JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 1306-1311 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASEAD LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 05 SALIDO KECIL Windiana Oktavia1. Nauli Tama Sari2 1,2 Universitas Rokania. Indonesia Email: windianaoktaviaputri02@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 10 September 2025 Final Revised: 15 September 2025 Accepted: 19 September 2025 Published: 29 September 2025 Keywords: Elementary Learning Problems Elementary School Student Learning Outcomes Education ABSTRACT PBL is a student-centered learning model oriented towards authentic problem Through PBL stages such as problem orientation, data collection, group discussions, and presentations, students are encouraged to think critically, creatively, and collaboratively. PBL is a student-centered learning model oriented towards authentic problem solving. Through PBL stages such as problem orientation, data collection, group discussions, and presentations, students are encouraged to think critically, creatively, and collaboratively. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) learning model on the learning outcomes of Natural and Social Sciences (IPAS) in fifth-grade students at SD Negeri 05 Salido Kecil. This research is motivated by the low learning outcomes of students due to the lack of active involvement in the learning process. This study uses a quantitative approach with an experimental method of one group pretestposttest design. The sample in this study amounted to 18 fifth-grade students. The instruments used were multiple-choice tests, observation sheets, and Data analysis used descriptive statistics and t-test. The results showed a significant increase in learning outcomes. The average pretest score of 66 increased to 80 in the posttest. The t-value of 5. 833 is greater than the t-table of 713 with a significance of 0. This indicates that the PBL model has a positive effect on IPAS learning outcomes. ABSTRAK PBL merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada pemecahan masalah autentik. Melalui tahapan-tahapan PBL seperti orientasi masalah, pengumpulan data, diskusi kelompok, dan presentasi, siswa terdorong untuk berfikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas V di SD Negeri 05 Salido Kecil. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa akibat kurangnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, lembar observasi, dan Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Rata-rata nilai pretest sebesar 66 meningkat menjadi 80 pada posttest. Nilai thitung sebesar 5,833 lebih besar dari ttabel 1,713 dengan signifikansi 0,052. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS. Kata Kunci: Problem Based Learning. Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar. Pendidikan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Model Pembelajaran Problem Basead Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil PENDAHULUAN Pendidikan pada jenjang sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan dasar keilmuan peserta didik. Pada tahap ini, siswa mulai diperkenalkan dengan berbagai konsep dasar yang akan menjadi landasan untuk jenjang pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebagai mata pelajaran yang mengintegrasikan dua cabang keilmuan, sangat berperan dalam menumbuhkan rasa ingin tahu, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan memecahkan masalah pada siswa. Namun kenyataannya, dalam proses pembelajaran IPAS di SD Negeri 05 Salido Kecil masih didominasi oleh pendekatan tradisional seperti ceramah dan hafalan, yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa dan minimnya partisipasi aktif dalam kegiatan Observasi awal menunjukkan bahwa siswa kurang antusias, sering pasif dalam proses diskusi, dan sulit memahami konsep-konsep abstrak yang disampaikan tanpa konteks nyata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan hasil belajar siswa. Salah satu alternatif yang sesuai adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). PBL merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada pemecahan masalah autentik. Melalui tahapan-tahapan PBL seperti orientasi masalah, pengumpulan data, diskusi kelompok, dan presentasi, siswa terdorong untuk berfikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil. Dengan harapan, model ini dapat menjadi solusi pembelajaran aktif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu . uasi experimental desig. , dan desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Desain ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan berupa model pembelajaran Problem Based Learning. Lokasi dan Waktu Penelitian: Penelitian dilakukan di SD Negeri 05 Salido Kecil. Kecamatan IV Jurai. Kabupaten Pesisir Selatan. Waktu pelaksanaan adalah pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Populasi dan Sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil yang berjumlah 18 orang. Karena jumlahnya yang terbatas, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Variabel Penelitian: A Variabel independen . : Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). A Variabel dependen . : Hasil belajar IPAS siswa kelas V. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data: Tes hasil belajar: Tes berbentuk pilihan ganda berjumlah 25 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Lembar observasi: Digunakan untuk mengamati aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsung. Dokumentasi: Digunakan untuk mengumpulkan data sekunder berupa foto kegiatan, daftar hadir, dan silabus pembelajaran. Teknik Analisis Data: A Statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui rata-rata, nilai maksimum, dan nilai minimum hasil belajar siswa. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Model Pembelajaran Problem Basead Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil Uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui distribusi data. Uji homogenitas untuk mengetahui kesamaan varians. A Uji hipotesis menggunakan uji-t . aired sample t-tes. untuk melihat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu . uasi experimen. , desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil yang berjumlah 18 orang. Variabel Penelitian: A Variabel bebas: Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) A Variabel terikat: Hasil belajar IPAS Instrumen Penelitian: A Tes: pilihan ganda sebanyak 25 soal yang telah divalidasi. A Observasi: untuk melihat aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran. A Dokumentasi: untuk mengumpulkan data penunjang seperti daftar hadir dan foto Teknik Analisis Data: Statistik Deskriptif . ata-rata, nilai maksimum, minimu. Uji Normalitas (Kolmogorov-Smirno. Uji Homogenitas Uji Hipotesis (Uji . A A HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut pengembangan analisis hasil dan Data Hasil Belajar Pretest dan Posttest Hasil belajar IPAS sebelum ( Pre-Tes. dan Sesudah (Post-Tes. Penerapan Model Problem Based Learning Kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil Nama Peserta Didik AAF CMY DTA DAB GWN GTO HLP MPS NMA Nilai Pretest Nilai Posttest Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Model Pembelajaran Problem Basead Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil NSA SVD Kategori Pretest % Posttest % Sangat Baik Baik Cukup Kurang Grafik perbandingan juga menunjukkan lonjakan signifikan dari kategori "cukup" ke kategori "baik" dan "sangat baik". Hasil Analisis Statistik A Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. > 0,. A Uji homogenitas menunjukkan data homogen (Sig. > 0,. A Hasil uji t: thitung = 5,833 > ttabel = 1,713 ( = 0,. , sehingga H0 ditolak dan Ha Artinya, penerapan model PBL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS. Interpretasi Berdasarkan Teori Temuan ini mendukung teori konstruktivisme (Piaget dan Vygotsk. yang menyatakan bahwa pembelajaran efektif ketika siswa aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman nyata dan interaksi sosial. PBL memfasilitasi hal ini dengan memberikan masalah kontekstual yang menuntut diskusi kelompok, eksplorasi, dan pemecahan masalah. Hasil ini juga sejalan dengan penelitian Model problem based learning Suatu model pembelajaran yang fokus pembelajarannya pada siswa, sedangkan berperan sebagai fasilitator, membantu siswa mengembangkan berpikir kritis dan terlibat memecahkan masalah, baik secara individu maupun kelompok, (Nurhamidah. , 2. Model problem based learning memiliki 5 tahap yang harus dilaksanakan dalam Problem Based Learning, yaitu:. Memberikan orientasi tentang permasalahannya kepada siswa, . Mengorganisasikan siswa untuk meneliti, . Membantu investigasi mandiri dan kelompok, . Mengembangkan dan mempresentasikan hasil, . Menganalisis dan mengevaluasi proses mengatasi masalah (Sugiyanto,2. Aktivitas Belajar Siswa Observasi menunjukkan peningkatan aktivitas belajar dari 60% . ebelum PBL) menjadi 85% . esudah PBL). Siswa lebih aktif bertanya, berpendapat, dan bekerja sama dalam kelompok. Keterampilan sosial dan komunikasi berkembang seiring keterampilan akademik. Dokumentasi berupa foto dan catatan lapangan memperkuat bukti bahwa suasana kelas lebih hidup dan kolaboratif. Faktor Pendukung dan Hambatan Faktor pendukung meliputi kesiapan guru sebagai fasilitator, ketersediaan media, dan antusiasme siswa. Hambatan yang ditemui antara lain keterbatasan waktu diskusi, perbedaan kemampuan siswa, dan sarana pendukung yang kurang memadai. Faktor ini perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan kelas ke depan. Secara keseluruhan. PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Model Pembelajaran Problem Basead Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 05 Salido Kecil. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 66 pada pretest menjadi 80 pada posttest, serta hasil uji statistik yang menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel. Selain berdampak pada aspek kognitif, model PBL juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama dalam kelompok, dan keberanian menyampaikan pendapat. Temuan ini sejalan dengan teori konstruktivistik yang menyatakan bahwa pembelajaran yang bermakna terjadi ketika siswa terlibat langsung dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi. Dengan demikian. PBL tidak hanya meningkatkan hasil belajar IPAS secara signifikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter dan keterampilan abad ke-21 seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. DAFTAR PUSTAKA