PENGARUH KONFLIK PERAN GANDA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN WANITA DI PT. ERAMART GROUP SAMARINDA Ervina Anastasia L. Lamba. Lia Rosliana2. Hanik Atum Muzayannah3 Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda1. PKP2A i LAN / dosen LB Fakultas Psikologi untag samarinda2. Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda3 Ervina24@yahoo. id1, lia_roaliana2000@yahoo. com2, hanikhamzah79@gmail. Abstrak Sebagian besar wanita yang bekerja adalah Ibu rumah tangga yang sudah memiliki anak dan suami dimana selain memiliki tanggung jawab sebagai seorang karyawan disisi lain memiliki tanggung jawab terhadap keluarganya. Jika seorang wanita bekerja dalam jangka waktu yang relatif lama, maka ia memiliki kontrak psikologi terhadap perusahan atau dengan kata lain wanita yang bekerja akan memiliki komitmen terhadap perusahan tempat ia bekerja. Ketika wanita yang bekerja memiliki komitmen terhadap perusahan pastinya ia selalu di tuntut untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang karyawan akan tetapi disisi lain ia memiliki tanggung jawab terhadap keluarganya. Apabila tanggung jawab terhadap pekerjaan dan keluarga tidak diimbangi maka pastinya akan terjadi konflik peran ganda dalam kehidupan wanita yang bekerja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen organisasi pada karyawaan wanita di PT. Eramart Group. Hipotesis yang di ajukan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen Penelitian ini mengambil sampel wanita yang bekerja dan memiliki anak dan suami dengan statut sudah menjadi karyawan tetap dengan jumlah subjek sebanyak 100 orang karyawa wanita. Penelitian dilaksanakan di PT. Eramart Group yang ada di Samarinda. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konflik peram ganda dan skala komitmen Hasil penelitian ini tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara variael konflik peran ganda dan komitmen organisasi, yang di tunjukkan dari analisis korelasi product moment yaitu r = 0,018 . <0. Hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Kata kunci : Komitmen organiasai. Konflik peran ganda EFFECT OF MULTIPLE ROLE CONFLICT AT EMPLOYEE ORGANIZATION COMMITMENT TO WOMEN IN PT. ERAMART GROUP SAMARINDA ABSTRAK Most women who work is a housewife who already have children and a husband in which in addition have a responsibility as an employee on the other hand has a responsibility towards his family. If a woman works in a relatively long period of time, then it has a psychological contract against the company or in other words, women who work will have a commitment to the company where he works. When a woman who works has a firm commitment to the course he was always in demand to perform its obligations as an employee but on the other hand he has a responsibility to his family. If the responsibility for the work and family is not matched then certainly there will be conflict dual role in the lives of women who work. This study aims to determine whether there is a dual role conflict influence on organizational commitment in karyawaan women in PT. Eramart Group. The hypothesis proposed in this study is that there is a dual role conflict influence on organizational This study took a sample of women who work and have children and a husband with statut has become a permanent employee with the number of subjects as many as 100 people karyawa women. The experiment was conducted in PT. Eramart Group is in Samarinda. The scale used in this study is a double ripened conflict scale and the scale of organizational commitment. The results of this study showed no significant effect between variael dual role conflict and organizational commitment, which in the show from the analysis of the product moment correlation is r=0. 018 (P<0. This hypothesis was rejected. Keywords: Multiple role conflict. Organization commitment PENDAHULUAN bekerja, setia, ikut berpartisipasi penuh dalam pencapaian tujuan Katz dan Khan . alam Suseno, 2. juga menyatakan bahwa komitmen yang tinggi akan kompetitif karena para karyawan yang berkomitmen tinggi akan lebih kreatif dan inovatif. Porter. Crampon dan Smith . alam Suseno, 2. mengungkapkan bahwa perusahaan membutuhkan karyawan-karyawan berkualitas dan memiliki tingkat komitmen tinggi untuk dapat bertahan di dunia bisnis yang sangat kompetitif. Wanita bagaimana pun mereka juga adalah ibu rumah tangga yang sulit lepas begitu saja dari lingkungan Karenanya dalam meniti karier, wanita mempunyai beban dibandingkan rekan prianya. Dalam arti wanita lebih dahulu harus mengatasi urusan keluarga-suami, anak dan hal-hal lain yang menyangkut urusan rumah tangga. Jika wanita karier tidak pandai menyimbangi peran ganda tersebut (Anoraga, 2. Menurut Boles dkk, 2011 . alam Putri, 2. konflik peran ganda bisa menurunkan kinerja karyawan, sementara menurunnya kinerja karyawan bisa memberi menurunya komitmen organisasi. Dalam penelitian Cohen Kirchmeyer . alam Dermawan, menunjukan hasil penemuanya adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan komitmen, dimana wanita kurang komitmen terhadap pekerjaan dibandingkan Sumber adalah sumber yang sangat penting Berkembangnya sebuah perusahan tergantung dari sumber daya manusia yang bergabung didalam menjalankan visi dan misi sebuah perusahan. Tanpa adanya sumber daya manusia yang terampil dan berkompeten maka perusahaan tidak dapat berjalan dengan baik. Jumlah wanita pencari kerja akan semakin meningkat di sebagian wilayah dunia. Menurut BPS data komposisi angkatan kerja 1990 & 2000 jumlah angkatan kerja wanita yang aktif meningkat 357 pada tahun 1990 239 pada tahun Sedangkan menurut BPS, selama Agustus 2006 hingga Agustus 2007 jumlah pekerja perempuan bertambah 3,3 juta orang, sementara itu pertambahan jumlah pekerja laki- laki hanya sebesar 1,1 juta. Ketika seorang wanita yang sudah merasa puas dengan hasil kinerja maka akan berpartisipasi dalam jangka waktu yang lama dalam dunia kerja dan siap sesuatu yang berhubungan dengan organisasi baik dari segi pekerjaan maupun aturan-aturan yang berlaku perusahaan/organisasi (Kussudyarsana dan Soepatini. Streers dan Potter . alam Suseno, 2. menyatakan bahwa komitmen yang tinggi terhadap dampak postif bagi perusahaan. Dengan komitmen yang tinggi karyawan akan lebih betah dalam laki-laki. Hal ini masuk akal karena keluarganya dari pada laki-laki dan menghargai karyanya di tempat Dalam arti, wanita lebih dahulu harus mengatasai urusan keluarga-suami dan hal-hal lain yang menyangkut urusan dalam rumah tanggannya. Konflik peran ganda didefenisikan Khan et al . alam Wulandari, 2. , mendefenisikan konflik peran ganda merupakan konflik peran yang muncul antara harapan dari dua peran yang berbeda yang dimiliki oleh seseorang. Konflik peran ganda memiliki dua bentuk yaitu konflik pekerjaan-keluarga dan konflik keluarga-pekerjaan. Kedua bentuk ini akan digunakan untuk mengukur konflik peran ganda dengan jumlah angket yang akan disebar sebanyak 60 pernyataan. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti sangat tertarik untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini, yaitu ada pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen organisasi pada karyawan wanita di PT. Eramart Group Samarinda. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan wanita PT. Eramart Group di Samarinda dengan ciri-ciri karyawan wanita yang sudah menikah dan meiliki anak, dengan status sudah menjadi karyawan tetap. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive METODE PENELITIAN Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu konflik peran ganda (X) dan Variabel terikat, yaitu komitmen organisasi (Y). Pengujian validitas untuk skala komitmen organisasi dan konflik peran ganda dilakukan dengan validitas konstrak . osntruct validit. Sedangkan pengujian reliabilitas alat ukur diuji kembali dengan menggunakan analisis alpha cronbach. Analisis data untuk mengetahui koefisien validitas dan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packade for Social Scienc. 13 for Windows. Komitmen organisasi didefenisikan suatu bentuk komitmen yang muncul bukan hanya bersifat loyalitas yang pasif, tetapi juga melibatkan hubungan yang aktif dengan organisasi kerja yang memiliki tujuan memberikan segala usaha demi keberhasilan organisasi yang bersangkutan dan mengemukakan ada sejumlah faktor yang mempengaruhi komitmen karyawan pada organisasi (Steers & Porter,1. alam Sopiah, 2. yaitu faktor personal, faktor Ketiga faktor ini akan digunakan untuk mengukur komitmen organisasi dengan jumlah angket yang akan di sebara sebanyak 88 pernyataan. Seperti pada tabel 1, validitas item untuk skala komitmen organisasi berkisar antara 0,068-0,572 dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,719. Sedangkan validitas item konflik peran ganda berkisar antara 0,053-0,861 dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,733 Tabel 1. Validitas dan Reliabilitas Alat Pengumpulan Data Variabel Validitas Item Jumlah Item yang diuji Jumlah Item yang Jumlah item yang Koefisien Reliabilitas Komitmen Organisasi 0,068- 0,719 0,733 0,572 Konflik Peran Ganda 0,0530,861 komitmen organisasi sehingga pengajuan hipotesis di tolak. Perhitungan Uji asumsi didapat komitmen organisasi untuk uji normalitas menghasilkan Z=0,670 dan p=0,761 . >0,. dapat dilihat pada tebel 3. Hasil uji asumsi normalitas berdasarkan kaidah menunjukan sebaran butir-butir komitmen organisasi berdistribusi normal, sedangkan hasil uji asumsi normalitas sebaran variable konflik peran ganda menghasilkan Z=1,374 dan p=0,064 . >0,. hasil uji asumsi normalitas berdasarkan kaidah menunjukan sebaran butir-butir konflik peran ganda berdistribusi normal dapat dilihat pada tabel 4. Uji linearitas diperoleh nilai deviant from linearity F=0. 684 dan p=0. 907 dimana nilai deviant linearity . >0. Hasil uji linearitas untuk Pengaruh Konflik Peran Ganda Terhadap Komitmen Orgnisasi dinyatakan HASIL DAN PEMBAHASAN Korelasi pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen organisasi adalah 0,018 dengan nilai signifikan 0,176 . ,176<2. signifikan yaitu p>2,030 dapat dilihat pada Hal ini menunjukan tidak adanya pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen organisasi. Untuk Setelah dilakukan perhitungan analisis deskriptif pada variabel komitmen organisasi dan konflik peran peran ganda didapat komitmen organisasi tergolong tinggi dengan presentase sebesar 70 % dan konflik peran ganda tergolong tinggi dengan presentase sebesar 51 %, dengan ini membuktikan bahwa konflik peran ganda tidak berpengaruh terhadap Tabel 2. Hasil Uji Hipotetik dan Uji Empiris Variabel Data Hipotetik Mean Komitmen Data Empirik Skor Min Max Mean Skor Min Max Organisasi Konflik Peran Ganda Tabel 3. Hasil Normalitas Variabel KolmogrovSmirnov Z Value Keterangan Komitmen Organisasi 0,067 0,761 P>0. Normal Konflik peran ganda 1,374 0,064 P>0,05 Normal Tabel 4. Hasil Uji Linearitas Variabel Konflik Peran Ganda-Komitmen Organisasi Standar P>0,05 Keterangan Linearitas Tabel 5. Uji Hipotesis Pengaruh Variabel thitung ttabel Konflik Peran GandaKomitmen Organisasi 0,018 0,176 Ket 2,030. Tidak Signifikan 2,274. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Demaran Didit. , 2013. Perinsip-Perinsip Perilaku Organisasi. Jakarta: Pena Semesta Diansari Everina. , 2006. Hubungan Antara Konflik Pada Wanita Peran Ganda Dengan Aspirasi Karier. Jurnal Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia Hadi Sutrisno. , 2004. Analisis Butir Untuk Instrumen. Yogyakarta: Andi Offset Handayani Psikologi Keluarga. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga http://female. com/read/2013/05/06 /10164817/jangan. diunduh pada : 6 Mei, 2013. http://ririspunyamimpi. com/2011/ 10/konflik-ganda-dan-stress-kerjapada. html diunduh pada 13 Oktober 2011. Kasmadi dkk. , 2013. Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta Kussudyarsana dan Soepatini. , 2008. Pengaruh Karier Objektif pada wanita keluarga-pekerjaan. Jurnal Fakultas Ekonomi. Vol 9. No. Luthans Fred. , 2005. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : PT. Andi Nancy. Bezt . , 2008. WomenAos Career Development. Putri Nul Ainil. , 2012. Pengaruh Peran Ganda Terhadap Kinerja Wanita Karier di Badan Pemerdayaan Masyarakat Kota Makassar. Skripsi Ekonomi dan Bisnis. Makassar: Universitas Hassanudin. Berdasarkan hasil analisis data dari penelitian yang telah dilakukan pada karyawan wanita PT. Eramart Group di Samarinda dapat diketahui bahwa tidak terdapat pengaruh konflik peran ganda terhadap komitmen organisasi. Saran Persuahan disarankan memberikan fasilitas dan kebijakan yang menunjang kinerja karyawan wanita dengan peran ganda seperti jadwal kerja alternatif, tempat penitipan anak, taman kanak-kanak, kebijakan izin keluarga, job sharing. Karyawan disarankan menerapakan manajemen waktu untuk dapat mengoptimalkan perannya sebagai ibu rumah tangga, istri, dan sekaligus Peneliti selanjutnya diharapkan untuk menambahkan variabel lain terkait konflik peran ganda selain komitmen organisasi. Selain itu, perlu kajian teori yang lebih mendalam terhadap variabel konflik peran ganda dan variabel komitmen organisasi serta pertimbangan jenis pekerjaan terhadap konflik peran ganda yang DAFTAR PUSTAKA