Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 DOI: 10 -70285 Pengaruh Perputaran Total Aset dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Profitabilitas pada PT Kalbe Farma Tbk Periode 2014-2024 Fia Azzahra PutriA. NurwitaA Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang azzahraputri0106@gmail. Nurwita01917@unpam. Received 20 Agustus 2. Revised 15 September 2025 | Accepted 15 Oktober 2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas pada PT Kalbe Farma Tbk periode 2014-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perputaran total aset memiliki nilai Thitung 4,061 > Ttabel 2,306 dengan nilai sig. 0,004 < 0,05 sehingga perputaran total aset berpengaruh dan signifikan terhadap profitabilitas. Dan secara parsial pertumbuhan penjualan memiliki nilai Thitung 0,662 < Ttabel 2,306 dengan nilai sig. 0,526 > 0,05 sehingga pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan memiliki nilai Fhitung 8,247 > Ttabel 4,07 dengan nilai sig. 0,011 < 0,05 sehingga perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan berpengaruh dan signifikan terhadap profitabilitas. Kemampuan kedua variabel tersebut secara bersama-sama berkontribusi terhadap Profitabilitas sebesar 59,2%, sedangkan sisanya 40,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini, seperti Current Ratio dan Debt to Asset Ratio. Kata Kunci: Perputaran Total Aset. Pertumbuhan Penjualan. Profitabilitas. Abstract This study aims to determine the effect of total asset turnover and sales growth on profitability at PT Kalbe Farma Tbk for the period 2014-2024. The research method used is descriptive quantitative. The results showed that partially the total asset turnover had a Thitung value of 4. 061> Ttabel 2. 306 with a sig value. 004 <0. 05 so that total asset turnover has a significant effect on profitability. And partially sales growth has a Thitung value of 0. 662 < Ttable 2. 306 with a sig value. 526> 0. 05 so that sales growth has no effect and is not significant to profitability. Simultaneously has an Fcount value of 247> Ttable 4. 07 with a sig value. 011 <0. 05 so that total asset turnover and sales growth have a significant effect on profitability. The ability of the two variables together to contribute to profitability 2%, while the remaining 40. 8% is influenced by other variables not examined in this study, such as the current ratio and debt to asset ratio. Keywords: Total Asset Turnover. Sales Growth. Profitability. PENDAHULUAN Di Indonesia industri farmasi mengalami perkembangan didorong tingginya permintaan masyarakat terhadap obat-obatan. Peningkatan jumlah perusahaan farmasi menyebabkan persaingan di sektor tersebut. Dalam menghadapi persaingan, perusahaan farmasi perlu mengoptimalkan efisiensi operasional dan meningkatkan kinerja keuangan. Secara global, industri farmasi juga terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan roduk Perusahaan farmasi menghadapi tantangan dalam mengelola aset secara efisien sekaligus Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 mendorong pertumbuhan penjualan guna mempertahankan profitabilitas. Oleh karena itu, pengelolaan aset yang optimal dan peningkatan penjualan dapat mempertahankan daya saing dan keberlanjutan PT Kalbe Farma Tbk memegang peranan dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama setelah pandemi covid 19. Pandemi ini mempercepat permintaan produk kesehatan yang mendorong peningkatan perputaran aset perusahaan. Dengan perputaran aset yang lebih cepat. PT Kalbe Farma Tbk mampu mengoptimalkan efisiensi sumber daya, meningkatkan penjualan, dan meraih profitabilitas yang lebih tinggi. Profitabilitas menunjukkan sejauh mana perusahaan mampu memperoleh keuntungan melalui kegiatan operasionalnya. Perputaran total aset menunjukkan efisien perusahaan menggunakan semua sumber dayanya untuk menghasilkan pendapatan. Kemampuan suatu perusahaan untuk meningkatkan penjualan seiring berjalannya waktu disebut pertumbuhan penjualan. Dalam beberapa tahun terakhir, kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk menunjukkan beberapa titik penting. Nilai perputaran aset mencapai titik terendah pada tahun 2020 dan 2021, yang secara langsung berkaitan dengan dampak pandemi covid 19. Nilai penjualan juga mengalami penurunan pada tahun 2020, yang disebabkan oleh dampak pandemi covid 19. Sementara. Profitabilitas mengalami penurunan pada tahun 2023 setelah mencapai puncak pandemi covid 19. Menurut penelitian Selly Angel Josephine dkk, . Ausecara parsial perputaran aset total berpengaruh terhadap profitabilitasAy. Sementara, menurut penelitian Dian Angriani Siallagan dan Ahmad Prayudi . Ausecara parsial perputaran aset total tidak ada pengaruh terhadap profitabilitasAy. Menurut penelitian Imwi Brastibian dkk, . Ausecara parsial pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitasAy. Sementara, menurut penelitian Silvia Nur Krishna Murthi, dkk . Ausecara parsial pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitasAy. Selanjutnya, menurut penelitian Erika Abrilya Samel . Ausecara simultan pertumbuhan penjualan dan perputaran aset total berpengaruh signifikan terhadap profitabilitasAy. Temuan ini selaras dengan penelitian Mamik Apriliana, dkk . Aupertumbuhan penjualan dan perputaran aset total berpengaruh terhadap profitabilitasAy. Latar belakang masalah dan perbedaan temuan dalam penelitian sebelumnya menjadi alasan utama peneliti menyusun penelitian ini. METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian deskriptif memberikan penjelasan dan gambaran tentang kondisi perusahaan melalui analisis laporan keuangan dengan pendekatan kuantitatif karena data yang disajikan dalam bentuk angka. Menurut Sugiyono . mendefiniskan Aupopulasi sebagai wilayah secara umum yang terdiri atas objek dan subjek yang memiliki kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti lalu dibuat kesimpulannyaAy. Populasi yang digunakan adalah laporan keuangan PT Kalbe Farma Tbk yang terdaftar di BEI. Menurut Sugiyono . AuSampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebutAy. Sampel yang digunakan adalah laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi pada PT Kalbe Farma Tbk periode 2014-2024. Teknik pemgumpulan data pada penelitian ini melalui domentasi dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS versi 29. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Hasil Perhitungan Tiap Variabel Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Tabel 1. Perhitungan Nilai Perputaran Total Aset PT Kalbe Farma TBK Periode 2014-2024 Berdasarkan tabel dan perhitungan di atas, menunjukan bahwa nilai TATO cenderung menurun pada tahun 2014-2020, kemudian meningkat pada tahun 2022-2024. Tabel 2. Nilai Pertumbuhan Penjualan Berdasarkan tabel dan perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa nilai pertumbuhan penjualan mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun . enaikan atau penuruna. Tabel 3. Perhitungan Nilai Profitabilitas PT Kalbe Farma TBK Periode 2014-2024 Dari tabel dan perhitungan di atas, dapat dilihat bahwa perolehan profitabilitas mengalami Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Uji Statistik Deskriptif Tabel 4. Hasil Uji Statistik Deskriptif Perputaran total aset terdapat 11 sampel (N) dengan nilai minimum sebesar 1. 02, nilai maksimum 40, rata-rata . 1645, dan standar devisiasi sebesar 0. Pertumbuhan penjualan terdapat 11 sampel (N) dengan nilai minimum sebesar 2. 12, nilai maksimum sebesar 13. 62, nilai rata-rata . 7409, dan standar devisiasi sebesar 3. Profitabilitas terdapat 11 sampel (N) dengan nilai minimum sebesar 10. 27, nilai maksimum 07, nilai rata-rata . 4118, dan standar devisiasi sebesar 2. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 5. Uji Normalitas Berdasarkan tabel One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, nilai Sig. sebesar 0,115 > 0,05. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas Tabel 6. Uji Multikolinieritas Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Dalam tabel Coefficients, nilai tolerance kedua variabel bebas sebesar 0,967 > 0,10. Sementara, nilai VIF keduanya sebesar 1,034 < 10. Hal ini membuktikan bahwa tidak terdapat multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Gambar 1. Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan grafik diatas, titik-titik tersebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y dan tidak menunjukkan pola tertentu. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Tabel 7. Hasil Uji Autokorelasi Berdasarkan tabel Model Summary, nilai d sebesar 1,102. Nilai dL sebesar 0,7580 dan dU sebesar 1,6044. sehingga, diperoleh nilai dL < d < dU yaitu . ,7580 < 1,102 < 1,6. Karena nilai d berada di antara nilai dL dan dU tidak membuktikan adanya autokorelasi atau tidak. Oleh karena itu, uji Run Test diperlukan untuk memastikan apakah terdapat autokorelasi atau tidak. Tabel 8. Hasil Uji Run Tests Berdasarkan tabel run test, nilai sig. sebesar 0,540 > 0,05. Hal ini mengindikasikan tidak terdapat Analisis Regresi Linear Berganda Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Tabel 9. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = -3,189 13,787XCA 0,081XCC Dari persamaan regresi tersebut, maka dapat diuraikan sebagai berikut: Nilai konstanta . sebesar -3,189, menyatakan variabel Perputaran Total Aset (X. dan Pertumbuhan Penjualan (X. nilainya dianggap konstan atau 0, maka tingkat perolehan Profitabilitas (Y) akan tetap sebesar -3,189. Nilai koenfisien Perputaran Total Aset memiliki tanda positif sebesar 13,787. Hal ini menunjukan bahwa setiap kenaikan nilai Perputaran Total Aset sebesar 1 kali, akan terjadi peningkatan profitabilitas sebesar 13,787. Nilai koefisien Pertumbuhan Penjualan memiliki tanda positif sebesar 0,081. Hal ini menunjukan setiap kenaikan nilai Pertumbuhan Penjualan sebesar 1%, akan terjadi peningkatan profitabilitas sebesar 0,081. Uji Koefisien Determinasi Tabel 10 hasil Uji Koefisien Determinasi. Berdasarkan tabel Model Summary, diperoleh nilai RA sebesar 59,2%. Hal ini mengindikasikan bahwa profitabilitas dapat dijelaskan oleh perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan sebesar 59,2%, sedangkan 40,8% lainnya dipengaruhi faktor eksternal yang tidak diteliti dalam penelitian ini, contohnya CR dan DAR. Uji Hipotesis Uji T (Pasia. Tabel 11. Hasil Uji Parsial Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Berdasarkan tabel coefficients, dapat diketahui sebagai berikut: Variabel Perputaran Total Aset diperoleh nilai Thitung > Ttabel . ,061 > 2,. dengan nilai sig. < tingkat sig. ,004 < 0,. Maka HCaCA diterima dan HCeCA ditolak. Sehingga, disimpulkan Perputaran Total Aset secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas. Variabel Pertumbuhan Penjualan diperoleh nilai Thitung < Ttabel . ,662 < 2,. dengan nilai > tingkat sig. ,526 > 0,. Maka HCaCC ditolak dan HCeCC diterima. Sehingga, disimpulkan Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas. Uji F (Simulta. Tabel 12. Hasil Uji Simultan Berdasarkan tabel anova, diketahui nilai Fhitung > Ftabel . ,247 > 4,. dengan nilai sig. tingkat sig. ,011 < 0,. Maka HCaCE diterima dan HCeCE ditolak. Sehingga disimpulkan Perputaran Total Aset dan pertumbuhan penjualan secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas. Pembahasan Pengaruh Perputaran Total Aset Terhadap Profitabilitas Variabel Perputaran Total Aset menunjukkan nilai Thitung . > Ttabel . dengan nilai sig 0,004 < 0,05. Maka HCaCA diterima dan HCeCA ditolak. Oleh karena itu, disimpulkan secara parsial variabel Perputaran Total Aset berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Selly Angel Josephine, dkk . dan Heny Purbo Rekno, dkk . Ausecara parsial perputaran total aset berpengaruh dan signifikan terhadap profitabilitasAy. Temuan tersebut menunjukkan kapasitas perusahaan dalam mengelola aset berpengaruh terhadap kemampuan dalam mendapatkan keuntungan. Perputaran total aset mencerminkan seberapa efisien perusahaan memanfaatkan seluruh asetnya untuk memperoleh penjualan. Semakin optimal penggunaan aset, maka volume penjualan cenderung meningkat, yang pada akhirnya mendukung peningkatan profitabilitas. Pengaruh Pertumbuhan Penjualan terhadap Profitabilitas Variabel Pertumbuhan Penjualan menunjukkan nilai Thitung . < Ttabel . dengan nilai sig 0,526 > 0,05. Maka HCaCC ditolak dan HCeCC diterima. Oleh karea itu, disimpulkan secara parsial variabel Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Silvia Nur Krishna Murthi, dkk . dan Miswanto Yanuar, dkk . Ausecara parsial pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap profitabilitasAy. Temuan ini menunjukkan walaupun pertumbuhan penjualan sering dijadikan tolok ukur keberhasilan perusahaan, peningkatan tersebut tidak selalu berhubungan langsung dengan profitabilitas. Keadaan tersebut dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya peningkatan penjualan yang umumnya disertai dengan kenaikan biaya, baik itu biaya produksi, pengadaan bahan baku, operasional, maupun Akibatnya, kenaikan laba yang tampak dari pendapatan kotor belum mencerminkan laba bersih, karena belum dikurangi dengan berbagai biaya lainnya. Oleh karena itu, peningkatan penjualan belum tentu menunjukkan peningkatan keuntungan, bahkan bisa berdampak pada penurunan laba jika tidak diiringi dengan efisiensi pengelolaan biaya. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Pengaruh Perputaran Total Aset dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Profitabilitas Variabel Perputaran Total Aset dan Pertumbuhan Penjualan memiliki nilai Fhitung . > Ftabel . dengan nilai sig 0,011 < 0,05. Maka HCaCE diterima dan HCeCE ditolak. Oleh karena itu, disimpulkan secara simultan variabel Perputaran Total Aset dan Pertumbuhan Penjualan berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas. Analisis regresi berganda menunjukkan nilai konstanta . sebesar -3,189. Hal ini mengindikasikan apabila Perputaran Total Aset (X. dan Pertumbuhan Penjualan (X. nilainya dianggap konstan atau 0 . , maka perolehan Profitabilitas (Y) tetap sebesar -3,189. Selain itu, nilai koefisien determinasi (RA) yang diperoleh sebesar 59,2% mengindikasikan bahwa profitabilitas dapat dijelaskan oleh perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan sebesar 59,2%. Sisanya 40,8% dipengaruhi oleh faktor eksternal yang tidak diteliti, seperti CR dan DAR. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Erika Abrilya Samel . Ausecara simultan perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitasAy. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut: Perputaran Total Aset secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas pada PT Kalbe Farma Tbk Periode 2014-2024. Hal ini dilihat dari hasil Thitung > Ttabel . ,061 > 2,. dan hasil nilai sig. < tingkat sig. ,004 < 0,. Artinya HCaCA diterima dan HCeCA ditolak. Pertumbuhan Penjualan secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Profitabilitas pada PT Kalbe Farma Tbk Periode 2014-2024. Hal ini dilihat dari hasil Thitung < Ttabel . ,662 < 2,. dan hasil nilai sig. > tingkat sig. ,526 > 0,. Artinya HCaCC ditolak dan HCeCC diterima. Perputaran Total Aset dan Pertumbuhan Penjualan secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap Profitabilitas pada PT Kalbe Farma Tbk Periode 2014-2024. Hal ini dilihat dari hasil Fhitung > Ftabel . ,247 > 4,. dan hasil nilai sig < tingkat sig . ,011 < 0,. Artinya HCaCE diterima dan HCeCE Profitabilitas dapat dijelaskan oleh perputaran total aset dan pertumbuhan penjualan sebesar 59,2%, sedangkan 40,8% lainnya dipengaruhi faktor eksternal yang tidak diteliti dalam penelitian ini, contohnya CR dan DAR. DAFTAR PUSTAKA