. ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Pembuatan Paving Block Porous menggunakan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dengan Variasi Tumbukan Manufacture of Porous Paving Blocks using Recycled Concrete Aggregates (RCA) with variation in Compacting Zulvyah Faisal. Hermana Kaselle2,. Fathi Rohadatul Aisy. Gian Satria Luhur. Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang Koresponden : . kaselle@poliupg. ABSTRAK Pembangunan di Indonesia tergolong pesat dan merata, salah satu bagian penting dalam Pembangunan sarana transportasi adalah konstruksi perkerasan jalannya. Paving block hadir sebagai solusi serbaguna dan estetik untuk jalan setapak, jalan masuk, trotoar, dan ruang luar ruangan lainnya. Salah satu jenis dari paving block adalah paving block porous yang berdasarkan sifatnya memiliki porositas tinggi, berbeda dengan paving block biasa yang mempunyai sifat porositas dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat memberikan solusi dari pengurangan penggunaan material alami seperti abu batu. Karakterfisik agregat kasar recycled memiliki perbedaan mendasar dibandingkan yang normal yaitu penyerapan tinggi, rasio rongga udara, keausan tinggi dan bulk density rendah sehingga baik digunakan dalam pembuatan paving block porous untuk mendapatkan nilai porositas dan kuat tekan yang tinggi. Dalam kegiatan ini benda uji yang dibuat berjumlah 126 buah, yang terdiri atas 72 buah untuk pengujian kuat tekan, dan 54 buah untuk pengujian porositas berdasarkan komposisi campuran setiap variasinya. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat tekan tertinggi PPF5 33. 08 MPa dan PPF10 40. 08 Mpa, memenuhi kriteria mutu B dan A untuk paving block menurut standar SNI SNI 03-0691-1996. Nilai porositas tertinggi PPH5 27. 34% dan PPH10 26. 51%, memenuhi kriteria persen porositas 15-35% untuk paving porous menurut ACI Tahun 2010. Kata Kunci : Paving Block Porous. Recycled Concrete Aggregate. Kuat Tekan. Porositas. Variasi Tumbukan PENDAHULUAN Pembangunan di Indonesia tergolong pesat dan merata, terutama pembangunan sarana transportasi dan pemukiman warga yang merupakan dampak dari meningkatnya jumlah penduduk. Salah satu bagian yang penting dalam pembangunan sarana transportasi adalah konstruksi perkerasan Di Indonesia untuk berbagai aplikasi perkerasan jalan seperti jalan perumahan, taman dan pedestrian umumnya menggunakan paving block. Paving block ini hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan warna, memberikan solusi serbaguna dan Kelebihan paving block porous adalah menyalurkan air kedalam tanah, pengelolaan air hujan menjadi lebih baik, membantu menambah cadangan penyimpanan air tanah . un of. , mengurangi licin pada jalan saat hujan, serta membantu peresepan air walau perkerasan menutupi tanah. Adapun perbedaan paving block dengan paving porous dilihat dari sifatnya dimana paving porous memiliki porositas tinggi sehingga dapat menyebabkan air dapat melewati paving, sedangkan paving block biasa 60/67 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 mempunyai sifat porositas dan kekuatan tekan dipengaruhi oleh material yang Penggunaan Recycled Concrete Aggregate (RCA) dapat memberikan solusi dari pengurangan penggunaan material alami seperti abu batu. Pada penelitian ini Recycled Concrete Aggregate (RCA) didapatkan dari limbah hasil laboratorium pengujian beton. Dengan adanya ide dan penelitian terdahulu yang memiliki kondisi alat yang sama dan belum menghasilkan persyaratan mutu paving yang lebih baik dapat diasumsikan menggunakan limbah beton atau RCA pada pembuatan paving block porous dengan variasi tumbukan. METODE PENELITIAN Identifikasi Benda Uji Pembuatan paving blok dilalukan dengan Variasi %RCA yaitu 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% dan variasi tumbukan 5 dan 10 tumbukan sebelum dilakukan proses pressing pada paving. Adapun variasi, jumlah dan identifikasi benda uji ditunjukkan pada Tabel 1 dan Tabel 2. Tabel 1. Jumlah Benda Uji yang Dibuat Variasi Material Abu Batu Tertahan "3/8 Tertahan No. Benda Uji Paving Porous Paving Porous Paving Porous Paving Porous Paving Porous Paving Porous Pengujian Kuat Tekan Porositas Kuat Tekan Porositas Kuat Tekan Porositas Ukuran Benda Uji 21 x 10,5 x 8 21 x 10,5 x 8 21 x 10,5 x 8 21 x 10,5 x 8 21 x 10,5 x 8 21 x 10,5 x 8 Jumlah Total Jumlah Variasi Variasi Total RCA Tumbukan Variasi AB RCA No. AB RCA Kode Variasi Keterangan PPN PPA PPB PPC PPD 0% RCA 100% AB 25% RCA 75% AB 50% RCA 50% AB 75% RCA 25% AB 100% RCA 0% AB PPE PPF PPG PPH 25% RCA 75% AB 50% RCA 50% AB 75% RCA 25% AB 100% RCA 0% AB 61/67 Tabel 2. Deskripsi Komposisi pada Setiap Variasi No. ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 tertahan Au3/8 dan lolos Au3/8 tertahan no. Adapun RCA yang digunakan yaitu dengan variasi 0%, 25%, 50% , 75% dan 100%, berjumlah masing-masing 100 buah, dengan total keseluruhan benda uji sebanyak 200 Pencetakan dilakukan dengan menggunakan mesin press vibrasi/getar dan sebelum di press terlebih dahulu dilakukan penumbukan dengan variasi 5 dan 10 pencetakan, disimpan dalam suhu ruang selama 1 x 24 jam untuk melakukan proses perawatan paving, setelah itu mengamati bentuk pori dari paving tersebut, selanjutnya menempatkan paving di suatu tempat untuk proses perawatan selama 28 hari. Bagan alir penelitian ditunjukkan pada Gambar 1 berikut. Prosedur / Langkah Kerja Proses awal persiapan bahan adalah dengan melakukan penghancuran silibner bekas untuk selanjutnya disaring hingga diperoleh agregat yang tertahan saringan no 3/8 dan No 4. Kemudian dilanjutkan pencucian agregat untuk mengurangi pasir dan lumpur yang melekat pada agregat. Proses pembuatan benda uji, proses pembuatan benda uji meliputi kegiatan menakar mencuci dan mencampur bahan Ae bahan penyusun yang akan digunakan dengan komposisi pencampuran sesuai hasil perhitungan yang diperlukan mencapai mutu Proses pencetakan benda uji, benda uji yang akan dibuat berbentuk balok berukuran . cy y yco y y. = 21,0 y 10,5 y 8,0 cm. RCA yang digunakan adalah saringan lolos Au3/4 Gambar 1. Bagan Alir Penelitian ANALISIS PENELITIAN yang direncanakan. Mutu paving yang direncanakan adalah mutu B dengan kuat tekan rata- rata . -20 Mp. Dengan mencoba perbandingan campuran, yaitu 1 Pc : 4 Ab di buat 7 benda uji. Untuk rekapitulasi kebutuhan bahan untuk paving block dapat dilihat pada Tabel 3 dibawah ini. Mix Design Paving Block Normal Penentuan mix desain paving block dilakukan dengan Trial Mix paving block dengan tujuan untuk mendapatkan campuran paving block yang dapat mencapai mutu 61/67 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Tabel 3. Mix Design Paving Block Porous Variasi PPN 5 PPA 5 PPB 5 PPC 5 PPD 5 PPE 5 PPF 5 PPG 5 PPH 5 PPN 10 PPA 10 PPB 10 PPC 10 PPD 10 PPE 10 PPF 10 PPG 10 PPH 10 SEMEN RCA (Lite. No. No. Air (Lite. Pengujian Kuat Tekan Paving Block Tabel 4. Hasil Pengujian Kuat Tekan No. Variasi RCA No. RCA Kode Variasi Umur Kuat Tekan Rata-rata (Har. (Mp. PPN 5 PPN 10 PPA 5 PPB 5 PPC 5 PPD 5 PPA 10 PPB 10 PPC 10 PPD 10 PPE 5 PPF 5 PPG 5 PPH 5 PPE 10 PPF 10 PPG 10 PPH 10 62/67 Mutu . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 . Hasil Uji RCA No 4 . Hasil Uji RCA No 3/8 Gambar 2. Grafik Hubungan Antara Kuat Tekan Rata-Rata dengan Variasi Campuran untuk . RCA No. 4 dan . No 3/8 Pada pengujian kuat tekan rata-rata tertinggi dengan menggunakan 5 dan 10 tumbukan berturut-turut terdapat pada variasi PPF dengan komposisi campuran 50% AB dan 50% RCA tertahan 3/8 dengan nilai kuat tekan 33. 08 Mpa dan 40. 48 Mpa. Nilai kuat tekan dapat diklasifikasikan pada mutu kelas B dan A. Pengujian Porositas Paving Blok Tabel 8. Hasil Pengujian Porositas Variasi Berat Dalam Air Berat Jenuh Berat Oven Volume Pori % Pori PPN PPA PPB PPC PPD PPE PPF PPG PPH PPN PPA PPB PPC PPD PPE PPF PPG PPH (%) 63/67 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 . Hasil Uji RCA No 4 . Hasil Uji RCA No 3/8 Gambar 3. Grafik Hubungan Antara Persentase Pori dengan Variasi Campuran untuk RCA No. 4 dan RCA No 3/8 Hasil pengujian Porositas didapatkan persen pori tertinggi dengan menggunakan 5 dan 10 berturut-turut terdapat pada variasi PPH dengan komposisi campuran 0% AB dan 100% RCA tertahan 3/8 dengan nilai 34% dan 26. Nilai ini berdasarkan (ACI, 2. 15-35% sehingga tergolong pada paving porous. Hubungan Kuat Tekan dan % Pori . Hasil Uji RCA No 4 . Hasil Uji RCA No 3/8 Gambar 4. Hubungan Antara Persentase Pori dengan Kuat Tekan untuk RCA No. dan RCA No 3/8 Dari hasil pengujian menunjukkan hubungan antara kuat tekan dan persentase pori dari paving porous apabila dilakukan penambahan pemadatan dengan variasi 5 tumbukan dan 10 tumbukan, didapatkan kuat tekan yang tinggi namun nilai persen pori rendah dikarenakan ukuran agregat yang lebih kecil akan semakain banyak mengisi rongga. Oleh karena itu, untuk mencapai keseimbangan antara kuat tekan yang dapat diterima dan persen pori yang dapat diterima terdapat tantangan dalam menentukan proporsi campuran paving block porous. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analis data yang telah kami lakukan, penggunaan RCA terhadap Paving porous pada pembuatan paving block porous, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa : Dari hasil penelitian penggunaan RCA pada pemuatan paving block porous dengan variasi campuran 65/67 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 PPN5. PPA5. PPB5. PPC5. PPD5, PPE5. PPF5. PPG5. PPH5. PPN5, PPA10. PPB10. PPC10. PPD10, PPE10. PPF10. PPG10. PPH10, penurunan kuat tekan dari paving Untuk penurunan kuat tekan sebesar 43% PPD5, 53% PPH5, 54% PPD10, 70% PPH10, dan peningkatan kuat tekan sebesar 25% PPA5, 56% PPB5, 29% PPC5, 87% PPE5, 275% PPF5, 132% PPG5, 8% PPA10, 20% PPB10, 1% PPC10, 49% PPE10. PPF10. PPG10, penggunaan RCA dalam pembuatan paving block porous pada pengujian kuat tekan mendapatkan nilai yang rendah dan tinggi dibandingkan dengan paving normal berdasarkan Peningkatan kuat tekan tertinggi terdapat pada variasi PPF5 33. 08 Mpa dan PPF10 40. 48 Mpa. Kedua nilai berturut-turut memenuhi kriteria mutu B dan A untuk paving block menurut standar SNI 03-0691-1996. Hasil pengujian porositas dengan umur 28 hari pada paving block porous menunjukkan bahwa variasi 5 tumbukan PPN 23. PPA 20. PPB 10. PPC 14. PPD PPE 20. PPF 20. PPG 23. PPH 27. Variasi 10 tumbukan PPN 22. PPA 19. PPB 9. PPC 13. PPD PPE 18. PPF 19. PPG 22. PPH 26. Untuk penggunaan RCA tertahan nomor 4 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPD5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu Serta Untuk penggunaan RCA tertahan 3/8 persen pori tertinggi terdapat pada variasi PPH5 dengan komposisi campuran 0% Abu Batu dan 100% RCA memiliki nilai porositas yaitu 27. Kedua nilai memenuhi kriteria persen porositas 15-35% untuk paving porous menurut ACI Tahun 2010. DAFTAR PUSTAKA