EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMK NURUL ISLAM SEKARBELA Nurul Arda1. Muhammad Iqbal2. LuAoluin Najwa3 Universitas Pendidikan Mandalika1,2,3 e-mail: nurularda04@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Nurul Islam Sekarbela. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Sumber data adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan penyajian data, reduksi data dan dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa . peran kepala sekolah: . peran kepala sekolah sebagai manajer yaitu melakukan perannya dengan baik serta program sudah terstruktur dan sudah berjalan dengan baik. peran kepala sekolah sebagai leader dalam meningkatkan kualitas pendidikan yaitu dengan cara memantau, membimbing dan pengambilan keputusan. peran kepala sekolah sebagai motivator selalu memberikan contoh yang baik dan mengapresiasi kinerja yang sudah dilakukan. kualitas pendidikan dalam penyelenggaraan pembelajaran sehingga keterampilan dan sikap profesional yang mampu meningkatkan kualitas . peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Nurul Islam Sekarbela mempunyai tujuan untuk membina pendidik dan mendidik dengan baik sehingga dapat mempertahankan kualitas pendidikan yang baik dan maksimal di sekolah. Kata Kunci: Peran Kepala Sekolah. Kualitas Pendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan ABSTRACT This research aims to describe: the role of school principals in improving the quality of education at Nurul Islam Sekarbela Vocational School. This research method uses qualitative. Data sources are school principals, teachers and students. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The data obtained was analyzed by presenting the data, reducing the data and drawing conclusions. The results of this research show that . the role of the school principal: . the role of the school principal as a manager, namely carrying out his role well and the program is structured and running well. the role of the school principal as a leader in improving the quality of education, namely by monitoring, guiding and making decisions. the role of the school principal as a motivator always sets a good example and appreciates the performance that has been carried out. the quality of education in the implementation of learning so that professional skills and attitudes are able to improve the quality of education. the role of the school principal in improving the quality of education at Nurul Islam Sekarbela Vocational School has the aim of developing educators and educating them well so that they can maintain good and maximum quality of education in the school. Keywords: Role Of The School Principal. The Quality Of Education. Vocational High School PENDAHULUAN Kepala sekolah adalah pemimpin profesional yang bertanggung jawab mengatur seluruh sumber daya di sekolah. Dengan berkolaborasi bersama guru dan staf, kepala sekolah bertugas mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Oleh karena itu, sinergi antara kepala sekolah dan tenaga pendidik sangat vital untuk meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini juga menunjukkan bahwa kepemimpinan yang kuat sangat diperlukan untuk mendorong performa seluruh elemen sekolah. (Purwanto, 2. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational Kepala sekolah berperan sebagai manajer terdepan dalam sistem sekolah terdesentralisasi, dengan berbagai peran seperti supervisor, pemimpin pengajaran, dan pemimpin kurikulum. Hal ini sejalan dengan pandangan Faturrohman & Suryana . yang mendefinisikan kepemimpinan sebagai kemampuan memengaruhi orang lain agar bekerja sama demi tujuan yang diinginkan. Lebih lanjut. Mulyasa . mengemukakan bahwa kepribadian seorang pemimpin, seperti kepala sekolah, sangatlah penting dan tercermin melalui sifat-sifat seperti kejujuran, kepercayaan diri, tanggung jawab, keberanian dalam mengambil keputusan, serta kestabilan emosi. SMK Nurul Islam Sekarbela adalah sebuah lembaga sekolah SMK swasta yang berlokasi di Jln. Swasembada No. Xi Kel. Karang Pule Kec. Sekarbela Kota Mataram. SMK swasta ini memulai kegiatan pendidikan belajar mengajarnya pada tahun 2018. SMK Nurul Islam Sekarbela terakreditasi grade A dengan nilai 92 . kreditasi tahun 2. dari BAN-S/M (Badan Akreditasi Nasiona. Sekolah/Madrasah. Pada waktu ini SMK Nurul Islam Sekarbela memakai panduan kurikulum belajar pemerintah yaitu SMK 2013 REV. SMK Nurul Islam Sekarbela di bawah kepemimpinan seorang kepala sekolah yang bernama Juli Kasturi ditangani oleh seorang operator yang bernama Amirudin. SMK Nurul Islam Sekarbela merupakan salah satu sekolah yang melatih peserta didik bukan hanya untuk belajar di sekolah semata, akan tetapi sekolah tersebut juga mendidik peserta didiknya belajar dalam bidang tahfizh Al-QurAoan. SMK Nurul Islam Sekarbela ini memiliki prestasi belajar akademis maupun non akademis yang cukup membanggakan dan sudah memiliki fasilitas seperti perlengkapan laboratorium komputer serta akses lengkap dalam belajar, akan tetapi dalam pelaksanaannya belum berjalan secara optimal walaupun penggunaan media pembelajaran atau alat peraga juga sudah dilakukan oleh guru dan peserta didik akan tetapi belum terlalu optimal. Menurut Syaiful . , keberhasilan peningkatan mutu pendidikan sangat bergantung pada kepemimpinan kepala sekolah. Seorang pemimpin yang efektif dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Selain itu, sekolah sebagai tempat guru menjalankan profesinya hanya akan mencapai tujuan pendidikan jika didukung oleh guru yang profesional dan berkualitas. Penting juga bagi seluruh komunitas sekolah, termasuk guru, untuk memahami ruang lingkup manajemen sekolah. Sekolah dan guru yang tidak memahami manajemen sekolah berisiko hanya menjalankan kegiatan rutin dan gagal meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga sulit untuk menjadi sekolah yang efektif. Sunaengsih . menyatakan bahwa hambatan ini sering kali bersumber dari pola pikir individu. Oleh karena itu, penting sekali untuk memiliki kepala sekolah yang berpengalaman dan mampu memimpin dengan baik. Berdasarkan uraian tersebut, hendak dilakukan penelitian dengan judul AuPeran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMK Nurul Islam SekarbelaAy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Nurul Islam Sekarbela. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif. Sugiyono . mendefinisikan metode penelitian kualitatif sebagai pendekatan yang didasari oleh filsafat pos-positivisme. Metode ini diterapkan untuk mengkaji objek secara alamiah, berbeda dengan metode Dalam penelitian ini, peneliti menjadi instrumen utama, teknik pengumpulan datanya dilakukan secara gabungan . , dan analisis datanya bersifat induktif. Dengan demikian, hasil penelitian kualitatif lebih fokus pada penemuan makna mendalam daripada Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational Sumber data primer diperoleh dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Sumber data sekunder diperoleh dari profil sekolah, visi-misi sekolah dan data tenaga kependidikan. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian diolah dengan teknik kualitatif. Analisis data pada dasarnya merupakan proses sistematis untuk mengklarifikasi dan menata data yang berasal dari catatan lapangan, dokumen, dan wawancara. Sesuai dengan model analisis data Miles dan Huberman . , proses ini dilakukan secara interaktif dan berkelanjutan hingga data yang terkumpul dianggap jenuh atau HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Peran kepala sekolah adalah tanggung jawab, tugas, dan fungsi yang dijalankan oleh seorang kepala sekolah dalam mengelola dan memimpin suatu lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Peran ini mencakup berbagai aspek, seperti kepemimpinan, manajemen, dan pengembangan hubungan dengan masyarakat serta memastikan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Gambar 1. Dokumentasi Kegiatan Wawancara Gambar 1 merupakan dokumetasi kegiatan wawancara kepada kepala sekolah dan salah satu guru di SMK Nurul Islam Sekarbela. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan teknik wawancara dengan kepala sekolah tentang peran kepala sekolah adalah sebagai berikut. AuCara yang dilakukan sebagai seorang pemimpin yang pertama yaitu menerapkan kebijakan-kebijakan di sekolah berdasarkan dengan aturan-aturan pemerintah di antaranya adalah tenaga kependidikan harus bersikap disiplin dan adil, menjaga nilai etis serta menjaga nilai-nilai keagamaan yang saling menghormati satu sama Ay Kepala sekolah melaksanakan tugasnya sesuai dengan kebijakan dan peraturan Dalam hal ini, kedisiplinan tenaga kependidikan sangat penting karena merupakan faktor utama yang mendorong peningkatan mutu sekolah. Semakin tinggi tingkat kedisiplinan. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational semakin baik pula prestasi kerja yang dicapai. Kedisiplinan yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab, yang pada akhirnya akan meningkatkan semangat kerja dan mutu pendidikan secara keseluruhan. Hal tersebut sesuai ungkapan oleh bapak Abdul Kadir Jaelanai. Pd selaku guru mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan sebagai berikut. AuMenurut saya bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah sudah sangat baik. Kepala Sekolah sangat mengutamakan kedisiplinan, pemimpin yang adil dan tidak membeda-bedakan dengan orang lain dan tekun dalam bekerja sehingga patut di jadikan panutan. Ay Wawancara tersebut menekankan bahwa disiplin harus diterapkan secara adil dan konsisten, terutama bagi tenaga kependidikan. Contohnya, jika seorang guru terlambat, ia akan dikenai sanksi seperti membersihkan toilet atau menyapu halaman guru. Tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, khususnya dalam hal ketepatan waktu. Selanjutnya penulis melakukan wawancara kepada Juli Kasturi. Pd tentang peran kepala sekolah sebagai motivator, yaitu: AuPenghargaan/reward ini merupakan hal yang penting dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan dan dapat meminimalisir kegiatan yang kurang produktif. Pemberian penghargaan ini dapat diberikan kepada tenaga kependidikan untuk meningkatkan semangat bekerjanya secara produktif dan Ay Hal tersebut sesuai yang dengan seperti yang di ungkapkan oleh bapak Abdul Kadir Jaelanai. Pd guru mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan sebagai berikut. AuMenurut saya kepala sekolah adalah pemimpin yang baik, beliau selalu memberikan motivasi pada guru dan siswanya. Motivasi yang diberikan adalah untuk kebaikan dan kedisiplinan seperti tidak terlambat, menjaga lingkungan bersih dan motivasi untuk hasil pembelajarannya setiap saat harus meningkat dan selalu giat belajar. Ay Kepala sekolah berperan aktif dalam memberikan nasihat dan motivasi kepada guru serta siswa. Dorongan ini sangat penting untuk meningkatkan semangat belajar, sehingga wawasan dan pengetahuan mereka dapat berkembang secara maksimal. Nasihat tersebut juga mencakup aspek kerapian, kebersihan, kerajinan, dan etika, baik dalam berinteraksi dengan guru, teman, maupun orang lain. Peran kepala sekolah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Nurul Islam Sekarbela. Beberapa peran utama yang dapat dilakukan kepala sekolah antara lain yaitu sebagai pemimpin dalam manajemen sekolah yang bertugas dalam mengelola program pembelajaran dengan merancang visi dan misi sekolah yang jelas dan relevan. Tugas lainnya yaitu mengatur kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia kerja, mengingat SMK fokus pada keterampilan praktis. Selain itu memastikan sumber daya sekolah, termasuk tenaga pendidik, fasilitas, dan infrastruktur yang mendukung dalam proses pembelajaran yang Peran yang kedua yaitu sebagai penggerak peningkatan kompetensi guru. Kepala Sekolah memberikan pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru, seperti workshop, seminar, atau pelatihan teknis yang sesuai dengan bidang kejuruan. Kepala sekolah juga Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational mendorong guru untuk menggunakan metode pembelajaran inovatif dan teknologi terbaru. Peran yang ketiga yaitu peningkatan hubungan dengan dunia industri. Kepala sekolah bertugas untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan lokal, regional, atau nasional untuk program magang, praktik kerja lapangan (PKL), atau penyerapan lulusan. Selain itu, kepala sekolah mengundang praktisi industri untuk memberikan pelatihan atau wawasan kepada siswa. Peran yang keempat yaitu mendorong kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi. Peran kepala sekolah dapat diwujudkan dengan mendukung siswa dalam mengikuti kompetisi kejuruan tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Peran lainnya yang dapat dilakukan yaitu memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills siswa. Peran kelima yaitu kepala sekolah sebagai motivator dan pembimbing. Kepala sekolah menjadi teladan dalam kepemimpinan dan memberikan motivasi kepada guru, staf, dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas. Kepala sekolah juga menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan kerja keras kepada seluruh warga sekolah. Peran yang terakhir yaitu sebagai pengelola penjaminan mutu. Kepala sekolah membentuk tim penjaminan mutu untuk memonitor dan mengevaluasi keberhasilan program sekolah secara berkala. Kepala sekolah juga mengadakan survei kepuasan untuk siswa, orang tua, dan pihak industri untuk mengetahui efektivitas program yang telah berjalan. Dengan menjalankan peran-peran ini secara optimal, kepala sekolah di SMK Nurul Islam Sekarbela dapat menciptakan lingkungan belajar yang unggul, relevan dengan dunia kerja, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing. Pembahasan Peran kepala sekolah adalah tanggung jawab, tugas, dan fungsi yang dijalankan oleh seorang kepala sekolah dalam mengelola dan memimpin suatu lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan (Kamaruddin, 2. Peran ini mencakup berbagai aspek, seperti kepemimpinan, manajemen, dan pengembangan hubungan dengan masyarakat serta memastikan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Contohnya jika guru terlambat tidak disiplin waktu maka diberikan hukuman berupa membersihkan toilet atau menyapu halaman dewan guru. Hal ini guna untuk meningkatkan kedisiplinan. Kepala sekolah berperan vital dalam memberikan nasihat dan motivasi kepada guru dan Hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar dan mendorong peningkatan wawasan serta pengetahuan secara maksimal. Selain itu, bimbingan yang diberikan juga mencakup pembentukan karakter, seperti kerapian, kebersihan, kerajinan, dan tata krama dalam berinteraksi dengan orang lain. Dari hal ini, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah di SMK Nurul Islam Sekarbela sangat maksimal. Hal ini didukung oleh pendekatannya yang disiplin, adil, dan konsisten dalam memberikan bimbingan, sehingga berdampak positif pada peningkatan ilmu pengetahuan dan semangat belajar siswa (Dinata et al. , 2. Supervisi manajerial melibatkan pemantauan pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan serta administrasi lembaga, dengan tujuan mengevaluasi dan meningkatkan mutu Menurut Mudzakir . , pengawasan atau supervisi merupakan fungsi penting dalam administrasi pendidikan, yang memastikan kondisi-kondisi esensial untuk mencapai tujuan pendidikan terpenuhi. Dalam konteks ini, kepala sekolah memegang peran sebagai pengawas pendidikan di sekolahnya. Kepala sekolah bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dapat mencapai tingkat profesionalisme dan kinerja yang selaras dengan standar nasional pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi supervisi di SMK Nurul Islam Sekarbela menunjukkan bahwa kegiatan supervisi akademik dilakukan oleh pihak eksternal, yaitu kepala sekolah dan dinas pendidikan. Dalam hal ini, kepala sekolah berperan sebagai pengawas dalam Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational proses belajar mengajar. Di sisi lain, supervisi manajerial dilaksanakan secara internal oleh kepala sekolah sendiri. Oleh karena itu, supervisi manajerial juga dikenal sebagai supervisi sekolah, karena kepala sekolah bertindak sebagai pengawasnya. Pelaksanaan supervisi manajerial di sekolah melibatkan koordinasi antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan kepala tata usaha (Tohar, 2. Proses pengawasan ini dilakukan melalui rapat pimpinan yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali. Selama proses supervisi, berbagai aspek pelayanan administrasi pendidikan dievaluasi, meliputi: administrasi tata usaha, kepegawaian, kesiswaan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah dan masyarakat, persuratan dan pengarsipan, keuangan, kurikulum, serta layanan Pelayanan administrasi pendidikan adalah proses penting untuk memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan dengan memberikan layanan optimal. Berdasarkan penelitian di SMK Nurul Islam Sekarbela, pengelolaan administrasi sudah berjalan optimal karena didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan kompeten. Seperti yang diungkapkan oleh Arifin & Nahar . , hal ini bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan rencana kerja, meningkatkan kepuasan kerja, serta memfasilitasi perbaikan dalam pendidikan demi mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Sistem pelayanan kesiswaan di SMK Nurul Islam Sekarbela, khususnya untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dilakukan secara daring melalui situs PPDB Kabupaten Lombok Barat. Setelah diterima, data siswa baru dicatat dalam buku induk dan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk dibuat daftar per kelas. Selanjutnya, data tersebut dimasukkan ke dalam aplikasi DAPODIK (Data Pokok Pendidika. yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. SMK Nurul Islam Sekarbela terus berinovasi dalam pelayanan administrasi, yang mana menurut kepala sekolah, kuncinya terletak pada komunikasi yang baik antar semua pihak, termasuk pemangku kepentingan, guru, dan staf. Selain itu, kepala sekolah menekankan pentingnya menjadi teladan dan berencana memberikan penghargaan kepada staf bukan hanya guru sebagai bentuk motivasi. Untuk efisiensi, sekolah telah mengadopsi sistem fingerprint untuk mempermudah pengecekan kehadiran seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Upaya ini didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Supervisi manajerial yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah bentuk pengawasan yang bertujuan memberikan perbaikan dan bantuan profesional kepada seluruh tenaga Pengawasan ini berfokus pada pengelolaan dan pelayanan administrasi pendidikan untuk memastikan tercapainya tujuan SMK Nurul Islam Sekarbela. Dengan demikian, kegiatan ini berperan sebagai bantuan profesional bagi kepala sekolah dan seluruh staf, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan (Fathurrohman & Ruhyanani, 2. Menurut Kepala Tata Usaha (KTU), teknik utama yang digunakan dalam supervisi manajerial adalah pengawasan langsung dan tidak langsung terhadap kinerja staf. Pengawasan langsung dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk mengamati, meneliti, memeriksa, dan mengecek pekerjaan staf, serta menerima laporan secara langsung dari mereka. Contohnya. KTU mengawasi langsung staf kesiswaan saat mereka memasukkan data siswa ke aplikasi DAPODIK atau PPDB. Jika ditemukan kekurangan, hasil pengawasan tersebut akan dilaporkan kepada kepala sekolah untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki. Kepala sekolah melakukan inovasi dalam pelayanan administrasi pendidikan pascasupervisi manajerial. Upaya yang dilakukan adalah memberikan penghargaan . untuk memotivasi tenaga kependidikan agar meningkatkan kinerja dan mutu layanan. Supervisi manajerial ini berperan sebagai alat penilaian kinerja yang mengukur sejauh mana program Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 3 Agustus 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System: https://jurnalp4i. com/index. php/educational yang telah dirancang dapat terlaksana, sekaligus menjadi panduan untuk melaksanakan pelayanan administrasi pendidikan. (Rusmiarsi, 2. Hal ini menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah yang proaktif dan inovatif berdampak pada peningkatan kualitas kerja staf. Dalam proses penilaian, kepala sekolah melakukan pengawasan langsung terhadap setiap bidang administrasi pendidikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan, khususnya melalui komunikasi yang efektif antar staf dan pemangku kepentingan. Selain itu, sebagai supervisor, kepala sekolah juga melibatkan siswa dalam proses evaluasi. Siswa diberi wewenang untuk menilai kinerja pelayanan administrasi sebagai bagian dari upaya evaluasi profesionalisme pendidikan (Putra, 2. KESIMPULAN Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi supervisi manajerial dan kualitas pelayanan administrasi di SMK Nurul Islam Sekarbela sudah berjalan dengan baik. Sekolah ini menerapkan dua jenis supervisi, yakni manajerial dan akademik. Supervisi manajerial mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kerja yang dilakukan dalam rapat pimpinan (RAPIM) atau pengawasan langsung oleh kepala tata usaha (KTU) sebelum dilaporkan kepada kepala sekolah. Selain itu, pelayanan administrasi pendidikan di sekolah ini dinilai baik karena didukung oleh berbagai aspek, seperti administrasi kurikulum, hubungan masyarakat, sarana prasarana, manajemen keuangan, serta layanan kesiswaan termasuk sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Bar. online yang terintegrasi dengan aplikasi DAPODIK. Secara keseluruhan, peran supervisi manajerial yang dijalankan kepala sekolah, dengan menunjuk KTU sebagai penilai dan pembina, berhasil meningkatkan kinerja pelayanan administrasi pendidikan di SMK Nurul Islam Sekarbela. DAFTAR PUSTAKA