Jurnal Pendidikan Multidisipliner Volume 7 Nomor 7, Juli 2024 ISSN: 27342488 STRATEGI PENGELOLAAN KELAS GURU PPKN DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SDK LIANG BUA Sebastianus Nabut1, Yuliana Wahyu2, Marianus Tapung3 Email: sebasitianusnabut468@gmail.com1, yulianawahyu76@gmail.com2, mtmantovanny26@gmail.com3 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk megetahui strategi pengelolaan kelas guru yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di SDK Liang Bua, yang berlokasi di Teras, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya keaktifan siswa dalam kelas pada pembelajaran PPKn di SDK Liang Bua dan juga untuk mengetahui strategi pengelolaan kelas Guru. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana strategi pengelolan kelas guru PPKn dalam meningkatkan keaktifan belajar Siswa kelas SDK Liang Bua pada mata pelajaran PPKn?.2) Apa saja faktor penghambat dan penunjang yang dapat meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran PPKn kelas SDK Liang Bua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan kelas di SDK Liang Bua, guru menghadapi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang signifikan. Salah satu faktor pendukung adalah adanya ruangan kelas yang memadai. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya dukungan administrasi dari pihak sekolah. Keterbatasan ini mempengaruhi ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran, seperti bahan ajar dan perangkat pembelajaran yang memadai. Akibatnya, pemahaman materi oleh siswa dapat terpengaruh, karena kurangnya fasilitas dan dukungan yang memadai untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan interaktif di kelas. Kata Kunci: strategi pengelolaan kelas, keaktifan belajar siswa. ABSTRACT This research aims to determine teachers' classroom management strategies that can increase student learning activity at Liang Bua Elementary School, located in Teras, North Rahong District, Manggarai Regency, in the 2023/2024 academic year. This research was motivated by the lack of student activity in class in Civics learning at SDK Liang Bua and also to find out the teacher's classroom management strategy. The formulation of the problem in this research is 1) What are the classroom management strategies of PPKn teachers in increasing the active learning of Liang Bua SDK class students in PPKn subjects? 2) What are the inhibiting and controlling factors that can increase student activity in Liang Bua SDK class PPKn learning. The research results show that in classroom management at SDK Liang Bua, teachers face various significant supporting and inhibiting factors. One of the supporting factors is the existence of adequate classrooms. However, the main challenge faced is the lack of administrative support from the school. These limitations affect the availability of resources needed to support the learning process, such as open materials and adequate learning tools. As a result, students' understanding of the material can be affected, due to the lack of adequate facilities and support to support effective and interactive learning in the classroom. Keywords: classroom management strategies, active student learning. 156 PENDAHULUAN Dalam konteks pendidikan, peran seorang guru dalam pengelolaan kelas sangatlah vital untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memastikan partisipasi aktif dari seluruh siswa. Terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), keaktifan belajar siswa memiliki peran penting dalam memahami nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan kewarganegaraan. Mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar, khususnya dalam pembelajaran PPKn, merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh guru. Kreativitas dan inovasi terus-menerus diperlukan dari guru untuk mengembangkan aktivitas belajar yang menarik dan efektif. Menurut Mahmudah (2018:54), menekankan bahwa kemampuan mengelola kelas adalah upaya untuk menciptakan susana yang mendukung efektivitas pembelajaran, dengan memotivasi siswa agar tetap tertarik dan terlibat dalam proses belajar. Suasana kelas yang gembira dan meyenangkan dapat diciptakan melalui pengelolaan kelas yang baik, memfasilitas keakbaran antara dan siswa, yang pada gilirannya memudahkan guru untuk mengarahkan dan memotivasi siswa (Minsih 2022:21). Guru berperan tidak hanya sebagai pendidik yang mengembangkan nilai dan potensi siswa, tetapi juga sebagai pelatih yang mengembangkan mereka. Salah satu masalah utama yang dihadapi dalam kegiatan pembelajaran adalah kurangnya keaktifan siswa, yang ditandai dengan minimnya keterlibatan mereka dalam proses belajar. Menrut Payon et al., (2021:54), keaktifan belajar siswa bisa tercapai jika ada faktor-faktor pendukung yang mencakup keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Seorang guru PPKn harus mampu mengelola kelas dan menggunakan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keaktifan siswa. Pengelolaan kelas dan strategi pembelajaran yang efektif, seperti dijelaskan oleh Syaodih (Wati & Trihantoyo, 2020: 47), tidak hanya memudahkan guru dalam mengajar, tapi juga mempercepat perkembangan ilmu pengetahuan dan orientasi pembelajaran. Beberapa penelitian berikut telah membuktikan bahwa strategi pengelolaan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Chan et al., (2019:445), pengelolaan kelas selalu dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengelolaan kelas. Hasil penelitian menunjukkan tentang Strategi Guru dalam Mengelola Kelas di Sekolah Dasar bahwa wali kelas IV dalam pengelola kelas sudah baik hal ini dibuktikan dengan keadaan ruangan kelas yang tertera dengan baik dan rapi. Dengan membuat kelas penuh dengan karya siswa dan mengutamakan keaktifan siswa selama proses belajar mengajar berlangsung, serta siswa juga ikut dalam menjaga keindahan kelas. Selain itu, penelitian yang dilakukan Hamid (2023), tentang Strategi Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa. Hasil penelitian ini, untuk mengetahui pengelolaan kelas guru serta pendekatan-pendekatan dalam pengelolan kelas dan faktor penghambat dalam pengelolaln kelas guna untuk membina siswa dengan baik, sehingga dalam suasana di kelas guru dapat menguasai kelas dalam memberikan pelajaran kepada siswa dengan hasil yang baik. ME TODE PE NE LITIA N Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisa dari orangorang dan perilaku yang diamati. Penulis menggunakan metode kualitatif sebab (1), lebih mudah mengadakan penyesuaian dengan kenyataan yang berdimensi ganda (2), lebih mudah menyajikan secara langsung hakekat hubungan antara peneliti dan subyek penelitian (3), memiliki kepekaan dan daya penyesuaian diri dengan banyak pengaruh yang timbul dari pola-pola nilai yang dihadapi. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan suatu masalah atau keadaan atau peristiwa. Hal ini sesuai dengan i i i i i 157 definisi penelitian kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Tempat penelitian di SDK Liang Bua, Desa Liang Bua Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai Tengah. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 . Subjek dalam tulisan ini adalah guru kelas I-5 dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari dua komponen yaitu Reduksi data dan verifikasi data. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi sumber dan teknik. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Strategi Pengelolaan Kelas Guru PPKn Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa SDK Liang Bua Berdasarkan hasil wawancara peneliti, ditemukan beberapa hal terkait strategi pengelolaan kelas guru SDK Liang Bua. Perencanaan pembelajaran meliputi identifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan bahan ajar, pemilihan metode pengajaran. Berdasarkan hasil wawancara terhadap strategi yang diterapkan guru dalam membuat rencana pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan dan minat siswa, guru di SDK Liang Bua efektif dilakukan dengan sistematis dan perencanaan yang matang. Pelaksanaan pembelajaran Berdasarkan hasil dokumentasi peneliti ditemukan bahwa, guru di SDK Liang Bua menggunakan berbagai teknik untuk menarik perhatian siswa dalam mendorong mereka agar berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran, hal ini dagambarakan dalam rumusan RPP. Data dokumentasi tersebut didukung juga oleh data observasi di mana guru meminta pendapat siswa terkait materi yang akan dibahas, pemberian umpan balik yang positif, dan juga menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi. Dalam konteks ini peneliti juga melihat siswa menjadi lebih aktif ketika diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat masing-masing Pembahasan 1. Strategi pengelolaan kelas untuk meningkatkan keaktifan siswa a. Perencanaan Pembelajaran Berdasarkan hasil wawancara, dalam perencanaan pembelajaran di SDK Liang Bua, guru menyusun RPP dengan pendekatan sistematis untuk merancang tujuan pembelajaran, metode yang digunakan, dan aktivitas pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Guru mempertimbangkan minat serta kebutuhan individu siswa dan menggunakan berbagai metode pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Selain itu, mereka juga aktif menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa di SDK Liang Bua, perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis oleh guru dalam menyusun RPP. Pendekatan ini melibatkan merancang tujuan pembelajaran yang spesifik, memilih metode pembelajaran yang tepat, dan menetapkan aktivitas pembelajaran yang mendukung kebutuhan individu siswa. Guru tidak hanya memperhatikan minat dan kebutuhan siswa, tetapi juga mengimplementasikan berbagai strategi pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Selain itu, terdapat upaya aktif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi siswa secara aktif dalam seluruh proses pembelajaran. b. Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran merupakan fase yang krusial dalam proses pendidikan, di mana teori dan rencana pembelajaran dialihkan ke dalam pengalaman langsung dan interaksi di antara guru dan siswa. Berdasarkan observasi dan wawancara peneliti, Pelaksanaan pembelajaran di SDK Liang Bua menonjolkan penggunaan strategi yang beragam untuk 158 menarik perhatian siswa, seperti pengaturan tempat duduk berbentuk U yang mendorong interaksi dan diskusi antar siswa. Selain itu, penggunaan bahasa daerah juga membantu siswa dalam pemahaman materi. Aktivitas pembelajaran di kelas melibatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi dan kegiatan lainnya, mencerminkan keterlibatan yang konsisten dalam proses pembelajaran. c. Evaluasi Evaluasi dalam kelas seharusnya dilakukan secara terencana dan teratur untuk memastikan bahwa semua aspek pembelajaran dapat dievaluasi dengan baik. Hal ini penting agar pendidikan dapat berjalan efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti, evaluasi di SDK Liang Bua dilakukan melalui berbagai metode seperti tes, kuis, dan diskusi kelompok. Guru melakukan evaluasi secara kolaboratif dengan rekan sejawat untuk meningkatkan strategi pengelolaan kelas dan kualitas pengajaran secara keseluruhan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan produktif bagi semua siswa. 2. Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Pengelolaan Kelas guru SDK Liang Bua 1. Faktor Penghambat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti, yang menjadi faktor penghambat dalam pengelolaan kelas guru SDK Liang Bua, sebagai berikut: a. Tahap Perencanaan. • Ketidaksesuaian antara Harapan Guru dan Respon Siswa: Guru sering menghadapi tantangan ketika materi yang dirancang menarik menurut pandangan guru, namun sulit dipahami oleh siswa. • Tantangan Kontekstual: Terbatasnya sumber daya dan latar belakang siswa yang beragam mempengaruhi pengembangan rencana pembelajaran yang efektif. • Kurangnya Dukungan Administrasi Sekolah: Dukungan yang tidak memadai dari administrasi sekolah dapat menghambat guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang optimal. b. Tahap Pelaksanaan • Keterbatasan Sumber Daya: Kurangnya bahan bacaan, buku teks, dan teknologi dapat membatasi variasi pembelajaran yang disajikan oleh guru. • Masalah Perilaku Siswa: Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mematuhi norma perilaku yang diharapkan, yang dapat mengganggu proses pembelajaran secara keseluruhan. c. Evaluasi • Keterbatasan Waktu: Waktu pembelajaran yang terbatas membuat beberapa guru kesulitan dalam melakukan evaluasi secara teratur atau menyeluruh di kelas. • Persepsi Berbeda Siswa terhadap Kesulitan Soal: Ada variasi dalam persepsi siswa terhadap kesulitan soal yang diberikan, menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih diferensiasi dalam pembelajaran. 2. Faktor Pendukung dalam Pengelolaan Kelas Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti, yang menjadi faktor pendukung dalam pengelolaan kelas guru SDK Liang Bua, sebagai berikut: a. Tahap Pelaksanaan • Penggunaan Media Pembelajaran: Penggunaan media, seperti papan gambar, membantu dalam menyajikan materi secara menarik dan interaktif, meningkatkan pemahaman siswa. • Kehadiran Guru dan Penerapan Aturan Konsisten: Kehadiran guru dan aturan kelas yang konsisten memberikan struktur pembelajaran yang teratur dan mendukung. 159 • Keterampilan Komunikasi Guru: Guru dengan keterampilan komunikasi yang baik dapat menyampaikan materi dengan jelas, meningkatkan keterlibatan siswa. b. Evaluasi Pendekatan Penilaian yang Beragam: Pendekatan evaluasi yang beragam memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. KESIMPULAN Perencanaan Pembelajaran yang Sistematis Guru di SDK Liang Bua melakukan perencanaan pembelajaran dengan pendekatan sistematis. Mereka merancang RPP dengan tujuan pembelajaran yang spesifik, memilih metode yang tepat, dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran dengan kebutuhan serta minat siswa. Ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan mendukung partisipasi aktif siswa. Pelaksanaan pembelajaran di SDK Liang Bua menonjolkan penggunaan berbagai strategi untuk mempertahankan minat siswa, seperti pengaturan tempat duduk yang mendorong diskusi dan penggunaan bahasa lokal untuk memfasilitasi pemahaman. Aktivitas pembelajaran melibatkan partisipasi aktif siswa, mencerminkan keterlibatan yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran. Evaluasi di SDK Liang Bua dilakukan secara terencana dan kolaboratif. Berbagai metode evaluasi digunakan, seperti tes, kuis, dan diskusi kelompok, untuk memastikan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Pendekatan ini membantu guru dalam menyesuaikan strategi pengajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas. Faktor pendukung, Penggunaan media pembelajaran yang variatif, kehadiran guru yang konsisten, dan ketrampilan komunikasi yang baik adalah faktor pendukung utama. Pendekatan evaluasi yang beragam juga mendukung upaya untuk memahami pemahaman siswa secara lebih mendalam. Faktor Penghambat, tantangan seperti ketidaksesuaian antara harapan guru dan respon siswa, keterbatasan sumber daya, dan masalah perilaku siswa menjadi hambatan utama dalam pengelolaan kelas di SDK Liang Bua. Dukungan administrasi sekolah yang kurang memadai juga dapat menghambat upaya guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang optimal. DAFTAR PUSTAKA Chan, Faizhal et al. 2019. “Strategi Guru Dalam Mengelola Kelas Di Sekolah Dasar.” International Journal of Elementary Education 3(4): 439. Lubis, Rahmad Fauzi. 2017. “Kemampuan Guru Menarik Perhatian Siswa Dalam Proses Pembelajaran.” Вестник Росздравнадзора 4(1): 9–15. Mahmudah. 2018. “Pengelolaan Kelas: Upaya Mengukur Keberhasilan Proses Pembelajaran.” Jurnal Kependidikan 6(1): 53–70. Minsih1), Aninda Galih D2). 2022. “Peran Guru Dalam Pengelolaan Kelas.” JURNAL EKSPERIMENTAL: Media Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 10(2): 20–27. Wati, Amalia Ratna Zakiah, and Syunu Trihantoyo. 2020. “Strategi Pengelolaan Kelas Unggulan Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa.” Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan 5(1): 160