Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Agustus 2025. Hal. 543 Ae 554 Jambura Accounting Review Journal homepage: http//:jar. id/index. php/jar E-ISSN 2721-3617 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Nur Amalia Kartika Munafria. Harun Blongkodb. Ikhlas Ul Aqmalc a,b,c. Universitas Negeri Gorontalo. Jl. Jendral Sudirman. No. 6 Kota Gorontalo. Gorontalo, 96128. Indonesia Email: amaliakrtka27@gmail. coma, blongkod@ung. ikhlasulaqmal@ung. INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Received 04-06-2025 Revised 10-08-2025 Accepted 18-08-2025 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profitabilitas terhadap harga saham pada sektor pertambangan sub sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019Ae2023. Profitabilitas terdiri dari lima indikator utama, yaitu Return on Asset (ROA). Return on Equity (ROE). Net Profit Margin (NPM). Gross Profit Margin (GPM), dan Return on Sales (ROS) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling (SEM) melalui software AMOS versi 24. Sampel penelitian berjumlah 22 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu agar data yang diperoleh relevan dan representatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga saham pada perusahaan batu bara yang diteliti. Hal ini terlihat dari nilai Critical Ratio (C. R) sebesar 0,774 yang lebih kecil dari batas kritis 1,660, serta nilai probabilitas sebesar 0,439 yang melebihi taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, hipotesis nol diterima, dan indikator Profitabilitas tidak dapat digunakan sebagai prediktor yang efektif dalam mengidentifikasi fluktuasi harga saham. Kata Kunci: Profitabilitas. Harga Saham. Perusahaan Batu Bara. Bursa Efek Indonesia Keywords: Profitability. Stock Price. Coal Companies. Indonesia Stock Exchange ABSTRACT This research aimed to analyse the effect of Profitability on stock prices in the coal mining sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 20192023 period. Profitability consists of five main indicators that include Return On Asset (ROA). Return On Equity (ROE). Net Profit Margin (NPM). Gross Profit Margin (GPM), and Return On Sales (ROS). This research employed a quantitative approach with the Structural Equation Modeling (SEM) analysis method through AMOS software version 24. The sample consisted of 22 companies selected through purposive sampling based on certain criteria so that the data obtained were relevant and representative. The results showed that Profitability does not have a significant effect on the Stock Price of the coal companies studied. This can be seen from the Critical Ratio (CR) value of 0,774, which is smaller than the cutical limit of 1,660, and the probability value of 0,439, which exceeds the of 0,05. Thus, the null hypothesis is accepted, and the Profitability indicator cannot be used as an effective predictor in identifying stock price fluctuations. @2025 Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqmal Under The License CC BY-SA 4. 544 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham padaA. (Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqma. PENDAHULUAN Di era globalisasi saat ini, persaingan antar perusahaan menjadi semakin ketat. Untuk tetap bertahan dan unggul, perusahaan perlu mengelola fungsi-fungsi penting dengan efektif dan efisien, sehingga menjadi lebih profesional. Pada dasarnya, setiap perusahaan memiliki tujuan untuk meningkatkan dan memaksimalkan nilai perusahaannya agar dapat terus bertahan. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan membutuhkan modal yang signifikan guna meraih keuntungan jangka panjang. Salah satu cara untuk memperoleh modal tersebut adalah dengan mencari dana eksternal melalui pasar modal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Kementerian Keuangan tentang pasar modal, pasar modal mencakup penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang terkait dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek tersebut (Dewan Perwakilan Rakyat, 1. Investasi di pasar modal adalah aktivitas penanaman modal dalam aset keuangan yang bertujuan untuk mendapatkan hasil dari efek yang dibeli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat perekonomian suatu negara, semakin besar pula pengaruh dari tingkat investasi. Faktor investasi berperan penting ketika permintaan agregat mendorong peningkatan penawaran agregat dengan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan (Fathoni & Sakinah, 2. Salah satu bentuk investasi yang paling diminati adalah saham. Hal ini tercermin dari peningkatan investor berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), di mana jumlah investor per Juni 2024 meningkat sebesar 8% 181 investor, dibandingkan tahun 2023 yang hanya 29. Perusahaan pertambangan, khususnya sub sektor batu bara, semakin menarik minat karena perannya dalam menyediakan sumber daya energi yang vital bagi pertumbuhan ekonomi. Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alamnya, telah menjadikan sektor pertambangan sebagai kontributor penting terhadap investasi, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan infrastruktur. Sektor pertambangan batu bara memegang peranan strategis dalam bauran energi nasional. Menurut Indonesian Coal Mining Association (APBI), sekitar 27% dari total produksi energi global berasal dari batu bara, dan lebih dari 39% listrik dunia dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara. Ekspor batu bara Indonesia sebagian besar ditujukan ke China. India. Jepang, dan Korea Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, batu bara telah menyumbang sekitar 85% dari total penerimaan negara di sektor pertambangan. Namun demikian, pada tahun 2020 terjadi penurunan Harga Batu Bara Acuan (HBA) secara signifikan selama enam bulan berturut-turut, dengan rata-rata tahunan hanya mencapai US$58,17 per ton (Kontan, 2. Uniknya, saat HBA menurun, harga saham beberapa perusahaan batu bara justru meningkat. Hal ini bertentangan dengan teori yang menyatakan bahwa turunnya harga komoditas berdampak negatif terhadap harga saham. Fenomena ini menunjukkan bahwa mungkin ada faktor lain, terutama faktor internal perusahaan, yang berpengaruh terhadap harga saham. Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Agustus 2025 Faktor internal tersebut salah satunya adalah profitabilitas. Profitabilitas mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Rasio seperti Return on Asset (ROA). Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM) menjadi indikator utama bagi investor dalam menilai kekuatan finansial dan prospek perusahaan (Kasmir, 2. Semakin tinggi profitabilitas, semakin besar minat investor untuk berinvestasi di perusahaan tersebut, yang kemudian mendorong peningkatan harga saham (Bobsaid & Wahyuati, 2. Harga Batu Bara Acuan (HBA) memang menjadi dasar penting dalam menentukan harga jual batu bara, khususnya untuk ekspor. Secara teoritis, naik turunnya HBA berdampak langsung terhadap pendapatan dan laba perusahaan (Purwaningsih, 2. Namun dalam praktiknya, beberapa perusahaan mampu mempertahankan tingkat laba meski HBA menurun melalui efisiensi, kontrak jangka panjang, dan diversifikasi usaha (Djou et al. , 2. Oleh karena itu, penting untuk meneliti pengaruh profitabilitas terhadap harga saham, terutama saat fluktuasi harga batu bara tidak sejalan dengan kinerja keuangan perusahaan (Jayanti et al. , 2. Perubahan harga saham yang fluktuatif dari tahun 2019 hingga 2023, seperti terlihat dari data harga rata-rata saham batu baraAiRp1. 436 pada 2019, naik ke Rp1. 656 pada 2020, lalu Rp3. 899 di 2022, dan turun ke Rp2. 883 di 2023Ai menunjukkan ketidakstabilan yang dapat menurunkan kepercayaan investor. Ketika harga saham menurun, persepsi terhadap perusahaan juga menurun, yang kemudian menyulitkan perusahaan dalam memperoleh modal baru. Laporan keuangan berperan penting sebagai alat analisis bagi investor. Informasi mengenai laba rugi, arus kas, serta posisi keuangan dalam laporan tersebut menjadi dasar untuk menghitung rasio-rasio seperti profitabilitas, yang menunjukkan kekuatan keuangan perusahaan. Profitabilitas yang tinggi umumnya mencerminkan kondisi keuangan yang sehat, dan hal ini sering kali berkorelasi positif dengan harga saham (Kasmir, 2. Penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam. Sari et al. menemukan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham pada sub sektor batu bara, sementara Marnaresya et al. menyatakan bahwa profitabilitas justru berpengaruh signifikan. Ketidaksesuaian ini menimbulkan pertanyaan yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019Ae2023. KAJIAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS Teori Sinyal (Signaling Theor. Teori sinyal menjelaskan bahwa informasi asimetris antara manajemen dan investor dapat diatasi dengan penyampaian sinyal melalui laporan keuangan. Manajemen perusahaan mengirimkan sinyal kepada investor untuk menggambarkan 546 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham padaA. (Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqma. prospek bisnis, seperti rasio profitabilitas yang tinggi. Dalam konteks saham, sinyal positif meningkatkan kepercayaan investor dan berpotensi menaikkan harga saham (Tiwang et al. , 2020. Morris, 1. Profitabilitas Profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dan menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kesehatan keuangan. Investor cenderung memilih perusahaan dengan profitabilitas tinggi karena dianggap efisien dan memiliki prospek pertumbuhan yang baik (Suwandani, 2017. Kusumaningrum, 2. Beberapa rasio digunakan untuk mengukur profitabilitas, seperti Return on Equity (ROE). Return on Assets (ROA), dan Net Profit Margin (NPM). Gross Profit Margin (GPM), dan Return on Sales (ROS). ROE menunjukkan efektivitas ekuitas menghasilkan laba. ROA mengukur kemampuan aset menghasilkan keuntungan, sementara NPM menunjukkan efisiensi laba bersih terhadap penjualan (Budiman, 2021. Brigham & Houston, 2001. Riyanto, 2. Harga Saham Harga saham mencerminkan nilai perusahaan di mata investor. Harga ini terbentuk dari interaksi penawaran dan permintaan yang dipengaruhi oleh informasi keuangan, psikologis, serta kondisi makroekonomi. Investor menilai harga saham berdasarkan ekspektasi masa depan, bukan hanya kondisi keuangan saat ini (Alfianti & Andarini, 2017. Junaedi et al. , 2021. Sartono, 2. Harga saham dipengaruhi oleh faktor internal seperti kinerja keuangan dan profitabilitas, serta faktor eksternal seperti harga komoditas, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi global. Pada sektor batu bara, meskipun Harga Batu Bara Acuan (HBA) menurun, harga saham bisa tetap meningkat jika perusahaan menunjukkan kinerja keuangan yang kuat (Zulfikar, 2. Indikator harga saham terdiri dari nilai buku, nilai pasar, dan nilai intrinsik. Nilai buku dihitung dari ekuitas per lembar saham, nilai pasar berdasarkan harga di bursa, dan nilai intrinsik ditentukan berdasarkan analisis fundamental terhadap proyeksi arus kas masa depan (Aziz, 2. Hipotesis Hipotesis dalam penelitian ini dirumuskan berdasarkan teori, hasil penelitian terdahulu, dan kerangka pemikiran yang telah disusun. Hipotesis bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara profitabilitas terhadap harga saham perusahaan sub sektor tambang batu bara di BEI periode 2019Ae2023. Hipotesis Nol (HCA): Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sub sektor tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae Hipotesis ini selaras dengan penelitian Astika dan Sudjiman . yang menemukan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap harga saham pada sektor barang konsumsi primer. Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Agustus 2025 Hipotesis Alternatif (HC. Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sub sektor tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019Ae2023. Hipotesis ini didukung oleh hasil Jayanti, dkk. yang menyatakan adanya pengaruh signifikan profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan rokok di BEI. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalkomparatif untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan pertambangan sub sektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019Ae2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diukur melalui rasio ROA. ROE. NPM. GPM, dan ROS, sementara variabel dependen adalah harga saham yang diukur melalui nilai buku, nilai pasar, dan nilai intrinsik. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tersedia di situs resmi w. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan sub sektor tambang batu bara yang terdaftar di BEI, dengan teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan 22 perusahaan sebagai sampel yang memenuhi kriteria, yaitu terdaftar secara berturut-turut dan memiliki laporan keuangan lengkap selama lima tahun. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi pustaka terhadap berbagai referensi teoritis dan empiris. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS 24. Analisis dilakukan melalui serangkaian tahapan, termasuk uji normalitas data menggunakan Bollen-Stine Bootstrap, uji kelayakan model (Goodness of Fi. , serta uji hipotesis parsial menggunakan nilai Critical Ratio (CR) dan nilai probabilitas (P). Analisis ini memungkinkan pengujian pengaruh profitabilitas terhadap harga saham secara simultan dan terstruktur. ANALISIS DAN PEMBAHASAN Sampel dalam penelitian ini berupa perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor pertambangan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Keputusan Presiden Nomor 53. Bursa Efek didefinisikan sebagai tempat, termasuk sistem elektronik, yang diorganisasi untuk mengadakan pertemuan antara penjual dan pembeli dalam perdagangan efek. Berikut daftar perusahaan batu bara yang terdaftar 548 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham padaA. (Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqma. di BEI: Tabel 1. Daftar Perusahaan yang Dijadikan Sampel No. Kode saham Nama perusahaan Tanggal pendaftaran ADRO PT. Adaro energi Tbk. 16 Jul 2008 ARII PT. Atlas Resources Tbk. 08 Nov 2011 FIRE PT. Alfa Energi Investama Tbk. 09 Juni 2017 BOSS PT. Borneo Olah Sarana Sukses Tbk. 15 Feb 2018 DWGL PT. Dwi Guna Laksana Tbk. 13 Des 2017 CNKO PT. Exploitasi Energi Indonesia Tbk. 20 Nov 2001 ITMG PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. 18 Des 2007 PTBA PT. Bukit Asam Tbk. 23 Des 2002 BSSR PT. Baramulti suksessarana Tbk. 08 Nov 2012 BUMI PT. Bumi resources Tbk. 15 Apr 2020 BYAN PT. Bayan resource Tbk. 12 Agt 2008 DSSA PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. 10 Des 2009 GTBO PT. Garda Tujuh Buana Tbk. 09 Jul 2009 SMMT PT. Golden Eagle Energy Tbk 01 Des 1997 KKGI PT. Resource Alam Indonesia Tbk. 01 Jul 1991 TOBA PT. TBS Energi Utama Tbk. 06 Jul 2012 TRAM PT. Trada Alam Mineral Tbk. 10 Sep 2008 TEBE PT. Dana Brata Luhur Tbk. 18 Nov 2019 HRUM PT. Harum Energi Tbk. 06 Okt 2010 MBAP PT. Mitrabara Adiperdana Tbk. 10 Jul 2014 MBSS PT. Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. 06 Apr 2011 GEMS PT. Golden energi mines Tbk. 17 Nov 2011 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan sub sektor tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019Ae2023. Profitabilitas diukur melalui lima indikator utama: ROA. ROE. NPM. GPM, dan ROS. Harga saham diukur berdasarkan nilai buku, nilai pasar, dan nilai intrinsik. Analisis dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software AMOS 24. Uji normalitas dilakukan menggunakan metode Bollen-Stine Bootstrap, dan hasilnya menunjukkan bahwa data pada variabel profitabilitas . = 0,. dan harga saham . = 0,. telah berdistribusi normal. Selain itu, uji outliers menunjukkan tidak ada data ekstrem yang mengganggu validitas model, dan seluruh varians dalam model Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Agustus 2025 memiliki nilai positif, menandakan data stabil untuk dianalisis lebih lanjut. Setelah tahap uji normalitas data dilakukan untuk memastikan distribusi data memenuhi asumsi statistik, langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian kelayakan model. Pengujian ini bertujuan untuk menilai apakah model yang digunakan dalam penelitian telah sesuai dan layak digunakan untuk analisis lebih lanjut. Berikut ini disajikan hasil pengujian kelayakan model yang telah dilakukan. Tabel 2 . Evaluasi Kriteria GFI Structural Equation Modelling (SEM) Tahap Akhir Goodness of Fit Cut-Off Value . ilai bata. O 0. 17 = 27. Ou 0. O 0. Ou 0. Ou 0. O 2. Ou 0. Ou 0. Chi-square Significance Probability RMSEA GFI AGFI TLI CFI CMIN/DF Hasil Model Evaluasi Model Good Fit Good Fit Good Fit Good Fit Marginal Fit Good Fit Good Fit Good Fit Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa kriteria variabel-variabel dalam model telah memenuhi seluruh standar yang ditetapkan untuk Goodness of Fit Indices. Hal ini menunjukkan bahwa model yang diuji memiliki kecocokan yang baik dengan data empiris yang tersedia, sehingga model tersebut dapat diterima dan digunakan untuk analisis lebih lanjut. Pengujian Hipotesis Tabel 3. Regression Weight: (Group Number 1 -Default Mode. Y <--- X Estimate Kesimpulan 223,308 288,35 0,774 0,439 Tidak Signifikan Berdasarkan hasil pengujian statistik yang telah dilakukan, diperoleh bukti empiris yang mengarah pada penolakan hipotesis alternatif (H. dan penerimaan hipotesis nol (H. Temuan ini didasarkan pada nilai Critical Ratio (C. R) atau t-value yang mencapai 0. 774, jauh di bawah nilai kritis yang dipersyaratkan yaitu 1. Selain itu, nilai probabilitas yang diperoleh sebesar 0. 439 juga berada di atas ambang batas signifikansi 0. Kedua indikator statistik ini secara konsisten menunjukkan bahwa profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kondisi harga saham pada sektor pertambangan sub sektor batu bara. Pembahasan Bila mengacu pada teori sinyal, teori tersebut menekankan bahwa informasi yang diberikan oleh perusahaan seperti profitabilitas yang tercermin dalam laporan keuangan dapat digunakan sebagai sinyal bagi investor dalam membuat keputusan 550 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham padaA. (Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqma. Namun, realita menunjukkan bahwa meskipun HBA mengalami peningkatan yang secara logis seharusnya berdampak positif terhadap pendapatan dan laba perusahaan, harga saham justru bisa menurun. Hal ini mengindikasikan bahwa sinyal internal yang diberikan perusahaan tidak selalu mampu mengimbangi atau menjelaskan sepenuhnya pengaruh dari faktor eksternal seperti persepsi pasar, gejolak ekonomi global, atau ekspektasi investor yang kompleks. Faktor eksternal yang mempengaruhi fenomena dimana profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan pertambangan batu bara terutama berkaitan dengan volatilitas harga komoditas batu bara di pasar global. Fluktuasi harga batu bara yang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dunia, kebijakan perdagangan internasional, permintaan energi dari negara-negara besar seperti China dan India, serta faktor geopolitik membuat harga saham perusahaan pertambangan menjadi sangat sensitif terhadap perubahan eksternal tersebut. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitian Astika dan Sudjiman . yang menyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada sektor barang konsumsi primer. Artinya, meskipun sektor berbeda, terdapat kesamaan pola ketika faktor eksternal lebih dominan dibandingkan indikator keuangan Sebaliknya, penelitian Jayanti et al. menunjukkan hasil berbeda, di mana profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan rokok di BEI. Hal ini mengindikasikan bahwa pada sektor non-komoditas, kinerja internal perusahaan lebih mendapat perhatian investor dibandingkan sentimen Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah bahwa pergerakan Harga Batu Bara Acuan (HBA) tidak selalu sejalan dengan fluktuasi harga saham perusahaan batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Secara teori, penurunan HBA seharusnya mengurangi pendapatan dan laba perusahaan, yang kemudian menurunkan harga saham karena persepsi negatif investor terhadap prospek perusahaan. Namun, data empiris menunjukkan bahwa harga saham tetap bisa naik meskipun HBA mengalami penurunan. Salah satu alasan utama yang menjelaskan mengapa profitabilitas tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan batu bara adalah karena dominasi faktor-faktor eksternal dalam membentuk keputusan investasi Dalam sektor pertambangan, terutama sub sektor batu bara, harga saham sangat sensitif terhadap kondisi makroekonomi global. HBA, meskipun relevan dalam menentukan pendapatan perusahaan, ternyata tidak selalu sejalan dengan pergerakan harga saham. Penurunan HBA tidak otomatis Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Agustus 2025 menyebabkan penurunan harga saham, dan sebaliknya, dalam beberapa kasus, harga saham justru meningkat di tengah tren penurunan harga komoditas tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan pemahaman bahwa dalam konteks industri batu bara, faktor eksternal memainkan peranan penting dalam memengaruhi harga saham. Meskipun perusahaan menunjukkan kinerja keuangan yang solid, sinyal profitabilitas kurang relevan dalam memengaruhi persepsi investor di tengah gejolak pasar global. Dengan mempertimbangkan berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu, dapat disimpulkan bahwa hubungan antara profitabilitas dan harga saham bersifat situasional dan tidak dapat digeneralisasi untuk semua sektor. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika pasar saham sektor batu bara di Indonesia, serta pentingnya mempertimbangkan faktor eksternal dalam analisis SIMPULAN. KETERBATASAN DAN SARAN Simpulan Profitabilitas yang diukur melalui rasio Return on Equity (ROE). Return on Assets (ROA). Net Profit Margin (NPM). Gross Profit Margin (GPM), dan Return on Sales (ROS tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sub sektor batu bara periode 2019Ae2023. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh bahwa kelima indikator profitabilitas yang dijadikan variabel independen tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan mencatatkan kinerja keuangan yang baik melalui laba yang tinggi, tidak serta merta berdampak pada naiknya harga saham mereka di pasar modal. Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa investor dalam sektor pertambangan batu bara tidak hanya mengandalkan laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi eksternal dan dinamika pasar. Keterbatasan Penelitian Keterbatasan dalam penelitian ini terletak pada ruang lingkup variabel dan data yang digunakan. Penelitian hanya berfokus pada indikator profitabilitas sebagai variabel independen tanpa memasukkan faktor eksternal seperti harga batu bara global, inflasi, dan kebijakan pemerintah yang juga dapat memengaruhi harga saham. Selain itu, analisis dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan SEM, sehingga belum mencakup pendekatan kualitatif yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai perilaku investor atau dinamika pasar di sektor 552 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham padaA. (Nur Amalia Kartika Munafri. Harun Blongkod. Ikhlas Ul Aqma. tambang batu bara Saran Bagi manajemen perusahaan batu bara, penting untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan ekuitas agar dapat menciptakan nilai tambah jangka panjang yang menarik minat investor. Bagi investor, disarankan untuk tidak hanya melihat profitabilitas saat mengambil keputusan investasi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi pasar global, kebijakan pemerintah, dan tren harga komoditas. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan model dengan menambahkan variabel eksternal seperti Harga Batu Bara Acuan (HBA), kebijakan dividen, atau faktor makroekonomi, serta menggunakan pendekatan longitudinal atau kombinasi kuantitatif dan kualitatif agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan aplikatif dalam pengambilan keputusan investasi di sektor DAFTAR PUSTAKA