PRINTED ISSN: 2798-2645 ONLINE ISSN: 2798-2653 Published by LP3MKIL YLIP . ayasan Linggau Inda Pen. South Sumatera. Indonesia Vol. 2 No. Januari 2022 Page: 46 - 57 Linggau Jurnal Language education and literature Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono Yuyun Lestari1. Nur Nisai Muslihah2. Agung Nugroho3 Prodi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Lubuklinggau 1,2,3 Email: nugroho240886@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik membaca dan mencatat. Teknik analisis data yang digunakan melalui tahap reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Dari hasil penelitian ditemukan Tindak tutur ilokusi representatif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang menyatakan/mengatakan, memberitahukan dan menyebutkan yang tindak tutur kata langsung dan tindak tutur tidak langsung. Tindak tutur ilokusi direktif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni memerintahkan, meminta, menasehati, mendesak, menyarankan dan mengkritik. Tindak tutur ilokusi ekspresif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, memuji dan mengeluh. Tindak tutur ilokusi komisif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang mengungkapkan berjanji, bersumpah dan Tindak tutur ilokusi deklarasi dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang menuturkan memutuskan dan melarang. Tindak tutur ilokusi adalah tindak yang berfungsi menginformasikan sesuatu dan melakukan Tindak tutur ilokusi ini bersifat pribadi, kekeluargaan, dan pertemanan dalam menginformasikan, menyampaikan tuturan oleh para penutur. Kata kunci: Tindak Tutur Ilokusi, cerpen, sepasang sepatu ABSTRACT This study aims to describe the illocutionary speech acts in the collection of short stories. A Pair of Shoes Tua by Sapardi Djoko Damono. The method in this study is a qualitative description method. Data collection techniques used in this study are reading and note-taking The data analysis technique used was through the data reduction stage of data presentation and drawing conclusions and data verification. From the results of the study, it was found that representative illocutionary speech acts in the collection of short stories of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono are sentences that state/say, inform and mention direct speech acts and indirect speech acts. The directive illocutionary speech acts in the short story collection of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono are ordering, requesting, advising, urging, suggesting and criticizing. The expressive illocutionary speech acts in the collection of short stories of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono are thanking, congratulating, praising and complaining. The commissive illocutionary speech act in the short story collection of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono is a sentence that expresses a promise, swears and threatens. The illocutionary speech act of declaration in the short story collection of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono is a sentence that says deciding and Illocutionary speech acts are acts that function to inform something and do This illocutionary speech act is personal, familial, and friendly in informing, conveying speech by speakers. Keywords: Illocutionary. Speech. Acts. PENDAHULUAN Karya sastra merupakan ungkapan pikiran, perasaan, ide dan gagasan seseorang yang dituangkan dalam bentuk tulisan dengan menggunakan bahasa yang indah diungkapkan sedemikian rupa sehingga dapat dinikmati oleh pembaca. Disisi lain karya sastra merupakan cerminan kehidupan masyarakat, merupakan dunia subjektivitas yang diciptakan oleh pengarang yang di dalamnya terdapat berbagai aspek kehidupan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Anwar . mengemukakan bahwa aspek kehidupan tersebut berupa aspek sosiologi, psikologi, filsafat, budaya, dan agama. Keberadaan karya sastra tidak dapat dilepaskan dari anggota suatu masyarakat dalam penciptaannya pengarang tidak dapat terlepas dari lingkungan sosial budaya yang Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono salah satu cerpen yang memiliki makna tindak tutur yang bagus. Cerita tersebut dibuat sedemikian rupa agar menarik perhatian para pembaca dengan berbagai unsur, keindahan yang ada dalamnya, baik latar, tempat, tokoh atau cerita yang ada. Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono ini merupakan cerpen yang mengangkat personifikasi benda mati, dalam kumpulan cerpen ini Sapardi juga menceritakan tentang hubungan antar manusia yang seringkali abai dari keseharian, setiap cerpen yang diangkat dikemas dengan gaya bercerita yang khas sekaligus menghasilkan narasi yang berbeda dengan bahasa yang biasa dihadirkan melalui puisi dan cerpen ini tidak ada benang merah yang dapat ditarik dalam kumpulan cerpen tersebut, karena seluruh isi cerita ditulis pada waktu/suasana yang berbeda-beda. Peneliti memilih kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono terdiri dari 15 judul yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2019 dengan ketebalan 114 halaman sebagai objek penelitian karena selain menarik dan dapat menginspirsi, cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen tersebut dapat menggambarkan tindak tutur ilokusi yang dapat dilihat dari beragamnya proklamatika sisi kehidupan. Hutahaean. S & Edward . yang melakukan penelitian mengenai AuAnalisis Tindak Tutur Pidato Presiden Jokowi Pada APEC 2014 di CinaAy. Sebagai wacana dalam jurnalnya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representatif, derektif, komisif, ekspresif, dan tidak ada bentuk deklaratif. Sedangkan, penelitian yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tindak Tutur Ilokusi Dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian Hutahaean. S & Edward menggunakan pendekatan pragmatik. Objek yang digunakan penelitian Hutahaean. S & Edward dan penelitian yang akan dilakukan ini memiliki perbedaan, jika dalam penelitian Hutahaean. S & Edward, menggunakan wacana lisan yang melibatkan penonton secara langsung sebagai sumber datanya yang akan dikaji, dalam penelitian menggunakan transkip cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono Berdasarkan latar belakang di atas penelitian ini memfokuskan Tindak Tutur Dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. Sedangkan subfokus penelitian berupa tindak tutur ilokusi yaitu representatif, direktif, ekpresif, komisif, deklarasi. Cerpen yang dianalisis adalah Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi dan Bingkisan Lebaran. METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah kata, frase, klausa, dan kalimat yang terdapat dalam kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data penelitian diperoleh dari isi kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damon, cetakan pertama pada tahun 2019. Kumpulan cerpen ini ditulis oleh Sapardi Djoko Damono. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis berupa teknik studi pustaka, dengan mencatat serta mengutip isi yang terdapat dari kegiatan dalam cerita tersebut sedangkan metode yang digunakan adalah metode membaca, melihat, memahami dan menganalisis berdasarkan tindak tutur ilokusi yaitu tindak representatif, tindak direktif, tindak ekpresif, tindak komisif, dan tindak deklarasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif analisis deskriptif kualitatif dipilih karena cocok dengan masalah penelitian yaitu tindak tutur dalam kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya sapardi djoko damono. Metode analisis data ini membantu dan digunakan penelitian dalam menggambarkan dan menjelaskan tindak tutur ilokusi dalam kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. HASIL DAN PEMBAHASAN Cerpen Sepasang Sepatu Tua Cerpen ini mengisahkan tentang kisah seorang laki-laki yang mempunyai Sepasang Sepatu Tuanya yang ia beli beberapa puluh tahun yang lalu disebuah toko yang terletak di China Twon. San Frascisco. Sepasang sepatu tua itu selalu menemani kemanapun dia pergi hingga sepatu itu jebol dan menjadi bahan ejekan teman-temanya akan tetapi dia tetapi memakai dan berusaha mempertahankanya sampai ingin memperbaiki sepasang sepatu tuanya itu, akan tetapi ketika pada suatu hari jam tangannya rewel dan membawa ketukang jam. Pengalaman itu mengingatkan untuk tidak macam-macam ketika sepatunya jebol dengan berjalan agak terseret-seter masuki sebuah toko sepatu setelah memasuki toko melihat sebuah sepatu yang berwarna dan bentuknya sangat memikat dan harganya cukup mahal sehingga tidak cukup untuk membeli sepatu itu dan lebelnya menyatakan bahwa sepatu itu buatan Jerman. Tindak tutur langsung merupakan bentuk penyampaian secara gamblang, oleh karena itu tindak tutur ini mudah dipahami oleh si pendengar karena ujarannya berupa kalimat-kalimat dengan makna lugas. Adapun ciri-ciri tindak tutur langsung mengandung verba performatif, yang cenderung dapat disimpulkan bahwa ujaran tindakan yang diinginkan oleh verba. Selanjutnya, tindak tutur tidak langsung adalah tindak tutur yang maksudnya hanya dapat dipahami jika seorang mitra tutur menyimak tuturan konteks situasi. Adapun ciri-ciri tindak tutur tidak langsung, pertama makna dari tuturan tindak tutur tidak langsung ridak dapat dilihat pada sebatas tuturan itu sehingga harus memperhatikan konteks tuturan. Kedua, makna dari tuturan bisa saja berbalik dari makna sebenarnya. Jadi, tindak tutur langsung sama saja dengan tindak tutur lokusi sedangkan tindak tutur tidak langsung sama saja dengan tindak tutur ilokusi. Berdasarkan hasil penelitian tindak tutur ilokusi dalam cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya sapardi djoko damono yang berupa bentuk-bentuk dari tindak tutur ilokusi representatif direktif, ekpresif, komisif, dan deklarasi: pada ilokusi representatif dalam cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono terdapat tuturan yang menyatakan atau mengatakan yang memilki ciri kutipan menyatakan perasaan, menyatakan tempat, menyatakan penokohan, menyatakan nama. Sedangkan tuturan melaporkan atau memberitau memiliki ciri kutipan melaporkan informasi. Adapun tuturan menyebutkan memiliki ciri kutipan menyebutkan nama sesorang menyebutkan tempat dan menyebutkan waktu. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut ini: Tabel kerja 1. Tindak Tutur Iokusi Representatif Jenis tindak tutur Ilokusi representative Menyatakan/ Kutipan (Kode dan halama. Jumlah SST 001. SST 002. SST 003. SST 004. SST 005. SST 006. SST KGJ 008. KGJ 009. KGJ 010. KGJ 011. KGJ 012. HKA HKA 014. HKA 014. HKA 015. HKA 016. HKA 017, HKA 018. HKA 019. HKA 020. HKA 021. HKA 022. HKA CRG 024. CRG 025. BLB 026. BLB 027. BLB 028. SST 029. SST 030. SST 031. SST 032. SST 033. SST 034. SST SST 036. SST 037. SST 038. SST 039. SST 040. SST 041, SST 042. SST 043. KGJ 044. KGJ 045. KGJ 46. KGJ 047, HKA 048. HKA 049. HKA 050. HKA 051. HKA 052. HKA HKA 054. HKA 055. HKA 055. HKA 056. HKA 057, HKA 058. HKA 059. HKA 060. HKA 061. HKA 062. HKA Memberitahukan 063. HKA 064. HKA 065. HKA 066. HKA 067. HKA 068. HKA 069. HKA 070. HKA 071. CRG 071. CRG 072. CRG 073. CRG 074. CRG 075. CRG 076. CRG 077. CRG 078. CRG 079. CRG 080. CRG 081. CRG 082. CRG 083. CRG 084. CRG 085. CRG 086. CRG 087. CRG 088. CRG 089. CRG 090. CRG 091. CRG 092. CRG 093. CRG 094. BLB 095. BLB 096. BLB 097. BLB 098. BLB 099. BLB 100. BLB 101. BLB 102. Menyebutkan Total KGJ 103. KGJ 104. HKA 105. HKA 106. HKA 107. HKA 108, HKA 109. HKA 110. BLB 111 Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono. Tindak tutur langsung sebagai tindak tutur deklarasi lansgung mengunakan kalimat pernyataan yang ditandai dengan akhiran titik. hal ini dapat dilihat dari kelima cerpen tersebut memiliki tindak tutur langsung seperti pernyataan yang secara gamblang dituturkan pada cerpen seperti kalimat memberitahukan dan menyebutkan tidak menggunakan kalimat seruan melainkan menyebutkan secara Tindak tutur tidak langsung diketahui bahwa dari Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono kalimat dengan makna tindak tutur tidak langsung menggunakan kalimat seruan, hal ini dapat dilihat dari tuturan kata yang disampaikan pada kalimat menyatakan/mengatakan tidak secara langsung disampaikan melainkan dengan menggunakan kalimat seruan sehingga tindak tutur tidak langsung yang disampaikan dalam cerpen. Pada ilokusi direktif dalam cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono terdapat tuturan menyuruh/memerintahkan, meminta, menasehati, mendesak, menyarankan, dan mengkritik. Tabel kerja 1. Tindak Tutur Ilokusi Direktif Jenis tindak tutur ilokusi Kode Jumlah SST 112. HKA 113. HKA 114. HKA 115. HKA 116. CRG Memerintahkan 117. CRG 118. CRG 119. CRG 120. CRG 121. CRG 122. BLB 123. Meminta KGJ 124. HKA 125. HKA 126. CRG 127. BLB 128. Menasehati SST 129. HKA 130. Mendesak KGJ 131. HKA 132 Menyarankan HKA 133 Mengkritik SST 134. SST 135. HKA 136. BLB 137 Total Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa direktif degan kalimat tindak tutur langsung disampaikan dalam cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono, kalimat yang dinyatakan sebagai tindak tutur lansgung yakni memerintahkan, meminta dan menasehati yang terdapat dalam cerpen kalimat yang secara langsung disampaikan tidak dengan menggunakan kalimat seruan. Analisa tindak tutur tidak langsung pada Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono diketahui bahwa memiliki kalimat yang dengan tindak tutur tidak langsung seperti kalimat mendesak, menyarankan dan mengkritik yang terdapat pada Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono Tindak Ekspresif Ilokusi ekspresif yaitu tindak tutur yang menyatakan perasaan kepada lawan Pada ilokusi ekspresif dalam cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono terdapat tuturan memuji, tuturan mengucapkan terima kasih, tuturan mengkritik, tuturan meminta maaf, tuturan mengeluh dan yang terakhir tuturan mengucapkan selamat. Tabel Kerja 1. Tindak Tutur Ilokusi Ekspresif Jenis tindak tutur ilokusi Kode Ekspresif Jumlah Mengucapkan terimah kasih BLB 138 Mengucapkan selamat HKA 139 Memuji Mengeluh Total SST 140. HKA 141. HKA 142. CRG 143. CRG 144, CRG 145. CRG 146 SST 147. SST 148. SST 149. SST 150. SST 151 Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa tindak ekpresif meiliki tindak tutur kata langsung pada Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono seperti kalimat mengucapkan terima kasih, selamat dan memuji disampaikan dalam cerpen Bingkisan Lebaran dan Hikayat Ken Arok kalimat tersebut disampaikan secara langsung tidak dalam bentuk seruan. Tindak tutur tidak langsung dalam Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono dengan tutur kalimat mengeluh tidak disampaikan secara langsung melainkan kalimat seruan sehingga dinyatakan tindak ekpresif. Tindak Komisif Pada ilokusi komisif dalam kumpualan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono yakni menyatakan suatu keadaan untuk masa yang akan datang atau tindak tutur yang mengikat lawan tuturnya. Tabel kerja 1. Tindak Tutur Ilokusi Komisif Jenis tindak tutur ilokusi Kode Komisif Jumlah Berjanji HKA 152. HKA 153 Bersumpah HKA 154. CRG 155 Mengacam CRG 156 Total Berdasarkan Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono diketahu tindak tutur langsung, kalimat tersebut menuturkan kalimat secara langsung tidak dalam kalimat seruan diketahui bahwa berjanji dan bersumpah merupakan kalimat yang diseruhkan secara langsung pada cerpen tidak dalam bentuk kalimat seruan. Tindak tutur tidak langsung pada Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono sebagai tindak tutur deklarasi yang disampaikan secara tidak langsung menggunakan kalimat seruan. Hal ini dapat dilihat pada kalimat mengancam yang disampaikan pada cerpen Crenggi. Tindak Deklarasi Pada ilokusi deklarasi dalam kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono yakni menyatakan sesuatu dengan maksud untuk menciptakan Pada cerpen Sepasang Sepatu Tua karya Sapardi Djoko Damono ditemukan Tabel kerja 1. Tindak Tutur Ilokusi Deklarasi Jenis tindak tutur ilokusi Kutipan, kode Komisif Jumlah Memutuskan KJG 157. HKA 158. BLB 159 Melarang HKA 160 Total Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa tindak tutur langsung pada Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono, kalimat yang menuturkan tindak tutur langsung pada deklarasi yakni melarang pada cerpen Hikayat Ken Arok. Analisa tindak tutur langsung dalam Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono kalimat yang menuturkan tindak tutur tidak langsung disampaikan dalam kalimat seruan yakni memutuskan pada cerpen Cerpen Sepasang Sepatu Tua. Ketika Gerimis Jatuh. Hikayat Ken Arok. Crenggi. Bingkisan Lebaran karya Sapardi Djoko Damono. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Tindak tutur ilokusi representatif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang menyatakan/mengatakan, memberitahukan dan menyebutkan yang tindak tutur kata langsung dan tindak tutur tidak langsung. Tindak tutur ilokusi direktif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni memerintahkan, meminta, menasehati, mendesak, menyarankan dan mengkritik. Tindak tutur ilokusi ekspresif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, memuji dan mengeluh. Tindak tutur ilokusi komisif dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang mengungkapkan berjanji, bersumpah dan mengancam. Tindak tutur ilokusi deklarasi dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono yakni kalimat yang menuturkan memutuskan dan melarang. DAFTAR PUSTAKA