ARTIKEL PENELITIAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KECEMASAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI SD NEGERI DI PASILIAN THE KNOWLEDGE AND THE ANXIETY LEVELS OF FEMALE ELEMENTARY STUDENTS TOWARDS MENARCHE IN PASILIAN Dwi Mulyati Ningsih1. Mizwar Taufiq Pirmansyah2. Abdul Karim3 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Faathir Husada Tangerang. Indonesia Email: . ulyatiningsihdwi@gmail. ABSTRAK Latar belakang: Menarche adalah haid pertama kali yang terjadi yang merupakan ciri khas kedewasaan wanita yang sehat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan tingkat pengetahuan menarche dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I Tahun 2022. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuntitatif, dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 43 siswi kelas V dan VI yang belum dan sudah menstruasi di SD Negeri Pasilian I. Sampel sebanyak 39 siswi yang belum menstruasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan dalam kategori cukup yaitu 20 responden . 3%) dan memiliki kecemasan sedang yaitu sebanyak 19 responden . 7%). Diskusi: Dengan hasil p-value = 0,000, berarti p-value <0,05 hal ini menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I Kata Kunci: Kecemasan. Menarche. Pengetahuan ABSTRACT Background: Menarche is the first menstruation that occurs which is the hallmark of a healthy woman's maturity. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of menarche and the level of anxiety in dealing with menarche in V and VI grades at Pasilian I Elementary School in 2022. Methods: This research utilized descriptive quantitative approach of inquiry with a cross-sectional approach. The population is 43 students in grades V and VI who have not and have menstruated at Pasilian I Elementary School. The sample is 39 students who have not menstruated. The results showed that most of the respondents who had sufficient knowledge were 20 respondents . 3%) and had moderate anxiety as many as 19 respondents . 7%). ,05 this shows that there is a relationship between the level of knowledge and the level of anxiety in dealing with menarche in grades V and VI at Pasilian I Elementary School in 2022. Keywords: Anxiety. Knowledge. Menarche PENDAHULUAN Menarche adalah haid pertama kali yang terjadi merupakan ciri khas kedewasaan wanita yang sehat. Status mempengaruhi terjadinya menarche SKOLASTIK KEPERAWATAN VOL. NO. Juli-Desember 2022 ISSN: 2443 Ae 0935 E-ISSN 2443 - 16990 baik faktor terjadinya menarche, adanya keluhan-keluhan selama Menarche menunjukkan bekerjanya kemampuan reproduksi pada seorang wanita. Beberapa 176 | Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 1 | Jul - Dec 2022 Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Negeri di Pasilian perubahan fisik yang mengawali pertanda bahwa wanita tersebut sudah mencapai maturase seksual (Anggraeni. , 2. Kecemasan merupakan situasi afektif yang dirasa tidak menyenangkan yang diikuti oleh sensasi fisik yang akan memperingatkan seseorang akan bahaya yang mengancam. Perasaan tidak menyenangkan ini bisaanya sama-samar dan sulit dipastikan, tetapi selalu dapat terasa (Anggraeni. , & Sari. , 2. Kecemasan juga mengatur dirinya sendiri . elf-regulatin. karena bisa memicu represi, yang kemudian akan mengurangi rasa sakit akibat kecemasan tadi. Apabila ego tidak punya pilihan untuk melindungi diri, maka kecemasan tidak akan bisa Oleh karena itu, perilaku melindungi diri ini bermanfaat melindungi ego dari rasa sakit akibat kecemasan yang terjadi (Arini D. Putri. Utami I, dan Mufdlilah, 2. Kecemasan menghadapi menarche adalah keadaan suasana atau perasaan . yang ditandai oleh gejala jasmani seperti ketegangan fisik, kekhawatiran dan anggapan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi saat menarche nanti. Anak menarche menanggapi menarche dengan kaget . , terkejut, dan Hal ini karena ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak untuk sulit menerima menarche (Dewi. Cintya. Rizki, 2. Kecemasan yang sering dialami oleh remaja putri yaitu kecemasan ketika menarche. Kecemasan dalam keadaan suasana perasaan yang ditandai oleh ketegangan fisik, kekhawatiran dan anggapan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi saat menarche nanti. Anak yang tidak menarche menanggapi menarche dengan kaget . , terkejut, dan Hal ini karena ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak sulit untuk menerima menarche (Hasanah. Nur. Menurut Kemenkes RI . menarche di Indonesia rata-rata terjadi pada umur 12,4 tahun dengan pravalensi 60%, pada usia 9-10 tahun sebanyak 2,6%, usia 11-12 tahun sebanyak 30,3%, dan pada usia 13 tahun sebanyak 30%. Sisanya mengalami menarche di atas umur 13 tahun (Hawari dan Dadang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada kelas V dan VI dengan jumlah siswa 43 perempuan dan 53 laki-laki. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I tahun 2022. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel dependen dan Variabel dependen merupakan variabel yang menjadi pusat perhatian peneliti sedangkan variabel bebas atau Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 2 | Jul - Dec 2022 | 177 Dwi Mulyati Ningsih. Mizwar Taufiq Pirmansyah. Abdul Karim independen adalah kondisi yang mempengaruhi variabel dependen independen pengetahuan (Hidayah, , & Palila. , 2. Populasi pada penelitian ini merupakan semua siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I Kecamatan Kronjo kaupaten Tangerang dengan jumlah 43 siswi yang dilakukan pada tanggal 17 Mei Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuntitatif, dengan pendekatan cross-sectional dimana penelitian ini dengan melakukan pengukuran atau pengamatan pada saat bersamaan . esekali wakt. antara variabel dependen dengan Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling . ampel tota. , dengan teknik pengumpulan data lembar kuisioner. Analisa data pengolahan data berupa editing . emberian nila. , dan cleaning. Selain dimaksudkan untuk menjelaskan karakteristik masing-masing variabel penelitian, dan analisis bivariat dilakukan pada dua variabel yang HASIL Penelitian yang dilakukan pada siswi SD Negeri Pasilian I Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangeran Provinsi Banten pada tanggal 17 Mei 2022. SD Negeri Pasilian I didirikan pada tahun 1967 Luas tanah SD Negeri Pasilian I 1. 504 m2. SD Negeri Pasilian I memiliki 7 kelas, yaitu kelas I. II, i. IV. V, dan VI. Jumlah siswi kelas V adalah 19 siswi, dan siswi kelas VI adalah 24 siswi. Letak dan suasana SD Negeri Pasilian I cukup kondusif untuk kegiatan belajar Bangunan SD Negeri Pasilian I dalam kondisi sangat baik dan memiliki sarana serta prasarana seperti perpustakaan, laboratorium, ruangan UKS, kantin sekolah, mushola, dan toilet. Penelitian ini tentang Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V Dan VI Di SD Negeri Pasilian I Tahun 2022. Tabel 1. Karakteristik responden berdasarkan usia Usia 10 tahun 11 tahun 12 tahun 13 tahun Jumlah . Presentase (%) Dari tabel diatas diketahui sebagian besar responden berusia 12 tahun berjumlah 19 responden . 7%). Tabel 2. Tingkat Pengetahuan Siswi SD Tentang Menarche Tingkat Frekuensi Pengetahuan . Baik Cukup Kurang Total Presentase (%) 178 | Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 1 | Jul - Dec 2022 Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Negeri di Pasilian Berdasarkan hasil distribusi pada 2, menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang menarche yaitu sebanyak 20 responden . 3%). Tabel 3. Tingkat Kecemasan dalam menghadapi menarche siswi SD Tingkat Kecemasan Tidak cemas Kecemasan ringan Kecemasan sedang Total Frekuensi Presentase . (%) Berdasarkan tabel 3, diperoleh berjumlah 19 responden . mengalami kecemasan sedang. Tabel 4. Tabulasi Silang Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Siswi SD Menghadapi Menarche Derajat Kecemasan Tidak cemas Count % within Pengetahuan Kecemasan Count % within Pengetahuan Kecemasan Count % within Pengetahuan Total Count Pengetahuan Cukup Baik Berdasarkan tabel 4, didapatkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan dalam kategori cukup yaitu 20 responden Kurang . 3%) dan memiliki kecemasan sedang yaitu sebanyak 19 responden . 7%). Tabel 5. Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kecemasan Siswi SD Menghadapi Menarche Correlations Spearman's Tangkat Tingkat Tingkat Correlation Coefficient Sig. -taile. Correlation Coefficient Sig. -taile. Tingkat Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 2 | Jul - Dec 2022 | 179 Dwi Mulyati Ningsih. Mizwar Taufiq Pirmansyah. Abdul Karim Berdasarkan hasil analisis dengan korelasi Spearman Rank . dengan menggunakan aplikasi SPSS 21,0 for windows, didapatkan hasil koefisien korelasi antara tingkat menarche sebesar 1,000. Dengan hasil p Ae value = 0,000, berarti p Ae value <0,05 hal ini menunjukkan ada dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I tahun 2022. PEMBAHASAN Tingkat Pengetahuan tentang Menarche Siswi Kelas V dan VI SD Penelitian yang dilakukan pada siswi SD Negeri Pasilian I pada tanggal 17 Mei 2022 yang menggunakan tentang menarche dari 39 responden yang diteliti, didapatkan hasil bahwa sebagian besar siswi memiliki tingkat pengetahuan tentang menarche berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 20 responden . 3%). Sedangkan Sebagian pengetahuan kategori baik yaitu sebanyak 8 responden . 5%). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Yunita tahun 2019 menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan siswi di SD Negeri 1 Ceper Klaten memiliki kategori cukup yaitu sebanyak 15 responden . ,4%). Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini pula terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan pada dasarnya terdiri dari sejumlah fakta dan teori yang memungkinkan seseorang untuk dapat memecahkan masalah yang akan dihadapinya. Pengetahuan tersebut diperoleh baik dari pengalaman langsung maupun dari pengalaman orang lain. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan antara lain: usia, pengalaman, pendidikan, pekerjaan, jenis kelamin, informasi, lingkungan, sosial budaya. Siswi yang memiliki pengetahuan cukup, namun belum siap menghadapi menarche hal tersebut dikarenakan faktor dari menganggap bahwa menstruasi merupakan hal yang tabu untuk Hasil membuktikan bahwa responden belum pernah mengalami menarche pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang menstruasi. Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa siswi yang tentang menstruasi dalam jumlah sedikit yaitu 8 responden . 5%), untuk itu perlu dilakukan peningkatan Pengetahuan mayoritas cukup, hal ini dilihat dari hasil kuisioner tentang pengertian menarche seluruh siswi menjawab benar karena mengetahui bahwa menarche merupakan menstruasi yang pertama kali bagi seorang Hal ini didukung oleh teori Piaget . alam Teori dan Konsep Tumbuh Kembang Bayi. Toddler. Anak dan Usia Remaja, 2. menyebutkan pemikiran anak-anak usia sekolah dasar disebut pemikiran Operasional Konkrit (Concret Operational Though. , aktivitas mental yang difokuskan pada objek-objek peristsiwa nyata Dalam memahami alam sekitarnya, mereka tidak lagi terlalu mengandalkan informasi yang bersumber dari pancaindera, karena dia 180 | Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 1 | Jul - Dec 2022 Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Negeri di Pasilian membedakan apa yang tampak oleh Dalam penelitian Nurma Ika Zuliyanti . menyebutkan semakin tinggi pemahaman remaja putri tentang menstruasi maka dia akan lebih siap untuk menghadapi menarche. Faktor yang mempengaruhi kesiapan siswi SD dalam menghadapi menarche terbagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang diteliti adalah umur dan tingkat pengetahuan siswi SD. Sedangkan, jumlah sumber informasi dan pola asuh orang tua merupakan faktor eksternal yang akan diteliti (Indah Lutfiya, 2. Viny Nurravni . menyatakan pengetahuan seseorang tentang suatu objek yang mengandung dua aspek yaitu positif dan negatif. Fitriani dan Wulandari . dalam Ping et al. , . menuliskan bahwa sindrom pra menstruasi dipengaruhi aktivitas fisik, semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan maka semakin ringan gejala sindrom pra mentruasi yang dirasakan. Purba et al. , . memengaruhi kondisi sosial remaja Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Kecemasan merupakan perasaan keprihatinan, ketidakpastian dan ketakutan tanpa stimulus yang jelas, dikaitkan dengan perubahan mental Tingkat menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I berbeda-beda. Hasil penelitian ini setengah dari jumlah responden . Hasil yang menunjukkan bahwa siswa mengalami kecemasa terkait menarche tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Utami, . di SD Negeri 1 Ceper Klaten menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat kecemasan siswi di SD Negeri 1 Ceper Klaten memiliki kategori kecemasan sedang yaitu sebanyak 16 responden . 6%). Hasil tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yamani tahun 2017 menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat kecemasan siswi di MI Darul Ulum memiliki kateogri kecemasan sedang yaitu sebanyak 8 responden . %). Kecemasan yang dialami siswi dilihat dari hasil kuisioner yang menyatakan bahwa siswi banyak yang belum menghadapi ketika menarche dan masih mempercayai mitos-mitos tentang menstruasi, sehingga banyak yang mengalami kecemasan. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah tingkat pengetahuan. Pihak sekolah menyampaikan bahwa di SD Negeri Pasilian I, pengetahuan disampaikan secara mendalam dan kesehatan reproduksi oleh pihak Puskesmas. Pengetahuan yang kurang sangat berpengaruh pada tingkat kecemasan seseorang wanita oleh karena itu responden sangat membutuhkan informasi tentang Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kecemasan Siswi SD Menghadapi Menarche Berdasarkan hasil tabulasi silang antara tingkat pengetahuan dengan Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 2 | Jul - Dec 2022 | 181 Dwi Mulyati Ningsih. Mizwar Taufiq Pirmansyah. Abdul Karim tingkat kecemasan pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan dalam kategori cukup yaitu 20 responden . 3%) dan memiliki kecemasan sedang yaitu sebanyak 19 responden . 7%). Hal ini didukung oleh penelitian Sefrina Rukmawati tahun 2020 menyebutkan menarche berhubungan dengan kecemasan menghadapi menarche pada siswi usia 11-12 tahun. Hal tersebut dikarenakan siswi telah menarche dengan cukup seperti pengertian menarche, fase-fase menstruasi, tanda dan gejala menstruasi, serta hal-hal yang perlu sehingga mereka sudah cukup mengerti apa yang akan terjadi pada siswi sebagai proses perkembangan Semakin baik pengetahuan seseorang tentang menarche, maka semakin ringan mereka mengalami kecemasan sebelum menarche. Peran serta orang tua dalam menstruasi awal sangat diharapkan, sehingga anak tidak mengalami Proverawati. Atikah. menyebutkan remaja rata-rata memerlukan hanya 45 menit untuk berubah dari mood Ausenang luar biasaAy ke Ausedih luar biasaAy, memerlukan beberapa jam untuk hal yang sama. Tingkat Pengetahuan Terhadap Tingkat Kecemasan Siswi SD Menghadapi Menarche Berdasarkan hasil analisis dengan korelasi Spearman Rank . dengan menggunakan aplikasi SPSS 21,0 for windows, didapatkan hasil koefisien korelasi antara tingkat menarche sebesar 1,000. Dengan hasil p Ae value = 0,000, berarti p Ae value <0,05 hal ini menunjukkan ada dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Pasilian I tahun 2022. Pengetahuan yang kurang sangat kecemasan seseorang oleh karena itu responden sangat membutuhkan informasi tentang menarche. Hal ini didukung oleh penelitian Rukmawati & Hayati, . menyebutkan bahwa ada hubungan pengetahuan kecemasan menghadapi menarche pada siswi usia 11-12 tahun dengan p Ae value= < 0,000 dan dengan koefisien keeratan r = 0,681 artinya tingkat keeratan hubungan yang Teori kognitif menyatakan bahwa reaksi kecemasan yang timbul karena kesalahan mental. Kesalahan menginterpretasikan suatu situasi yang bagi individu merupakan sesuatu yang mengancam. Faktor individu yang sangat mempengaruhi tingkat kecemasan adalah kesiapan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang AuHubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Dalam menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V Dan VI Di SD Negeri Pasilian I Tahun 2022Ay menunjukkan bahwa sebagian besar menarche sebanyak 20 responden . 3%). Sebagian besar siswi 182 | Jurnal Skolastik Keperawatan | Vol. No. 1 | Jul - Dec 2022 Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi SD Negeri di Pasilian sebanyak 19 responden . 7%). Penelitian mengenai pengetahuan tentang menarche sehingga dapat membantu para siswi SD untuk mengendalikan Bagi peneliti selanjutnya pengetahuan, tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada mempertimbangkan faktor-faktor lain kecemasan siswi dalam menghadapi menarche seperti keeratan hubungan dengan orang tua, kedekatan dengan orangtua dan guru serta atribut DAFTAR PUSTAKA