JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:02. Tahun: 2023. halaman: 50-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Melatih Publik Speaking Pada Anak-Anak Usia 8-10 Tahun Pada Taman Baca dan Video Animasi Marissa Utami1. Devina Monica Ardi2 Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Bengkulu. Indonesia marissautami@umb. Abstrak: Kegiatan melatih public speaking akan meningkatakan minat dalam gemar membaca dan kepercayaan diri pada anak-anak ini dapat terlaksana karena berdasar kan hasil survey menunjukkan kondisi lingkungan yang mendukung, di mana terdapat objek yang menjadi sorotan menarik dalam pelaksanaan kegiatan ini, yakni anak-anak yang kurang dalam minat membaca dan takut untuk berbicara. Pada kegiatan ini anak-anak mengikuti kegiatan taman baca dengan metode pelatihan yang mana pelatihan ini bertujuan agar anak-anak terbiasa dan menumbuhkan percaya diri mereka, sehingga publik speaking ini terealisasikan dengan baik Kata Kunci: Public. Speaking. Percaya. Diri Abstract: Public speaking training activities will increase interest in reading and confidence in these children can be carried out because based on the survey results show supportive environmental conditions, where there are objects that are an interesting highlight in the implementation of this activity, namely children who lack interest in reading and are afraid to speak. In this activity, children take part in reading garden activities with training methods where this training aims to get children used to and grow their confidence, so that public speaking is well realized Keywords: Public. Speaking. Believe. Self Pendahuluan Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi yang dilakukan di hadapan orang atau sekelompok orang, khalayak ramai. Pada umumnya public speaking bertujuan untuk memberikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur banyak orang. sehingga dapat dikatakan bahwa public speaking adalah tata cara untuk berbicara di depan umum, sehingga harus dilakukan secara runtut dan terencana (Chumaeson, n. Public Speaking merupakan bagian dari keterampilan berbahasa, khususnya berbicara. Sebagai sebuah keterampilan, tidak akan pernah datang begitu saja kepada pelakunya, akan tetapi, butuh sebuah proses. Dengan kata lain, keterampilan berbicara di depan umum ini akan semakin lancar dan sukses manakala yang bersangkutan selalu berlatih dan berlatih untuk mengasahnya (Training et al. , 2. Maka dengan demikian dalam kegiatan ini harus melalui tahap pelatihan public speaking diantaranya rencana, dalam rencana ini kita harus memilki tujuan yang mana nantinya hal ini akan membantu dalam penyiapan materi dan cara penyampaian materinya, buku bacaan dan medi video animasi menjadi sarana paling efektif sebagai panduan materi untuk pelatihan public speaking (Rizal, n. Selanjutnya persiapan dimana persiapan ini salah satunya memuat persiapan naskah. Dalam kegiatan ini anak-anak dilatih public speaking-nya dengan membaca dan menonton video animasi sebagai panduan naskahnya. Kemudian dilakukan latihan, dimana anak-anak melakukan public speaking dengan berulang-ulang dengan maju kedepan hingga mereka terbiasa dan bisa. Dengan demikian ana-anak 8-10 tahun akan panadai melakukan public speaking (Napitupulu, n. ) (Desa Arabika Kecamatan Sinjai Barat Rahmiati & Ridwan, 2. Fenomena yang terjadi sekarang di RT 21 sesuai hasil pengamatan dan survey yang dilakukan adalah banyak anak-anak yang kurang berani melakukan public speaking yang di sebabkan oleh beberap faktor, salah satunya ketidak mampuan dalam berkomunikasi. Pada kegiatan ini mengajak anak-anak umur 8-10 tahun untuk belajar berkomunikasi sehingga dapat melatih mereka dalam melakukan public speaking. Anak-anak tidak percaya diri dalam melakukan public speaking, karena mengalami panik dalam melakukan public Dalam melakukan public speaking dibutuh materi dengan melalui taman baca ini, materi dapat didapatkan dan menjadi bahan dalam public speaking (Kosanke, 2. Anak-anak umur 8-10 tahun dapat membaca buku-buku bacaan dan memperhatikan video animasi untuk meningkatkan percaya diri dalam melakukan P a g e 50 | 5 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:02. Tahun: 2023. halaman: 50-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 public speaking (Rizqia. Helena, 2. Untuk mengurangi rasa percaya diri dan panic dalam melakukan dapat dilakukan dengan mengulang-ulang dalam berbicara dan membiasakan berbicara didepan umun, salah satunya melalui kegiatan ini anak-anak 8-10 tahun dibiasakan dengan membaca buku, yang merupakan materi dalam melakukan publik speaking, dalam membaca buku ini anak-anak dilatih untuk membaca buku didepan teman-temannya, dengan demikian dapat membentuk kepercayaan anak-anak untuk melakukanpublik speaking Metode Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian terapan . pplied reseac. , yang merupakan penelitian yang hasilnya dapat langsung diterapkan untuk memecahkan permasalahan yang tengah dihadapi. Sebelum melakukan kegiatan taman baca ada beberapa hal tahapan yang dilakukan diantaranya sebagai Bagan 1. Kerangka Pemecahan Masalah Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 bulan di kelurahan sawah lebar baru. RT 21 RW 02. Gading Cempaka. Bengkulu. Dimana dibuat sebuah tempat yang nyaman yaitu berbentuk taman, disana kegiatan dilakukan hal tersebut bertujuan agar saat pelaksaan tidak membosankan, karena biasanya jika dilakukan didalam ruangan pikiran tidak stabil dan cenderung sulit menerima pelajaran karena membosankan. Kegiatan berlangsung setiap jam 14. 00-hingga selesai, karena kegiatan ini bersifat tidak terikat maka dari itu harus menunggu anak-anak sepulang sekolah. Gambar 1. Penyampaian Pemecahan Masalah Kegiatan Tabel. 1 Jadwal pelatihan public speaking dan video animasi No Kegiatan taman baca Perkenalan dan P a g e 51 | 5 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:02. Tahun: 2023. halaman: 50-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Membaca buku-buku Melatih public speaking dengan media buku bacaan Menonton video animasi public Kegiatan melatih public speaking akan meningkatakan minat dalam gemar membaca dan kepercayaan diri pada anak-anak ini dapat terlaksana karena berdasar kan hasil survey menunjukkan kondisi lingkungan yang mendukung, di mana terdapat objek yang menjadi sorotan menarik dalam pelaksanaan kegiatan ini, yakni anak-anak yang kurang dalam minat membaca dan takut untuk berbicara. Hasil dan Pembahasan Pada Kegiatan Public speking ini anak-anak dilatih berani berbicara di depan umum melalui taman baca, di mana mereka dilatih berbicara dengan menggunakan buku bacaan sebagai pedoman dan mulai berlatih berdasarkan video interaktif berupa animasi. Buku bacaan tidak terkhusus, anak-anak bebas membaca buku yang mereka suka, dengan demikian dapat meningkatkan minat baca. Dalam kegiatan public speaking ini dilakukan dengan pelatihan, di mana anak-anak melakukan kegiatan public speaking dengan berulang-ulang dengan demikian dapat membiasakan anak-anak, dan juga dapat meningkatkan pecaya diri mereka. Pelatihan public speaking ini diawali dengan mengajak anak-anak untuk berinteraksi satu sama lain. Dalam berinteraksi anak-anak usia 8-10 tahun di minta untuk berani berbicara memperkenalkan diri mereka. Setelah keakraban antara mereka terjalin maka anak-anak akan diberi buku bacaan, anak-anak boleh memilih buku bacaan kesukaan mereka dan dilanjutkan dengan menonton materi video animasi, yang nantinya buku bacaan dan hasil video animasi tersebut akan menjadi bahan mereka saat berlatih public speaking. Gambar 2. Foto kegiatan dalam menyusun materi P a g e 52 | 5 JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 03. Nomor:02. Tahun: 2023. halaman: 50-54 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Gambar 3. Kegiatan melatih anak-anak Kegiatan ini sudah cukup berhasil dilakukan, walaupun terdapat beberapa kendala, namun tidak menjadi Diharapkan setelah kegiatan ini ditutup anak-anak RT 21 RW 02 dapat terus menjalankan, dan semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaan dan digunakan dengan sebaik mungkin. Kesimpulan Public speaking Merupakan suau kegiatan yang harus dilestarikan terutama bagi anak-anak 8-10 tahun karena pada umur berikut merupakan waktu yang tepat dalam melakukan public speaking. Pada kegiatan ini anak-anak mengikuti kegiatan taman baca dengan metode pelatihan yang mana pelatihan ini bertujuan agar anak-anak terbiasa dan menumbuhkan percaya diri mereka, sehingga publik speaking ini terealisasikan dengan baik. Dalam pelatihan public speaking ini anak-anak menggunakan buku bacaan dan menonton video animasi sebagai pedoman dalam berlatih public speaking. Ucapan Terima Kasih Kegiatan ini juga berhasil karena adanya dorongan dan dukungan dari pihak-pihak yang bersangkutan, dengan demikian kami ucapkan terimakasih atas partisipasi dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini dapat selesai tepat pada waktunya, terutama ketua RT 21 yang selalu memberi dukungan dan izin dan pihak-pihak terkait lainnya. Referensi