toarco Jaya Kabupaten Toraja Utara. DAFTAR PUSTAKA