LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 3 No. 3 September 2023 PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN. REPUTASI AUDITOR. DAN OPINI AUDIT TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Sub Sektor Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia 2016-2. Fajar Ichwan*. Fina fitriyana Universitas Pamulang Email: fajarichwan18@gmail. ABSTRACT Purpose: This study aims to determine: . The simultaneous effect of company size, auditor reputation, audit opinion and audit delay . The effect of company size on audit delay, . The effect of auditor reputation on audit delay, . The effect of audit opinion against audit delays. The influence of company size, auditor reputation, audit opinion and audit delay in manufacturing companies listed on the stock exchange in the Indonesian food and beverage companies sub-sector Method: This type of research is quantitative research using the document method. Samples were taken using purposive sampling technique. The sample totals 72 data from 12 manufacturing companies listed on the stock exchange for the Indonesian food and beverage company sub-sector The data analysis technique used is descriptive statistics and panel data regression using Eviews 9. Finding: Based on the results showing that company size, auditor reputation, audit opinion simultaneously affects audit delay, company size has no effect on audit delay, auditor reputation has no effect on audit delay, audit opinion has an effect on audit delay. Keywords: company size. auditor reputation. audit opinion. audit delay PENDAHULUAN Laporan keuangan ialah salah satu aspek yang sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan yang berhubungan mengenai posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang memiliki manfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi terutama pada perusahaan yang telah go public. Dalam keputusan Bapempam dan LK Nomor: KEP-431/BL/2012 mewajibkan kepada setiap perusahaan untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit paling lambat 120 hari sesudah pembukuan perusahaan ditutup. Keputusan yang telah dikeluarkan Bapempam-LK berlaku kepada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Butarbutal &Hadiprajitno,2. dalam (Rosyati & Rumsiah, 2. Mengutip dari cnbcindonesia. com tanggal 09 mei 2019 sebanyak 24 emiten atau perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendapat sanksi dari otoritas bursa karena belum menyampaikan laporan keuangan. Berdasarkan data BEI, terdapat 714 perusahaan yang terlah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana 692 perusajaan wajib menyampaikan laporan keuangan yang telah di-audit untuk periode 2018. Namun, masih ada saja perusahaan yang mangkir dari kewajiban menyampaikan dan mempublikasikan laporan keuangan sehingga sesuai aturan pasar moda. Kepada emiten-emiten tersebut. BEI telah mengirimkan Peringatan Tertulis II dan ada juga yang dikenakan sanksi denda sebesar Rp 50 juta atas keterlambatan penyampaian tersebut. Perusahaan yang baru-baru ini anak usahnya terkena putusan pailit. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) termasuk dalam emiten uang belum lapor kinerja perusahaan tahun lalu, tidak hanya laporan keuangan tahunan, bahkan juga laporan keuangan interim. Selain itu, beberapa anak usaha di bawah naungan Grup Bakrie juga ada yang bandel dan harus kena sanksi BEI. Faktor Pertama yang mempengaruhi adalah ukuran perusahaan Menurut Saragih, . adalah fungsi berdasarkan kecepatan pelaporan keuangan lantaran semakin besar suatu perusahaan maka perusahaan akan melaporkan hasil laporan keuangan yang sudah diaudit semakin cepat lantaran DOI: 10. 55587/jla. 95 | e-ISSN: 2810-0921 . LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 3 No. 3 September 2023 perusahaan memiliki banyak sumber informasi dan memiliki sistem pengendalian internal perusahaan yang baik sehingga dapat mengurangi tingkat kesalahan pada penyusunan laporan keuangan yang memudahkan auditor dalam melakukan audit laporan keuangan. Hal ini didukung oleh penelitian Alfiani & Nurmala . Saputra, dkk . Susesti & Wahyuningtyas . , (Sonia, dkk . menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Rumsiah & Rosyati, . Pattinaja & Siahainenia, . Metta & Effriyanti . menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Faktor kedua yang dapat mempengaruhi audit delay yaitu reputasi auditor, dimana reputasi auditor dilihat dari keandalan dalam laporan keuangan. Audit yang berkualitas dipengaruhi oleh auditor yang berkualitas dalam melakukan pekerjaan dan kantor akuntan public akan menunjukkan bahwa jasa kantor akuntan publik yang bekerja secara professional memiliki nama dan reputasi yang baik Damayanti Suparsada & Dwija Putri . Penelitian terdahulu mengenai reputasi auditor terhadap audit delay yang dilakukan Artana. Indraswarawati, & Putra, . Nugraheni & Putri, . Simatupang. Putra, & Herawaty, . menunjukan hasil bahwa reputasi auditor berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Fadrul. Dkk, . Novianti & Matovani, . Niditia & Pertiwi . menunjukan bahwa reputasi auditor tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Faktor ketiga yang mempengaruhi audit delay yaitu opini audit. Menurut Siahaan & Andayani, . opini auditor adalah suatu pendapat yang dikeluarkan oleh auditor perihal kewajaran laporan keuangan pada suatu perusahaan, dalam keseluruhan aspek material berdasarkan atas kesesuaian penyusunan laporan keuangan tersebut terhadap prinsip akuntansi yang berlaku umum. Penelitian terdahulu mengenai opini auditor terhadap audit delay yang dilakukan Juanta & Ratih, . Hasanah, dkk . Putri, dkk, 2. menunjukan hasil bahwa opini auditor berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Arum, dkk, . , (Dwi Anggreni, dkk . Siahaan & Andayani, . menunjukan bahwa opini auditor tidak berpengaruh secara signifikan terhadap audit delay. Penelitian ini dilakukan karena perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman mempunyai peran yang cukup besar dalam pertumbuhan perindustrian di Indonesia. Selain itu prospek yang dimiliki oleh sektor ini sangat baik karena pada dasarnya setiap masyarakat membutuhkan makanan dan minuman dalam hidup. Kebutuhan masyarakat akan produk makanan dan minuman akan selalu ada karena merupakan salah satu kebutuhan pokok. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif yaitu dengan dilakukannya uji hipotesis. Pada penelitian ini ditujukan untuk menguji seberapa jauh pengaruh variable indepeden dan variable Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang telah di unduh melalui situs website BEI . Penelitian ini dilakukan pada Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada tahun 2016-2020. Dipilihnya BEI sebagai tempat penelitian karena di bursa efek dapat memperoleh data secara lengkap terkait penelitian ini karena sebagian besar data yang diperlukan dalam penelitian ini terdapat diperusahaan manufaktur dan idx. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data sumber yang tidak langsung memberikan data pada pengumpul missal nya lewat dokumen ataupun orang lain (Sugiyono, 2. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan metode dokumentasi dari sumber yang digunakan yaitu laporan keuangan perusahaan sektor manufaktur BEI selama 5 tahun dari 2016-2021. Analisis data yaitu kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data terkumpul. Kegiatan dalam melakukan analisis data yaitu mengkelompokan data berdasarkan variable, jenis reponden, tabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan uji hipotesis yang diajukan (Sugiyono, 2. Metode data yang dianalisis menggunakan aplikasi Eviews 9. 126 | e-ISSN: 2810-0921 | DOI: 10. 55587/jla. LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 3 No. 3 September 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel Uji T (Parcia. Dependent Variable: Y Method: Panel EGLS (Cross-section random effect. Date: 11/01/22 Time: 20:10 Sample: 2016 2021 Periods included: 6 Cross-sections included: 12 Total panel . observations: 72 Swamy and Arora estimator of component variances Variable Coefficien Std. Error t-Statistic Prob. Berdasarkan table diatas maka dapat disimpulkan bahwa : Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan ukuran perusahaan 0. 9719 > 0,05 maka secara parsial ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit delay. Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan reputasi audit 0,0945 > 0,05 maka secara parsial reputasi audit tidak berpengaruh terhadap audit delay. Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan opini audit 0,0000 < 0,05 maka secara parsial opini audit berpengaruh terhadap audit delay. Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui dan memberikan bukti secara empiris mengenai ukuran perusahaan, reputasi audit, opini audit terhadap audit delay secara simultan maupun parsial pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar dibursa efek tahun 2016 Ae 2021. Pengaruh ukuran perusahaan, reputasi audit, opini audit terhadap audit delay. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil penelitian menunjukan bahwa hasil nilai probabilitas dalam uji simultan yang dilakukan ini memperoleh nilai signifikan 0. 000000 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan, reputasi audit, opini audit secara simultan berpengaruh terhadap audit delay. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perusahaan yang mengalami audit delay kemungkinan memberikan pengaruh terhadap perusahaan yang dijalankan sehingga bisa memberikan dampak pada kepentingan Pengaruh ukuran perusahaan terhadap audit delay. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit delay. Hal ini dapat dibuktikan dengan uji hipotesis yang menunjukan hasil 0. lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan (Eksandy, 2. , (Agustina & Jaeni, 2. & Ni Kadek Yuni, dkk . menyatakan bahwa total aset tidak berpengaruh terhadap audit delay. Dalam hal ini besar kecilnya total aset yang dimiliki perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap keterlambatan dalam penyampaian laporan audit, auditor yang bekerja secara profesional dan memenuhi standar audit yang ditetapkan menjadikan memiliki sikap yang baik dalam bekerja sehingga melakukan pekerjaannya menjadi efektif dan efisien. Pengaruh reputasi audit terhadap audit delay. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa reputasi audit tidak berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 0945 lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Jura dan Tewu . Raya dan DOI: 10. 55587/jla. 95 | e-ISSN: 2810-0921 . LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 3 No. 3 September 2023 Laksito . Abdillah et al. , dan Widhiasari dan Budiartha . menyatakan bahwa reputasi audit tidak berpengaruh terhadap audit delay. Berdasarkan teori keagenan, penelitian ini tidak sejalan dengan teori keagenan. Disebabkan terdapat konflik antara agen dengan principal, dalam hal menyelesaikan konflik yang terjadi antara agen dengan principal diperlukan adanya biaya agensi. Dalam menyelesaikan konflik, biaya agensi dikeluarkan guna memantauan aktivitas manajerial seperti biaya audit. Hal tersebut bertujuan untuk penggunaan jasa auditor dari KAP yang berkompeten seperti KAP Big 4 tetapi pada kenyataannya KAP Non Big 4 juga memiliki kualitas yang baik. Pengaruh opini audit terhadap audit delay. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa opini audit berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 0000 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Safitri & Triani . Sari & Sujana . & Riski Hernando, dkk . yang menghasilkan opini audit berpengaruh positif terhadap audit delay, dimana perusahaan yang mendapatkan opini selain unqualified opinion akan mengalami audit delay yang lebih panjang, disebabkan karena proses pemberian opini audit melibatkan negosiasi dengan klien, konsultasi dengan partner audit yang lebih senior atau staf teknis lainnya dan perluasan lingkup audit. Berdasarkan teori Kepatuhan, penelitian ini sejalan dengan teori kepatuhan dimana perusahaan yang mendapatkan opini selain unqualified opinion akan mengalami audit delay yang lebih panjang. Sehingga jika perusahaan mempunyai Opini Audit yang tinggi maka audit delay juga akan semakin KESIMPULAN dan SARAN Penelitian ini bertujuan guna mengetahui secara empiris mengenai pengaruh ukuran perusahaan, reputasi audit, opini audit terhadap audit delay pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar pada BEI tahun 2016 Ae 2021, dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 12 perusahaan atau 72 data analisis dengan menggunakan analisis statistik eviews 9 dengan menggunakan data panel. Maka dapat ditarik kesimpulan berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran perusahaan, reputasi audit dan opini audit berpengaruh secara simultan terhadap audit delay pada perusahaan makan dan minuman tahun 2016 Ae 2021. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan makanan dan minuman tahun 2016 Ae Reputasi audit tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan makanan dan minuman tahun 2016 Ae 2021. Opini audit berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada perusahaan makanan dan minuman tahun 2016 Ae 2021 REFERENSI