Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 DOI http://dx. org/10. 36722/psn. [SN . Pelatihan Penentuan Harga Produk dan Pencatatan Keuangan Berbasis Teknologi pada UMKM Cafe Lore Omah Nurlita Novianti1*. Novianti Mukti Wibowo1 Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Brawijaya. Jl. MT. Haryono No. Kec. Lowokwaru. Kota Malang, 65300 Email Penulis Korespodensi: nurlita@ub. Abstrak Pada tahun 2020. Bappenas menyatakan bahwa pandemi covid-19 telah memaksa UMKM mengalami masalah serius terutama terkait dengan keuangan dan permintaan penjualan. Minimnya fasilitas, sumber daya manusia dan modal turut menambah beban risiko bagi UMKM pada era pandemi. Permasalahan yang dihadapi UMKM Cafe Lore Omah sejalan dengan riset Bappenas. Masalah keuangan seperti penentuan harga pokok penjualan hingga kebutuhan perbaikan sarana prasarana UMKM membutuhkan lebih banyak modal, sementara salah satu syarat untuk bisa mendapatkan pembiayaan memerlukan adanya laporan keuangan. Pada kesempatan ini, tim pengabdian masyarakat FEB UB menawarkan solusi berupa penyusunan catatan keuangan berbasis teknologi dengan menggunakan program MS Excel yang dikombinasikan dengan teknologi Cloud Computing. Metode pengabdian ini menggunakan konsep Service Learning dengan sistem pelaksanaan kegiatan dalam bentuk daring dan luring. Tahapan pelaksanaan pengabdian dimulai dari tahap investigasi lalu berlanjut ke tahapan persiapan dan tindakan hingga diakhiri dengan tahap refleksi. Tiga output penting yang dihasilkan dari program ini yaitu berupa hasil perhitungan harga produk, catatan keuangan berbasis MS Excel dengan teknologi cloud computing, dan laporan keuangan. Di samping itu, manajemen UMKM mitra juga mendapatkan pemahaman mengenai beberapa hal, seperti cara membangun pengendalian internal, pengajuan dana usaha hingga pembuatan kebijakan akuntansi yang sesuai. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat. Penyusunan Laporan Keuangan. Service Learning. UMKM usaha mikro yang berjumlah 98,68% dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89%. Sementara itu sumbangan usaha mikro terhadap PDB hanya sekitar 37,8%. Keberhasilan ini menandakan terwujudnya tujuan yang sudah dicanangkan sejak 2008 yakni menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka berkeadilan (Pemerintah Indonesia, 2. , namun pada pademi UMKM mendapatkan imbas kelesuan bisnis sebesar 80%. Berdasarkan informasi dari berita Nasional Kontan. Survei Bank Indonesia menyatakan pada tahun 2020, hanya terdapat 12,5% UMKM yang tidak terdampak pandemi secara ekonomi. Hanya PENDAHULUAN Menurut data Kementerian Koperasi. Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) tahun 2018 pada laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia, jumlah pelaku UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Daya serap tenaga kerja UMKM adalah sebanyak 117 juta pekerja atau 97% dari daya serap tenaga kerja dunia usaha. Sementara itu kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sebesar 61,1%, dan sisanya yaitu 38,9% disumbangkan oleh pelaku usaha besar yang jumlahnya hanya sebesar 5. 550 atau 0,01% dari jumlah pelaku usaha (Nainggolan, 2. UMKM tersebut didominasi oleh pelaku Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 27,6% dari mereka mampu meningkatkan penjualan (Soenarso, 2. , ada masa pandemi sekarang. UMKM harus bangkit setelah mengalami masa keterpurukan dengan adanya pandemi Covid-19. Pada masa pandemi menurut Riset oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappena. Indonesia sepanjang tahun 2020, terdapat dua masalah utama yang dihadapi oleh UMKM yang terdampak pandemi, yaitu masalah keuangan dan pasokan/permintaan. Selain dari minimnya fasilitas operasional, sumber daya, dan pendanaan. UMKM juga masih kurang menguasai platform digital (Reza, 2. , pada masa sekarang selain bangkit dalam hal sarana dan prasarana wisata, perlu adanya perbaikan manajemen keuangan. Salah satu UMKM yang terdampak pandemi adalah UMKM Cafe Lore Omah. UMKM Cafe Lore Omah berada di cangkupan wilayah Desa Kesiman. Kecamatan Trawas. Kabupaten Mojokerto. Permasalahan yang dihadapi UMKM Cafe Lore Omah sejalan dengan riset Bappenas yakni Permasalahan keuangan ini terbagi menjadi dua permasalahan utama antara lain: Tidak adanya pencatatan terkait utang dan piutang sehingga dalam penyusunan laporan keuangan terkait utang dan piutang kurang begitu akurat. Pencatatan keuangan juga tidak bisa dilakukan secara real time dikarenakan hanya ada satu tablet PC. Sedangkan yang melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas adalah orang yang berbeda. Permasalah tersebut juga berdampak pada pengendalian yang dilakukan manajer terhadap tim keuangan UMKM. Manajer tidak bisa melakukan kontrol keuangan secara real time. Selama ini jika dipikir secara logika oleh manajer pengeluaran keuangan tidak begitu Terjadi kebocoran biaya dan kebocoran itu masih belum ditemukan pada belanja yang Berdasarkan permasalah yang dihadapi oleh UMKM tersebut, maka tim pengabdian masyarakat ingin memberikan solusi yaitu berupa pelatihan menggunakan metode Service Learning. Service Learning adalah salah satu metode pemberdayaan masyarakat yang memberikan kesempatan mahasiswa melakukan refleksi atas pemahaman yang diperoleh selama perkuliahan terhadap masalah yang dihadapi di Tujuan terselenggaranya pengabdian masyarakat ini adalah pertama, tim keuangan UMKM Cafe Lore Omah bisa menggolongkan biaya untuk setiap produknya. Kedua, mitra dapat menentukan harga produk sesuai ilmu keuangan yaitu akuntansi biaya. Ketiga, mitra dapat melakukan pencatatan keuangan secara real Excel dikombinasikan dengan teknologi Cloud Computing. Keempat, memastikan catatan keuangan dapat menjadi bahan dalam pengambilan keputusan manajemen serta menjadi bahan dalam penyusunan laporan Belum paham dalam penentuan harga Ketidakpahaman penentuan harga produk membuat kecilnya laba yang diperoleh UMKM secara keseluruhan. Setelah dilakukan diskusi dengan pihak mitra didapatkan dua informasi terkait penentuan harga produk. Pertama, dalam penentuan harga produk manajemen UMKM melihat harga di beberapa kafe lain terkait produk yang mereka tawarkan. Kedua, manajemen UMKM mengoreksi harga tersebut dengan merinci biaya bahan baku dalam pembuatan produk tersebut. Biaya bahan baku ini tidak termasuk biaya overhead . istrik, gas, depresiasi aset tetap, air, dan lain-lai. Belum optimalnya catatan keuangan sebagai bahan dalam penentuan keputusan internal manajemen dan penyusunan laporan Pencatatan keuangan UMKM Cafe Lore Omah masih tergolong sederhana dan belum bisa dijadikan sebagai bahan dalam penentuan keputusan manajemen. Selain itu penggolong biaya yang dilakukan UMKM belum sepenuhnya benar. Selama ini UMKM juga hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran METODE Metode pelaksanaan pada pengabdian masyarakat ini adalah Service Learning (SL). Tahapan pengabdian masyarakat mengikuti konsep Service Learning (Purwanti Dyah Pramanik, 2. , yakni: investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 terkait kasus Covid-19, masih perlu mengurangi kontak secara langsung antar manusia. Tahapan keempat yaitu tahapan refleksi. Tahapan ini mahasiswa melakukan pelatihan langsung di Cafe Lore Omah. Mahasiswa dan mitra juga melakukan praktik perhitungan harga produk dan penyusunan catatan keuangan berbasis teknologi menggunakan MS Excel dikombinasi dengan teknologi cloud computing. Pada tahap ini mitra dan mahasiswa melakukan diskusi dan pemecahan masalah yang berhubungan dengan keuangan. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama lima bulan dan tempat pelaksanaan dilakukan di zoom meeting saat pengabdian dilakukan secara Untuk pengabdian secara luring dilakukan di Cafe Lore Omah yang beralamat di Duyung. Sumbersari. Trawas. Kabupaten Mojokerto. Jawa Timur, 61375. Peserta pengabdian terdapat empat orang karyawan dari cafe tersebut. Alat dan Bahan: Alat yang dibutuhkan dalam pengabdian ini adalah: Laptop. Handphone. Kamera. Bahan yang dibutuhkan dalam pengadaan ini adalah: Alat tulis. Materi. Zoom Meeting Indikator keberhasilan dari pengabdian masyarakat ini adalah: . Sudah tergolongnya biaya yang berkaitan dengan pengeluaran UMKM berdasarkan ilmu akuntansi biaya. Terciptanya harga produk yang sudah sesuai dengan ilmu akuntansi biaya. Mitra sudah melakukan Langkah Pelaksanaan Tahap Investigasi pada pengabdian kali ini adalah melakukan analisis masalah yang sedang dialami mitra pengabdian. Perencanaannya dilakukan diskusi satu kali secara daring dan satu kali secara luring. Diskusi secara daring diharapkan dapat mengetahui garis besar permasalahan keuangan UMKM. Sedangkan diskusi secara luring diharapkan mengetahui dokumen keuangan yang dihasilkan selama ini oleh UMKM dan melakukan investigasi terkait ketidakoptimalan penentuan harga pencatatan keuangan. Tahapan persiapan yaitu mahasiswa memperdalam pemahaman terkait akuntansi pengelompokan biaya, perhitungan harga pokok penjualan, dan penentuan harga produk. Mahasiswa juga memperdalam pemahaman terkait akuntansi keuangan terkait laporan Selanjutnya mahasiswa bersama dosen membuat materi yang berhubungan dengan kebutuhan mitra pengabdian. Selain itu tim pengabdian bersama mitra pengabdian masyarakat melakukan perencanaan kegiatan pengabdian masyarakat, baik dalam hal penentuan seberapa lama dan seberapa banyak pertemuan dalam pengabdian ini. Akhir dalam tahapan ini mahasiswa menyiapkan alat dan perlengkapan apa saya yang perlu disiapkan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini. Tahapan tindakan adalah tahapan terkait pemaparan materi oleh dosen maupun Pemaparan materi ini dilakukan secara daring maupun luring. Hal ini dilakukan karena pada tahun 2022 Indonesia masih dalam masa pandemic Covid-19. Walaupun sudah mereda catatan keuangan secara real time menggunakan MS Excel dengan kombinasi Cloud Computing. Mitra sudah membuat laporan keuangan UMKM Cafe Lore Omah yang sesuai standar. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan masyarakat pada UMKM Cafe Lore Omah berdasarkan metode Service Learning diawali dengan tahapan investigasi. Tahapan investigasi sudah dilakukan dua kali yakni secara daring dan luring. Secara daring dilakukan melalui aplikasi zoom meeting. Gambar 1. Diskusi Permasalahan Keuangan Mitra Secara Daring Pada diskusi pertama ini didapatkan beberapa garis besar permasalahan keuangan yang dihadapi oleh mitra yaitu belum memahami cara penentuan harga produk, dan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Tabel 1. Rencana Pelatihan pada UMKM Cafe Lore Omah pencatatan keuangan yang belum lengkap dan real time. Diskusi kedua dilakukan secara luring antara tim pengabdian dan manajer operasional UMKM. Pada diskusi ini, tim pengabdian juga melakukan investigasi terkait bagaimana penentuan harga produk cafe selama ini dan bagaimana bentuk pencatatan keuangan cafe. Dalam investigasi ini didapat dua permasalahan yang berhubungan dengan permasalahan yang didapat pada diskusi awal. Permasalahan pertama, cafe dalam menentukan harga produk berdasarkan harga dari beberapa cafe lain dan hanya menghitung dari biaya bahan baku pembuatan setiap produknya. Permasalahan kedua yaitu belum adanya penggolongan biaya dan pencatatan keuangan sederhana serta belum bisa dilakukan secara real time. Kegiatan Waktu Luaran Tahapan kedua SL: Tindakan Pemaparan Materi penentuan harga kali Pemahaman Zoom Mitra penentuan harga Pemaparan kali Pemahaman Zoom Mitra terkait laporan UMKM UMKM Tahap ketiga SL: Refleksi Pelatihan kali Mitra paham dan Penentuan pertemuan bisa melakukan harga produk (Lurin. Terciptanya akuntansi biaya Pelatihan kali Terciptanya MS Pencatatan pertemuan Excel Keuangan (Lurin. Secara Real Time Berbasis Teknologi teknologi yang kebutuhan cafe Sudah keuangan pada MS excel Review kali Mitra Kebijakan pertemuan terkait kebijakan Akuntansi dan (Lurin. Penyusunan Laporan dengan UMKM Keuangan Cafe Tersusunnya semester pertama UMKM Cafe Gambar 2. Diskusi Permasalahan Keuangan Mitra Secara Luring Tahapan kedua yakni persiapan pengabdian Mahasiswa pengabdian bersama dosen melakukan diskusi materi apa saja yang dibutuhkan dalam pengabdian ini. Selain itu adanya upgrading pengetahuan mahasiswa terkait akuntansi biaya dan akuntansi keuangan khusus untuk UMKM kafe. Selain itu mahasiswa beserta dosen mempersiapkan MS Excel yang digunakan untuk pencatatan keuangan cafe. Satu minggu kemudian tim pengabdian masyarakat dan manajer operasional membuat jadwal pelaksanaan pengabdian masyarakat serta rencana luaran yang akan dihasilkan di setiap kegiatannya, berikut rencana kegiatan pelatihan: Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 Tahapan selanjutnya dinamakan tahap Pada tahapan ini dosen pengabdian masyarakat memaparkan materi secara daring dan dilakukan selama dua hari. Pada hari pertama pemaparan bertemakan penentuan harga produk. Pada hari kedua pemaparan mengusung topik laporan keuangan UMKM. Untuk mengetahui tingkat pemahaman mitra terhadap materi maka dibagikan post test setelah pemaparan materi. Adanya post test ini juga dapat memberikan bahan evaluasi untuk tim pengabdian masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan kinerja pengabdian pada tahap sela pengabdian ini dosen juga secara virtual memberikan arahan kepada manajer bagaimana cara mendapatkan pendanaan dari pihak Gambar 4. Pelatihan Penentuan Harga Produk Kegiatan kedua pada tahapan ini adalah pelatihan pencatatan keuangan berbasis Langkah awal, mitra mengumpulkan semua catatan yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran selama tahun 2022. Selanjutnya pengabdian merekap keuangan di MS Excel yang sudah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan manajemen keuangan cafe. Setelah semua dilakukan perekapan. MS Excel tersebut dijadikan spreadsheet. Hal ini dilakukan agar catatan keuangan bisa dilakukan secara real time dan bisa diakses melalui smartphone. Gambar 3. Pemaparan Materi pada Mitra secara Daring Tahap terakhir metode Service Learning yaitu refleksi. Kegiatan pertama pada tahapan ini adalah mahasiswa bersama mitra melakukan pengelompokan biaya dan mencari harga pokok produk berdasarkan materi yang sebelumnya sudah dipaparkan oleh dosen. Lalu, mitra dan mahasiswa menentukan margin laba dan menemukan harga untuk setiap produknya. Setelah ditemukan harga, mitra dan mahasiswa melakukan riset harga di cafe sekitar dan internet terkait harga setiap produknya. Pada akhirya mitra menentukan penetapan harga yang cocok dengan margin laba yang diharapkan dan harga bisa bersaing dengan kompetitor. Selanjutnya mahasiswa melakukan konsultasi kepada dosen pengabdian terkait kebenaran proses dan hasil harga produk. Terdapat beberapa pembenaran rumus dan logika penentuan harga dari dosen. Akhir kegiatan ini mahasiswa memberikan penjelasan kepada mitra terkait hasil review dari dosen dan bersama-sama memperbaiki perhitungan harga berdasarkan hasil review tersebut. Pada tahapan ini mitra juga menyadari beberapa biaya yang bisa dilakukan penghematan pengeluaran. Gambar 5. Pelatihan Pencatatan Keuangan Secara Real Time Berbasis Teknologi Kegiatan terakhir pada tahapan ini adalah penyusunan laporan keuangan semester pertama Langkah awal yaitu pemaparan akuntansi dasar yang dilakukan dosen secara Selanjutnya, mahasiswa berkontak langsung dengan mitra dan melakukan Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 penjelasan yang lebih mendetail terkait kebijakan akuntansi. Dua minggu kemudian, mitra dengan didampingi oleh mahasiswa pengabdian melakukan pengisian mutasi laporan keuangan. Mutasi laporan keuangan berguna untuk mengelompokkan nominal dari setiap akun-akun dalam akuntansi. Pengisian mutasi keuangan berlangsung satu bulan. Dua minggu berikutnya digunakan untuk melakukan penyusunan laporan keuangan. Pada akhir tahapan ini mahasiswa menguji pemahaman sumber daya manusia yang ditujuk terkait pembuatan laporan keuangan. Terciptanya format pencatatan keuangan berbasis teknologi sesuai dengan komponen biaya yang ada pada UMKM Cafe Lore Omah. Gambar 7. Format Pencatatan Keuangan Berbasis Teknologi Tersusunnya laporan keuangan semester pertama 2022 UMKM Cafe Lore Omah. SIMPULAN DAN SARAN Gambar 6. Review Kebijakan Akuntansi dan Penyusunan Laporan Keuangan Pelaksanaan masyarakat pada UMKM Cafe Lore Omah sudah dilakukan secara maksimal menggunakan metode Service Learning. Tahap awal yakni investigasi, sudah didapatkannya beberapa permasalahan keuangan UMKM. Permasalah pertama terkait penentuan harga produk dan penggolongan biaya. Permasalah kedua belum sesuai standar pencatatan keuangan dan tidak bisa dilakukan secara real time. Ketiga belum tersusun sesuai standar terkait laporan keuangan Tahap selanjutnya yaitu persiapan. Pada tahapan ini juga sudah terlaksana secara baik karena sudah terbuatnya rencana kegiatan yang sudah disepakati antara tim pengabdian masyarakat dan mitra. Untuk waktu pelaksanaan yang disepakati yaitu selama empat bulan. Tahap ketiga dalam pengabdian ini yaitu Tahapan ini berisi terkait pemaparan materi oleh dosen kepada mitra mengenai penentuan harga produk dan laporan keuangan UMKM secara daring. Hasil dari post test yang dibagikan kepada mitra setelah pemaparan sebesar 85% pemahamannya. Tahap terakhir, yaitu refleksi yang dilakukan mahasiswa pengabdian masyarakat secara luring kepada mitra. Pada tahapan ini dihasilkan tiga output yaitu harga produk sesuai perhitungan Output dari pengabdian ini adalah: Beberapa perubahan harga produk UMKM Cafe Lore Omah yang sudah dihitung berdasarkan ilmu akuntansi biaya. Tabel 2. Harga Perhitungan Ulang Produk Setelah Dilakukan No. Nama Produk Satuan Harga (R. Lele Nasi 1 porsi 1 ekor ayam kampung goreng Nasi wakul 1 paket Ayam goreng Nasi 1 porsi Mie goreng 1 porsi Coffe Latte Red velvet 1 cup Choco latte 1 cup Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat Ke Ae 2 Jakarta, 23 November 2022 berdasarkan akuntansi biaya, format catatan keuangan berbasis teknologi, dan laporan keuangan semester pertama 2022 UMKM Cafe Lore Omah. Agar hasil dari pengabdian ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan maka manajer perlu melakukan pengendalian Jika manajer mengalami kesulitan terkait solusi maka manajer bisa berkonsultasi dengan dosen pengabdian. Selain itu, saran pengabdian selanjutnya perlu adanya pelatihan public speaking kepada manajer maupun mempresentasikan kinerja keuangan. Dari pengabdian tersebut diharapkan cafe lore omah mendapatkan investor atau sumber pendanaan DAFTAR PUSTAKA Nainggolan. Juli 2 ). UMKM Bangkit. Ekonomi Indonesia Terungkit. Retrieved https://w. id/artikel/ba ca/13317/UMKM-Bangkit-EkonomiIndonesia-Terungkit. Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Purwanti Dyah Pramanik. Media Belajar Siswa SDN 05 Pesanggrahan Jakarta: PKM dengan Konsep Service Learning. Pengabdian Masyarakat (Pemberdayaan. Inovasi, dan Perubaha. , 1. , 1-11. Reza. Juni 21 ). Pentingnya Digitalisasi UMKM di Kota Kecil untuk Menjaga Ekosistem Perekonomian. Retrieved from https://w. com/bisnis/read/46790 60/pentingnya-digitalisasi-umkm-di-kotakecil-untuk-menjaga-ekosistemperekonomian. Soenarso. Juli . Begini Upaya UMKM Bertahan di Tengah Pandemi Covid19. Retrieved https://nasional. id/news/beginiupaya-umkm-bertahan-di-tengah-pandemicovid-19 UCAPAN TERIMA KASIH