Integrated Science Education Journal (ISEJ) Vol. No. September 2020, pp. ISSN: 2716-3725. DOI: 10. 37251/isej. Deskripsi Sikap Kedisiplinan Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi Afrina Witri1. Rini Siski Fitriani2 SMAN 10 Tebo. Jambi. Indonesia Pendidikan Fisika. Universitas Jambi. Jambi. Indonesia Article Info ABSTRAK Article history: Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap kedisiplinan siswa dalam mata pelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi. Received Jun 29, 2020 Revised Agu 4, 2020 Accepted Sep 7, 2020 Keywords: IPA Kedisiplinan Sikap Metodologi: Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatf dengan analisi data deskriptif. Data yang didapatkan berupa angka/numerik yang diolah dengan program SPSS 20. Subjek penelitian ini adalah 54 peserta didik SMPN 19 Kota Jambi. Temuan utama: Hasil dari penelitian ini adalah dari data yang telah diolah menggunakan program SPSS didapatkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta didik di SMPN 19 Kota Jambi berada pada kategori baik. Keterbaruan penelitian: Adapun keterbaharuan dari penelitian ini adalah didapatkan hasil deskripsi sikap kedisiplinan peserta didik yang nantinya guru dapat mengukur sejauh mana peserta didik dispilin pada mata pelajaran IPA. This is an open access article under the CC BY-NC license Corresponding Author: Rini Siski Fitriani. Program Studi Pendidikan Fisika. Universitas Jambi. Email: rinisiski@gmail. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran untuk membentuk dan meningkatkan keterampilan serta pengetahuan seseorang agar menjadi manusia yang layak yang mampu menempatkan diri di lingkungan masyarakat . Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting bagi manusia untuk menghadapi kemanjuan zaman . Kemajuan suatu bangsa salah satunya ditentukan dari aspek pendidikan . Oleh karena itu upaya yang dilakukan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas adalah dengan adanya pendidikan . Sejalan dengan pendapat . , bahwa pendidikan akan meningkatkan kualitas dan kuantitas seseorang. Pendidikan berfungsi untuk pengembangan karakter siswa . Hasil dari pendidikan itu sendiri adalah membentuk peserta didik yang berkarakter dan memiliki sikap yang baik. Salah satu sikap yang harus dimiliki peserta didik adalah disiplin. Disiplin yang dalam bahasa inggris AuDisciplineAy adalah kepatuhan yang berkaitan dengan suatu peraturan atau tata tertib. Disiplin merupakan gambaran yang menyatakan hasil kegiatan atau perubahan yang telah dicapai oleh seseorang melalui keuletannya dalam bekerja, dari segi kualitas maupun kuantitas dilihat dari pengukuran dan penglihatan serta penelitian atau hasil usaha yang telah dilakukan . Menurut . , disiplin merupakan kesadaran untuk melakukan sesuatu hal dengan tertib dan teratur sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab tanpa paksaan dari siapa pun. Disiplin ada yang didasari kehendak dan dorongan dari dalam dirinya, dan ada juga tumbuh dan berkembang dari orang Journal homepage: http://cahaya-ic. com/index. php/ISEJ A ISSN: 2716 - 3725 lain ataupun lingkungannya. Namun yang menjadi persoalan bagi kita adalah bagaimana mendisiplinkan anak didik untuk belajar yang sifatnya positif dan berhasil, dan dapat memberikan manfaat yang baik untuk dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, dan bangsa serta negaranya. Belajar adalah suatu kebutuhan tanpa belajar maka kualitas seseorang akan menurun. Karena dengan belajar seseorang akan sadar untuk menjalani kehidupannya yang lebih baik lagi. Disiplin dalam belajar harus dilatih sejak kecil, karena dengan disiplin bisa mengatur belajar yang tepat dan belajar yang efisien. Kedisiplinan dalam belajar adalah kesadaran dari dalam diri yang bisa mengendalikan dan mengontrol dirinya sendiri untuk belajar dengan sungguh-sungguh . Disiplin belajar siswa dimulai dari kebiasaan yang dilakukan yaitu, siswa mampu mempergunakan waktu yang baik, memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan dan menyusun jadwal Dalam pendidikan karakter kedisiplinan sangat penting bagi siswa karena menurut . presepsi masyarakat saat ini adalah menurunnya kualitas sikap dan moral generasi muda. Disiplin juga memiliki faktor-faktor penunjang yang bisa membentuk peserta didik ke arah yang lebih baik antara lain, faktor ekstrinsik, meliputi faktor nonsosial dan faktor sosial. Faktor non-sosial meliputi keadaan udara, suhu udara, waktu, tempat, dan alat-alat yang dipakai untuk perkuliahan. Sedangkan faktor sosial meliputi lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan kelompok. Dan faktor intrinsik, meliputi fakor psikologi dan faktor fisiologi. Faktor psikologi, seperti minat, bakat, motivasi, konsentrasi, dan kemampuan kognitif. Sedangkan faktor fisiologis seperti pendengaran, penglihatan, kesegaran jasmani, keletihan, kekurangan gizi, kurang tidur, dan sakit yang diderita. Kedisiplinan dalam belajar IPA juga sangat penting. Mata pelajaran IPA (Pelajaran Ilmu Pengetahuan Ala. pada hakekatnya adalah produk, proses, sikap dan teknologi . Kurniawan . menjelaskan bahwa AuEssentially science lessons are product, processes, attitudes and technologyAy . Pada dasarnya pelajaran sains/Fisika adalah produk, proses, sikap, dan teknologi. Pembelajaran IPA sebaiknya dilasanakan secara inkuiri ilmiah. Oleh karena itu sikap disiplin sangat penting dalam pembelajaran IPA. Mata pelajaran IPA di SMP terdiri dari dasar-dasar pelajaran Fisika. Kimia, dan Biologi dimana di setiap pelajaran itu ada eksperimen atau percobaan dengan langkah-langkah ilmiah. Diantara sikap ilmiah sikap disiplin juga sangat diperlukan sesaui dengan pengertian disiplin yaitu patuh terhadap tata tertib. Dalam melakukan eksperimen diperlukan sikap yang patuh dan menati peraturan. Kedisiplinan belajar merupakan faktor internal siswa karena timbul dari kesadaran diri sendiri. Sikap disiplin perlu ditanamkan pada setiap peserta didik. Cara-cara untuk menumbuhkan disiplin siswa dalam belajar antara lain, keteraturan dalam belajar karena dalam belajar yang teratu siswa akan menemukan sendiri gaya belajarnya , konsentrasi, tertib dalam belajar artinya bisa mengatur waktu kesehariannya utuk belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengidentifikasi dan meilihat bagaimana sikap kedisiplinan pada pembelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi. METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Menurut . , penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan analisis data yang berbentuk numerik/angka. Pada penelitian kuantitatif alat pengumpul data/instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti dikembangkan dari jabaran penelitian yang dikembangkan dari teori-teori yang akan diuji dari kegiatan penelitian yang dikerjakan. Untuk itu sebelum instrumen penelitian yang dikembangkan digunakan untuk mengumpulkan data pada objek atau responden yang sesungguhnya, hendaknya instrumen tersebut diuji validitas dan reliabilitasnya. Instrumen yang digunakan berupa angket Kedisiplinan Siswa yang diadaptasi dari penelitian . dengan jumlah pernyataan sebanyak 34 pernyataan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik SMPN 19 Kota Jambi kelas VII E dan VII F yang berjumlah 54 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian instrumen, yaitu angket, angket . merupakan suatu daftar pertanyaan atau pernyataan tentang topik tertentu yang diberikan kepada subjek, baik secara individual atau kelompok, untuk mendapatkan informasi tertentu, seperti preferensi, keyakinan, minat dan perilaku . Data dianalisis menggunakan software SPSS untuk mencari data statistik untuk mengidentifikasi sikap kedisipinan peserta didik pada mata pelajarn IPA. HASIL DAN PEMBAHASAN Keterhabaruan dari penelitian ini adalah mengetahui sikap kedisiplinan peserta didik pada mata pelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi. Tujuan melakukan evaluasi terhadap sikap kedisiplinan peserta didik agar guru dapat mengukur sejauh mana tingkat kedisiplinan peserta didik pada mata pelajaran IPA. Hal ini akan mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Adapaun data dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: ISEJ. Vol. No. September 2020: 89 - 93 Integrated Science Education Journal ISSN: 2716-3725 Tabel 1. Deskriptif sikap kedispilinan peserta didik SMPN 19 Kota Jambi Klasifikasi Min Max Mean Rentang Respon Jumlah 34,0 Ae 59,5 Tidak Baik 59,6 Ae 85,0 Cukup 121,66 86,0 Ae 110,5 Baik 110,6 Ae 136,0 Sangat Baik TOTAL Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan data pada tabel diatas untuk sikap kedisiplinan siswa di SMPN 19 Kota Jambi. Pada kategori sangat baik yaitu 18,5 % atau 12 peserta didik. Kategori baik 72,2 % atau 40 peserta didik. Kategori cukup 1. 9 % atau 2 peserta didik, dan untuk kategori tidak baik presentase nya 0 % atau tidak ada. Sikap disiplin terhadap pembelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi sudah baik terbukti dari hasil penelitian sebanyak 40 peserta didik dari jumlah total 54 peserta didik memiliki sikap disiplin yang baik artinya saat pembelajaran IPA berlangsung para peserta didik disiplin. Sains/IPA merupakan cabang ilmu tentang studi ilmiah tentang energi dan materi dan interaksinya satu sama lain . Sains memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri . Keunikan sains yaitu pada konsep-konsepnya yang bersifat abstrak dan mengharuskan peserta didik berpikir tingaat tinggi . Sejalan yang diungkapkan . , bahwa konsep-konsep pada sains memerlukan pemahaman tingkat tinggi. Namun pada kenyataanya pembelajaran sains hanya ditekankan pada mengingat rumus-rumus saja, bukan pada pemahaman konsep . Pembelajaran IPA tidak bisa hanya dengan cara menghafal atau pasif mendengarkan guru menjelaskan konsep namun siswa sendiri yang harus melakukan pembelajaran melalui percobaan, pengamatan maupun bereksperimen . Hal tersebut dapat memudahkan siswa dalam memahami pelajaran IPA. Sikap merupakan hal yang penting bagi peserta didik dalam proses pembelajaran . Proses pembelajaran adalah suatu kegiatan yang dirancang untuk membantu peserta didik mempelajarai suatu kemampuan dan atau nilai yang baru . Proses pembelajaran yang menarik akan membuat siswa tertarik dan aktif untuk belajar . Salah satu aspek keberhasilan siswa dalam belajar adalah bagiamana sikap siswa saat pembelajaran berlangsung . Sikap disiplin itu sendiri terbukti meningkatkan kualitas belajar. Hasil belajar peserta didik ditentukan oleh bagaimana partisiapsi mereka pada proses pembelajaran . Peserta didik yang inovatif dan kompeten akan meningkatkan kualitas pendidikan . Sesuai dengan penelitian sebelumnya . , siswa menjadi lebih baik dan juga siswa yang memiliki sikap disiplin pasti perilaku dan pola pikirnya berbeda, siswa tersebut cenderung mengerjakan tugas tepat waktu, masuk kelas tepat waktu, mentaati aturan yang ada disekolahnya serta tidak melanggar tata tertib sekolah. Siswa yang disiplin akan merasa senang saat belajar. Sikap disiplin siswa dapat dilihat ketika siswa mempersiapkan pembelajaran sebelum pembelajaran dimulai, baik diluar kelas maupun di dalam kelas . Sejalan dengan pendapat . , perilaku peserta didik yang disiplin ditunjukkan bagaimana kecenderungan dan kebiasaan peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar IPA, peserta didik yang disiplin akan menunjukkan respon yang bersungguh-sungguh, aktif dan beminat mengikuti pelajaran IPA. Hasil belajarnya juga akan berpengaruh, sebagian siswa ada yang tidak mentaati peraturan sekolah karena tidak adanya rasa kedisiplinannya yang dimiliki dari diri siswa tersebut. Tidak tertibnya siswa disekolah seharusnya membuat lebih ketat lagi peraturan yang ada disekolah agar siswa bisa lebih disiplin terhadap tata tertib yang telah dibuat. Disiplin pada dasarnya dimiliki oleh setiap siswa, tetapi sebagian kurang disiplin karena faktor lingkungan yang sangat mempengaruhi KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan sesuai dengan tujuan awal peneliti untuk mengidentifikasi sikap kedisiplinan peserta didik telah didapatkan hasil bahwa sikap kedisiplinan pada pelajaran IPA di SMPN 19 Kota Jambi berada pada kategori baik. Siswa yang displin khususnya pada mata pelajaran IPA akan berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Siswa yang disiplin akan mentaati peraturan sekolah, mengerjakan tugas tepat waktu, dan tidak melanggar tata tertib yang ada di sekolah. Dari perilakuperilaku tersebut akan membuat hasil belajar peserta didik tinggi. Deskripsi Sikap Kedisiplinan Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA di SMPN 19 A (Afrina Witr. A ISSN: 2716 - 3725 UCAPAN TERIMA KASIH Peneliti mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah SMPN 19 Kota Jambi, guru IPA SMPN 19 Kota Jambi, serta siswa-siswi kelas VII E dan VII F yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Semoga penelitian ini membawa dampak yang positif bagi guru, siswa, dan penelitian selanjutnya. REFERENSI