JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 IMPLEMENTASI STUDI KELAYAKAN BISNIS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS USAHA Business Feasibility Study Implementation To Improve Business Quality Joko Hadi Susilo1*. Muhammad Rizqi Agustino2 Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Bojonegoro. Jl. Lettu Suyitno No. 02 Ae Kotak Pos No. 62119 Ae Telp. /Fax. 889006 Bojonegoro *e-mail korespondensi: Jokohadisusilo. sub@gmail. ABSTRAK Keberlangsungan hidup usaha menjadi salah satu aspek yang harus dipertahankan agar mampu menciptakan good corporate governance sehingga akan berdampak pada keberhasilan usaha melalui ketahanan dalam bersaing dan selalu melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan tingkat kebutuhan pada persaingan bisnis. Pendampingan ini dilakukan secara berkala dengan mengidentifikasi tahapan awal yaitu analisis permasalahan dan pada tahapan inti yaitu pendampingan. Berdasarkan hasil pendampingan dapat dijelaskan bahwa aspek pasar dan pemasaran menunjukkan bahwa pasar yang dibentuk oleh Griya Shanum adalah pasar trandisional dan pasar modern sehingga berdasarkan analisis studi kelayakan bisnis mengindikasikan usaha tersebut dapat bersaing dan mampu menjaga keseimbangan dalam bersaing pada bentuk pasar. Sedangkan pada aspek pemasaran sudah dilakukan dengan baik melalui bauran pemasaran produk . , harga . , tempat/distribusi . , promosi . , orang . , proses . , bukti fisik . hysical evidenc. Aspek produksi dilakukan berdasarkan teknologi yang digunakan, lokasi usaha dan proses produksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan sudah sesuai dengan tingkat kebutuhan untuk persaingan usaha, sedangkan yang menjadi kendala dalam permasalahan proses produksi adalah minimnya administrasi seperti catatan produksi dan catatan stok produk. sehingga akuntabilitas perhitungan tingkat laba dan administrasi tidak dapat ditelusuri dengan baik. Kata Kunci: Studi Kelayakan Bisnis. Aspek Pasar dan Pemasaran. Aspek Produksi ABSTRACT Business continuity is one factor that must be maintained in order to build effective corporate governance, which will have an influence on business performance via resilience in competing and constant innovation in response to the degree of demands in business rivalry. This support is provided on a regular basis by defining the early stage, which is problem analysis, and the core step, which is Based on the results of the mentoring, it can be explained that the market and marketing aspects show that the market formed by Griya Shanum is a traditional market and a modern market, indicating that the business can compete and maintain a balance in competing in this type of market based on a business feasibility study analysis. While the marketing part has been well-executed through the marketing mix of product . , pricing . , location/distribution . , promotion . , people . , process . , physical proof has been well-executed . hysical The production aspect is carried out in accordance with the technology employed, the business location, and the manufacturing process. The assistance findings suggest that the technology utilized is in line with the degree of demand for business competition, however the production process is hampered by a lack of administration such as production records and product stock records. As a result, accountability for profit level computation and management cannot be effectively traced. Keywords: Business Feasibility Study. Market and Marketing Aspect. Production Aspect PENDAHULUAN Persaingan bisnis yang semakin pesat menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas bidang usahanya terutama penguatan pada kondisi internal usaha. Keberlangsungan hidup usaha menjadi salah satu aspek yang menciptakan good corporate governance Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 keberhasilan usaha melalui ketahanan dalam bersaing dan selalu melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan tingkat Pentingnya peran human capital dalam melakukan pengelolaan operasional usaha mewujudkan keberhasilan usaha sehingga menjadi tuntutan khusus bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kaulitas internal tantangan bisnis. Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu upaya yang harus kembangkan oleh pemerintah karena mempunyai kemampuan dalam menyerap tenaga kerja dan masyarakat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang semakin baik (Rifai et al, 2. UMKM menjadi salah satu sektor industri yang dapat memberikan kontribusi peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan penyerapan tenaga kerja, selain itu UMKM juga mampu (Sudarmiatin, 2. Salah satu kelemahan UMKM dalam melakukan peningkatan pengetahuan pelaku usaha dalam mengukur tingkat keuntungan yang diperoleh dan kurangnya akuntabilitas administrasi yang harus dilakukan oleh pelaku usaha (Siagian & Indra, 2. Salah satu alat ukur yang harus dilakukan oleh pelaku usaha adalah dijalankan untuk mampu bersaing di tengah persaingan usaha (Sukmawati & Nasution. Analisis studi kelayakan bisnis perlu dilakukan untuk mengetahui layak atau tidaknya usaha tersebut dijalankan (Pratama et al, 2. Dengan demikian, melihat pentingnya peran analisis studi kelayakan bisnis maka mengharuskan pelaku usaha untuk mampu melaksanakan analisis studi kelayakan bisnis. Griya Shanum merupakan salah satu UMKM yang ada di daerah Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Tmur. Griya Shanum memproduksi makanan ringan atau berbagai jenis makanan yang terbuat dari bahan buah salak, yang mana buah salak termasuk komoditas utama yang ada di Desa Wedi Kabupaten Bojonegoro. Berbagai macam olahan yang diproduksi Griya Shanum, yaitu Kurma salak, madumongso salak, asinan salak, setup salak, kukis salak dan brownis salak. Berdasarkan hasil wawancara awal kepada pemilik UMKM menjelaskan bahwa selama menjalankan usaha salah satu kendalanya adalah belum pernah melakukan studi kelayakan bisnis sehingga perlu adanya pendampingan dari akademisi untuk melakukan analisis studi kelayakan bisnis untuk mengetahui tingkat kelayakan bisnis tersebut, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan kualitas dan kelayakan Pelaksanaan pendampingan ini dilakukan tentang pemberian edukasi mengenai proses perencanaan awal dan pengelolaan dalam berbisnis yaitu sering disebut dengan analisis study kelayakan bisnis terhadap UMKM sasaran. Hal ini dilakukan karena melihat masih rendahnya tingkat pemahaman pebisnis terhadap study kelayakan bisnis. Maka, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan dampak positif bagi pengusaha yang nantinya akan dapat mengetahui layak atau tidaknya suatu usaha tersebut dijalankan. Kegiatan ini berfokus pada upaya pengembangan kualitas UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis baik dari aspek internal Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 implementasi studi kelayakan bisnis berdasarkan aspek-aspek sebagai yaitu, aspek pasar dan pemasaran serta aspek METODE) Kegiatan menggunakan pendekatan participatory yang sering disebut partisipatory action (PAR). Pendampingan melibatkan secara aktif semua pihak-pihak yang relevan . dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung . imana pengalaman mereka sendiri sebagai persoala. dalam rangka melakukan perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik, selain itu PAR adalah kebutuhan kita untuk mendapatkan perubahan yang diinginkan (Afandi et al, 2013: . Strategi yang digunakan dalam pendampingan ini adalah collective meeting dan analisis sosial, menyusun rencana aksi dan merealisasikan aksi, melakukan tindakan pro-aktif, refleksi dan evaluasi. Pendampingan ini dilakukan dalam bentuk pemberian materi mengenai analisis studi kelayakan bisnis sebagai langkah awal dalam maksimalisasi pendampingan ini, beberapa bentuk kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut: Pertama melakukan survei secara lisan/pendataan pada UMKM. Melakukan materi/pengajaran. Melakukan pendampingan langsung Adapun tahapan-tahapan kegiatan adalah sebagai berikut: Tahap pendahuluan: Pemetaan permasalahan pada UMKM Griya Shanum . Identifikasi faktor ekternal dan internal dalam melakukan analisis studi kelayakan bisnis Tahap Pelaksanaan Program Pemberdayaan: Pengumpulan data awal . Pendampingan . Pengumpulan data tahap akhir Evaluasi dan Pelaporan . Analisis data . Analisis pengembangan model . Pelaporan . HASIL DAN PEMBAHASAN Usaha Griya Shanum merupakan usaha yang didirikan oleh seorang warga setempat yang berasal dari desa Kalianyar, kecamatan Kapas. Kabupaten Bojonegoro yang memiliki usaha memanfaatkan dan mengkreasikan buah salak menjadi aneka macam olahan salak. Usahanya ini diberi nama Shanum yang sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Produk Griya Shanum antara lain adalah kurma salak, manisan salak, kukis salak dan berbagai makanan lainya yang terbuat dari salak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim pengabdian dengan berfokus pada upaya pengembangan kualitas UMKM Griya Shanum dalam menghadapi persaingan bisnis baik dari aspek internal maupun ekternal. Kegiatan pengabdian ini memberikan materi terkait faktor-faktor utama yang harus dilakukan oleh UMKM dalam melakukan analisis kelayakan usaha melalui Bidang yang perlu dilakukan analisis kelayakan usaha menyangkut aspek pasar dan pemasaran serta aspek produksi. Aspek Pasar dan Pemasaran Dalam pengelolaan usaha ada beberapa aspek pasar yang harus diperhatikan antara lain . Bentuk Pasar Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Berdasarkan diidentifikasi bahwa bentuk pasar yang telah dilakukan oleh UMKM Griya Shanum adalah bentuk pasar tradisonal dan modern, hasil pendampingan ini menjjelaskan bahwa hingga saat ini dan beberapa tahun yang akan datang bentuk pasar yang telah dibentuk oleh UMKM Griya Shanum sudah Bentuk pasar adalah sekumpulan pembeli dan penjual dari sebuah barang atau jasa tertentu (Wijaya, 2. Para pembeli sebagai sebuah kelompok yang menentukan permintaan terhadap produk dan para penjual sebagai kelompok yang menentukan penawaran terhadap produk (Febrianti, 2. Oleh karena itu. Pasar dapat terbentuk dengan adanya syararatsyarat seperti adanya penjual, adanya pembeli, tersedianya barang yang tempat transaksi jual beli antara penjual dan pembeli memiliki peran yang sangat penting dalam kegiatan ekonomi. Analisis Persaingan Di tengah pemasaran dan penjualan produk yang dilakukan oleh pengusahapengusaha UMKM saat ini, banyak sekali pesaing yang sedang mentarget konsumen. Namun. Sampai pada saat ini persaingan antar usaha Griya Shanum belum dirasa menjadi kendala. Hal tersebut karena keterbatasan produksi Usaha Griya Shanum di Kec. Kapas Kabupaten Bojonegoro yang belum terlalu banyak. Bisa diketahui bahwa Persaingan UMKM yang hampir sama seperti Usaha Griya Shanum yang ada di Kabupaten Bojonegoro hanya ada 2 yaitu UMKM Mubarok dan Bunda Arum sehingga peluang pasar usaha ini bisa dikatakan masih besar. Adapun strategi pemasaran yang dilakukan oleh Pemilik Usaha Griya Shanum untuk memasarkan produknya sebagai berikut: Produk Usaha Griya Shanum memproduksi buah salak menjadi berbagai macam produk olahan seperti Kurma Salak. Madumongso salak. Asinan Salak. Setup salak. Kukis salak dan Brownis salak. Strategi produk yang digunakan oleh pemilik usaha Griya Shanum agar para konsumen tidak kecewa adalah dengan menggunakan bahan baku salak yang berkualitas baik yang dihasilkan dari desa sekitar Wedi sendiri, sehingga tidak merusak cita rasa yang dihasilkan dan cara pengolahan dalam produksi serta takaran yang sesuai agar rasa yang dihasilkan tidak Rosalina et al . produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan oleh produsen pada konsumen untuk memenuhi memberikan kepuasan bagi penggunanya. Harga Dalam menentukan harga jual pemilik usaha Griya Shanum tentu mempertimbangkan faktor besarnya biaya Penentuan harga jual yang tentunya sudah diperhitungkan oleh pemilik dari biaya pengadaan bahan baku, upah tenaga kerja karyawan dan keuntungan yang ingin didapatkan. Dengan harga yang cukup murah dan terjangkau untuk semua kalangan, usaha ini dapat dikatakan layak. Dalam teori ekonomi, pengertian harga, nilai dan utility merupakan hal yang saling berkaitan. Utility merupakan atribut yang ada pada suatu barang, yang memungkinkan barang tersebut dapat memenuhi kebutuhan, keinginan, dan memuaskan konsumen (M Yusuf, 2. Sehingga dengan memperhatikan nilai dan utility maka dapat menentukan harga suatu Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 . Distribusi Awal mula berdirianya usaha Griya Shanum ini masih banyak orang yang tidak mengetahui, namun dengan berjalannya waktu pemilik memiliki niat untuk mengembangkannya lagi. Dengan itu, pemilik mulai menawarkan produknya di warung Ae warung yang ada disekitar rumahnya di wilayah Kecamatan Kapas, atau sering disebut dari mulut ke mulut. Seiring berjalannya waktu produk dari usaha ini mulai dikenali banyak orang dan semakin banyak permintaan dari para Saluran distribusi yang dilakukan Griya Shanum menghasilkan berbagai produk olahan. Selain menitipkan di warung-warung pendistribusian permintaan konsumen juga dilakukan oleh pemilik melalui Pesanan. Jual di Toko Sendiri dan Melakukan Online. Rata-rata Hasil permintaan Konsumen tiap bulannya sebagai barikut: Tabel 1 Rata-Rata Permintaan Selama Bulan Septembernovember Dititipkan di Toko Lain Dari Pesanan Jual Penjualan Online Kurma Salak Madumongso Salak Asinan Salak Setup Salak Kukis Salak Brownis Salak Sumber: Data diolah . Nama Produk Berdasarkan teori suatu permintaan bisa dikatakan naik apabila harga turun dan sebaliknya permintaan turun dan sebaliknya permintaan turun apabila harga naik (Barus & Azzahra, 2. Namun, selain tingkat harga permintaan dapat dipengaruhi oleh factor lainnya sehingga konsumen tetap untuk membeli suatu produk yaitu seperti factor selera, pendapatan masyarakat dll. Dari data diatas dapat dianalisis bahwa ratarata permintaan tertinggi terjadi pada produk olahan kurma salak yang mana harga produk tersebut masih sangat terjangkau, sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat distribusi yang dilakukan oleh Griya Shanum layak untuk dilakukan. UMKM Griya Shanum juga harus memperhatikan beberapa sistem dan strategi pemasaran melalui penerapan bauran pemasaran, di antaranya adalah: Produk . Definisi produk menurut Philip Kotler adalah: AuA product is a thing that can be offered to a market to satisfy a want or needAy. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan Produk dapat berupa sub kategori yang menjelaskan dua jenis seperti barang dan jasa yang ditujukan kepada target pasar (Widyawati, 2. Berbagai Produk olahan Griya Shanum ini harus sesuai dengan harapan memuaskan konsumen dan memungkinkan pembelian kembali. Maka dari itu pemilik usaha Griya Shanum ini berusaha dengan semaksimal mungkin memproduksi produk bahan-bahan berkualitas sehingga tidak mengurangi cita rasa dari berbagai produk olahan tersebut, keragaman produk. Kualitas Desain. Ciri. Nama Merek. Kemasan. Ukuran. Pelayanan. Garansi. Imbalan serta pemilik akan selalu menerima kritikan atau saran agar selalu bisa mengembangkan produk menjadi lebih baik. Harga . Definisi harga menurut Philip Kotler adalah: AuPrice is the amount of Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 money charged for a product or serviceAy. Harga adalah sejumlah uang yang mempunyai nilai tukar untuk memperoleh menggunakan suatu produk atau jasa. Harga merupakan bauran pemasaran yang bersifat fleksibel di mana suatu harga akan stabil dalam jangka waktu tertentu tetapi dalam seketika harga dapat meningkat atau menurun yang terdapat pada pendapatan dari hasil penjualan (Ghanimata & Kamal. Sangat konsumen akan membeli sebuah produk jika produk tersebut dirasa Auworth itAy dari segi kantong konsumen yang rata-rata adalah pelajar dan usia-usia produktif serta Maka dari itu, sebuah perusahaan harus menerapakan beberapa aspek harga pada produk yang bisa menarik dan mempermudah pelanggan seperti daftar harga, rabat/diskon, potongan harga khusus, periode pembayaran serta syarat kredit. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa Griya Shanum mampu melakukan dan mengelola harga dengan sangat baik. Tempat/distribusi . Definisi menurut Philip Kotler mengenai distribusi adalah: AuThe various the company undertakes to make the product accessible and available to target customerAy. Tempat merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan diperoleh dan tersedia pada konsumen Distribusi memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu perusahaan guna memastikan produknya. Hal ini dikarenakan tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat (Tjahjono, 2. Tempat merupakan bagian penting yang menentukan berhasil tidaknya kegiatan pemasaran. Pemilik UMKM Griya Shanum ini menentukan tempat yang tepat meningkatkan pembelian. Maka dari itu untuk menjalankan usaha perlu adanya Tempat . Saluran pemasaran. Cakupan pasar. Pengelompokan. Lokasi. Persediaan dan Transportasi agar mudah dijangkau konsumen yang sangat potensial untuk menjual produk. Promosi . Meski sudah memiliki tempat, harga, produk yang tepat, namun tidak akan maksimal jika produk tersebut kurang dikenal masyarakat. Disinilah promosi berperan penting dalam strategi pemasaran. Menurut Kotler Promosi AuPromotion includes all the activities the company undertakes to communicate and promote its product the target marketAy. Promosi adalah semua kegiatan yang mengkomunikasikan dan mempromosikan produknya kepada pasar sasaran (Pondaag & Soegoto, 2. Untuk mencapai target penjualan, promosi juga menjadi salah satu factor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Maka perlu adanya langkahlangkah yang ditempuh untuk mencapai pemasaran yang efektif yaitu seperti Promosi penjualan. Periklanan. Tenaga penjualan. Kehumasan serta Pemasaran langsung, hal tersebut dilakukan oleh Griya Shanum sesuai dengan kemampuan melakukan promosi. Orang . Sumber daya manusia sangat penting dalam keberlangsungan sebuah Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Bukan rahasia lagi bahwa UMKM/perusahaan yang berkelanjutan diikuti oleh sumber daya manusia yang Tidak hanya mencari karyawan yang bekerja keras, pemilik UMKM Griya Shanum juga menerapkan sikap loyalitas dan totalitas terhadap dirinya sendiri agar dapat membangun kerja sama yang positif diantara karyawan. Menurut Philip Kotler People yaitu proses seleksi, pelatihan, dan pemotivasian karyawan yang nantinya dapat digunakan sebagai pembedaan perusahaan dalam memenuhi kepuasan pelanggan (Tuny. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh perusahaan maka perlu adanya Orang . Pendiri. Karyawan. Budaya serta Pelayanan pelanggan. Proses . Proses yaitu semua prosedur aktual, mekanisme dan aliran aktivitas dengan mana jasa disampaikan yang merupakan sistem penyajian atas operasi jasa (Khairina, 2. Proses merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memasarkan produk barang atau jasa kepada calon Pada sebuah proses produksi maka perlu dilakukan dengan tenaga manusia dengan memenuhi SOP yang telah ditentukan seperti Pelayanan pengiriman, keluhan, waktu tanggap. Proses yang Griya Shanum pengelolaan usaha sudah dilakukan dengan Bukti fisik . hysical evidenc. Bukti fisik menurut Philip Kotler yaitu bukti yang dimiliki oleh penyedia jasa yang ditujukan kepada konsumen sebagai usulan nilai tambah konsumen. Bukti fisik merupakan wujud nyata yang ditawarkan kepada pelanggan ataupun calon pelanggan (Supriyanto & Taali, 2. Maka dari itu perlu adanya berbagai contoh bukti yang Pengguna cerita, rekomendasi penampilan, kantor dan dengungan agar pelanggan mengetahui bagaimana kondisi produk yang diberikan. UMKM Griya Shanum dapat menyajikan bukti fisik dengan sangat baik dan menarik sehingga dapat pelanggan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan. Aspek Produksi Teknologi Yang Digunakan UMKM Griya Shanum untuk memproduksi produk olahan sebagian masih menggunakan alat manual yang bisa dikatakan masih sederhana, dimana pemilik masih menggunakan alat dapur seadanya untuk memproduksi. Namun, selain itu juga pemilik menggunakan alat Oven untuk mengerjakan Kurma Salak. Sehingga masih belum menggunakan mesin dan teknologi khusus yang canggih sebagai penunjang proses produksi. Dalam proses usaha perlu adanya sebuah teknologi produksi. Teknologi produksi adalah alat dan cara dipergunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Peran produktivitas usaha sangatlah penting, yaitu dengan teknologi dapat memudahkan memberikan inovasi produk. Secara umum suatu bisnis tidak menerapkan teknologi biasanya disebabkan oleh lemahnya pemahaman informasi mengenai teknologi yang sedang berkembang. Lokasi dan Proses Produksi Lokasi Usaha Olahan Salak ini berlokasi di Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Lokasi Rumah produksi usaha ini sangat strategis karena berada di pinggir jalan. Untuk tempat Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 produksi usaha ini tidak terpisah dengan rumah tinggal pemilik. Jadi, usaha ini dikatakan layak karena lokasi usaha yang mudah di jangkau oleh para konsumen. Untuk proses produksi membutuhkan berbagai macam bahan yaitu: Bahan Baku Bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat berbagai macam olahan produk UMKM di Griya Shanum ini adalah Buah Salak. Namun yang menjadi masalah disini yaitu ketersediaan buah salak tidak terus menerus ada karena buah salak termasuk buah musiman. Dari kondisi ini akan mengakibatkan penurunan harga produk buah yang drastis akibat tidak adanya keseimbangan antara persediaan dengan semuanya produk dapat diserap oleh . Bahan Penolong Bahan penolong adalah bahan yang digunakan untuk produksi yang hanya dimanfaatkan untuk waktu tertentu, misalnya saat perusahaan akan meningkatkan efisiensi dalam sebuah Contohnya dalam Griya Shanum ini membutuhkan bahan penolong seperti kemasan produk, stiker atau label produk, dan alat penunjang dalam proses produksi. Cara memilih barang penolong yaitu harus mengetahui jenis produk yang diolah agar barang penolong sesuai dengan produk dan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi, serta dalam pemilihan bahan penolong juga dibutuhkan untuk mendapatkan barang . Bahan Tambahan Bahan tambahan pangan merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam olahan makanan untuk mempengaruhi sifat dan bentuk olahan pangan. Contohnya seperti pengawet, penyedap rasa, pengental dll. Penggunaan bahan tambahan yang baik yaitu, bahan tambahan yang digunakan harus sesuai dengan takaran agar tidak membahayakan kesehatan, dan pelaku usaha harus membeli atau menggunakan bahan tambahan yang sudah BPOM. Catatan Produksi UMKM Griya Shanum ini semakin popular di kalangan masyarakat. Dengan harga jual rata-rata berkisar Rp. 000 ini sangat laris manis di pasaran dan konsumennya berasal dari berbagai usia dan berbagai golongan. Maka tak heran, popularitas jajanan yang dulu dianggap biasa kini semakin dilirik. Untuk mengetahui hasil produksi yang dilakukan oleh UMKM Griya Shanum bisa dilihat di tabel pada bawah ini: Tabel 2. Catatan Produksi Selama Bulan SeptemberNovember Nama Produk Target Produksi/Pcs Kurma Salak Madumongso AsinanSalak Setup Salak Kukis Salak Brownis Salak Sumber: Data diolah . Hasil Produksi/Pcs Berikut termasuk contoh tabel catatan produksi yang dapat dipergunakan oleh UMKM Griya Shanum Tabel 3. Contoh Tabel Catatan Produksi Sumber: Data diolah . Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 . Catatan Stok Produk Pencatatan stok produk merupakan hal yang wajib untuk dilakukan oleh sebuah Pencatatan stok produk memiliki banyak kegunaan diantaranya Dapat menghindari kesalahan stok akibat kehilangan atau pun kerusakan pada stok barang. Membantu dalam perhitungan kas. Mengetahui jumlah barang yang masih tersedia di gudang. Dan dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan dari pemilik usaha terkait stok produk. Diagram Alur Produksi Berikut adalah diagram produksi yang direkomendasikan: Tabel 4. Laporan Stok Produk September-November Nama Produk Stok Awal/pcs Harga Produk Stok Akhir/pcs Kurma Salak Rp. Madumongso Salak Asinan Salak Setup Salak Rp. Rp. Rp. Kukis Salak Rp. Brownis Salak Rp. Sumber: Data diolah . Jadi, bisa diketahui bahwa hasil laporan stok produk pada UMKM Griya Shanum bisa dikatakan sudah mengalami perkembangan, karena perbandingan antara jumlah stok produk awal yang diproduksi dengan Stok akhir produk cukup sedikit Tabel 5. Contoh Laporan Stok Produk Gambar 1. Diagram alur produksi Sumber: Data diolah . PENUTUP Berdasarkan hasil pendampingan dapat disimpulkan bahwa analisis studi kelayakan bisnis melalui aspek pasar dan pemasaran serta aspek produksi pada UMKM Griya Shanum adalah: Aspek menunjukkan bahwa pasar yang dibentuk oleh Griya Shanum adalah pasar trandisional dan pasar modern sehingga berdasarkan analisis studi kelayakan bisnis mengindikasikan usaha tersebut dapat bersaing dan mampu menjaga keseimbangan dalam bersaing pada bentuk pasar. Sedangkan pada aspek pemasaran sudah dilakukan dengan baik melalui bauran pemasaran produk . , harga . , tempat/distribusi . , promosi . , orang . , proses . , bukti fisik . hysical Sumber: Data diolah . Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Hal ini dilakukan karena Griya Shanum merupakan salah satu usaha yang dalam operasionalnya selalu melakukan produksi. Aspek produksi pada Griya Shanum dilakukan berdasarkan teknologi yang digunakan, lokasi usaha dan proses Hasil menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan sudah sesuai dengan tingkat kebutuhan untuk persaingan usaha, sedangkan yang menjadi kendala dalam permasalahan proses produksi adalah minimnya administrasi seperti catatan produksi dan catatan stok produk. Sehingga akuntabilitas perhitungan tingkat laba dan administrasi tidak dapat ditelusuri dengan baik. Hasil pendampingan ini secara umum memberikan saran bahwa dalam melakukan pengembangan usaha perlu adanya analisis studi kelayakan bisnis. Sedangkan pada UMKM Griya Shanum administrasi sesuai dengan rekomendasi pada hasil pendampingan yang telah dibahas sebelumnya. DAFTAR RUJUKAN Barus. , & Azzahra. Analisis Aplikasi Dan Penerapan Matematika Pada Ilmu Ekonomi Fungsi Permintaan Dan Penawaran. Jurnal akuntansi bisnis dan publik, 11. , 103-114. Febianti. Permintaan dalam ekonomi mikro. Edunomic Jurnal Pendidikan Ekonomi, 2. Ghanimata. , & Kamal. Analisis pengaruh harga, kualitas produk, dan lokasi terhadap keputusan pembelian (Studi pada Pembeli Produk Bandeng Juwana Elrina Semaran. (Doctoral dissertation. Fakultas Ekonomika dan Bisni. Khairina. Pengaruh Harga. Lokasi Dan Bukti Fisik Terhadap Keputusan Konsumen Dalam Memilih Jasa Hotel Harun Square Di Kota Lhokseumawe. Jurnal Visioner & Strategis, 5. M Yusuf Azwar Anas. Pengaruh harga dan kualitas makanan terhadap keputusan pembelian. jurnal penelitian ilmu ekonomi, 3. , 113-121. Pondaag. , & Soegoto. Evaluasi Strategi Promosi dan Penjualan terhadap Keunggulan Bersaing pada PT. Astragraphia. TBK Cabang Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 4. Pratama. Bagis. Retnaningrum, , & Innayah. Peningkatan Kompetensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Analisa Studi Kelayakan Bisnis. Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, 7. Rifai. Prihantoro. , & Suwarno. Peran Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Plut Kumk. Kabupaten Tulungagung Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat. Jurnal Cafetaria, 3. Rosalina. Qomariah. , & Sari. Dampak Promosi. Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BORNEO . -ISSN: 2615-4. -ISSN: 2579-9. VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2023 (Halaman 1-. Diterima: Juli 2022 Disetujui: Juni 2023 Dipublikasikan: Juni 2023 Loyalitas Konsumen Oppo Smartphone. Jurnal Penelitian IPTEKS, 4. , 161-174. Siagian. , & Indra. Pengetahuan akuntansi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Syntax Literate. Jurnal Ilmiah Indonesia, 4. , 17-35. Sudarmiatin. , & Fitri. Social Capital: Senjata Ampuh Bagi UMKM Dalam Menghadapi Era New Normal. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3. , 3037. Sukmawati. , & Nasution. Analisis Kelayakan Bisnis Syariah Pada Usaha Mikro Tempe. Jurnal EKonomi Syariah, 4. Supriyanto. , & Taali. Pengaruh . arketing pengambilan keputusan menginap di The Sun Hotel Madiun. Epicheirisi: Jurnal Manajemen. Administrasi. Pemasaran Dan Kesekretariatan, 2. , 13-21. Tjahjono. Analisa Marketing Mix. Lingkungan Sosial. Psikologi Terhadap Keputusan Pembelian Online Pakaian Wanita. Jurnal Strategi Pemasaran, 1. , 1-9. Tuny. Kualitas layanan dan implikasinya terhadap kepuasan peserta diklat. JURNAL 12 WAIHERU, 6. , 55-79. Widyawati, . Pengaruh Kepercayaan dan Komitmen serta bauran Pemasaran Jasa Terhadap Loyalitas Konsumen Di Hotel Zakiah Medan. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuanga. , 12. , 7496. Wijaya. Pasar Persaingan Sempurna dan Pasar Persaingan Tidak Sempurna dalam Perspektif Islam. PROFIT: Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah, 4. , 1-16. Susilo. Hadi & Agustino. Rizqi. Implementasi Studi KelayakanA Available at http://jurnal. id/index. php/jpmb