JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Supplier Di Supermarket Brastagi Cambridge Menggunakan Metode Oreste Eida Royaina Br Surbakti 1 . Mukhlis Ramadhan2 . Abdullah Muhazir 3 1,2,3 Sistem Informasi. Stmik Triguna Dharma Email: 1 Eida@email. com, 2penulis1@email. com, 3,* penulis2@email. Email Penulis Korespondensi: eida@email. Abstrak Supermarket Brastagi Cambridge tentu memiliki banyak supplier-supplier tergantung pada kebutuhan dan jenis barang yang dijual di supermarket tersebut misalnya pakaian, buah, snack dan lain sebagainya. Supermarket Brastagi Cambridge sangat mengerti bahwa setiap konsumen mempunyai kebutuhan dan tujuan yang spesifik. Oleh karena itu. Supermarket Brastagi Cambridge terus berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Karena banyaknnya supplier yang menawarkan produk Supermarket Brastagi Cambridge kesulitan dalam memlilih supplier dengan kelebihannya masing-masing. Citra dari Supermarket Brastagi Cambridge akan menurun apabila supplier-suppliernya tidak mampu memberikan produk yang berkualitas. Oleh karena itu Supermarket Brastagi Cambridge perlu memilih supplier secara cermat. Dari permasalahan diatas. Supermarket Brastagi Cambridge perlu melakukan seleksi dari masing-masing supplier agar tetap menjaga produk yang dijual agar berkualitas dan baik dimata konsumen. Dalam menentukan pemilihan supplier terbaik tentu tidak mudah, dibutuhkan sistem yang dapat membantu menentukan rekomendasi supplier secara pasti dan akurat, sistem tersebut adalah sistem pendukung keputusan. Hasil penelitian merupakan terciptanya sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan dalam menentukan supplier berbasis desktop dengan menggunakan metode Oreste. Kata Kunci: Supplier. Berastagi Supermarket. Sistem Pendukung Keputusan. M et ode Oreste Abstract Brastagi Cambridge Supermarket certainly has many suppliers depending on the needs and types of goods sold in the supermarket, for example clothing, fruit, snacks and so on. Brastagi Cambridge Supermarket really understands that every consumer has specific needs and goals. Therefore. Brastagi Cambridge Supermarket continues to try to provide the best for its consumers. Because there are so many suppliers offering Brastagi Cambridge Supermarket products, it is difficult to choose suppliers with their respective The image of the Brastagi Cambridge Supermarket will decline if its suppliers are unable to provide quality products. Therefore the Brastagi Cambridge Supermarket needs to choose suppliers carefully. From the problems above, the Brastagi Cambridge Supermarket needs to make a selection from each supplier so that they keep the products sold so that they are of good quality and good in the eyes of consumers. In determining the selection of the best supplier is certainly not easy, we need a system that can help determine supplier recommendations with certainty and accuracy, the system is a decision support system. The result of this research is the creation of a decision support system application that can be used in determining desktop-based suppliers using the Oreste method. Keywords: Supplier. Berastagi Supermarket. Decision Support System. Oreste Method PENDAHULUAN Semakin berkembangnya dunia usaha yang sedemikian cepatnya membuat setiap pelaku usaha berlomba -lomba menjadi yang terbaik untuk memenuhi permintaan pasar. Persediaan barang dagang didalam suatu usaha menjadi hal yang penting bagi pelaku usaha, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui produk yang berkualitas dan efesiensi biaya. Terlebih lagi faktor lain yang menentukan keputusan pembelian adalah ketersediaannya produk yang diinginkan oleh pasar, sehingga keberhasilan suatu usaha dalam menjaga ketersediaan produknya dapat meningkatkan keuntungan bagi pelaku usaha agar tetap dapat bersaing dalam dunia usaha dan memperluas pangsa pasar . Supermarket Brastagi Cambridge adalah pasar swalayan atau pasaraya yang menjual segala macam kebutuhan seharihari. Meskipun masih berskala menengah, yang terletak di Jl. Parman. Petisah Tengah. Kec. Medan Petisah. Supermarket Brastagi Cambridge tentu memiliki banyak supplier-supplier tergantung pada kebutuhan dan jenis barang yang dijual di supermarket tersebut misalnya pakaian, buah, snack dan lain sebagainya . Supermarket Brastagi Cambridge sangat mengerti bahwa setiap konsumen mempunyai kebutuhan dan tujuan yang spesifik. Oleh karena itu. Supermarket Brastagi Cambridge terus berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Namun untuk memberikan yang terbaik. Supermarket Brastagi Cambridge memerlukan kebutuhan produk yang berkualitas baik pula dari suppliernya. Karena banyaknnya supplier yang menawarkan produk Supermarket Brastagi Cambridge kesulitan dalam memlilih supplier dengan kelebihannya masing-masing. Citra dari Supermarket Brastagi Cambridge akan menurun apabila suppliersuppliernya tidak mampu memberikan produk yang berkualitas . Oleh karena itu Supermarket Brastagi Cambridge perlu memilih supplier secara cermat. Dari permasalahan diatas. Supermarket Brastagi Cambridge perlu melakukan seleksi dari masing -masing supplier agar tetap menjaga produk yang dijual agar berkualitas dan baik dimata konsumen. Dalam menentukan pemilihan supplier terbaik tentu tidak mudah, dibutuhkan sis tem yang dapat membantu menentukan rekomendasi supplier secara pasti dan akurat, sistem tersebut adalah sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan sebelumnya sudah sering di implementasikan pada beberapa penelitian dengan metode sistem pendukung keputusan. Sistem Pendukung Keputusan merupakan suatu perangkat sistem yang mampu Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 31 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi memecahkan masalah secara efisien dan efektif, yang bertujuan untuk membantu pengambilan keputusan, memilih berbagai alternatif keputusan yang merupakan hasil pengolahan in formasi yang diperoleh dengan menggunakan model pengambilan keputusan . Sistem yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak Dalam Sistem Pendukung Keputusan terdapat beberapa metode yang sesuai dengan pemanfaatannya diantaranya : ORESTE. Promethee. Profile Matching. MOORA dan sebagainya. Konsep sistem pendukung keputusan dalam penentuan rekomendasi supplier menggunakan metode ORESTE. Dalam penentuan rekomendasi supplier ini menggunakan sistem pendukung keputusan dengan metode ORESTE. Metode Oreste merupakan salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan yang terbilang baru. Metode ini merupakan pengembangan dari beberapa metode lain yang terhimpu n dalam metode Multi Attribute Decicion Making (MADM). Dalam Metode ini terdapat hal yang unik yaitu dengan mengadopsi Besson Rank . Besson Rank merupakan pendekatan untuk membuat skala prioritas dari setiap indicator kriteria, dimana apabila terdapat nilai kriteria, maka dalam perankingannya menggunakan pendekatan rata-rata . Penggunaan metode ORESTE didasari pada penelitian terdahulu yang menggunakan oreste pada kasus pemilihan kader puskesmas dengan tepat . Maka dari itu penggunaan metode ORESTE ini adalah metode yang tepat dalam menentukan rekomendasi supplier pada Supermarket Brastagi Cambridge. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan suatu ilmu untuk memecahkan masalah dan melakukan komunikasi terhadap masalah semi terstruktur dan tidak terstruktur, tidak seorangpun mutlak mengetahui keputusan bagaimana seharusnya dibuat. SPK dapat menyediakan informasi, prediksi dan mengarahkan pengguna informasi untuk melakukan pengambilan keputusan secara tepat dan baik . Suatu keputusan yang diambil untuk menyelesaikan suatu mas alah dilihat dari terstrukturannya yang bisa dibagi menjadi bermacam macam klasifikasi dalam sistem pendukung keputusan guna untuk mempermudah penerapan ilmu sistem pendukung keputusan dalam berbagai aspek permasalahan. Jenis -jenis keputusan juga bisa membantu dalam menganalisis sebuah permasalahan yang akan di selesaikan dengan sistem, berikut adalah jenis -jenis keputusan: Keputusan terstruktur . tructure decisio. Keputusan terstruktur adalah keputusan yang dilakukan secara berulang -ulang dan bersikap rutin. Keputusan semiterstruktur . emistructured decisio. Keputusan semiterstruktur adalah keputusan yang memiliki dua sifat. Sebagian keputusan bisa ditangani oleh komputer dan yang lain tetap harus dilakukan oleh pengambil keputusan. Keputusan tak terstruktur . nstructured decisio. Keputusan tak terstruktur adalah keputusan yang penanganannya rumit karena tidak terjadi berulang -ulang atau tidak selalu terjadi. Supermarket Supermarket menurut Jendral Perdagangan Dalam Negeri. Departemen Perdagangan Republik Indonesia adalah pasar modern tempat penjualan barang-barang eceran yang berskala besar dengan pelayanan yang bersifat supermarket . elf Komoditi inti yang dijual adalah barang-barang rumah tangga, makanan, minuman, dan lain-lain. 1Supermarket atau pasar supermarket adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari. Kata yang secara harfiah yang diambil dari bahasa Inggris ini artinya adalah pasar yang besar. Barang barang yang dijual di supermarket biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari. Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya . Selain supermarket dikenal pula minimarket, midimarket, dan hypermarket. Perbedaan istilah minimarket, supermarket dan hypermarket adalah di format, ukuran dan fasilitas yang diberikan . Contohnya: Minimarket berukuran kecil . m2 s/d 999m 2 ) Supermarket berukuran sedang . 000m2 s/d 4. Hypermarket berukuran besar . 000m2 ke ata. Grosir berukuran besar . 000m2 ke ata. METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Metode Penelitian merupakan sebuah tahapan yang dilaksanakan dalam mendapatkan data untuk menyelesaikan masalah penelitian. Tahapan kegiatan dalam penelitian ini dapat dilihat pada gambar diagram 1 : Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 32 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Gambar 1 Tahapan Penelitian 2 Pengumpulan Data (Data Colectin. Dalam teknik pengumpulan data terdapat beberapa yang dilakukan diantaranya yaitu: 1 Observasi Dalam penelitian ini dilakukan dengan berkunjung langsung ke Berastagi Cambridge Supermarket sehingga bisa dilakukan analisis masalah yang dihadapi kemudian diberikan sebuah rangkuman masalah a pa saja yang terjadi selama ini terkait penentuan Supplier di Berastagi Cambridge Supermarket, selain itu juga dilakukan sebuah analisis kebutuhan dari permasalahan yang ada sehingga dapat dilakukan pemodelan sistem. 2 Wawancara Setelah itu dilakukan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait dalam proses pemilihan dan penilaian supplier guna menanyakan langsung apa yang menjadi masalah selama ini mengenai kondisi suplier-suplier yang ada di Berastagi Cambridge Supermarket. Untuk data yang digunakan dalam p enelitian ini adalah primer dan sekunder dari Berastagi Cambridge Supermarket berupa hasil wawancara dengan pihak terkait. Berikut adalah data yang didapatkan dari manager pada tabel 1 berikut ini Tabel 1 Data Nama Supplier No. S upplier PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh Jenis Barang Food/Non Food (Unileve. Food/Non Food (Wing. M ayora P&G PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao Aqua Biore/Attack/Laurier/M erries PT. Singa Asia Perkasa Utama Paseo/Nice PT. Panca Asri Sentosa Indocafe/Lemonilo PT. Eloda M itra Bernardi (Frozen Foo. PT. Enseval Putera M egartading Nivea/Kara/Black M ores PT. Esham Dima M andiri Bir Bintang/Guiness PT. HM Sampoerna Rokok PT. Alam Jaya Wira Sentosa Indomie/Chitato/Bimoli Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pertama kali diungkapkan pada tahun 1971 oleh Michael Scoot Morton dengan istilah Management Decision Sistem (DSS). DSS merupakan sistem yang memberikan fasilitas yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data. Sistem itu digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat . Sistem merupakan kumpulan sub-sub sistem . yang saling berkorelasi satu dengan yang lainnya untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berkaitan yang bertanggung jawab memproses masukan . sehingga menghasilkan keluaran . Keputusan merupakan kegiatan memilih suatu strategi atau tindakan dalam pemecahan masalah tertentu. Tindakan memilih strategi atau aksi yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas sesuatu disebut pengambilan keputusan . Suatu keputusan yang diambil untuk menyelesaikan suatu masalah dilihat dari terstrukturannya yang bisa dibagi menjadi bermacam macam klasifikasi dalam sistem pendukung keputusan guna untuk mempermudah penerapan ilmu sistem pendukung keputusan dalam berbagai Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 33 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi aspek permasalahan. Jenis-jenis keputusan juga bisa membantu dalam menganalisis sebuah permasalahan yang akan di selesaikan dengan sistem, berikut adalah jenis -jenis keputusan: Keputusan terstruktur . tructure decisio. Keputusan terstruktur adalah keputusan yang dilakukan secara berulang -ulang dan bersikap rutin. Keputusan semiterstruktur . emistructured decisio. Keputusan semiterstruktur adalah keputusan yang memiliki dua sifat. Sebagian keputusan b isa ditangani oleh komputer dan yang lain tetap harus dilakukan oleh pengambil keputusan. Keputusan tak terstruktur . nstructured decisio. Keputusan tak terstruktur adalah keputusan yang penanganannya rumit karena tidak terjadi berulang -ulang atau tidak selalu terjadi. Komponen-k omponen Sistem Pendukung Keputusan Komponen-komponen Sistem Pendukung Keputusan terdiri dari: Data Management Termasuk database, yang mengandung data yang relevan untuk berbagai situasi dan diatur oleh software yang disebut Database Management Sistem . Model Management Melibatkan model financial, statistikal, management science, atau berbagai model kuantitatif lainnya, sehingga dapat memeberikan ke sistem suatu kemampuan analitis, dan manajemen software yang diperlukan. Communication . ialog subsiste. User dapat berkomunikasi dan memberikan perintah pada DSS melalui subsistem ini. Ini berarti menyediakan Knowledge Management Subsistem optional ini dapat mendukung subsistem lain atau bertindak sebagai komponen yang berdiri sendiri. Tujuan Sistem Pendukung Keputusan Tujuan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yaitu: Membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semi terstruktur. Mendukung Penilaian manajer bukan mencoba untuk menggantikannya. Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan manajer daripada efisiensinya. Kecepatan komputasi. Komputer memungkinkan para pengambil keputusan untuk melakukan banyak komputasi secara cepat dengan biaya yang rendah. Peningkatan produktivitas. Dukungan kualitas. Komputer bisa meningkatkan kualitas keputusan yang d ibuat. Berdaya saing. Manajemen dan pemberdayaan sumber daya perusahaan. Tekanan persaingan menyebabkan tugas pengambilan keputusan menjadi sulit. Mengatasi keterbatasan kognitif dalam pemprosesan dan penyimpanan. 3 Metode Oreste Metode Oreste merupakan salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan yang terbilang baru. Metode ini merupakan pengembangan dari beberapa metode lain yang terhimpun dalam metode Multi Attribute Decicion Making (MADM). Dalam Metode ini terdapat hal yang unik yaitu dengan mengadopsi Besson Rank . Besson Rank merupakan pendekatan untuk membuat skala prioritas dari setiap indicator kriteria, dimana apabila terdapat nilai criteria, maka dalam perankingannya menggunakan pendekatan rata-rata . Metode Oreste merupakan metode yang dibangun sesuai untuk kondisi dimana sekumpulan alternatif akan diurutkan berdasarkan kriteria sesuai dengan tingkat kepentingannya. Multi Attribute Decision Making (MADM) adalah suatu metode dengan mengambil banyak kriteria seagai dasar pengambilan keputusan, dengan penilaian yang sujektif menyangkut masalah pemilihan, dimana analisis matematis tidak terlalu banyak dan digunakan untuk pemilihan alternatif dalam jumlah sedikit . Adapun algoritma penyelesaian Metode Oreste yaitu seagai berikut : Mendefenisikan terlebih dahulu kriteria-kriteria yang akan dijadikan sebagai tolak ukur penyelesaian masalah. Mengubah alternatif yang ada ke dalam bentuk besson-rank sehingga berbentuk ordinal atau peringkat. Jika terdapat nilai yang sama maka cari meannya. Menghitung Distance Ae score dengan cara menghitung setiap pasangan alternatif Ae kriteria sebagai nilai AujarakAy untuk posisi yang ideal dan di tempati oleh alternatif terbaik untuk kriteria yang paling penting. Skor ini adalah nilai rata-rata Besson-rank rcj kriteria cj, dan Besson-rank rcj . alternatif a dalam kriteria cj. j,c. = [ A r cjR A r cj . R] 1/R Keterangan : Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 34 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi D ( aj,cj ) = Distance-Score rcj = Besson Ae rank kriteria j rcj ( a ) = Besson Ae rank alternatif dalam kriteria R = Koefisien . efault = . Nilai ketetapan perpangkatan. Menentukan nilai akumulasi dari Distance score dan menentukan kelayakan dari alternatif yang ada. Melakukan perangkingan dari akumulasi metode oreste untuk menentukan alternatif terbaik. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Penerapan Metode Oreste Metodologi penelitian merupakan hal yang penting bagi seorang peneliti untuk mencapai sebuah tujuan, serta dapat menemukan jawaban dari masalah yang diajukan. Pada hal ini, metode penelitian ditujukan untuk menganalisis penentuan rekomendasi Supplier di Berastagi Cambridge Supermarket. Alur kerja sistem sistem merupakan suatu langkah-langkah logis tertentu yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah dalam perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan supplier Berastagi Cambridge Supermarket. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan keberhasilan Berastagi Cambridge Supermarket dalam pengelolaan perusahaan, adapun tujuan ditetapkannya algoritma ORESTE dalam kasus ini guna untuk membantu pihak terkait dalam proses menentukan supplier di Berastagi Cambridge Supermarket. Alur kerja dari metode ORESTE merupakan keterangan yang lebih rinci tentang bagaimana algoritma dari metode tersebut, berikut ini adalah langkah-langkah penyelesaian metode ORESTE: Penetapan Alternatif dan Bobot Kriteria Mengubah data alternatif ke dalam Besson-Rank Menghitung Nilai Distance-Score Menghitung Nilai Preferensi Melakukan Perangkingan (Tampilkan Hasi. Dari algorima diatas maka dibentuk algoritma agar mempermudah dalam mengetahui tahapan dalam penyelesaian metode ORESTE. Gambar 2 Alur Kerja Metode ORESTE Mendefenisikan terlebih dahulu kriteria-kriteria yang akan dijadikan sebagai tolak ukur untuk penyelesaian masalah. Kriteria yang digunakan dalam menentukan rekomendasi Supplier di Berastagi Supermarket yang diperoleh dari manager dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 2 Kriteria Kriteria Pengiriman Pelayanan Produk Kualitas Harga Bobot Berikut ini adalah nilai skor yang ditetapkan kepada kelima kriteria di atas. Nilai Skor ini berfungsi untuk merepresentasikan tingkatan pada masing masing kriteria yang ada. Pengiriman (C. Pengiriman adalah indikator lama atau cepatnya durasi pengiriman barang yang dilakukan pihak suplier. Tabel 3 Kriteria Pengiriman Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 35 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Pengiriman S kor Cepat Sedang Lama Pelayanan (C. Pelayanan merupakan indikator kesigapan supplier dalam menangani produk, baik itu respon maupun penanganan barang retur dari pihak Brastagi Camridge Supermarket. Tabel 4 Kriteria Pelayanan Pelayanan S kor Tidak Baik Kurang Baik Baik Sangat Baik Produk (C. Produk adalah apapun yang bisa ditawarkan ke sebuah pasar dan bisa memuaskan sebuah keinginan atau kebutuhan. Tabel 5 Kriteria Produk Produk S kor Tidak Bagus Tidak Terlalu Bagus Cukup Bagus Bagus Sangat Bagus Kualitas (C. Kualitas adalah tingkat baik buruknya atau taraf atau derajat produk, pada hal ini meliputi daya tahan dan pengemasan Tabel 6 Kriteria Kualitas Kualitas Tidak Bagus Tidak Terlalu Bagus Cukup Bagus Bagus Sangat Bagus S kor Harga (C. Tabel 7 Kriteria Harga per Box Harga M ahal Cukup M urah M urah Sangat M urah Keterangan Diatas Rp 2. Rp 1. 000- Rp 2. Rp 500. 000- Rp 1. Dibawah Rp 500. S kor Berikut ini adalah data penilaian terhadap 13 alternatif yang dijadikan sampel penelitian mengenai rekomendasi supplier di Berastagi Camridge Supermarket. Tabel 8 Data Penilaian No. S upplier Pengiriman PT. Adam Dani Lestari 2 Hari PT. M edan Distribusindo Raya 2 Hari Pelayanan Sangat sigap dalam merespon pemesanan Cepat dalam merespon pemesanan Produk Rasio produk yang cacat dibawah 2%. Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Kualitas Harga Tahun Rp 1. 000Rp 2. Tahun Diatas Rp Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 36 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi PT. Unibisco Niagatama Semesta 3 Hari PT. Panca Pilar Tangguh 2 Hari Lambat dalam merespon pemesanan Sangat sigap dalam merespon pemesanan PT. Tirta Sumber M enara Lestari 5 Hari PT. Kao 1 Hari PT. Singa Asia Perkasa Utama 1 Hari Lambat dalam merespon pemesanan Sangat sigap dalam merespon pemesanan Cepat dalam merespon pemesanan PT. Panca Asri Sentosa 7 Hari PT. Eloda M itra 2 Hari Lambat dalam merespon pemesanan Sangat sigap dalam merespon pemesanan PT. Enseval Putera M egartading 5 Hari PT. Esham Dima M andiri 1 Hari Sangat sigap dalam merespon pemesanan Cepat dalam merespon pemesanan PT. Sampoerna 2 Hari PT. Alam Jaya Wira Sentosa 2 Hari Lambat dalam merespon pemesanan Sangat sigap dalam merespon pemesanan Rasio produk yang cacat distribusi sekitar Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Rasio produk yang cacat dibawah 2%. Rasio produk yang cacat dibawah 2%. Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Rasio produk yang cacat distribusi sekitar Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Rasio produk yang cacat dibawah 2%. Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Rasio produk yang cacat distribusi sekitar Pengemasan dan kondisi box produk baik. Tidak ada produk yang cacat distribusi. Dibawah Rp Tahun Dibawah Rp Rp 500. 000- Rp Rp 1. 000Rp 2. Tahun Diatas Rp Dibawah Rp 000/dus Tahun Dibawah Rp Rp 1. 000Rp 2. Tahun Diatas Rp Dibawah Rp Tahun Dibawah Rp Kemudian penilaian diatas akan dikonversikan sesuai dengan aturan dari konversi nilai kriteria pada bagian Hasil konversi dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 9 Konversi Data Penilaian No. S upplier PT. Adam Dani Lestari Sedang PT. M edan Distribusindo Raya Sedang Sangat Baik Cukup Bagus Baik Bagus Cukup Bagus Sangat Bagus Cukup M urah M ahal Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 37 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi Kurang Baik Tidak Terlalu Bagus Bagus Sangat M urah Bagus Sangat Bagus Sangat M urah Bagus M urah Cukup Bagus Sangat Bagus Cukup M urah PT. Unibisco Niagatama Semesta Lama PT. Panca Pilar Tangguh Sedang PT. Tirta Sumber M enara Lestari Lama PT. Kao Cepat Sangat Baik Kurang Baik Sangat Baik PT. Singa Asia Perkasa Utama Cepat Baik Bagus PT. Panca Asri Sentosa Lama Kurang Baik Tidak Terlalu Bagus PT. Eloda M itra Sedang PT. Enseval Putera M egartading Lama PT. Esham Dima M andiri Cepat Baik Bagus PT. HM Sampoerna Sedang Kurang Baik PT. Alam Jaya Wira Sentosa Sedang Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Cukup Bagus Cukup Bagus M ahal Sangat M urah Bagus Sangat Bagus Cukup Bagus Sangat Bagus Sangat M urah Cukup M urah Tidak Terlalu Bagus Cukup Bagus Sangat M urah Bagus Sangat Bagus Sangat M urah Bagus Cukup Bagus M ahal Dan berdasarkan data supplier Berastagi Cambridge Supermarket disebut alternatif berikut ini adalah tabel nilai Tabel 10 Penilaian Dari Setiap Alternatif S upplier PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa 2 Mengubah Data Alternatif Ke Dalam Besson-Rank Dalam langkah ini setiap data alternatif yang ada diubah ke dalam bentuk Besson-Rank sehingga berbentuk Jika terdapat nilai yang sama maka cari mean-nya. Besson-Rank Pengiriman Tabel 11 Nilai Bobot Kriteria Pengiriman No. S upplier Besson Rank PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 38 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa Dari tabel dilihat ada data yang sama, dalam hal ini ketika data sama maka langkah yang kita lakukan adalah mencari nilai mean dari data tersebut seperti berikut ini : Nilai 6,7 dan 11 adalah sama, maka dalam perangkingannya yaitu : rangking 1, rangking 2, rangking dan rangking 3. Maka. Mean. /3 = 2. Besson-Rank Pelayanan Tabel 12 Nilai Bobot Kriteria Pelayanan No. S upplier PT. Adam Dani Lestari Besson Rank PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa Besson-Rank Produk Tabel 13 Nilai Bobot Kriteria Produk No. S upplier PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa Besson Rank Besson-Rank Kualitas Tabel 14 Nilai Bobot Kriteria Kualitas No. S upplier PT. Adam Dani Lestari Besson Rank Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 39 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa Besson-Rank Harga Tabel 15 Nilai Bobot Kriteria Harga No. S upplier Besson Rank PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa Dari seluruh Besson Rank tiap kriteria maka akan ditampilkan dalam sebuah tabel untuk memudahkan melakukan perhitungan, berikut ini adalah hasil normalisasi Besson-Rank Produk. Tabel 16 Hasil Normalisasi Bobot Kriteria Supplier PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading No. Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 40 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa 3 Menghitung Nilai Distance-Score Menghitung nilai Distance Ae Score dengan cara menghitung setiap pasangan altenatif Ae kriteria sebagai nilai AujarakAy untuk posisi yang ideal dan ditempati oleh alternatif terbaik untuk kriteria yang paling penting. Skor ini adalah nilai rata rata Besson Ae rank rcj kriteria cj, dan besson rank rcj. alternatif a dalam kriteria cj. Distance Ae Score D. j,c. = [ A r cjR A r cj . R ] 1/R . Keterangan : D . j,c. = Distance-Score rcj = Besson Ae rank kriteria j rcj . = Besson Ae rank alternatif dalam kriteria. R = Koefisien . efault = . Nilai ketetapan perpangkatan. Penyelesaiannya : (Sampel - . = [. /2 * 6. 52 ) . /2 * 12 )]1/2 = [. /2 * 42. /2 * . ] 1/2 = . 13 0,. = 21. = 4. (Sampel - . = [. /2 * 3. 52 ) . /2 * 22 )]1/2 = [. /2 * 12. /2 * . = . = 8. = 2. (Sampel - . = [. /2 * 8. 52 ) . /2 * 32 )]1/2 = [. /2 *72. /2 * . ] 1/2 = . = 40. = 6. (Sampel - . = [. /2 * 11. 52 ) . /2 * 42 )]1/2 = [. /2 * 132. /2 * . ]1/2 = . = 74. = 8. (Sampel - . = [. /2 * 92 ) . /2 * 52 )]1/2 D. = [. /2 * . /2 * . ]1/2 D. = . 50 12,. = 531/2 D. = 7. Berikut adalah hasil akumulasi nilai Distance-Score yaitu sebagai berikut : Tabel 17 Hasil Distance Score No. Supplier PT. Adam Dani Lestari PT. M edan Distribusindo Raya PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Pilar Tangguh PT. Tirta Sumber M enara Lestari Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 41 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi PT. Kao PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Panca Asri Sentosa PT. Eloda M itra PT. Enseval Putera M egartading PT. Esham Dima M andiri PT. HM Sampoerna PT. Alam Jaya Wira Sentosa 4 Menghitung Nilai Preferensi Menghitung nilai preferensi (V. = Distance-Score * Wj (Bobo. yaitu sebagai berikut : A1 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A2 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. A3 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( * 0. 1 ) ( A4 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A5 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A6 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A7 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A8 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A9 = ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 1 ) ( A10 1 ) ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. A11 1 ) ( A12 1 ) ( * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. Eida Royaina Br Surbakti, 2025. Hal 42 JURNAL SISTEM INFORMASI TGD Volume 4. Nomor 1 Januari 2025. Hal 31-44 P-ISSN : 2828-1004 . E-ISSN : 2828-2566 https://ojs. id/index. php/jsi A13 * 0. 2 ) ( * 0. 35 ) ( 1 ) ( * 0. 1 ) ( * 0. 5 Melakukan Perangkingan Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode Oreste maka langkah terakhir adalah melakukan Dalam hal ini, rekomendasi Supplier di Brastagi Cambridge Supermarket. Tabel 18 Tabel Hasil Akhir No. Supplier Hasil PT. Panca Pilar Tangguh PT. Eloda M itra PT. Alam Jaya Wira Sentosa PT. Esham Dima M andiri PT. Kao PT. Adam Dani Lestari PT. Singa Asia Perkasa Utama PT. Enseval Putera M egartading PT. M edan Distribusindo Raya PT. HM Sampoerna PT. Unibisco Niagatama Semesta PT. Panca Asri Sentosa PT. Tirta Sumber M enara Lestari Dari hasil proses perhitungan dengan menggunakan metode ORESTE maka diperoleh hasil rangking pertama dengan nilai terendah yaitu pada PT. Panca Pilar Tangguh. PT. Eloda Mitra dan PT. Alam Jaya Wira Sentosa yang akan menjadi rekomendasi utama untuk kerjasama supplier Berastagi Supermarket periode berikutnya KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dalam kasus yang diangkat, untuk menganalisa permasalahan tentang penentuan rekomendasi supplier yang menyediakan produk berkualitas pada Supermarket Brastagi Cambridge dapat dilakukan dengan menggunakan metode ORESTE dengan beberapa kriteria yaitu pengiriman, pelayanan, produk, kualitas dan harga. Kemudian dalam menerapkan metode ORESTE dalam menentukan rekomendasi supplier terbaik di Supermarket Brastagi Cambridge dilakukan uji perhitungan sesuai dengan metodologi penelitian di bab sebelumnya dan membahas 13 sampel supplier yang pernah bekerja sama dengan pihak Supermarket Brastagi Cambridge. Pada saat merancang dan membangun sistem yang dapat di jadikan sebagai solusi pemecahan masalah untuk menentukan rekomendasi supplier terbaik di Supermarket Brastagi Cambridge, dapat diselesaikan dengan menggunakan bantuan pemodelan UML, dengan kata lain aplikasi digambarkan pada bentuk Use Case Diag ram. Activity Diagram dan Class Diagram. Kemudian dilakukan pengkodean dengan perancangan tersebut sehingga tercipta sebuah aplikasi berbasis UCAPAN TERIMAKASIH Terima kasih disampaikan kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya penelitian ini. Yaitu Bapak Mukhlis Ramadhan. Kom dan Bapak Abdullah Muhazir. S Kom. Kom. DAFTAR PUSTAKA