GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan eissn: 25806416 pISSN: 23016671 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PELAJARAN IPS UNTUK MENINGKAYKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR Nida Laila Naswa1. Endang M Kurnianti2. Uswatun Hasanah3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Negeri Jakarta Email: Nidalailanida8@gmail. emkurnianti@unj. uswatunhasanah@unj. Abstrak Penelitian ini berfokus pada pembelajaran sosial dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini dilatar belakangi oleh lemahnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh AuPenerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Sekolah DasarAy. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan atau literature research mencari hasil penelitian dari berbagai sumber berupa artikel atau buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti dan dipublikasikan sebagai data di majalah nasional dalam 5 tahun terakhir . melakukan sumber. Ditemukan 11 artikel sesuai dengan judul topik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning berimplikasi pada keterampilan memecahan masalah di pembelajaran IPS. Kata-kata kunci: Model Problem Based Learning. Pembelajaran IPS. Kemampuan Memecahkan Masala eissn: 25806416 pISSN: 23016671 GENTA MULIA- JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Pendahuluan Menurut Wena . , esensi pemecahan masalah harus menjadi pemecah masalah pemula dalam melakukan kegiatan prosedural secara sistematis Menurutnya, memecahan masalah adalah proses menemukan kombinasi aturan yang dapat diterapkan pada situasi baru. Selain itu. Sternberg dan Elena . mendefinisikan pemecahan masalah sebagai suatu siklus, yang mengacu pada rangkaian proses yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Selain itu. Sternberg dan Elena . menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah berkontribusi pada pengembangan keterampilan Model pembelajaran problem based learning dapat merangsang berpikir kritis (Stephani, 2. Model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan berpikir kritis dan pemahaman. Kritik terhadap forum proses berpikir itu penting. Oleh karena itu, berpikir kritis selalu menjadi tujuan utama dari proses tersebut. Dalam memecahkan masalah, siswa sekolah dasar banyak menghadapi kendala dan kendala, seperti: Seperti lemahnya kemampuan dan pengetahuan siswa, kurangnya latihan dalam memecahkan masalah, kesulitan siswa dalam memahami masalah dan sikap siswa yang terburuburu dalam menyelesaikan masalah. Penyelesaian masalah IPS di sekolah dasar sangat sulit untuk memecahkan masalah nyata sesuai kurikulum. Oleh karena itu, masalah harus didefinisikan atau muncul beberapa fenomena yang menyulitkan siswa. Tugas dirancang sesuai dengan isi kurikulum. Bahkan, menurut Arends . , simulasi masalah terkadang lebih bermanfaat di kelas daripada masalah nyata di masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru dapat menciptakan masalah di dalam kelas . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa berupa situasi yang diciptakan sebagai batu loncatan untuk menyelesaikan tugas pembelajaran. Model pembelajaran yang dikenal sebagai "model pembelajaran problem based learning" mengaplikasikan masalah nyata yang tidak tertata, terbuka, untuk membantu peserta didik memperolehan pengetahuan baru dan penanaman kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis. Hosnan M, n. :2. Pembelajaran yang meliputi masalah, pertanyaan, kesimpulan, dan evaluasi dikenal dengan model pembelajaran problem based learning. Model problem based learning diyakini secara keseluruhan mempengaruhi penalaran yang menentukan siswa. Suvaryo dan Priskila . Prosedur penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Arends (Laili, 2. ) adalah: penerapan berorientasi masalah siswa, organisasi pembelajaran siswa, dukungan kelompok penelitian, pengembangan dan penyajian produk serta penyajiannya, menelaah dan menelaah proses pemecahan masalah. Singkatan IPS digunakan untuk ilmu sosial. Istilah "ilmu sosial dalam dunia pendidikan" muncul di negara kita pada tahun 1975 dalam kurikulum sekolah dasar, menengah, dan menengah. Ilmu-ilmu sosial secara programatik relatif baru dalam dunia pendidikan, tetapi secara substantif ilmu-ilmu sosial tidak sepenuhnya baruIPS adalah program sekolah yang esensial dan opsional. Mata pelajaran IPS mengatasi kerinduan pendidik untuk membantu siswa menghadapi dan beradaptasi dengan seluk-beluk GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa kehidupan di masyarakat umum yang sering berkembang secara Kemajuan ini mungkin memiliki efek yang luas. Siswa mempelajari pengetahuan, kemampuan, sikap, dan kepekaan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan hidup di kelas IPS. Selain itu, untuk menyelesaikan masalah sosial di masa depan, seseorang harus dapat bertindak secara rasional. Menurut Somantri (Sapriya, 2012:. Model pembelajaran berbasis masalah sebagai sarana pembelajaran sosial menjadi fokus utama penelitian ini. Pada kondisi saat ini, siswa sekolah dasar sulit untuk menumbuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi karena kurangnya penguasaan latihan berpikir kritis. Menurut Utaminingtyas . , ilmu-ilmu sosial dimasukkan ke dalam sejumlah jurusan dan disiplin ilmu sosial lainnya dalam kurikulum 2013. Pembelajaran sosiologi sebenarnya memiliki kekurangan. Siswa enggan atau tidak termotivasi, pembelajaran tetap berpusat pada guru, dan kurangnya pembelajaran mendorong pemikiran kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Siswa Sekolah Dasar. Karena banyak temuan tertulis dan lapangan di sekolah dasar maka pembelajaran IPS meningkatkan kemampuan memecahan masalah, maka peneliti melakukan tinjauan pustaka terhadap aplikasi ini untuk melihat apakah penelitian lain telah melakukan hal yang sama. Saya pikir saya harus menemukan sesuatu. Dilakukan oleh orang lain pada topik penelitian yang sedang dipelajari. melakukan Peneliti mengetahui dan memahami informasi tentang topik penelitian yang dilakukan. Peneliti meningkatkan kepercayaan . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa pada kumpulan data yang mereka periksa. Tinjauan literatur menunjukkan kepada pembaca bagaimana peneliti menavigasi topik penelitian. Semakin baik dan tinjauan literatur, semakin banyak orang menganggap peneliti sebagai penulis penelitian. Metode Penelitian ini ini menggunakan penelitian kepustakaan atau literature research mencari hasil penelitian dari berbagai sumber berupa artikel atau buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data meliputi penelusuran e-journal menggunakan Google Scholar atau Google Scholar dengan kata kunci Auproblem-based learningAy. Au Pembelajaran IPS Ay dan AuKemampuan Memecahkan MasalahAy. Pada penelitian yang berjudul AuPenerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan MasalahAy. Oleh karena itu, informasi yang diperoleh dari kajian pustaka ini digunakan sebagai acuan untuk memperkuat argumentasi yang ada. Menggunakan berbagai bibliografi, penelitian kepustakaan penulis berfungsi sebagai sumber data. Proses pengolahan informasi menghasilkan terciptanya informasi baru yang masih dapat diakses oleh pembaca. Kajian pustaka atau studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Artinya, data sekunder digunakan. Penulis mengumpulkan data tambahan untuk menunjang data primer. Namun, karena penelitian ini mnggunakan tinjauan mempersiapkan studi selanjutnya yang terkait dengannya. AuPenerapan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan MasalahAy. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Semua rujukan yang digunakan adalah dari sumber terpercaya dan terbukti secara ilmiah berupa buku, jurnal penelitian dan publikasi ilmiah lainnya yang berkaitan langsung dengan variabel penelitian. Sebagai metode penelitian, peneliti menggunakan literature review dalam melakukan kajian yang relevan, menganalisis artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional antara tahun 2019 dan 2023. Hasil dan Pembahasan Metode pembelajaran Problem Based Learning Pembelajaran problem based learning menurut Rahayu . ialah fase pendidikan dimana keterampilan peserta didik ditingkatkan secara tepat dan sistematis melalui kerja kelompok. Peserta didik diberi kesempatan untuk terus meningkatkan, menguji, dan mengembangkan kemampuannya berpikir kritis untuk memecahkan masalah di dunia nyata. Itu terjadi ketika seseorang memiliki pengalaman baru dan sulit mencoba mengatasi masalah peningkatan akademik peserta didik. Peserta didik menghargai kerja tim saat mereka belajar problem based learning yang dibahas secara sistematis, menurut Kristin . Peserta didik biasanya belajar dalam skenario ini dengan memecahkan masalah nyata. Pelajar kemudian didorong untuk menemukan model dan data yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut dari berbagai sumber. Peserta didik harus mampu memecahkan masalah, menganalisis materi secara kritis dan metodis, dan menarik kesimpulan dari pemahamannya. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Pembelajaran IPS Secara umum, pembelajaran sosial adalah sistem entitas yang saling berhubungan yang masalah dan solusinya memerlukan pendekatan Memungkinkan orang untuk memahami ilmu ekonomi, sosiologi, geografi. AuTujuan IPS adalah keterampilan siswa yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kemampuan, minat, bakat, lingkungan, dan berbagai kondisinya,Ay menurut Etin dan Raharjo . Penting untuk menentukan model pembelajaran yang sepadan dengan tujuan dan kemampuan siswa. Jarolimek mengklaim (Etin, 2007: . AuKeberhasilan siswa dipengaruhi oleh ketepatan guru dalam memilih model pembelajaranAy. Pembelajaran berbasis masalah (PBL) adalah model pembelajaran yang baik untuk ilmuilmu sosial. Kekuatan PBL adalah bahwa perolehan kemampuan penguasaan harus difokuskan pada siswa dan bahwa pembelajaran harus terjadi melalui Pembelajaran berbasis problem based learning secara eksplisit dimaksudkan untuk menopang siswa dalam mengembangkan kemampuan intelektual dan Siswa memiliki kesempatan sebanyak mungkin sebagai hasil dari pembelajaran ini. Motivasi dan kerja sama datang dari berbagai persyaratan . Seperti yang ditunjukkan oleh Nurhadi . AuPBL is learningAy. Pembelajaran berbasis masalah membantu siswa memperoleh pengetahuan dan konsep mata pelajaran yang penting serta keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Kemampuan Memecahkan Masalah Wena . dalam memecahkan masalah dengan melakukan prosedur secara sistematis dalam urutan kegiatan langkah demi langkah. Menurutnya, problem based learning dapat dipahami sebagai proses menjumpai kombinasi dari beberapa aturan yang dapat di gunakan pada situasi baru. Selain itu. Sternberg dan Elena . mendefinisikan pemecahan masalah sebagai suatu siklus yang mengacu pada sekumpulan proses yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Selain itu. Sternberg dan Elena . berpendapat bahwa kemampuan memecahkan masalah berguna untuk mengembangkan kemampuan analisis. Siswa memecahkan masalah. Hambatan tersebut antara lain disebabkan oleh kurangnya siswa dan pengetahuan siswa, kurangnya latihan dalam memecahkan masalah, kesulitan siswa dalam memahami masalah, sikap siswa yang sibuk memecahkan masalah yang mengarah pada penyelesaian sementara, dan lemahnya motivasi menyebabkan Analisis Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahan Masalah Pada awal tahap pengumpulan artikel berdasarkan variabel yang terdapat pada judul yaitu Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahan Masalah. Dipilih 11 artikel yang sesuai dengan topik dari 15 artikel yang di . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Hasil Berikut adalah hasil analisis yang peneliti peroleh dari artikel Hasil pengamatan sebagai berikut: Hasil penelitian (Annisa Dwi Hamdani. Najwa Nurhafsah dan Tin Rustini. menjelaskan bahwa peneliti mengarahkan peserta didik ke permasalahan pada langkah pertama. Peserta didik terbiasa dengan masalah. Kemudian, pada Langkah pembelajaran peserta didik. Pada tahap ini, peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Lembar tugas dibagikan kepada masing-masing kelompok dan soal-soal yang diberikan guru sebagai bagian dari orientasi masalah dikerjakan dalam kelompok. Fase 3 melakukan studi individu dan Tiap kelompok mengisi LKPD dan menyelesaikan tugas sesuai petunjuk guru. Langkah 4: Mengembangkan dan mempublikasikan hasil karya peserta didik. Pada tahap ini, to-do list kelompok diikuti oleh masingmasing kelompok yang mempresentasikan hasil diskusi. Langkah 5 membedah dan menilai proses berpikir kritis lima langkah. Peserta didik dan guru mendiskusikan solusi yang mungkin untuk masalah yang diajukan oleh kelompok yang berpartisipasi. Proses pembelajaran model PBL memungkinkan peserta didik aktif, mandiri, dan kreatif karena pembelajaran sosial menyebabkan peserta didik menjadi pasif dan kurang berpikir kritis. Peserta didik belajar menggunakan informasi baru untuk memecahkan masalah dalam model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Hasil penelitian (Bekti Ariyanti dan Firosalia Kristin. Dari hasil analisis diketahui bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat lebih mengembangkan prestasi belajar siswa dengan normal sebesar 30%, dari minimal 8,9% menjadi 83,3%. Hal ini menunjukkan bahwa model GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa pembelajaran berbasis masalah sangat layak untuk lebih mengembangkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian (Dina Aprilianingrun dan Krisma Widi Wardani. Temuan analisis membawa kita pada kesimpulan bahwa itu memiliki dampak yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sekolah Model pembelajaran issue based learning memiliki impact size yang lebih besar dibandingkan dengan model pembelajaran wahyu. Hasil penelitian (Anjelina Wati dan Indri Anugraheni. 2022Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan: model pemecahan masalah siswa mengungguli model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan berpikir kritis dalam ilmu-ilmu sosial. Hasil penelitian (Ita Safitri dan Endang Endarini. Berdasarkan temuan penelitian model pembelajaran pemecahan masalah yang dilakukan di SDN Merbabu kecamatan Getasan untuk meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah dengan mempelajari mata pelajaran. Model yang digunakan membedakan antara model pembelajaran berbasis masalah dan intensif masalah, yang membedakan penelitian ini dari penelitian Hasil penelitian (Putu Iman Sari. Maria Goreti Rini Kristiantari dan Ketut Alit Saputra. Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar IPS siswa kelas VI. Kelas yang dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah, siswa mampu memecahkan masalah sesuai dengan materi pembelajaran, dan prestasi siswa pun terlihat meningkat, menawarkan video pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan materi siswa dan . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Kemampuan berpikir siswa yang tinggi dapat melatih cara berpikir untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah Hasil Penelitian (Annisa Dwi Hamdani. Najwa Nurhafsah. Tin Rustin Studi ini menunjukkan bahwa model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, berinisiatif, kreatif, dan bekerja secara mandiri. Dalam Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), menggunakan data baru untuk mengatasi masalah, sehingga meningkatkan penalaran dasar, bebas, dan imajinatif. Hasil penelitian (Faddylla Intan Maharani. Maria Montessori 2. Studi ini menunjukkan bahwa model PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, berinisiatif, kreatif, dan bekerja secara mandiri. Siswa belajar menggunakan informasi baru untuk memecahkan masalah dalam Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), yang mendorong pemikiran mandiri, kritis, dan imajinatif. Hasil penelitian (Zerri Rahman Hakim. Taufik. Siti Mujiwati 2. Hasil penelitian menemukan bahwa siswa yang menggunakan PBL (Problem Based Learning Mode. dalam pembelajaran IPS lebih baik dalam memecahkan masalah dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Hasil Penelitian (Nurul Hasanah. Renni Ramadhani Lubis. Bella Puspita Sari. 2020Analisis data menunjukkan bahwa model konsultasi langsung dan model pembelajaran berbasis masalah guru lebih rendah dari model masalah siswa. GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa Kemampuan berpikir kritis peserta didik . yang belajar dengan model PBL didapatkan nilai tengah 87,50 tempat, lebih baik dari pada pendamping. PBL Pembelajaran . 80,60. mencapai nilai tengah 72,40. Hasil penelitian (Acoci. Temuan penelitian menunjukkan: Model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan pembelajaran IPS di Kelas V SD Negeri 3 Lamangga. 90 persen siswa telah melaksanakan pembelajarannya. Selain itu, model pembelajaran berbasis masalah juga dapat meningkatkan hasil belajar sosial siswa kelas 5 di SD Negri 3 Lamangga. Dengan meningkatkan keterlibatan dan relevansi siswa dalam pembelajaran sosial, model pembelajaran berbasis masalah berpotensi meningkatkan hasil belajar siswa. Meningkatnya signifikansi kegiatan belajar siswa dan hasil belajar setiap periode adalah buktinya. Pada Siklus I kegiatan belajar siswa tidak menghasilkan hasil belajar atau tolok ukur yang diinginkan. Akibatnya. Siklus II selesai, dan titik akhir studi yang direncanakan tercapai. Kesimpulan Model problem based learning efektif dilakukan dalam pembelajaran IPS. Kita harus memajukan kegiatan belajar mengajar sekolah dan mengembangkan lebih lanjut pendidikan budaya dan karakter bangsa. Itu ada hubungannya dengan itu pembentukan karakter siswa agar beretika, bermoral, cara dan berinteraksi dengan audiens di publik. Seperti . GENTA MULIA-Jurnal Ilmiah Pendidikan PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Nida Laila Naswa pengalaman belajar menjadi dasar untuk menghadapi situasi nyata dalam kehidupan mereka dalam kelompok masyarakat dan bernegara Hasil kajian literatur dan pembahasan tentang penerapan model pembelajaran problem based learning pada pembelajaran IPS untuk meningkatkan kemampuan memecahan masalah dengan menelusuri 15 artikel dan mengambil hasil analisis dari 11 artikel yang sesuai dengan judul, terbitan artikel Berdasarkan di ambil dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2023. menghasilkan bahwa model pembelajaran problem based learning berimplikasi pada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah di Pembelajaran IPS. Pendekatan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan pembelajaran dalam ilmu-ilmu sosial Ucapan Terimakasih Terimakasih atas bimbingannya Ibu Endang M. Kurnianti. Ed dan Ibu Dr. Uswatun Hasanah. Pd selaku dosen mata kuliah Publikasi Ilmiah yang telah memberikan arahan dan bantuan serta kesempatan pada peneliti untuk merangkai dan menyusun artikel ini. Daftar Pustaka