Journal of S. Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Training E-ISSN 2620-7699 | P-ISSN 2541-7126 https://doi. org/10. 37058/sport Pengaruh Latihan Step Lay Up Dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket Ijang Yedi Yusuf1. Alen Rismayadi2. Geraldi Novian3 1,2,3 Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga. Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up atlet bola basket. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bola basket Club South Basketball Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel penelitian berjumlah 10 orang. Instrumen yang digunakan menggunakan tes lay up. Subjek diberikan perlakuan berupa program latihan step lay up dengan media alat seperti gawang . selama 8 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t, ditemukan ditemukan hasil perbedaan rata-rata dari persentase pre-test dan post-test pada program latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up atlet bola basket sebesar Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up atlet bola Kata Kunci: Bola Basket. Media Gawang. Lay Up Abstract This study aims to examine the effect of step lay up training with goal media on lay up skills of basketball athletes, this study used an experimental method with a one group pretest-posttest design. The population in this study were basketball athletes of Club South Basketball Tasikmalaya. The sampling technique used total sampling with the number of research samples totaling 10 people. The instrument used used the lay up test. Subjects were given treatment in the form of a step lay up training program with media tools such as hurdles for 8 meetings. The data analysis technique used is the t-test, it was found that the average difference between the pre-test and post-test percentages in the step lay up training program with goal media on the lay up skills of basketball athletes was 36%. The results showed that there was a significant effect of step lay up training with goal media on the lay up skills of basketball athletes. Keywords: Basketball. Goal Media. Lay Up Correspondence author: Geraldi. Universitas Pendidikan Indonesia. Indonesia. Email: Gerald. novian@upi. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Ijang Yedi Yusuf. Alen Rismayadi, & Geraldi Novian Pengaruh Latihan Step Lay Up dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket PENDAHULUAN Permainan bola basket adalah permainan tim yang di mainkan oleh masing-masing 5 orang dalam suatu permainan. Adapun tujuan permainan ini adalah setiap regu berusaha untuk dapat memasukkan bola sebanyak banyaknya ke dalam keranjang lawan dan mencegah pihak lawan memasukkan bola kedalam keranjangnya serta mendapatkan bola. Bola dapat dilemparkan, digelindingkan, dipantul-pantulkan, dan didorong sesuai dengan peraturan (Sitepu, 2. Untuk bermain bola basket, pemain perlu menguasai beberapa teknik-teknik dasar permainan (Mahfud et al. , 2. Prinsip dasar permainan bola basket adalah bahwa pemain selalu berusaha memasukkan bola ke dalam ring dan menjaga ringnya sendiri karena hasil pertandingan bisa berubah dalam waktu singkat (Setiawan, 2. (Harliawan & Rahmi, 2. Untuk kepentingan ini, seorang pemain harus benar-benar menguasai teknik-teknik dasar bermain bola basket. Kualitas permainan bola basket sangat ditentukan oleh penguasaan teknik, kerja sama tim, dan kemampuan kondisi fisik pemain. (Arslan et al. , 2. Untuk menghasilkan gerakan yang efektif, kemampuan menembak harus dikuasai dengan benar sehingga menimbulkan gerak yang otomatis. Shooting, lay up, dribbling, dan passing adalah beberapa teknik dasar dalam permainan bola basket (Susanto & Nurharsono, 2. Salah satu dari empat teknik menembak yang paling penting untuk memasukkan bola ke keranjang lawan adalah lay up shoot. Setiap tembakan membutuhkan teknik menembak yang baik dan benar. Salah satu metode dan bentuk latihan yang dapat diterapkan dalam melatih keterampilan lay up atlet yaitu latihan step lay up menggunakan media gawang. Dimana atlet melakukan gerakan step lay up dengan meloncati gawang menggunakan satu kaki dengan volume dan intensitas yang nanti disesuaikan oleh pelatih. Manfaat dari latihan tersebut atlet akan terbiasa dengan gerakan langkah kaki yang baik atau step lay up nya, dan bisa juga membantu memaksimalkan teknik lainnya. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol. 2025 | 618-629 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Teknik lay up adalah tembakan yang di lakukan dalam jarak dekat sekali dengan ring basket, sehingga seolah-olah bola itu di letakkan ke dalam ring basket yang di dahului dengan gerakan dua langkah. (Harliawan & Rahmi, 2. Tembakan lay up di lakukan dekat dengan keranjang setelah menyalip atau menggiring bola. Pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa lay up shoot adalah teknik permainan dalam bola basket dan cara mainnya adalah dengan menembak atau melempar bola pada ring basket dengan jarak yang sangat dekat di sertai dua langkah ke depan (Fatimah, 2. Menurut (Riza et al. , 2. , presisi dalam menembak merupakan kemampuan mendasar yang harus dilatih dalam melakukan tembakan lay-up. Peneliti ingin menerapkan metode baru dengan media gawang sebagai latihan dengan tujuan dan di fokuskan lebih ke peningkatan keterampilan teknik lay up atlet bola basket. Maka treatment yang di berikan selama latihan akan di fokuskan latihan yang meningkatkan keterampilan teknik lay up, dengan melatih step lay up menggunakan media gawang agar bisa meningkatkan keterampilan teknik lay up atlet. Media gawang merupakan alat bantu latihan digunakan untuk lompatan. Pada dasarnya latihan lompat gawang adalah salah satu bentuk latihan beban yang apabila diatur secara terprogram akan meningkatkan kemampuan fisik seseorang. (Palmizal . Nurkadri, 2. Pada latihan ini, kondisi fisik yang paling menonjol pengembangannya adalah daya ledak atau power. Power adalah kombinasi antar kekuatan dan kecepatan kontraksi otot. Latihan lompat gawang bertujuan untuk meningkatkan kinerja otot tungkai. (Darmawan et al. , 2. Pengertian pada latihan lompat gawang adalah kemampuan untuk melakukan suatu lompatan yang dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa gawang yang berukuran tinggi 30 Ae 40 centimeter dengan panjang palang kurang lebih 100 centimeter ( 1 meter ). Jumlah gawang yang digunakan sesuai dengan program latihan yang dituju, jarak antara tiap gawang 1 meter. Pelaksanaan latihan lompat gawang yaitu dengan melompat ke atas melewati gawang, dengan step Ijang Yedi Yusuf. Alen Rismayadi, & Geraldi Novian Pengaruh Latihan Step Lay Up dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket kaki seperti melakukan lay up maupun dengan lompatan dua kaki. (Hardhina, 2. Latihan lompat dengan media gawang sama dengan latihan lompat dengan hurdle, dimana menggunakan berupa alat bantu berupa gawang yang memiliki ukuran yang sama dan jumlah gawang yang digunakan sama pula. (Palmizal . Nurkadri, 2. Bentuk latihan ini memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mengembangkan kerja otot dalam mencapai kemampuan kondisi fisik berupa daya ledak pada otot tungkai. Sehingga dari sistem pelaksanaannya dapat mengembangkan otot-otot, musculus rectus femoris, musculus vastus medialis, musculus gastornemius, musculus soleus, musculus semitendinosus, musculus semibronosus, dan musculus abdominialis. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi latihan yang lebih terstruktur dan menarik, salah satunya melalui penggunaan media gawang dalam latihan step lay up untuk meningkatkan fokus gerak dan kualitas eksekusi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus untuk mengkaji tihan step lay up dengan media gawang dapat meningkatkan keterampilan lay up atlet bola basket. Keterbaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media gawang sebagai alat bantu visual dan mekanis dalam latihan teknik lay up, yang belum banyak digunakan dalam penelitian sebelumnya yang umumnya hanya berfokus pada variasi gerak tanpa dukungan media latihan. Dengan demikian, pengembangan metode latihan teknik dasar bola basket. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan desain One grup pretest postest desain. yaitu desain penelitian yang terdapat pretest sebelum diberikan sebuah perlakukan . dan posttest setelah diberikan perlakuan, dengan demikian dapat diketahui lebih akurat karena dapat membandingkan sebelum diberikan perlakukan dan sudah diberikan perlakuan (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui apakah adanya pengaruh latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol. 2025 | 618-629 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. pada atlet bola basket. Dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana besar sampel sama dengan populasi (Sugiyono, 2. Adapun yang akan dijadikan populasi dalam penelitian ini yaitu atlet bola basket Club South Basketball di kab. Tasikmalaya. Jumlah populasi yang akan digunakan sebanyak 10 atlet putra, terdiri dari 10 atlet bola basket putra. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan pengukuran. Pada penelitian ini, menurut (Pratama & Wahyudi, 2. peneliti menggunakan instrumen yaitu : Tes lay up shoot. Tujuan dari instrumen yang ditetapkan oleh peneliti adalah untuk mengetahui kemampuan teknik lay up shoot berdasarkan sejauh mana tingkat keterampilan pada atlet bola basket. penelitian ini dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan, dalam seminggu 2 kali pertemuan (Mustamir et al. , 2. Adapun instrumen dan norma tes sebagai berikut: Gambar 1. Instrumen lay up test sumber : (Mustamir et al. , 2. Tabel 1. Norma penilaian tes lay up Nilai Interval Katagori Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Ijang Yedi Yusuf. Alen Rismayadi, & Geraldi Novian Pengaruh Latihan Step Lay Up dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket Lay Up Shoot Test. Hasil perhitungan validitas menunjukan korelasi 0,89 tes-re-test menunjukan reabilitasnya 0,91 menurut perhitungan peneliti. HASIL Hasil pengolahan dan analisis data disajikan dalam bentuk Tabel dan agar lebih mudah dipahami. Data dan persentase hasil pretest dan posttest disajikan pada tabel 2. Tabel 2. Data hasil pretest-posttest dan persentase latihan step lay up dengan media gawang No Nama Atlet Pre- Kategori Post- Kategori Persentase 1 MI Putra 40 Baik Sangat Baik 2 SG Putra 21 Cukup Baik 3 AF Putra 45 Baik Sangat Baik 4 MN Putra 35 Baik Baik 5 AN Putra 25 Cukup Baik 6 MR Putra 22 Cukup Baik 7 YM Putra 20 Cukup Baik 8 TN Putra 43 Baik Sangat Baik 9 CB Putra 37 Baik Baik 10 RA Putra 43 Baik Sangat Baik Total Tabel 2. Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui hasil dari nilai pretest dan postest tes pengukuran lay up shoot, dari data pretest diketahui terdapat 6 atlet dengan keterampilan lay up kategori baik dan 4 atlet dengan kategori cukup baik yang dimana belum diberikan perlakuan latihan step lay up dengan media gawang. Berdasarkan hasil postest setelah diberikan perlakuan latihan, keterampilan lay up atlet meningkat, dengan 4 atlet dengan kategori sangat baik dan 6 atlet dengan kategori baik. Persentase hasil pretest dan postest menunjukan peningkatan sebesar 36%. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol. 2025 | 618-629 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Tabel 3. Analisis Deskriptif Test Pre Post Mean 33,10 45,20 Standard deviation 10,06 8,70 Tabel 3 merupakan data hasil pretest dan posttest pada tes lay up, di mana peneliti mengevaluasi keterampilan teknik lay up mulai dari langkah kaki yang benar, hingga bola masuk atau menyentuh ring. Pada tabel ini, hasil pretest tes lay up diperoleh dengan nilai rata-rata dan simpangan baku sebesar . cUI = 33,10 & Sd = 10,. , sedangkan hasil posttest tes lay up dengan nilai rata-rata dan simpangan baku . cUI = 45,20 & Sd = 8,. menunjukkan adanya peningkatan keterampilan lay up melalui latihan step lay up dengan media gawang. Tabel 4. Uji Normalitas Test Pre Post Shapiro-Wilk Statistics 0,190 0,200 Description Sig. 0,861 0,923 Normal Normal Tabel 4 menunjukkan hasil uji normalitas menggunakan uji ShapiroWilk. Hasil uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk nilai pretest dan posttest menunjukkan nilai signifikan . ,861 dan 0,. > 0,05, sehingga H0 diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data pretest dan posttest dalam penelitian ini terdistribusi normal dan dapat dianalisis menggunakan uji parametrik. Tabel 5. Uji Homogenitas Test Pre Post Levene Statistic Statistics Sig. 0,745 0,399 Description Homogen Berdasarkan Tabel 5. Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai p (Sig. ) pretest-posttest adalah 0. 399 > 0. 05, sehingga data dapat dikatakan homogen, sehingga hipotesis varians dari variabel yang ada sama atau Ijang Yedi Yusuf. Alen Rismayadi, & Geraldi Novian Pengaruh Latihan Step Lay Up dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket Tabel 6. Uji Paired sample t-test Test Difference t-count Sig. Pre-Post 8,582 0,000 Berdasarkan Tabel 4. 7, hasil uji paired sample t- tes, menujukan nilai signifikan . < 0. 05, maka Ho ditolak, sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up atlet bola basket. PEMBAHASAN Dalam pembahasan, peneliti mencoba mengkaji hasil penelitian dan dukungan teori untuk membahas mengenai latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up atlet. Berdasarkan hasil penelitian terdapat adanya pengaruh latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up dengan hasil nilai perbandingan pretest dan posttest dengan nilai rata Ae rata sebesar 36%, dari hasil data ini bahwasannya adanya sebuah peningkatan dari latihan step lay up dengan media gawang terhadap keterampilan lay up. Hal ini sejalan dengan teori dan pendapat yang dikemukakan oleh peneliti Ae peneliti sebelumnya, bahwasannya latihan untuk mengasah atau membiasakan sebuah teknik, khususnya teknik lay up dalam bola basket sangat penting, hal ini selaras dengan teori menurut (Rahmadani, 2. AuTembakan lay up adalah hal yang harus sering dan di biasakan di latih dalam olahraga bola basket. Selain itu juga, media gawang menjadi peranan penting sebagai alat untuk membantu dalam melatih step lay up atlet, alat gawang yang di pakai ialah hurdle, ukuran hurdle yang di pakai adalah hurdle dengan tinggi 30 cm, hal ini dikarenakan selain untuk melatih step lay up, sekaligus untuk melatih tinggi lompatan atlet pada saat melangkah maupun melompat secara vertikal. Menurut (Clark et al. , 2. Penggunaan media gawang dalam latihan step lay up bertujuan untuk memberikan batas visual dan target ketinggian tertentu, sehingga atlet terdorong untuk melangkah dengan irama yang benar dan melompat optimal. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol. 2025 | 618-629 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Media ini juga membantu membentuk kebiasaan mekanik yang baik melalui latihan berulang dengan stimulus yang jelas. Media gawang meningkatkan visual control atlet, (Han et al. , 2. menunjukkan bahwa pembatasan atau pengaturan ulang informasi visual pada saat tembakan dapat meningkatkan visual control atlet. Dalam konteks ini, media gawang berfungsi sebagai visual cue yang memberi fokus pandangan pada titik tertentu sebelum dan saat tolakan, sehingga membantu meningkatkan koordinasi antara gerak kaki dan Selain itu, meta-analisis oleh (Vanzella et al, 2. menemukan bahwa quiet eye yaitu durasi fiksasi visual terakhir sebelum eksekusi gerakan berkorelasi positif dengan akurasi tembakan. Dengan media gawang, atlet cenderung memiliki fokus visual yang lebih konsisten sebelum melakukan lay-up, yang secara tidak langsung melatih durasi quiet eye mereka. Hal ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh (Mustamir et al. , 2. Penggunaan media bantuan, baik gawang mini maupun alas latihan, memberikan umpan balik visual dan memfokuskan latihan pada pola langkah dan akurasi, memudahkan pembentukan ritme gerak yang lebih efektif. Media gawang juga berperan sebagai evironmental constraint, hal ini sangat berguna bagi perkembangan performa atlet, (Clark et al. , 2. menegaskan efektivitas constraints-led training pada olahraga interceptive, termasuk basket. Media gawang bertindak sebagai environmental constraint yang memaksa atlet menyesuaikan langkah, arah gerakan, dan tolakan sesuai jalur tertentu. Hal ini membantu membentuk pola gerak yang efisien dan dapat direplikasi dalam situasi pertandingan. (Akinci, 2. juga menemukan bahwa umpan balik visual, baik tunggal maupun digabung dengan verbal lebih efektif dibandingkan hanya verbal dalam meningkatkan pembelajaran lay-up. Media gawang menghadirkan bentuk umpan balik visual secara langsung: jika langkah atau tolakan salah, atlet akan gagal melewati atau mencapai target gawang. Ijang Yedi Yusuf. Alen Rismayadi, & Geraldi Novian Pengaruh Latihan Step Lay Up dengan Media Gawang Terhadap Keterampilan Lay Up Atlet Bola Basket KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan uji hipotesi yang telah di lakukan, dapat disimpulkan bahwa latihan step lay up dengan media gawang memberikan pengaruh dan dampak positif terhadap keterampilan lay up atlet bola basket yang di tandai dengan signifikannya hasil analisis data pretest dan posttest yang dilakukan dalam penelitian. REFERENSI