https://jurnal. id/index. php/abdikes/index Volume 1. Nomor 2. Tahun 2023 p-ISSN: x-x e-ISSN: x-x Pembentukan Dan Pendampingan Kelompok Pendukung ASI Bentuk Upaya Peningkatan Cakupan ASI Ekslusif Dan Pencegahan Stunting Heti Ira Ayue1. Oktaviani2. Erina Eka Hatini3 1,2,3 Prodi Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Palangka Raya, 73111. Indonesi. Corresponding author: hetiiraayue@gmail. oktaviani@polkesraya. erinaeka@polkesraya. Riwayat Artikel Diterima: 13 Februari 2023 Disetujui: 6 Maret 2023 Dipublikasi: 30 Agustus 2023 Keywords ASI Ekslusif Stunting Kelompok Pendukung ASI Abstrak Pemberian air susu ibu (ASI) ekslusif merupakan salah satu intervensi spesifik dalam menurunkan kejadian stunting di Indonesia (Peraturan Presiden No 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, 2. Cakupan bayi mendapat asi eksklusif di Indonesia dan Kalimantan Tengah kurun waktu 2019-2021 cenderung menurun. Diperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalah untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan menyusui ekslusif di wilayah Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan. Metode pengabdian secara luring melalui tahap persiapan, pelaksanaan pembentukan dan pembinaan kelompok pendukung ASI serta tahap monitoring Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terbentuk ASI, pendampingan menyusui ekslusif pada ibu hamil dan Kesimpulan KP ASI ekslusif dapat menjadi model intervensi dalam upaya meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus pencegahan stunting. PENDAHULUAN Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain . ecuali obat, vitamin, dan minera. (Dinkes Kalteng, 2. Pemberian air susu ibu (ASI) ekslusif merupakan salah satu intervensi spesifik dalam menurunkan kejadian stunting di Indonesia (Peraturan Presiden No 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, 2. Cakupan bayi mendapat asi eksklusif di Indonesia kurun waktu 2019-2021 cenderung Capaian asi eksklusif tahun 2019 adalah 67,74% turun menjadi 66,06% pada tahun 2020 dan terus menurun menjadi 56,9% pada tahun 2021. Angka tersebut sudah melampaui target program tahun 2021 yaitu 40% (Kementerian Kesehatan RI, 2. Cakupan bayi mendapat ASI eksklusif di Provinsi Kalimantan Tengah dalam kurun waktu 2019-2021 menunjukan tren fluktuatif, cakupan tahun 2019 mencapai 51,4% dan meningkat menjadi 59,3% pada tahun 2020 (Dinkes Kalteng, 2. dan turun menjadi 44,7 pada tahun 2021 (Kementerian Kesehatan RI, 2. Belum maksimalnya kegiatan edukasi, sosialisasi dan advokasi, serta masih terbatasnya sarana dan prasarana komunikasi informasi dan edukasi ASI dan makanan pendamping ASI menjadi penyebab penurunan ini (Dinkes Kalteng, 2. Jika penurunan ini terus berlanjut target tahun 2024 dimana 80% anak usia kurang dari 6 bulan mendapat ASI Esklusif sebagai intervensi spesifik stunting yang tertuang dalam Perpres No 72 Tahun 2021 akan menjadi tantangan besar sehingga diperlukan model 32 | F S K U n i v e r s i t a s P G R I A d i B u a n a S u r a b a y a ABDIKES Jurnal Pengabdian Kesehatan / Vol. No. Tahun 2023 intervensi yang sesuai sebagai upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif sekaligus sebagai upaya mencegah stunting. METODE Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui tahap-tahapan sebagai berikut: Tahap persiapan Membentuk tim pelaksana pengabdian yang terdiri atas ketua dan anggota pelaksana Tim melakukan pembagian tugas, menyusun modul dan koordinasi persiapan kegiatan di Tahap pelaksanaan Pada kegiatan pelaksanaan dilakukan 2 . sebagai berikut Pembentukan kelompok pendukung ASI Ekslusif Pembinaan kelompok pendukung ASI Ekslusif Tahap monitoring dan evaluasi Mengevaluasi pendampingan kelompok pendukung ASI Ekslusif yang telah dilakukan oleh kelompok yang telah terbentuk pada sasaran pendampingan . bu hamil dan ibu HASIL DAN PEMBAHASAN Pembentukan KP ASI yang diberi nama AuHandep HakapatAy yang beranggotakan 10 orang yang berasal dari unsur Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kelompok seksi pelayanan perempuan, kader kesehatan serta ibu hamil dan menyusui. Pada pertemuan ini diberikan penjelasan mengenai definisi, tujuan, manfaat, program dan pentingnya KP ASI dalam mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan cakupan ASI Ekslusif sekaligus mencegah stunting pada balita. Pembentukan KP ASI dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif. Kelompok pendukung yang telah dibentuk dibekali melalui pelatihan dan atau pendampingan (Mayasari & Jayanti, 2. Gambar 1 Pembentukan KP ASI Pembinaan Sebelum kegiatan pembinaan sebelumnya dilakukan kegiatan untuk menilai sejauh mana pengetahuan ibu sebelum materi diberikan, anggota kelompok diberikan lembar pre-test dengan 10 pertanyaan tentang ASI Ekslusif. Selanjutnya diberikan materi mengenai ASI eksklusif, inisiasi menyusui dini, kolostrum, anatomi payudara, reflek menyusui, manfaat 33 | F S K U n i v e r s i t a s P G R I A d i B u a n a S u r a b a y a ABDIKES Jurnal Pengabdian Kesehatan / Vol. No. Tahun 2023 menyusui, masalah bagi ibu dan bayi dalam menyusui dan cara mengatasinya. Peserta diberi modul petunjuk praktik bagi kelompok pendukung ASI dalam mendampingi Ibu hamil dan menyusui sehingga memudahkan dalam menerima materi. Materi diberikan selama 60 menit dengan menggunakan media presentasi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Peserta kegiatan aktif mengikuti proses penyampaian setiap materi, demonstrasi keterampilan hingga praktik dalam kelompok-kelompok kecil. Diakhir sesi peserta diberikan lembar post test untuk menilai sejauh mana peningkatan pengetahuan setelah diberikan materi Gambar 2 Pembinaan KP ASI Berikut tabel pengetahuan kelompok pendukung ASI Ekslusif sebelum dan sesudah diberikan KIE tentang ASI Ekslusif Tabel 1 Rata-rata pengetahuan hasil pre dan post test pada kelompok pendukung ASI Ekslusif Materi Test Definisi ASI Eklusif Definisi IMD Kolostrum Manfaat ASI Upaya yang dilakukan saat asi belum lancer keluar pada minggu pertama Posisi menyusui yang benar Tanda bayi lapar Tanda bayi cukup ASI Mengatasi masalah dalam pemberian ASI Kapan waktu yang tepat memberikan MP ASI Rata-Rata Nilai Pre Test Rata-Rata Nilai Post Test 34 | F S K U n i v e r s i t a s P G R I A d i B u a n a S u r a b a y a ABDIKES Jurnal Pengabdian Kesehatan / Vol. No. Tahun 2023 Peningkatan pengetahuan ini sejalan dengan penelitian (Andriani et al. , 2. bahwa kegiatan KP-ASI dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap positif ibu untuk memberikan ASI sehingga mampu mempraktikkan pemberian ASI dan meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sebagai tindak lanjut pembentukan dan pembinaan KP ASI anggota diharapkan mendampingi ibu hamil dan/atau ibu menyusui dengan mengunakan modul pendampingan yang telah disusun oleh tim. Hal ini sejalan (Ayue & Oktaviani, 2. bahwa optimalisasi persiapan pemberian ASI ekslusif perlu ditekankan sejak ibu hamil dan dilanjutkan pendamping pada masa nifas, yang membekali ibu hamil, suami/keluarga pengetahuan tentang ASI ekslusif. Saat pendampingan selain ibu hamil/menyusui dihadirkan juga suami/keluarga sehingga juga mendapatkan pengetahuan dan pendampingi dalam persiapan dan pelaksanaan menyusui ekslusif. Penelitian Monitoring evaluasi kegiatan ini terdapat 3 . ibu hamil dan 3 . ibu menyusui yang didamping oleh KP ASI yang telah dibentuk dan dibina oleh tim. KESIMPULAN Pengabdian masyarakat ini telah berhasil membentuk dan membina KP ASI di Wilayah Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau dan KP ASI telah melakukan pendampingan sejak masa kehamilan untuk mensukseskan keberhasilan menyusui ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. UCAPAN TERIMA KASIH