Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 PENGEMBANGAN MODUL PERMAINAN BOLAVOLI MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM 2013 UNTUK PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C KELAS XII Wahyu Hananingsih, & Sylvana Yaka Saputra Wahyuhananingsih545@gmail. Universitas Islam Negeri Mataram Dosen Universitas Nahdlatul Ulama NTB Abstrak Pembelajaran PJOK secara umum dan khususnya pada materi permainan bolavoli membutuhkan modul dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta didik dan dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru, karena pelakasanaan pembelajaran disalah satu jalur pendidikan yaitu jalur nonformal terkadang peserta didik kurang memahami apa yang disampaikan oleh guru. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah modul permainan bolavoli menggunakan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 untuk pendidikan kesetaraan paket C kelas XII yang valid. Metode pengembangan yang akan dilakukan harus terarah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Prosedur pengembangan yang ditempuh untuk menghasilkan produk modul permainan bolavoli dengan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 dibagi dalam 4 . tahap, yaitu: . Analisis Pendahuluan, . tahap perancangan, . tahap validasi/expect judgman dan . dan Finalisasi produk. Adapun alur tahapan pelaksanaan prosedur pengembangan modul permainan bolavoli dengan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 untuk pendidikan kesetaraan paket c kelas XII. Kesimpulan dari peneltian ini adalah diketahui rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada produk bahan ajar yang Dari 12 item penilaian pada bahan ajar diperoleh rerata skor pada tahap I adalah 3,33 dan 3,25 yang apabila dikonversi menjadikan produk media berupa bahan ajar pada tahap I masuk dalam kategori Aucukup validAy. Kemudian rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada tahap II adalah 3,91dan 3,83 termasuk dalam kategori AuvalidAy. Berdasarkan hasil ujicoba modul permainan bolavoli terkait dengan pelaksanaan teknik-teknik dasar dalam permainan bola voli terhadap peserta didik mendapatkan nilai rata-rata skor sebesar 80,83 dari 30 peserta didik. Kata kunci: Modul. Permainan Bolavoli. Pendekatan Saintifik. Kurikulum 2013. Pendidikan Kesetaraan. Paket C Kelas XII Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index PENDAHULUAN Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 menyebutkan bahwa salah satu tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan Mengingat NegaraKesatuan Republik Indonesia, keadaan geografis, dan social-budaya-ekonomi yang beragam banyaknya warga Negara yang tidak terjangkau layanan pendidikan melalui jalur Berdasarkan permasalahan tersebut, untuk memperluas akses pendidikan. daerah-daerah memberikan layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi pemerintah menyelenggarakan pendidikan jalur nonformal. Penyelenggaraan pendidikan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang karena sesuatu hal tidak berkesempatan mengikuti pendidikan melalui jalur formal, salah satunya melalui Pendidikan Kesetaraan Paket C. Program pendidikan kesetaraan Paket C adalah layanan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal yang ditujukan bagi masyarakat yang karena berbagai faktor tidak dapat menyelesaikan pendidikannya atau putus sekolah ditingkat SMA/SMK/MA yang diselenggarakan oleh lembaga atau satuan gilirannya lulusannya diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dinyatakan dan diakui setara dengan lulusan SMA/SMK/MA. Dengan modul, peserta didik dapat mengukur sendiri tingkat penguasaan mereka terhadap materi yang dibahas pada setiap satuan modul dan sebaliknya, jika peserta didik belum mampu menguasai, maka mereka akan diminta untuk mengulangi dan mempelajari kembali. Sementara itu, untuk menilai baik tidaknya atau bermakna tidaknya suatu modul ditentukan oleh mudah tidaknya suatu modul digunakan oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran dengan modul memungkinkan peserta didik yang memiliki kecepatan tinggi dalam belajar akan lebih cepat menyelesaikan satu atau lebih kompetensi dasar dibandingkan Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 dengan peserta didik lainnya. Oleh karena itu, modul harus menggambarkan kompetensi dasar yang akan dicapai dan disajikan dengan bahasa yang baik, menarik, serta dilengkapi dengan TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Modul Modul adalah bagian kesatuan belajar yang terencana yang dirancang untuk membantu siswa secara individual dalam (Sukiman, 2011:. Selain itu Prastowo. A . 2: . menyatakan modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sesuai usia dan tingkat pengetahuan mereka agar mereka dapat belajar secara mandiri dengan bimbingan minimal dari pendidik. Penilaian Modul Pengembangan modul tentunya memiliki penilaian khusu agar nantinya dapat menghasilkan modul yang berkualitas. Menurut depdiknas . menyatakan komponen evaluasi dari sebuah modul terdiri dari komponen kelayakan, komponen keabhsahan komponen pnyajian dan komponen ke grafikan. Permainan bolavoli Permainan bola voli adalah sebuah menyenangkan dan bias dilakukan di lapangan (Ahmad Rithuaudin dan Bermadicta dan Sri Hartati, 2016:. Menurut Ahmadi . yang kompleks yang tidak mudah dilakukan setiap orang sebab dalam permainan bolavoli disebabkan koordinasi gerak yang benar-benar bias diandalakan untuk melakukan semua gerakan. Dari kedua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa permainan bola voli adalah permainan yang dimainkan oleh 2 tim yang masing-maising terdiri dari 6 orang pemain yang dimainkan di atas lapangan dan dibutuhkan koordinasi dalam melakukan setiap Adapun teknik dasar dalam permaian bolavoli yaitu servis, passing, smash dan block. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Pendekatan Saintifik Proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengkonstruksikan konsep, hukum atau prinsip tahapan-tahapan merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, megumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisi data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang ditemukan (Daryanto, 2014:. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian Menurut Maksum. A . 2: . penelitian pengembangan adalah suatu penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada. Selain itu dikemukakan juga oleh sugiyono . mengatakan metode penelitian menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Metode pengembangan yang akan dilakukan harus terarah sesuai dengan tujuan yang ingin Populasi dan Sampel Penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu sebuah tehnik pengambilan sampel yang ciri atau karakteristiknya sudah diketahui terlebih dahulu berdasarkan ciri atau sifat populasi dan criteria sampel ditentukan oleh peneliti sesuai dengan tujuan penelitian (Maksum, 2012: . Berdasarkan hal tersebut, maka sampel yang diambil khusus pada pendidikan kesetaraan atau pendidikan jalur nonformal Paket C Kelas XII di PKBM Al-hidayah tanjung karang mataram Instrumen Pengumpulan Data Instrumen adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena social maupun alam yang diamati (Sugiyono, 2010:. Dalam hal ini instrument pengumpulan data berupa instrument penilaian. Instrumen penilaian Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 yang dimaksud untuk menilai produk yang sudah ada yang digunakan untuk mengukur tingkat kevalidan modul permainan bolavoli berupa lembar validasi. Adapun aspekaspek dalam penilaian kevalidan modul ini yaitu kelayakan sampul, kelayakan isi, bahasa, gambar, dan latihan soal Teknik Analisa Data Metode pengolahan data menggunakan analisis data yang sesuai dengan data yang dikumpulkan dalam penelitian ini. Data yang didapatkan dianalisis untuk menjawab pertanyaan pada rumusan masalah yaitu apakah produk yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan atau belum. Penilaian terhadap kevalidan modul permainan bolavoli menggunakan skala penilaian yaitu, sangat kurang=1, kurang baik =2, cukup baik =3, baik =4, dan sangat baik =5. Skor yang diperoleh daripenilaian ahli. Untuk Modul permainan bolavoli menggunakan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013. Pengembangan modul permainan bolavoli dalam hal ini menggunakan model Bold & Gumb. Pengembangan model ini dimulai dari tahap analisis penduluan, desain Produk, realisasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi modul permainan pakar ahli/experct Validasi yang dimaksud adalah konten validity, sehingga modul divalidasi oleh 2 orang ahli sebanyak 2 tahap. Analisis data menggunakan kriteria kevalitan. Dengan demikian melalui penelitian ini diharapkan menghasilkan produk yakni . Modul permainan bolavoli menggunakan pendekatan saintifik dalam kurikulum 2013 untuk Pendidikan kesetaraan paket c kelas XII. Artikel pengembangan modul permainan bolavoli menggunakan pendekatan saintifik dalam Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Validasi Ahli Materi Pada penilaian tahap II ini, kedua ahli materi memberikan apresiasi yang sangat baik pada kualitas dan isi materi pada bahan ajar yang berupa modul yang dikembangkan. Secara keseluruhan kualitas materi yang disajikan pada bahan ajar masuk pada kategori valid dengan jumlah skor 47 dengan rerata 3,91 dan skor 46 dengan rerata 3,83, sehingga layak untuk diuji cobakan kepada responden tanpa harus direvisi Kategori akhir penilaian tahap I dan II pada bahan ajar yang merupakan produk awal dari pengembangan yang berisi materi pembelajaran permainan bola voli di atas diperoleh dari konversi data kuantitatif ke data kualitatif dengan skala lima seperti yang tercantum dalam tabel sebagai berikut: Tabel 1. Kategori Penilaian Keterangan: Va adalah nilai penentuan tingkat kevalidan perangkat pembelajaran yang dikembangkan (Syahrir &Sanapiah, 2013:. Data Uji Coba Setelah produk bahan ajar divalidasi oleh ahli materi, kemudian produk diujicobakan kepada peserta didik. Uji coba tahap pertama adalah uji coba kelompok yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi kesalahan yang secara nyata terdapat dalam produk dan mendapatkan komentar dari peserta didik sebagai responden. Data yang diperoleh dari uji coba ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk melakukan revisi produk sebelum Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 Data dari hasil uji coba kelompok diperoleh dengan cara menampilkan produk awal yaitu bahan ajar yang telah divalidasi dengan disertai lembar evaluasi untuk peserta didik berupa kuisioner pada produk tersebut. Penilaian dan masukan yang diberikan oleh peserta didik dituangkan dalam kuisioner dan juga disampaikan secara lisan yang dicatat oleh Pelaksanaan uji coba dilaksanakan pada tanggal 2 September 2019. Responden pada uji coba ini terdiri dari 30 peserta didik kelas XII di PKBM Al-hidayah tanjung karang mataram dengan kemampuan yang beragam dalam kemampuan berbeda dalam penguasaan materi pendidikan, jasmani, olahraga, dan kesehatan, serta memiliki pengetahuan beragam dalam materi pendidikan, jasmani, olahraga, dan Berikut data yang diperoleh dari pelaksanaan uji coba kelompok Tabel 1 Skor Penilaian Bahan Ajar Materi Permainan Bolavoli pada Uji Coba Kelompok Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa skor uji coba kelompok yang dilakukan oleh 30 orang peserta didik termasuk dalam kategori valid. Secara keseluruhan jumlah rerata skor penilaian pada bahan ajar yang dikembangkan adalah 3. Selain data di atas, peniliti juga mendapat masukan secara lisan yang dicatat pada saat penilaian berlangsung. Secara umum komentar dari peserta didik adalah sebagai berikut: Menarik dan menyenangkan untuk dipelajari, karena didukung oleh gambar yang menarik Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Materi yang disampaikan dalam modul jadi lebih mudah dipahami Analisis Data Analisis Data Hasil Validasi Ahli Materi Data dari ahli materi di peroleh dengan menunjukkan produk yang dikembangkan yaitu berupa bahan ajar disertai dengan lembar evaluasi untuk ahli materi berupa kuisoner. Proses validasi pada materi dengan ahli materi dilakukan melalui II tahap evaluasi. Data yang diperoleh dari hasil validasi materi oleh ahli materi pada tahap I dan tahap II. Kemudian hasil akhir dari kesuluruhan data yang diperoleh dari tahap validasi materi oleh ahli materi di rangkum oleh peneliti dan disajikan pada table berikut ini. Tabel 2. Rerata Skor Keseluruhan Data Validasi Materi oleh 2 Ahli Materi Dari tabel di atas dapat diketahui rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada produkbahan ajar yang dikembangkan. Dari 12 item penilaian pada bahan ajar diperoleh rerata skor pada tahap I adalah 3,33 dan 3,25 yang apabila dikonversi menjadikan produk media berupa bahan ajar pada tahap I masuk dalam kategori Aucukup validAy. Kemudian rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada tahap II adalah 3,91dan 3,83 termasuk dalam kategori AuvalidAy. Selain memberikan penilaian di atas, ahli materi juga memberikan saran perbaikan dikembangkan yang oleh peneliti dijadikan sebagai pedoman perbaikan. Revisi telah dilakukan sesuai dengan sara-saran yang Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 Analisi Data Hasil Uji Coba Kelompok Setelah produk divalidasi oleh ahli diujicobakan, kemudian produk tersebut segera diujicobakan kepada peserta didik. Data yang diperoleh dari uji coba kelompok merupakan data kuantitatif berupa skor penilaian dari peserta didik yaitu rerata skor 3,87 yang kemudian diubah menjadi data kualitatif yang menyatakan kualitas produk bahan ajar yang di kembangkan valid sesuai dengan masukan yaitu modul menarik karena materi yang disajikan disertai gambar dan langkah-langkah yang jelas sehingga sangat mudah dipahami. Hasil Uji Coba Peserta Didik Berdarkan hasil ujicoba modul terkait dengan pelaksanaan teknik dasar bola voli terhadap peseta didik mendapatkan nilai ratarata skor sebesar 80,83 dari 30 peserta didik. SIMPULAN Dapat diketahui rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada produkbahan ajar yang dikembangkan. Dari 12 item penilaian pada bahan ajar diperoleh rerata skor pada tahap I adalah 3,33 dan 3,25 yang apabila dikonversi menjadikan produk media berupa bahan ajar pada tahap I masuk dalam kategori Aucukup validAy. Kemudian rerata skor yang didapat dari penilaian ahli materi pada tahap II adalah 3,91dan 3,83 termasuk dalam kategori AuvalidAy. Data yang diperoleh dari uji coba kelompok merupakan data kuantitatif berupa skor penilaian dari peserta didik yaitu rerata skor 3,87 yang kemudian diubah menjadi data kualitatif yang menyatakan kualitas produk bahan ajar yang di kembangkan valid sesuai dengan masukan yaitu modul menarik karena materi yang disajikan disertai gambar dan langkah-langkah yang jelas sehingga sangat mudah dipahami. Berdarkan hasil ujicoba modul terkait dengan pelaksanaan teknik dasar bola voli terhadap peserta didik mendapatkan nilai Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index rata-rata skor sebesar 80,83 dari 30 peserta DAFTAR RUJUKAN Agus Susilo, dkk. , yang berjudul AuPengembangan Modul Berbasis Pembelajaran Saintifik Peningkatan Kemampuan Mencipta Siswa dalam Proses Pembelajaran Akuntansi Siswa Kelas XII SMA N1 SlogohimoAy Ahmadi. Nuril. Panduan Olahraga Bolavoli. Solo: Era Pustaka Utama Ahmad Rithaudin dan Barnadicta Sri Hartati . AyUpaya Meningkatkan Pembelajaran Passing Bawah Permainan Bolavoli dengan Permainan Bola Pantul pada Siswa Kelas IV SD Negeri Glagahomb ITempel Sleman YogyakartaAy Daryanto. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Penerbit Gava Media Depdiknas. Kompetensi Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Depdiknas Direktorat Pembinaan SMK. Teknik Penyusunan Modul. Bahan Bimbingan Teknis. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional E. Mulyasa. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya Irma Damayanti. AuPengembangan Modul Berorientasi Pendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran IPA Materi Pokok Sistem Peredaran Darah Siswa Kelas XI MA Syech Yusuf. Majid. Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Interes Media Maksum. Ali. Metodologi Penelitian dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press Mulyoto. Strategi Pembelajaran di Era Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 Prastowo. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta Sukiman. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani Sukmadinata. Nana Syaodih. Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosda Karya. Syahrir & Sanapiah . AuKomik Matematika Pembelajaran Matematika Sekolah DasarAy Winkel. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi