J- Reb : Journal Ae Research of Economic and Bussiness Volume 3. Issue 2. July 2024 E-ISSN : 2828-3716 . P-ISSN : 2828-3708 J-Reb : Journal- Research of Economic dan Bussiness journal homepage: https://journal. id/index. php/j-reb Determinants of Profit Growth of PT. Bank BCA Syariah Suvina Dewi1. Zikriatul Ulya2. Khairatun Hisan3 suvinadewi@gmail. com ,Zikriatululya@iainlangsa. id, khairatunhisan@iaialangsa. Institut Agama Islam Negeri Langsa *Correspondence: Zikriatululya@iainlangsa. id* https:journal. id/j-reb | Submission Received : 05-06-2024. Revised : 29-07-2024. Accepted : 30-07-2024. Published : 31-07-2024 Abstrak Sektor perbankan Syariah mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian dan berperan dalam menjaga likuiditas untuk mendukung kegiatan perekonomian suatu Sehingga, perbankan syariah dapat menciptakan kondisi perekonomian dalam negeri yang lebih stabil dengan meningkatkan kinerja keuangannya. Kinerja keuangan bank yang baik sangat sangat diperlukan agar operasional bank dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara bank dapat menciptakan kondisi perekonomian yang lebih stabil di negara tersebut dengan meningkatkan kinerja keuangannya. Kinerja keuangan bank yang baik sangat penting agar bank dapat berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh return on equity (ROE), capital adequacy ratio (CAR) dan nonperforming loan financing (NPF) terhadap pertumbuhan pendapatan periode 2012-2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan metode yang digunakan penelitian kuantitatif yaitu analisis regresi linear berganda data time series dengan bantuan program Software Eviews 9. Populasi dalam penelitian ini adalah PT Bank BCA Syariah perode 2012-2022, adapun sampel yang digunakan sebanyak 44 data triwulan. Hasil penelitian menunjukkan return on eqity (ROE) berpengaruh dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai Thitung > t tabel (-3,974466 > 1,68. dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,. , capital adequacy ratio (CAR) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Laba nilai Thitung -0,922161 < t tabel 1,68385 dan nilai signifikan sebesar 0,36 > 0,05. Non Performing Financing (NPF) berpengaruh dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba nilai thitung 3,450257 > t-tabel 1,68385 dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05. Return on equity (ROE), capital adequacy ratio (CAR), non performing financing (NPF) berpengaruh secara dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai f hitung > f tabel . ,78459 > 2,. dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 artinya besar kecilnya kenaikan atau penurunan dari ROE. CAR, dan NPF terhadap Pertumbuhan Laba Kata Kunci : Return on equity (ROE). Capital Adequacy Ratio (CAR). Non Performing Financing (NPF). Pertumbuhan Laba. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Abstract The Sharia banking sector has an important role in economic growth and plays a role in maintaining liquidity to support a country's economic activities. Thus, sharia banking can create more stable domestic economic conditions by improving its financial performance. Good bank financial performance is very necessary for bank operations to function well. This research aims to analyze how banks can create more stable economic conditions in the country by improving their financial performance. Good bank financial performance is very important so that the bank can function well. This research aims to analyze the influence of return on equity (ROE), capital adequacy ratio (CAR) and non-performing loan financing (NPF) on income growth for the 2012-2022 period. The data used in this research is secondary data and the method used is quantitative research, namely multiple linear regression analysis of time series data with the help of the Eviews 9 software program. The population in this research is PT Bank BCA Syariah for the 2012-2022 period, the sample used is 44 quarterly data. The research results show that return on equity (ROE) has a significant influence on Profit Growth with a value of Tcount > Ttable (-3. 974466 > 1. and a significant value of 0. 00 < 0. Capital Adequacy Ratio (CAR) has no effect and is not significant on Profit Growth, the T value is -0. 922161 < T table 1. 68385 and the significant value is 0. 36 > 0. Non-Performing Financing (NPF) has a significant and significant effect on Profit Growth, the t value is 3. 450257 > t table 1. 68385 and the significant value is 0. 00 < 0. Return on equity (ROE). Capital Adequacy Ratio (CAR). Non Performing Financing (NPF) have a significant and significant effect on Profit Growth with a value of Fcount > Ftable . 78459 > 2. and a significant value of 0. 00 < 0 . means the size of the increase or decrease in ROE. CAR, and NPF on Profit Growth. Keywords: ROE. CAR. NPF, and Profit Growth PENDAHULUAN Bank merupakan lembaga keuangan yang fungsi utamanya menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat. Kedudukan atau status suatu bank juga merupakan ukuran kemampuan bank tersebut dalam melayani masyarakat dari segi kuantitas produk, permodalan, dan kualitas pelayanan serta dapat menciptakan kondisi perekonomian yang stabil. Hal ini dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja keuangan bank (Saputra Et. , 2. Mendirikan dunia usaha dalam perbankan bertujuan untuk mencapai keuntungan yang tinggi sehingga membuka peluang untuk mencapai profitabilitas dan pertumbuhan laba yang optimal bagi dunia perbankan. Pertumbuhan laba berhubungan langsung dengan kinerja keuangan bank yang kuat dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Kinerja keuangan bank tercermin dari laporan keuangan yang disampaikan setiap tahun oleh seluruh bank. Pertumbuhan laba dipengaruhi oleh perubahan-perubahan komponen-komponen dalam laporan keuangan. Laporan keuangan bank digunakan untuk mengambil keputusan dan menentukan langkah kebijakan jangka pendek dan jangka panjang (Ariani, 2. Pertumbuhan laba yaitu bank mampu menggambarkan kinerja keuangan, terutama kemampuan bank dalam mempertahankan efisiensi operasionalnya, terutama kemampuan perusahaan dalam mempertahankan posisi perekonomiannya dalam konteks pertumbuhan ekonomi. Kinerja keuangan dikatakan baik apabila terjadi pertumbuhan laba yang positif dan apakah hasil pertumbuhan laba tersebut dipahami A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). dalam bentuk persentase (Kashmir, 2. Pertumbuhan laba yang baik mengisyaratkan bahwa perusahaan mempunyai keuangan yang baik yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai perusahaan, karena besarnya keuntungan yang akan dibayar di masa yang akan datang yang sangat bergantung pada kondisi perusahaan. Dalam menganalisis dan menilai kondisi keuangan diperlukan alat analisis keuangan, salah satunya alat analisis keuangan yang paling digunakan yaitu rasio keuangan. Rasio keuangan berguna untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan keuangan suatu perusahaan dan memungkinkan investor menilai kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan saat ini dan masa lalu, serta sebagai pedoman bagi investor mengenai kinerja masa lalu dan masa yang akan datang yang dapat memanfaatkan dalam pengambilan keputusan investasinya (Fahmi, 2. Rasio keuangan yang dapat mengukur atau memprediksi pertumbuhan laba dalam variabel independen ada tiga hal yaitu sebagai berikut return on equity (ROE) capital adequacy ratio (CAR) dan non performance financing (NPF). Menurut Kashmir . Return on equity (ROE) adalah rasio keuntungan yang digunakan untuk mengukur efektivitas perbandingan antara laba setelah pajak dan modal bank terhadap ekuitas pemegang saham. Rasio ini mengkaji sejauh mana suatu perusahaan mempergunakan sumber daya yang dimiliki untuk mapu memberikan laba atas ekuitas. Semakin tinggi rasio ini, semakin baik. Artinya posisi pemilik usaha semakin kuat dan sebaliknya. Akan teteapi data terakhir mengalami fluktuasi terhadap ROE yang ditunjukkan pada Grafik sebagai berikut: Gambar 1. Grafik Return On Equity (ROE) PT Bank BCA Syariah Sulmbelr: https://w. Berdasarkan Grafik 1 menunjukkan bahwa Berdasarkan grafik 1, kita dapat melihat bahwa kesenjangan teoriti antara return on equity (ROE) dan pertumbuhan laba meningkat dan menurun setiap tahunnya. Menurut Robert . , semakin besar ROE maka semakin besar pula tingkat pertumbuhan laba. Namun laporan keuangan menunjukkan bahwa pertumbuhan laba tidak berarti ROE meningkat. Hal ini terlihat dari bulan Desember 2015 mengalami penurunan sebesar 0,20%, kemudian meningkat pada bulan Desember 2016 menjadi 1,03%. ROE tidak disertai dengan pertumbuhan laba yang meningkat. Pada bulan Desember 2015, pertumbuhan laba meningkat sebesar 19,96% namun pada periode berikutnya menurun menjadi 2,03%, tidak sama dengan ROE. Nilai ROE cenderung mengalami penurunan sementara nilai Capiltal Adelqulacy Ratilol (CAR) cenderung mengalami peningkatan. Jika terjadi kenaikan kredit, maka akan meningkatkan pendapatan operasional bank berupa pendapatan A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). pada bagi hasil. Kenaikan kredit juga berdampak pada kenaikan aktiva tertimbang menurut resiko (ATMR). Sehingga, jika terjadi penurunan CAR akan berdampak pada naiknya pendapatan bank dan akan mempengaruhi peningkatan pada ROE. Akan teteapi data terakhir mengalami fluktuasi terhadap CAR yang ditunjukkan pada Grafik sebagai berikut: Gambar 2. Capiltal Adelqulacy Ratilol (CAR) PT Bank BCA Syariah Sulmbelr: https://w. Pada Gambar 2 terdapat gambaran teoritis antara pengaruh rasio pendidikan per kapita (CAR) terhadap pertumbuhan laba, dimana CAR semakin tinggi maka pertumbuhan laba akan semakin tinggi (Taswan, 2. Namun faktanya, dalam laporan keuangan, kami melihat adanya penurunan rasio pertumbuhan CAR terhadap Terbukti pada bulan Desember 2008 koefisien CAR sebesar 6,64% dan pada bulan Desember 2019 meningkat menjadi 10,50%. Namun penurunan CAR tersebut tidak dibarengi dengan penurunan pertumbuhan laba, justru pertumbuhan laba pada bulan Desember 2018 meningkat sebesar 4,63% namun pada bulan Desember 2019 mengalami penurunan menjadi 3,17%. CAR menurun karena pertumbuhan kredit perbankan akibat pembayaran dividen yang lebih tinggi dan dapat meningkatkan risiko bagi bank yaitu dapat menghambat pembiayaan atau kredit kepada investor karena pembiayaan efektif neto atau NPF yang dikenal dengan pembiayaan Net Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja lembaga keuangan karena hal ini terkait dengan pengembalian dana yang disalurkan melalui pembiayaan . idiyanto et. NPF yang tidak wajar berdampak pada hilangnya kesempatan memperoleh pendapatan . dari kredit yang diberikan sehingga mengurangi perolehan laba dan berdampak buruk terhadap peningkatan pertumbuhan laba. Jadi semakin rendah NPF maka pertumbuhan laba semakin meningkat karena semakin kecilnya kredit yang ditanggung oleh bank. Sholihah dan sariyana . meunjukkan bahwa NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank Syariah yang mengartikan bahwa apabila NPF turun maka laba yang akan diperoleh Bank syariah akan meningkat. Berikut ini Data NPF pada Bank PT BCA syariah dapat dilihat pada Grafik sebagai berikut: A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Gambar 3. Net Peforming Financing (NPF) PT Bank BCA Syariah Sulmbelr: https://w. Pada Gambar 3 menunjukkan adanya tekanan Net Effective Financing (NPF), yaitu semakin tinggi rasio NPF maka tingkat pertumbuhan laba akan semakin rendah. Sebaliknya. NPF semakin rendah maka pertumbuhan laba semakin besar (Muhammad, 2. Namun dari Gambar 3 Desember 2013. NPF awal sebesar 0,005% meningkat sebesar 0,051% pada bulan Desember 2014. Peningkatan NPF NPF justru diikuti dengan peningkatan pertumbuhan laba yang awalnya meningkat dari 5,28% menjadi 19,96%. Jika NPF meningkat maka pertumbuhan laba diperkirakan akan menurun, namun kenaikan NPF pada Bank BCA Syariah menyebabkan pertumbuhan laba juga meningkat. Kemudian pada bulan Desember 2015. NPF menjadi sebesar 0,129% dan menurun pada bulan Desember 2016 menjadi 0,03%. Namun penurunan NPF tersebut jelas tidak meningkatkan laju pertumbuhan laba, padahal pada Desember 2015 NPF sebesar 19,96%, nyatanya NPF juga turun menjadi 2,035%. Bank BCA Syariah memainkan peran yang sangat krusial dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi suatu negara dengan mengumpulkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana kepada masyarakat. Pendirian perusahaan termasuk bank bertujuan untuk mencapai laba tinggi, yang membuka peluang untuk mencapai pertumbuhan laba yang optimal pada perusahaan. Pertumbuhan laba terkait langsung dengan kinerja keuangan perusahaan yang kuat dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. TINJAUAN LITERATUR Pertumbuhan Laba Pertumbuhan laba yaitu rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan meningkatkan laba bersih dibandingkan dengan tahun lalu. Rasio pertumbuhan mengukur atau memperlihatkan tingkat pertumbuhan laba perusahaan setiap tahunnya dengan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya serta digunakan untuk melihat seberapa besar meningkatkan laju pertumbuhan laba (Syafyan Harahap, 2. Di dalam meningkatnya suatu laba pasti ada faktor-faktor yang mempengaruhi laba, sehingga setiap tahunnya pertumbuhan laba mengalami kenaikan atau penurunan. Adapun bahwa pertumbuhan laba dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain (Hanafi & Halim, 2. : besarnya perusahaan, umur perusahaan. Tingkat Leverage. Tingkat Penjualan. Pertumbuhan laba masa lalu. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Return On Equity (ROE) Return on equity (ROE) adalah suatu hasil perbandingan antara laba bersih setelah pajak . arnings after ta. perusahaan dengan total modal yang dimilikinya (Fahmi, 2. ROE atau return on equity adalah bagian dari rasio profitabilitas, yang dalam pengukurannya difungsikan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih setelah pajak dari pemanfaatan modal yang dimilikinya. Semakin baik . nilai return on equity (ROE) perusahaan, maka semakin baik kinerjanya pertumbuhan labanya (Ang, 2. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi ROE dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu, sebagai berikut (Tandelilin, 2. : margin Laba Bersih (Profit Margi. Perputaran Total Aktiva (Turn Over dari Operating Assets. Rasio Hutang (Debt Rati. Adapun rumus untuk mencari ROE dapat digunakan sebagai berikut: ROE=(Laba Bersih Setelah Paja. /(Total Equit. x100% Capital Adequacy Ratio (CAR) CAR merupakan rasio kecukupan modal yang berfungsi menerima risiko kerugian yang kemungkinan dihadapi oleh bank. Menurut teori Taswan mengatakan semakin tinggi CAR maka pertumbuhan laba akan menjadi meningkat dikarenakan laba yang diperoleh bank semakin bertambah, sebaliknya semakin rendah CAR maka Pertumbuhan Laba juga akan semakin menurun. Menurut Trisadini mengatakan tujuan dari adamya penetapan ketentuan CAR terbagi menjadi dua hal, yaitu (Usanti & Somad, 2. : menjadikan bank bertanggung jawab atas semua kegiatan transaksi. Menjadikan bank tidak hanya terfokus pada kegiatan usaha untuk mengembangkan aset yang ada. Menurut Surat Edaran OJK Nomor 9/SEOJK. 03/2020 pengukuran rumus dari rasio CAR adalah (OJK, 2. CAR=(Modal Ban. /(Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)) X 100% Non Performing Financing (NPF) Non Performing Financing (NPF) atau pembiayan bermasalah yaitu pinjaman yang mengalami kesulitan dalam pelunasan akibat adanya factor yang disengaja dan faktor eksternal diluar kemampuan kendali peminjam. Risiko dalam operasional perbankan selalu ada salah satunya yaitu risiko pembiayaan. Risiko pembiayaan muncul jika bank tidak menemukan kembali cicilan pokok ataupun keuntungan yang didapat dari pembiayaan ataupun investasi yang diberikan (Arifin, 2. Risiko tersebut dalam bank syariah disebut juga pembiayaan yang bermasalah. Pembiayaan bermasalah adalah pembiayaan yang disalurkan oleh bank namun nasabah tidak dapat melunasi pembayaran atau melunasi pembayaran angsuran yang tidak sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati oleh pihak bank dan pihak nasabah (Ismail, 2. Menurut SE BI No. 9/24/DPBS perhitungan dan kriteria peringkat NPF menggunakan rumus sebagai berikut: NPF =(Pembiayaan Non Lancar (KL,D,M))/(Total Pembiayaa. X 100 A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Kerangka Konseptual Adapun kerangka konseptual dalam penelitian ini sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Konseptual Hipotesis Berdasarkan Gambar 1 Menunjukkan bahwa hipotesis pada penelitian ini sebagai ROE berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba PT. Bank BCA Syariah periode 2012-2022 CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba PT. Bank BCA Syariah periode 2012-2022 NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba PT. Bank BCA Syariah periode 2012-2022 ROE. CAR dan NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba PT. Bank BCA Syariah periode 2012-2022 METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan data penelitian yang diukur dengan berupa angka-angka dalam suatu skala numerik yang menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu kesimpulan (Kuncoro, 2. Pada penelitian ini peneliti ingin mengetahui hubungan atau pengaruh ROE (X. CAR (X. , dan NPF (X. terhadap Pertumbuhan Laba. Penelitian ini untuk melihat Pengaruh ROE. CAR, dan NPF terhadap Pertumbuhan Laba PT Bank BCA Syariah. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dengan runtut waktu time series yang diperoleh melalui website Bank BCA Syariah mulai dari tahun 2012-2022. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 10 tahun pada satu perusahaan yaitu PT. Bank BCA Syariah Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak 44 sampel . ata Triwula. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat komputer dan program Software Eviews 9. Untuk analisis kuantitatif digunakan analisis data statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis linear berganda, dan uji hipotesis. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengujian Hipotesis Adapun hasil uji regresi linier berganda dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Regresi Linear Berganda Sumber: Hasil Uji Eviews 9, 2023 Berdasarkan tabel 4 tersebut diperoleh persamaan regresi berganda sebagai berikut: Y = 14,578 -8,854 (X. Ae -0,308 (X. Ae 53,945 (X. e Nilai koefisien konstanta sebesar 14,578 dan bernilai positif, artinya jika pengaruh ROE. CAR, dan NPF dianggap konstanta maka Pertumbuhan Laba akan meningkat sebesar 14,578. Nilai koefisien ROE sebesar -8,854. Koefisien yang bernilai negatif menunjukkan jika variabel ROE naik sebesar 1 persen akan menyebabkan Pertumbuhan Laba menurun sebesar -8,854. Nilai koefisien CAR sebesar -0,308. Koefisien yang bernilai negatif menunjukkan jika variabel CAR sebesar 1 persen akan menyebabkan Pertumbuhan Laba menurun sebesar -0,308. Nilai koefisien NPF sebesar 53,945. Koefisien yang bernilai positif menunjukkan jika variabel NPF sebesar 1 persen akan menyebabkan Pertumbuhan Laba meningkat sebesar 53,945. Hasil Uji Koefisien Dterminasi Model R2 Adapun hasil uji regresi linier berganda dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel. R- Square Adjusted R- Square E Of Regression Sum Squared Resid Log Likelihood F- Statistik Prob (F- Statisti. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Belrdasarkan tabell 5 dil atas melnulnjulkkan bahwa nillail Adjulsteld R-squlareld adalah 0,567203 yang belrartil bahwa 56,72% varilasil pelrulbahan nailk tulrulnnya pelrtulmbulhan laba dapat diljellaskan ollelh varilabell ilndelpelndeln yailtul ROlEl. CAR, dan NPF. Seldangkan silsanya . % - 56,72% = 43,28%) diljellaskan ollelh varilabell lailn dillular moldell yang tildak dilbahas pada pelnelliltilan ilnil. Hasil Uji t (Parsia. Adapun hasil uji T . regresi linier berganda dapat dilihat pada tabel sebagai Tabel 6. Hasil Uji t (Parsia. Sumber: Hasil Uji Eviews 9, 2023 Berdasarkan pada tabel 6 hasil uji T . menunjukkan bahwa: Hasil regresi menunjukkan bahwa hipotesis H1 diterima, artinya ROE berpengaruh negatif secara parsial terhadap Pertumbuhan Laba. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel (-3,974466 > 1,68. dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel ROE berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba Hasil regresi menunjukkan bahwa hipotesis H2 ditolak, artinya CAR berpengaruh negatif secara parsial terhadap Pertumbuhan Laba. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung < ttabel (-0,922161 < 1,68. dan nilai tidak signifikan sebesar 0,36 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan antara variabel CAR terhadap Pertumbuhan Laba. Hasil regresi menunjukkan bahwa hipotesis H3 diterima, artinya NPF berpengaruh positif secara parsial terhadap Pertumbuhan Laba. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel . ,450257 > 1,68. dan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa NPF berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Hasil Uji F (Simulta. Adapun hasil uji F . dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 7. Hasil Uji F (Simulta. R- Square Adjusted R- Square E Of Regression Sum Squared Resid Log Likelihood F- Statistik Prob (F- Statisti. Sumber: Hasil Uji Eviews 9, 2023 Belrdasarkan tabel 7 menunjukkan hasil regresi bahwa hipotesis H5 diterima, artinya ROE. CAR, dan NPF berpengaruh secara simultan terhadap Pertumbuhan Laba. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Fstatistik > Ftabel . ,78459 > 2,. , dan Prob(F-statisti. sebesar 0,000000 < 0,05. PEMBAHASAN Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROE yaitu rasio yang digunakan untuk menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba melalui modal tertentu. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan mengenai nilai thitung sebesar 3. 974466 melalui tingkat signifikan 0,00 < 0,05. Hasil dari uji menunjukkan bahwa variabel ROE memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel pertumbuhan laba. Arti dalam kriterianya H0 ditolak dan Ha diterima, dikarenakan thitung -3. 974466 > ttabel 1,68385. dalam kesimpulan yang didapatkan yaitu variabel ROE yang mempunyai pengaruh secara parsial dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Hasil dalam penelitian ini searah dengan penelitian yang dilakukan oleh Fitra Syafaat maka dapat disimpulkan bahwa CAR secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hasil penelitian ini menunjukkan CAR merupakan rasio yang menampilkan potensi bank dalam memberikan dana yang dipergunakan untuk cadangan dalam mengatasi segala sesuatu yang tertinggal adanya risiko kerugian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung -0. 922161 dengan tingkat signifikan 0,36 > 0,05. Hasil uji menampilkan bahwa variabel CAR memiliki pengaruh yang tidak signifikan kepada variabel Pertumbuhan Laba. Di dalam artiannya Ha diterima dan H0 ditolak, dikarenakan thitung -0. 922161 < ttabel 1,68385. Kesimpulan yang diperoleh merupakan variabel CAR tidak berpengaruh secara parsial dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Hasil dalam penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ina Sri Mulyani dan Tri Endar Susiantoyang menunjukkan bahwa ROE secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa NPF digunakan untuk mengukur tingkat permasalahan pembiayaan yang dihadapi oleh bank syariah. Hal ini dikarenakan semakin tinggi pembiayaan yang bermasalah maka akan mengurangi pendapatan bank karena bank setiap saat mengeluarkan biaya yang tetap seperti kegiatan operasional bank, dan biaya lain Berdasarkan hasil regresi linier berganda jadi dijelaskan mengenai nilai thitung 450257 melalui tingkat signifikan 0,00 < 0,05. Hasil dari uji menunjukkan nilai variabel NPF mellmpullnyaill pellngarullh polsilltillf sillgnillfillkan kellpada varillabel Pellrtullmbullhan Laba. Artillnya H0 dilltollak dan Ha dilltellrillma, dillkarellnakan thilltullng 450257 > ttabel 1,68385. Maka dapat disimpulkan yang didapatkan ialah variabel NPF A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). dengan cara parsial memiliki pengaruh signifikan kepada variabel Pertumbuhan Laba. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Cut Marliana TA dan Meutia Fitri menunjukkan bahwa NPF secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Berdasarkan hasil penelitian hipotesis menunjukkan bahwa variabel ROE. CAR, dan NPF berpengaruh secara simultan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai Fstatistik > Ftabel . ,78459 > 2,. , dan Prob(F-statisti. sebesar 0,000000 < 0,05. Sehingga diperoleh hasil bahwa ROE. CAR, dan NPF secara bersamaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Artinya besar kecilnya kenaikan atau pernurunan dari ROE. CAR, dan NPF terhadap Pertumbuhan Laba. KESIMPULAN Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data, penulis memperoleh kesimpulan yang dapat di ambil dari penelitian mengenai pengaruh ROE. CAR, dan NPF terhadap Pertumbuhan Laba PT Bank BCA Syariah periode 2012-2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bank triwulan statistik perbankan syariah pada PT. BCA Syariah sebagai berikut: Return on equity (ROE) berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba pada PT. Bank BCA Syariah, hal ini dikarenakan selama periode penelitian tahun 2012 Ae 2022, nilai Return On Equity (ROE) merupakan rasio untuk mengukur kinerja keuangan bank. Return On Equity (ROE) diasumsikan sebagai ekspektasi investor atas semua dana yang ditanamkan pada perusahaan. Semakin besar profitabilitas perusahaan, maka investor akan tertarik membeli atau mencari saham tersebut karena berharap di kemudian hari mendapatkan pengembalian yang besar atas penyertaannya yang besar. Dan hal ini memungkinkan naiknya harga penawaran saham saat dilakukan perdagangan yang disebabkan karena permintaan akan saham tersebut meningkat. Capital adequacy ratio (CAR) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada PT. Bank BCA Syariah. Hal ini dikarenakan selama periode penelitian tahun 2012 Ae 2022, nilai PT. Bank BCA Syariah yang dijadikan sampel cenderung mengalami penurunan sementara diikuti dengan nilai Pertumbuhan Laba cenderung menurun. Secara teoritis, semakin tinggi CAR, semakin baik kemampuan bank dalam menanggung risiko dari setiap kredit atau aktiva produktif yang berisiko, dan laba bank berada akan semakin meningkat. Net performing financing (NPF) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada PT. Bank BCA Syariah. Hal ini menunjukkan bahwa NPF merupakan persentase pembiayaan terjadi akibat keterlambatan dalam pembayaran cicilan. Semakin kecil NPF yang diperoleh bank menunjukkan semakin baik manajemen bank dalam menangani risiko pembiayaan sehingga hal ini dapat meningkatkan laba bank. Return on equity (ROE). Capital adequacy ratio (CAR) dan net performing financing berpengaruh terhadap Pertumbuhan Laba pada PT. Bank BCA Syariah. Hal ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa ROE. CAR, dan NPF berpengaruh secara simultan terhadap Pertumbuhan Laba dengan nilai Fstatistik > Ftabel . ,78459 > 2,. , dan Prob(F-statisti. sebesar 0,000000 < 0,05. Sehingga A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). diperoleh hasil bahwa ROE. CAR, dan NPF secara bersamaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Laba Keterbatasan Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah variabel penelitian yang terlalu sedikit sehingga membuat hasil penelitian tidak dapat melihat secara menyelusuh skema pengaruh terhadapPertumbuhan Laba perusahaan Saran Diharapkan bagi penelitian yang melakukan penelitian dengan judul yang sama untuk bisa menambahkan variabel-variabel baru yang dinilai memiliki potensi dalam mempengaruhi pertumbuhan laba perusahaan dan memperluas jumlah sampel perusahaan DAFTAR PUSTAKA