Volume II No. 1 (Januari 2. : SRODJA Evaluasi Program Jatim Puspa (Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. DalamMenciptakan Mata Pencaharian Berkelanjutan Bagi Keluarga Miskin di Desa Karangharjo Kabupaten Jember Moh. Muqit 1. Faiqoh Nurul Hikmah 2 Program Studi Administrasi Negara Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Moch. Sroeji Jember Email: 22140912115@umsj. faiqoh@umsj. Abstrak Dampak Covid-19 mempengaruhi sektor ekonomi di Indonesia, alhasil kondisi tersebut menimbulkan masalah yang saling terkait satu sama lain yaitu pembangunan dan masalah kemiskinan sehingga menjadi sorotan bagi masyarakat luas. Jatim Puspa ialah bentuk usaha pemerintah guna mengoptimalkan perolehan masyarakat terdampak untuk memulihkan dan meningkatkan ketahanan sosial dan ekonomi. Penelitian ini jenis/tipe penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan di lapangan menunjukkan bahwa program Jatim Puspa di Desa Karangharjo sudah bisa meningkatkan ekonomi dan menciptakan mata pencaharian berkelanjutan. Program Jatim Puspa juga mengurangi beban Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terutama ibu rumah tangga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga miskin agar mampu meningkatkan kualitas hidup serta mampu memutus rantai kemiskinan. Hasil evaluasi program Jatim Puspa (Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. dalam menciptakan mata pencaharian berkelanjutan bagi keluarga miskin di Desa Karangharjo. Kabupaten Jember keseluruhan cukup baik, meskipun masih terdapatbeberapa hal yang harus ditingkatkan kembali. Pelaksanaan bantuan program Jatim Puspa dapat dilanjutkan dengan catatan guna untuk terpenuhinya kebutuhan usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kata Kunci: Pemberdayaan. Jatim Puspa. Mata Pencaharian Berkelanjutan Abstract The impact of Covid-19 has affected the economic sector in Indonesia, as a result, this condition has given rise to problems that are interrelated with each other, namely development and poverty, so that they have become a focus for the wider community. Jatim Puspa is a form of government effort to optimize the income of affected communities to restore and increase social and economic resilience. This research is a typeof qualitative descriptive The results of research conducted by researchers in the field show that the Jatim Puspa program in Karangharjo Village has been able to improve the economy and create sustainable livelihoods. The Jatim Puspa program also reduces the burden on Beneficiary Families (KPM), especially housewives. It is hoped that this assistance can help poor families to improve their quality of life and break the chain of poverty. The evaluation results of the Jatim Puspa (East Java Women's Business Empowermen. program in creating sustainable livelihoods for poor families in Karangharjo Village. Jember Regency are overall quite good, although there are still several things that need to be improved. The implementation of theJatim Puspa program assistance can be continued with the aim of meeting the business needs of Beneficiary Families (KPM). Keywords: Empowerment. Jatim Puspa. Sustainable Livelihood Pendahuluan Dampak yang terlihat dari adanya Covid-19 kesehatan masyarakat, tetapi mempengaruhi perekonomian di berbagai negara. Bahkan saat ini perekonomian dunia mengalami tekanan berat yang diakibatkan oleh virus Pandemi Covid-19 menimbulkan efek negatif dari kesehatan ke masalah sosial dan berlanjut ke ekonomi negara. Indonesia merupakan sebuah negara yang mempunyai dalam pembangunan (Ismawan, 2. Pembangunan di Indonesia saat ini menekankan pada pentingnya pemberdayaan Program masyarakat memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan, melalui penanggulangan kemiskinan tidak hanya kepada penduduk lain akan tetapi melibatkan masyarakat miskin untuk mengembangkan persoalan kemiskinan dan pengangguran yang besar pula. Upaya menanggulangi Kesenjangan ekonomi di Indonesia merupakan salah satu permasalahan yang penduduk miskin, yang mencakup lima aspek belum teratasi secara tuntas. Kesenjangan yaitu, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi dapat menyebabkan berbagai penyediaan modal kerja, penciptaan peluang dan kesempatan berusaha, pengembangan Sastra, 2. Menurut Ismawan (Eka . penduduk miskin yang sederhana dan efisien. Melalui jalur pendekatan tersebut, permasalahan kemiskinan di Indonesia. dengan kekuatan sendiri, menanggulangi Permasalahan kemiskinan juga dialami oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Data memadai dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Jember Kebijakan maupun program didapatkan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan Badan. Indonesia saat ini lebih berpihak kepada masyarakat miskin yang merupakan objek Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor 20 Tahun 2022 Tentang Pedoman Umum Program yang menganalisis tentang efektivitas dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Rangka Pemulihan Ekonomi di Jawa Timur Program Jatim Puspa untuk peningkatan yang menyatakan bahwa Program Jatim pertumbuhan ekonomi di Desa Sawoo Puspa diadakan untuk meningkatkan mata Kabupaten Ponorogo. pencaharian berkelanjutan bagi keluarga miskin guna memulihkan perekonomian. Hal Merilee S. Grindle dalam Anggara . yang menyatakan bahwa implementasi kebijakan bergantung pada Isi Kebijakan dan Konteks Implementasi. Berikut ini merupakan penelitian terdahulu yang pertama berkaitan dengan Nawangsari, 2. membahas tentang pencaharian berkelanjutan bagi keluarga Desa Karangharjo Menurut data Badan Pusat Statistik. Kemiskinan menjadi tantangan besar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember. Salah satu upaya pemerintah dalam Wardhani. pengentasan kemiskinan dari (Sasmito & Jatim Puspa (Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. hadir keluarga miskin melalui pengembangan perempuan. Suparno . Kabupaten Jember. Serta faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Lalu Desa Karangharjo. Kabupaten terdapat penelitian terdahulu yang kedua Jember, merupakan salah satu daerah yang dari (Chasanah et al. , 2. menganalisis pelaksanaan Program Keluarga Miskin di Desa Silo pemberdayaan perempuan. Namun, tingkat kemiskinan di desa ini masih relatif tinggi. kebiasaan baru. Sementara itu penelitian Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, terdahulu yang ketiga dari (Nuryana, 2. antara lain terbatasnya akses terhadap Karangharjo Kabupaten Jember Kecamatan sumber Cronbach . dan Stufflebeam . yang berwirausaha, serta dominasi peran laki- dikutip oleh Arikunto dan Jabar . Selanjutnya ekonomi keluarga. Lestari. menyediakan informasi untuk disampaikan kepada pengambil keputusan. Hasil memberikan kontribusi bagi pengembangan Model evaluasi CIPP merupakan program pemberdayaan perempuan di masa mendatang, baik di tingkat lokal maupun dikembangkanoleh Daniel L. Stufflebeam. Selain itu, hasil penelitian ini juga Konsep dapat menjadi referensi bagi para pembuat Stufflebeam dengan pandangan bahwa kebijakan dalam merumuskan kebijakan tujuan penting evaluasi adalah bukan membuktikan, tetapi untuk memperbaiki. Badan Keempat kata yang disebutkan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah singkatan CIPP tersebut merupakansasaran evaluasi yang tidak lain adalah komponen Kabupaten Jember . Pusat Statistik Kabupaten Jember tingkat kemiskinan di Kabupaten Jember. Penduduk miskin Kabupaten Jember pada bulan Maret 2021 mencapai 166. Pengentasan kemiskinan Pemprov Jatim Pedoman Umum Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam rangka Pemulihan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 20 Tahun 2021. Langkah dan mengevaluasi suatu program Empat komponen ini sebagai tipe atau fase dan . Context Evaluation Evaluasi evaluasi yang paling mendasar yang mempunyai misi untuk menyediakan rasional atau landasan untuk penentuan tujuan. Evaluasi konteks mengidentifikasi target populasi dan untuk masalah urusan rumah tangga saja, menilai kebutuhan. akan tetapi perempuan juga bisa berpera . Input Evaluation aktif diluar rumah baik berorganisasi. Evaluasi kemampuan awal atau kondisi yang berkarir ataubersosial diluar rumah sebagai . , (Zubaidi, 2. dimiliki oleh Azizah Al-Hibri mengemukakan bahwa perempuan mampu instansi untuk melaksanakan sebuah bertanggungjawab atas pilihannya terhadap Evaluasi masukan dilakukan untuk mengidentifikasi dan menilai mengevaluasi pengembangan identitasnya kapabilitas sumber daya manusia, dana Selain itu, pemebrdayaan perempuan juga atau anggaran program yang telah bisa diartikan sebagai usaha perempuan . Process Evaluation Evaluasi memperoleh akses terhadap sumber daya, ekonomi, politik, sosial, budaya, agar perempuan dapat mengatur diri, meningkatkan rasa percaya diaplikasikan dalam praktik . berpartisipasi aktif dalam memecahkan evaluasi dan diketahui ketercapaian tujuan, kesesuaian proses dengan pencapaian tujuan Pemberdayaan perempuan adalah Pemberdayaan perempuan merupakan isu krusial yang terus menjadi sorotan dalam berbagai konteks sosial, budaya, dan politik. Konsep dan ketetapan tindakanyang diberikan. kemampuan konsep dirinya. Evaluasi hasil merupakan tahap akhir masalah, sehingga mampu membangun . Product Evaluation peran-peran peempuan itu sendiri. Pemberdayaan bagi kaum perempuan sangatlah penting karena perempuan itu tidak hanya bisa dipandang dalam mengambil keputusan, mengakses sumber daya, dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan masyarakat (Kaelan. Pemberdayaan hanya sebatas memberikan akses terhadap A Diskriminasi gender: Perempuan masih pendidikan atau pelatihan, tetapi juga sering menghadapi diskriminasi dalam melibatkan perubahan sikap dan nilai-nilai berbagai aspek kehidupan. yang mendasari relasi gender. Secara A Kesenjangan akses: Perempuan seringkali memiliki akses yang terbatas terhadap pendidikan, kesehatan, dan sumber daya perempuan agar memiliki kendali atas hidup mereka sendiri. Norma dan budaya patriarki: Nilai-nilai Pemberdayaan perempuan memiliki patriarki yang masih kuat di masyarakat beberapa dimensi yang saling terkait, antara menjadi penghalang bagi pemberdayaan perempuan (Fredian TN, 2. Dimensi Meningkatkan Untuk mengatasi tantangan tersebut, partisipasi perempuan dalam kegiatan diperlukan berbagai strategi pemberdayaan ekonomi, seperti berusaha, bekerja, dan perempuan, antara lain: mengelola keuangan. Dimensi politik: Memberikan ruang bagi A dan pelatihan: Memberikan kesempatan perempuan untuk berpartisipasi dalam bagi perempuan untuk meningkatkan pengambilan keputusan di tingkat lokal, kualitas sumber daya manusia. nasional, maupun internasional. Dimensi sosial budaya: Mengubah norma terhadap perempuan, serta mendorong partisipasi perempuan dalam kehidupan Memberikan pengambilan keputusan. sosial dan budaya. Penguatan dan praktik sosial yang diskriminatif Meskipun Peningkatan akses terhadap pendidikan Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender. perempuan telah banyak dilakukan, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus Kampanye A Penguatan Membangun jaringan perempuan untuk diatasi, seperti: saling mendukung dan memperkuat posisi dan Menurut Saragih . , livelihood Program Jatim Puspa ini dapat dimaknai sebagai strategi mencari merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penanganan dilakukan sesorang untuk memanfaatkan dampak Covid-19 untuk meningkatkan berbagai sumberdaya yang dimilikinya pendapatan masyarakat terdampak sehingga untuk mendapatkan penghasilan sehingga dapat pulih dan meningkat ketahanan sosial dan ekonominya. Pendekatan sustainable livelihood Program Jatim Puspa merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah hambatan paling besar yang dihadapi oleh Provinsi Jawa Timur guna meningkatkan manusia, dan peluang-peluang yang paling pendapatan masyarakat yang terdampak menjanjikan dan terbuka bagi masyarakat, sehingga perekonomian masyarakat dapat . isalnya pulih kembali serta dapat meningkatkan disektor mana, pada wilayah mana atau ketahanan ekonomi dan sosialnya (Aziz, tingkat apa, darilokal sampai internasiona. Sustainable livelihood menjelaskan Terdapat beberapa bentuk bantuan faktor-faktor utama yang mempengaruhi penghidupan masyarakat serta hubungan diantara faktor-faktor Konsep ini bisa digunakan baik untuk merencanakan kegiatan-kegiaangunan baru maupun untuk melaluisumbangan kegiatankegiatan yang salahsudah dilaksanakan bagi berkelanjutan penghidupan (Saragih, dkk, pelatihan peningkatan kapasitas usaha, fasilitas pemasaran produk, menciptakan jaringan usaha, melibatkan dunia usaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR) untuk ikut serta memberdayakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan Program Jatim Puspa ini merupakan lain sebagainya (Maulana, 2. salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Dimensi kemiskinan dapat berupa Timur dalam penenganan dampak Covid-19 keadaan melarat . dan bila masyarakat terdampak sehingga dapat pulih kemiskinan berkaitan dengan minimnya pendapatan, harta, kekuatan fisik isolasi (Chambers. Kemiskinan bersumber dari ketidaksamaan kesempatan untuk mengakumulasi basis kekuasaan masalah yang dihadapi. Fokus yang berjudul AuEvaluasi Program Jatim Puspa (Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. Dalam Menciptakan Mata Pencaharian Berkelanjutan Bagi Keluarga Miskin di Desa Karangharjo Kabupaten JemberAy. sosial (Friedmann, 1. Basis kekuasaan sosial tersebut seperti tingkat pendidikan. Menurut Meleong . bahwa fokus penelitian ini dimaksudkan untuk pendapatan, kesehatan, dan gizi. Fenomena kemiskinan bukan hanya kesempatan untuk bersosialisasi dengan berbagai potensi, dan sumber daya yang tertutupnya potensi diri untuk berkembang di masyarakat (Agus Suryono, 2. membatasi penelitian guna memilih mana data yang relevan dan mana yang tidak Fokus penelitian ini disesuaikan dengan rumusan masalah dimana masalah menggunakan indikator evaluasi Model evaluasi CIPP yang dikemukakan oleh Daniel Metode Penelitian Stufflebeam evaluation, processevaluation, dan product Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini Lokasi penelitian ini berpusat di Desa banyak menggunakan analisis. Ramdhan Karangharjo Kabupaten Jember. Dalam . Menurut A. Muri Yusuf . penelitian ini agar dapat menangkap fakta pendekatan kualitatif dapat digunakan yang sebenarnya dari objek yang diteliti apabila ingin melihat dan mengungkapkan sesuai dengan judul penelitian yaitu suatu keadaan maupun suatu objek dalam AuEvaluasi Program Jatim Puspa (Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. pemahaman yang mendalam tentang suatu Dalam Menciptakan Mata Pencaharian Berkelanjutan Bagi Keluarga Miskin di Desa Karangharjo Kabupaten JemberAy. mengembangkan usahanya khususnya KPM Data diperoleh melalui, dokumentasi, observasi dan wawancara. walaupun berkembangnya dengan tahapan Data analisis dengan menggunakan interaktif (Miles and Huberman 2. , mengemukakan bahwa aktivitas analisis diperoleh sudah jenuh. Aktivitas dan analisis data, yaitu dengan koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan A Jatim Puspa Input Evaluation Input evaluation terfokus pada aspek sumber daya manusia dan dana atauanggaran. Sumber daya manusia merupakan kelompok manusia yang terdiri dari manusia yang memiliki kemampuan untuk memberikan dan proses. data kualitatif dilakukan secara terus menerus sampai tuntas, sehingga data yang kemampuan terpadu yang dicirikan dengan Hasil Hasil Penelitian pola pikir dan daya fisik yang baik. Berdasarkan beberapa pembagian diantaranya sebagai manusia dari Program Jatim Puspa di Desa Karangharjo Sekretaris Desa, dan A Context Evaluation bantuan Program Jatim Puspa terhadap KPM memenuhi kriteria dari berhasilnya Program Jatim Puspa yakni ibu rumah tangga sebagai pengganti KPM dari data DTKS yang Tujuan programJatim Puspa ini telah berjalan sebagaimana yang telah dilakukan oleh Kepala Desa. Sekretaris Desa. Ketua pelaksana Program Jatim Puspa. Dimana hasil Ketua Desa. Pelaksana Program JatimPuspa. Sejauh ini Kepala Desa Berdasarkan hasil penelitian, sasaran Kepala yang mengikuti pernah mengikuti diklat. Anggaran berfungsi sebagai perencanaan dan pengendalian kegiatan. Pendanaan pada suatu organisasi atau program berfungsi sebagai sumber untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan program. Pendanaan atau anggaran dalam pelaksanaan Program Jatim Puspa di Desa Karangharjo berasal dari APBD Provinsi Jawa Timur melalui BKK Desa. Hal ini dibenarkan dalam Peraturan Gubernur tentang Pedoman Umun Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dalam Rangka PemulihanEkonomi. pemantauan dari dinas PMD langsung ke Pemantauan secara fungsional dengan A Process Evaluation pihak provinsi. Evaluasi proses merupakan evaluasi Kendala, merupakan kondisi yang yang dirancang dan diaplikasikan dalam praktik . ataumembandingkan dalam maupun pencegahan dalam meraih tujuan. suatu kegiatan . Jadi pada dasarnya evaluasi Hasil dari penelitian menyatakan bahwa proses digunakan untuk mengetahui sampai kendala dari pihak desa yaitu kurang sejauh mana rencana telah diterapkan dan maksimalnya KPM dalam mengembangkan komponen apa yang perlu diperbaiki. Ada KPM yang kurang sesuai Evaluasi dengan kebutuhan yang diinginkan. kesesuaian prosedur, pemantauan, hingga A hambatan dalam pelaksanaan program. Prosedur. Jatim Puspa Desa Karangharjo sudah memenuhi kebutuhan pelaksanaan kegiatan Bantuan Programjatim usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Puspa sehingga perekonomian meningkat karena prosedur yang sudah jelas sehingga kegiatan dampak Covid-19. Bantuan Jatim Puspa bantuan program Jatim Puspa bisa berjalan sudah sesuai dengan ketentuan yang telah dengan baik. ditetapkan dansudah tepat guna barang yang Desa Karangharjo Pemantauan Program Product Evaluation di berikan sehingga hasil dari program Jatim Puspa sudah menciptakan mata pencaharian Pemantauan dengan tingkat Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan di lapangan menunjukkan bahwa memperlihatkan mobilitas mencapai tujuan. program Jatim Puspa di Desa Karangharjo Tahap ini berpondasi pada UU No. 6 Tahun sudah bisa meningkatkan ekonomi dan Desa memastikan realisasi Program Jatim puspa Program Jatim Puspa juga sesuai ketentuan yangditetapkan. Dari hasil beban Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terutama ibu rumah tangga. Bantuan Menurut Mustari . Pemerintah membantu keluarga miskin agar mampu pelaksanaannya sesuai dengan petunjuk meningkatkan kualitas hidup serta mampu dan ketentuan yang dibuat oleh pembuat memutus rantai kemiskinan. program yang mencakup cara pelaksanaan, agen pelaksana, kelompok sasaran dan Pembahasan manfaat program. Adapun tujuan dari Dampak terjadi sebagai Program Jatim Puspa dan memberikan hasil positif atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Dampak Berdasarkan hasil penelitian, dampak bertransformasi menjadi lebih baik dan ekonomi pada bantuan Program Jatim Puspa dampak negatif adalah penurunan terjadi ini telah dilakukan oleh perangkat desa. Pemberian Dimana hasil wawancara menunjukkan Desa Karangharjo berdampak bahwa dampak ekonomi terhadap masyarakat bantuan di ekonomi pada masyarakat KPM yang telah peristiwa dan perkembangan diantaranya sebagai berikut. Pendapatan KPM meningkat, pendapatan Dampak ekonomi ialah transformasi merupakan upaya melalui pencurahan modal yang terjadidalam bidang ekonomi dari segi dan tenaga guna memaksimalkan laba dalam waktu tertentu. Dengan bertambahnya modal memberikan manfaat pada banyak pihak usaha serta barang yang diminta dapat lebih mudah diimplementasikan karena mendapatkan dukungan dari kelompok pendapatan semakin meningkat walaupun sasaran atau masyarakat (Grindle dalam peningkatannya tidak banyak tetapi ada Anggara . Kemudahan implementasi Program Jatim Puspa berkaitan dengan perekonomian KPMbisa terpenuhi. KPM. Kebijakan kebutuhan KPM secara meningkat adanya dampak yang positif berupa manfaat Kebutuhan Ekonomi Tercukupi dan yang dirasakan bagi Kelompok Penerima tercukupi dengan adanya program Jatim Manfaat (KPM) khususnya Anggota Rumah Puspa ini, karena bantuan yang diberikan Tangga (ART) program di Desa Gunungsari. sehingga KPM meneruskan usahanya dan ada pemasukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhannya. Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bertambahkan produk yang diperjualkan Product Evaluation (Evaluasi Hasi. belikan oleh KPM Dagangan KPM semakin Evaluasi bertambah dan tidak hanya menjual sesuai Penerima Manfaat (KPM) dapat menerima dengan usahanya, namun barang serta bantuan dengan baik dan memanfaatkannya produknyajuga bertambah. sebaik mungkin sehingga kebutuhan untuk Kesimpulan dan Saran baik. Keluarga Indikator keberhasilan dari Berdasarkan analisis penelitian terkait Program Jatim Puspa terpenuhi. evaluasi program Jatim Puspa (Jawa Timur Dampak Pemberdayaan Usaha Perempua. dalam menciptakanmata pencaharian berkelanjutan bagi keluarga miskin di Desa Karangharjo berkelanjutan bagi keluarga miskin di Desa meliputi pendapatan dari KPM semakin Karangharjo meningkat dengan adanya Program Jatim Kabupaten Jember, ditarik kesimpulan bahwa: Puspa. Evaluasi konteks sudah baik, karena sasaran sudah tepat terhadap Keluarga dagangan yangdiperjual belikan oleh KPM. Penerima Manfaat (KPM) sesuai dengan Hasil evaluasi program Jatim Puspa (Jawa data dan tujuan dari program Jatim Puspa Timur Pemberdayaan Usaha Perempua. sudah ada yang tercapai sesuai dengan apa dalam menciptakan yang diharapkan. berkelanjutan bagi keluarga miskin di Desa Evaluasi Karangharjo Kabupaten Jember keseluruhan Jatim Puspa cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa hal yang harus ditingkatkan amanah dan pengelolaan dana atau anggaran Pelaksanaan bantuan program sudah baik dan tepat. Jatim Puspadapat dilanjutkan dengan catatan Evaluasi meskipun ada beberapa kendala tetapi prosedur pelaksanaan sudah jelas dan guna untuk terpenuhinya kebutuhan usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Saran dalam penelitian ini ialah Untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengetahui proses berkembangnya para lebih di maksimalkan atau diperbanyak lagi untuk tahun selanjutnya dan KPM juga meminta ke desa laporan untuk keberlanjutan Program Jatim Puspa tersebut. Peneliti memberikan saran untuk pihak-pihak terkait, diantaranya pertama. Pendamping diharapkan perangkat desa serta panitia lebih dipantau lagi program yang telah diberikan kepada KPM supayanantinya usaha yang dijalankan bisamembawa KPM untuk memenuhi kebutuhannya. Keluarga Jakarta: Bumi Akasara. Aziz. September . Pemprov Manfaatkan Program "Jatim Puspa" Untuk Pulihkan Ekonomi. Retrieved from Antara News: https://w. com/berita/ 2375742/pemprov-manfaatkanprogram-jatim-puspa-untukpulihkan-ekonomi. Azizah Al-Hibri dkk . Wanita Dalam Masyarakat Indonesia. Yogyakarta: Sunan Kalijaga. Penerima Manfaat (KPM). Diharapkan kepada KPM penerima Jatim Puspa dikembangkan lagi usaha yang sedang dijalankan saat ini, lebih banyak menggali informasi tentang berbagai macam sumber berkembang lagi. Kedua. Peneliti dapat meneliti lebih dalam lagi mengenai evaluasi program Jatim Puspa dan dapat mewawancarai informan lebih banyak lagi agar dapat mendapatkan hasil yang lebih Daftar Pustaka