Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Pemberian Edukasi Menggunakan Media Vidio Animasi Tentang Peningkatan Sikap Ibu Di Wilayah Puskesmas Limbong Tahun 2023 Juneris Aritonang1*. Romarta Gurning2. Yenni Gustiani Tarigan3 1,2,3Universitas Sari Mutiara Indonesia *Corresponding Author : aritonangjuneris@gmail. Abstrak. Pemberian ASI eksklusif diperlukan pada enam bulan pertama kehidupan yang mengandung banyak gizi serta tidak terkontaminasi oleh zat apapun. Pengenalan makanan secara dini yang disiapkan tidak higienis dan memiliki kandungan gizi serta energi yang rendah dapat menyebabkan anak mengalami kekurangan gizi dan terinfeksi oleh hal-hal yang lain, sehingga anak tersebut mempunyai daya tahan tubuh yang rendah terhadap Air Susu Ibu (ASI) sangatlah penting bagi pertumbuhan bayi, maka dari itu perlu adanya pemahaman bagi ibu untuk memberikan ASI Ekslusifnya. Memberikan hanya ASI saja tanpa memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi sejak lahir sampai berumur 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Pengaruh Edukasi tentang ASI Eksklusif Menggunakan Video Animasi Terhadap Sikap Ibu di Wilayah Puskesmas Limbong Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah quasi eskperimen with control two group design pre test-post test. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu memiliki bayi usia 0 Ae 6 bulan di wilaya kerja Puskesmas Limbong berjumlah 40 orang. Hasil penelitian setelah di lakukan intervensi diuji dengan paired t-test dan didapatkan nilai p=0,000 yang artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hal ini berarti Vidio Animasi tentang ASI Eksklusif di Puskesmas Limbong terbukti efektif dan memberikan sikap positif ibu tentang ASI Eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan bahwa vidio animasi dalam pembelajaran tentang ASI Eksklusif dapat di jadikan inovasi dalam meningkatkan sikap positif ibu dalam pemembrian ASI Eksklusif. Historis Artikel: Diterima : 22 Juli 2023 Direvisi : 03 Agustus 2023 Disetujui : 07 Agustus 2023 Abstract. Exclusive breastfeeding is needed in the first six months of life which contains lots of nutrients and is not contaminated by any substances. Early introduction of food that is prepared unhygienic and has low nutritional and energy content can cause children to become malnourished and infected by other things, so that these children have low body resistance to disease. Mother's Milk (ASI) is very important for the growth of the baby, therefore there is a need for understanding for mothers to provide exclusive breastfeeding. Giving only breast milk without giving other food and drinks to babies from birth to 6 months old. This study aims to determine the effect of education about exclusive breastfeeding using animated videos on mother's knowledge in the Limbong Health Center area in 2023. This type of research is a quasi-experimental with control two group design pretest-posttest. The population and sample in this study were mothers with babies aged 0-6 months in the Limbong Health Center working area, totaling 40 people. The results of the study after the intervention were tested by paired t-test and obtained a value of p = 0. 000, which means that there is a significant effect on changes in the attitude of mothers in giving exclusive breastfeeding between before and after being given the intervention. This means that the Animation Video about Exclusive Breastfeeding at the Kata Kunci: Limbong Health Center has proven effective and has given mothers a positive attitude about Exclusive Edukasi. Sikap. Vidio Animasi. ASI Breastfeeding. This study recommends that animated videos in learning about exclusive breastfeeding can be Eksklusif. Ibu used as an innovation in increasing the positive attitude of mothers in giving exclusive breastfeeding PENDAHULUAN Pemberian ASI ekslusif berdasarkan rekomendasi WHO adalah bayi berusia 0-6 bulan diberikan hanya ASI saja tidak diberikan makanan ataupun minuman lain (Widiastuti & Ramayanti, 2. Manfaat ASI ekslusif tidak hanya bagi bayi saja melainkan juga pada ibu. Manfaat bagi ibu diantaranya involusi yang cepat. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. pencegahan resiko perdarahan pada masa post partum, sebagai metode kontrasepsi alamiah (Mayasari & Jayanti, 2. Bagi bayi manfaat pemberian ASI ekslusif adalah mengurangi resiko bayi terjangkit infeksi, daya tahan tubuh yang besar, minim resiko kekurangan kadar gula darah, obesitas dan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Besarnya manfaat ASI ekslusif tidak sesuai dengan angka keberhasilan ASI ekslusif secara nasional Hasil penelitian yang telah ada, banyak factor penyebab gagalnya pemberian ASI ekslusif salah satu diantaranya adalah sikap ibu (Aryantochter,2. Ibu yang memberikan ASI ekslusif dari beberapa hasil penelitian didukung dengan memiliki sikapyang positif pula. Sikap positif seorang ibu akan pemberian ASI ekslusif didasarkan atas kesadarannya atas manfaat yang besar pada bayi dan ibu . eningkatkan derajat Kesehatan ibu dan ana. hingga mencegah kematian pada ibu dan bayi (Aritonang, 2. Perilaku kesehatan seseoranga dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan tindakanyya, hal tersebut dapat didukung dengan pemberian edukasi kepada individu, kluarga dan kelompok masyarakat. Suatu edukasi kesehatan dapat berjalan dan menghasilkan dampak yang baik apabila didukung oleh beberapa factor diantaranya, materi, narasumber, lokasi, media dan sasaran yang tepat. Inovatifnya media dan menariknya materi pada suatu kegiatan edukasi memberikan stimulus kepada peserta untuk aktif mendengar dan menyimak sehingga mengahsilkan peningkatan pemahaman terhadap topik tertentu(Angio, 2. Media cetak merupakan contoh yang paling sering digunakan dalam kegiatan pemberian edukasi, dan kini inovatif yang sedang dikembangkan adalah dan pengembangan media animasi, aplikasi baik berbasis web maupun android. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan media video sudah mulai banyak berkembang dan paling sering digunakan disebabkan lebih efektif dalam penyampaian informasi ke kelompok sasaran dan Indera penglihatan dan pendengaran distimulus untuk menyimak setiap materi ditambah dengan adanya gambar yang bergerak sehingga peserta tertarik dan dapat memahami dengan cepat materi yang diberikan Zakariya . dalam penelitiannya didapati media video sangat efektif digunakan untuk memberikan edukasi kesehatan, hasil menunjukan bahwa pengetahuan dan sikap meningkat signifikan setelah diberikan pendidikan Kesehatan menggunakan media audiovisual. Upaya yang dilakukan dalam penyebaran informasi tentang ASI ekslusif dengan sasaran pasangan ibu hamil, ibu post partum, hingga ibu yang menyusui dengan tujuan meningkatkan cakupan keberhasilan ASI ekslusif (Kementerian PPN/Bappenas, 2. Analisis Situasional BPM Swasta Mariana merupakan klinik bidan yang melakukan pelayanan asuhan kehamilan, persalinan, dan nifas. Wawancara yang dilakukan pada ibu yang memilikianakbayidiatas usia 6 bulan, didapati dari 5 ibu yang berkunjung hanya 2 ibu yang berhasil memberikan ASI ekslusif selebihnya tidak berhasil. Wawancara juga dilakukan kepada ibu hamil dari 10 ibu hamil didapati mayoritas gambaran sikap ibu dalam pemberian Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. ASI ekslusif masih negatif . dan 4 ibu lainnya memiliki sikap yang positif pada ibu yang berkunjung ke BPM Mariana. BPM Mariana sudah sering melakukan pemberian edukasi terkait ASI ekslusif, hanya saja masih menggunakan PPT, leafleat dan belum pernah dilakukan dengan menggunakan video animasi. METODE Rendahnya pengertahuan ibu masih didapati rendahnya sikap ibu yang baik dalam pemberian ASI ASI edukasi/pendidikan kesehatan terkait hal tersebut. Edukasi tersebut merupakan suatu upaya meningkatkan pemahaman peserta dalam hal ini adalah ibu hamil, hal ini disebabkan sebagai persiapan bagi ibu hamil untuk di masa menyusui. Program kemitraan masyarakat (PKM) sebagai bagian dari masyarakat yang kebetulan berkecimpung dalam dunia pendidikan, merasa terpanggil untuk ikut membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan wujud kontribusi Universitas Sari Mutiara Indonesia dalam implementasi tridarma perguruan tinggi. Melalui kegiatan PKM ini dan berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilaksanakan, tim program kemitraan masyarakat (PKM) dapat menawarkan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan pendekatan Ipteks. Pengabdian masyarakat ini dilaksnakan di BPM Mariana. Yang merupakan salah satu tempat praktik mahasiswa kebidanan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa S1 kebidanan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan peserta ibu hamiltrimester 2 dan 3 berjumlah 23 orang yang bertujuan untuk meningkatkan sikap ibu tentang ASI ekslusfi dan menunjang keberhasilan pemberian ASI ekslusif melalui edukasi audio visual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh 2 orang dosen dari program USM-Indonesia Juneris Aritonang. Yenni Tarigan serta melibatkan mahasiswa S1 kebidanan. Kegiatan ini dimulai dari . terlebih dahulu tim melakukan studi pendahuluan, kegiatan ini bertujuan untuk menggali permasalahan yang ada di masyarakat, menentukan target kegiatan dan merencanakan solusi atas permasalahan yang ditemukan. izin kegiatan, kegiatan ini berupa meminta izin kepada pengelola BPM Mariana dijadikan lokasi penyuluhan dan menentukan jadwal kegiatan, pembagian kelompok kecil peserta penyuluhan, dan memberikan undangan kegiatan penyuluhan kepada ibu hamil yang bersedia mengikuti kegiatan. penyuluhan, kegiatan ini dilakukan berupa memberikan informasi/pendidikan kesehatan tentang ASI ekslusif yang diberikan oleh tim. Tahapan dari penyuluhan ini dimulai dari pemaparan materi terkait ASI ekslusif dimulai dari konsep. Teknik menyusui dan cara peningkatan produksi ASI . refleksi dan penutupan, pada tahap ini tim melakukan refleksi dan diskusi kepada peserta mengenai materi yang telah disampaikan. Pada tiap sesinya pemateri mengevaluasi sekaligus melakukan komunikasi dan edukasi lebih mendalam. Pembuatan laporan pengabdian, tahap ini tim melaporkan hasil kegiatan yang telah berlangsung pada penanggung jawab klinik dan sepakat bersama-sama mempertahankan dan memantau pemahaman dan perilaku pemberian ASI ekslusif. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat terbuka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam proses memberikan edukasi harus menguasai ilmu komunikasi dan menguasai pemahaman yang lengkap dan jelas tentang pesan yang akan disampaikan serta pemakaian media dan alat peraga yang sesuai dan tepat agar tujuan penyuluhan dapat di capai secara optimal. HASIL DAN PEMBAHASAN Edukasi dari teman sejawat dilakukan semenarik mungkin dan dengan bahasa sederhana yang dapat mudah dimengerti para peserta. Selama kegiatan berlangsung, tampak para peserta antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Sebelum dan sesudah kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan tim memberi kuesioner yang harus diisi oleh para peserta, dengan hasil hasil sebagai berikut: Tabel 1 Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sikap Negatif Positif Jumlah Negatif Positif Dari tabel 1 didapati sebelum dilakukan edukasi menggunakan video animasi oleh seluruh peserta memiliki sikap negatif . %) dan hanya 35% yang memiliki sikap positif. Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan sikap ibu yang positif hingga 87% dan hanya 13% bersikap masih negatif. Pemberian edukasi secara tepat kepada individu, kelompok maupun masyarakat yang dapat meningkatkan pengetahuan yang lebih baik. Baiknya pengetahuan seseorang hingga kelompok masyarakat akan meningkatkan perilaku kesehatan pula. Pendidikan kesehatan pada prosesnya akan menumbuhkan kesadaran untuk berperilaku kesehatan yang baik yang dapat dilakukan di keluarga, sekolah hingga masyarakat (Aritonang, 2. Berdasarkan kegiatan ini sesuai dengan hasil penelitian yang sebelumnya yang membuktikan pemberian edukasi menggunakan media video animasi berdampak yang signifikan sikap ibu menyusui tentang ASI eksklusif (Nisfi. , & Ismawati. P, 2. Pendidikan kesehatan berupa teknik pennyuluhan dengan menggunakan metode pemberian materi, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi dapat merubah pemahaman peserta. Hal ini dikarenakan penggunaan media merupakan suatu kompenen terpenting dalam suatu kegiatan penyuluhan (Johariyah & Mariati, 2. Pemilihan video animasi sebagai media dalam pendidikan kesehatan, serta video yang peneliti gunakan mampu mengubah sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Safitri . menemukan ada pengaruh media video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pemberian ASI eksklusifPenelitian ini juga di dukung penelitian Zakariya . menemukan bahwa ada Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 4 No. 2, p. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap Ibu setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audiovisual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video sangat efektif digunakan untuk memberikan edukasi kesehatan pada ibu. , sejalan pula dengan penelitian Walance at all . menyatakan bahwa penggunaan video dapat meningkatkan kepercayaan diri serta perilaku ibu hingga 6 bulan setelah edukasi diberikan. Sedangkan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakukan juga memiliki peningkatan rata rata hasil sebesar 0,35, sikap ibu tentang pemberian ASI Eksklusif namum tetap pada kategori sikap Hal ini juga sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Suiraoka dan Supariasa . yang menyatakan bahwa seseorang akan mengingat 20% dari apa yang didengar, mengingat 50% dari apa yang dilihat, dan mengingat 80% dari apa yang didengar, dilihat dan langsung dilakukan. Media video mempunyai daya tarik tersendiri bagi responden, sehingga responden memperhatikan segala informasi yang disampaikan. Durasi video yang tidak lama dan materi edukasi yang termuat secara ringkas serta jelas membuat mudah diterima oleh responden menjadi kelebihan dari video sebagai media pendidikan kesehatan, sehingga hal tersebut mampu merubah sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif. Aspek penting lainnya penggunaan media adalah membantu memperjelas pesan pembelajaran. Informasi yang disampaikan secara lisan terkadang tidak dipahami sepenuhnya, terlebih apabila kurang cukup dalam menjelaskan materi. Disinilah peran media, sebagai alat bantu memperjelas pesan pembelajaran (Ismawati, 2. Penggunaan media video dalam kegiatan pembelajaran tidak hanya sekedar sebagai alat bantu, melainkan sebagai pembawa informasi atau pesan yang ingin disampaikan. Penggunaan video tentang ASI Eksklusif dapat memperjelas gambaran abstrak mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi, karena dalam proses pemberianya responden tidak hanya mendengar materi yang sedang disampaikan, tetapi juga melihat secara langsung dan jelas tentang langkah langkah melalui video tersebut (Yulyana,2. KESIMPULAN DAN SARAN Edukasi menggunakan audio visual tentang ASI ekslusif mampu meningkatkan sikap ibu dalam pemberian ASI ekslusif di BPM Mariana. DAFTAR PUSTAKA