16 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Jurnal Info Kesehatan Vol 17. No. Juni 2019, pp. P-ISSN 0216-504X. E-ISSN 2620-536X Journal DOI: https://doi. org/10. 31965/infokes Website: http://jurnal. id/index. php/infokes RESEARCH Open Access Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun Kartini tinigenipo@gmail. Namora Lamongga Lubis. Tengku Moriza namoralubis041072@gmail. tengkumoriza@gmail. Mahasiswa KMPK. Fakultas Kesehatan masyarakat A. Institut Kesehatan Helvetia Medan Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat. Institut Kesehatan Helvetia Abstrak Kanker payudara dapat dideteksi dini dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang bertujuan mencegah risiko tingkat lanjut dan dapat menurunkan angka kematian pada penderita, karena kanker dapat ditemukan lebih awal sehingga akan memberikan harapan hidup yang lebih lama. Tujuan peneliti ini untuk mengetahui faktor keterlambatan pengobatan pada wanita penderita kanker payudara di RSUD Kabupaten Simeulue tahun 2018. Penelitian ini meggunakan kualitatif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang Faktor keterlambatan pengobatan pada wanita penderita kanker payudara di RSUD Kabupaten Simeulue. Analisis data meliputi pengelolahan data dengan tahapan data reduction, data display, dan conclusion or verificasion. hasil penelitian diperoleh informasi terjadinya keterlambatan pengobatan kanker payudara salah satunya oleh tingkat pendidikan informan, pengentahuan dan fasilitas pengobatan yang kurang lengkap, sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam penanganan kanker payudara. Sedangakan faktor pendukung keluarga, teman dan petugas kesehatan hanya meyakinkan informan untuk segera mengobati penyakitnya secara tuntas. Faktor keterlambatan pengobatan yaitu pendidikan dan pengetahuan rendah, keterlambatan pengobatan di tempat pengobatan sebelumnya tidak lengkap, faktor keterlambatan pengobatan karena ketiga komponen faktor ini baik keluarga, teman ataupun petugas kesehatan hanya menguatkan informan untuk segera mengobati penyakitnya. Kata kunci: Sadari. Kanker Payudara Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 17 Analysis Of Factors that Influence Of Delay Treatment In Breast Cancer Patients In The 2018 Simeulue Regional Hospital Abstract Breast cancer can be detected early by conducting breast self-examination (REALIZING) which aims to prevent the advanced risk and can reduce the mortality rate in patients, because cancer can be found early so it will give Longer life expectancy. The aim of this researcher is to know the factors of late treatment in women with breast cancer in the district of Simeulue HOSPITAL in 2018. This research is a qualitative method of research that is done with the main goal to make a description or a descriptions of the delay treatment in women who suffer from breast cancer in the district HOSPITAL. Simeulue. Data analysis includes data processing with data reduction, display data, and conclusion or verificasion stages. The results of the study obtained the delay of treatment of breast cancer one of them by the level of education of the informant, knowledge and treatment facilities that are less complete, resulting in a delay in Breast cancer treatment. As a family support factor, friends and health workers only convince the informant to immediately treat the illness completely. The delay in treatment is low education and knowledge, late treatment at the previous treatment is incomplete, the delay of treatment due to the three components of this factor either family, friends or officers Health only strengthens the informant to immediately treat the disease. Keywords: notice, breast cancer * Correspondence: tinigenipo@gmail. Present Address: 107. Kapten Sumarsono St. Medan Helvetia Medan City. Indonesia AThe Author. This article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4. 0 International License . ttp://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/), which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided you give appropriate credit to the original author. and the source, provide a link to the Creative Commons license, and indicate if changes were made. The Creative Commons Public Domain Dedication waiver . ttp://creativecommons. org/publicdomain/zero/1. applies to the data made available in this article, unless otherwise stated. 18 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. PENDAHULUAN Kanker pengetahuan masih dipengaruhi oleh karsinoma yang berasal dari duktus atau pendidikan maupun ekonomi. Benjolan di payudara bukan berarti kanker. merupakan masalah global dan isu Sehingga untuk memastikannya, setiap kesehatan internasional yang penting. Kanker payudara adalah kanker ganas Setiap yang sering terjadi pada wanita di Negara sebaiknya setiap perempuan melakukan maju dan nomor dua setelah kanker pemeriksaan sendiri terhadap payudara, serviks di Negara berkembang, serta untuk mengetahui adanya benjolan atau merupakan 29 % dari seluruh kanker perubahan di payudara . Kanker yang diagnosa setiap tahun . SADARI Menurut data WHO tahun 2013, insiden kanker meningkat dari 12,7 juta perempuan sejak merasakan adanya kasus tahun 2008 menjadi 14,1 juta pertumbuhan payudara dengan tujuan kasus tahun 2012, untuk lebih membiasakan diri dalam kematian meningkat dari 7,6 juta orang tahun 2008 menjadi 8,2 juta pada tahun selain sebagai sarana deteksi dini kanker dengan jumlah . payudara, karena dengan melakukan Penelitian yang dilakukan oleh pemeriksaan dini, kanker payudara bisa Ristarolas Tiolena H . , bahwa dicegah dari risiko yang lebih tinggi, faktor-faktor kematian penderita karena kanker yang mempengaruhi 2 faktor yaitu : yaitu ditemukan pada stadium awal akan faktor predisposisi . redisposing facto. memberikan harapan hidup lebih lama. Minat masyarakat untuk melakukan pemeriksaan SADARI masih . redisposing Faktor . nabling rendah, hal ini banyak dipengaruhi oleh pengobatan yaitu pendidikan informan Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 19 merespon terhadap penyakitnya. nabling terdapat 312 wanita yang menderita kanker payudara . Survey Yayasan Payudara, pengobatan yaitu fasilitas pengobatan di tempat pengobatan tidak lengkap . Berdasarkan estimasi Globocan. International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, kanker Penyebaran informasi mengenai faktor resiko kanker payudara dan pemeriksaan Kesehatan Masih banyak wanita yang presentase kasus baru tertinggi . ,3%) . ,9%) pada perempuan di dunia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar melakukan deteksi dini yaitu sebanyak tahun 2013, prevalensi kanker payudara 80% masyarakat tidak mengerti akan di Indonesia mencapai 0,5 per 1000 Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit tahun 2010, paham, sementara sisanya . ,5%) tidak kanker payudara adalah jenis kanker tahu tentang pemeriksaan payudara. Negara lain program-program deteksi maupun rawat inap mencapai 12. dini kanker payudara telah banyak orang . ,7%) . 11,5% Kanker payudara di Indonesia Penderita kanker payudara di menempati urutan pertama pada pasien Aceh pada Periode 2010 berjumlah 574 rawat inap di seluruh RS di Indonesia orang, periode 2011 berjumlah 524 orang dan priode Januari s/d juni 2012 dilakukan oleh Muhamad tahun 2010- berjumlah 219 orang, dengan berbagai 2011 di RSUP H. Adam Malik Medan tingkat stadium . 16,85%. Penelitian 20 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Masyarakat menimgkat menjadi 20 kasus Kanker penyakit datang ke pusat pelayanan payudara kemudian tahun 2018 Januari kesehatan sudah dalam stadium lanjut s/d April terdapat 5 kasus Stadium lanjut dikarenakan mereka tidak merasakan . isease but not illnes. Masyarakat Program Pencegahan belum menjadikan kesehatan prioritas dilakukan adalah Kanker payudara dapat di dalam hidupnya sehingga masyarakat dideteksi sedini mungkin dan bisa lebih memilih memprioritaskan tugas- dilakukan sendiri di rumah. Cukup tugas yang lebih penting daripada beberapa menit, sebulan sekali, dengan mengobati sakitnya karena kondisi sakit itu dianggap tidak akan mengganggu Melakukan kegiatan atau tugasnya sehari-hari. (SADARI) Perilaku atau usaha untuk mengobati penyakitnya sendiri baru akan timbul apabila mereka diserang penyakit dan SADARI secara rutin, yakni setiap merasakan sakit. Mereka mengobati bulan pada hari ke-1 s/d hari ke-3 setelah bersih menstruasi. Lakukan obat-obatan SADARI bisa dilakukan perempuan dari warung atau memilih pengobatan sejak merasakan adanya pertumbuhan tradisional . payudara dengan tujuan untuk lebih Data membiasakan diri dalam memeriksakan Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue payudara sejak dini selain sebagai tahun 2012 terdapat 8 kasus kanker sarana deteksi dini kanker payudara, payudara 1 orang meninggal dunia karena dengan melakukan pemeriksaan sebelum mendapat penanganan, pada dini, kanker payudara bisa dicegah dari tahun 2013 s/d juni 2015 terdapat 13 risiko yang lebih tinggi, serta dapat kasus dan 11 kasus ditemukan sudah menurunkan angka kematian penderita mencapai pada stadium lanjut (Stadium karena kanker yang ditemukan pada Dan Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 21 stadium awal akan memberikan harapan hidup lebih lama. Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang Tujuan umum dalam penelitian melakukan penginderaan terhadap suatu ini adalah untuk menganalisis faktor objek tertentu. Penginderaan terjadi keterlambatan pengobatan pada seluruh melalui panca indera manusia, yakni wanita penderita kanker payudara di rumah sakit umum daerah semeulue penciuman, rasa dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperole Tujuan khusus Untuk mengetahui hmelalui mata dan telinga. Pengetahuan atau kognitif merupakan domainan yang keterlambatan pengobatan pada wanita penderita kanker payudara di RSUD tindakan seseorang . vert behavio. Kabupaten Simeulue tahun 2018. Penyebab Kanker Payudara Sikap (Attitud. Penyebab kanker payudara belum Sikap diketahui secara pasti. Penyebab kanker payudara termasuk multifaktorial, yaitu tindakan terhadap suatu objek dengan banyak faktor yang terkait satu dengan cara yeng menunjukkan rasa suka atau tidak suka terhadap objek tersebut. Beberapa Sikap besar dalam terjadinya kanker payudara adalah riwayat keluarga, hormonal, dan seseorang terhadap suatu objek. faktor lain yang bersifat eksogen. adalah kesiapan atau kesediaan untuk bertindak bukan merupakan pelaksanaan Faktor-Faktor Yang Memengaruhi motif tertentu. Sikap belum merupakan Keterlambatan Pengobatan Pada suatu tindakan atau aktifitas akan tetapi Wanita Penderita Kanker Payudara merupakan suatu predisposisi untuk Pengetahuan . terjadinya suatu prilaku. 22 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Pendidikan penyakit itu disebabkan oleh penyebab Pendidikan merupakan sebuah . Terkadang fenomena antropologis yang usianya menghubung-hubungkan hampir setua dengan sejarah manusia itu sesuatu yang gaib, sihir, roh jahat atau iblis yang mengganggu manusia dan Mengacu Machiavelli Niccolo menyebabkan sakit. Beberapa penyempurnaan diri manusia secara masyarakat lebih memilih pengobatan terus menerus. Ini terjadi karena secara kodrati manusia memiliki kekurangan Baginya, . Faktor Sosial : dimana faktor ini pendidikan merupakan salah satu cara melibatkan interaksi sosial yang bagi manusia untuk melengkapi apa yang kemudian diberikan sugesti-sugesti kurang dari kodratnya pendidikan dapat melengkapi ketidak sempurnaan dalam pengaruh oleh seseorang sehingga kodrat alamiah kita. Kepercayaan Terhadap Pengobatan Masing-masing pandangan/pengaruh tanpa harus berpikir lama. Faktor ekonomi : faktor ini sangat memiliki berbagai pengobatan untuk berperan besar dalam penerimaan penyembuhan anggota masyarakatnya atau penolakan suatu pengobatan karna faktor ini sebagai pemerkuat Berbeda kedokteran yang menganggap bahwa mikroorganisme, kemudian diberi obat dan obat tersebut dapat mematikan biaya, dan waktu. mikroorganisme penyebab penyakit. Pada masyarakat tradisional, tidak semua . Faktor budaya : budaya merupakan adat-istidadat. Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 23 kejenuhan sang penderita kebiasaan masyarakat. Nilai-nilai dalam proses pengobatan membuat alternatif pengobatan lain yang Semua kebudayaan memiliki cara- cara pengobatan sesuai dengan . kepercayaan pada suku bangsanya . Faktor manfaat dan keberhasilan : dalam hal ini suku bangsa sangat keberhasilan dan efektifitas dari mendominasi pertimbangan untuk alasan yang sangat berpengaruh bangsa yang di anut. Beberapa pemilihan pengobatan . Faktor pengetahuan : sebagian ilmiah atau melibatkan kekuatan diperoleh melalui alat indera atau tergantung bagaimana kepercayaan pikiran yang merupakan hal yang dari suku bangsa sang pasien. sangat penting untuk terbentuknya . Faktor psikologis : peranan sakit tindakan seseorang, pengetahuan merupakan suatu kondisi yang tidak menyenangkan, karena itu . berbagai cara akan dijalani oleh . Kepercayan . terhadap kesembuhan maupun meringankan beban sakitnya, termasuk datang kepelayanan pengobatan alternatif. salah satu unsur dari 4 unsur utama . Faktor pelayanan : faktor ini disebabkan . erutama pilihan berobat, menyatakan J. 24 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Young . dalam Muzaham . Penelitian . medilakukan di Rumah Sakit umum Daerah Simeulu yang dilakukan pada Fasilitas Pengobatan Fasilitas bulan januari 2018 sampai dengan April Penentuan subyek dalam penelitian salah satu unsur dalam pengambilan ini menggunakan teknik studi kasus, keputusan pengobatan dalam model Fasilitas pertimbangan tertentu yang dibuat oleh kesehatan adalah suatu alat atau tempat peneliti sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui Sebelumnya. Dalam penelitian ini subyek kesehatan, baik promotif, preventif, dibagi dua kategori yaitu informan utama dan informan triangulasi. Karateristik informan utama adalah Wanita penderita pemerintah daerah atau masyarakat. kanker payudara yang pernah berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue. METODE PENELITIAN Sedangkan menjadi Informan Jenis penelitian Kualitatif adalah dalam penelitian ini yang memiliki yaitu kriteria antara lain : seluruh wanita dilakukan penderita kanker payudara, di Rumah dengan tujuan utama untuk membuat Sakit Umum Daerah gambaran atau deskripsi tentang suatu bersedia keadaan secara objektif. dengan penelitian Simeulue Analisis metode wawancara semi terstruktur yaitu digunakan dalam penelitian ini adalah jenis wawancara yang sudah termasuk dalam kategori in- depth interview yang penelitian direkam menggunakan Hp dimana dalam dilapangan Pada bila model Miles dan Huberman. Pada model Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 25 analisis data ini meliputi pengolahan data dengan tahapan : Tabel In-depth interview Wawancara secara mendalam Sebagian besar informan mengetahui terhadap informan mengenai gejala kanker payudara adalah adanya faktor-faktor keterlambatan pengobatan kanker payudara informan yang lain mengetahui gejala Observasi Sebagian kanker payudara adalah adanya rasa sakit Untuk melihat latar informan, pada payudara sedangkan satu orang kebiasaan informan payudara adalah mulai timbul luka pada pandangan terhadap Rumah Sakit. payudara dan puting susu seperti koreng Conclusion verification atau eksim yang dikatakan . esimpulan atau verifikasi dat. Kesimpulan kualitatif merupakan temuan baru yang Seluruh . Sebelumnya belum pernah ada. Temuan mengetahui tentang penyebab kanker dapat berupa deskripsi atau gambaran payudara. Seluruh informan mengetahui suatu objek yang sebelumnya masih pengobatan kanker payudara adalah remang- remang atau gelap sehingga operasi. Mengenai setelah diteliti menjadi jelas, dan dapat informan hipotesis atau teori. SADARI, SADARI adalah meraba payudara untuk mendapatkan informasi tentang SADARI HASIL DAN PEMBAHASAN Informan Hasil sebelumnya tidak mengetahui tentang Pengetahuan SADARI. 26 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Tabel 1 Pengetahuan Informan tentang Kanker Payudara Informan Bagaimana Ibu awalnya bisa tahu jika Ibu terkena kanker yang telah terlambat untuk di berobat? Apakah ibu dulu pernah melakukan SADARI ? bagaimana gejala yang ibu rasakan pada saat belum tahu itu kanker payudara ? Apakah ibu tahu jika benjolan tersebut adalah gejala awal kanker payudara? Bagaimana Reaksi ibu begitu tahu ada benjolan ? Awalnya saya fikir tumbuh bisul mafotong . di payudara terus demam bu, kemudian saya pergi untuk berobat ke Rumah Sakit di situ saya tahu bahwa saya terkena kanker payudara stadium lanjut Pernah bu, dulu saya di ajarkan sama penyuluh kesehatan SADARI itu periksa payudara sendiri Pertama kali timbul seperti ada benjolan terasa terpegang sama saya pada saat saya tidur terlentang, tertekan sama anak, kok sakit kali bu. terus saya pegang kok ada bisul mafotong . Tahu dari adik saya dan juga tahu dari TV. Saya jadi susah bu, apa lagi Dokter langsung menyarankan saya agar cepat-cepat berangkat ke Banda Aceh atau kemana yang penting keluar daerah untuk segera diperiksa seara bertahap. Awalnya saya sakit kanker seperti ini mungkin bisa jadi karena saya stres karena ulahnya suami saya. Suami saya berselingkuh dengan istrinya sekarang bu. Sebetulnya saya malu lah bu menceritakanya. Tidak bu, saya tidak pernah melakukan SADARI baru ini Saya dengar dari ibu bahwa ada pemeriksaan SADARI lagia saya malu diperiksa sama orang bu. Terasa sedikit berdenyut. Gak tahu bu. Setelah sakit di bagian payudarah saya bu. Setelah kurang ASI nya kan sudah terasa kendor. Jadi sewaktu saya bersih-bersih putingnya itu seperti ada bulatan dan saya takut. Kok bisa begini ya ? begitu saya tekan jari saya seperti ada tekanan dari dalam. saya rasa-rasa terasa ada benjolan sebesar telur ayam Gak Pernah bu, gak tau saya apa itu SADARI bu. Setelah kurang ASI nya kan sudah terasa kendor. Jadi sewaktu saya bersih-bersih putingnya itu seperti ada Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 27 bulatan dan saya takut. Kok bisa begini ya ? begitu saya tekan jari saya seperti ada tekanan dari dalam. terus saya rasa-rasa terasa ada benjolan sebesar telur ayam Gak tahu saya bu saya fikir bisul Ada benjolan di payudara seperti kelereng makin lama makin membesar. Setelah saya diperiksa beberapa kali tapi dokternya mengatakan baru dicurigai kanker dan pada saat itu saya semakin sakit demam saya makin tinggi, pusing sudah minum obat belum juga kurang. Tidak bu, saya tidak pernah melakukan SADARI baru ini Saya dengar dari ibu bahwa ada pemeriksaan SADARI lagia saya malu diperiksa sama orang bu. Terasa sedikit berdenyut. Gak tahu bu. Kami sudah pasrah dan kami sudah memang dibilang dokter dari simeulue kemungkinan saya kena kanker payudara dan segera di operasi, kami sudah siap menerimanya bu. Petama saya sakit kanker seperti ini mungkin bisa jadi karena saya stres karena ulahnya suami saya. Suami saya berselingkuh dengan istrinya sekarang bu. Sebetulnya saya malu lah bu menceritakanya. Tidak bu, saya tidak pernah melakukan SADARI baru ini Saya dengar dari ibu bahwa ada pemeriksaan SADARI lagia saya malu diperiksa sama orang bu. Terasa sedikit nyeri bu. Gak tahu bu. Saya takut untuk oprasi dan saya malu rasanya kalau di angkat payudara saya. Sikap Informan dari orang lain namun mereka setuju Tabel 2 dapat diketahui bahwa sebagian informan berpendapat atau Sebagian informan yang lainnya setuju memiliki gejala yang sama dengan penyakitnya adalah penyakit kanker kanker payudara yang mereka dengar Seluruh 28 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. dengan pengobatan kanker payudara oleh dokter karena informan yakin Tabel 2 Sikap Informan tentang Kanker Payudara Informan - Bagaimana reaksi Ibu disaat didiagnosa terkena kanker? - Apa yang ibu lakukan? - Apakah ibu setuju untuk melakukan pengobatan secara rutin? Saya takut, saya merasa sedih Saya langsung ingin berobat secara tuntas begitu juga dengan suami saya, sebelum penyakit saya semakin berbahaya. Ya setuju berobat karena, supaya sembuh. Saya sangat khawatir, jantung saya berdebar- debar sehingga saya sulit untuk tidur. Saya minum obat-obatan tradisional selain berobat kedokter. Ya langsung berobat begitu tau kanker payudara. Ya biar Saya khawatir dan takut, tapi percaya apa yang dibilang dokter itu Langsung melakukan pengobatan Ya, setujulah berobat, biar sembuh kan bahaya. Awal saya bingung, karena punya saya gak ada rasa sakit. Begitu diperiksa dokter sudah stadium 2 dan 3 Karena tidak sakit saya urut-urut saja dengan minyak angina Setuju, harus diobati biar gak bahaya. Saya merasa menyesal, kerena sebelumnya bidan yang ada di Pustu dekat rumah saya, bahwa itu adalah gejala kanker, tapi kata suami saya itu adalah penyakit kampung. Saya di bawa berobat kedukun dan diberikan minuman obat herbal dll. Mungkin jika saya cepat kedokter langsung seperti yang disarankan oleh bidan, saya tidak sampai di operasi seperti ini karena sudah terlambat pengobatannya. karena saya fikir bisul Setuju biar sembuh. Kepercayaan Terhadap Pengobatan Tabel 3 dapat diketahui bahwa sakit/tempat sebagian besar informan yaitu sebanyak sebelumnya tetap juga percaya dengan obat-obat Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 29 mampu ada rasa takut di operasi karena sudah stadium lanjut tetap juga di rujuk pengobatan alternatif disamping tidak ke rumah sakit. Tabel 3 Kepercayaan Terhadap Pengobatan Informan a. setelah Ibu tahu bahwa Ibu terkena penyakit kanker, apakah ibu percaya berobat ke dokter untuk proses penyembuhannya? Apakah ibu percaya berobat kedukun atau dengan obat-obatan Ya bu, saya lebih percaya berobat ke dokter karena selain aman dan terjamin kesembuhannya. Saya tidak percaya kedukun, tapi saya mau meminum obat-obatan tradisional, seperti daun sirsak dan obat-obat herbal lainnya Sebenarnya lebih percaya ke dokter cuma karena biaya tadi jadi ke alternatif selain murah, ramuan- ramuan yang di berikan pun ada di sekitar rumah saya, jadi gampang saya mendapatkannya. Kadang saya percaya juga tapi saya berobat juga ke Dokter Kebetulan saya gak pernah ke alternatif langsung ke dokter. Saya juga meminum obat-obat tradisional . apsul herba. Gak pernah ke dukun atau alternatif saya tidak percaya, saya lebih percaya ke dokter. Tetapi saya juga mau minum obat-obatan tradisional seperti daun Awalnya saya percaya ke pengobatan alternatif di samping biaya gak mahal, saya takut di operasi. Setelah lama berobat di alternatif kemudian tidak ada perubahan barulah saya di jemput oleh petugas kesehatan untuk di rujuk ke rumah sakit, karena sudah berkali-kali mereka ajak periksa tapi saya tidak pernah mau pergi. Kadang saya lampok juga sama daun yang disuruh keluarga saya Fasilitas Pengobatan Umum Daerah Simeulue tidak lengkap Berdasarkan tabel di atas dapat menilai bahwa fasilitas di Rumah Sakit sehingga informan harus dirujuk ke Rumah Sakit luar daerah yang memiliki peralatan lebih lengkap. 30 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. Tabel 4. Fasilitas Pengobatan Di RSUD Simeulue Informan a. Seperti apa pelayanan terhadap ibu yang dilakukan petugas kesehatan dalam menangani penyakit kanker payudara ibu? Apakah rumah sakit umum Simeulue memiliki alat yang lengkap untuk menangani penyakit Gak ada kelengkapan di sana makanya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin. Dan tidak ada dokter khusus yang menangani kanker payudara Di Rumah Sakit Simeulue gak lengkap peralatannya, gak ada obat untuk kanker payudara. Dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin. Tidak ada dokter khusus yang menangani kanker payudara Orang Rumah Sakit Umum di Daerah tidak mampu, peralatan tidak lengkap dan dokter nya tidak ada. Tidak ada Dokter Alat pemeriksaannya kurang di Rumah disini. Lantaran itu saya dirujuk ke rumah sakit luar daerah. Tidak ada dokter khusus yang menangani kanker payudara disini Gak ada kemo ibu mau kemo. Kalo dirumah sakit di disini gak ada alat yang canggih, yang ada Cuma untuk meronsen aja makanya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin. tidak ada dokter khusus yang menangani kanker payudara di RSUD Simeulue Pembahasan pendidikan informan yang rendah, atau Pengetahuan Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk menyerap informasi yang berhubungan dengan kondisi dirinya. Pengetahuan Hasil Sumarni . , menjadi salah satu faktor predisposisi yang mempengaruhi perilaku seseorang sebagian besar responden tidak tahu atau masyarakat terhadap kesehatan . Secara umum pengetahuan seluruh terjadi keterlambatan dalam pengobatan informan tentang kanker payudara masih . kurang yang bisa disebabkan karena Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 31 Peneliti pengetahuan menjadi salah satu faktor diberikan oleh dokter . Peneliti berasumsi bahwa sikap pengobatan kanker payudara, karena informan yang takut dan khawatir saat didiagnosa dokter salah satu faktor yang yang dominan. Jika informan memiliki pengetahuan tentang periksa payudara pengobatan, sebagian informan takut berobat ketika tahu terkena kanker kanker menjadi stadium lanjut dan payudara, karena takut dioperasi dan mencegah keterlambatan pengobatan dilakukan pengangkatan payudara. Rasa kanker payudara. khawatir timbul karena masalah biaya (SADARI), berobat dan biaya hidup jika dirujuk Sikap keluar daerah Simeulue. sikap merupakan reaksi atau Pendidikan seseorang terhadap suatu stimulus atau Pendidikan objek . Seluruh informan memiliki fenomena antropologis yang usianya sikap yang cukup mengenai kanker hampir setua dengan sejarah manusia payudara dan pengobatannya karena itu sendiri. Pendidikan dalam kerangka setelah diberitahu oleh dokter bahwa proses penyempurnaan drii manusia informan menderita kanker payudara secara terus menerus . Pendidikan pengobatan,hal dinyatakan oleh informan ke empat (Ibu kanker payudara. Dalam penelitian ini Rani. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya, informan rendah sehinga pengetahuan sebagian besar responden yang datang informan tentang payudara kurang. terlambat untuk pengobatan, mereka dalam model-model struktur 32 | https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. individu-individu Kepercayaan Terhadap Pengobatan yang berbeda suku bangsa, pekerjaan. Masing-masing atau tingkat pendidikan mempunyai kecendrungan yang tidak sama dalam penyembuhan anggota masyarakatnya Berbeda kesehatan mereka. Dalam penelitian ini, kedokteran yang menganggap bahwa mikroorganisme, kemudian diberi obat seluruh informan sama-sama terlambat dan obat tersebut dapat mematikan Hasil penelitian ini sejalan mikroorganisme penyebab penyakit. Pada dengan penelitian Kunti . bahwa masyarakat tradisional, tidak semua pendidikan memiliki pengaruh yang penyakit itu disebabkan oleh penyebab biologis . Sebagian informan percaya bahwa penyakit kanker payudara dapat sembuh dengan pengobatan oleh dokter . engobatan medi. , namunada juga Menurut informan yang memilih berobat ke pendidikan juga menjadi salah satu pengobatan alternatif. Hal ini sesuai dengan penelitian Arlyana Hikmanti . , sebagian besar responden pergi ketempat pengobatan lain sebelum ke rumah sakit. Datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan terlambat . sehingga informan tidak akan terlambat Fasilitas Kesehatan berobat, dapat ditangani segera agar Seluruh kanker payudara tidak menjadi stadium rumah sakit luar daerah setelah seluruh lanjut dan dapat meningkatkan harapan hidup penderita. penyakit kanker payudara di Rumah Kartini. Lubis. , & Moriza. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengobatan Pada Wanita Penderita Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Tahun JURNAL INFO KESEHATAN, 17. , 16-34. https://doi. org/10. 31965/infokes. Vol17. Iss1. | 33 Sakit Umum Daerah Simeulue. Fasilitas pengobatan yaitu rendahnya pendidikan pengobatan kanker payudara yang tidak informan, fasilitas pengobatan di tempat lengkap di Rumah Sakit umum daerah membuat informan harus berobat di Rumah Sakit luar daerah yang memiliki peralatan lebih lengkap. Hasil penelitian pengobatan karena ketiga kompenen ini sesuai dengan penelitian Sukardja faktor ini baik keluarga, teman ataupun . yang menyatakan bahwa salah petugas kesehatan hanya menguatkan satu faktor yang membuat kerlambatan pengelolaan kanker adalah faktor rumah fasilitas kesehatan juga salah satu faktor pengobatan kanker payudara, karena jika fasilitas di RSUD Simeulue lengkap informan bisa langsung ditangani di Rumah Sakit tersebut tampa harus berobat keluar daerah, berobat keluar daerah menyebabkan informan lama melakukan pengobatan karena informan memikirkan biaya hidup jika berobat keluar daerah. KESIMPULAN Faktor Faktor perlengkapan untuk pengobatan . Peneliti DAFTAR PUSTAKA