P-ISSN: 2723-8202 E-ISSN: 2503-1171 Volume 9. No 1. April 2024. Page: 26-34 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN BARANG BERBASIS WEB PADA KANTOR HU KABAR PRIANGAN Julius Wijaya Susanto. Lita Lestari Utami. Manajemen Informatika. Politeknik LP3I Teknik Informatika. Universitas MaAosoem Bandung e-mail: juliuswijaya51. 1@gmail. *, litalestariu@gmail. Abstract [Design of Web Based Goods Lending System at HU Kabar Priangan Offic. HU Kabar Priangan is a company engaged in the media sector that has a great responsibility in presenting information both in the form of newspapers and online articles and advertising services. This company has related problems in borrowing goods still using a semi-manual system using spreadsheets for managing goods, borrowing, and returning Semi-manual recording using spreadsheets in a company has obstacles and weaknesses including can result in data errors, no history, and can lose information. The system that is run has not fully helped the work, because the need for effective and efficient data and can be needed . has not been met. With these problems, this research will be designed and built a web-based goods lending information system that functions to facilitate the management of goods data. With the goods lending information system, the process of borrowing, returning, monitoring goods, and searching for the status of goods can be easily and quickly carried out. The system development method used in this study uses the Waterfall method, and for system design uses UML (Unified Modeling Languag. The final result of this research is a web-based goods lending information system using the Laravel 9 framework and MySQL as a database that can facilitate the process of managing goods lending Keywords: Information System. Goods Lending. Laravel. Web. Abstrak HU Kabar Priangan merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi baik dalam bentuk koran maupun artikel online dan layanan jasa Pada perusahaan ini memiliki permasalahan terkait dalam peminjaman barang masih menggunakan sistem semi manual menggunakan spreadsheet untuk pengelolaan barang, peminjaman, dan pengembalian Pencatatan semi manual dengan menggunakan spreadsheet dalam sebuah perusahaan memiliki kendala dan kelemahan diantaranya dapat mengakibatkan sebuah kesalahan data, tidak ada riwayat pencatatan, dan dapat kehilangan informasi. Sistem yang sudah berjalan belum sepenuhnya membantu pekerjaan, karena kebutuhan akan data yang efektif dan efisien serta dapat dibutuhkan . belum dapat dipenuhi. Dengan adanya permasalahan tersebut maka pada penelitian ini akan didesain dan dibangun sebuah sistem informasi peminjaman barang berbasis web yang memiliki fungsi untuk mempermudah dalam pengelolaan data barang. Dengan sistem informasi ini proses peminjaman barang, pengembalian, pengawasan, dan pencarian status barang bisa dengan mudah dan cepat dilakukan. Metode pembangunan sistem yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall, serta untuk desain sistem menggunakan UML (Unified Modeling Languag. Hasil akhir dari penelitian ini berupa sistem informasi peminjaman barang berbasis web dengan menggunakan framework Laravel 9 dan MySQL sebagai database yang dapat mempermudah proses pengelolaan peminjaman barang. Keywords: Sistem Informasi. Peminjaman Barang. Laravel. Web. Pendahuluan Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Perkembangan teknologi informasi saat ini telah berkembang dengan sangat pesat. Hal ini ditandai dengan penggunaan komputer sebagai sarana pendukung kegiatan manusia, baik digunakan untuk kepentingan pribadi, organisasi bisnis, maupun instansi pemerintahan. Hal ini menjadi kebutuhan yang mendasar dan memegang peranan penting (Narti Eka Putria, 2. Hampir semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia pada jaman sekarang tidak luput dari campur tangannya sebuah teknologi berbasis online dan tentunya sudah praktis serta terkomputerisasi (Laode Muh ZulFardin Syah, 2. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan adanya teknologi dapat membangun sebuah sistem informasi yang dapat membantu pekerjaan orang menjadi lebih mudah dan efisien. HU Kabar Priangan merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang media berada di daerah Tasikmalaya. Pada perusahaan ini memiliki aset berupa barang ataupun guna untuk mendukung kegiatan seperti rapat, liputan, workshop, seminar, dan lain-lain yang dapat menunjang berbagai kegiatan. Dengan adanya berbagai kegiatan biasanya para karyawan akan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan kegiatannya, salah satunya adalah menyiapkan peralatan. Terkadang barang-barang ataupun peralatan yang ada kurang layak untuk dipakai dengan ini karyawan akan meminjam barang kepada staf admin, jika barang yang dipinjam ada dan layak untuk digunakan maka barang tersebut dapat dipinjamkan dan harus dikembalikan sesuai dengan lama peminjaman. Namun dalam proses peminjaman barang penulis menemukan bahwa selama ini dalam pengelolaan barang baik menginput dan penyetokan barang masih dilakukan secara semi manual menggunakan spreadsheet. Hal ini dapat mengakibatkan data yang ada terbagi menjadi mulai dari data barang yang akan masuk dan data barang yang masih ada, sehingga menyulitkan staf admin dalam mengelola barang, mencari barang tertentu. Kendala lain yang saat ini dihadapi oleh staf admin ialah dalam pencatatan nama peminjam barang, batasan peminjaman barang, dan laporan peminjaman barang yang masih dilakukan secara manual menggunakan form secara tertulis, sehingga dapat mengakibatkan sebuah kesalahan data, kehilangan data, tidak ada histori atau rusak karena data peminjaman barang masih menggunakan form secara tertulis dalam pencatatan peminjaman barang. Pengolahan data barang di suatu perusahaan sangat penting bagi manajemen maupun staf yang Sebuah sistem yang mengelola keluar masuknya barang, serta laporan-laporannya sangatlah diperlukan dalam suatu perusahaan untuk keberlangsungan produktivitas di perusahaan tersebut. Oleh karena permasalahan tersebut maka penulis dalam penelitian ini akan didesain dan dibangun sistem informasi peminjaman barang berbasis web yang berfungsi untuk menanggulangi ke tidak efektif dan efesien sistem lama, sehingga staf admin dapat menyajikan informasi dengan cepat dan menghindari adanya kesalahan dalam penginputan data barang atau alat yang dimiliki perusahaan. Sistem baru yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan dan memiliki user interface yang baik sehingga dapat memudahkan pengguna dan mampu digunakan secara maksimal sehingga penerimaan pengguna juga akan lebih mudah untuk mencari informasi yang berkaitan dengan penerimaan data barang yang ada tanpa harus memeriksa satu persatu secara manual. Berdasarkan beberapa permasalahan dan hasil kajian terdahulu pada pembahasan di atas maka dapat dirumuskan sebuah solusi untuk mendesain dan membangun sebuah system informasi peminjaman barang berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel 9 yang berjalan di berbagai perangkat seperti desktop, tablet, atau mobile dan MySQL sebagai database. Pada penelitian ini metode yang akan digunakan ialah Waterfall dan metode desain sistem menggunakan UML (Unified Modeling Languag. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa sistem informasi peminjaman barang berbasis web yang dapat membantu staf admin dalam proses pengelolaan barang dan monitoring barang yang dimiliki oleh perusahaan baik yang sedang dipinjam ataupun tidak. Metode Pengumpulan Data Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dikarenakan penulis melakukan penelitian dengan melakukan observasi atau studi lapangan dengan melihat secara langsung bagaimana proses peminjaman dilakukan pada perusahaan HU Kabar Priangan. Pengembangan Sistem Metodologi waterfall merupakan AuLinear Sequential ModelAy dimana hal ini menggambarkan pendekatan dengan cara sistematis dan juga berurutan pada pengembangan perangkat lunak (Wahid, 2. Model waterfall sering disebut model sekuensi linear atau alur hidup klasik (Meilano. Damanik, & Tanto, 2. Dimulai dengan spesifikasi kebutuhan pengguna lalu berlanjut melalui tahapan-tahapan analisis kebutuhan . , rancangan . , mengimplemetasikan . , serta verifikasi sistem . ystem verificatio. , yang diakhiri dengan perangkat lunak lengkap yang dihasilkan. Berikut gambar metodologi waterfall seperti digambarkan pada gambar berikut: Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Gambar 1. Tahapan-Tahapan Metodologi Waterfall. Adapun tahapan-tahapan serta penjelasan dalam metode waterfall ini yang akan dibahas yaitu (Meilano. Damanik, & Tanto, 2. Requirement Pada tahap requirement penulis melakukan metode tanya jawab mengenai proses yang berhubungan dengan peminjaman barang pada pihak terkait dan observasi pada perusahaan yang bertujuan untuk memahami perangkat lunak yang dibutuhkan oleh pengguna serta batasan software tersebut. Informasi yang telah diperoleh akan dianalisis untuk pembuatan sistem. Kelancaran proses pembuatan perangkat lunak secara keseluruhan dan kelengkapan fitur aplikasi yang dihasilkan sangat tergantung pada hasil Design Pada tahap desain penulis akan membuat desain sistem yang akan digunakan oleh pengguna. Desain ini yang akan dipakai dalam perancangan sistem yang akan diimplementasikan pada perusahaan. Implementation Tahap implementation penulis akan melakukan pembuatan sistem dengan acuan desain yang telah selesai dibuat pada tahap sebelumnya. Sistem yang dibuat akan dibuat satu-persatu sesuai dengan acuan pada tahapan desain. Verification Tahapan ini akan dilakukan pengujian terhadap sistem yang telah dibuat. Pada tahapan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sistem yang dibuat telah sesuai dengan desain dan semua fungsi dapat dipergunakan dengan baik tanpa ada kesalahan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan . dan memastikan output yang dihasilkan sesuai dengan yang di inputkan. Metode Perancangan Sistem Metode perancangan sistem dengan menggunakan UML (Unified Modeling Languag. UML adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan dalam dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek. Tujuan dari adanya UML ini adalah memberikan pemodelan yang ekspresif dalam hal mengembangkan dan menukar model juga dimengerti secara umum (Dede Wira Trise Putra, 2. Dalam perancangan sistem UML terdapat beberapa jenis diagram yang umumnya sering digunakan, berikut beberapa diagram yang sering digunakan dalam proses perancangan UML peminjaman barang pada perusahaan HU Kabar Priangan: Use Case Diagram yang memodelkan setiap kelakuan sistem yang dibuat. Dengan mendeskripsikan setiap interaksi satu sama lain antara aktor dan sistem yang akan dibuat. Activity Diagram yang mengilustrasikan alur kerja atau rangkaian aktivitas dalam suatu sistem atau proses bisnis, serta mencakup menu yang tersedia pada aplikasi. Class Diagram menggambarkan struktur sistem dari segi penentuan setiap kelas yang akan dibuat dalam Hasil dan Pembahasan Pada bagian ini merupakan pembahasan hasil dari analisis dan desain sistem yang diimplementasikan menjadi sebuah aplikasi sistem informasi peminjaman barang berbasis web menggunakan database MySQL dan framework Laravel 9. Adapun hasil dari implementasi sistem ini meliputi: Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Desain Basis Data Desain basis data merupakan acuan dalam pengelolaan data yang akan diproses pada sistem yang akan dibangun (Muhammad Nugraha, 2. Pada tahapan desain basis data ini terdapat beberapa tabel yang memiliki atribut dan saling berelasi antara satu dengan lainnya. Adapun bentuk relasi tersebut dapat digambarkan dengan sebuah ERD pada gambar berikut ini: Gambar 2. ERD Sistem Informasi Peminjaman Barang. Desain Sistem Use Case Diagram Use Case Diagram merupakan gambaran umum pemodelan untuk kelakuan system informasi yang akan dibuat (Dede Wira Trise Putra, 2. Awal dalam pembuatan use case diagram dilihat dari bagaimana user menggunakan sistem. Adapun use case diagram dari sistem yang akan dibangun seperti pada Gambar 3 berikut ini. Gambar 3. Use Case Sistem Informasi Peminjaman Barang. Activity Diagram Activity diagram merupakan diagram yang menggambarkan workflow atau aktivitas dari sebuah sistem yang ada pada perangkat lunak (Dede Wira Trise Putra, 2. Setiap alur yang digambarkan pada sistem akan digambarkan dengan activity diagram, di antaranya: Activity Diagram Melihat Data Activity Melihat Data ini prosesnya semua sama baik pada data user, barang, meminjam, dan Pada bagian proses ini activity yang akan di bahas adalah activity melihat barang. Aktifitas melihat data barang dilakukan oleh user setelah berhasil login dan memilih menu master data barang pada dashboard. Data barang yang berada di database akan ditampilkan di halaman data barang seperti pada activity pada gambar berikut ini: Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Gambar 4. Activity Diagram Sistem Informasi Peminjaman Barang. Activity Diagram Input Data Activity input data ini prosesnya semua sama baik pada data user, barang, peminjaman, dan Pada bagian proses ini activity yang akan di bahas adalah activity input data Aktifitas peminjaman barang dilakukan oleh user setelah berhasil login dan memilih menu transaksi peminjaman barang pada dashboard. Data peminjaman barang yang dimasukkan pada halaman peminjaman akan disimpan pada tabel peminjaman seperti pada gambar berikut ini: Gambar 5. Activity Diagram Sistem Informasi Peminjaman Barang Class Diagram Class diagram atau diagram kelas adalah salah satu jenis diagram struktur pada UML yang menggambarkan dengan jelas struktur serta deskripsi class, atribut, metode, dan hubungan dari setiap objek (Agung Feby Prasetya, 2. Pada Gambar 6 di bawah ini ditunjukkan class diagram yang menampilkan 5 class yang saling berelasi. Setiap class memiliki attribut dan method yang akan diimplementasikan pada Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Gambar 6. Class Diagram Sistem Informasi Peminjaman Barang. Home / Halaman Utama Gambar 7 memperlihatkan halaman utama ketika user pertama kali mengunjungi website sistem informasi peminjaman barang. Gambar 7. Home Sistem Informasi Peminjaman Barang Login Halaman login user memasukan nik dan password untuk dapat masuk ke aplikasi Sistem Informasi Peminjaman Barang, apabila tervalidasi akan dapat masuk ke halaman dashboard (Lihat Gambar . Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Gambar 8. Login Sistem Informasi Peminjaman Barang Halaman Dashboard (Admi. Gambar 9. Dashboard Sistem Informasi Peminjaman Barang Halaman Master Data Barang Gambar 10. Master Data Barang Sistem Informasi Peminjaman Barang Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Halaman Master Data Jenis Barang Gambar 11. Master Data Pengguna Sistem Informasi Peminjaman Barang Halaman Transaksi Peminjaman Gambar 12. Transaksi Peminjaman Sistem Informasi Peminjaman Barang System Testing Tahap Terakhir adalah system testing atau pengujian pada aplikasi. Proses ujicoba dilakukan untuk memastikan aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan. Proses pengujian dilakukan dengan metode black box. Metode black box merupakan pengujian yang hanya melihat dari eksekusi melalui data pengujian dan menguji fungsionalitas pada perangkat lunak (Desi Novinti, 2. Berikut hasil dari proses pengujian aplikasi dengan metode black box. Tabel 1. Hasil Pengujian Aplikasi Peminjaman Barang dengan Black Box Skenario Pengujian Hasil yang Diharapkan Login dengan menggunakan akun yang terdaftar di SIPEB dengan NIK dan password yang benar Login dengan akun yang belum terdaftar di SIPEB Berhasil masuk ke halaman Dashboard sesuai dengan masing-masing role user Muncul pesan peringatan AuGagal melakukan proses autentikasi. Mohon untuk mengisi NIK & password dengan benarAy. Admin mengecek data stok barang Admin mengakses dashboard Sistem menampilkan data barang Sistem menampilkan data barang, data Jurnal TIKA Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim. Vol. 9 No. Hasil Pengujian Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Julius Wijaya Susanto Ae Perancangan Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web Pada Kantor Hu Kabar Priangan Skenario Pengujian khusus admin User mengakses dashboard khusus Logout Hasil yang Diharapkan Hasil Pengujian peminjaman barang yang status peminjaman di ACC Sistem menampilkan histori peminjaman barang yang telah dipinjam oleh user. Sistem menampilkan pesan AuApakah anda yakin ingin keluarAy Sesuai Sesuai Kesimpulan Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan antara lain sebagai berkut: Proses peminjaman barang dapat dilakukan secara mandiri oleh para karyawan sehingga tidak membuat admin melakukan pekerjaan dua kali dan juga proses peminjaman menjadi lebih efisien. Informasi mengenai data barang dan stok barang menjadi lebih mudah diakses. Karyawan dapat mengajukan peminjaman barang secara mandiri melalui sistem. Dapat mempermudah admin untuk kelola data barang masuk, data barang keluar, data stok barang dan pembuatan laporan. Karyawan dapat melakukan peminjaman barang tanpa perlu datang langsung ke ruangan sarana dan prasarana untuk mengajukan peminjaman barang yang dibutuhkan. Saran Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis memberikan beberapa saran yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat dan membantu dalam proses monitoring serta pencatatan barang. Pertama, disarankan agar sistem ini dapat dijalankan menggunakan browser yang ter-update guna memastikan koneksi dengan internet yang stabil. Sehingga dalam menggunakan sistem dapat berjalan secara optimal. Kedua, perusahaan dapat melakukan pemeliharaan terhadap sistem yang ada secara rutin dengan selalu memastikan kelangsungan fungsionalitasnya di masa mendatang. Perawatan dapat dengan cara melibatkan pembaruan atau update perangkat lunak, pemantauan keamanan, dan penanganan potensial permasalahan teknis guna menjaga kinerja sistem agar optimal. Daftar Pustaka