JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2. Issue 2. Desember 2023, 180-195 ISSN (Onlin. : 2962-3898 DOI 10. 1234/jdbim. https://ejournal. id/index. php/jdbim ANALISIS DESAIN SISTEM : APLIKASI CEKLIST AKREDITASI PROGRAM STUDI Buhori1. Nurfathan Samnaufal Razzaq2. Fiqih Zulfikar Fahmi3. Irsyad Daffa Armawaddin4 Universitas Negeri Surabaya Jalan Ketintang. Surabaya 60231. Indonesia Buhori. 21014@mhs. Abstract This research aims to analyze the system design of the accreditation checklist application. This application is designed to facilitate the process of data collection and accreditation assessment in organizations. Analysis is carried out on the operational and organizational impacts of the application, as well as the impacts that may occur during the development process. In addition, the analysis also includes a development summary, system weaknesses and limitations, as well as alternatives and trade-offs that have been considered in the application Keywords: system design, accreditation checklist organizational impact, alternatives, and trade-offs. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain sistem dari aplikasi ceklis akreditasi. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses pengumpulan data dan penilaian akreditasi di organisasi. Analisis dilakukan terhadap dampak operasional dan organisasional dari aplikasi, serta dampak yang mungkin terjadi selama proses pengembangan. Selain itu, analisis juga mencakup ringkasan pengembangan, kelemahan dan batasan sistem, serta alternatif dan trade-off yang telah dipertimbangkan dalam desain aplikasi. Kata Kunci: desain sistem, aplikasi ceklis akreditasi, dampak operasional, dampak organisasional, alternatif dan trade-off. Received: 29 November 20203. Accepted: 15 Desember 2023. Published: 31 Desember 2023 *Corresponding author Email: Buhori. 21014@mhs. Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi PENDAHULUAN Dalam era digital saat ini, aplikasi ceklis akreditasi telah menjadi alat yang penting dalam memastikan pemenuhan standar dan persyaratan akreditasi di berbagai organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap desain sistem dari aplikasi ceklis akreditasi, dengan fokus pada dampak operasional, dampak organisasional, dan dampak pengembangan. Selain itu, analisis juga mencakup ringkasan pengembangan, kelemahan dan batasan sistem, serta alternatif dan trade-off yang telah dipertimbangkan dalam desain aplikasi (Taufik, 2. Beberapa aplikasi perangkat lunak sebagai bentuk komunikasi media sosial telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kemudahan penggunaan teknologi untuk melakukan komunikasi antar manusia secara digital, sedikit banyak telah mengubah perilaku dan kebiasaan manusia dalam menjalankan aktivitassehari-hari. Aplikasi perangkat lunak yang telah sukses digunakan oleh milyaran penduduk bumi, seperti Facebook. Twitter. Instagram, dan Whatsapp yang dilengkapi dengan berbagai fitur menarik dan fasilitas penghubung yang memudahkan penggunanya, digunakan untuk mendukung berbagai jenis bidang pekerjaan dan aspek kehidupan manusia. Adanya keterbatasan komunikasi bahasa antar pengguna juga sudah dapat dijembatani oleh adanya salah satu bidang dalam informatika, yaitu: machine learning yang memungkinkan integrasi fitur autotranslate kedalam web dari beberapa bahasa pemrograman yang bersifat dinamis, seperti: Javascript. Phyton. Ruby dan lain sebagainya (Wijoyo, 2. Beberapa contoh bentuk machine learning untuk alih bahasa yang sering kali kita gunakan seperti yang terdapat dalam fasilitas google translate, duolingo ataupun grammarly. Sistem informasi merupakan sekumpulan sistemsistem yang saling terintregasi satu sama lain untuk menghasilkan suatu informasi yang dapat berguna bagi pemakainya. Dengan sistem informasi maka data dan informasi akan tersimpan dalam suatu database sistem sehingga data menjadi teratur serta memudahkan pemakai apabila membutuhkan data tersebut. Oleh karena itu hampir semua kalangan instansi saat ini memanfaatkan sistem termasuk juga dalam dunia pendidikan. Beberapa penelitian terdahulu teleah membahas tentang perancangan aplikasi akreditasi seoerti aplikasi pengelolaan dokumen (Agustiansyah. Sabita dkk, 2022. Sugiarti dkk, 2018. Supit dkk, 2021. Triana & Susilo, 2017. Ekawijana & Wisnuadhi, 2022. Kurniawan & Arkan, 2. perancangan dan implementasi aplikasi sistem informasi, dokumentasi dan pelaporan borang akreditasi (Lubis dkk, 2. , aplikasi laporan https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 kinerja akreditasi (Muliono dkk, 2. , sistem informasi akreditasi di universitas (Nuphus dkk, 2019. Putro, 2. , di sekolah menengah (Pertiwi, 2020. Nuryanto & Irmade, 2019. dan Wijoyo, 2. Penelitian yang lain membahas tentang sistem aplikasi akreditasi berdasarkan user centric design (Sholikha & Faradisa, 2. Penelitian ini bermaksud untuk mengisi research gap, dengan fokus pada analisis desain ceklist akreditasi program studi di universitas, khususnya yang digunakan untuk pengajuan akreditasi LAMEMBA untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan data dan penyusunan Dokumen Evaluasi Diri yang mendukung tercapainya target kenaikan akreditasi program studi. Analisis Sistem Pengertian analisis sistem menurut Taufiq . sistem adalah kumpulan dari sub-sub sistem baik abstrak maupun fisik yang saling terintegrasi dan berkolaborasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu sedangakan informasi adalah data-data yang diolah sehingga memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi pengguna. Sistem informasi adalah kumpulan dari sub-sub sistem yang saling terintegrasi dan berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah tertentu dengan cara mengolah data sehingga memiliki nilai tambah dan bermanfaat bagi pengguna (Taufiq. Sebuah sistem inofrmasi berbasis komputer sudah di teliti dan dirancang yang memiliki manfaat mempermudah perusahaan dalam melakukan pengarsipan surat masuk dan surat keluar. UML2. 0 (Unified Modeling Languag. Unified Modeling Language atau lebih sering dikenal dengan sebutan UML, adalah salah satu metode dalam teknik rekayasa perangkat lunak yang digunakan untuk menggambarkan alur dan cara kerja sistem, fungsi, tujuan dan mekanisme kontrol sistem tersebut. Dalam teknik rekayasa perangkat lunak bidang analisis dan perancangan sistem informasi, saat ini lebih banyak menggunakan gabungan dari konsep pemrograman berorientasi objek dengan teknik pembuatan perangkat lunak, dimana suatu sistem dilihat sebagai objek tersendiri yang sudah mencakup data dan proses atau dapat bekerja secara mandiri dalam satu set sistem . Pada tahun 1997. UML diterima sebagai standar teknik rekayasa perangkat lunak untuk pengembangan objek. Dalam teknik perancangan sistem informasi, terdapat 4 model UML yang paling efektif penggunaanya untuk menggambarkan desain sistem (Dennis et al. , yaitu: Use Case diagram. Class diagram. Sequence diagram, dan Behavioral State Machine diagram. Empat teknik pemodelan UML ini juga disebut sebagai 4 teknik dasar . pemodelan berbasis UML. Keempat teknik pemodelan UML ini telah mendominasi penggunaannya https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi dalam proyek-proyek berorientasi objek. Sedangkan jenis pemodelan UML lain lebih banyak digunakan untuk fungsi yang lebih spesifik, namun keempat teknik pemodelan ini bisa disebut sebagai inti dari keseluruhan jenis teknik pemodelan UML. Keempat teknik pemodelan ini terintegrasi satu sama lain dan digunakan secara bersamaan untuk dapat menggantikan Diagram Alir Data (DAD) dan Entity Relationship Diagram (ERD) yang sering kita gunakan dalam System Development Life Cycle (SDLC) yang konvensional (Dennis dkk, 2. Use Case Diagram Use Case diagram digunakan untuk mengkomunikasikan interaksi manusia . dengan apa yang bisa dilakukan oleh sistem. Sebuah Use Case dapat mewakili beberapa jalur interaksi manusia dengan sistem dan setiap jalur disebut sebagai Class Diagram Class Diagram adalah model statis yang mendukung tampilan data dan informasi dari keseluruhan sistem. Penggunaan Class Diagram dikaitkan dengan struktur basis data sistem atau dapat menggantikan ERD pada proses penggambaran diagram rekayasa perangkat lunak yang konvensional. Sequence Diagram Sequence diagram mengilustrasikan objek-objek yang terdapat pada Use Case dan menggambarkan arus pesan antara satu sama lain pada Objek Use Case. Sequence Diagram bersifat dinamis dan lebih banyak menampilkan aktifitas objek berdasarkan urutan waktu. Behavioral State Machine Diagram Diagram ini digunakan untuk menunjukkan sisi dinamis dari sebuah sistem. Dalam keilmuan pemrograman berbasis Objek, diagram ini tidak digunakan sebagai pelengkap Class, namun lebih banyak digunakan untuk membantu menjelaskan algoritma sistem dari sisi Method. Adapun tujuan dari penggunaan UML adalah untuk menyediakan ilustrasi yang sering dipakai dalam terminologi perancangan sistem informasi yang berorientasi pada objek, analisis sistem perangkat lunak dan teknik pemodelan perangkat lunak METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Data yang digunakan berasal dari literatur terkait, studi kasus, dan pengalaman praktis dalam pengembangan aplikasi ceklis akreditasi. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengevaluasi setiap aspek yang relevan dengan desain sistem aplikasi ceklis akreditasi. https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 HASIL DAN PEMBAHASAN Use Case Diagram Membuat Ceklis akreditasi Gambar 1. Use Case Checklist Akreditasi Use Case Scenario Membuat Ceklis akreditasi Table 1. Use Case Checklist Akreditasi Use Case : Ceklis Akreditasi Actor : User Pre- Condition : Actor ingin menampilkan detail data, mengupdate, mendelete dan belum melakukannya Post Condition : Actor telah menampilkan detail data, mengupdate, mendelete Description : Aktor melakukan update, delete data akreditasi, dan melihat detail User Sistem Menampilkan halaman Ceklis User memilih add detail data, update, atau delete User memilih add detail data Menampilkan halaman detail data User memilih update Menampilkan halaman update User mengisi data https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi Menekan tombol Sistem mengupdate data User memilih delete User memilih data mana yang akan di Sistem mendelete data yang dipilih Skenario alternatif User mengisi data yang tidak sesuai dengan persyaratan akreditasi Sistem akan memunculkan pop up Audata tidak memenuhi persyaratan, silahkan isi kembaliAy User salah delete data Sistem akan memperingatkan dengan memunculkan pop up AuApakah anda yakin ingin menhapus data iniAy https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 Sequence Diagram Membuat Ceklis Akreditasi Gambar 3. Sequence Diagram Ceklist Akreditasi https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi Diagram Activity Membuat Ceklis Akreditasi Gambar 4. Activity Diagram Ceklist Akreditasi https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 Use Case Diagram Report Gambar 2. Use Case Diagram Report Use Case Scenario Report Tabel 2. Use Case Scenario Report Use Case : Report Actor : User, koorprodi Pre - Condition Aktor ingin mendapatkan validasi untuk checklist akreditasi Post - Condition Aktor telah mendapatkan validasi Checking berinteraksi dengan program Description Aktor mengirim data akreditasi ke Checking user untuk mendapatkan validasi User Sistem Sistem menampilkan halaman User mengisi data akreditasi User menekan tombol report Checking user mengecheck data untuk memvalidasi Checking user menekan tombol diterima Sistem mengupdate akreditasi menjadi valid Skenario alternatif https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi User mengisi data akreditasi yang salah dan sudah menekan tompol report Sistem akan memunculkan pop up AuApakah anda sudah yakin ingin mengirimkan data ini? Au Sequence Diagram Report Gambar 3. Sequence Diagram Report https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 Diagram Activity Report Gambar 4. Diagram Activity Report Use Case Diagram Cek Data Gambar 5. Use Case Diagram Cek Data Use Case Scenario Cek Data Tabel 3. Use Case Scenario Cek Data Use Case : Cek data Actor : Kaprodi Pre - Condition Kaprodi ingin mengecek data untuk membatalkan atau memvalidasi data Post - Condition Kaprodi telah membatalkan atau memvalidasi data yang di cek https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi Description Kaprodi mengecek data untuk memvalidasi atau membatalkan validasi User Sistem Kaprodi membuka file data Sistem menampilkan data Kaprodi mengecek data Kaprodi memilih validasi data Sistem otomatis mengganti data menjadi Skenario alternatif Kaprodi memilih membatalkan validasi Sistem akan otomatis membatalkan Sequence Diagram Cek Data Gambar 5. Sequence Diagram Cek Data https://ejournal. id/index. php/jdbim JDBIM (Journal of Digital Business and Innovation Managemen. Volume 2 Issue 2. Desember 2023 E-ISSN: 2962-3898 Page 180-195 Diagram Activity Cek Data Gambar 6. Activity Diagram Cek Data Analisis Dampak Dampak Operasional Dampak operasional dari aplikasi ceklis akreditasi termasuk peningkatan efisiensi, pengurangan upaya manual, peningkatan produktivitas, dan peningkatan akurasi dalam proses pengumpulan data dan penilaian Namun, aplikasi ini juga dapat memerlukan pelatihan staf dan penyesuaian alur kerja yang ada. Dampak Organisasi Dampak organisasional dari aplikasi ceklis akreditasi meliputi penghematan biaya, peningkatan kemampuan pengambilan keputusan, perubahan dalam struktur organisasi, peran pekerjaan, dan tanggung Aplikasi ini dapat membantu organisasi mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan meningkatkan efisiensi operasional. Dampak Pengembangan Dampak yang mungkin terjadi selama proses pengembangan aplikasi ceklis akreditasi termasuk alokasi sumber daya, kolaborasi tim, dan ketergantungan pada vendor atau mitra eksternal. Dalam pengembangan aplikasi ini, perlu memperhatikan penggunaan sumber daya yang efisien, pemenuhan persyaratan pengguna, dan manajemen risiko yang baik. https://ejournal. id/index. php/jdbim Buhori. Nurfathan Samnaufal Razzaq. Fiqih Zulfikar Fahmi Irsyad Daffa Armawaddi. Analisis Desain Sistem: Aplikasi Ceklist Akreditasi Program Studi Analisis Desain Sistem Ringkasan Pengembangan Pengembangan sistem aplikasi ceklis akreditasi melibatkan tahapan seperti pengumpulan persyaratan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan implementasi. Tim pengembangan harus mengikuti praktik terbaik dalam pengembangan perangkat lunak dan memastikan skalabilitas, keandalan, dan keamanan sistem. Kelemahan dan Batasan Kelemahan dan batasan dari aplikasi ceklis akreditasi meliputi kerentanan terhadap serangan keamanan, ketergantungan pada infrastruktur IT yang baik, dan risiko kegagalan sistem. Selain itu, keterbatasan mungkin terjadi dalam adaptasi pada kebutuhan organisasi khusus atau kompleksitas penggunaan yang tinggi. Alternatif dan Trade-off yang Dipertimbangkan Dalam desain aplikasi ceklis akreditasi, alternatif yang mungkin dipertimbangkan meliputi penggunaan sistem yang sudah ada dan dikustomisasi, penggunaan solusi perangkat lunak pihak ketiga, atau membangun sistem dari awal. Trade-off yang harus dipertimbangkan meliputi biaya, waktu pengembangan, kompleksitas, dan fleksibilitas KESIMPULAN Analisis desain sistem aplikasi ceklis akreditasi memberikan wawasan tentang dampak operasional, dampak organisasional, dan dampak pengembangan yang dapat dihadapi. Kelemahan dan batasan sistem harus diperhatikan dalam pengembangan aplikasi ini. Memahami alternatif dan trade-off yang telah dipertimbangkan akan membantu dalam mengambil keputusan yang tepat dalam merancang sistem aplikasi ceklis akreditasi yang efektif. DAFTAR PUSTAKA