P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Pengaruh Ukuran Usaha. Sumber Modal. Pemahaman Akuntansi Dan Pengelolaan Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM AVivi Oktari,ADwi Sinta AAProgram Studi Akuntansi. Universitas Pat Petulai. Bengkulu. Indonesia Emal: 1vivi_oktari@rocketmail. com ,2sintawidodi@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran usaha, sumber modal, pemahaman akuntansi dan pengelolaan keuangan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Desain penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian meliputi pelaku usahaUMKM di Rejang Lebong dengan 32 sample. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran usaha , sumber modal, pemahaman akuntansi dan pengelolaan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Kata kunci : Ukuran Usaha. Sumber Modal. Pemahaman Akuntansi. Pengelolaan Keuangan. Laporan Keuangan . UMKM ABSTRACT This research aims to analyze the influence of business size, capital sources, understanding of accounting and financial management on the quality of MSME financial reports. This research design is quantitative. The research population includes MSME business actors in Rejang Lebong with 32 samples. The data used in this research is primary data. The data collection technique for this research is by distributing questionnaires. The data analysis technique used in this research is multiple regression analysis. The research results show that business size, capital sources, understanding of accounting and financial management have a positive and significant effect on the quality of MSME financial reports. Keywords: Business Size. Capital Sources. Accounting Understanding. Financial Management. Financial Reports. MSMEs PENDAHULUAN UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian indonesia sebagai penggerak utama pertumbuhan Ekonomi. UMKM berkontribusi besar terhadap negara seperti lapangan kerja memberikan inovasi dan kreatifitas dalam menjalankan usahnya (Hamdani,2. Pertumbuhan akibat umkm mencapai 99% dari keseluruhan usaha. Kualitas laporan keuangan menjadi salah satu elemen penting bagi kegiatan akuntansi. Laporan keuangan pada UMKM menjadikan infomasi bagi akuntansi dan berperan penting untuk menilai keberhasilan suatu usaha. Hal ini disebabkan karna Laporan keuangan bisa digunakan sebagai acuan untuk pengambilan keputusan strategi dan pengembangan terkait UMKM, seperti menentukan harga jual, perluasan penjualan pasar dan strategi lebih Dalam Kualitas laporan keuangan UMKM masih banyak terdapat masalah yang dihadapi berupa lemahnya pemahaman standar akuntansi, sumber modal yang ini berdampak juga pada pengelolaan keuangan yang belum efektif. dikarnakan sebagian UMKM tersebut menganggap pembuatan laporan keuangan tidaklah penting. Padahal laporan keuangan berperan penting dalam menilai suatu Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. keberhasilan yang dicapai UMKM sendiri. Salah satu faktor berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan ialah Ukuran usaha yang mana akan mempengaruhi keputusan individu dalam poses akuntansi. Semakin besar Ukuran usaha , maka semakin besar pula minat individu dalam mengelola proses akuntansi secara akurat. penelitian terdahulu Diah Ayu Dkk . 2 ) Menjelaskan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh secara positif terhadap penyusunan laporan keuangan berbeda dengan penelitian dari Rejeki Dkk . Ukuran usaha tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan. Faktor yang kedua yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan ialah sumber modal nya. mana sumber modal dimaksud ialah sumber daya yang memiliki nilai, memiliki daya beli serta kekuasan dalam menggunakannya seperti uang ataupun peralatan yang digunakan sebagai awal untuk mendirikan sebuah usaha . sumber modal tersebut biasanya diperoleh dari modal sendiri atau pribadi ataupun pinjaman pihak pihak ekternal dan lain sebagainya. semakin besar modal yang digunakan maka semakin komplek penyajian laporan keuangan sesuai dengan penelitian Indah Dkk ( 2. berpenngaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyajian laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Faktor yang ketiga yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan ialah pemahaman akuntansi. Pemahaman akuntansi sangat dibutuhkan dalam penyajian laporan keuangan yang mana semakin tinggi pemahaman akuntansi maka semakin bagus pula kualitas laporan Faktor ini berkaitan dengan faktor yang keempat yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan ialah pengelolan Pengelolaan keuangan ialah suatu usaha dalam mengelola dana atau uang pada kehidupan sehari-hari yang di lakukan individu maupun kelompok yang bertujuan untuk perolehan keuntungan. Pusporini Dkk ( 2. untuk mencapai kesejateraan dalam perolehan keuntungan diperlukan keterampilan dalam pengelolaan yang baik sehingga pengoperasian keuangan tersebut dipergunakan sesuai dengan kebutuhan dan tidak dihambur-hamburkan. Situasi yang dihadapi oleh pelaku UMKM saat ini ialah adanya perbedaan usaha yang berkembang secara nasional. yang mana diartinya bahwasannya UMKM ini tidak dapat dikatakan maju ataupun berkembang yang mana kualitas laporan keuangannya pelaku UMKM ini masih belum efektif. Ruang lingkup riset ini ialah UMKM yang berada dikabupaten Rejang Lebong , yang mana permasalahan yang ditemukan ialah tekait dengan Ukuran Usaha. Sumber modal. Pemahaman Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan yang ada. Ukuran Usaha Ukuran Usaha ialah skala yang dimiliki suatu unit usaha terkait dengan besarnya aset yang digunakan atau transaksi yang terjadi dalam rangka memperoleh profit dalam suatu periode waktu. Menurut UU no 20 Tahun 2008 Ukuran usaha dibagi menjadi berapa skala yakni Mikro, kecil dan Semakin besar ukuran usaha unit usaha maka semakin komplek juga permasalahan yang terjadi didalamnya. pemasalahan didalamnya membutuhkan solusi untuk pemecahannya. salah satu masalahnya ialah pencatatan atau penyajian laporan keuangannya. Semakin tinggi ukuran usahanya, maka semakin banyak pula transaksi yang terjadi. UMKM yang memiliki ukuran lebih besar seperti aset yang signifikan atau pendapatan yang tinggi cenderung memiliki laporan keuangan yang lebih baik. maka dari ini tidak dalam dikerjakan oleh pemiliknya sendiri, dalam hal ini perlu merekrut karyawaan yang kompoten untuk menangani masalah penyajian dan pencatatan laporan keuangan. UMKM sebaiknya terus meningkatkan Melakukan pencatatan dan penyajian pembukuan terkait terkait ukuran atau skala usaha yang sesuai dengan standar akuntansi agar penyajian laporan keuangan semakin berkualitas. berdasarkan penjelaskan yang dipaparkan sebelumnya maka hipotesis yang digunakan Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. H1 : Terdapat Pengaruh Ukuran Usaha Terhadap Kualitas Penyajian Laporan Keuangan UMKM. Sumber Modal Sumber modal ialah segala sesuatu yang memiliki nilai, memiliki daya beli dan kekuasaan akan penggunaannya berupa uang, aset , peralatan, yang awalnya sumber modal tersendiri berasal dari 2 jenis yaitu modal sendiri dan modal faktor yang mempengaruhi sumber modal yaitu sifat atau tipe dari perusahaan. Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi atau memperoleh barang yang akan dijual serta harga satuan barang tersebut, pendapatan yang diterima setiap bulan, tingkat perputaran persediaan, pembelian peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan usaha. Intrumen dalam variabel ini ialah Ketersediaan Modal External. penjelasan yang dipaparkan sebelumnya maka hipotesis yang digunakan ialah : H2 : Terdapat Pengaruh Sumber Modal Terhadap Kualitas Penyajian Laporan Keuangan UMKM. Pemahaman Akuntansi Salah satu pemahaman akuntansi perlu diterapkan dalam sebuah usaha UMKM sebagaimana tujuannya ialah sehingga para pelaku UMKM dapat mengontrol keuangan dengan baik serta dapat menentukan keberhasilan usaha yang dijalankan. mana menurut Romy Eka ( 2. Pemahaman akuntansi dapat menjadi perusahaan pada dasarnya membuat laporan keuangan juga membutuhkan pemahaman akuntansi, untuk menghasilkan laporan keuangan dan meningkatkan kualitas laporan keuangan agar pihak yang memiliki wewenang bisa menilai kondisi suatu industri itu sendiri. maka dari itu jika ditemukan penyajian laporan keuangan nya berkualitas meningkat suatu usaha berarti pemahaman akuntansi pada UMKM juga apabila kurangnya waktu yang difocuskan serta minimnya SDM yang mempunyai keahlian dalam mengerjakan penyusunan sebuah laporan keuangan merupakan kendala proses pembuatan laporan keuangan yang berkualitas pada suatu usaha. Berdasarkan penjelasan yang dipaparkan sebelumnya, maka hipotesis yang digunakan ialah : H3 : Terdapat Pengaruh Pemahaman Akuntansi Terhadap Kualitas laporan Keuangan UMKM. Pengelolaan Keuangan Pengelolaan adalah suatu proses yang dapat membantu dalam merumuskan kebijaksaan, tujuan organisasi, dan proses yang memberikan pengawasan terhadap semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan dan pencapaian tujuan. Pengelolaan keuangan memiliki arti tertentu ialah proses tertentu baik perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, serta pengawasan keuangan, yang dilakukan oleh individu, pemerintah, maupun pencapaian tujuan yang direncanakan. Maka dari itu jika dilihat dari kualitas penyajian disimpulkan bahwasannya keterampilan pengelolan keuangan yang baik, kebijaksaan dalam pengelolaan keuangan, pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya yang tepat sehingga menghasilkan laba yang apabila terdapat kerugian yang dihasilkan yang dilihat dalam kualitas keterampilan pengelolaan keuangan , tidak adanya kebijaksaanaan dalam pengelolaan keuangan, pengambilan keputusan yang asal-asalan dan tidak memanfaatkan sumber daya dengan baik merupakan kendala proses dalam penyajian laporan keuangan yang berkualitas pada suatu usaha. Berdasarkan penjelaskan yang dipaparkan, maka hipotesis yang digunakan ialah: H4: Terdapat Pengaruh Pengelolaan Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. METODE PENELITIAN penelitian ini dilakukan di bulan Agustus sampai Oktober tahun 2023, pada Usaha Mikro Kecil,dan Menengah (UMKM) di Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. kabupaten Rejang Lebong. Data yang dikumpulkan merupakan kuantitatif. Sumber data digunakan data primer. Dimana data didapat dengan mengumpulkan langsung dari objek penelitian yaitu dengan menyebarkan kuisioner kepada responden Populasi dalam penelitian ini ialah UMKM di Kabupaten Rejang Lebong. Besarnya Sampel ditetapkan penelitian ini adalah 32 UMKM di Kabupaten Rejang Lebong. Teknik Pengumpulan data Dalam riset ini menggunakan data primer yang diporleh melalui kuisioner yang dikirimkan langsung kepada responden pelaku UMKM yang sudah ditetapkan pada penelitian ini. Adapun hasil jawaban responden yang akan dituangkan dalam kuisioner ialah dikelompokan dengan empat kriteria yaitu : 5 : Sangat Setuju (SS) 4 : Setuju ( S ) 3 : Netral ( N ) 2 : Tidak Setuju ( TS ) 1 : Sangat Tidak Setuju ( STS ) Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan yaitu pengujian hipotesis uji t, uji f = 5%. Variabel Dependen dan Variabel independen diukur menggunakan skala linker. HASIL DAN PEMBAHASAN Adapun didapatkan yang mana sudah dilakukan perhitungan serta analisis data. Oleh karena itu hasil penelitian yang akan ditampilkan ialah sebagai berikut: Analisis Uji Kualitas Data Uji ini dilakukan untuk mengukur data yang telah di dapatkan setelah penelitian merupakan data valid atau tidak, dengan menggunakan alat ukur yang digunakan . uisioner ), sedangkan tujuan dari pengujian reliabelitas mengetahui apakah data yang digunakan dalam riset ini dapat diandalkan atau tidak. Hasil dari pengujian ini ialah sebagai Uji Validitas Tabel 1 Hasil Uji Validitas Ukuran Usaha ( X1 ) Item Koefisien Korelasi X1. Profitabilitas Keterangan 0,331 0,000 Valid X1. 0,435 0,000 Valid X1. 0,502 0,000 Valid X1. 0,159 0,000 Valid X1. 0,397 0,000 Valid 0,123 Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitungan yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa uji validitas pada variabel Ukuran Usaha ( X1 ) memiliki lima item pertanyaan serta memiliki nilai Propability < 0,05 sedangkan dalm nilai koefisien korelasi > t tabel ( 0,123 ). Oleh karena itu seluruh item pada variabel dinyatakan valid. Tabel 2 Hasil Uji Validitas Sumber Modal ( X2 ) Item Koefisien Korelasi X2. 0,441 X2. 0,476 X2. 0,482 X2. X2. Profitabilitas Keterangan 0,000 Valid 0,000 Valid 0,000 Valid 0,515 0,000 Valid 0,479 0,000 Valid 0,123 Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitunga yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa uji validitas pada variabel Sumber Modal ( X2 ) memiliki lima item pertanyaan serta memiliki nilai propitability < 0,05, sedangkan pada nilai koefisien korelasi > t tabel ( 0. Sebagaimaa hasil perhitungan pada uji validitas tersebut sehingga variabel ini dinyataan valid. Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Tabel 3 Hasil Uji Validitas Pemahaman Akuntansi ( X3 ) Item X3. Koefisien Korelasi 0,341 X3. 0,231 X3. 0,432 X3. X3. Tabel 5 Hasil Uji Validitas Kualitas Laporan Keuangan UMKM ( Y) Profitabilitas Keterangan 0,000 Valid 0,000 Valid 0,000 Valid 0,130 0,000 Valid 0,190 0,000 Valid 0,123 Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitunga yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa uji validitas pada variabel Pemahaman Akuntansi ( X3 ) memiliki lima item pertanyaan serta memiliki nilai propitability < 0,05, sedangkan pada nilai koefisien korelasi > t tabel ( 0. Sebagaimaa hasil perhitungan pada uji validitas tersebut sehingga variabel ini dinyataan valid. Tabel 4 Hasil Uji Validitas Pengelolaan keuangan ( X4 ) X4. Koefisien Korelasi 0,321 X4. 0,336 X4. 0,401 X4. 0,503 Item X4. 0,341 0,123 Keterangan 0,000 Valid 0,000 Valid 0,000 Valid 0,000 Valid Valid Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitunga yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa uji validitas pada variabel Pengelolaan keuangan ( X4 ) memiliki lima item pertanyaan serta memiliki nilai propitability < 0,05, sedangkan pada nilai koefisien korelasi > t tabel ( 0. Sebagaimaa hasil perhitungan pada uji validitas tersebut sehingga variabel ini dinyataan valid. Koefisien Korelasi Profitabili Keterang 0,390 0,000 Valid 0,395 0,000 Valid 0,407 0,000 Valid 0,498 0,000 Valid 0,389 0,000 Valid 0,123 Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitunga yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa uji validitas pada variabel Kualitas Laporan Keuangan ( Y ) memiliki lima item pertanyaan serta memiliki nilai propitability < 0,05, sedangkan pada nilai koefisien korelasi > t tabel ( 0. Sebagaimaa hasil perhitungan pada uji validitas tersebut sehingga variabel ini dinyataan valid. Uji Reliabelitas Profitabilitas 0,000 Ite Tabel 6 Hasil Uji Validitas Kualitas Laporan Keuangan UMKM ( Y) Variabel Nilai Cronbach's Alpha Ukuran Usaha ( X1 ) 0,571 Sumber Modal ( X2 ) 0,477 Pemahaman Akuntansi ( X3 ) 0,495 Pengelolaan Keuangan ( X4 ) 0,435 Kualitas Laporan Keuangan UMKM ( Y ) 0,427 Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan Pada hasil perhitungan yang ada pada tabel, sehingga dapat disimpulkan data yang digunakan dalam pengujian reliabelitas ini ialah reliabel atau dapat Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Persamaan regresi linier berganda sebagai Berdasarkan perhitungan yang ada pada tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Persamaa : Y= a b1. X1 B2. B3. X3 B4. X4 e Y = 14,651 0. 210X1 0,171X2 0,161X3 0,427X4 e Keterangan : Y : Kualitas Laporan Keuangan UMKM X1 : Ukuran Usaha X2 : Sumber Modal X3 : Pemahaman Akuntansi X4 : Pengelolaan Keuangan Uji Heterokedasitas Gambar 1. Scatterplot Berdasarkan data yang ditemukan tabel tersebut, sehingga dapat diinterprestasikan pengujian hipotesis antara lain: Uji t Data yang di dapat dari t tabel = 2. Hipotesis penelitian akan dibuktikan dengan menggunakan uji t ini. Selain untuk membuktikan kebenaran hipotesis, pada uji t juga dapat diketahui arah masing-masing variabel independen dengan melihat tanda koefisien regeresinya. Gambar 1. Grafik Scatterplot X1. X2. X3 dan X4 Menunjukan bahwa data tersebut tidak terdapat pola yang jelas serta titik- titik menyebar diatas dan dibawah angka nol pada sumbu Y, ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi ini. Uji Regresi berganda Tabel 8 Menunjukan persamaan regresi linier CoefficientsA Unstandardized Standardized Coefficient Coefficie Model 1 (Constan. 14,65 Std. Error Beta 3,310 Sig. Ukuran Usaha ( X1 ) Sumber Modal ( X2 ) Pemahaman Akuntan . si ( X3 ) Pengelolaan Keuang 0,427 . an ( X4 Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan UMKM Sumber : Output SPSS version 21. Uji Hipotesis Pertama ( H1 ) Hipotesis pertama dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh ukuran usaha terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hal ini dibuktikan pada variabel X1 memiliki nilai t 799 > t tabel 2. 037 dan nilai signifikan 0,012 < 0,05. yang artinya ukuran usaha berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Oleh karna itu pengujian hipotesis H1 Uji Hipotesis Kedua ( H2 ) Hipotesis kedua dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh sumber modal terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hal ini dibuktikan pada variabel X2 memiliki nilai t 698 > t tabel 2. 037 dan nilai 010 < 0. yang artinya sumber modal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Oleh karna itu pengujian hipotesis H2 Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Uji Hipotesis Ketiga ( H3 ) Hipotesis ketiga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh pemahaman akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hal ini dibuktikan pada variabel X3 memiliki nilai t hitung 2. 695 > t hitung 2. dan nilai signifikan 0. 009 < 0. 05 yang artinya pemahaman akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Oleh karna itu pengujian hipotesis H3 diterima. Uji Hipotesis Keempat ( H4 ) Hipotesis keempat dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh pengelolaan keuangan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Hal ini dibuktikan pada variabel X3 memiliki nilai t hitung 3. 381 > t 037 dan nilai signifikan 0. 011 < 0. yang artinya pengelolaan keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Oleh karna itu pengujian hipotesis H4 diterima. Data yang di dapat dari f tabel = 2. Tabel 9 Uji F ANOVAb Model Mean Squa Sig. 1 Regressio Residual Total Predictors: (Constan. Ukuran Usaha. Sumber Modal. Pemahaman Akuntansi. Pengelolaan keuangan Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan UMKM Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan pada hasil perhitungan yang ada pada tabel, sehingga dapat dinyatakan bahwa nilai uji f hitung 4. 184 > dari f tabel 668 dan nilai signifikansi 0. 010 < 0. yang artinya X1. X2 . X3, dan X4 secara Koefisien Ditermasi Tabel 10 Koefisien Ditermasi Model Summaryb Mod Std. Error a Adjusted R Squa Esti DurbinWats Predictors: (Constan. Ukuran Usaha. Sumber Modal. Pemahaman akuntansi. Pengelolaan Keuangan. Dependent Variable: Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Sumber : Output SPSS version 21. Berdasarkan tabel di atas diketahui nilai berdasarkan hasil perhitungan yang ada pada tabel tersebut, sehingga dapat dinyatakan bahwa nilai R Square 0. 668 yang artinya variabel X1. X2. X3 dan X4 dapat memberikan pengaruh sebesar 66,8 % terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM. Sedangkan sisanya 33,2 % dapat dipengaruhi oleh faktor lain diluar riset ini. Uji f Sum of Square simultan berpengaruh secara positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. SIMPULAN Berdasarkan sebelumnya, sehingga kesimpulan yang diambil dalam riset ini bahwa ukuran usaha, sumber modal , pemahaman akuntansi dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. dan Variabel ukuran usaha, sumber modal, pemahaman akuntansi dan pengelolaan keuangan berpengaruh bersama-sama mempengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM dengan nilai F hitung 4. 184 > dari f kondisi ini mengindetifikasikan pertimbangan untuk para pelaku usaha Vol 6 No 3 . : IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 3 November 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. UMKM agar meningkatkan kualitas laporan keuangan usahanya dalam pengambilan keputusan yang bijak. DAFTAR PUSTAKA