Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) Vol. 6 No. 4 November 2022 e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 DOI: 10. 36312/jisip. 36579/http://ejournal. org/index. php/JISIP/index EFEKTIVITAS ORGANISASI PEMERINTAH DESA DENGAN PENINGKATAN SUMBER DAYA (Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timu. Dimas Saputra1. Maulana Rifai2. Indra Aditya3 Program Studi Ilmu Pemerintahan. FISIP. Universitas Singaperbangsa Karawang. Article Info Article history: Received 22 Juli 2022 Publish 06 November 22 Keywords: Organizational Effectiveness. Village Government. Resources Info Artikel Sejarah Artikel: Received 22 Juli 2022 Publish 06 November 22 Abstract Effectiveness is a measure of the success or failure of achieving organizational goals. an organization has succeeded in achieving its goals, then the organization has been running effectively. The most important thing to note is that effectiveness says nothing about how much it will cost to achieve that goal. Based on this phenomenon, the formulation of research problems is compiled, namely why the Village Government has not been effective in administering administrative services, with the aim of finding the factors that determine the effectiveness of the Village Government. This research uses descriptive qualitative research, which is to interpret and describe the existing data along with the current situation. The result of this research is that village organizations have been running quite effectively, the determining factors for the effectiveness of village government organizations are organizational characteristics, environmental characteristics, worker characteristics, and management characteristics. However, every activity certainly has obstacles, obstacles to the effectiveness of the Telukjambe Village organization, such as the lack of a social spirit that the community has to participate in running the wheels of governance in Telukjambe Village. ABSTRAK Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya pencapaian tujuan organisasi. Apabila suatu organisasi berhasil mencapai tujuan, maka organisasi tersebut telah berjalan dengan Hal terpenting yang perlu dicatat adalah bahwa efektivitas tidak menyatakan apaapa tentang berapa besar biaya yang telah dikeluarkan untuk mencapai tujuan tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut maka disusun rumusan masalah penelitian yaitu mengapa Pemerintah Desa belum efektif dalam meyelenggarakan pelayanan administratif, dengan tujuan untuk menemukan faktor-faktor yang menentukan efektivitas Pemerintah Desa. Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu menafsirkan dan menguraikan data yang ada bersamaan dengan situasi yang sedang Hasil dari penelitian ini adalah organisasi desa sudah berjalan cukup efektif, faktor penentu efektivitas organisasi pemerintahan desa adalah karakteristik organisasi, karakteristik lingkungan, karakteristik pekerja, dan karakteristik manajemen. Namun memang setiap kegiatan tentunya memiliki hambatan, hambatan dalam efektivitasynya organisasi Desa Telukjambe yaitu seperti kurangnya jiwa sosial yang dimiliki masyarakat untuk turut serta dalam menjalankan roda Pemerintahan di Desa Telukjambe. Corresponding Author: Dimas Saputra Universitas Singaperbangsa Karawang Email: 1810631180089@student. PENDAHULUAN Kata efektif berasal dari bahasa inggris effective artinya berhasil, sesuatu yang dilakukan berhasil dengan baik. Konsep efektivitas merupakan konsep yang luas, mencakup berbagai faktor di dalam maupun di luar organisasi. Efektivitas adalah kemampuan untuk memilih tujuan-tujuan atau sasaran-sasaran yang tepat dan mencapainya. Karena itu efektivitas menunjuk pada kaitan antara output atau apa yang sudah dicapai atau hasil yang sesungguhnya dicapai dengan tujuan atau apa yang sudah ditetapkan dalam rencana atau hasil yang diharapkan. Jadi. Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya pencapaian tujuan organisasi. Apabila suatu organisasi berhasil mencapai tujuan, maka organisasi tersebut telah berjalan dengan efektif. Hal terpenting yang perlu dicatat adalah bahwa efektivitas tidak menyatakan apa-apa tentang berapa besar biaya yang telah dikeluarkan untuk mencapai tujuan tersebut. Richard M. Steers . 5 : . mengungkapkan bahwa terdapat 4 . faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas organisasi,yaitu : Karakteristik Organisasi 2251 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Karakteristik organisasi adalah hubungan yang sifatnya relatif tetap seperti susunan sumber daya manusia yang terdapat dalam organisasi. Struktur merupakan cara yang unik menempatkan manusia dalam rangka menciptakan sebuah organisasi. Dalam struktur, manusia ditempatkan sebagai bagian dari suatu hubungan yang relatif tetap yang akan menentukan pola interaksi dan tingkah laku yang berorientasi pada tugas. Karakteristik Lingkungan Karakteristik lingkungan mencakup dua aspek. Aspek yang pertama adalah lingkungan ekstern yaitu lingkungan yang berada diluar batas organisasi dan sangat berpengaruh terhadap organisasi, terutama dalam hal pembuatan keputusan dan pengambilan tindakan. Aspek yang kedua adalah lingkungan intern, yaitu lingkungan yang secara keseluruhan berada dalam lingkungan organisasi. Karakteristik Pekerja Karakteristik pekerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap efektivitas. Setiap orang mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, kesadaran dari perbedaan setiap orang itulah yang merupakan upaya untuk mencapai suatu tujuan. Jika suatu organisasi menginginkan keberhasilan, maka organisasi tersebut harus dapat mengintegrasikan tujuan individu dengan tujuan organisasi. Karakteristik Manajemen Karakteristik manajemen adalah strategi dan mekanisme kerja yang dirancang untuk mengkondisikan semua hal yang di dalam organisasi sehingga efektivitas tercapai. Kebijakan dan praktek manajemen merupakan alat bagi pimpinan untuk mengarahkan setiap kegiatan guna mencapai tujuan organisasi. Dalam melaksanakan kebijakan dan praktek manajemen harus memperhatikan manusia, tidak hanya mementingkan strategi dan mekanisme kerja saja. Mekanisme ini meliputi penyusunan tujuan strategis, pencarian dan pemanfaatan atas sumber daya, penciptaan lingkungan prestasi, proses komunikasi, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, serta adaptasi terhadap perubahan lingkungan inovasi organisasiMeskipun memiliki kewenagan dalam menentukan kebijakan di wilayahnya, pemerintah daerah hanya mempunyai tugas pokok dan kewajiban yaitu melakukan koordinasi penanggulangan kemiskinan di daerah (Provinsi. Kabupaten dan Kot. serta mengendalikan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di daerah (Provinsi. Kabupaten dan Kot. yang dalam hal ini diserahkan kepada TKPKD (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daera. baik itu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sedangkan wewenang untuk menetukan kebijakan dan Menyusun program penanggulangan kemiskinan dimiliki oleh pemerintah pusat yaitu ditangani oleh TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penaggulangan Kemiskina. Organisasi Organisasi adalah sebuah wadah untuk sekumpulan orang yang bekerja sama secara rasional serta sistematis yang terpimpin atau terkendali untuk mencapai tujuan tertentu, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di dalamnya. Organisasi juga dapat diartikan sebagai dua orang atau lebih yang berada di dalam satu wadah yang sama dan memiliki satu Tujuan tersebut nantinya akan dicapai bersama dengan anggota dari organisasi tersebut melalui kerjasama dari pihak yang bersangkutan. Pemerintah Desa Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 1. Pemerintahan Desa ialah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah desa sebagai penyelenggara pemerintahan dilaksanakan oleh kepala desa yang dibantu oleh perangkat desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa. Dengan adanya pemerintahan, semua wilayah dan batas-batasnya dapat dikontrol dan diawasi serta dapat diatur dengan mudah. Setiap wilayah memiliki pemerintahan dan perangkat pemerintahannya sendiri mulai dari desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat. Sumber Daya 2252 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Dalam pengertian umum, sumber daya didefinisikan sebagai sesuatu yang dipandang memiliki nilai ekonomi. Dapat juga dikatakan bahwa sumber daya adalah komponen dari ekosistem yang menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat bagi kebutuhan manusia. Sumber daya terkait dengan kegunaan . , baik untuk masa kini maupun mendatang bagi umat manusia. Grima dan Berkes . mendifinisikan sumberdaya sebagai aset untuk pemenuhan kepuasan dan utilitas manusia . lebih jauh mengatakan bahwa sesuatu untuk dapat dikatakan sebagai sumberdaya harus memiliki dua kreteria. Harus ada pengetahuan, teknologi atau ketrampilan . untuk memanfaatkannya. Harus ada permintaan . terhadap sumberdaya tersebut. Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusi. adalah kerangka kerja untuk membantu karyawan mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan pribadi dan METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif yaitu menafsirkan dan menguraikan data yang ada bersamaan dengan situasi yang sedang terjadi. Penelitian ini juga mengungkapkan sikap, pertentangan, hubungan serta pandangan yang terjadi pada sebuah lingkup responden. Dengan jenis peneltian deskriptif kualitatif ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas oraganisasi dalam pemerintahan desa. Penelitian ini juga menggunakan proses yang memperoleh data bersifat apa adanya. Teknik yang kami gunakan dalam penelitian kali ini ialah dengan teknik pengumpulan data observasi yang dilakukan secara langsung oleh kami sendiri, observasi merupakan kegiatan menggunakan panca indera baik penglihatan, penciuman dan lain-lain untuk memperoleh data yang diperlukan oleh peneliti. Lalu kami juga melakukan wawancara secara langsung oleh peneliti dalam bentuk tanya jawab dengan narasumber yang bertindak sebagai informan untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian kali ini. Dalam penelitian ini kami selaku peneliti memperoleh Sumber Data Primer dan Sekunder. Data primer yaitu data yang dibuat oleh peneliti untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang ditanganinya. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan. Data sekunder yaitu data yang telah dikumpulkan untuk maksud selain menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. yang menjadi sumber data sekunder adalah literatur, artikel, jurnal serta situs di internet yang berkenaan dengan penelitian yang dilakukan. Pemilihan informan dalam penelitian ini didasarkan pada orang-orang yang dianggap mampu untuk memberikan informasi secara lengkap dan berkaitan dengan penelitian sehingga data yang diperoleh dapat diakui kebenarannya. Dalam penelitian ini informan yang kami teliti ialah Bapak Novi Irawan bagian Kepala Seksi Pemerintahan di Desa Telukjambe. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif, dimana tujuan dari analisis ini adalah untuk menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Penelitian ini bertempat di Kantor Desa Telukjambe yang beralamat di Jl. Sukagalih No. 89 Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang Jawa Barat. Penelitian ini di lakukan pada hari Kamis, tanggal 1 April 2021. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa tentu tidak lepas dari Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Dalam memberikan pelayanan tentunya berbeda antara pelayanan Pemerintah Desa dengan pelayanan yang diberikan oleh organisasi swasta ataupun organisasi Wujud pelayanan yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah desa umumnya berupa pelayanan pemberian dokumen-dokumen pemerintahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa sesuai kewenangannya antara lain seperti perijinan, rekomendasi, surat keterangan dan pendataan. Kinerja aparat Desa Telukjambe sudah dilakukan sesuai undangundang yang berlaku, dan sesuai dengan proporsi tugasnya masing-masing. Bagian Kepala Seksi 2253 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Pemerintahan memiliki tugas untuk membantu kepala desa dalam hal administrasi kependudukan, pertanahan serta perusahaan. Bagian Kepala Seksi Umum bertugas untuk membantu kepala desa dalam hal surat-menyurat dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan instansi terkait. Pelayanan yang diberikan oleh aparat desa sudah cukup baik, dengan adanya sarana menunggu yang nyaman, aparat desa yang berlaku adil dan tidak membedakan masyarakat, informasi mengenai apa yang di tanyakan oleh masyarakat juga diberitahukan dengan jelas, sehingga masyarakat memahami terkait apa yang dijelaskan oleh aparat desa. Tentunya terdapat faktor-faktor tertentu yang menjadi penentu efektifitasnya sebuah organisasi. Profil Desa Telukjambe Desa Telukjambe merupakan salah satu dari 9 desa yang berada di Kecamatan Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang. Jawa Barat. Luas Wilayah Desa Telukjambe kurang lebih 400 Ha dengan jumlah penduduknya kurang lebih 25. 000 jiwa. Batasbatas wilayah desa Telukjambe ialah pada bagian barat Desa Puseurjaya dan Desa Sirnabaya, bagian timur Desa Anggadita, bagian selatan Desa Pinayungan, dan bagian utara Kelurahan Adiarsa. Desa Telukjambe terdiri atas 7 Dusun, 11 Rukun Warga (RW), dan 47 Rukun Tetangga (RT). Pada desa Telukjambe ini memiliki produk unggulan, yaitu Keripik Singkong dan Pisang. Berdasarkan hasil olahan tahun 2016, penggunanaan lahan pada Desa Telukjambe terbagi sebagai berikut : Kebun Campuran : 38. 45 Ha . Sawah Irigasi Teknis : 19,14 Ha . Permukiman : 97,04 Ha . Jalan Tol : 1,30 Ha . Kawasan Industri : 152,66 Ha . Ladang Tegalan : 32,67 Ha . Taman Ruang Terbuka : 0,97 Ha . Jalan Kolektor : 1,57 Ha . Sungai : 11,39 Ha Berdasarkan Perda Kabupaten Karawang Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Desa, bahwa Pemerintahan Desa adalah Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selaku penyelenggaraan urusan pemerintahan desa. Secara keseluruhan hasil penelitian lapangan berkaitan dengan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas Organisasi Pemerintah Desa. Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa tentu tidak lepas dari Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Dalam memberikan pelayanan tentunya berbeda antara pelayanan Pemerintah Desa dengan pelayanan yang diberikan oleh organisasi swasta ataupun organisasi lainnya. Wujud pelayanan yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah desa umumnya berupa pelayanan pemberian dokumen-dokumen pemerintahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa sesuai kewenangannya antara lain seperti perijinan, rekomendasi, surat keterangan dan pendataan. Kinerja aparat Desa Telukjambe sudah dilakukan sesuai undangundang yang berlaku, dan sesuai dengan proporsi tugasnya masing-masing. Bagian Kepala Seksi Pemerintahan memiliki tugas untuk membantu kepala desa dalam hal administrasi kependudukan, pertanahan serta perusahaan. Bagian Kepala Seksi Umum bertugas untuk membantu kepala desa dalam hal surat-menyurat dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan instansi terkait. Pelayanan yang diberikan oleh aparat desa sudah cukup baik, dengan adanya sarana menunggu yang nyaman, aparat desa yang berlaku adil dan tidak membedakan masyarakat, informasi mengenai apa yang di tanyakan oleh masyarakat juga diberitahukan dengan jelas, sehingga masyarakat memahami terkait apa yang dijelaskan oleh aparat desa. 2254 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 Visi : AuDESA KAMI YANG SEJAHTERA. ADIL DAN MAKMUR BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWAAy Misi : A Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Desa A Meningkatkan Fasilitas Pendidikan. Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat A Meningkatkan Infrastruktur Perdesaan A Meningkatkan Pembinaan kepada Masyarakat A Meningkatkan Sumber daya Desa Tujuan : Membangun masyarakat desa aman dan sejahtera. Secara keseluruhan hasil penelitian lapangan berkaitan dengan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas Organisasi Pemerintah Desa. Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa tentu tidak lepas dari Pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Dalam memberikan pelayanan tentunya berbeda antara pelayanan Pemerintah Desa dengan pelayanan yang diberikan oleh organisasi swasta ataupun organisasi lainnya. Wujud pelayanan yang diselenggarakan oleh organisasi pemerintah desa umumnya berupa pelayanan pemberian dokumen-dokumen pemerintahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Desa sesuai kewenangannya antara lain seperti perijinan, rekomendasi, surat keterangan dan Kinerja aparat Desa Telukjambe sudah dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku, dan sesuai dengan proporsi tugasnya masing-masing. Bagian Kepala Seksi Pemerintahan memiliki tugas untuk membantu kepala desa dalam hal administrasi kependudukan, pertanahan serta perusahaan. Bagian Kepala Seksi Umum bertugas untuk membantu kepala desa dalam hal surat-menyurat dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan instansi terkait. Pelayanan yang diberikan oleh aparat desa sudah cukup baik, dengan adanya sarana menunggu yang nyaman, aparat desa yang berlaku adil dan tidak membedakan masyarakat, informasi mengenai apa yang di tanyakan oleh masyarakat juga diberitahukan dengan jelas, sehingga masyarakat memahami terkait apa yang dijelaskan oleh aparat desa. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi Pemerintahan Desa Organisasi Karakter organisasi berperan cukup penting dalam organisasi karena berkembangnya sebuah organisasi dilihat dari karakter organisasi tersebut. Karakter yang terdapat dalam sebuah organisasi merupakan suatu ciri khas dari susunan sumber daya manusia yang terdapat dalam organisasi tersebut. Sumber daya manusia akan menentukan 2255 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 bagaimana jalannya suatu organisasi. Karakter organisasi yang baik akan menghasilkan sumber daya manusia yang baik, berpengalaman, dan meiliki integritas yang tinggi terhadap pekerjaan. Secara keseluruhan karakteristik organisasi pada Desa Telukjambe dipandang cukup baik di kalangan masyarakat dengan mengdepankan rasa sosial yang tinggi, rasa peduli kepada masyarakat yang baik dan pelayanan yang di berikan oleh pegawai sejauh ini tidak mengecewakan masyarakat. Karakteristik Lingkungan Karakteristik Lingkungan menjadi pengaruh yang cukup penting, dimana lingkungan menjadi pengaruh utama bagi sebuah organisasi untuk menunjang Karakteristik lingkungan dibagi menjadi dua, lingkungan ekstern dan Lingkungan eksternsuatu tindakan yang dilakukan akan berdampak terhadap keputusan atau hasil yang diinginkan. Sedangkan lingkungan intern merupakan lingkungan yang berada dalam organisasi itu sendiri. Sehingga suatu kesepakatan yang dilakukan dipengaruhi oleh lingkungan yang ada dalam organisasi itu. Dalam Desa Telukjambe, lingkungan eksternalnya cukup baik, dimana masyarakat sangat mendukung progres yang dilakukan oleh pemerintah desa, dan juga ikut berpartisipasi dalam melakukan progres tersebut. Lingkungan intern-nya pun sanga baik, dimana para pegawai saling terbuka, saling membantu satu sama lain, dan juga saling memberi masukan. Karakteristik Pekerja Karakteristik pekerja merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap efektivitas suatu organisasi. Pekerja merupakan seorang yang mempunyai karakteristik tersendiri dan berbeda dengan pekerja lainnya. Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, maka harus adanya kesadaran tersendiri dari pekerja tersebut. Adanya perbedaan antara tujuan individu dengan tujuan dari sebuah organisasi akan menjadi penghalang untuk terciptanya tujuan yang diinginkan. Namun diusahakan untuk mengedepankan tujuan organisasi, tetapi tidak melupakan tujuan individu. Sebisa mungkin tujuan individu dengan kelompok bisa dicapai secara beriringan. Dalam Desa Telukjambe sendiri Karakteristik paling utsama bagi pekerja adalah yang memiliki rasa sosial yang tinggi, dimana pekerja mengedepankan masyarakat dibandingkan dirinya sendiri. Karakteristik Manajemen Karakteristik manajemen merupakan mekanisme atau cara yang dilakukan dan dirancang untuk melakukan semua hal dalam suatu organisasi untuk tercapainya Manajemen dapat berjalan dengan baik bila sebuah organisasi memiliki sarana atau tempat bernaungnya organisasi tersebut. Di Desa Telukjambe telah memiliki kantor Kepala Desa yang cukup memadai untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat setempat namun memang tempatnya yang sedikit masuk kedalam perkampungan sehingga sedikit menyulitkan bagi masyarakat baru di daerah Telukjembe. Lalu jika diperlukannya musyawarah antara aparat desa dengan perangkat lain, maka akan dilakukan secara terbuka diawali dengan musyawarah dusun yang melibatkan RT. RW dan masyarakat setempat. Setelah diadakannya musdus . usyawarah dusu. berlanjut dengan diadakannya musyawarah desa . Musyawarah Desa atau yang disebut dengan nama lain adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan Desa. Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa untuk menyepakati hal yang bersifat strategis. Sehingga segala sesuatu yang berat menjadi lebih mudah karena dapat menemukan titik terang dari berbagai pihak. Hambatan tercapainya efektivitas Organisasi Desa Dalam setiap kegiatan tentunya memiliki hambatan, tak terkecuali dalam pelaksanaan efektifitas organisasi pemerintah desa. Faktor yang menghambat tercapainya efektivitas organisasi desa ini adalah kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjadi bagian aparat desa yang harus memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kurangnya keahlian aparat desa dalam memberdayakan era digital ini untuk memajukan desanya. Lalu banyak masyarakat yang mampu dalam segi ekonomi dan segi pengetahuan tetapi 2256 | Efektivitas Orgamisasi Pemerintah Desa Dengan Peningkatan Sumber Daya Studi Kasus Desa Telukjambe Kecamatan Telukjambe Timur (Dimas Saputr. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP) e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944 tidak ada keinginan untuk menyalurkannya sebagai aparat desa. Faktor karakteristik lingkungan juga menjadi faktor yang mendasar dalam menghambat efektivitasnya organisasi desa. Keterbatasan dana desa dan banyaknya kebutuhan infrastruktur pedesaan yang harus segera ditangani, juga menjadi salah satu faktor yang menghambat efektifitas organisasi, sehingga pihak desa harus mencari solusi untuk pemasukan asli desa agar keterbatasan itu dapat segera ditangani dengan baik. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efektifitas organisasi dalam pemerintahan Desa Telukjambe sudah berjalan cukup baik, dimana aparat dan masyarakat bisa bekerjasama demi terciptanya organisasi pemerintahan desa yang baik. Pembagian tugas antara aparat desa dengan perangkat desa yang lain juga sudah baik dalam penerapannya. dengan adanya musyawarah masyarakat, yang dihadiri oleh LPM. BPD, perangkat desa lainnya (RT/RW) dan tokoh masyarakat mempermudah segala kendala yang terjadi antara masyarakat dengan pemerintah desa. Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Organisasi Pemerintah Desa berperan sangat penting. Faktor-faktornya adalah karakteristik organisasi, karakteristik lingkungan, karakteristik pekerja dan karakteristik manajemen. Keempat faktor ini memiliki peran pentingnya masing-masing, jika salah satu dari keempat faktor ini tidak berjalan dengan baik, maka dalam organisasi pemerintahan desa juga tidak bisa berjalan dengan baik seperti apa yang diharapkan Selain itu efektivitasnya organisasi pemerintah desa dipengaruhi oleh faktor yang berada di dalam organisasi . maupun dari luar organisasi . Faktor internal dipengaruhi oleh kepemimpinan, kewenangan, struktur organisasi, sumberdaya aparatur, keuangan, sarana dan prasarana, tatalaksana serta budaya organisasi. Adapun faktor eksternal dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat dalam pemerintahan desa itu sendiri. Faktor yang menghambat efektifitas organisasi dalam pemerintahan desa adalah kurangnya rasa partisipasi masyarakat untuk menjadi bagian aparat desa, kurangnya pengetahuan aparat desa mengenai perkembangan teknologi dan kurangnya kemampuan aparat desa untuk memanfaatkan teknonogi yang ada untuk memajukan desa. UCAPAN TERIMAKASIH Alhamdulilah segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, berkat karunianya peneliti bisa menyelesaikan jurnal ini. Peneliti juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam penulisan jurnal Semoga kebaikan yang dilakukan oleh teman-teman semua menjadi ladang pahala yang nanti menjadi tabungan kawan-kawan di akhirat kelak. Sekali lagi peneliti mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya. DAFTAR PUSTAKA