JURNAL NUANSA AKADEMIK Jurnal Pembangunan Masyarakat . ISSN: 1858-2826. ISSN: 2747-0954 Vol. 6 No. Juni 2021, p. 89 - 102 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah Mohammad Nasrudin1*. Hadi Manshur2. Nginayatul Khasanah3. Turmudzi4 1,2Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, 3IAINU Kebumen, 4UIN Walisongo *Penulis koresponden: mohn98294@gmail. Diterima: 31-05-2021 Disetujui: 09-06-2021 Dipublikasi: 10-6-2021 Abstrak Pengajian mujahadah Kamis Wage telah menjadi bagian penting dalam pendalaman agama Islam di Pondoks Pesantren Pandanaran Kabupaten Sleman. Pengajaran agama Islam melalui penanaman norma agama pada kegiatan tersebut sekaligus pembacaan Quran yang memerlukan kesesuaian lafad dan makna yang ada dalam Bahasa Arab bagi bagi peserta dan jamaah pengajian. Penelitian eksploratif kualititatif untuk mendaparkan setting alamiahnya juga mengindentikafikasi bagaimana penyelenggara mengatasi kendala tersebut untuk mendapatkan kualaitas bacaan Islam berbahasa Arab dari para jamaah. PMKW di Pesantren PPSP terlaksana secara terbuka tanpa batasan kulaifikasi keagamaan peserta. Meski demikian mereka dituntut untuk bisa mengucapkan dan memahami karena sebagian besar materinya berbahasa Arab, sebagai bahasa pokok dalam Agama Islam. Untuk mengurangi kesalahfahaman dan memudahkan jamaah, penyelenggara pengajian telah melakukan beberapa langkah antisipatif. Tindakan penting adalah penerbitan buku materi bacaan mujahadah yang tidak hanya bertuliskan bahasa arab, tetapi juga dilengkapi dengan cara membaca bahkan lengkap dengan Selain itu, untuk menyamakan intonasi materi bacaan mujahadah, para jamaAoah juga langsung dipimpin oleh satu instruktur. Kata Kunci: pengajian, bahasa Arab. Islam, penyelesaian masalah Pengajian Mujahada Kamis Wage has become an important part in the study of Islam at the Pandanaran Islamic Boarding School. Sleman Regency. The teaching of Islam through the inculcation of religious norms in these activities as well as reading the Koran, which requires the conformity of the Arabic word and meaning for the participants and congregation of the recitation. Qualitative exploratory research to obtain the natural setting also identifies how the organizers overcame these obstacles to obtain quality Islamic reading in Arabic from the PMKW at Pesantren PPSP is implemented openly without limitation on the religious qualifications of participants. However, they are required to be able to pronounce and understand because most of the material is in Arabic, as the main language in Islam. To reduce misunderstandings and make it easier for pilgrims, the organizers have taken several anticipatory steps. An important action is the publication of a book of Mujahadah reading material which is not only written in Arabic. This is an open access article under the CC BY-SA license M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi but is also equipped with a reading method even complete with its In addition, to equalize the intonation of the mujahadah reading material, the congregation was also directly led by one instructor. Keywords: recitation. Arabic language. Islam, problem solving Pendahuluan Pengajian pendalaman kehidupan beragama Islam di Indonesia. Pengajaran agama Islam melalui penanaman norma agama pada kegiatan tersebut sekaligus pembacaan Quran (Kemdikbud RI n. Ibarat oase, kelembagaan ini telah mengiringi umat dalam menjawab berbagai perubahan dinamika masyarakat yang mengiringi proses pembangunan nasional. Di situ proses berjalan dalam penciptaan umat yang religius yang pelaksanaannya dapat dipimpin oleh siapa pun yang telah mendalami dan meluaskan pengetahuan agama (Kustini Hal ini kemudian menjadi berbeda dengan Taman Pendidikan Quran bagi anak-anak (Rahayu et al. atau lembaga kursus keagamaan bagi orang dewasa (Arifudin et al. Rahayu et al. yang terbatas dari siswa pengunjung dan pengajar. Dalam proses mujahadah demikian terjadi pencurahan segala kemampuan dan keseungguhan dari para jamaah. Tujuannya terfokus perang terhadap nafsu dengan zikir yang mengucap kata dalam pengingatan Allah (Tasmara 2. , yaitu. Auhati ingat, lisan menyebut dan sikap selalu berbuat yang baik. Ay (Bisri 2017. Firdaus 2. Pengajian mujahadah telah menjadi bagian dari pembangunan bidang agama guna menguatkan kehidupan mental spiritual masyarakat. Kehidupan terintegrasi dengan bidang-bidang lain yang dibutuhkan dalam kesejahteraan umat (Idris dan Ahmad 1988:95Ae. Hal yang sama dinyatakan oleh Alfisyah . dalam penelitian pengajian dalam masyarakat banjar yang menyatakan. Keberlangsungan pengajian dalam masyarakat muslim tradisionalis Banjar berkaitan dengan fungsi transformative institusi itu. Fungsi pengajian sebagai institusi tranformatif dapat dilihat melalui proses reproduksi nilai-nilai, baik yang bersumber dari ajaran Islam maupun budaya setempat dan peranan tuan guru sebagai pialang budaya. Nilai-nilai general yang dibentuk melalui pengajian tidak hanya membawa Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah perubahan dalam pemahaman keislaman, tetapi juga dalam kehidupan sosial yang lebih luas melalui bidang pendidikan dan Materi pengajian yang mendukung pembentukan etika dan tingkah laku yang sangat diperlukan dalam pembangunan telah menjadikan institusi itu berperanan penting dalam proses transformasi. Nilai-nilai yang berhubungan semangat untuk mengumpulkan kekayaan, kewirausahaan, kebebasan berusaha, kemajuan, dan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan selaras dengan karakteristik sosiokultural pesisiran yang melekat dalam kehidupan masyarakat Banjar. Nilai-nilai itu menunjukkan bahasa, meskipun masyarakat Banjar yang mendukung pengajian itu dikategorikan sebagai masyarakat Islam tradisionalis, mereka mempunyai orientasi hidup perkotaan yang diasosiakan antara lain dengan kemajuan dan perdagangan. Alasan ini pula yang tampaknya membuat pengajian selalu menarik minat banyak orang dan berhasil bertahan selama berabad-abad hingga sekarang. Astriani. Effendi, dan Suhendi . juga menguatkan pengajian sebagai wadah pembinaan keagamaan penting di salah satu masjid di kota Bandung. Mereka menyatakan bahwa keefektifan pengajian Sabtu dhuha di masjid al-Ukhuwwah berdasar tingkat komunikasi dan keagamaan dari jamaah telah memenuhi visi dari DKM masjid tersebut secara baik. Dampak pengajian dalam kedua penelitian di atas ditujukan kepada seluruh lapisan jamaah yang terbuka. Pengajian juga dimungkinkan bagi Firdaus mendeskripsikan pola yang berbeda dimana wiridan menjadi amalan penting dalam pengajian mujahadah di Pondok A. I Tegal Rejo yang hanya diikuti oleh para santrinya. Sebagai upaya untuk meneladani pengasuh dalam kehidupan pesantren selain pelestarian nilai-nilai luhur ahl sunnah wa jamaAoah. Sebuah sekte penting yang dominan dalam kehidupan masyarakat Islam di Indonesia yang menghormati nilai dan ajaran ulama salaf (Musaropah et al. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Senin malam Selasa setelah shalat Maghrib dan diikuti oleh seluruh santri. Tujuannya adalah sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, melatih diri untuk memerangi hawa nafsu, menumbuhkan rasa tawakkal kepada Allah Swt, membersihkan diri dari segala penyakit, wujud rasa syukur atas limpahan nikmat, serta melatih diri dan para santri untuk istiqomah Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi membaca al-QurAoan. Kemudian, beberapa pengalaman yang dirasakan oleh pelaku mujahadah diantaranya timbul ketenangan lahir dan bathin, dimudahkan dalam segala urusan, tumbuhnya semangat belajar menuntut ilmu, kelapangan rizki, dikabulnya segala permintaan, serta terjalinnya tali silaturahmi yang erat. Jamaah terbatas juga terjadi pada pengajian pesantren tinggi AsAoadiyah Sengkang yang berlokasi Kabupaten Wajo (Kamal. Nawas, dan Marjuni Gambaran tentang pelaksanaan pengajian halaqah antara lain waktu pelaksanaan pengajian halaqah yang dilaksanakan pada waktu antara shalat magrib-isya, dan setelah shalat subuh, peserta yang mengikuti pengajian halaqah adalah para maha santri dan Syekh yang sering disebut anre gurutta sebagai narasumber pengajian, dan kitab kuning atau kitab klasik sebagai materi pengajian, metode pengajian halaqah yang digunakan adalah metode pengajian tuntas, dimana kitab yang menjadi materi pengajian dibahas secara menyeluruh tanpa melangkahi dan memilih-milih bagian kitab yang ingin dibaca. Usaha Kiyai dalam pengembangan pemahaman keagamaan antara lain, membentuk lingkungan pendidikan yang menunjang usaha peningkatan pemahaman keagamaan dengan membangun beberapa fasilitas seperti masjid, asrama atau pondok, perpustakaan. Usaha selanjutnya adalah megadakan kitab-kitab rujukan unntuk memenuhi kebutuhan mahasantri terhadap bacaan yang memadai. Usaha selanjutnya adalah mengajarkan kaedah-kaedah dasar keagamaan yang diajarkan baik dipengajian halaqah dan juga pembelajaran dalam kelas. Hasil pelaksanaan pengajian halaqah dalam pengembangan pemahaman keagamaan yaitu penguasaan Bahasa Arab terutama dalam hal membaca kitab kuning yang menjadi materi pengajian halaqah. Selanjunya adalah meningkatkan wawasan keislaman baik itu dalam bidang tafsir, hadis, tasawwuf dan akhlak, selanjutnya menjadi bahan materi ceramah yang menjadi bekal bagi maha santri untuk terjun ke masyarakat. Selain pendalaman akidah, syariah, akhlak dan tasawwuf, berbagai penelitian di atas juga menunujukkan arti pentingnya dalam pembelajaran bahasa Arab. Bahasa timur tengah itu telah lekat dalam Islam sehingga mau tidak mau semua pemeluknya juga harus bisa mengucap, membaca dan memahami bahasa Arab khususnya yang berkaitan dengan Quran dan Hadis (AsyAoari 2016. Baso 2019. Khasanah 2016. Wahyuni 2. Pengetahuan Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah diperluas melalui pembacaan zikir bahkan nazam berbahasa Arab secara nyaring seperti yang dilaksanakan pada Pengajian Mujahadah Kamis Wage (PMKW) di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran (PPSP) di Kabupaten Sleman. PMKW yang dilaksanakan di PPSP berbeda dengan pengajian yang diadakan oleh pondok pesantren pada umumnya, karena pesertanya tidak terbatas para santri namun juga masyarakat, lebih khusus wali santri dan masyarakat yang tinggal di sekitar pesantren. Untuk kelancaran pertanggungjawaban pelaksanaan pengajian pun telah ada organisasi tersendiri yang terdiri dari para santri senior dan para guru. PPSP telah mengambil peran untuk turut serta memahamkan masyarakat sekitarnya tentang ajaran agama Islam melalui PMKW sejak Bahkan pengaruh pengajian telah meluas di berbagai bidang kesejahteraan (Solihin 2. Dalam pengajian, masyarakat usia dewasa diajak berdzikir dengan membaca kalimah-kalimah thoyibah, nazam serta mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh para muballigh . dari dalam maupun luar Pondok. Pembacaan nyaring dalam zikir dan nadham tentu mempengaruhi bagaimana pengucapan yang benar secara makhraj seperti tuntunan dalam Imroatun . dari berbagai sumber menjelaskan prosesnya. kegiatan membaca dengan menyuarakan tulisanyang dibacanya dengan ucapan dan intonasi yang tepat agar pendengar dan pembaca dapat menangkap informasi yang disampaikan oleh penulis baik berupa pikiran, perasaan, sikap ataupun pengalaman penulis. Membaca nyaring merupakan salah satu jenis keterampilan membaca yang termasuk membaca Membaca nyaring juga sebagai suatu aktifitas atau kegiatan yang merupakan alat bagi guru, murid, ataupun pembaca bersama-sama dengan orang lain atau pendengar untuk menangkap serta memahami informasi, pikiran, dan perasaan seseorang pengarang. Meski metode pembacaan nyaring lebih banyak digunakan dalam PAUD. Dalam pembelajaran huruf Hijaiyyah di Indonesia yang menjadi huruf pokok dalam bahasa Arab juga menjadi elemen pembelajaran penting (Imroatun 2017. namun bahasa Arab bagi sebagian besar berada di tingkat Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi pemula meski telah dewasa. Apa lagi baca nyaring pun dibiasakan dalam saat zikir dan pembacaan nazham bersama-sama selama mujahadah berlangsung. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi pelaksanaan pengajian Kamis Wage di PPSP dalam meningkatkan kualitas bacaan berbahasa Arab para jamaah. Identifikasi dilanjutkan kepada factor pendukung dan penghambatnya. Bagaimana pengurus mengatasi factor yang kedua agar tidak mengganggu kelancaran pengajian secara keseluruhan menjadi permasalahan terkahir yang dibahas. Metode Penelitian studi kasus menggunakan paradigma kualitatif. di PPSP yang terletak Jalan Kaliurang KM 12 Kabupaten Sleman Provinsi Daera Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi terlibat dimana salah satu peneliti juga mengikuti pengajian sebagai jamaah secara intens di masa penelitian guna mendapat setting alamiah selama prosesi pengajian berjalan. Wawancara mendalam kemudian juga ditujukan kepada informan yang dipilih secara purpossive sampling, terutama pada pimpinan dan pengurusa pengajian. Dokumentasi dilakukan terutama tentang data sejarah dan pelaksanaan yang telah berlangsung lama. Triangulasi kemudian dilakukan dengan cara perpanjangan waktu penelitian. Analisis data dilakukan bertahap dari mengatur urutan data, mengorganisasikannya ke dalam suatu pola, kategori dan satuan uraian dasar (Tanzeh 2009:. analisis deskriptif dengan metode induksi selanjutnya diambil kesimpulan secara umum, kemudian hasil penelitian ini disajikan secara verbal. Pelaksanaan Dan Materi PMKW Seseorang dari Pelaksana Pengajian Mujahadah Kamis wage. Arif Hakim, menuturkan sejarah PMKW di PPSP yang berlokasi Candi Sardonoharjo Ngaglik Kabupaten Sleman. Awal mulanya berasal dari mujahadah mingguan yang dilaksanakan setiap hari kamis bertempat di komplek 3 Pondok Pesantren Sunan Pandanaran pada tahun 2001. Kegiatan sudah dimulai sejak hari rabu selepas maghrib dengan acara simaAoan alqurAoan. Di situ terbagi menjadi beberapa majelis yang dilaksanakan oleh Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah santri-santri tahfizh. Kegiatan dilanjutkan pada hari kamis selepas shalat asar dengan acara tahtiman, pengajian dan mujahadah. Dalam perkembangannya Pondok Pesantren Sunan Pandanaran pada waktu masih diasuh oleh KH. Mufid MasAoud berkeinginan untuk mendirikan majelis pengajian rutin selapanan . etiap 35 har. yang melibatkan semua pesantren dan masyarakat sekitar, maka dipilihlah hari kamis wage untuk pelaksanaan kegiatan pengajian mujahadah tersebut sekaligus untuk mengenang hari meninggalnya Ibu Nyai Hj. Jauharoh Munawwir . stri dari KH. Mufid MasAou. Pada awal PMKW hanya diikuti oleh santriwan-santriwati Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, masyarakat sekitar pondok pesantren dan alumni yang berdomosili di wilayah Yogyakarta, seiring berjalannya waktu banyak tamu dan warga masyarakat yang tertarik serta memiliki minat yang kuat untuk mengikuti kegiatan PMKW di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, mereka tidak hanya dari wilayah Yogyakarta bahkan sampai luar wilayah Yogyakarta, sehingga peserta pengajian mujahadah sekarang mencapai sekitar 2500 jamaAoah. Demikian penjelasan dengan Arif Hakim, ketua Pelaksana PMKW. Dalam wawancara. Ia melanjutkan penjelasanya. Meskipun PMKW sudah diikuti oleh masyarakat luas namun dalam pelaksanaannya tidak mengalami perubahan, yaitu pengajian mujahadah sebagai kegiatan pokoknya, sedangkan ceramah keagamaan sebagai bentuk implementasi untuk menyampaikan pesan Ajaran Agama Islam. Hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Pertama karena faktor keresahan dan kegelisahan yang terjadi akibat pengaruh dari kebudayaan asing yang kurang baik, sehingga menimbulkan perubahan-perubahan nilai dalam masyarakat. Kedua, karena bermunculan paham baru dalam Ajaran Agama Islam yang meresahkan/ membingungkan Ketiga, adanya hasrat para jamaAoah untuk memecahkan masalah-masalah menuju kehidupan yang lebih baik, dengan cara memahami Ajaran Agama Islam. Sejak awal pengajian, para jamaah sudah dihadapakan dengan bacaanbacaan berbahasa Arab yang biasa dalam dalam ibadah Islam maupun untuk doa atau tujuan baik keagamaan lainnya. Adapun materi mujahadah kamis Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi wage di PPSP, meliputi Tahtiman al-qurAoan yang diawali dengan Awwal alhadlirah berupa pembacaan surat al- Fatihah dan diteruskan dengan pembacaan kalimah thoyyibah dan doAoa khatmil qurAoan yang fadlilah atau pahala bacaannya dikhususkan untuk personal tertentu. Tujuan dari pembacaan awal kehadiran, kalimah thayyibah dan doAoa ini diantaranya adalah berkirim doAoa kepada para arwah atau nama-nama yang disebut, juga kadang sebagai wasilah, dan khusus untuk Nabi guna nyadong syafaAoat beliau. Intinya adalah disamping berkirim pahala, juga demi kebaikan bersama dunia dan akhirat. Pada majelis PMKW di PPSP, awal al-hadlirah, kalimah thayyibah dan doAoa untuk keperluan yang telah ditentukan. Antara lain ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, para sahabat, para tabiAoin dan tabiAoit tabiAoin. Para Ulama dan AuliyaAo. Para masyayikh ahli QurAoan. Syekh Muhammad Munawwir bin KH. Hasan Bashori. KH. Mufid MasAoud beserta ibu Hj. Jauharoh selaku keluarga pengasuh PPSP. Seluruh orang tua dan guru-guru dari jamaAoah yang hadir seluruhnya dan Seluruh arwah kaum muslim. Demikian yang dijelaskan oleh Arif Hakim. Ketua Pelaksana PKMW Jadi nampak dari prosesi awwal al-hadlirah, pembacaan kalimah thoyyibah dan doAoa tersebut, bahwa disamping Rasulullah, berkirim pahala bacaan kepada para guru al-QurAoan, dan sekaligus juga kepada sesama saudara muslim. Sehingga manfaat yang diharapkan oleh jamaah juga bukan sekedar syafaAoat Nabi, namun juga karamah para auliyaAo, dan manfaat serta hikmah semangat ukhuwah Islamiyah. Selanjutnya adalah Pembacaan Asmaul Husna yang diformat dalam bentuk nadhom, sebagai berikut :. A i O O a OU aUa Aea a caa a aOe a e a a ac c aa aO a a aO a eI a a e a ae e a a a Aa a ac aa aen a eo aA eA a a a aa aEa a eEa eAca aa ae aa a aO aeAA Aa a e aa a a a e ae a a a a a a a eO a a a a aI a a eI a a a aA a e a a a aU ae aA Wawancara dengan H. Azka SyaAobana. Sekretaris Pengajian Mujahadah Kamis Wage. Tanggal 15 Mei 2012 Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 AAPelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis WageAA AABagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab JamaahAA a a a aO aA Aa a e aa a ao au a c a a a a a an a a aa a a a c aA a a aai aa a a aA Aa a aC a ea o aa a aU a e ae a a ac aa a a aACa a a a ae a a a ae aO a a aUA Aa a aE a a a e aO a c a a e ac a a a aC a aU e aE a a aE e ae a a e e aac a a a e aeA Aa aU aO e ae a aa ai e a a a au e a a aU aN a aue e aac a a ai eIa a a ao e an a a a aeaA Aa a a e a a au a e ao a aa e aa a aa e aa a aO a aO a a au e ae a aO eaO a a a eaA Aa a aU ao a aA a ea a aAn a aO au e a a aA aO a a oa e ai a aOaA a a a eaA Aa a e aA a a e aa a a aU ea a a e ai a a a e an a aA a a e aI a aOa aA Aa a a a aO a a a a a a a aa a aa a a a a eo ao a a a a ao ca aI a aA aI ac aA Aa O aE a a aA a aN a a aA a a aE aA a aOaA a ao aU aaE a caA a aA aA Aa a e ao ao a a aU ai a a a eO aA a a eU aAE a a a a a e a e a a ae a aEa aO e eu a aIA Aa a eo aCa a a a a aO a aa aa a a ea aa a a a a aO a a a a aa ae aO a a eA aA Aa a a aO a c a ae aO a a a eA a aO a a a a a ea a a ae e a aUA a a eu a aA Aac e a aUa ao eA a e aa aae aiA a a aa a eaAc a aa aO a a a a e a aaO a c a a a a AaO a aa a a a aaO aa a e a aa aOe a eI a a e ai aOe a eI a a aA a a aA Aau ae Ui aU a Ui a e ea aa a aO e e aA a aA Aau ae Ui aU a Ui a e ea aa a aO e e aA Aau aic e aU e a a c a aa aO e a e a aI aU a e ac aa aO e a e a aI a eo aa a aa aO eea eO aa a aa a AaO e ae aa aU e Ua a ae UU aaO a eU aaO a UUa a a U aE a c Ue aaO aU a U aa aA U aA AaC a a a A a e a a aO aA ac e e aa aa a aA AaO a c aA ea a eAc a a aaO a a eA A aE e a e ac aA ace aa aU a c aA a aU e a aOa eA aO a a aa a a e Uc aeaae a a Ac a a c ea a ao aa a a aOe a a aA a aA A aa aOeA a e a aU a iaA a a a O a a aA Aa ac aO a a c eI a aI aE a a a e a e a e aO a a a aO a eA A ae a aE e a a a aaIA AAMauAoidzah al-hasanah, dalam hal ini, materi yang disampaikan oleh para AApembicara bervariasi, dan merupakan sarana penyampaian pesan AjaranAA agama Islam yang bertujuan untuk memberikan bekal wawasan ilmuAA AApengetahuan kepada para santri dan jamaah, terkait dengan berbagai masalahAA AAkepentingan hidup seseorang. Uraian materi meliputi wacana keagamaanAA AAtentang aqidah, syariAoah dan akhlak, dan dikhususkan kepada materi yangAA AAmemiliki hubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari bagi jamaah, baikAA AA97AA AAJurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021AA M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi sesama manusia dan lingkungan sekitar maupun hubungan kepada Allah SWT. Sesi ini biasa diberikan oleh salah satu keluarga pengasuh PPSP. Dalam tausiyah berbentuk mauidzah itu biasanya tidak diberikan dalam satu bahasa saja. Penceramah cenderung mencampur bahasa yang digunakan. Yang biasa digunakan adalah bahasa Indonesia. Arab dan Jawa, terkadang ungkapan-ungkapan berbahasa Inggris juga dilontarkan. Fokus pada sesi itu ialah penyampaian materi dalam pemahaman para hadirin sehingga para khatib harus lebih memperhatikan pada pengaruhnya terhadap jamaah. Pemilihan bahasa yang tepat bagi mereka kemudian menjadi pertimbangan utama dari pada pemilihan bahasa Arab saja. Pembacaan Ratib al- hadad adalah kegiatan selanjutnya yang juga dipenuhi dengan penggunaan bahasa Arab, baik dari Quran atau literature primer Islam lainnya. Adapun lafal Ratib al- hadad diawali dengan pembacaan Surat Al-fatihah dan Ayat kursi. Selanjutnya adalah. ? ?. A? ?? a ?? ? ?c ??UI? u ? caA Aa O so U O A ui Oyn aO aa IA A O A3 x A e aI OA O A3 x A O uA A e aI Oy e aI UOeA3 x A ca ai a Oa a o n o eA3 x A I O OIA3 x A U O i s a nA3 x A O O O O O O OA A UeA3 x A Oc I a O aA A aA3 x A OA Uc O Ui A3 x A aA3 x AOI i a E Ea ONaA Aca OUe Ua O O I aA A OE O I a I IA7 x A O i ue s OaUiA3 x Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah A Ui aA s I A3 x AN ec e O cc Ee cA Aea s e a Ue ai OoA A oai oai UEaA4 x A A10 x Surat Al-ihlash 3 x Surat Al-Falaq 1 x Surat An-nas 1 x Pembacaan surah AuAl-FatihahAy 1 X Pembacaan doAoa Beberapa doAoa dan wirid berbahasa Arab yang dibiasakan pada majelis mujahadah kamis wage sebagaimana nampak dalam risalah mujahadah adalah disamping yang sudah disebutkan, lafadz hauqalah, permohonan ampun dan taubat dengan mengharap syafaAoat Nabi Muhammad SAW serta limpahan kekuatan dan keperkasaan Allah SWT. Tentu pemilihan wiridwirid tersebut memiliki maksud yang diinginkan sebagai out-put dari pembacaan dalam mujahadah tersebut. Intinya, doAoa-doAoa tersebut memohon campur tangan dan kekuasaan Allah SWT dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Sedangkan bacaan sholawat nabi Sudah menjadi kesepakatan jumhur muslimin, bahwa membaca shalawat secara umum wajib atas orang beriman, sesuai dengan firman Allah dalam al-QurAoan Surah Al-Ahzab . :56, yang berbunyi (Kemenag RI 2. ,AuSesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya. Ay Secara umum, diyakini bahwa disamping kewajiban tersebut, pembacaan shalawat juga akan memunculkan harapan untuk mendapatkan syafaAoat al-udzma dari Rasulullah kelak di hari kiamat. Syarifuddin dan SyaAobie dalam AuDoa-doa Muslim Berdasarkan Hadis RasulAy telah menjelaskan beberapa keutamaan membaca shalawat antara lain : Membaca shalawat dan salam satu kali, maka Allah bershalawat untuknya sepuluh kali, da sepuluh kesalahannya dileburkan, dan derajatnya diangkat sepuluh derajat. Bacaan shalawat Nabi akan selalu sampai kepadanya, di manapun Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 M. Nasrudin. MH. Manshur. Nginayatul Khasanah. Turmudzi mengucapkan, tidak harus berziarah dikubur Nabi, walaupun itu lebih utama. Ucapan sholawat yang dibaca pada hari JumAoat akan langsung ditampakkan kepada Rasulullah. Kemuliaan mulut diukur dari bagaimana tanggapan atau jawabannya ketika asma Nabi diucapkan. Setiap berdoAoa diutamakan untuk mendahuluinya dengan shalawat, disamping memuji asma Tuhan. Maka wajar jika kemudian bacaan-bacaan keagamaan Islam yang tetap menggunaan bahasa Arab sebagaimana rujukan primernya menjadi pilihan utama bagi jamaah PMKW. shalawat yang menjadi doAoa favorit di kalangan masyarakat Islam, bahkan kemudian para ulama menambahkan dengan aneka ragam shawalat yang dibuat kemudian, untuk menjunjung tinggi derajat Nabi Muhammad SAW, menghormatinya, serta mengharapkan Adapun bacaan istighfar dan tahlil juga merupakan wirid popular bagi masyarakat Islam Indonesia, terutama dihubungkan dengan siklus kehidupan manusia, sejak lahir sampai mati. Umumnya doAoa-doa ini dibaca di samping dengan harapan supaya mendapatkan tuntunan kehidupan dari Allah, juga agar mendapatkan keselamatan bagi dirinya dunia dan akhirat. Penutup PMKW di Pesantren PPSP telah berjalan lama sehingga bisa dilaksanakan terbuka tak terbatas pada santri dan wali maupun anggota masyrakat terdekat. Semua yang tertarik pada pengajian tersebut boleh ikut tanpa batasan. Acara berjalan diawali dengan tahtiman al-qurAoan yang diawali dengan Awwal al-hadlirah berupa pembacaan surat al- Fatihah. Pembacaan Asmaul Husna dilanjutkan SimaAoan al-qurAoan pada hari rabu sore hari yang dimulai dari jam 15. 30 WIB sampai dengan selesai. Setelah salat asar, tahtiman dilanjutkan membaca surah Adl-dluha sampai An-nas yang di akhiri doAoa. sesudahnya waktu dipersilahkan untuk keluarga pengasuh PPSP menyampaikan mauidah hasanah berupa ceramah keagamaan sebelum diakhiiri dengan wirid mujahadah. Penggunaan bahasa Arab yang dalam PMKW tidak seluruhnya mudah dilafalkan ataupun difahami oleh para peserta. Hal itupun telah disadari oleh para pelaksana. Sebelumnya, mereka telah memberi informasi Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 6 No. Juni 2021 Pelaksanaan Pengajian Mujahadah Kamis Wage Bagi Peningkatan Kualitas Bacaan Berbahasa Arab Jamaah yang bersifat mengingatkan sebelum pelaksanaan PMKW di PPSP kepada para jamaAoah melalui via sms atau majelis-majelis taAolim di daerah masingmasing satu minggu sebelum pelaksanaan. Pelaksana PMKW pun telah menerbitkan buku materi bacaan mujahadah yang tidak hanya bertuliskan bahasa arab, tetapi juga dilengkapi dengan cara membaca bahkan lengkap dengan artinya. Untuk menyamakan intonasi materi bacaan mujahadah, para jamaAoah juga langsung dipimpin oleh satu instruktur. Daftar Pustaka