Jurnal Riset Akuntansi Jambi Vol 08 No 01 Juni 2025 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira*2. Khadijah3 Prodi Akuntansi Fakulltas Ekonomi dan Bisnis Universitas Harapan Medan E-mail: nurultrisyahilfa2004@gmail. com, nazwasyahira5620@gmail. khadijah6691@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan PT. Wijaya Karya yang tercatat di BEI dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added. EVA merupakan metodologi yang memasukkan modal dalam perhitungan laba operasi bersih setelah pajak (NOPAT) dikurangi beban modal. Penelitian ini menggunakan data sekunder tahun 2019 sampai dengan 2023 yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Pendekatan EVA sering digunakan karena lebih objektif dibandingkan dengan analisis rasio keuangan karena memperhitungkan biaya modal sebagai imbalan atas uang yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metodologi data sekunder yang bersumber dari laporan PT. Wijaya. Komponen yang dianalisis adalah Net Operating Profit After Tax (NOPAT). Weighted Average Cost of Capital (WACC), dan investments capital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA PT. Wijaya Karya bervariasi dari waktu ke waktu. Pada tahun 2019. EVA positif yang menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dan peningkatan nilai bagi pemegang Antara tahun 2020 dan 2022. EVA bernilai negatif, yang menandakan bahwa perusahaan gagal menghasilkan laba yang cukup untuk mengimbangi biaya modal, sehingga menunjukkan penurunan nilai ekonomi. Pada tahun 2023, terjadi pemulihan karena EVA kembali ke nilai positif yang substansial, tetapi dengan kenaikan biaya modal yang cukup besar akibat peningkatan WACC. Kata kunci: EVA. NOPAT. WACC. Kinerja Keuangan. Biaya Modal. Analisis Keuangan ABSTRACT This research is to evaluate the financial performance of PT. Wijaya Karya, listed on the IDX, utilising the Economic Value Added approach. EVA is a methodology that incorporates capital in the calculation of net operating profit after tax (NOPAT) less the capital charge. This study employs secondary data from 2019 to 2023, which is analysed using quantitative descriptive methods. The EVA approach is frequently employed because to its objectivity compared to financial ratio analysis, as it accounts for the cost of capital as remuneration for the utilised money. This study used a secondary data methodology derived from the report of PT. Wijaya. The analysed components are Net Operating Profit After Tax (NOPAT). Weighted Average Cost of Capital (WACC), and invested capital. The study's results indicate that the EVA of PT. Wijaya Karya varied during the time. In 2019. EVA was positive, indicating strong financial performance and enhanced value for shareholders. Between 2020 and 2022. EVA was negative, signifying that the firm failed to make sufficient profit to offset the cost of capital, hence showing a decline in economic In 2023, there is a rebound as EVA returns to a substantial positive value, but with a considerable rise in capital costs resulting from the increase in WACC. Keywords: EVA. NOPAT. WACC. Financial Performance. Cost of Capital. Financial Analysis Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI PENDAHULUAN Sektor bangunan dan infrastruktur di Indonesia memegang peranan penting dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi dalam beberapa tahun Pertumbuhan tersebut didorong oleh pemerintah yang saat ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai landasan fundamental untuk meningkatkan kemajuan ekonomi nasional. Sektor bangunan dan infrastruktur secara signifikan meningkatkan konektivitas lintas wilayah dan memperkuat daya saing ekonomi di pasar global. Mengukur kinerja keuangan sangat penting untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Bisnis dapat memperoleh beberapa keuntungan dari pelaksanaan analisis keuangan, sebagaimana yang diidentifikasi oleh organisasi. Keberhasilan ini akan bergantung pada kinerja keuangannya. Analisis rasio keuangan merupakan alat yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan. Akan tetapi, teknik analisis rasio keuangan memiliki masalah yang melekat, seperti mengabaikan biaya modal, yang mengganggu representasi kinerja aktual. Oleh karena itu, teknik Economic Value Added (EVA) telah dikembangkan sebagai metode yang lebih objektif untuk menilai kinerja keuangan perusahaan guna mengatasi keterbatasan Kamaludin, 2011:60 EVA didefinisikan sebagai perbedaan antara laba operasi bersih setelah pajak (NOPAT) dan biaya modal. Manfaat EVA Meskipun EVA sendiri yang mengevaluasi hasil akhir, ukuran ini tetap berharga sebagai indikasi penilaian karena menggabungkan biaya modal sebagai imbalan atas uang yang diinvestasikan. PT. Wijaya Karya (Perser. Tbk (WIKA) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 4 November 2007. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi dan memiliki perusahaan yang bergerak di banyak bidang, termasuk real estate, energi, dan manufaktur. Sejak pencatatannya di BEI, saham WIKA telah muncul sebagai pilihan investasi yang sangat populer di kalangan investor. Au Tabel 1. Laporan Keuangan PT. Wijaya Karya (Perser. Tbk. Periode 2021-2023 (Dalam RP) Tanggung Tahun Jumlah Aset Laba Bersih Ekuitas Jawab 888 . Agar tercapai kondisi keuangan yang lebih baik. PT. Wijaya Karya harus bisa meningkatkan strategi keuangan perusahaan tersebut, terrutama dalam pengelolaan utang dan operasional, seperti yang dilampirkan diatas, dalam hal tersebut investor dapat menentukan apakah kinerja keuangan suatu perusahaan bisa dapat menghasilkan nilai ekonomis, yaitu seperti apakah dapat menghasilkan EVA positif (EVA <. , maka metode EVA yaitu salah satu alat yang pas dan tepat untuk mengukur kinerja keuangan peerusahaan. Tujuan penelitian ini dapat mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan bila perusahaan menggunakan metode EVA. Selama perusahaan menemukan bahwa konsep dari EVA dapat menghubungkan dengan lebih baik dan strategi perusahaan dan investasi bagi pemegang saham dan nilai EVA sangat berguna menjadi alat ukrur perusahaan dan EVA juga Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI dapat menekankan dan membantu hal yang sangat penting bagi semua manajer untuk memahami konsep biaya modal. Analisis Laporan Keuangan Pada akhir tahun fiskal, manajemen, akuntan, dan investor wajib menganalisis laporan keuangan perusahaan. Kajian ini akan didasarkan pada laporan keuangan terkini. Sebagaimana dinyatakan oleh Rudianto . , analisis laporan keuangan dilakukan untuk meningkatkan signifikansi dan kegunaan informasi dalam laporan keuangan, sehingga membantu para pemangku kepentingan dalam membuat keputusan ekonomi yang lebih tepat. Analisis ini bertujuan untuk menilai tingkat kinerja perusahaan, mengevaluasi perkembangannya lintas periode, dan memberikan landasan yang objektif bagi kegiatan operasional dan perencanaan strategis manajemen. Pengertian Kinerja Keuangan Ngatno . mendefinisikan kinerja keuangan sebagai keberhasilan suatu organisasi dalam memanfaatkan sumber daya keuangannya, yang mencerminkan kesehatan dan kelangsungan keuangannya, beserta hasil kegiatan operasional dan kebijakan perusahaan. Francis Hutabarat . berpendapat bahwa kinerja keuangan berfungsi sebagai instrumen analisis untuk menilai sejauh mana perusahaan mematuhi peraturan keuangan secara efektif dan akurat. Kinerja keuangan merupakan penilaian keberhasilan perusahaan dalam pengelolaan keuangan, yang memberikan wawasan tentang status dan kemampuan keuangannya. Pengukuran kinerja keuangan dimanfaatkan oleh manajemen yaitu : Untuk mengetahui likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan dalam memenuhi keuangannya yang haru di penuhi dan ditagih . Untuk mengetahui tingkat solvabilitas, yaitu kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut . Untuk mengetahui tingkat profitabilitas, yaitu kemampuan perusahaann untuk menghasilkan suatu laba selama periode tertentu yang dapat dibandingkan dengan penggunaan aset atau ekuitas secara produktif. Rasio Keuangan Rasio keuangan merupakan angka perolehan dari hasil perbandingan dari satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya mempunyai hubungan yang Jenis Jenis Rasio Keuangan Rasio likuiditas, menurut Kasmir . , yaitu rasio menggambarkan kemampuan perusaahaan untuk mememnuhi kewajiban . jangka pendek. Rasio likuiditas dapat diukur dengan : Rasio lancar (Current rasi. , untuk menggukur kemampuan perusahaan dakam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang akan segera jatuh tempo . Rasio cepat (Quick rati. , kemampuan perusahaan dalam memenuhi atau mebayar kewajiban atau utang lancar dengan aset lancar tanpa memperhitungkan nilai persediaan Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI . Rasio kas (Cash rati. , mengukur seberapa besar uang kas yang tersedia untuk membayar hutang. Rasio Profitabilitas, menurut Kasmir . yaitu rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencapai keuantungan. Dapat diukur dengan : Return on Assets (ROA), yang menunjukkan hasil jumlah . atas jumlah aktiva yang digunakan dalam suatu perusahaan . Return on Equity (ROE), untuk mengukur laba beersih suatu perusahaan sesudah pajak dengan modal miliik sendiri . Net Profirt Margin (NPM), membanddingkan suatu laba setelah bunga dan pajak dibandingkan dengan suatu penjualan. EVA (Economic Value Adde. EVA (Economic Value Adde. adalah metrik yang mencerminkan perubahan nilai investasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa manajemen perusahaan telah secara efektif meningkatkan nilai perusahaan bagi pemiliknya sesuai dengan tujuan manajemen keuangan. Nilai tambah ekonomi didefinisikan sebagai laba bersih . aba bersih setelah paja. dikurangi dengan total biaya modal tahunan. EVA merupakan laba residual yang dihitung menggunakan biaya modal riil perusahaan. Jika EVA positif, perusahaan menghasilkan kekayaan. Namun, jika negatif, perusahaan salah mengalokasikan uangnya. Menurut (Adhitya Wardhana 2. EVA adalah meetrik kunci yang membantu mengukur kesahatan keuangan bisnis. EVA dihitung dengan mengurangi laba operasi biaya modal dari laba operasi bersih setelah pajak (NOPAT). Menurut (Salsa Sahfira 2. EVA yaitu suatu metode pengukur kinerja keuangan yang cocok pada semua perusahaan karena dapat merefleksikan para pemegang saham atau kreditur karena metode ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Menurut (Melly Utami Putri 2. EVA merupakan pendapatann sisa ataau sisa sebuah laba yang diperoleh dari mengurangi biaya modal terhadap laba operasi atau laba usaha. Dapat disimpulkan EVA adalah alat ukur kinerja keuangan dalam nilai tambah laba operasi atau laba usaha, dan ia mengurangi biaya modal pada laba bersih. EVA adalah laba ekonomi yang dihasilkan oleh perusahaan setelah semua biaya modal dikurangi. EVA adalah laba operasi bersih setelah pajak dikurangi biaya modal yang terkait dengan modal yang digunakan. Meskipun perhitungan mendasar metode EVA tampak mudah, metode ini menggabungkan teknik khusus yang dikenal sebagai metode Stren Stewart. Pendekatan ini memerlukan serangkaian penyesuaian potensial yang luas terhadap berbagai angka akuntansi, khususnya merekomendasikan modifikasi NOPAT agar lebih akurat menggambarkan perspektif berbasis kas daripada perspektif akuntansi akrual pada kinerja perusahaan. Lebih jauh, modifikasi lain diusulkan terhadap nilai buku modal yang digunakan, termasuk kapitalisasi biaya penelitian dan pengembangan agar lebih akurat menggambarkan karakteristik investasi dari biaya-biaya ini. Nilai Tambah Ekonomi (EVA), atau laba ekonomi, berbeda dari laba akuntansi karena mempertimbangkan semua biaya modal yang dikeluarkan oleh organisasi, yang mencakup utang dan ekuitas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan melaporkan laba akuntansi yang menguntungkan, laba tersebut mungkin tidak secara akurat menggambarkan perolehan nilai ekonomi. Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI karena pengembalian yang diterima oleh pemegang saham mungkin tidak mencapai tingkat yang diantisipasi. Akibatnya. EVA dipandang sebagai ukuran yang lebih holistik dan indikatif untuk menilai keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan nilai. EVA yang positif menandakan keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan lebih banyak nilai bagi pemegang saham, sedangkan EVA yang negatif menandakan penurunan nilai atau erosi nilai. EVA dikenal sebagai 'pengingat berkelanjutan' bagi manajemen bahwa kinerja mereka tetap suboptimal hingga perusahaan mencapai tingkat pengembalian yang melampaui total biaya modal yang diinvestasikan. Jika organisasi menyadari bahwa gagasan EVA dapat menghubungkan strategi perusahaan dan keputusan investasi dengan penciptaan nilai pemegang saham, maka EVA akan berfungsi sebagai alat yang berharga untuk mengendalikan kinerja secara keseluruhan. Perhitungan EVA (Economic Value Adde. Terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam perhitungan EVA (Economic Value Adde. Perhitungan Economic Value Added (EVA) Menurut McClure . , salah satu tahapan dalam perhitungan EVA adalah dengan menentukan biaya modal rata-rata tertimbang atau Weighted Average Cost of Capital (WACC). EVA kemudian dihitung dengan rumus: EVA = NOPAT Ae (WACC y Total Capita. Secara umum, langkah-langkah sederhana dalam menghitung EVA meliputi: Mengurangkan biaya operasional dari penjualan bersih untuk memperoleh laba operasi atau Earnings Before Interest and Taxes (EBIT). Mengurangkan pajak dari EBIT untuk mendapatkan Net Operating Profit After Tax (NOPAT). Mengurangkan biaya modal, yaitu hasil dari total modal yang diinvestasikan dikalikan dengan WACC, dari nilai NOPAT untuk memperoleh EVA. Alternatif lainnya. EVA juga dapat dihitung dengan rumus: EVA = NOPAT Ae Total Cost of Capital, di mana NOPAT = Laba . usaha Ae pajak. Tolok Ukur Economic Value Added (EVA): A Jika EVA > 0, maka perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham. A Jika EVA = 0, perusahaan berada dalam posisi impas, tidak menciptakan atau mengurangi nilai. A Jika EVA < 0, maka biaya modal melebihi laba operasi setelah pajak yang dihasilkan, yang mengindikasikan kinerja keuangan yang kurang baik. Strategi Menaikkan EVA Peningkatan nilai Economic Value Added (EVA) dapat dicapai dengan mengoptimalkan perolehan laba tanpa harus meningkatkan penggunaan modal secara signifikan. Strategi ini umum diterapkan melalui efisiensi biaya, baik dalam proses produksi maupun kegiatan pemasaran, guna memperoleh margin laba yang lebih tinggi. Upaya tersebut juga dapat dilakukan dengan meningkatkan perputaran aset, baik melalui peningkatan volume penjualan Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI maupun penggunaan aset yang lebih efisien. Selain itu. EVA akan meningkat apabila tingkat pengembalian . yang dihasilkan dari investasi melebihi biaya modal yang dikeluarkan. Struktur Modal Struktur modal merupakan aspek krusial yang perlu diperhatikan oleh perusahaan, karena keputusan terkait struktur tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap kondisi serta kinerja keuangan perusahaan, yang pada akhirnya turut memengaruhi nilai perusahaan secara keseluruhan (Muslimah et al. , 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam bidang penelitian deskriptif kualitatif, yang memanfaatkan data yang tidak dapat diukur atau dinyatakan dalam bentuk Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memberikan pengetahuan yang komprehensif tentang status keuangan dan kinerja PT Wijaya Karya (Perser. Tbk. Penelitian ini terutama berfokus pada analisis menyeluruh terhadap dimensi keuangan perusahaan yang diperoleh dari laporan tahunan dan keuangan yang diterbitkan kepada publik. Periode laporan keuangan yang diteliti berkisar dari tahun 2021 hingga 2023 dan bersumber langsung dari situs web resmi perusahaan, w. Data tersebut mencakup rincian kualitatif tentang profil keseluruhan perusahaan, struktur organisasi, dan operasi bisnis, serta informasi kuantitatif yang diwakili oleh rasio keuangan dan nilai akuntansi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rumusan masalah dan memenuhi tujuan penelitian dengan mengevaluasi dan melaporkan kinerja keuangan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk melalui teknik rasio keuangan dan metodologi Economic Value Added (EVA). Pendekatan EVA dipilih karena kemampuannya untuk memberikan representasi yang lebih tepat dari nilai ekonomi yang dihasilkan oleh perusahaan bagi para pemegang sahamnya, dibandingkan dengan metodologi konvensional yang hanya menekankan laba Studi ini sebagian besar menggunakan data sekunder sebagai sumber dasar untuk analisis. Kuncoro . mendefinisikan data sekunder sebagai informasi yang dikumpulkan oleh entitas lain, khususnya organisasi atau lembaga pemerintah, yang dapat diakses dan disebarluaskan untuk pemanfaatan studi lebih lanjut oleh konsumen data. Data sekunder untuk studi ini berasal dari berbagai sumber terkait, termasuk laporan keuangan tahunan perusahaan, dokumen resmi yang dikeluarkan oleh PT Wijaya Karya (Perser. Tbk, literatur ilmiah dalam bentuk buku-buku relevan, jurnal akademik yang menganalisis kinerja keuangan perusahaan, dan temuan penelitian sebelumnya yang disajikan dalam tesis yang terkait dengan topik yang dibahas dalam studi Studi ini bertujuan untuk menawarkan wawasan empiris dan teoritis tentang kinerja keuangan bisnis konstruksi milik negara di Indonesia melalui pengumpulan dan analisis data sekunder. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA). Dalam upaya untuk mengevaluasi dan menganalisis performa Keuangan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk, digunakan metode Economic Value Added Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI (EVA). Untuk dapat menghitung EVA, diperlukan beberapa data keuangan utama, yaitu: Analisis Net Operating Profit After Tax (NOPAT) Analisis dilakukan berdasarkan laporan keuangan, terutama pada bagian laba sebelum pajak dan beban pajak PT Wijaya Karya (Perser. Tbk selama periode 2019 hingga 2023. Rumus yang digunakan untuk menghitung NOPAT NOPAT = EBIT Ae Pajak Tabel 2. Perhitungan Net Operating After Tax (NOPAT) PT Wijaya Karya (Perser. Tbk Tahun 2019-2023 Laba Sebelum Tahun Beban Pajak NOPAT Pajak Tahun 688 . 2022-2023 . Sumber: Data diolah oleh penulis, 2025 Berdasarkan Tabel 2, terlihat bahwa perolehan NOPAT PT Wijaya Karya (Perser. Tbk dari tahun 2019 hingga 2023 mengalami penurunan yang signifikan, mencerminkan dampak negatif dari penurunan EBIT terhadap kinerja finansial perusahaan. Di tahun 2019, perusahaan mencatat NOPAT sebesar Rp 2,62 triliun. Namun, angka tersebut menurun secara bertahap hingga hanya mencapai Rp 12,6 miliar pada tahun 2022. Penurunan lebih tajam terjadi pada tahun 2023,dengan NOPAT negatif sebesar Rp 7,71 triliun. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk dampak dari beban pajak serta penurunan pendapatan operasional. Ay Analisis Investasi Modal Mengacu pada laporan keuangan, terutama bagian total kewajiban, ekuitas, dan utang jangka pendek PT Wijaya Karya (Perser. Tbk selama periode 2019 hingga 2023, perhitungan modal yang diinvestasikan dilakukan menggunakan rumus: Modal yang Diinvestasikan = Total Hutang Ekuitas Hutang Jangka Pendek Tabel 3. Perhitungan Modal yang Diinvestasika PT Wijaya Karya (Perser. Tbk Tahun 2019-2023 Hutang Jangka Modal yang Tahun Total Hutang Ekuitas Pendek Diinvestasikan Sumber: Diolah oleh penulis, 2025 Dari Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa umlah modal yang ditanamkan oleh PT Wijaya Karya (Perser. Tbk selama periode 2019-2023 menunjukkan pola yang Pada tahun 2019, nilai investasi mencapai Rp 31,76 triliun. Namun, pada tahun berikutnya, angka tersebut mengalami penurunan menjadi Rp 23,89 Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI Sementara itu, peningkatan signifikan terjadi di tahun 2022 dengan total invetasi sebesar Rp 32,41 triliun. Akan tetapi, di tahun 2023, angka tersebut kembali menurun menjadi Rp 38,93 triliun. Pneurunan ini diduga dipengaruhi oleh penurunan jumlah ekuitas yang signifikan. Analisis Weighted Average Cost of Capital (WACC) Dalam menghitung WACC, digunakan data dari laporan keuangan PT Wijaya Karya (Perser. Tbk tahun 2019-2023, terutama informasi mengenai total kewajiban, ekuitas, biaya bunga, pajak, serta laba sebelum dan sesudah pajak. Tabel 4 Perhitungan Weight Average Cost of Capital (WACC) PT Wijaya Karya (Perser. Tbk Periode 2019-2023 (Dalam Ribuan Rupia. Tingkat Biaya Pajak Ekuitas Modal Tahun Modal Hitung WACC (Paja. (E) (R. (D) (R. Tahun 0,69 0,02 0,06 0,30 0,14 0,05 0,77 0,02 0,93 0,23 0,0007 0,001 0,85 0,06 0,007 0,14 0,81 0,16 Sumber : Data diolah penulis 2025 Data pada tabel 4 menunjukan fluktuasi yang signifikan dalam perhitungan WACC selama periode pengamatan. Pada tahun 2021 perusahaan menghasilkan nilai WACC sebesar 0,02, meskipun tingkat hutang perusahaan cukup tinggi, rendahnya biaya hutang dan biaya ekuitas menyebabkan nilai WACC tetap rendah. Pada tahun 2022. WACC mengalami penurunan lebih lanjut menjadi 0,01. Penurunan in disebabkan oleh berkurangnya jumlah ekuitas dan beban pajak, yang menurunkan beban biaya modal keseluruhan. Namun demikian, pada tahun 2024 terjadi lonjakan signifikan pada nilai WACC menjadi 0,16. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya proporsi penggunaan modal menjadi 0,85 serta naiknya biaya utang, yang mencerminkan tingginya risiko finansial perusahaan. Peningkatan risiko ini erat kaitannya dengan penurunan kinerja operasional dan kerugian besar yang dialami perusahaan pada tahun Analisis Beban Modal Mengacu pada keuangan dan hasil perhitungan WACC serta invested Cpital PT Wijaya Karya (Perser. Tbk untuk periode 2019-2023, biaya modal dapat dihitung menggunakan rumus: Biaya Modal = WAc x Modal yang Diinvestasikan Tabel 5. Perhitungan Capital Charge PT Wijaya Karya (Perser. Tbk Periode 2029-2023 . alam ribuan rupia. Modal yang Tahun WACC Biaya Modal Diinvestasikan 0,02 0,01 0,16 Sumber : Data diolah oleh penulis, 2025 Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI Berdasarkan data dalam tabel 5, terlihat bahwa capital charge PT Wijaya Karya (Perser. Tbk selama periode 2019-2023mengalami fluktasi yang cukup besar. Ditahun 2019, nilai Capital Charge mencapai Rp 1,58 triliun, menunjukkan tinggi beban biaya modal yang harus ditanggung perusahaan. Tahun berikutnya, pada 2020, jumlah ini menurun menjadi Rp 477,93 miliar. Kemudian pada tahun 2021, biaya modal kembali mengalami kenaikan menjadi Rp 648,32 miliar. Namun di tahun 2022, terjadi penurunan drastis hingga mencapai Rp 38,39 miliar. Hal ini mencerminkan rendahnya beban biaya modal perusahaan yang disebabkan oleh penurunan ekuitas. Sementara itu,pada 2023, biaya modal melonjak tajam menjadi Rp 4,4 triliun karena meningkatnya WACC hingga mencapai 0. Evaluasi Economic Value Added (EVA) Berdasarkan informasi keuangan serta hasil perhitungan NOPAT dan Capital Charge dari PT Wijaya Karya (Perser. Tbk selama periode 2019 hingga 2023, nilai EVA dihitung menggunakan rumus: EVA = NOPAT Ae Capital Charge Tabel 6. Perhitungan EVA PT Wijaya (Perser. Tbk Periode 2019- 2023 . alam ribu rupia. Tahun Biaya Modal Nopat Capital Charge EVA . Berdasarkan data dalam Tabel 6, nilai EVA PT Wijaya Karya (Perser. Tbk menunjukkan fluktasi. Selama periode 2019-2023. Pada tahun 2019, perusahaan mencatatkan EVA positif sebesar Rp 1,03 triliun, yang berarti berhasil menciptakan nilai tambah ekonomis setelah dikurangi beban Namun, ditahun 2020 hingga 2022,EVA perusahaan berada di angka negatif, yang mencerminkan nilai yang dikonsumsi lebih besar dari pada Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan Cpital Charge dan menurunnya laba bersih operasional. Situasi berbalik pada tahun 2023, dimana EVA kembali mencatat angka positif yang dignifikan, yakni sebear Rp 3,29 triliun. KESIMPULAN Berdasarkan hasil peneltian menunjukkan bahwa keuangan PT. Wijaya Karya berdasarkan metode EVA mengalami flutuasi selama periode berjalan. Padda saat tahun 2019 dan 2023 menunjukkan EVA positif yang berarti perusahaan mempu menciptakan nilai tambah. Namun, pada tahun 2020 hingga 2022. EVA negatif, menandakan perusahaan belum mampu menutupi biaya Hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan efisiensi dan struktur modal SARAN Perusahaan mengoptimalkan struktur modal agar EVA tetap positif. Manajemen juga Nurul Tri Syahilfa1. Nazwa Syahira2. Khadijah3 Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis EVA pada PT Wijaya Karya Tbk di BEI disarankan rutin mengevaluasi biaya modal dan menggunakan metode EVA sebagai alat ukur kinerja keuangan secara konsisten. UCAPAN TERIMA KASIH Kami, penulis dalam kelompok ini, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan artikel ini. Terima kasih khusus disampaikan kepada Bapak M. Arief, . Ak. , atas bimbingan dan dukungan yang diberikan selama proses Kami juga berterima kasih kepada PT Wijaya Karya atas kerja sama dan bantuan data yang sangat berarti. Penghargaan juga kami sampaikan kepada seluruh anggota kelompok atas kerja sama dan dedikasi dalam menyelesaikan artikel ini dengan sebaik-baiknya. DAFTAR PUSTAKA