Gaya Hidup Frugal Living dalam Penggunaan Qris menurut Pandangan Islam (Frugal Living and QRIS: The Transformation of Financial Modesty in Isla. Ismi Yonifia1*). Bobbi Aidi Rahman. 1,2Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno. Indonesia Koresponden: iyonifia@gmail. DOI: https://doi. org/10. 32939/dhb. E-Journal Al-Dzahab Vol. No. Sept. Hal. p-ISSN: 2808-7631 e-ISSN: 2808-758 ABSTRACT Purpose: This research aims to determine and analyze how frugal living can influence a person in determining priorities in life Design/methodology/approach: The writing method used is a descriptive method with an analytical approach to determine the relationship between the use of QRIS technology and the frugal living lifestyle, where data collection techniques rely on references in the literature method as the main source. In other words, the data method collected and obtained from literature such as the Qur'an and scientific journals related to the discussion of QRIS and frugal living. Findings: The results showed that applying a frugal living lifestyle by using QRIS as a payment aid, a person will avoid negative things such as debt and This is in accordance with Islamic teachings where wastefulness and excess are hated by Allah SWT. Research implications: QRIS is one of the latest technologies that can help people who wants to adopt a frugal lifestyle. Using QRIS will enable people to better manage their financial expenses for daily needs. Keywords: Frugal Living. Islam. Qur'an. QRIS ABSTRAK Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana gaya hidup frugal living dapat mempengaruhi seseorang dalam menentukan prioritas dalam hidup Desain/Metodologi/Pendekatan: Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan analitis, untuk mengetahui hubungan antara penggunaan teknologi QRIS dengan gaya hidup frugal living, dimana teknik pengumpulan data mengandalkan acuan dalam metode pustaka sebagai sumber Dengan kata lain, metode data yang dikumpulkan dan diperoleh dari literatur seperti Al-qurAoan dan jurnal ilmiah yang terkait dengan pembahasan QRIS dan frugal living. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan menerapkan gaya hidup frugal living dengan menggunakan QRIS sebagai alat bantu pembayaran maka seseorang akan terhindar dari hal negatif seperti hutang dan sifat boros. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam dimana sifat boros dan berlebih-lebihan sangat dibenci oleh Allah SWT. Implikasi: QRIS adalah salah satu tekhnologi terkini yang dapat membantu seseorang yang akan menerapkan gaya hidup frugal living, dengan menggunakan QRIS akan membuat seseorang lebih bisa mengatur pengeluaran keuangan untuk kebutuhan hidup sehari-hari Kata Kunci: Frugal Living. Islam. QurAoan. QRIS PENDAHULUAN Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan dan menggunakan suatu barang/jasa untuk nmemenuhi kebutuhan dan mencapai tingkat kepuasan suatu individua atau kelompok. Konsumsi merupakan suatu hal yang pasti dalam kehidupan sehari-hari manusia, karena ia membutuhkan berbagai keperluan untuk dapat mempertahankan hidupnya (Syahrial, 2. E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 manusia membutuhkan makan untuk hidup, berpakaian untuk melindungi tubuhnya dari berbagai macam iklim yang ekstrim, serta memiliki tempat tinggal untuk dapat berteduh dan beristirahat bersama keluarga. Demikian juga aneka peralatan untuk memudahkan menjalani Sepanjang hal itu dilakukan sesuai dengan aturan-aturan syaraAo, maka tidak akan menimbulkan problematika (Syahrial, 2. Gaya hidup konsumtif dan berlebih-lebihan ditandai dengan kecenderungan untuk membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan terutama di kalangan generasi muda. Pada zaman modern ini, seseorang akan melakukan pembelian ataupun pemakaian barang bukan dikarenakan oleh kebutuhan, melainkan untuk keinginan yang kurang bermanfaat, seperti mengikuti tren, gengsi, menaikkan prestise, dan berbagai alasan lainnya yang dianggap kurang penting (Muslihah, 2. Mengikuti tren yang banyak dilakukan orang-orang untuk sebuah gaya hidup. Gaya hidup inilah yang mendorong manusia untuk melakukan perilaku Islam melarang sifat berlebihan dalam menggunakan atau mengeluarkan uang . Israf adalah melakukan suatu perkara di luar batasnya yang seharusnya perkara tersebut sudah cukup dan pantas, namun ditambah dan dilebih-lebihkan hingga menimbulkan kesiasiaan terhadap perkara tersebut serta menjadi hal tidak bermanfaat (Muslihah, 2. Israf juga dapat diartikan melakukan perbuatan yang melampaui batas atau ukuran sebenarnya, seperti terlalu kenyang, berpakaian terlalu glamour dan mewah membelanjakan harta dengan cara yang bathil (Utami 2. Hampir semua lapisan masyarakat tanpa mengenal batas usia dan tingkat sosial terbawa sifat konsumerisme yang sedang merajai manusia. Berbagai macam jenis makanan, minuman, perhiasan, fashion, telepon seluler keluaran terbaru dan alat-alat elektronik lainnya dari harga paling murah hingga harga yang paling mahal telah menjadi lifestyle dan trend saat Seringkali orang-orang membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan, akibatnya barang tersebut menjadi mubazir dan tidak bermanfaat. Hal inilah yang menunjukkan bahwa perilaku berbelanja bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan saja tetapi juga untuk bergaya, bermegah-megah, dan menunjukkan kemewahan yang dimiliki Akses internet dan kemudahan bertransaksi secara online mendorong pola perubahan Dalam menghadapi berbagai fenomena dan kondisi perekonomian yang serba mahal, ditambah adanya fitur-fitur belanja online canggih yang mendorong masyarakat untuk berlaku konsumtif, muncul istilah yang menjadi tren saat ini yaitu frugal living (Muslihah. Frugal living merupakan gaya hidup hemat yang saat ini sedang popular di kalangan masyarakat, khususnya anak muda yang ingin mempersiapkan masa depan yang mapan. Meskipun mengutamakan hidup hemat, orang-orang yang menerapkannya tetap mementingkan value atau nilai dari suatu barang. Frugal living juga mencerminkan kedisiplinan dan kecerdasan dalam pengelolaan suatu barang, gaya hidup ini merupakan salah satu cara untuk mengontrol diri dari perilaku konsumtif secara berlebihan untuk mencapai tujuan jangka panjang (Ahmad, 2. , sifat ini juga memicu preferensi untuk melestarikan sumber daya dan menerapkan rasionalitas ekonomi dalam ketercapaiannya, yaitu untuk menilai biaya peluang barang dan produk yang akan di beli. Seiring dengan berkembangnya teknologi finansial, telah banyak inovasi sistem pembayaran yang bemunculan, inovasi tersebut menghadirkan suatu perkembangan ekonomi yang baru, berupa ekonomi digital. Dalam perkembangannya saat ini sistem pembayaran yang muncul adalah server based dan chip based (Gabriella, 2. Dan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah pembayaran dengan metode server based yang berbentuk Qr-Code. Penggunaan Qr-Code yang saat ini ramai digunakan untuk pembayaran dan mulai mendapatkan daya trarik yang cukup besar di Indonesia. Bank Indonesia juga melakukan inovasi sistem pembayaran berbasis Qr-Code yang dinamakan dengan QRIS (Quick Responses Code for Indonesia Standar. E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Kemudahan dengan menggunakan digitalisasi sistem pembayaran bisa mengubah perilaku konsumen secara nyata, walaupun fitur QRIS menawarkan banyak manfaat untuk efisiensi pembayaran, jika tidak dilakukan dengan benar dan tanpa aturan, maka prinsip frugal living tidak akan berjalan sebagai mana mestinya dan seperti yang diharapkan. Oleh sebab itu penting untuk membahas dan melakukan penelitian tentang bagaimana memanfaatkan QRIS dengan baik dan benar agar tercapai kehidupan frugal living yang diharapkan sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kekosongan penelitian saat ini dengan memberikan pengetahuan jika hidup frugal living bisa diraih dengan memanfaatkan dan menggunakan fitur QRIS sebagai alat transaksi keuangan, pencacatan keuangan, dan untuk membantu mengurangi pengeluaran yang berlebihan. Karena pemborosan dan sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Penelitian ini akan mengkaji tentang bagaimana gaya hidup frugal living bisa di jalankan atau diterapkan dengan menggunakan teknologi QRIS sebagai alat bantu pembayaran saat melakukan transaksi, dengan menggunakan QRIS dan berbagai fitur yang dimiliki maka diharapkan seseorang yang telah memilih untuk menjalankan hidup frugal living bisa dengan mudah memilih mana kebutuhan yang memang sedang dibutuhkan tanpa harus merasa kekurangan atau merasa tertinggal dengan pilihannya. Penelitian ini juga akan membahas tentang bagaimana frugal living dilihat secara Al-qurAoan dan Islam dan bagaimana cara menjalankannya sesuai dengan syariat agar tidak terjadi kesalahan atau jauh dari kata TINJAUAN PUSTAKA Teori Ekonomi dan Teori Hukum Islam tentang teknologi QRIS dan frugal living Pemahaman tentang QRIS dapat dikaitkan dengan konsep ekonomi dan teknologi. QRIS, sebagai standar pembayaran digital, dapat dilihat sebagai bagian dari teori ekonomi dan sistem pembayaran. QRIS berfokus pada bagaimana sistem pembayaran digital terstandarisasi dapat memfasilitasi transaksi yang lebih mudah, cepat dan aman bagi konsumen dan pedagang, teori ini juga menekankan pada aspek inklusi keuangan, efisiensi, dan transparansi yang dibawa oleh QRIS dalam ekosistem pembayaran digital Indonesia. Efektifitas penggunaan QRIS juga mendorong perkembangan ekonomi pada era digital dan penggunaanya pun sudah mencakup ke berbagai sektor dan memberikan banyak manfaat yaitu dapat mempercepat keuangan inklusif, dapat mendorong perekonomian agar lebih efisien dan memajukan UMKM di Indonesia (Ardana et al. , 2. Penggunaan QRIS memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan manajemen keuangan, terutama dalam hal perencanaan, penganggaran, dan pengendalian, sehingga digitalisasi tidak hanya membuat pengelolaan keuangan lebih mudah tetapi juga membangun kebiasaan keuangan yang lebih bijaksana (Resti Agustini et al. , 2. Dalam hukum Islam. QRIS sebagai sistem pembayaran digital umumnya diperbolehkan karena memiliki manfaat ekonomi yang besar, tetapi, penting untuk memastikan bahwa transaksi QRIS dilakukan sesuai dengan prinsip syariah, seperti menghindari unsur riba, gharar . dan maisir . Pemahaman akan teknologi yang terus berkembang, bahwa Islam mendorong umatnya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam mementingkan pengembangan dan penguasaan iptek untuk menjadi sarana ibadah. Transaksi jual beli secara elektronik menggunakan QRIS merupakan suatu kemudahan yang sudah memenuhi kriteria kesyariahannya (Nada, 2. Secara ekonomi konvensional dan hukum Islam penggunaan teknologi QRIS samasama boleh dipergunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya yaitu untuk membantu seseorang dalam menerapkan gaya hidup frugal living. Sejarah dan Pengertian Frugal Living E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Sejarah frugal living mulai berkembang di Amerika Serikat sejak masa The Great Depression antara tahun 1929 hingga 1939. Kondisi ekonomi saat itu yang sulit karena depresiasi memaksa masyarakat untuk lebih menghargai nilai uang dan mengurangi Sementara di abad pertengahan biara dan pemuka agama pada masa itu menerapkan gaya hidup hemat sebagai praktik spiritual. Caranya dengan menghargai kesederhanaan dan kemandirian. Sedikit banyak hal ini mempengaruhi masyarakat yang menjadi penganut kepercayaan serupa, tak hanya sampai disitu, pada masa revolusi industri berlangsung, hidup frugal juga diterapkan. Frugal living merupakan hasil dari perubahan budaya dan kesadaran kolektif tentang keuangan dan pengelolaan sumber daya. Beberapa ahli finansial mengatakan bahwa, frugal living juga lahir dari sebuah kecemasan akan perilaku konsumtif masyarakat sebagai konsekuensi dari digitalisasi. Semua orang bisa menghabiskan uang yang digunakan untuk belanja melalui aplikasi dalam hitungan menit, jika perilaku konsumtif ini dibiarkan, maka akan melahirkan pola hidup masyarakat tanpa tabungan dan berpotensi terlilit utang (Muslihah, 2. Frugal living ialah suatu sikap yang sejalan dengan kesederhanaan, sukarela, dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi suatu hal, gaya hidup ini benar-benar sangat mendorong seseorang untuk menghindari apa yang tidak mereka butuhkan (Maisyarah & Nurwahidin, 2. Gaya hidup frugal living juga didefinisikan sebagai sifat seorang konsumen untuk memilih melestarikan sumber daya dan menerapkan rasionalitas ekonomi dalam ketercapaiannya, yaitu untuk menilai biaya peluang barang dan produk yang akan dibeli (Ernesto & dkk, 2. Frugal living juga identik dengan skala prioritas. Skala prioritas adalah rincian kebutuhan yang disesuaikan dengan kepentingan dan upah yang Skala prioritas sangat relevan digunakan untuk mengatur keuangan dan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan (Sumiyati, 2. Hubungan QRIS dengan Frugal Living QRIS yang dikembangkan oleh Bank Indonesia adalah model pembayaran tercanggih saat ini yang bisa dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone penggunanya saja. QRIS juga mendapat sambutan yang positif dari berbagai pihak. QRIS akan berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi digital di Indonesia (Muniarty et al. , 2. Kemunculan QRIS di Indonesia merupakan kemajuan teknologi yang memiliki dampak positif yaitu bisa meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan akses yang mudah. Hubungan yang signifikan antara teknologi QRIS dan frugal living adalah dari cara penggunaannya. QRIS dapat digunakan untuk mendukung gaya hidup hemat, penggunanya dapat dengan mudah melakukan pembayaran digital yang sering terhubung dengan berbagai promo, diskon maupun cashbach, hal inilah yang memungkinkan pengguna untuk mendapat harga lebih murah sehingga bisa mendukung tujuan frugal living untuk menghemat pengeluaran. Frugal living juga menawarkan pendekatan yang lebih sederhana dan bertanggung jawab dalam menjalankan kehidupan di era modern. Dimana teknologi dimanfaatkan untuk efisiensi dan keberlanjutan, bukan sekedar untuk memenuhi keinginan yang tidak perlu (Usqho et al. , 2. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitis untuk mengetahui hubungan antara penggunaan sistem sistem pembayaran non-tunai QRIS dengan gaya hidup frugal living sesuai dengan ketentuan Al-quran dan Islam. Metode deskriptif kualitatif ini merupakan metode yang menafsirkan dan menuturkan data yang bersangkutan dengan situasi yang sedang terjadi. Pendekatan kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati (Maisyarah & Nurwahidin, 2. E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sumber-sumber ajaran Islam : Al-QurAoan, dan hadis, serta materi terkait yang membahas tentang QRIS dan frugal living. Teknik dokumentasi digunakan untuk menganalisis peraturan-peraturan, sedangkan teknik analisis isi digunakan untuk memahami konsep penggunaan fitur teknologi QRIS serta bagaimana penerapannya dalam menjalankan gaya hidup frugal living sesuai dengan ajaran Al-qurAoan dan Islam. Analisis data menggunakan metodologi kualitatif deskriptif yang meliputi tahapan mengatur informasi dari sumber yang relevan untuk mengesktrak data dengan tujuan penelitian, penyajian data dengan menyusun hasil analisis untuk menjelaskan bagaimana gaya hidup frugal living bisa diterapkan dengan bantuan fitur QRIS dan kemudian merumuskan kesimpulan. Strategi ini bertujuan untuk menghasilkan wawasan yang luas tentang bagaimana seseorang bisa menerapkan gaya hidup frugal living dapat di lakukan dengan digitalisasi keuangan melalui fitur QRIS sesuai dengan norma Al-qurAoan dan Islam. HASIL DAN PEMBAHASAN Frugal Living Islam Frugal living kian diminati, lebih dari sekedar tren, ternyata prinsip ini sesuai dengan ajaran Islam, yang senantiasa mendorong umatnya hidup sederhana dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Islam dengan tegas melarang pemborosan dan kemewahan yang berlebihan seperti yang digariskan dalam Al-Quran. Larangan ini bukan semata-mata untuk membatasi kesenangan hidup, melainkan untuk mendorong umat muslim menjadi pengelola harta yang bijak dan bertanggung jawab (Lubis, 2. Dalam Al-quran Allah berfirman surah Al-Isra ayat 26-27,terkait larangan boros dan berlebih-lebihan dalam hidup. Yang artinya AuBerikanlah kepada kerabat dekat haknya, . uga kepad. orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghamburhamburkan . secara boros. Sesungguhnya para pomboros itu adalah saudarasaudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya. Ay. Di dalam Al-qurAoan kedua ayat ini terletak setelah ayat yang membahas tentang memberi tuntunan yang menyangkut ibu bapak. Ayat ini melanjutkan ayat sebelumnya yang membahas tentang berperilaku baik kepada kerabat dan keluarga dengan memberi bantuan, dan menjaga silaturahmi. Kandungan ayat 26 ini mengajarkan umat Islam untuk bersikap baik kepada siapapun, bukan hanya kepada kedua orang tua , tapi juga kepada sanak dan saudara dalam keluarga, kepada kaum dhuafa . , dan bahkan kepada orang yang berada dalam perjalanan. Maksud bersikap baik dalam hal ini diantaranya dengan menyambung silaturahmi, memberikan hak mereka berupa bantuan baik dalam bentuk jasa ataupun materi. Memberikan hak tersebut memang merupakan suatu kewajiban yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, serta berkaitan dengan bentuk pengabdian dan tauhid kepada-Nya. Melalui pemberian hak ini maka akan terbangunlah hubungan yang baik antara pemberi dan penerimanya, (Maisyarah & Nurwahidin, 2. , tentunya dengan hanya mengharap Ridha Allah SWT. Adapun beberapa tafsir penting mengenai Surat Al-Isra ayat 26 adalah sebagai berikut : Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia Dan berbuatlah kepada orang-orang yang masih terkait hubungan kekerabatan denganmu, dan berilah ia haknya dalam bentuk kebaikan dan berilah orang miskin yang tidak memiliki sesuatu yang mencukupinya dan menutupi kebutuhannya, musafir yang terasing dari keluarga dan kehabisan bekal harta. Dan janganlah engkau belanjakan hartamu dalam urusan selain ketaatan kepada Alah atau secara berlebihan dan boros (Web, n. Tafsir Al-madinah Al-Munawwarah E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Allah memerintahkan untuk menunaikan hak-hak para kerabat berupa kebaikan bagi mereka, dan menunaikan hak orang-orang miskin yang membutuhkan, dan musafir yang jauh dari keluarga dan hartanya. Tafsir Al-Mukhtashar Wahai orang yang beriman, berikanlah hak kerabat dekatmu berupa ikatan silaturahmi, juga berilah bantuan kepada orang miskin yang membutuhkan , dan orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan, dan janganlah sekali-kali menggunakan hartamu dalam kemaksiatan, atau menghamburkan secara boros (Web, n. Tafsir Al-wajis Berilah kerabatmu hak-haknya berupa kebaikan dan silaturahmi. Dan berilah orang yang membutuhkan itu haknya berupa zakat, juga orang yang kehabisan bekal dalam Sedekahkanlah kepada mereka sedekah nafilah ketika membutuhkan. Dan janganlah kamu menafkahkan harta benda kepada selain tempat yang disarankan oleh syariat. Hal itu melewati batas yang telah dipertimbangkan oleh syariat dalam urusan infak yang halal dan infak kepada selain yang berhak. Ayat ini diturunkan terkait nasihat kepada orang itu (Web, n. Selanjutnya kandungan surat Al Isra ayat 27 adalah melarang umat Islam bersikap berlebihan dan melampaui batas, karena sifat boros merupakan perilaku setan yang senantiasa ingkar kepada Tuhannya. Adapun tafsir dari ayat tersebut adalah sebagai berikut. Tafsir Al-Muyassar Sesungguhnya orang yang melakukan pemborosan dan membelanjakan hartanya dalam maksiat kepada Allah mereka itu menyerupai setan-setan dalam hal keburukan,kerusakan dan maksiat. Dan setan itu sangat banyak kufurnya dan keras pengingkarannya terhadap nikmat Tuhannya (Kumparan, 2. Tafsir Al-Wajiz Sesungguhnya orang-orang yang boros adalah pasangan . setan karena pemborosan itu termasuk godaan setan. Dan setan itu sangat kufur atas nikmat-nikmat Tuhannya (Kumparan, 2. Tafsir Al-Mukhtashar Sesungguhnya orang-orang yang menggunakan harta mereka dalam kemaksiatan, dan orang-orang yang menghambur-hamburkannya secara boros adalah saudara-saudara setan, mereka mentaati segala apa yang diperintahkan para setan tersebut berupa sikap boros dan menghamburkan harta, padahal setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya, ia memerintahkan kecuali dengan perintah yang mengundang kemurkaan Tuhannya (Kumparan, 2. Makki bin Abi Thalib dalam kitab al-hidayah ila Bulugh an- Nihayah, menjelaskan bahwa ayat diatas menjelaskan larangan bagi umat Islam untuk menghamburkan harta kekayaan yang Allah berikan untuk bermaksiat kepada-Nya. Lebih lanjut, ayat ini menekankan pentingnya menggunakan harta dengan bijak dan bertanggung jawab, serta menghindari perilaku boros dan berlebihan (Lubis, 2. Pemborosan dipahami oleh para ulama dalam arti pengeluaran yang bukan hak, karena itu jika seseorang menafkahkan/membelanjakan semua hartanya dalam kebaikan, maka ia bukanlah orang yang boros, misalnya. Sayyidina Abu Bakar ra. Menyerahkan semua hartanya kepada Nabi SAW dalam rangka berjihad di jalan Allah, sedangkan Sayyidina Utsman membelanjakan separuh Nafkah mereka diterima Rasullah Saw dan beliau tidak menilai mereka sebagai orang yang boros. Berdasarkan penjelasan dari ayat diatas, konsep dari frugal living yang diajarkan oleh islam adalah sebagai berikut : E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Menerapkan hidup hemat, yang berarti dalam menggunakan harta dan rezeki yang diberikan oleh Allah, kita harus mengaturnya sebaik mungkin supaya pemasukan dan pengeluaran untuk kebutuhan tetap lebih besar pemasukan. Defenisi hidup hemat yaitu sadar akan pengeluaran dan fokus kepada beberapa prioritas keuangan. Seseorang yang hidup hemat itu perlu memikirkan tujuan utama dan harus mampu mencari cara bagaimana mereka dapat mencapai tujuan tersebut. Gaya hidup hemat ini akan mendorong seseorang untuk melepaskan apa yang tidak benar-benar mereka butuhkan (Kumoko,2. Konsep frugal living juga mengutamakan kualitas, yang artinya seseorang sangat perlu memperhatikan kualitas sebagai prioritas utamanya. Walaupun jumlah suatu barang itu sedikit, segala hal yang memiliki kualitas yang baik lebih utama dan lebih diprioritaskan daripada sekedar banyak tapi tidak berkualitas. Seseorang yang mengutamakan kualitas tidak akan mudah terkecoh terhadap harga suatu barang yang mahal, karena mereka akan mengutamakan fungsi suatu barang dengan kualitas yang baik (Syahrial, 2. Bersikap Tawazun, tawazun adalah sikap menyeimbangkan segala aspek dalam kehidupan, tidak condong kepada salah satu perkara saja. Sikap ini sebaiknya ada dalam diri setiap muslim dan diperintahkan langsung oleh Allah SWT dalam firmanNya. Fahmi Fauzi Indarto. AuTawazun. Keseimbangan Antara Kehidupan Dunia Dan AkhiratAy (Kemenkeu, 2. Tawazun juga dapat didefinisikan sebagai sikap yang mampu menyeimbnagkan diri sendiri ketika memilih sesuatu sesuai dengan kebutuhan, yakni keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat, keseimbangan antara kebutuhan rohani dan jasmani, keseimbangan antara kebutuhan hidup seharihari dan beribadah kepada Allah SWT (Maisyarah & Nurwahidin, 2. Mengutamakan hak orang lain tidak lebih besar dari diri sendiri. Allah memerintahkan untuk memberikan hak terhadap saudaranya, baik berupa jasa maupun Namun yang perlu di ingat adalah memberikan hak kepada orang lain tentu dilakukan dengan secukupnya dan sewajarnya, jangan sampai membuat diri sendiri Dalam Islam pun terdapat istilah zakat maal atau zakat harta yang dianjurkan bagi seseorang yang telah mencapai nasabnya untuk memberikan 2. dari hartanya untuk orang yang membutuhkan. Manfaat Penerapan Gaya Hidup Frugal Living Dalam Islam Allah SWT dan Rasullah SAW sangat mengapresiasi umat Islam yang memilih hidup untuk tidak berlebih-lebihan, yang mana gaya hidup seperti ini sangat dikenal di era saat ini dengan sebutan frugal living. Dalam Islam, terdapat beberapa manfaat yang berkaitan dengan frugal living jika seseorang dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya Memperoleh anugerah dari Allah SWT merupakan manfaat pertama yang dirasakan bagi seorang muslim ketika bisa menerapkan gaya hidup frugal living. Ketika seseorang memutuskan hidup hemat, tidak berlebihan guna menghindari hal negatif seperti hutang dan pemuasan hawa nafsu belaka, maka hal ini akan mengubah hidup seseorang dan mampu terhindar dari perasaan stress dan bisa mententramkan jiwa. Rasa positif yang dirasakan inilah yang menjadi salah satu bentuk rahmat dan anugerah yang diberikan langsung oleh Allah SWT. Maksimal dalam beramal, artinya jika seseorang memiliki cukup harta, maka ia akan membagikan sebagian hartanya kepada saudaranya. Seseorang akan memiliki lebih banyak uang tabungan untuk mendukung kegiatan amal sosial. Selain itu, seseorang yang berprinsip hidup frugal living ini akan maksimal dalam tujuan akhiratnya sebab ia tidak begitu mengikuti keinginan duniawinya (Ahmad, 2. E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 Mengikuti sunnah Nabi dan para sahabat, sebab mereka tidak berlebihan dalam menikmati setiap kemewahan yang diterima. Walau memiliki harta yang banyak, sebagaimana yang diketahui pula bahwa bisnis Nabi Muhammad yang begitu luas sampai Jazirah Arab. Bahkan dengan harta yang ada tersebut dimaksimalkan untuk mendukung kehidupan akhirat. Nabi dan para sahabat terdahulu tidak berlebih-lebihan dalam menyikapi harta yang berlimpah. Kesederhanaan tampak jelas pada mereka, walau harta mereka berlimpah begitu banyak (Ahmad, 2. Terbebas dari hutang. Islam tidak mengajarkan umat untuk berhutang, beberapa cara untuk terhindar dari hutang adalah memisahkan antara kebutuhan dan keinginan, hidup hemat dan tidak konsumtif juga bisa digunakan sebagai cara agar terhindar dari hutang, dan yang terpenting adalah bisa mengendalikan diri dalam mengikuti hawa Dengan menerapkan cara ini maka mereka yang hidup hemat akan terhindar dari kebiasaan berhutang. Memiliki dana darurat, dana darurat adalah jenis tabungan yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang. Di dalam Al-qurAoan dibahas tentang Nabi Yusuf yang juga sekaligus sebagai bendahara Mesir yang sangat luar biasa. Berkat keahlian finansial Nabi Yusuf yang sangat hebat. Mesir saat itu berhasil melewati masa sulit. Cara yang dilakukan Nabi Yusuf saat itu adalah dengan memisahkan dana pada saat lapang untuk mengisi kantong-kantong guna menghadapai kemungkinan kemarau panjang pada 7 tahun berikutnya. Inilah contoh skema darurat yang direncanakan yang sudah ada pada zaman para Nabi beribu tahun yang lalu. Lebih bersyukur atas segala apa yang dimiliki. Orang-orang akan selalu berkecukupan dan mensyukuri segala yang dimilikinya jika mempraktekkan hidup hemat atau frugal living. Selain itu, dapat mencegah rasa iri atau dengki terhadap milik orang lain. Akibatnya, seseorang yang menjalani gaya hidup hemat akan lebih sadar akan apa yang dimilikinya dan akan memanfaatkan sebaik mungkin dalam hidupnya (Muslihah, 2. Gaya hidup frugal living tidak pernah memaksa seseorang untuk hidup serba irit dengan membeli barang yang murahan, tetapi lebih mengarahkan untuk hidup dengan cara yang efektif tanpa membuat sengsara. Ketika ingin menerapkan gaya hidup frugal ini harus dipastikan telah paham dengan konsep dasar terlebih dulu. Membeli barang murah belum tentu menjadi lebih hemat karena tidak semua produk murah memiliki kualitas yang bagus. Penggunaan Qris Dalam Frugal Living QRIS merupakan satu-satunya standar QR code pembayaran untuk system pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dengan asosiasi sistem pembayaran Indonesia (ASPI) (Salim & Nopiansyah, 2. Tujuan pembentukan QRIS sejalan dengan implementasi inisiatif Bank Indonesia serta pengembangan infrastruktur dalam pembayaran ritel yang mana dilakukan secara real time, seamless, dan selalu dapat diakses (Saputri, 2. manfaat menggunakan QRIS juga supaya bisa menerapkan aspek keamanan dan perlindungan konsumen pada praktek kejahatan dunia digital selama melakukan transaksi pembayaran digital, menggunakan QRIS memberikan banyak manfaat atau tingkat risiko dalam penggunaannya sebagai alat pembayaran relatif rendah (Saputri. QRIS juga secara signifikan mempengaruhi berbagai aspek perilaku dan prinsip keuangan, terutama dalam konteks pengurangan uang tunai, karena QRIS memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat dan aman, dan mengurangi ketergantungan dengan uang tunai, tranformasi ini terutama terlihat jelas di wilayah E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 perkotaan di mana infrastruktur digital lebih maju, memfasilitasi penggabungan QRIS ke dalam transaksi keuangan sehari-hari (Fielnanda et al. , 2. Dalam penelitian ini akan melihat bagaimana fitur-fitur QRIS dapat meningkatkan literasi keuangan pengguna, mengurangi pengeluaran yang tidak dibutuhkan, dan membantu individu dalam mengelola keuangan mereka secara lebih baik sesuai dengan kaidah dan syariat Islam. Efektifitas penggunaan QRIS sebagai transaksi pembayaran juga dipengaruhi oleh faktor manfaat yang diperoleh baik dari sisi pengguna aplikasi maupun bagi penyedia QRIS, menurut Bank Indonesia manfaat penggunaan QRIS, diantaranya : Transaksi dapat dilakukan tanpa membutuhkan waktu yang lama Tidak memerlukan uang cash untuk melakukan transaksi pembayaran Terjamin keamanan dan perlindungan karena seluruh penyelenggara PJSP memiliki izin dan adanya pengawasan dari Bank Indonesia. PEMBAHASAN Penelitian ini mengungkapkan bahwa QRIS (Quick Response Code Indonesia Standar. adalah teknologi resmi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, mempunyai sistem pembayaran non-tunai yang cepat dan mudah melalui berbagai aplikasi dompet digital atau mobile banking, banyak penyedia layanan keuangan yang menawarkan promo, diskon atau cashback khusus pembayaran menggunakan QRIS yang dapat membantu mengurangi Transaksi menggunakan QRIS akan tercatat secara otomatis dalam aplikasi dompet digital sehingga memudahkan pelacakan pengeluaran bulanan, mingguan maupun Dengan mengetahui detail pengeluaran tersebut, seseorang yang menerapkan frugal living dapat menganalisis kebiasaan belanja dan mengidentifikasi area yang perlu dipangkas. Transaksi non-tunai dengan QRIS juga bisa membuat seseorang lebih sadar akan pengeluaran mereka dibanding dengan menggunakan uang tunai, kesadaran ini juga penting untuk menerapkan frugal living karena bisa memprioritaskan kebutuhan. Tidak bisa dipungkiri dewasa ini penggunaan QRIS sangat memudahkan pembayaran, terkadang ada kecenderungan untuk impulsif dalam berbelanja, sejalan dengan penelitian terdahulu yang mengatakan bahwa godaan untuk melakukan pemborosan itu ada Dimana-mana. Namun, jika sudah meniatkan diri untuk menerapkan prinsip frugal living seseorang akan lebih berhatihati dalam memilih produk dan layanan, mereka akan membandingkan harga, mencari alternatif yang lebih murah, dan sangat menghindari pembelian impulsif. Penelitian oleh Fielnanda menunjukkan bahwa implementasi QRIS di dalam keuangan syariah secara signifikan mengubah paradigma transaksi keuangan, terutama dengan mengurangi ketergantungan pada uang tunai. QRIS tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pembayaran, tetapi juga sebagai katalisator untuk memajukan cita-cita etos di bidang keuangan. Penelitian ini menyatakan bahwa QRIS dapat mengurangi penggunaan uang tunai, yang sering kali memicu pengularan impulsif, sekaligus meningkatkan kualitas dokumen keuangan. Penelitian ini juga menyoroti hubungan yang signifikan antara QRIS dan prinsip-prinsip pembiayaan syariah. Dalam kerangka syariah, keadilan merupakan prinsip dasar yang dijaga dengan ketat. Dan QRIS dapat berfungsi untuk menjamin bahwa semua transaksi dilakukan secara adil tanpa adanya penipuan atau aktivitas yang tidak etis. QRIS mendorong lingkungan yang lebih sehat bagi semua peserta transaksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif (Fielnanda et al. , 2. Penelitian oleh hasanah menyatakan generasi Z memiliki pemahaman yang cukup kuat tentang pentingnya mengelola keuangan dengan bijaksana, dengan memandang frugal living sebagai kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas ekonomi dan persaingan yang semakin ketat. Mereka mengaitkan frugal living dengan konsep keberlanjutan dan tanggung jawab sosial, percaya bahwa pengurangan pengeluaran tidak hanya bermanfaat bagi keuangan pribadi, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian E-Journal Al Dzahab Volume 06 Nomor 02. September 2025 ini memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana lingkungan sosial dan teknologi memengaruhi keputusan keuangan mereka. Namun, penelitian juga mengungkap beberapa tantangan yang dihadapi gen Z dalam menerapkan frugal living, seperti godaan konsumsi yang tinggi dan tekanan dari lingkungan social untuk terus mengikuti tren konsumsi. Meskipun demikian, kesadaran mereka akan pentingnya gaya hidup hemat dan sederhana sebagai respons terhadap tantangan ekonomi modern menunjukkan potensi besar untuk adopsi frugal living di kalangan generasi Z (Hasanah Naimatul, 2. Terkait judul yang kami pilih Au Gaya Hidup Frugal Living dalam Penggunaan QRIS menurut Pandangan Al-QurAoan dan IslamAy, sejalan dengan teori yang digunakan baik secara teori ekonomi maupun teori hukum Islam. Dimana pengunaan QRIS bisa memudahkan berjalannya transaksi keuangan hanya dengan menggunakan sebuah aplikasi, dan bisa membantu seseorang dalam menerapkan frugal living, dengan banyaknya penggunan QRIS saat ini untuk melakukan transaksi keuangan, maka diharapkan bisa mendorong perekonomian agar lebih efisien, begitupun dengan teori hukum Islam, penggunan QRIS hanya untuk transaksi pembelian saja, sudah dipastikan akan jauh dari perbuatan riba, ketidakpastian, maupun perjudian, sehingga aman digunakan untuk semua orang yang akan menerapkan gaya hidup frugal living. SIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup frugal living yang menurut pengertiannya adalah sederhana dan sesuai dengan syariat Islam bukanlah untuk menjadikan seseorang sengsara, kelaparan, ataupun merasa ketinggalan zaman, melainkan mengatur pengeluaran dengan baik tanpa harus melakukan pemborosan atau tindakan yang berlebihlebihan dalam mengkomsumsi atau memiliki suatu barang, seperti yang sudah kita ketahui bahwa pemborosan atau berlebih-lebihan sangat dilarang dalam ajaran Islam dan sangat di benci oleh Allah SWT. Dalam memilih barang dan jasa yang akan digunakan, seseorang yang menganut gaya hidup frugal living harus menjadi orang yang bisa menentukan pilihan, mereka harus memilih apa yang sedang dibutuhkan bukan apa yang diinginkan terutama tidak boleh hanya memikirkan gengsi saja. Salah satu cara yang sangat berguna untuk seseorang yang akan menerapkan gaya hidup frugal living dalam melakukan transaksi keuangan adalah dengan menggunakan fitur aplikasi mobile banking yang bernama QRIS. selain mengurangi penggunaan uang tunai, aplikasinya pun mudah dipergunakan oleh masyarakat hanya dari genggaman saja dengan menggunakan handphone, fitur yang dimiliki QRIS bisa mencatat transaksi keuangan secara real time, maka fitur ini bisa membantu seseorang yang akan menerapkan gaya hidup frugal Dengan adanya fitur pencacatan keuangan secara langsung maka akan membuat pengeluaran keuangan menjadi transparan dan terlihat kemana saja arus pengeluaran digunakan, sehingga akan membuat seseorang memiliki kesadaran diri dalam mengontrol Penggunaan QRIS juga diperbolehkan dalam Islam, karena termasuk kategori muamalah . yang tidak secara tegas dilarang dalam syariat Islam. Transaksi dengan QRIS dianggap sah selama memenuhi prinsip-prinsip syariah seperti tidak mengandung judi, ketidakpastian, dan riba. QRIS juga dapat mendukung prinsip ekonomi Islam seperti kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam bertransaksi. DAFTAR PUSTAKA