Vol. 5 No. 1 (September 2. 19 - 24 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar PROSES PENGAJUAN OLAH GERAK KAPAL DI SISTEM INAPORNET PADA PT. BARUNA PASIFIK RAYA CABANG BANJARMASIN Moch. NurdinA1 ,Muhlansyah2. Ery Purnomo3. Veby Senopati Silam4 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Indonesia 1,2,3,4 Info Artikel ______________ Sejarah Artikel: Diterima 25/05/2025 Disetujui 10/06/2025 Dipublikasikan 30/09/2025 _______________ Keywords: Pengajuan,Gerak kapal, system inapornet, _____________ ___ Abstrak Sistem Inapornet (Indonesia National Single Window For Por. Adalah Platform Yang dikembangkan untuk memfasilitasi dan menyederhanakan proses administrasi pelabuhan di Indonesia, termasuk pengajuan olah gerak kapal. Di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin, sistem ini digunakan untuk mengelola dan memproses dokumen serta izin yang diperlukan untuk operasi kapal. Evaluasi terhadap proses pengajuan olah gerak kapal di sistem Inapornet penting untuk memastikan efisiensi, kepatuhan, dan kelancaran operasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf administrasi dan operasional, observasi langsung pada proses pengajuan, serta analisis dokumen dan laporan terkait penggunaan sistem Inapornet. Hasil: Proses pengajuan olah gerak kapal di sistem Inapornet di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin melibatkan beberapa langkah utama, termasuk pengumpulan dokumen, pengisian formulir aplikasi, dan pemantauan status izin. Temuan utama menunjukkan bahwa sistem ini dapat mempercepat proses administrasi dan mengurangi birokrasi. Abstract The Inapornet (Indonesia National Single Window For Por. System is a platform developed to facilitate and simplify the process of port administration in Indonesia, including the submission of ship movements. At PT. Baruna Pacific Raya Banjarmasin Branch, this system is used to manage and process documents and permits required for ship operations. Evaluation of the process of submitting ship movements in the Inapornet system is important to ensure efficiency, compliance, and smooth operations. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data was collected through interviews with administrative and operational staff, direct observation of the application process, and analysis of documents and reports related to the use of the Inapornet system. Results: The process of submitting ship motion in the Inapornet system at PT. Baruna Pacific Raya Banjarmasin Branch involves several main steps, including collecting documents, filling out application forms, and monitoring permit status. Key findings suggest that the system can speed up administrative processes and reduce bureaucracy. A 2025 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Korespondensi: Moch. Nurdin E-mail: moch. nurdin@amnus-bjm. Moch. Nurdin. Muhlansyah. Ery Purnomo. Veby Senopati Silam/Pena Jangkar PENDAHULUAN Secara geografis. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau yang sebagian kecil berupa daratan dan sebagian besar berupa perairan seperti laut, sungai, dan danau. Di atas wilayah dan perairan yang membentang ke udara, yang semuanya merupakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan indonesia diapit oleh dua Samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik selain itu Indonesia diapit oleh 2 Benua yaitu Benua Asia dan Benua Afrika. Pelayaran Negara Republik Indonesia sebagai negara kepulauan merupakan salah satu moda transportasi yang tidak dapat dipisahkan dari moda moda transportasi lainnya yang ditata dalam sistem transportasi nasional yang dinamis dan mampu mengadaptasi kemajuan dimasa depan mempunyai ketertarikan dan mampu melakukan pengangkutan secara masal, menghubungkan dan menjangkau seluruh wilayah melalui perairan. Untuk dapat menciptakan kondisi kapal yang dapat beroperasi dengan baik seperti yang diharapkan maka kapal kapal harus laik laut, yaitu keadaan kapal yang memenuhi persyaratan dokumen keselamatan kapal, pencegahan pencemaran perairan dari kapal, pengawakan, pemuatan, kesehatan, kesejahteraan awak kapal dan status hukum kapal untuk berlayar diperairan yang telah dituju. Salah satunya agar kapal yang dimaksud dalam keadaan laik laut yaitu dengan melakukan pengawasan yang terus menerus baik terhadap kapal, perusahaan pelayaran, yang mengoperasikan kapal maupun terhadap awak kapal. Dengan menggunakan angkutan transportasi laut seperti kapal, dimana transportasi laut memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun suatu daerah atau negara. Transportasi laut merupakan sarana untuk mempelancar roda perekonomian, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka memantapkan wawasan nusantara dan meningkatkan ketahanan nasional, serta mempererat hubungan antar bangsa, yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban dan tanggung jawab suatu negara untuk melaksanakan fungsi pemeriksaan dilaut dan perairan setempat dengan batas yang Salah satu implementasinya dalam melakukan penegakan hukum dilaut, dengan menciptakan keselamatan dan keamanan laut secara terpadu dinegara tersebut dan juga di tetapkan lah peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah. PT. Baruna Pasifik Raya merupakan salah satu perusahaan pelayaran yang bergerak dibidang keagenan kapal. Dalam rangka kepengurusan dokumen kapal seperti Clearance in/out. Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal (SPOG), crew change, dan berbagai dokumen Tujuan penelitian Pengajuan olah gerak kapal adalah proses penting dalam manajemen operasi pelayaran di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin. Proses ini melibatkan perencanaan, pengajuan, dan koordinasi terkait dengan pergerakan kapal untuk memastikan bahwa semua kegiatan pelayaran dilakukan dengan efisien dan sesuai dengan Gangguan dalam aplikasi yang diterbitkan oleh syahbandar yaitu aplikasi inaportnet sehingga menimbulkan keterlambatan pemasukan data. Dokumen expired dari pelabuhan sebelumnya sehingga tidak cukup waktu memperpajang dokumen tersebut dan Keterlambatan informasi atau secara tiba- tiba penyapaian informasi saat kapal akan melakukan pergerakan. Menyelesaikan gangguan dalam proses pengajuan olah gerak kapal, dalam menyelesaikan ini cara untuk penanganan pertama adalah mengofirmasikan kepada pihak syahbandar untuk keterlambatan proses pengajuan olah gerak kapal. Penanganan dalam pengurusan suatu sertifikat atau dokumen kapal yang sudah expride tahapan pertama adalah mebuat surat permohonan setelah membuat surat permohonan lampira sertifikat Moch. Nurdin. Muhlansyah. Ery Purnomo. Veby Senopati Silam/Pena Jangkar maupun dokumen kapal yang sudah expride lalu langkah selanjutnya sebagai agen kit mengajukan ke syahbandar dan meminta surat deposisi di layanan TU sebelum mengajukan perpanjangan kelayanan yang sudah ditentukan dan Dalam setiap kegiatan harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar terhindar dari keterlambatan. Proses pengajuan olah gerak kapal adalah bagian penting dalam manajemen operasi pelabuhan dan pelayaran. Proses ini melibatkan beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum kapal dapat melakukan olah gerak . seperti berlabuh, meninggalkan pelabuhan, atau berpindah posisi di dalam pelabuhan. Agen pelayaran adalah sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang kegiatan atau aktifitas kapal atau perusahaan. Setiap kapal yang singgah atau berlabuh di suatu pelabuhan maka kapal tersebut akan membutuhkan pelayanan dan memiliki berbagai keperluan tersebut, perusahaan pelayaran akan menunjuk sebuah agen kapal sebagai perwakilan kapal tersebut untuk memenuhi segala kebutuhan kapal selama berada di pelabuhan tersebut METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf administrasi dan operasional, observasi langsung pada proses pengajuan, serta analisis dokumen dan laporan terkait penggunaan sistem INAPORNET. Adapun Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari. Data primer: Hasil wawancara dengan pejabat instansi terkait, pengguna INAPORNET . ksportir, importi. , serta observasi langsung terhadap penggunaan system, dan Data sekunder: Dokumen resmi, laporan tahunan, kebijakan terkait ekspor-impor, jurnal, dan artikel yang relevan dengan INAPORNET. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengajuan Olah Gerak Kapal di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin Dalam hal ini agen PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin, memberikan pelayanan terhadap kapal yang akan beroperasi, sebelum kapal melakukan pergerakan hal yang harus dipersiapkan adalah sebagai berikut: Hal pertama yang harus dilakukan oleh agen sebelum kapal melakukan pergerakan adalah membuat dokumen muatan pendukung untuk mengajukan pembayaran Channel Fee, dokumen yang harus disiapkan sebagi berikut: Melakukan pembayaran kepada PT. IMPT Sebelum melakukan pergerakan kapal di taboneo owner kapal terlebuh dahulu melakukan pembayran ke pada PT. IMPT. Pemberitahuan Pengiriman Barang . Surat yang dibuat oleh Shipper yang berisi nama kapal, muatan, jenis muatan, pelabuahn muat, dan tujuan tentang pemberitahuan pengiriman barang . Surat Pernyataan Surat yang dibuat oleh shipper bahwa Batubara yang dikapalkan tersebut benar miliki PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin. Surat Pengapalan Barang Surat yang dibuat untuk mengetahui bahwa Batubara yang dikapalkan tersebut benar milik PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin . Surat Kirim Surat yang dibuat oleh shipper yang berdasarkan surat pengapalan barang dari PT. Baruna Pasifik Raya menerangkan bahwa tujuan, angkutan, nama Moch. Nurdin. Muhlansyah. Ery Purnomo. Veby Senopati Silam/Pena Jangkar keagenan, shipper, dan Pelabuhan muat. Draught Survey Laporan yang menyatakan jumlah muatan curah batu bara yang sudah termuat diatas kapal, dengan melalui pembacaan Markah Kembangan. Yang tertera pada bagian lambung kapal. Sehingga hasil total muatan tersebut akan dicantumkan sebagai jumlah cargo didalam Bill of Lading. Selama kegiatan initial maupun final draft survey, surveyor selalu didampingi oleh Chief Officer dari kapal yang akan dilakukan pembacaan draft tersebut. Cargo Manifest Surat yang merupakan suatu daftar barang-barang/muatan yang telah dikapalkan. Dimana daftar tersebut berisi : nama kapal. Pelabuhan muat dan Pelabuhan tujuan, nama nahkoda, tanggal. No,. B/I. ,Pengirim (Shippe. Penerima (Consigne. Tanda (Mar. Jumlah/banyaknya (Quantit. Jenis Barang / Muatan. Isi & Berat (Volume & Weigh. dan Keterangan jika ada. Bill of Lading Merupakan surat persetujuan pengangkutan barang antara pengirim . dan Perusahaan Pelayaran (Owne. dengan segala konsekuensinya yang tertera pada surat tersebut. Juga dapat merupakan surat kepemilian barang sebagaimana yang tertera dalam surat tersebut dan oleh karenanya dapat diperjual belikan sehingga Bill of Lading ini juga merupakan surat berharga. Form Ambapers Dokumen formular untuk Permohonan Pelayanan Penggunaan Alur (PPA) . Melakukan kewajiban pembayaran seperti bayar labuh perkegiatan tetap di PNBP Proses Pengurusan Olah Gerak Kapal dalam hal ini Agen PT. Baruna PasifiRaya, memberikan pelayanan terhadap kapal yang akan beroperasi transhipment dipelabuhan Taboneo, setelah kapal tiba di Taboneo. Berikut saat menangani kedatangan kapal. Agen mengambil Dokumen yang berada dikapal untuk melakukan keperluan Clearance in di kantor Syahbandarm selama kapal berada dipelabuhan agen wajib menyimpan dokumen (In Documen. di Syahbandar agar dalam pengurusan SPB nanti cepat dilayani, apabila agen tidak menyimpan (In Documen. saat kapal tiba dipelabuhan maka dalam pengurusan SPB nanti agen tidak akan dilayani oleh Syahbandar. Melampirkan Dokumen Permohonan dan Laporan Kedatangan Kapal (LK. Dikantor Syahbandar pada saat kapal tiba di Pelabuhan Taboneo. Instansi yang terkait dalam Proses olah gerak kapal . PT. Impt Owener melakakukan pembayaran terlebih dahulu setiap melakukan pergerakan. KSOP Banjarmasin Kegiatan agen dikantor Syahbandar yaitu melakukan proses clearance in / out dokumen. Pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan Pelayanan SPB. Kantor PT Ambapers Agen mengajukan Permohonan Pelayanan Penggunan Alur . A) ke kantor PT Ambapers untuk melakukan pembayaran Channel Fee satu kali trayek. Kendala-kendala yang terjadi dalam proses pengajuan olah gerak kapal di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin meliputi sebagai berikut: Gangguan dalam aplikasi yang diterbitkan oleh syahbandar yaitu aplikasi inaportnet sehingga menimbulkan keterlambatan pemasukan data. awancara Dokumen expired dari pelabuhan sebelumnya sehingga tidak cukup waktu memperpajang dokumen tersebut Moch. Nurdin. Muhlansyah. Ery Purnomo. Veby Senopati Silam/Pena Jangkar Keterlambatan informasi atau secara tiba- tiba penyapaian informasi saat kapal akan melakukan pergerakan Upaya Mengatasi Kendala Saat Proses pengajuan Olah Gerak Kapal di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin. Dengan Menyelesaikan gangguan dalam proses pengajuan olah gerak kapal, dalam menyelesaikan ini cara untuk penanganan pertama adalah mengofirmasikan kepada pihak syahbandar untuk keterlambatan proses pengajuan olah gerak kapal, dalam pengurusan suatu sertifikat atau dokumen kapal yang sudah expride tahapan pertama adalah mebuat surat permohonan setelah membuat surat permohonan lampira sertifikat maupun dokumen kapal yang sudah expride lalu langkah selanjutnya sebagai agen kit mengajukan ke syahbandar dan meminta surat deposisi di layanan TU sebelum mengajukan perpanjangan kelayanan yang sudah ditentukan, dan dalam setiap kegiatan harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar terhindar dari keterlambatan. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan data yang diperoleh penulis pada saat melaksanakan penelitian. Persetujuan olah gerak kapal di sistem Inaportnet, yang digunakan oleh pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, melibatkan beberapa tahapan penting untuk memastikan bahwa setiap pergerakan kapal tercatat dengan baik dan Saran berisi temuan yang diperoleh dan pengembangan teori baru dan penelitian Mengenai saran kepada perusahaan sangat baik dan memuaskan baik dari fasilitas, pada tanggung jawab, semoga menjadi bertambah ilmu bagi yang melaksanakan proda diharapkan menjadi lebih bertanggung jawab dan disiplin untuk perusahaan DAFTAR PUSTAKA