JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 905-910 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PENGARUH FILSAFAT IDEALISME DAN REALISME DALAM PRAKTIK MANAJEMEN PENDIDIKAN Sahilan1. Devi Megawati2. Marlina Rahayu3 1 UNMA Majalengka. Indonesia 2,3 Riyadul Jannah Subang. Indonesia Email: iyansahal@gmail. DOI: https://doi. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 23 June 2025 Final Revised: 11 July 2025 Accepted: 14 August 2025 Published: 21 September 2025 Keywords: Idealism Realism Educational Management Philosophy of Education ABSTRACT As a process of managing resources to achieve educational goals, management practices are not only influenced by theory and policy, but also by the philosophical foundations that underlie views on humans, knowledge, and the purpose of life. The philosophy of idealism places ideas, values, and ideals at the center of all educational Education is seen as an effort to humanize people through the formation of character and morality. This study aims to analyze the influence of idealism and realism philosophy in educational management practices, particularly in the aspects of planning, organizing, implementing, and supervising in the school environment. This study uses a descriptive qualitative approach with a literature study method. Data were collected from various relevant educational philosophy and management literature, then analyzed conceptually. The results of the study indicate that idealism philosophy influences the formation of a noble educational vision oriented towards character building, while realism philosophy provides direction for educational management based on facts, logic, and efficiency. The conclusion of this study shows that the integration of idealism and realism approaches can create holistic educational management practices, balanced between values and reality, and able to answer the challenges of contemporary educational dynamics. ABSTRAK Sebagai suatu proses pengelolaan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan, praktik manajemen tidak hanya dipengaruhi oleh teori dan kebijakan, tetapi juga oleh landasan filosofis yang melandasi pandangan terhadap manusia, pengetahuan, dan tujuan hidup. Filsafat idealisme menempatkan ide, nilai, dan cita-cita sebagai pusat dari segala proses Pendidikan dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia melalui pembentukan karakter dan moralitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh filsafat idealisme dan realisme dalam praktik manajemen pendidikan, khususnya dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai literatur filsafat dan manajemen pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis secara konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat idealisme memberikan pengaruh dalam membentuk visi pendidikan yang luhur dan berorientasi pada pembentukan karakter, sedangkan filsafat realisme memberikan arah pada manajemen pendidikan yang berbasis fakta, logika, dan efisiensi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara pendekatan idealisme dan realisme dapat menciptakan praktik manajemen pendidikan yang holistik, seimbang antara nilai dan realitas, serta mampu menjawab tantangan dinamika pendidikan kontemporer. Kata kunci: Idealisme. Realisme. Manajemen Pendidikan. Filsafat Pendidikan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Filsafat Idealisme Dan Realisme Dalam Praktik Manajemen Pendidikan PENDAHULUAN Manajemen pendidikan merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan yang menentukan arah, strategi, dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Sebagai suatu proses pengelolaan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan, praktik manajemen tidak hanya dipengaruhi oleh teori dan kebijakan, tetapi juga oleh landasan filosofis yang melandasi pandangan terhadap manusia, pengetahuan, dan tujuan hidup. Dalam konteks ini, filsafat pendidikan memiliki peran mendasar dalam membentuk kerangka berpikir para pengelola pendidikan. Dua aliran besar filsafat yang banyak memengaruhi pendekatan dalam manajemen pendidikan adalah idealisme dan realisme. Filsafat idealisme menempatkan ide, nilai, dan cita-cita sebagai pusat dari segala proses pendidikan. Pendidikan dipandang sebagai upaya memanusiakan manusia melalui pembentukan karakter dan moralitas. Sebaliknya, filsafat realisme menekankan pentingnya realitas objektif, dunia fisik, dan pengalaman empiris. Dalam pendekatan ini, pendidikan difokuskan pada pembekalan keterampilan, fakta, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan nyata. Kedua pendekatan tersebut memiliki dampak yang berbeda terhadap praktik manajemen pendidikan. Dalam studi yang dilakukan oleh Ornstein dan Hunkins . , pendekatan filosofis dalam pendidikan sangat berpengaruh terhadap desain kurikulum, strategi kepemimpinan, dan penilaian kinerja. Sementara itu, hasil penelitian oleh Sagala . menunjukkan bahwa pendekatan pragmatis berbasis realisme mampu mendorong efektivitas manajemen sekolah, terutama dalam konteks manajemen berbasis sekolah (MBS). Namun, terlalu dominannya salah satu pendekatan berpotensi menimbulkan ketimpangan antara visi ideal dan kenyataan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana pengaruh filsafat idealisme dan realisme mewarnai praktik manajemen pendidikan, baik secara teoritis maupun dalam praktik di institusi pendidikan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan integrasi antara keduanya agar praktik manajemen pendidikan lebih holistik dan relevan dengan tuntutan zaman. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengisi kekosongan kajian yang mengaitkan filsafat pendidikan secara langsung dengan praktik manajemen. Dengan menelusuri pengaruh kedua aliran filsafat tersebut, diharapkan artikel ini dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat landasan berpikir para pemimpin pendidikan serta memberikan alternatif pendekatan yang lebih seimbang antara nilai dan kenyataan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka . ibrary researc. untuk menjawab pertanyaan penelitian dan mencapai tujuan yang telah Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bersifat konseptual dan bertujuan mendeskripsikan serta menganalisis pengaruh filsafat idealisme dan realisme dalam praktik manajemen pendidikan secara mendalam. Metode studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder yang relevan dari berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan filsafat pendidikan dan manajemen pendidikan. Teknik pengumpulan data meliputi identifikasi dan seleksi literatur yang memenuhi kriteria relevansi dan kredibilitas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa daftar pertanyaan panduan untuk membantu mengarahkan fokus pengumpulan data dan analisis konsep. Sumber data dalam penelitian ini adalah literatur primer dan sekunder yang Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Filsafat Idealisme Dan Realisme Dalam Praktik Manajemen Pendidikan mencakup buku teks filsafat pendidikan, artikel ilmiah, serta dokumen regulasi pendidikan. Tidak terdapat populasi dan sampel dalam arti konvensional karena data bersifat pustaka. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi . ontent analysi. secara kualitatif dengan langkah-langkah: pengkodean konsep-konsep utama, kategorisasi ide-ide terkait idealisme dan realisme, serta sintesis temuan untuk menjelaskan pengaruh kedua filsafat terhadap praktik manajemen pendidikan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Berdasarkan analisis literatur yang telah dilakukan, ditemukan beberapa temuan utama terkait pengaruh filsafat idealisme dan realisme dalam praktik manajemen pendidikan. Pengaruh Filsafat Idealisme Filsafat idealisme memengaruhi praktik manajemen pendidikan dengan menekankan pentingnya visi dan nilai luhur dalam setiap aspek pengelolaan. Dalam perencanaan, manajer pendidikan cenderung menetapkan tujuan yang bersifat ideal dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa. Kepemimpinan yang diterapkan bersifat inspiratif dan transformatif, mendorong inovasi yang sesuai dengan nilai-nilai moral. Implementasi manajemen dengan landasan idealisme mengedepankan peran pendidik sebagai teladan dan penggerak perubahan positif. Pengaruh Filsafat Realisme Sebaliknya, filsafat realisme memberikan arah praktik manajemen yang berlandaskan pada fakta dan kondisi nyata di lapangan. Dalam pengorganisasian dan pengawasan, manajer pendidikan menggunakan data dan informasi empiris sebagai dasar pengambilan keputusan. Pendekatan ini mengutamakan efisiensi, efektivitas, serta adaptasi terhadap kebutuhan dan tantangan sosial ekonomi. Praktik manajemen yang berorientasi realisme terlihat pada penggunaan teknologi informasi dan metode evaluasi yang sistematis. Integrasi Idealisme dan Realisme dalam Manajemen Pendidikan Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan yang efektif merupakan hasil integrasi kedua filsafat tersebut. Sekolah yang mampu menggabungkan nilai-nilai idealisme dengan pendekatan realisme cenderung memiliki visi yang jelas sekaligus mampu mengimplementasikan strategi praktis dan adaptif. Integrasi ini terlihat dalam perumusan kebijakan sekolah yang tidak hanya mengutamakan aspek akademik dan karakter, tetapi juga mempertimbangkan realitas sumber daya dan lingkungan sosial. Tabel 1. Perbandingan Pengaruh Idealisme dan Realisme dalam Praktik Manajemen Pendidikan Aspek Manajemen Pengaruh Realisme Perencanaan Fokus pada visi ideal dan tujuan karakter Berbasis data dan kondisi nyata sekolah Kepemimpinan Inspiratif, transformative, berbasis nilai Teknis, pragmatis, berorientasi hasil Pengorganisasi Mengedepankan nilai dan Efisiensi sumber daya dan Pengaruh Idealisme Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Filsafat Idealisme Dan Realisme Dalam Praktik Manajemen Pendidikan budaya sekolah struktur organisasi Pengawasan Penilaian berdasarkan nilai dan perkembangan Pengawasaan berdasarkan indikator kuantitatif Pembahasan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa filsafat idealisme dan realisme memberikan pengaruh yang signifikan dan saling melengkapi dalam praktik manajemen pendidikan. Makna utama dari temuan ini adalah bahwa pengelolaan pendidikan yang hanya mengedepankan salah satu filsafat saja akan menghadapi keterbatasan dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer. Filsafat idealisme, dengan penekanannya pada nilai-nilai luhur dan visi pendidikan, berperan penting dalam membangun arah dan tujuan jangka panjang institusi pendidikan. Hal ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional yang menekankan visi dan motivasi moral sebagai landasan perubahan positif (Bass, 1. Dalam konteks regulasi nasional, seperti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, aspek visi dan misi yang ideal menjadi pedoman dalam pengelolaan sekolah untuk mencapai mutu pendidikan yang berkelanjutan. Namun, idealisme saja tidak cukup apabila tidak didukung oleh pendekatan yang Filsafat realisme menggarisbawahi pentingnya pengelolaan berbasis data, fakta, dan efisiensi operasional yang konkret. Temuan ini sesuai dengan pendekatan manajemen berbasis sekolah (MBS) yang mengutamakan penggunaan data dan evaluasi sistematis dalam pengambilan keputusan (Sagala, 2. Pendekatan ini juga tercermin dalam regulasi yang mengatur manajemen sekolah agar responsif terhadap kebutuhan nyata di lapangan. Perbandingan kedua filsafat ini mengindikasikan bahwa idealisme memberikan kerangka nilai dan tujuan, sedangkan realisme menyediakan pijakan untuk tindakan nyata dan pengelolaan praktis. Ketidaksesuaian muncul ketika salah satu filsafat dipaksakan secara dominan tanpa mempertimbangkan yang lain, yang dapat mengakibatkan praktik manajemen menjadi kurang efektif atau kehilangan makna idealnya. Sebaliknya, manajemen yang terlalu idealis tanpa memperhatikan kondisi nyata sekolah dapat menimbulkan kebijakan yang sulit diimplementasikan dan tidak Oleh karena itu, integrasi antara kedua filsafat tersebut merupakan pendekatan terbaik yang dapat menghasilkan praktik manajemen pendidikan yang holistik, efektif, dan adaptif. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan relevansi teori-teori klasik dan regulasi pendidikan dalam konteks penerapan filsafat pendidikan pada praktik manajemen. Penelitian ini memperkaya pemahaman bahwa manajer pendidikan harus mampu menggabungkan nilai-nilai idealisme dan realisme dalam mengelola institusi, sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan modern sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang mendasari tujuan pendidikan. KESIMPULAN Filsafat idealisme dan realisme memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk arah dan strategi manajemen pendidikan. Kedua aliran filsafat ini memberikan dasar pemikiran yang berbeda namun saling melengkapi dalam penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan bermakna. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Filsafat Idealisme Dan Realisme Dalam Praktik Manajemen Pendidikan Filsafat idealisme, yang menekankan pentingnya ide, nilai-nilai moral, dan kesempurnaan spiritual, mendorong manajemen pendidikan untuk tidak hanya berorientasi pada hasil akhir yang bersifat material atau praktis, tetapi juga menekankan pada pengembangan karakter, etika, dan idealisme peserta didik. Dalam praktik manajemen, pengaruh idealisme terlihat dalam penetapan visi dan misi pendidikan yang luhur, penekanan pada kualitas guru sebagai pendidik dan teladan, serta pelaksanaan proses pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Sementara itu, filsafat realisme menawarkan pendekatan yang lebih konkret dan Realisme memandang bahwa dunia nyata dapat dipelajari melalui observasi dan pengalaman, sehingga manajemen pendidikan yang dipengaruhi oleh realisme lebih fokus pada efisiensi, efektivitas, pengambilan keputusan berbasis data, serta pencapaian hasil yang Dalam praktiknya, hal ini tercermin pada pengelolaan sumber daya pendidikan yang rasional, perencanaan yang berbasis kebutuhan riil, serta penilaian dan evaluasi yang sistematis dan obyektif. Dengan mengintegrasikan kedua pendekatan ini, manajemen pendidikan dapat mencapai keseimbangan antara orientasi nilai dan orientasi kinerja. Idealisme memberikan arah dan tujuan jangka panjang yang luhur, sedangkan realisme memastikan bahwa implementasi strategi pendidikan dilakukan secara rasional, efisien, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Kombinasi keduanya memberikan landasan filosofis yang kuat bagi pengembangan sistem pendidikan yang holistik, adaptif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap kedua aliran filsafat ini sangat penting bagi para pengelola pendidikan agar mampu merancang dan menerapkan kebijakan pendidikan yang tidak hanya relevan secara praktis, tetapi juga bermakna secara filosofis dan etis. Dalam konteks dunia pendidikan yang terus berkembang, pendekatan manajemen yang seimbang antara idealisme dan realisme merupakan kunci untuk menciptakan lembaga pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi positif terhadap pembangunan manusia dan masyarakat. REFERENSI