Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil Mirna Nurmala1. Yanti Heriyawati2. Indra Ridwan3 Edu Global High School Jl. Ir. Juanda No. Lebakgede. Kecamatan Coblong. Kota Bandung. Jawa Barat 40132 mirnanurmal@gmail. com, 2yheriya@gmail. com, 3indra827@gmail. ABSTRACT Senja di Pelabuhan Kecil is a poem by Chairil Anwar which was later made into a song by Nya Ina Raseuki who is familiarly called Ubiet. Ubiet is known as a music composer who is unique in terms of musical ideas and vocal ornamentation, one of which is on the song of Senja di Pelabuhan Kecil. This can be seen from the character of the song which has a different style from other musicians adopting Chairil Anwar's poem. This research study focuses on how the creative process carried out by Ubiet in making the song Senja di Pelabuhan Kecil. The process is starting from the stage of developing ideas, transforming works of art, to becoming complete expressions and works of music. The research was conducted using qualitative methods with data collection techniques such as. observation, interview, documentation, and literature study. The writer uses Mel Rhodes' theory of creativity as a tool to examine the object of the problem taken in writing this study. The Rhodes creativity concept discusses four points, namely. press, person, process, and product or what is known as the 4p concept. This research focuses the discussion on the process point. The analysis method is supported by the approach of the principles of musical poetry according to Hamdy Salad. The results of this study are targeted to find a variety of new musical expressions from the concept of musical poetry and as a musical product with the concept of contemporary keroncong. Keywords: Creative Process. Ubiet. Poetry. Senja di Pelabuhan Kecil baru yang bernilai, orisinal, juga tepat dan adaptif sebagai solusi yang sedang terjadi. Dengan kata lain, kreativitas adalah upaya mengkreasi . o creat. atau mencipta ide-ide baru. Bisa juga disebut inovasi, yaitu cara atau strategi baru untuk memenuhi kebutuhan manusia dan memecahkan masalah- masalah yang Di sini karakterisitk kreatif diartikan mencipta ide-ide baru yang bernilai. Nya Ina Raseuki atau yang lebih dikenal dengan Ubiet merupakan seorang kreator musik Indonesia yang memiliki kemampuan berinovasi atau menciptakan ide-ide baru khususnya di wilayah musik, termasuk vokal di dalamnya. Salah satu hasil kreasi Ubiet yaitu melakukan PENDAHULUAN Latar Belakang Sebuah karya seni tidak lepas dari peran kreatif senimannya. Munculnya sebuah kreativitas dapat dipicu dengan banyaknya mengapresiasi karya dari seniman lain yang menghasilkan ide-ide Mengutip Sternberg . Rob Pope menyatakan bahwa: AuCreativity is the ability to produce work that is both novel . original, unexpecte. and appropriate . adaptive concerning task constraint. Ay. (Rob Pope 2005: Creativity: Theory. History. Practice: . Rob Pope memaparkan bahwa kreativitas secara umum merupakan ide-ide Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 5 No. 2 Desember 2020 proses perubahan satu jenis karya seni ke bentuk lain. perubahan tersebut dikenal dengan istilah transformasi. Hamdy Salad menyatakan sebagai berikut: musik, yang wujud karyanya merupakan sebuah pertunjukan musikalisasi puisi. Hamdy Salad dalam bukunya yang berjudul Musikalisasi Puisi (Panduan Wacana dan Apresias. menjelaskan bahwa musikalisasi puisi sebagai ragam ekspresi Hamdy Salad melanjutkan bahwa secara teoritik istilah musikalisasi puisi hingga kini masih menjadi perdebatan. Berbagai macam definisi bermunculan. bahkan saling bertentangan antara satu definisi dengan definisi lainnya. Menyikapi hal ini. Hamdy Salad mengambil benang merah akan makna dasar dari sebuah karya musikalisasi puisi, yang mana ini merupakan perpaduan antara puisi dan Apapun ekspresinya, esensi puisi dan musik mestilah ada dan mewujud di dalamnya, seperti pernyataannya sebagai berikut: AuJika diyakini bahwa esensi puisi adalah susunan kata-kata indah dan esensi musik adalah susunan bunyi dan nada, maka kedua esensi itulah yang dapat dirujuk sebagai unsur pokok definisi dari ragam bentuk ekspresi musikalisasi puisiAy (Hamdy Salad, 2015: . Ragam ekspresi dalam musikalisasi puisi tidak lepas dari kreativitas senimannya. Bagaimana seorang musisi bisa menuangkan makna yang ditangkapnya dari sebuah karya puisi. Hamdy Salad melihat berbagai kecenderungan yang muncul dari beberapa sudut pandang dan zaman. Ia memposisikan ragam ekspresi musikalisasi puisi menjadi lima bentuk, yaitu: . instrumentalisasi puisi, . laguisasi puisi, . metalisasi puisi, . orkestrasi puisi, dan . digitalisasi puisi. Ragam ekspresi yang dibahas oleh Hamdy Salad muncul karena adanya kreativitas yang muncul dari seorang Dalam hal ini penulis akan menganalisis kreativitas yang dilakukan oleh Ubiet sebagai penyanyi utama sekaligus AuTransformasi dalam dunia seni dapat diartikan sebagai alih ragam, alih jenis, alih wahana dari bentuk karya seni tertentu ke dalam bentuk seni lain. Misalnya, sebuah karya seni rupa dialih bentuk ke dalam seni tari, atau sebaliknya. 5: . Salah satu yang paling sering ditemukan adalah alih ragam teks sastra, khususnya puisi ke dalam bentuk seni musik. Dalam hal ini Ubiet berinovasi dengan karya sastra Chairil Anwar. Chairil Anwar merupakan salah seorang sastrawan besar Indonesia yang dikenal dengar karya puisinya seperti AuAku,Au AuKerawang Bekasi,Au AuSenja di Pelabuhan Kecil,Au dan masih banyak Dalam album berjudul Ubiet Kroncong Tenggara . Ubiet melakukan transformasi terhadap karya puisi Chairil Anwar yang berjudul AuSenja di Pelabuhan KecilAy yang menjadi sebuah komposisi musik yang diberi judul sama. Ubiet Kroncong Tenggara merupakan sebuah album musik karya Ubiet beserta musisi lainnya seperti Dian HP, dan Riza Arzhad. Dony Koeswinarno . lute, saksofo. Dimawan Krisnowo Adji . Arief Suseno . kulele-ca. Maryono . kulele- cu. Adi Darmawan . as elektri. dan Jalu Pratidina . endang Sunda. Album ini dirilis pada tahun Album ini memadukan beragam jenis musik, terutama jenis keroncong. Dalam album Ubiet Kroncong Tenggara, lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy dibuat mejadi musik seutuhnya oleh Ubiet dan Riza Arzhad. Ubiet dan Dian HP berperan berperan sebagai arranger dan Riza Arzhad sebagai penulis lagu . ong write. Karya lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy merupakan salah satu bentuk terjadinya transformasi dari karya sastra menjadi seni Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil pengagas karya musik AuSenja di Pelabuhan KecilAy yang terdapat di dalam album Ubiet Kroncong Tenggara berdasarkan teori kreativitas Rhodes. Konsep utama pada teori Rhodes ini membahas kreativitas berdasarkan empat elemen, atau lebih dikenal dengan istilah 4P . erson, press, process, produc. Singkatnya, penulis dalam penelitian ini akan menganalisis proses kreatif yang dilakukan Ubiet pada puisi Chairil Anwar berjudul AuSenja di Pelabuhan KecilAy dan bagaimana Ubiet mengembangkannya menjadi sebuah karya komposisi musik. cara yang berbeda-beda. Perbedaan itu antara lain disebabkan tidak adanya kaidah-kaidah pokok yang dapat dijadikan patokan dan disepakati Bersama oleh para ahli sastra. Satu pihak beranggapan bahwa kemampuan untuk bersama oleh para ahli sastra. Satu pihak beranggapan bahwa kemampuan untuk memahami dan menjelaskan makna puisi itu bukan saja ditentukan oleh kaidah-kaidah ilmu sastra, namun juga didasarkan atas penguasaan terhadap disiplin-disiplin ilmu lain yang Terlepas dari persoalan di atas, proses interpretasi merupakan bagian penting dalam kegiatan musikalisasi puisi. Proses ini bertujuan untuk menggali, mencari dan menemukan makna teks puisi, untuk kemudian diolah sebagai pesan yang dapat diekspresikan melalui susunan medium bunyi dan suara yang bersifat musikal. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses kreatif Ubiet dalam mengembangkan puisi AuSenja di Pelabuhan Kecil,Ay dimulai dari menentukan gagasan, hingga mengkonversi puisi ini menjadi karya Proses ini dianalisis menggunakan teori kreativitas Rhodes. Rhodes menyatakan sebagai berikut: Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy Sebagai Gagasan AuThe term process applies to motivation, perception, learning, thingking, and communication, essential ebout process include: What cause some individuals to strive for original answers to question while the majority are satisfied with conventional answers? What are the stage of thingking process? Are the processes identical for problem solving and creative thingking? If not, how do they deffer? Can the creative thingking process be tought? Formulated his analyze about process ideas into the familiar four stage: preparation, incubation, inspiration and verificationAy (Rhodes, 1961: Tahap awal yang dilakukan Ubiet adalah proses memilih puisi sebagai gagasan utama. Ubiet memiliki pemahaman dan pemaknaan tersendiri terkait nilai yang terdapat di dalam puisi, ketika ia mengkonversikanya menjadi sebuah komposisi musik. Dalam sebuah wawancara Ubiet memaparkan sebagai "Nah gini, kalau saya, terutama saya dalam hal ini untuk menggunakan puisi itu, tidak melihat maknanya, sekedar makna, tapi puisi juga memiliki rhythm di sana, ada timbre di sana, ada hem rima di sana . 29 Juni 2. Pada dasarnya pernyataan Rhodes tentang proses kreatif yaitu mengenai empat formula: preparation . , incubation . , inspiration . , dan verification . emastikan id. Berikutnya konsep Rhodes ini dikaitkan dengan gagasan Hamdy Salad terkait musikalisasi Hamdy Salad menjelaskan proses interpretasi puisi dapat dilakukan melalui Munculnya istilah rhythm1, timbre2 dan rima3 dari cara Ubiet mememahami sebuah puisi bisa dikatakan sebagai gagasan akan terciptanya sebuah karya musik berdasarkan sebuah puisi. Salah satunya puisi Chairil Anwar yang berjudul AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 5 No. 2 Desember 2020 Pemilihan puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy oleh Ubiet dan Projek Kronjong Tenggara menjadi bagian dari sebuah komposisi musik bisa mewakili prinsip dasar projek Kroncong Tenggara, yaitu ingin memunculkan keberagaman Indonesia dengan cara menyatukan berbagai latar belakang musik. Ubiet mengatakan Aujadi puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy ini bisa dikatakan mewakili bahasa musik kami yang berbeda-beda. bisa dikatakan sebagai objek kami untuk menuangkan musik yang ingin kami ciptakan bersamaAy . awancara, 29 Juni 2. Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy menjadi salah satu puisi yang bisa mengkomunikasikan maksud dari karya yang akan diciptakan, dalam arti samasama berproses untuk belajar membuat musik yang baru. Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy secara singkat memiliki makna tentang sebuah ungkapan perasaan dari seorang pujangga, yaitu Chairil Anwar, kepada kekasih yang bernama Sri Ayati. Ike Suryaning dalam blog pendidikan bahasa Indonesia menuliskan bahwa pesan dalam puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy mengungkapkan kegagalan cinta penyair yang menyebabkan hatinya sedih dan Kegagalan cintanya yang menyebabkan seseorang seolah-olah Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy secara singkat memiliki makna tentang sebuah ungkapan kehilangan segala-galanya dan merasa Cinta yang sungguh-sungguh dapat menyebabkan seseorang memahami apa arti kegagalan secara total. Ubiet berpandangan bahwa dalam konteks musik, puisi tidak dimaknai secara harfiah, melainkan sebagai salah satu AubahasaAy yang menjadi unsur komposisi Ubiet juga tidak memaknai kalimat secara keseluruhan, melainkan memahami kemungkinan adanya beberapa objek atau kata yang bisa dikatakan memiliki atau menimbulkan sebuah bunyi atau suara. Seperti diutarakannya di bawah ini: AuIyaa pilihannya ada banyak puisi, kemudian pada akhirnya tibalah di AuSenja di Pelabuhan KecilAy, ya mungkin yaa menurut kami di situ ada pemilihan kata ombak dan segala macem, kemudian mungkin kami membayangkannya sebagai unsur yang bunyi juga. Tidak mencari makna dalam satu kalimatAy . awancara, 29 Juni 2. Adanya unsur bunyi dalam sebuah kata, seperti kata Auombak,Ay merupakan sebuah pemikiran tentang esensi musik, di mana musik itu diciptakan berdasarkan makna tertentu, yang tiada lain adalah musiknya itu sendiri, bukan makna dari lirik atau syairnya. Terkait hal ini Ubiet AuSaya kira hampir semua musisi juga berpendapat sama, ketika seorang pendengar mengambil makna di dalam lirik yaa. hemm kami percaya ya musik itu esensinya bunyi, kan ketika orang mendengarkan musik, yang didengarkan itu liriknya atau musiknya? kan gitu yaa, ini bisa kita perbincangkan yaa, biasanya orang bilang ketika mendengarkan musik yang baru Aupasti yang dimaksud itu di situ adalah ga ngerti liriknya tapi bukan esensi musik sebagai bunyinyaAy . awancara virtual, 29 Juni 2. Pemaknaan Ubiet tersebut merupakan sebuah makna yang dapat dianalisis kemungkinannya menurut Pierce AysemiotikaAy adalah kata yang sudah digunakan sejak abad kedelapan belas oleh ahli filsafat Jerman bernama Lambert. AuSemiotikaAy merupakan sinonim dari kata AulogikaAy. Logika harus mempelajari bagaimana orang Penalaran, menurut hipotesis Pierce yang mendasar dilakukan melalui tanda-tanda. Tanda-tanda memungkinkan manusia berpikir, berhubungan dengan orang lain dan memberi makna pada apa yang ditampilkan oleh alam semesta. Semiotika bagi Pierce adalah suatu tindakan . , pengaruh . atau kerja sama tiga subyek yaitu tanda . Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil obyek . dan interpretan . Charles Sanders Peirce (Zoest, 1. , ahli filsafat dan tokoh terkemuka dalam semiotika modern Amerika menegaskan bahwa manusia hanya dapat berfikir dengan sarana tanda, manusia hanya dapat berkomunikasi dengan sarana tanda. Tanda yang dimaksud dapat berupa tanda visual yang bersifat non-verbal, maupun yang bersifat verbal. dari pantai keempat, sendu penghabisan bisa terdekapAy Kata yang bercetak tebal yang terdapat di dalam puisi, merupakan analisis kemungkinan kata-kata yang memiliki unsur bunyi di dalamnya. Kata-kata tersebut di antaranya: menghembus, gerimis, lari, berenang, ombak, berjalan, dan pantai. Menghembus Secara harfiah adalah proses meniup atau mengeluar udara atau angin, kemudian bunyi yang tersirat bisa berupa suara tiupan angin Menurut Peirce . alam Hoed, 1. tanda adalah sesuatu yang mewakili Sesuatu itu dapat berupa pengalaman, pikiran, gagasan atau perasaan. Jika sesuatu, misalnya A, adalah asap hitam yang mengepul di kejauhan, maka ia dapat mewakili B, yaitu misalnya sebuah kebakaran . Tanda semacam itu dapat disebut sebagai indeks. antara A dan B ada keterkaitan . Jika dalam puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy terdapat beberapa kata yang mewakili bunyi yang menjadi dasar musik, maka bisa menjadi sebuah awal terciptanya sebuah komposisi musik, baik melodi ataupun unsur musik lainnya di dalam komposisi musik. Berikut merupakan beberapa kata di dalam puisi AuSenja di Pelabuhan kecilAy yang memiliki tanda bunyi dalam maknanya: Gerimis Presipitasi hujan ringan dengan turunnya air dalam jumlah kecil daripada hujan, umumnya bunyi gerimis sama dengan suara hujan namun lebih pelan. Lari Suatu aktivitas manusia di mana melangkah dengan kecepatan tinggi, kemungkinan bunyi yang diciptakan adalah hentakan kaki yang keras atau Berenang Menggerakan badan melintas di air dengan menggunakan kaki, tangan, ekor, sirip dan sebagainya. Kemungkinan bunyi yang dihasilkan adalah adanya hentakan air atau air yang terguncang. AuIni kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan Ombak Gerakan air laut yang turun-naik atau bergulung-gulung. Kemungkinan bunyi yang dihasilkan adalah hentakan air laut yang kuat di laut lepas. Berjalan Melangkahkan kaki satu-dua atau lebih sampai menuju tujuan. Kemungkinan bunyi yang dihasilkan adalah hentakkan kaki yang pelan atau tipis. Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 5 No. 2 Desember 2020 Pantai Sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir, dan terdapat di daerah pesisir laut. Daerah pantai menjadi batas antara daratan dan perairan laut. Kemungkinan bunyi yang dihasilkan adalah suara ombak, laut, manusia, angin, keramaian dan lain-lain. unsur-unsur tematik mana yang dianggap penting untuk dikomunikasikan, disampaikan atau diekspresikan kepada audiensnya sesuai dengan pengalaman, emosi, perasaan, imajinasi, dan pikiran Dengan apakah semua itu dapat disampaikan kepada audiensnya, tentu saja dengan bunyi dan suara, karena keduanya merupakan medium pokok dari musikalisasi puisi. Kata-kata tersebut di atas, dimaknai sebagai tanda dari sebuah kata yang merupakan hasil dari pemikiran penciptanya. Ubiet me 0. 635 cm lihat adanya sebuah tanda bunyi sebagai esensi dasar musik sebagai gagasan utama dalam menciptakan karya musik AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Menurut Hamdy Salad, kontekstualisasi merupakan proses interpretasi lebih lanjut yang ditempuh melalui dua acara yaitu penafsiran dan penghayatan. Penafsiran menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan cara, proses, atau upaya untuk menjelaskan sesuatu yang kurang jelas, dan penghayatan merupakan pengalaman batin. Sedangkan menurut Hamdy Salad penafsiran adalah kemampuan individu . untuk mengerti dan memahami unsur-unsur tematik, ide, dan gagasan pokok dari sebuah teks puisi. Penafsiran yang tepat dan sesuai dengan unsur-unsur tematik yang terkandung di dalamnya, merupakan tolak ukur utama dalam seni musikalisasi puisi. Kemudian penghayatan dapat diartikan sebagai usaha untuk merenungkan kembali makna puisi dari proses penafsiran. Melalui proses penafsiran dan penghayatan tersebut, sebuah teks puisi dapat diresapi dan diserap maknanya untuk kemudian disatupadukan dengan potensi bunyi, suara, dan unsur-unsur lain dari instrumen musik. Proses tersebut dapat dimulai dengan cara membaca teks puisi berulang kali, intensif, dan sungguhsungguh. Baru kemudian menentukan Penafsiran Ubiet terhadap puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy Penafsiran adalah proses lanjutan dari Untuk mengetahui cara dan proses memaknai puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy dengan lebih jelas. Ubiet menjelaskan bagaimana proses pemilihan puisi: AuNah tidak hanya satu puisi waktu itu yang saya sodorkanA hem berbagai macam, tapi ya pada akhirnya AuSenja di Pelabuhan KecilAy lah yang kami pilih untuk mereflesikan prinsip dasar Kroncong TenggaraAy . awancara virtual, 29 Juni Meskipun Ubiet memaknai puisi ini tidak berdasarkan pada arti harfiahnya, namun terdapat sebuah tanda yang menunjukkan adanya kemiripan penafsiran secara tersirat dengan makna puisi yang diciptakan Chairil Anwar. Menurut Pierce, tanda adalah sesuatu yang mewakili sesuatu. Sesuatu itu dapat berupa pengalaman, pikiran, gagasan atau Salah satu contohnya adalah sebuah foto atau gambar adalah tanda yang disebut ikon. Foto mewakili suatu kenyataan tertentu atas dasar kemiripan atau similarity. Berdasarkan pemahaman tersebut bisa dikatakan adanya kemiripan atau similarity dari penafsiran Chairil Anwar dan Ubiet. Munculnya kata AukegagalanAy dan AukegelisahanAu dari pengarang puisi Chairil Anwar memiliki kemiripan tanda dengan latar belakang pemilihan puisi Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil sebagai dasar membuat karya musik AuSenja di Pelabuhan KecilAy oleh Ubiet, di mana karya tersebut diciptakan karena adanya AukegelisahanAy dan Auhilangnya rasa bersatuAy dalam hal ini dari para musisi yang jarang melakukan kolaborasi untuk membuat sebuah karya baru. Meskipun hal tersebut tidak dikemukakan langsung dan tanpa disadari oleh Ubiet, penafsiran Ubiet memiliki kemiripan tematik atau perasaan dengan Chairil Anwar, namun dengan objek yang berbeda. Kemudian hal tersebut sama-sama berdasarkan pengalaman pribadi baik dari sisi Chairil Anwar ataupun Ubiet. Dengan demikian, proses interpretasi dapat dipertegas pengertiannya sebagai usaha kreatif seorang komposer . elaku musikalisasi puis. untuk memahami teks dan konteks, serta kemungkinan aksentuasinya ke dalam bentuk musik. Ubiet pada dasarnya menghayati puisi ini sebagai prinsip dasar keberagaman yang bisa menyatukan perbedaanperbedaan dalam bentuk Ubiet kolaborasi atau kerjasama. Hal tersebut muncul berdasarkan penafsirannya tentang AukegelisahanAy dan Auhilangnya rasa bersatuAu yang telah dibahas sebelumnya. Tahap untuk merealisasikan membuat sebuah karya musik berdasarkan puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy tidak lepas dari Projek Kroncong Tenggara dalam melakukan pengembangan karya musik. Penghayatan Ubiet terhadap puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy Penghayatan menurut Hamdy Salad adalah proses merenungkan kembali makna puisi yang diperoleh dari proses Melalui proses penafsiran dan penghayatan itulah ekspresi musikalisasi puisi memiliki kaitan erat dengan segala ikhwal makna yang tersurat maupun tersirat dalam teks puisi. Hal tersebut pun dijelaskan oleh Ubiet, sebagai berikut: Transformasi Puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy Menjadi Lagu Setelah mengalami tahap pemaknaan, penafsiran dan penghayatan puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAu Ubiet melakukan tahap penggarapan komposisi musik. Ubiet sebagai penggagas mengumpulkan dan banyak berdiskusi dengan rekan-rekan musisinya. Projek Kroncong Tenggara. Ubiet menyampaikan bahwa berbicara lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy sama dengan berbicara bagaimana proses membuat album Ubiet Kroncong Tenggara: AuYa menurut saya hemm apa ya, ekspresi dari sebuah karya itu kan hal yang paling penting di dalam semua proses penciptaan . emudian Ubiet menambahka. hem ya keberagaman itulah yang intensinya bahwa sesuatu yang eklektik itu, sesuatu yang sumbernya tahu dari mana-mana, itu kan mencerminkan tahu sebenernya, naah tanpa kita harus mengatakannyaAy . awancara, 29 Juni 2. AuJadi kalau berbicara lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy itu penting kita tahu seperti apa proses pengerjaan album Ubiet Kroncong Tenggara , atau projek Kroncong Tenggara ini, jadi membuat album ini mengalami proses diskusi yang panjang kurang lebih satu tahun mulai tahun 2006 saya mengutarakan gagasan, waktu itu kepada Dian HP dan Riza Arshad, kemudian tahun 2007 kita mulai menggarapAy. awancara virtual, 29 Juni 2. Pemaparan Ubiet tersebut menunjukkan adanya proses penghayatan yang terjadi dalam proses penciptaan karya musik dari karya puisi AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Setidaknya masih memiliki hubungan ekspresi dengan unsur emosi, pemikiran, kebahagiaan, kesedihan, kesyahduan, kerinduan, cinta dan kebencian yang terkandung dalam puisi. Pernyataan Ubiet tersebut menjelaskan pembuatan lagu AuSenja di pelabuhan Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 5 No. 2 Desember 2020 KecilAu mengalami tahap yang panjang dan memiliki tahap yang cukup komplek. Ubiet menambahkan bahwa proses pengerjaan lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu cukup komplek karena ini merupakan salah satu lagu baru yang terdapat di album Ubiet Kroncong Tenggara. Seluruh personil Projek Kroncong Tenggara memiliki peran untuk menuangkan kreativitasnya, terutama Ubiet sebagai vokalis. Lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu ditulis oleh Riza Arshad . Secara prinsip dapat dikatakan bahwa Riza Arshadlah yang menentukan dan menuliskan notasi musik lagu ini. Dimulai dari pemilihan melodi, struktur atau bagan Setelah itu baru dikembangkan bersama, berdasarkan keahlian di bidang musik masing-masing personil. Berikut pernyataan Ubiet terkait hal tersebut: punyakah AutoleransiAy, bisakah kita membawa teman-teman yang keroncong untuk main dengan cara kita, tapi jangan mereka doang yang ikut cara main kita, kita pun bisa ga ikuti cara main merekaAy . awancara, 29 Juni 2. Penjelasan Ubiet akan hal tersebut secara tersirat menjelaskan tahap penggarapan lagu melalui tahap adaptasi antar personil Projek Kroncong Tenggara. Tahap berlatih dilakukan selama satu bulan proses pengerjaan album, khususnya Ubiet, mencoba mengeksplorasi teknik bernyanyi dari jenis musik rekan-rekannya di Projek Kroncong Tenggara, yaitu musik jazz, klasik, pop. Sunda, dan tentunya Selama satu bulan pengerjaan bukan hanya menggarap komposisi musik saja, tapi tahap perekaman lagu. Ini merupakan sebuah tahap penggarapan yang cukup panjang dan memerlukan ketelatenan dalam pengerjaannya. Upaya satu bulan berada di satu lokasi atau ruangan yang sama menurut Ubiet adalah sebuah cara yang efektif untuk membuat sebuah karya, khususnya dalam penggarapan album Ubiet Kroncong Tenggara yang memerlukan tahap adaptasi. Selain karena hal tersebut faktor perbedaan domisili para personil yang berbeda-beda membuat cara tersebut menjadi hal yang tepat. Pada dasarnya lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy mengalami tahap perubahan bentuk, dari sebuah teks atau karya sastra menjadi sebuah karya musik. Namun Ubiet tetap mempertahankan teks puisi sebagai bagian dari komposisi musik di dalam lagu tersebut sebagai ranah eksplorasinya sebagai vokalis dan penggagas. Hal tersebut bisa dikategorikan dalam bentuk musikalisasi Hamdy Salad menjelaskan dalam gagasannya tentang skema transformasi puisi, sebagai berikut: AuAlbum Ubiet Kroncong Tenggara ini prosesnya itu tidak kita bawa pulang, yaa jadi tidak Ija (Riza Arsha. kasih partiturnya terus kita pelajari di rumah, terus seminggu kemudian ketemu, tapi kita ya saat itu berada di satu ruangan bersama-sama selama satu bulan untuk menggerjakan album ini, nah lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy ini kurang lebih pengerjaannya paling lamaAy. awancara, 29 Juni 2. Berdasarkan pemaparan di atas, pengembangan puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy menjadi sebuah komposisi musik bukanlah hal yang instan atau cepat. Ini juga merupakan proses menuangkan ide atau inspirasi dalam membuat komposisi Struktur musik diberikan Riza Arshad . ) kepada masing-masing personil, kemudian dikembangkan oleh mereka dengan cara mereka. Ubiet menjelaskan perbedaan latar belakang musik membuat masing-masing personel harus bertoleransi dan mau menyesuaikan. AuNah begini jika kita mengambil pemusik yang berbeda-beda bahasa musiknya kita Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil Bagan 1. Skema Transformasi Puisi Berdasarkan skema tersebut, komposisi musik yang diciptakan Ubiet dan Projek Kroncong Tenggara merupakan sebuah tahap tranformasi menjadi sebuah karya musikalisai puisi. Hamdy Salad menjelaskan adanya skema ragam konsep dalam musikalisasi puisi di mana konsep musikalisasi puisi bisa menjadi ragam/genre seni pertunjukan yang mengikuti kaidah dan konvesi seni pertunjukan, ragam/genre seni musik mengikuti kaidah dan konvesi seni musik, dan sebagai ragam media apresiasi sastra mengikuti kaidah dan konvesi apresiasi Berikut adalah bagan Skema Ragam Konsepsi Musikalisasi Puisi: Merujuk pada gagasan Hamdy Salad, puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy mengalami pengembangan konsep sebagai ragam/genre seni musik, menjadi karya lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil,Au sebuah ekpresi yang dihasilkan dari sebuah puisi dalam bentuk musikalisasi puisi. Bagan 2. Skema Ragan Konsepsi Musik Pantun Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 5 No. 2 Desember 2020 Lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy: Ekspresi Musikalisasi Puisi Baru kita ingat bahwa yang paling penting itu apaa? tentu ada ekspresi di dalamnya yang bisa memperkuat sebuah karya musik begitupun dengan yang terjadi pada karya AuSenja di Pelabuhan KecilAy . awancara, 29 Juni 2. Menurut Hamdy Salad, ragam ekspresi musikalisasi puisi ketika seutuhnya menjadi ragam seni musik atau komposisi musik, memiliki beberapa kemungkinan bentuk, yaitu: . instrumentalisasi puisi. laguisasi puisi. metalisasi puisi, . orkestrasi puisi dan. digitalisasi Menilai dari istilah dan ciri-cirinya, penulis melihat kedekatan ciri pada bentuk ekspresi laguisasi puisi pada lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Laguisasi puisi menurut Hamdy Salad dapat disamakan dengan melodisasi puisi, atau memelodikan kata-kata dalam puisi yang dapat dilihat atau diidentifikasi melalui keterpaduan antara makna puisi dengan melodi, irama, dan komposisi musik atau jenis lagu tertentu yang sengaja dicipta berdasarkan teks puisi yang dipilih. Sebagai contoh apabila musikalisasi puisi tersebut dicipta atau digubah menggunakan alat-alat musik keroncong, maka boleh juga disebut sebagai keroncongisasi puisi. Bentuk laguisasi puisi dapat dilihat atau diidentifikasi melalui keterpaduan antara makna puisi dengan melodi, irama, dan komposisi musik, atau jenis lagu tertentu yang diciptakan berdasarkan teks puisi yang dipilih. Dengan begitu, lagu itu bersifat tetap dan pasti serta tidak memiliki peluang untuk diganti dengan teks puisi Lagu tersebut dapat dinotasikan, dan kemudian bisa ditiru, diulang, direproduksi oleh pelakunya atau dimainkan oleh orang/ kelompok berbeda. Orkestrasi puisi dapat disamakan dengan istilah puisi bunyi, sound of poem, atau spoke of poem. Secara spesifik Pada tahap berikutnya merupakan sebuah tahap pengembangan ide lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Seperti yang telah dibahas sebelumnya lagu ini memiliki ciri sebagai ragam ekspresi dalam sebuah musikalisasi puisi dalam bentuk komposisi musik seutuhnya. Ubiet menjelaskan bahwa upaya dia mengembangkan puisi menjadi sebuah komposisi musik tidak dalam konteks musikalisasi puisi. Hal tersebut dijelaskan pada pernyataan berikut: AuSebenarnya ya saya membuat karya ini memang tidak menyebut sebagai musikalisasi puisi ya karena ya banyak juga lagulagu yang memang sudah memakai puisi sebagai lirik, seperti yang berkembang di Broadway dll. itu kan sebenernya diambil dari puisi juga, tapi ya dikatakan lagu saja, tapi itu bebas saja tergantung anda sebagai peniliti ingin melihat seperti apa karya AuSenja di Pelabuhan KecilAy ini . awancara, 29 Juni 2. Ubiet memberikan keleluasaan kepada apresiatornya untuk mengembangkan pemikiran akan konsep lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu karena Ubiet memiliki keyakinan bahwa seorang pencipta itu sudah AumatiAy dalam arti tidak memiliki hak apapun akan ide awal atau tujuan sebuah karya itu dibuat. Dalam hal ini penulis memiliki penilaian bahwa lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy merupakan sebuah ekspresi musikalisasi puisi. Pernyataan lain dari Ubiet terkait penjelasannya perihal ekspresi musik memiliki keyakinan bagi penulis bahwa adanya kemungkinan wujud dari hasil kreativitas Ubiet termasuk ke dalam ekspresi musikalisasi puisi di mana sudah utuh menjadi bentuk lain yaitu komposisi Hal tersebut diperkuat dengan penyataan Ubiet bahwa sebuah musik memiliki unsur ekspresi sebagai poin Ia memaparkanAubahwa ya perlu Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil istilah ini dapat diberi pengertian sebagai proses transformasi total teks puisi ke dalam bentuk komposisi musik. katakata puisi menjadi lenyap dan menyatu di Jadi jika tak ada pengantar atau keterangan yang menunjukannya sama sekali tidak berbeda untuk disebut sebagai karya komposisi musik, pertunjukan musik atau konser musik. Puisi bunyi juga menyediakan ruang imaji yang kaya bagi seorang komponis, hingga ia merasa bebas memperlakukan kata sebagai elemen bunyi dalam karyanya dan bukan semata pesan yang dibungkus kata. Berdasarkan analisis penulis, kedua ragam ekspresi tersebut di atas tidak memenuhi kriteria berdasarkan tahap pemaknaan, penafsiran, penghayatan dan pengolahan bentuk karya musik yang Ubiet lakukan pada puisi AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pemikiran Ubiet terkait makna puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy adalah sebagai unsur musik, dan diksi dalam Oleh karena itu puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy memiliki kemungkinan sebagai gagasan untuk membuat sebuah karya musik. Pemaknaan Ubiet tersebut sama seperti ragam ekspresi musikalisasi puisi berupa orkestrasi puisi, hanya saja sajian musik dalam bentuk orkestrasi puisi tidak memunculkan teks puisi sama sekali di Teks puisi sudah berubah menjadi bunyi seutuhnya di dalam raga Pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy karya Ubiet justru tetap memunculkan teks puisi secara utuh. Jadi lagu ini tidak bisa digolongkan sebagai ragam ekspresi Hamdy Salad menyatakan bahwa laguisasi puisi berawal dari pemaknaan puisi yang relevan dengan makna puisi bagi penyair, di mana teks puisi dalam sebuah komposisi musik dibuat bermelodi atau bisa dikatakan memelodisasikan puisi. Kedekatan lain muncul dengan ragam ekspresi laguisasi puisi, namun Ubiet juga menjelaskan fungsi teks puisi didalam lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy tidak hanya sebagai syair tapi sebagai unsur musik. Hal tersebut tentu berkaitan dengan pemaknaan Ubiet terkait puisi dalam sebuah komposisi musik. Berdasarkan analisis tersebut, penulis tidak menemukan kesesuaian yang terjadi di dalam ragam ekspresi laguisasi puisi pada lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Berdasarkan hasil analisis penulis terkait ragam ekspresi musikalisasi puisi Hamdy Salad, lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy karya Ubiet ini belum termasuk ke dalam lima ragam ekspresi tersebut. Penulis menyimpulkan bahwa lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy karya Ubiet merupakan ragam ekspresi baru yang ditawarkan Ubiet sebagai sebuah karya musikalisasi puisi. Jadi adanya kemungkinan lain diluar lima ragam ekspresi yang dikemukaan Hamdy Salad yaitu sebuah karya musik yang tercipta berdasarkan pemaknaan puisi sebagai unsur dari musik, baik berdasarkan pemaknaan diksi atau secara keseluruhan, yang tetap memunculkan teks puisi secara utuh sebagai bagian dari komposisi musik. Ide Ubiet tetap memunculkan puisi dalam komposisi lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy merupakan sebuah upaya menciptakan media atau ruang eksplorasi vokal di mana Ubiet bisa bebas berekspresi di dalam komposisi musik lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Hal tersebut bisa dikatakan bahwa wilayah pengembangan Ubiet terhadap puisi AuSenja di Pelabuhan KecilAy begitu luas, sehingga memunculkan ragam ekspresi baru di wilayah musikalisasi puisi. Selain memunculkan ragam ekspresi baru dari sebuah musikalisasi puisi. Ubiet menawarkan sebuah gagasan baru dari musik keroncong. Hal tersebut dikemukakan oleh Hery Udo, yang akrab dikenal Bang Udo. 4 Bang Udo menyatakan: Musik keroncong identik dengan gaya wilayah Solo yang dikenal sebagai keroncong asli. Udo menjelaskan bahwa musik keroncong sesungguhnya adalah musik hybrid5 yang seharusnya bisa dikembangkan berdasarkan wilayah dimana keroncong itu berada, tidak hanya terpaku pada sebuah satu aturan dari wilayah tertentu. Berikut pernyataan Udo terkait hal tersebut: AuIni sebuah cara bermain-main dengan musik keroncong, semacam upaya dekonstruktif atas bentuk keroncong yang seharusnya memang bersifat musik hybrid, saya setuju otokritik Ubiet terhadap keroncong, dengan karya ini dia ingin memperlihatkan sebuah jalan keluar atas hegemoni keroncong Solo dan reka- reka sejarah keroncong masa dominasi KusbiniAy. awancara, 4 November 2. "Keroncong itu kan musik hybrid, hybrid itu kan ketika dimana suatu kesenian yang dia bisa berafiliasi secara lokalitas di pengaruhi oleh berbagai macam hal kemudian menjadi suatu jenis musik, harusnya keroncong itu begitu" . awancara, 5 November 2. Pernyataan Udo, sebagai seorang ahli di bidang keroncong, memperjelas adanya sebuah gaya baru yang muncul dari Ubiet, khususnya pada lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil,Ay yang memungkinkan karya ini merupakan upaya pembebasan dari konsep musik keroncong Solo yang kaku. Pernyataan Udo di atas memperjelas upaya yang dilakukan Ubiet merupakan sebuah pengembangan dari gaya musik keroncong, khususnya gaya keroncong asli. Udo menambahkan salah satu ke hybrid-an musik keroncong terletak dari instrumen musiknya, yang bisa memunculkan keberagaman dalam gaya musik keroncong. Ubiet dan Projek Kroncong Tenggara menawarkan gaya baru dalam pemilihan intrumen musik, khususnya pada lagu AuSenja di Pelabuhan Kecil. Ay Umumnya intrumen musik yang digunakan pada komposisi music keroncong asli adalah Ukulele cuk, berdawai 3, urutan nadanya adalah G. B dan E sebagai alat musik utama yang menyuarakan crongcrong. Ukulele cak, berdawai 4 baja, urutan nadanya A. Fis, dan B. Gitar akustik sebagai gitar melodi, dimainkan dengan gaya kontrapuntis6. Biola. Flute. Cello betot Lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy Sebagai Keroncong Kreasi Komposisi musik lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy merupakan sajian pertunjukan musik yang mengambil musik keroncong sebagai tolak ukur penentuan bahasa musik yang digunakan oleh Ubiet. Bentuk karya musik AuSenja di Pelabuhan KecilAy ini dikategorikan sebagai ragam ekspresi baru dalam musikalisasi puisi juga sebuah penawaran akan gaya musik keroncong yang ada di Indonesia. Menurut Ubiet pemilikan keroncong sebagai Bahasa musik mereka karena memiliki keberagaman di dalamnya, salah satu cirinya terlihat dari instrumen musik yang digunakan. Hal tersebut dijelaskan oleh Ubiet pada wawancara: dalam keroncong dimainkan secara khas Kontrabass pun dimainkan dengan cara dipetik. Sedangkan pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy instrumen musik dan fungsi memiliki perbedaan. Ubiet sebagai pengagas Projek Kroncong Tenggara AuAkhirnya kami memutuskan, ya sudahlah keroncong saja! Hem yak karena memang keroncong itu ada unsur keberagaman yaa seperti prinsip dasar kami. Indonesia kalau kita lihat dari belakang yaa kan banyak sekali, yaa tapi kan keroncong nya pun bukan keroncong biasa tapi Kroncong TenggaraAy. awancara virtual, 29 Juni 2. Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil memiliki peran menentukan instrumen musik yang digunakan pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu. Instrumen musik yang digunakan pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu yaitu 2 . akordeon, dimainkan sebagai pengganti gitar melodi dan ritem. Kendang Sunda atau perkusi digunakan sebagai pengganti cello. Fungsinya sebagai penghasil beat. Ukulele cuk dan ukulele cak masih tetap digunakan, dengan asumsi bahwa karakter dari musik keroncong ada Nama Alat Musik Akordeon pada permainan dua intrumen tersebut. Flute dan saksofon digunakan sebagai pembawa melodi serta memainkan ornamentasi khas musik keroncong. Bas elektrik digunakan untuk memberi dasar pada komposisi musik. Elemen vokal menjadi bagian penting di mana Ubiet, sebagai penggagas, menjadi frontline pada projek ini. Berikut tabel terkait alat musik yang dimainkan pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy: Fungsi Gambar Pengganti gitar melodi dan ritem, dibeberapa tempat dimainkan Gambar 1. Instrumen Akordeon Ukulele Cuk Memiliki fungsi seperti pada keroncong umumnya bermain dengan cara membunyikan crongcrong dan penjaga Gambar 2. Instrumen Ukulele Cuk Ukulele Cak Memiliki fungsi seperti pada keroncong umumnya dimainkan dengan part yang tidak jauh beda dan penjaga Gambar 3. Instrumen Ukulele Cak Flute Sebagai pembawa melodi serta ornamentasi khas musik keroncong Gambar 4. Instrumen Flute Elektrik Bas Digunakan untuk memberi dasar pada komposisi musik dan penjaga irama Gambar 5. Instrumen Bas Elektrik Kendang Sunda Digunakan sebagai pengganti Cello, fungsinya sebagai penghasil beat. Gambar 6. Instrumen Bas Elektrik Tabel 1. Tabel instumen musik yang digunakan pada Projek Kroncong Tenggara Ubiet menjelaskan bahwa Projek Kroncong Tenggara merupakan sebuah kreasi di wilayah musik keroncong, bisa dilihat dari instrumen musik yang digunakan, penerapan teknik dan cara Konsep musik Kroncong pun terdengar memiliki kebaruan dibanding- kan dengan musik keroncong pada yang tetap menggunakan beberapa gaya bermain keroncong asli, seperti pada instrumen ukulele cak dan Hal tersebut dijelaskan Udo AuSecara keseluruhan pada album Ubiet Kroncong Tenggara ini tetap ada teknik permainan Nurmala: Proses Kreatif Ubiet dalam Mengembangkan Puisi Senja di Pelabuhan Kecil keroncong contohnya trulungan yang dimainkan ukuleleAy . awancara, 5 November 2. Ubiet menjelaskan bahwa lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy salah satu karya keroncong kreasi yang merupakan sebuah inovasi dari hasil kolaborasi antar musisi berbeda latar belakang musik. Keroncong kreasi ini termasuk ke dalam sebuah karya kontemporer, atau keroncong kontemporer. Ubiet menjelaskan pada wawancara AuLagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy ini memang karya keroncong, tapi ya keroncongnya merupakan keroncong kontemporer makannya namanya Kroncong TenggaraAy . awancara, 29 Juni 2. Ubiet sebagai vokalis memberikan keleluasaan sebagai seorang penggagas dan kreator pada Projrk Kroncong Tenggara, khususnya pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy. Oleh karena itu pada pembahasan ini penulis lebih memfokuskan kreativitas yang dilakukan Ubiet pada komposisi musik lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAy. sebuah karya musik, pada tahap ini Ubiet melakukan secara kolektif bersama Projek Kroncong Tenggara yang ia buat. Tahap ini dijelaskan mulai dari bagaimana Ubiet dan Projek Kroncong Tenggara mengubah puisi menjadi bentuk musik yang pada akhirnya menjadi sebuah ide baru sebagai ekspresi musikalisasi puisi yang dikaitkan dengan teoretik Hamdy Salad terkait ragam ekspresi musikalisasi puisi sebagai hasil dari transformasi puisi menjadi karya seni Ide baru Ubiet mengembangkan puisi menjadi sebuah ekspresi baru dalam bentuk karya musik, terlihat jelas dalam lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu sebagai karya kreasi dalam musik keroncong. Ubiet menawarkan sebuah karya keroncong yang diambil berdasarkan keberagaman musik dan budaya Indonesia, sehingga pada lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu terdengar adanya unsur kebaruan yang ditawarkan sebagai alternatif membawakan keroncong dengan Gaya Kroncong Tenggara. Kreativitas Ubiet disini terverifikasi sebagai seorang pengagas, penentu komposisi pemilihan instrumen musik pada lagu ini juga sebagai penyanyi yang menjadi wilayah SIMPULAN Lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu merupakan hasil dari process . kreatif Ubiet yang di lakukan dalam membuat sebuah karya baru. Proses pembuatan lagu AuSenja di Pelabuhan KecilAu berawal dari tahap menjadikan puisi Senja di Pelabuhan Kecil karya Chairil Anwar sebagai gagasan awal sebagai tahap preparation . Ubiet memaknai puisi tidak secara harfiah melainkan sebagai unsur bunyi yang sangat memungkinkan dikembangkan menjadi sebuah karya musik. Tahapan berikutnya sebagai upaya mengembangkan puisi Senja di Pelabuhan Kecil Ubiet melakukan proses inkubasi yaitu tahap mentrasformasi puisi menjadi Catatan akhir: Rhythm adalah variasi horizontal dan aksen dari suatu suara yang teratur. Ritme terbentuk dari suara dan diam. Suara dan diam tersebut digabungkan untuk membentuk pola suara yang berulang untuk membuat ritme. Ritme memiliki tempo yang teratur, tetapi dapat memiliki bermacam-macamjenis. Beberapa ketukan dapat lebih kuat, lebih lama, lebih pendek, atau lebih pelan dari lainnya Timbre dalam musik adalah warna nada atau kualitas nada, berasal dari ilmu psikoakustik yang artnya merupakan kualitas penerimaan suara dari sebuah nada musik, suara, atau nada yang membedakan jenis yang berbeda dari produksi suara. Pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan. Titik. Bang Udo merupakan seorang musisi keroncong dan doktor di wilayah keroncong. Saat ini ia tercatat sebagai dosen di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) jurusan seni musik. Berdasarkan KBBI bahasa Indonesia hibrida dan bentuk kata tidak bakunya adalah hibrid, berasal dari bidang ilmu biologi untuk menyebutkan sebuah turunan atau generasi hasil persilangan atau perkawinan antara dua jenis yang berbeda jenisnya dari hewan atau tumbuhan. Dalam istilah lain dikemukakan bahwa hybrid adalah gabungan dari dua buah elemen yang berbeda untuk menjadi sebuah produk baru. Trianto dkk. Dimensi Transendental dan Transformasi Sosial Budaya. Jakarta: Lintas Pustaka Publisher Munandar. Utama. Kreativitas dan Keberbakatan: Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif & Bakat. Jakarta: Granedia Pustaka Utama Gustina. Susi. Performativitas Perempuan Dalam Pertunjukan Musik. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Salah satu teori musik yang mengajarkan seni susunan melodi banyak . lahir sebelum dan pada Era Barok . , yang berpuncak dengan karya Johann Sebastian Bach . Rhodes. Mel. Artikel Jurnal An Analysis of Creativity. New York: The Phi Delta Kappa Magazine Daftar Pustaka