Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol. No. April 2026, pp. Tren Kajian Manajemen Operasional dalam Literatur Manajemen dan Rekayasa Industri . 0 - 2. Loso Judijanto1. Khamaludin2 1 IPOSS Jakarta. Indonesia Universitas Islam Syekh-Yusuf Info Artikel ABSTRAK Article history: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap penelitian manajemen operasional dalam bidang manajemen dan rekayasa industri periode 2000Ae2026 dengan menggunakan pendekatan Data dikumpulkan dari Scopus dan dianalisis menggunakan VOSviewer untuk mengkaji jaringan kolaborasi penulis . o-authorshi. , struktur kutipan . , serta pola kemunculan kata kunci . eyword co-occurrenc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian manajemen operasional berakar kuat pada pendekatan teknik industri dan optimisasi, yang kemudian berkembang menjadi perspektif yang lebih integratif dan multidisipliner. Munculnya tematema seperti inovasi, manajemen informasi, manajemen rantai pasok, dan keberlanjutan menunjukkan adanya pergeseran menuju transformasi digital dan praktik operasional yang berkelanjutan. Visualisasi overlay dan density juga menegaskan evolusi temporal dan konsentrasi topik penelitian, yang mengarah pada pentingnya strategi operasional berbasis teknologi dan keberlanjutan. Meskipun demikian, beberapa area seperti manajemen risiko dan ketahanan sistem masih relatif kurang dieksplorasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan tren penelitian serta mengidentifikasi peluang pengembangan riset di masa depan. Received Apr, 2026 Revised Apr, 2026 Accepted Apr, 2026 Kata Kunci: Manajemen Operasional. Analisis Bibliometrik. Teknik Industri. Manajemen Rantai Pasok. Keberlanjutan. VOSviewer Keywords: Operational Management. Bibliometric Analysis. Industrial Engineering. Supply Chain Management. Sustainability. VOSviewer ABSTRACT This study aims to analyze the research landscape of operational management within the fields of management and industrial engineering from 2000 to 2026 using a bibliometric approach. Data were collected from Scopus and analyzed using VOSviewer to examine co-authorship networks, citation structures, and keyword cooccurrence patterns. The findings reveal that operational management research is primarily rooted in industrial engineering and optimization-based approaches, which have evolved into more integrative and multidisciplinary perspectives. Emerging themes such as innovation, information management, supply chain management, and sustainability indicate a shift toward digital transformation and environmentally responsible practices. The overlay and density visualizations further highlight the temporal evolution and concentration of research topics, confirming the growing importance of technology-driven and sustainability-oriented operational strategies. Despite this progress, areas such as risk management and system resilience remain underexplored. This study contributes to the literature by providing a comprehensive mapping of research trends and identifying potential directions for future research in operational Journal homepage: https://wnj. westscience-press. com/index. php/jekws A 348 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science This is an open access article under the CC BY-SA license. Corresponding Author: Name: Loso Judijanto Institution: IPOSS Jakarta. Indonesia Email: losojudijantobumn@gmail. PENDAHULUAN Manajemen operasional merupakan salah satu bidang inti dalam disiplin ilmu manajemen yang berfokus pada perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian proses produksi serta penyampaian jasa secara efisien dan efektif. Seiring dengan perkembangan globalisasi dan revolusi industri, peran manajemen operasional mengalami transformasi signifikan dari sekadar fungsi teknis menjadi elemen strategis yang menentukan daya saing organisasi. Dalam konteks ini, organisasi dituntut untuk tidak hanya mengoptimalkan efisiensi biaya, tetapi juga meningkatkan kualitas, fleksibilitas, dan kecepatan respons terhadap perubahan pasar (Tarigan & Siagian, 2. Transformasi tersebut menunjukkan bahwa manajemen operasional kini berada pada posisi sentral dalam penciptaan nilai . alue creatio. dan keberlanjutan bisnis (Idug et al. , 2. Perkembangan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, dan kecerdasan buatan . rtificial intelligenc. , telah mendorong munculnya paradigma baru dalam manajemen operasional yang dikenal sebagai smart operations atau digital operations management. Teknologi ini memungkinkan organisasi untuk meningkatkan transparansi, akurasi pengambilan keputusan, serta integrasi antar proses dalam rantai pasok (Tegethoff et al. , 2. Selain itu, pendekatan berbasis data memungkinkan pengelolaan operasi yang lebih adaptif dan prediktif, sehingga organisasi dapat mengantisipasi risiko dan peluang secara lebih efektif. Hal ini juga memperluas cakupan kajian manajemen operasional ke dalam domain rekayasa industri yang lebih kompleks dan interdisipliner. Dalam dua dekade terakhir, literatur mengenai manajemen operasional menunjukkan pertumbuhan yang pesat, baik dari sisi jumlah publikasi maupun keragaman topik penelitian. Penelitian tidak lagi terbatas pada isu-isu klasik seperti perencanaan produksi dan pengendalian persediaan, tetapi telah berkembang mencakup topik-topik seperti sustainability operations, green supply chain management, lean manufacturing, hingga resilience dalam rantai pasok global (Anatan, 2023. Rahmawati et al. , 2. Perubahan ini mencerminkan adanya pergeseran fokus penelitian dari efisiensi internal menuju integrasi eksternal dan tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan demikian, kajian manajemen operasional menjadi semakin relevan dalam menjawab tantangan global yang kompleks, termasuk perubahan iklim dan disrupsi rantai pasok. Meskipun jumlah penelitian terus meningkat, terdapat kebutuhan untuk memahami secara sistematis bagaimana tren perkembangan kajian manajemen operasional dalam literatur ilmiah. Analisis bibliometrik menjadi salah satu pendekatan yang efektif untuk memetakan perkembangan penelitian, mengidentifikasi pola kolaborasi, serta mengungkap tema-tema dominan dalam suatu bidang ilmu (Donthu et al. , 2. Dengan menggunakan teknik visualisasi jaringan seperti yang disediakan oleh perangkat lunak VOSviewer, peneliti dapat mengeksplorasi hubungan antar penulis, institusi, serta kata kunci yang digunakan dalam publikasi ilmiah. Pendekatan ini Vol. No. April 2026, pp. A 349 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science memberikan gambaran komprehensif mengenai struktur dan dinamika perkembangan ilmu manajemen operasional. Meskipun perkembangan literatur manajemen operasional menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, masih terdapat keterbatasan dalam pemahaman yang komprehensif mengenai arah dan pola perkembangan penelitian dalam bidang ini, khususnya dalam konteks integrasi antara manajemen dan rekayasa industri. Banyak studi yang bersifat parsial dan berfokus pada topik tertentu tanpa memberikan gambaran menyeluruh mengenai evolusi penelitian secara global. Selain itu, belum banyak penelitian yang secara sistematis memetakan hubungan antar peneliti, institusi, serta tema-tema utama yang berkembang dalam rentang waktu yang panjang. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan dalam literatur yang menghambat identifikasi tren penelitian, peluang kolaborasi, serta arah pengembangan ilmu di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren kajian manajemen operasional dalam literatur manajemen dan rekayasa industri selama periode 2000 hingga 2026 menggunakan pendekatan bibliometrik dan visualisasi jaringan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis bibliometrik untuk memetakan perkembangan kajian manajemen operasional dalam literatur manajemen dan rekayasa industri selama periode 2000Ae2026. Analisis bibliometrik dipilih karena mampu memberikan gambaran sistematis mengenai struktur intelektual suatu bidang penelitian melalui pengukuran pola publikasi, sitasi, serta hubungan antar elemen ilmiah (Donthu et al. , 2. Sumber data utama dalam penelitian ini berasal dari database Scopus, yang dikenal sebagai salah satu basis data ilmiah terbesar dan memiliki cakupan multidisiplin dengan kualitas indeksasi yang tinggi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kata kunci yang relevan, seperti Auoperational managementAy. Auoperations managementAy, dan Auindustrial engineeringAy, yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Kriteria inklusi meliputi artikel jurnal berbahasa Inggris, dokumen dengan tipe artikel dan review, serta publikasi dalam rentang waktu 2000Ae2026. Data yang diperoleh kemudian diekspor dalam format CSV atau RIS untuk selanjutnya dianalisis. Tahap berikutnya adalah proses pembersihan data . ata cleanin. yang dilakukan untuk memastikan akurasi hasil analisis. Tahapan ini mencakup penghapusan duplikasi data, normalisasi nama penulis dan institusi, serta penyelarasan istilah kata kunci yang memiliki makna serupa. Setelah data siap, analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer, yang secara khusus dirancang untuk memvisualisasikan jaringan bibliometrik . an Eck & Waltman, 2. Dalam penelitian ini, digunakan tiga jenis analisis utama, yaitu co-authorship analysis, citation analysis, dan keyword co-occurrence analysis. Analisis co-authorship digunakan untuk mengidentifikasi pola kolaborasi antar penulis dan institusi, sehingga dapat menunjukkan jaringan kerja ilmiah dalam bidang manajemen operasional. Sementara itu, citation analysis digunakan untuk mengukur pengaruh ilmiah suatu publikasi atau penulis berdasarkan jumlah sitasi yang diterima. Adapun keyword co-occurrence analysis digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama serta tren penelitian yang berkembang dalam literatur. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Kutipan Vol. No. April 2026, pp. A 350 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Analisis kutipan bertujuan untuk mengidentifikasi publikasi, dan penulis yang memiliki pengaruh signifikan dalam perkembangan kajian manajemen operasional. Tabel 1. Dokumen yang Paling Sering Dikutip Citations Authors and year (Bazaraa et al. , 2. (Venkatasubramanian et , 2. (Zhu & Sarkis, 2. (Frohlich & Westbrook, (Coit, 1. (Gen & Cheng, 1. (Dutta et al. , 2. (Ketokivi & Choi, 2. (Gupta & Denton, 2. (Labuschagne et al. , 2. Source: Scopus, 2026 Title Nonlinear Programming: Theory and Algorithms A review of process fault detection and diagnosis part I: Quantitative model-based methods Relationships between operational practices and performance among early adopters of green supply chain management practices in Chinese manufacturing enterprises Arcs of integration: An international study of supply chain GENETIC ALGORITHMS AND ENGINEERING DESIGN GENETIC ALGORITHMS AND ENGINEERING OPTIMIZATION Blockchain technology in supply chain operations: Applications, challenges and research opportunities Renaissance of case research as a scientific method Appointment scheduling in health care: Challenges and Assessing the sustainability performances of industries Tabel 1 menunjukkan bahwa literatur yang paling sering dikutip dalam kajian manajemen operasional didominasi oleh karya-karya fundamental yang berkontribusi pada pengembangan metodologi analitis, optimisasi, serta manajemen rantai pasok dan keberlanjutan. Karya Nonlinear Programming: Theory and Algorithms oleh Mokhtar S. Bazaraa dan koleganya menempati posisi teratas, mencerminkan pentingnya pendekatan matematis dalam pengambilan keputusan Selain itu, penelitian Venkatasubramanian V. terkait deteksi kesalahan proses menegaskan dominasi pendekatan kuantitatif dalam sistem industri. Di sisi lain, kontribusi Qinghua Zhu dan Joseph Sarkis menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap praktik green supply chain management, yang diperkuat oleh studi keberlanjutan industri. Tema integrasi rantai pasok oleh Mark T. Frohlich dan optimisasi berbasis algoritma genetika oleh Mitsuo Gen juga memperlihatkan keragaman pendekatan dalam literatur. Menariknya, kemunculan studi terbaru seperti Puja Dutta tentang blockchain menandakan pergeseran menuju digitalisasi operasional. 2 Analisis Keyword Co-Occurrence Analisis keyword co-occurrence digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama serta tren penelitian dalam literatur manajemen operasional. Dengan menganalisis kemunculan bersama kata kunci dalam berbagai publikasi, dapat dipetakan hubungan antar topik serta perkembangan fokus penelitian dari waktu ke waktu. Melalui visualisasi menggunakan VOSviewer, analisis ini memungkinkan pengelompokan tema ke dalam klaster tertentu yang mencerminkan struktur konseptual dan dinamika evolusi penelitian dalam bidang manajemen operasional. Visualisasi berikut menampilkan hasil analisis keyword co-occurrence dalam penelitian manajemen operasional periode 2000Ae2026 menggunakan VOSviewer. Peta ini menggambarkan hubungan antar kata kunci berdasarkan frekuensi kemunculan bersama dalam publikasi ilmiah. Vol. No. April 2026, pp. A 351 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science sehingga memungkinkan identifikasi struktur konseptual, klaster tema penelitian, serta kedekatan antar topik dalam bidang manajemen operasional dan rekayasa industri. Gambar 1. Visualisasi Jaringan Sumber: Data Diolah Gambar merepresentasikan fokus penelitian dalam manajemen operasional. Klaster merah yang berpusat pada industrial management mengindikasikan dominasi tema manajemen industri yang terhubung erat dengan manufacture, industrial research, knowledge management, serta supply chain Hal ini menunjukkan bahwa penelitian di bidang ini banyak berfokus pada integrasi antara proses produksi, pengelolaan pengetahuan, dan efisiensi rantai pasok. Selain itu, klaster kuning yang menonjol pada industrial engineering dan operations research memperlihatkan kuatnya pendekatan kuantitatif dan teknik optimasi dalam mendukung pengambilan keputusan Keterhubungan antar klaster ini menandakan bahwa pendekatan manajerial dan teknik analitis berjalan secara simultan dalam pengembangan ilmu manajemen operasional. Di sisi lain, klaster hijau yang berpusat pada project management, systems engineering, dan automation menunjukkan adanya pergeseran menuju integrasi teknologi dan pengelolaan sistem yang lebih Kehadiran kata kunci seperti technology dan production control memperkuat indikasi bahwa transformasi digital menjadi bagian penting dalam penelitian terkini. Sementara itu, klaster biru yang mencakup risk management, safety engineering, dan risk assessment menyoroti pentingnya aspek manajemen risiko dan keselamatan dalam operasional industri. Klaster ungu yang menghubungkan innovation dan information management juga menunjukkan bahwa inovasi berbasis informasi menjadi penggerak utama dalam evolusi manajemen operasional modern. Gambar berikut menyajikan visualisasi overlay dari analisis keyword co-occurrence dalam kajian manajemen operasional periode 2000Ae2026 menggunakan VOSviewer. Berbeda dengan peta klaster sebelumnya, visualisasi ini menampilkan dimensi temporal melalui gradasi warna yang Vol. No. April 2026, pp. A 352 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science merepresentasikan rata-rata tahun publikasi, sehingga memungkinkan identifikasi evolusi topik penelitian dari waktu ke waktu dalam literatur manajemen dan rekayasa industri. Gambar 2. Visualisasi Overlay Sumber: Data Diolah Berdasarkan visualisasi tersebut, terlihat bahwa topik-topik awal dalam penelitian manajemen operasional ditandai dengan warna biru, seperti operations research, industrial engineering, dan optimization-related themes yang mencerminkan fokus awal pada pendekatan kuantitatif dan teknik analitis. Seiring waktu, terjadi pergeseran menuju warna hijau yang menunjukkan berkembangnya topik seperti project management, systems engineering, technology, dan automation, yang menandakan integrasi antara pendekatan teknik dan manajerial dalam sistem Hal ini menunjukkan bahwa penelitian tidak lagi hanya berfokus pada efisiensi teknis, tetapi juga pada pengelolaan sistem yang lebih kompleks dan terintegrasi. Selanjutnya, warna kuning yang merepresentasikan periode yang lebih baru memperlihatkan munculnya tema-tema seperti sustainable development, life cycle, dan knowledge management, yang menunjukkan peningkatan perhatian terhadap keberlanjutan dan pengelolaan pengetahuan dalam operasional Selain itu, topik seperti information management dan innovation juga berada pada spektrum warna yang lebih mutakhir, mengindikasikan bahwa transformasi digital dan inovasi menjadi arah utama penelitian terkini. Vol. No. April 2026, pp. A 353 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Gambar 3. Visualisasi Densitas Sumber: Data Diolah Visualisasi density map ini menunjukkan tingkat kepadatan kemunculan kata kunci dalam literatur manajemen operasional, di mana warna yang lebih terang . mengindikasikan frekuensi kemunculan yang lebih tinggi dan relevansi yang lebih kuat dalam penelitian. Terlihat bahwa industrial engineering dan industrial management berada pada area dengan intensitas tertinggi, menandakan bahwa kedua topik ini merupakan pusat utama dalam kajian manajemen Keterhubungan yang kuat dengan kata kunci seperti manufacture, operations research, dan production engineering menunjukkan bahwa fokus penelitian masih sangat didominasi oleh pendekatan teknis dan efisiensi proses produksi. Selain itu, keberadaan information management dan innovation dalam area dengan kepadatan tinggi mengindikasikan bahwa aspek pengelolaan informasi dan inovasi juga mulai memainkan peran penting dalam pengembangan bidang ini. sisi lain, area dengan kepadatan menengah hingga rendah seperti risk management, safety engineering, dan accident prevention menunjukkan bahwa meskipun topik tersebut relevan, kontribusinya masih relatif lebih kecil dibandingkan tema utama. Demikian pula, kata kunci seperti automation, technology, dan project management berada pada tingkat kepadatan yang cukup moderat, mencerminkan adanya tren perkembangan menuju integrasi teknologi dan pengelolaan sistem operasional yang lebih kompleks. Pembahasan Hasil studi ini menunjukkan bahwa perkembangan penelitian manajemen operasional selama periode 2000Ae2026 ditandai oleh dominasi pendekatan berbasis teknik industri dan optimisasi sebagai fondasi utama. Hal ini tercermin dari kuatnya posisi industrial engineering, operations research, dan industrial management dalam analisis sitasi maupun pemetaan kata kunci. Temuan ini mengindikasikan bahwa secara historis, manajemen operasional berkembang dari paradigma efisiensi dan rasionalitas berbasis model matematis, yang bertujuan untuk meningkatkan Vol. No. April 2026, pp. A 354 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science produktivitas, mengurangi biaya, dan mengoptimalkan proses produksi. Pendekatan ini sejalan dengan tradisi klasik dalam manajemen operasional yang menekankan pada kontrol proses dan pengambilan keputusan berbasis data. Seiring dengan perkembangan waktu, terjadi perluasan cakupan penelitian yang mengintegrasikan aspek manajerial dan sistemik, sebagaimana terlihat dalam kemunculan klaster seperti project management, systems engineering, dan production engineering. Integrasi ini menunjukkan bahwa manajemen operasional tidak lagi berdiri sebagai fungsi teknis semata, tetapi telah berkembang menjadi disiplin yang menggabungkan koordinasi lintas fungsi, pengelolaan proyek, serta pengendalian sistem yang kompleks. Hal ini juga mencerminkan kebutuhan organisasi modern untuk mengelola operasi secara lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat. Hasil analisis overlay visualization memperlihatkan adanya pergeseran tren penelitian menuju tema-tema yang lebih kontemporer seperti innovation, information management, dan supply chain management. Pergeseran ini menunjukkan bahwa transformasi digital dan globalisasi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi arah penelitian manajemen operasional. Rantai pasok yang semakin kompleks dan terintegrasi menuntut adanya pengelolaan informasi yang lebih efektif serta kemampuan inovasi yang tinggi untuk menjaga daya Dengan demikian, penelitian di bidang ini mulai mengarah pada integrasi teknologi informasi, analitik data, dan strategi inovasi dalam sistem operasional. Selain itu, meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan juga menjadi temuan penting dalam studi ini, sebagaimana ditunjukkan oleh kemunculan kata kunci seperti sustainable development, life cycle, dan praktik rantai pasok hijau. Hal ini menandakan bahwa manajemen operasional modern tidak hanya berfokus pada efisiensi ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial. Integrasi konsep keberlanjutan dalam operasional menunjukkan adanya perubahan paradigma menuju sustainable operations, di mana organisasi dituntut untuk menciptakan nilai jangka panjang yang tidak merusak lingkungan. Temuan ini sejalan dengan tren global yang menekankan pentingnya ESG (Environmental. Social, and Governanc. dalam praktik Hasil studi ini mengungkapkan bahwa manajemen operasional telah berevolusi menjadi bidang yang multidisipliner dengan integrasi antara teknik, manajemen, teknologi, dan Namun demikian, masih terdapat peluang penelitian yang dapat dikembangkan, terutama dalam mengintegrasikan teknologi baru seperti kecerdasan buatan. Internet of Things (IoT), dan big data analytics dalam sistem operasional. Selain itu, aspek manajemen risiko, keselamatan, dan ketahanan sistem juga masih relatif kurang dieksplorasi dibandingkan tema utama lainnya. Oleh karena itu, penelitian di masa depan diharapkan dapat mengisi kesenjangan tersebut dengan pendekatan yang lebih holistik dan kontekstual, khususnya dalam menghadapi tantangan industri di era digital dan berkelanjutan. KESIMPULAN Studi ini menunjukkan bahwa perkembangan penelitian manajemen operasional selama periode 2000Ae2026 mengalami evolusi yang signifikan dari pendekatan tradisional berbasis optimisasi dan teknik industri menuju pendekatan yang lebih integratif, multidisipliner, dan berorientasi masa depan. Analisis bibliometrik mengungkap bahwa tema-tema seperti industrial engineering dan industrial management tetap menjadi fondasi utama, namun secara bertahap bergeser ke arah integrasi teknologi, inovasi, manajemen rantai pasok, serta keberlanjutan. Vol. No. April 2026, pp. A 355 Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Visualisasi jaringan dan tren temporal juga menegaskan bahwa transformasi digital dan isu keberlanjutan menjadi pendorong utama dalam perkembangan penelitian terkini. Meskipun demikian, masih terdapat peluang eksplorasi pada aspek seperti manajemen risiko, ketahanan sistem, dan pemanfaatan teknologi canggih dalam operasional. Oleh karena itu, studi ini memberikan kontribusi penting dalam memetakan lanskap penelitian sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan riset selanjutnya yang lebih adaptif terhadap dinamika industri global. DAFTAR PUSTAKA