METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. IMPLEMENTASI QR CODE UNTUK SISTEM PENYEWAAN LAPANGAN FUTSAL BERBASIS ANDROID 1Fajar MahardikaA , 2R. Bagus Bambang Sumantri, 3Rizki Ripai, 3Riki Aldi Pari Teknik Informatika. Departement Komputer dan Bisnis. Politeknik Negeri Cilacap. Indonesia Sistem Informasi. Universitas Harapan Bangsa. Banyumas. Indonesia Rekayasa Keamanan Siber. Politeknik Piksi Input Serang. Indonesia Email: putrafajardika@gmail. DOI: https://doi. org/10. 46880/jmika. Vol8No2. ABSTRACT The purpose of this study is to apply QR code technology in an Android-based futsal field rental system. The development method used is an Android-based software development method (Mobile Apps Developmen. codes are used as a medium for user identification and verification when ordering a futsal field. The goal of this system is to facilitate users' ability to make prompt and effective field reservations. Users can make orders via the Android application by scanning the QR code available at the futsal field location. The implementation results show that using QR codes can speed up the reservation process and reduce the possibility of data input errors. Apart from that, using this system can also improve the user experience in ordering futsal fields. It is hoped that the implementation of QR codes in this system can increase efficiency and convenience in the overall futsal field ordering process. Keyword: QR Code. Rental System. Android. Futsal Court. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi QR code pada sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode pengembangan perangkat lunak berbasis Android (Mobile Apps Developmen. Kode QR digunakan sebagai media identifikasi dan verifikasi pengguna saat memesan lapangan futsal. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pengguna melakukan reservasi lapangan secara cepat dan efisien. Pengguna dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi Android dengan memindai kode QR yang tersedia di lokasi lapangan futsal. Hasil implementasi menunjukkan bahwa menggunakan kode QR dapat mempercepat proses reservasi dan mengurangi kemungkinan kesalahan input data. Sistem ini juga dapat meningkatkan pengalaman pelanggan saat memesan lapangan futsal. Diharapkan penerapan QR code pada sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam proses pemesanan lapangan futsal secara Kata Kunci: QR Code. Sistem Penyewaan. Android. Lapangan Futsal. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi saat ini semakin maju dan tak terhindarkan bahwa teknologi informasi memainkan peran yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan kemajuan ini, manusia dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menangani tugas-tugas penting yang melibatkan data dalam jumlah besar di perusahaan. Teknologi informasi tidak hanya bermanfaat dalam bidang pendidikan dan kesehatan, tetapi juga dalam bidang olahraga seperti futsal dan Futsal, sebagai varian mini dari sepak bola, dan badminton merupakan olahraga yang diminati oleh banyak pemuda. Saat ini, layanan penyewaan lapangan futsal sudah menjadi pemandangan umum, dengan tempat seperti Viva Sport Arena yang menyediakan infrastruktur untuk olahraga tersebut. Namun, dalam proses penyewaan lapangan futsal, terdapat kendala dalam pelayanan dan informasi yang masih dilakukan secara manual. Hal ini termasuk kebutuhan untuk calon penyewa datang langsung ke tempat futsal untuk melakukan pemesanan, serta pengelolaan data penyewa yang masih menggunakan catatan manual (Ardiansah & Hidayatullah, 2. Permasalahan ini mengakibatkan kesulitan bagi penyewa dalam mendapatkan informasi secara cepat dan akurat, serta potensi bentrok jadwal antar penyewa. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi penyewaan lapangan futsal yang terkomputerisasi berbasis mobile Android (Yahya et al. , 2. Sistem Halaman 147 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ini akan memungkinkan calon penyewa untuk mengecek jadwal lapangan melalui perangkat Android mereka dan melakukan pemesanan jika jadwal tersedia. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengelola Viva Sport Arena dapat menyediakan informasi jadwal dengan lebih cepat dan akurat kepada calon penyewa, tanpa memerlukan komunikasi langsung atau telepon. Penerapan sistem informasi ini akan memungkinkan calon penyewa untuk melakukan pemesanan lapangan futsal secara fleksibel, kapanpun dan dimanapun melalui perangkat mobile mereka. Informasi yang disediakan akan menjadi lebih cepat, tepat, dan akurat, sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses penyewaan lapangan futsal. Dengan demikian, diharapkan sistem ini akan memberikan pengalaman penyewaan yang lebih baik bagi para pengguna Viva Sport Arena. KAJIAN LITERATUR/TINJAUAN PUSTAKA Penelitian terdahulu mengenai implementasi QR code untuk sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android telah memberikan kontribusi penting dalam mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam penggunaan teknologi ini. Berikut adalah beberapa contoh penelitian terdahulu yang relevan: (Ardiansah & Hidayatullah, 2. Metode Waterfall diterapkan pada aplikasi reservasi lapangan futsal berbasis web, yang membuat aplikasi web lebih mudah untuk digunakan oleh pelanggan dan pengelola. Metode black box menunjukkan hasil valid dengan skor 100%, jadi tes ini berhasil. Singkatnya, aplikasi yang dibuat dapat beroperasi dengan baik. sehingga pengujian ini dinyatakan berhasil. Kesimpulannya, aplikasi yang dikembangkan dapat berfungsi dengan baik dan berjalan sesuai dengan maksimal (Supriatna, 2. Aplikasi reservasi lapangan futsal berbasis Android untuk Lapangan Futsal Premier Ciledug telah berhasil melewati pengujian dan memenuhi kebutuhan pengguna dengan baik. Pengguna dapat dengan cepat dan mudah melakukan reservasi lapangan futsal melalui perangkat Android mereka, menghemat waktu dan upaya dalam proses reservasi. Diharapkan bahwa aplikasi ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pengguna dalam mengakses dan menggunakan layanan lapangan futsal. (Kurniawan, 2. Integrasi Firebase dalam pengembangan platform sewa sarana olahraga berbasis Android melibatkan penggunaan SDK ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. yang disediakan oleh Firebase, serta pendaftaran kunci aplikasi ke Firebase. Platform ini dirancang untuk menyediakan fasilitas bagi penyedia jasa sewa sarana olahraga, seperti lapangan futsal, voli, basket, dan bulu tangkis, bersama dengan pelanggan mereka. Proses transaksi dilakukan secara cepat, online, dan real-time. Selain itu, platform ini menawarkan manfaat pemasaran yang luas serta pengelolaan administrasi yang terkomputasi dan sistematis melalui implementasi Firebase. (Puntadewa et al. , 2. Aplikasi Penyewaan Lapangan Futsal di Pusat Olahraga Orion Purwokerto yang berbasis Android telah berhasil mengimplementasikan beberapa fitur, seperti pemilihan lapangan, waktu bermain, pengunggahan bukti pembayaran, dan riwayat transaksi. Pengujian Blackbox menunjukkan bahwa semua menu yang tersedia telah menghasilkan hasil yang valid sesuai dengan harapan pengembang aplikasi. Selain itu, berdasarkan hasil User Acceptance Testing, ratarata dari setiap pertanyaan mencapai 86. 33%, yang menandakan kualifikasi "sangat baik". Dengan demikian, aplikasi penyewaan lapangan Orion dinilai layak untuk digunakan. (Laksono & Fachrie, 2. Untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan Jakal 7, penelitian ini berusaha mengembangkan aplikasi pemesanan lapangan futsal dan basket berbasis Android. Metode black box digunakan untuk melakukan analisis literatur serta perancangan basis data Firebase. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi sesuai dengan desain yang Dengan demikian, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pemesanan lapangan futsal dan basket berbasis Android untuk mempermudah dalam tata kelola data pemesanan dan pembuatan laporan bagi jakal 7. Hipotesis: Implementasi QR code dalam sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android akan meningkatkan efisiensi proses pemesanan, mengurangi kesalahan input data, dan meningkatkan pengalaman pengguna dalam melakukan reservasi lapangan (Mahardika & Sumantri, 2. Rasionalisasi: Penggunaan QR code sebagai cara untuk mengidentifikasi lapangan yang tersedia dan melakukan pemesanan secara langsung melalui aplikasi mobile memiliki potensi untuk mengurangi Halaman 148 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. METODE PENELITIAN Rapid Application Development for Mobile (Rapid Development for Mobile App. adalah suatu pendekatan dalam pengembangan aplikasi mobile yang menekankan pada proses pengembangan yang cepat, iteratif, dan adaptif (Yahya & Mahardika, 2. Pendekatan ini fokus pada penciptaan prototipe yang dapat dikembangkan dan dimodifikasi dengan cepat, sering kali dengan melibatkan pengguna dalam setiap tahap pengembangan untuk mendapatkan umpan balik yang cepat (Mahardika. Naufal, et al. , 2. Dengan menggunakan metode ini, pengembang dapat menghasilkan aplikasi yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan pengguna dalam waktu yang relatif singkat (Robani et al. , 2. Pendekatan ini mengutamakan fleksibilitas dan adaptabilitas, sehingga memungkinkan perubahan dan penyesuaian yang mudah seiring dengan perkembangan kebutuhan dan permintaan pengguna (Indra et al. , 2. Dalam flowchart ini: Proses dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pengguna yang akan ditangani oleh aplikasi. Setelah itu, dilakukan perencanaan awal yang meliputi analisis kebutuhan dan penciptaan prototipe awal. Prototipe awal diuji oleh pengguna untuk mendapatkan umpan balik. Berdasarkan umpan balik tersebut, prototipe diperbaiki dan ditingkatkan melalui iterasi Proses pengujian dan evaluasi dilakukan secara berulang sampai aplikasi mencapai tingkat kelayakan yang diinginkan (Mahardika. F Sumantri & Ripai, 2. Setelah itu, aplikasi dikembangkan lebih lanjut dan diuji secara menyeluruh sebelum diluncurkan. Setelah diluncurkan, aplikasi terus dievaluasi oleh pengguna dan ditingkatkan melalui perbaikan lanjutan berdasarkan umpan balik pengguna (Mahardika. Khoiri, et al. , 2. Flowchart ini mencerminkan pendekatan iteratif dan adaptif yang menjadi ciri khas dari metode Rapid Application Development for Mobile (Fahlevi et al. , yang memungkinkan pengembangan aplikasi yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan pengguna dalam waktu yang relatif singkat (Aditya et al. , 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Perancangan Usecase Diagram Login Daftar Info Lapangan Pesan Lapangan Pembayaran User Admin Riwayat pesanan Kelola Lapangan Profil Kelola Pendapatan Logout Gambar 1. Usecase Diagram Pada gambar 1 Usecase Diagram terdapat dua actor yaitu admin dan user. Actor admin dapat melakukan hak akses yaitu: melakukan login, melakukan Riwayat pesanan, melakukan pengelolaan lapangan, mengedit profil, mengelola pendapatan, dan logout akun. Sedangkan actor user dapat melakukan menu login, daftar, melihat info lapangan, melakukan pesanan, melakukan pembayaran, melihat Riwayat pesanan, mengedit profil, dan logout akun. Activity Diagram ACTIVITY DIAGRAM - LOGIN User Sistem Admin Akses halaman login Menampilkan halaman login input username dan Menampilkan pesan Menampilkan halaman utama user / Admin Phase waktu yang dibutuhkan oleh pengguna dalam proses Dengan memindai QR code yang terpasang di lokasi lapangan futsal, pengguna dapat dengan cepat melihat ketersediaan lapangan, melakukan pemesanan, dan membayar secara online tanpa harus datang ke tempat fisik. Hal ini diharapkan akan mengurangi kemungkinan kesalahan input data dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih lancar dan efisien. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Gambar 2. Activity Diagram Login Halaman 149 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Gambar 2 merupakan Activity login, dimulai dengan mengakses sistem dan ditampilkan form login. Setelah itu memasukkan username dan password maka akan divalidasi oleh sistem, jika benar maka akan masuk ke halaman dashboard admin / user, dan apabila mengalami kesalahan maka sistem akan kembali mengarahkan ke halaman login (Utama & Noviana. ACTIVITY DIAGRAM - DAFTAR User Sistem Mengakses Aplikasi Viva Area Sport ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. admin akan mengakses sistem harus melakukan login terlebih dahulu. User maupun admin mengakses halaman login sistem, kemudian mengisi username dan password akun dan menekan button login. Sistem akan mengirim data yang telah diinputkan user / admin untuk diperiksa pada sistem validation. Jika username atau password tidak cocok dengan database sistem, sistem validation akan mengirim pesan gagal login dan menampilkan kembali ke halaman login. Jika username dan password benar, maka sistem validation akan menampilkan halaman utama user maupun admin. Menampilkan Halaman Login SEQUENCE DIAGRAM Daftar Memilih menu Registrasi Menampilkan Form Registrasi pesan registrasi Input data registrasi validasi email halaman sign up. Validasi Halaman Utama Email sudah digunakan Akses halaman memilih menu sign up Menampilkan Pesan Akun berhasil dibuat input data yang diperlukan klik button sign up mengirim data pendaftaran Phase Email sudah digunakan menampilkan pesan daftar akun gagal Gambar 3. Activity Diagram Register Pada gambar 3 merupakan gambar Activity diagram register. Dimulai dengan user mengakses aplikasi, kemudian sistem akan menampilkan halaman User mengeklik menu register kemudian sistem akan menampilkan formulir registrasi, setelah itu user diminta untuk mengisi formulir tersebut kemudian sistem akan memvalidasi nya, jika data valid maka sistem akan menampilkan pesan berhasil. Tetapi apabila email yang dimasukan telah digunakan maka sistem akan menampilkan pesan gagal dan kembali ke tampilan form register. Sequence Diagram Sistem SEQUENCE DIAGRAM LOGIN user, admin Validation validasi berhasil, menampilkan Gambar 5. Sequence Diagram Daftar Gambar 5. Menjelaskan bahwa ketika user mengakses sistem untuk membuat akun, user harus memilih menu sign up. Kemudian halaman login akan mengalihkan halaman ke halaman form sign up untuk mendaftarkan akun. Selanjutnya user menginput data yang diperlukan dan mengeklik button sign up. Sistem halaman sign up kemudian akan mengirim data untuk di validasi emailnya. Jika email sudah digunakan sistem validasi akan mengirim pesan kesalahan daftar akun gagal. Jika email belum pernah terdaftar, sistem validasi akan mengirim ke email pengguna untuk mengkonfirmasi akun. Setelah proses verifikasi selesai, halaman utama akan ditampilkan oleh sistem. Halaman Utama Akses halaman input username & password Menekan tombol login username dan password pesan gagal login username password benar, login berhasil Gambar 4. Sequence Diagram Login Pada gambar 4. Sequence diagram ini, terdapat dua actor yaitu user dan admin. saat user maupun Gambar 6. Sequence Diagram Info Lapangan Halaman 150 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Pada gambar 6. Menjelaskan ketika user ingin mengakses sistem, user harus login terlebih dahulu. Ketika login user berhasil, sistem akan menampilkan halaman utama. Saat user memilih salah satu lapangan pada halaman utama, sistem akan meminta / request data lapangan ke database. Jika data lapangan ditemukan, sistem akan menampilkan halaman yang berisi data detail lapangan. Ketika daabase tidak ditemukan, sistem akan mengembalikan ke halaman Class Diagram Gambar 8. Racangan Halaman Login Gambar 7. Class Diagram Gambar 7. Merupakan Class Diagram sistem, terdapat 6 tabel yang ada di database. tabel user digunakan untuk menyimpan data akun pengguna seperti nama, email, no. hp, foto, password. Tabel ownerarena digunakan untuk menyimpan data pemilik Gedung (Kurniawan, 2. Tabel arena digunakan untuk menambahkan data lapangan, tabel photoarena untuk menyimpan data foto lapangan, tabel schedule untuk menyimpan data jadwal lapangan, dan tabel order digunakan untuk menyimpan data penyewaan Rancangan Layout Sistem Pada halaman ini dirancang untuk menampilkan informasi lapangan kepada user. User dapat memesan lapangan lewat halaman ini. Tampilan rancangan halaman login, info lapangan dan halaman pembayaran dapat dilihat pada gambar 8, 9 dan 10 berikut:. Gambar 9. Rancangan Halaman Info Lapangan Gambar 10. Rancangan halaman pembayaran Halaman ini dirancang untuk admin saat akan mendaftarkan lapangan. Data berupa nama lapangan, harga sewa dan fasilitas lapangan. Tampilan halaman ini dapat dilihat pada gambar 11. Halaman 151 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. Gambar 11. Rancangan Halaman Tambah Lapangan Halaman profil dirancang untuk menampilkan informasi akun pengguna. Pengguna juga dapat melakukan logout akun dari halaman ini. Tampilan halaman profil dapat diihat pada gambar Gambar 13. Halaman Pesan Lapangan Tampilan Halaman Pembayaran Gambar berikut Merupakan tampilan halaman pembayaran setelah memesan lapangan. User diminta untuk memilih salah satu metode pembayaran dan melakukan pembayaran sesuai metode yang dipilih. Pada tampilan halaman ini, terdapat waktu hitung mundur yang digunakan untuk melakukan pembayaran. Jika pesanan tidak dibayar dalanm tempo waktu tersebut, maka pesanan akan otomatis di batal oleh Gambar 12. Rancangan Halaman Profil Implementasi Sistem Tampilan Halaman Pemesanan Tampilan halaman pesan lapangan, saat user melakukan pemesanan, sistem akan menampilkan tampilan kalender, user diminta untuk memilih tanggal Kemudian menampilkan halaman untuk user memilih waktu Setelah selesai memilih tanggal dan waktu penyewaan, sistem akan menampilkan halaman detail Gambar 14. Halaman Pembayaran Halaman 152 METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 8 No. 2 (Oktober 2. Tampilan Halaman Detail Pemesanan Halaman ini akan ditampilkan setelah user selesai melakukan pembayaran. Sistem akan menampilkan halaman e-tiket yang dapat diunduh oleh User dapat menunjukkan barcode kepada pengelola lapangan saat sudah sampai di gedung Viva Sport Arena. Tampilan halaman detail pemesanan dan e-tiket dapat dilihat pada gambar 15. Gambar 15. Tampilan Halaman Detail Pemesanan Pembahasan Implementasi QR code dalam sistem penyewaan lapangan futsal berbasis Android dapat memberikan beberapa keuntungan dan kemudahan, baik bagi pengelola lapangan maupun bagi pengguna yang menyewa lapangan. Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat dibahas terkait implementasi tersebut: 1. Pengguna dapat melakukan pemesanan lapangan futsal melalui aplikasi Android. Setelah melakukan pemesanan, pengguna akan menerima QR code sebagai bukti pemesanan. Pengelola lapangan dapat memverifikasi pemesanan menggunakan QR code yang diterima oleh pengguna. QR code ini berisi informasi seperti nomor pemesanan, waktu dan tanggal sewa, dan detail lainnya yang diperlukan. Perbedaan dengan penelitian terahulu: 1. Penelitian metodologi yang berbeda dalam mengimplementasikan QR code, seperti pendekatan kuantitatif atau kualitatif yang lebih mendalam dalam analisis penggunaan QR penelitian terdahulu menggunakan teknologi atau platform yang berbeda dalam pengembangan aplikasi Android untuk sistem penyewaan lapangan futsal, seperti perbedaan dalam bahasa pemrograman, framework pengembangan penelitian sekarang ISSN: 2598-8565 . edia ceta. ISSN: 2620-4339 . edia onlin. menggunakan flutter, atau teknologi QR code yang KESIMPULAN Dari hasil dan pembahasan diatas, dengan adanya sistem informasi penyewaan lapangan ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan permasalahan yang berkaitan dengan proses penyewaan pada Viva Sport Arena. Sistem informasi penyewaan yang dikembangkan ini berbasis mobile yaitu menggunakan sistem operasi android. Dengan memanfaatkan framework flutter teknologi API yang sehingga pengguna yang akan menyewa lapangan dapat menyewa darimana saja tanpa harus mendatangi tempat terlebih dulu. Sistem informasi penyewaan lapangan berbasis android ini dibangun untuk memberikan kemudahan dalam proses penyewaan lapangan yang dapat diakses kapanpundan dimanapun. Sistem ini dapat memudahkan pengelola gedung dalam mengelola data penyewaan karena data yang ada di sistem tertata rapih sehingga akan mudah untuk membuat laporan. Adapun saran-saran untuk pengembangan sistem informasi penyewaan lapangan selanjutnya yaitu dengan Meningkatkan tingkat keamanan sistem dan menambahkan fitur autentifikasi wajah ataupun fingerprint untuk menjaga keamanan data user. DAFTAR PUSTAKA