Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. PENGARUH HUBUNGAN SOSIAL SISWA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB TEMA 3 PERISTIWA MENGISI KEMERDEKAAN KELAS V SD NEGERI 089 PANYABUNGAN Oleh : Mahyuni1*. Samakmur2. Monica Theresia3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Program Studi Pendidikan Ekonomi. Institut Pendidikan Tapanuli Selatan *email: mahyunilubis2019@gmail. DOI: 10. 37081/jipdas. Abstrak Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengaruh hubungan sosial siswa dengan hasil belajar siswa pada sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyanbungan sosial siswa dengn, jenis penelitian adalah kolerasi. Penelitian korelasi adalah penelitian yang ditunjukan untuk menggungkapkan hubungan antara variabel, populasi pada penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 089 Panyabungan sebanyak 20 siswa, sampel ini mengunakan teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pengaruh hubungan sosial, karena hasil belajar didapat melalui metode dokumentasi. Instrumen hubungan siswa berbentuk angket atau kuesioner . dan dokumentasi. Dari hasil analisis data yang telah dikemukaan maka kesimpulan yang dapat diperoleh adalah: . hubungan sosial kelas V SD Negeri 089 Panyabungan berada katagori cukup dengan rata-rata 57,5, . hasil belajar sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan berada katagori baik dengan rata-rata 71,5, dan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan sosial siswa dengan hasil belajar sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan. Kata kunci: hubungan, sosial, hasil belajar, peristiwa mengisi kemerdekaan PENDAHULUAN Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan dirinya untuk mencapai kesuksesan dan kemajuan bangsa. Untuk itu pemerintahan Republik Indonesia melalui Depertemen Pendidikan Nasional berupaya mengadakan perbaikan dan pembaharuan sistem pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu mulai dari penyajian kurikulum yang tepat, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta pengadaan guru yang yang berkualitas. Pendidikan berkaitan erat dengan bagaimana proses belajar mengajar yang dilakukan di dalam proses belajar mengajar,tujuan yang dicapai pasti hasil belajar. Hasil belajar memiliki kedudukan yang sangat penting karena keberhasilan pembelajaran yang dilakukan dalam kegiataan belajar mengajar dilihat dari hasil belajar siswa. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik seseorang tidak memperolehnya secara instan tapi harus melalui proses belajar terlebih dahulu. Hasil belajar merupakan tolak ukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Dengan hasil belajar, guru dapat mengetahui apakah siswa sudah mencapai kompetensi yang sudah ditetapkan. Hasil belajar juga merupakan hasil yang telah dicapai seseorang setelah melalui proses pembelajaran dengan terlebih dahulu diberikan evaluasi setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil belajar dapat perubahan tingkah laku yang meliputi renah kongnitif, ranah efektif dan ranah psikomotorik. Proses penilaian terhadap hasil belajar dapat memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan peserta didik dalam upaya mencapai tujuan-tujuan belajarnya melalui kegiatan pembelajaran. Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Siswa Sekolah Dasar (SD) umurnya berkisaran antara 6 atau 7 tahun, sampai 12 atau 13 tahun, pada priode ini merupakan masa yang berpengaruh terhadap pendidikan dan penyesuaian terhadap masa perkembangan anak selanjutnya. Berdasarkan observasi pendahuluan kepada guru kelas V Sekolah Dasar bahwa anak-anak mengeluh kesulitan bila diberi tugas tentang peristiwa mengisi kemerdekaan. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan peneliti di SDN 089 Panyabungan 28 Januari 2021 bahwa hasil belajar siswa di kelas V khususnya sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan diperoleh data hasil nilai ulangan tengah semester yang belum memuaskan karena rata- rata siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan yaitu 75. Hasil belajar mempunyai peran penting dalam proses pembelajaran. Hasil belajar dapat dilihat melalui kegiatan evaluasi yang bertujuan untuk mendapatkan data pembuktian yang akan menunjukkan tingkat kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Dari hasil belajar guru dapat menerima informasi seberapa jauh siswa memahami materi yang dipelajari. Saputra . menyebutkan Au hasil belajar adalah hasil yang dicapai dalam bentuk skor atau angka-angka setelah diberikan tes belajar pada setiap akhir pembelajaranAy. Sementara itu, menurut Astuti. mengemukakan bahwa Au hasil belajar adalah yang dicapai siswa ketika mengikuti dan megerjakan tugas dan kegiatan pembelajaran disekolah yang ditunjukan dengan nilai atau angka sesuai batas ketuntasan minimum yang telah ditetapkan oleh sekolahAy. Pembelajaran adalah suatu upaya yang dilakukan pendidik atau guru secara sengaja dengan tujuan menyampaikan ilmu pengetahuan dengan cara mengorganisasikan dan menciptakan suatu sistem lingkungan belajar. Hasil belajar memiliki kedudukan yang sangat penting karena keberhasilan pembelajaran yang dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar dilihat dari hasil belajar Hasil belajar yang dicapai siswa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu factor intern yang berasal dari siswa dan facktor ekstern yang berasal dari luar diri siswa. Faktor dari diri siswa terutama adalah kemampuan yang dimilikinya. Faktor kemampuan siswa besar sekali pengaruhnya terhadap hasil hasil belajar yang dicapai. Seperti yang telah dikemukakan oleh Clark, bahwa hasil belajar siswa di sekola 70% dipengaruhi oleh kemampuan siswa dan 30% dipengaruhi oleh lingkungan. Selain faktor kemampuan siswa, juga ada faktor lain seperti motivasi belajar, minat dan perhatian, sikap kebiasaan belajar, serta masih banyak faktor lainya. Adanya pengaruh dari dalam siswa, merupakan hal yang logis dan wajar, sebab hakikat perbuatan belajar adalah perubahan tingkah laku yang diniati dan Hubungan sosial sangat dibutuhkanoleh setiap orang untuk menjalin hubunganbaik denganorang lain. Dengan hubungan sosial, seseorang dapat memperoleh informasih dan saling memberikan pengaruh atau perubahan satu siswa dengan teman sebaya atau lingkungan sosial menjadi peran penting bagi siswa dengan teman yang rajin dan pintar tentu akan termotivasi untuk lebih giat, sebaliknya apabila pergaulan dengan siswa yang kurang rajin yang tidak serius dalam belajar maka akan terbawa dengan hal yang kurang baik. Menurut Rahmawati. Au interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih, dimana prilaku individu yang satu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki prilaku individu lain atau sebaliknyaAy sementara itu, menurut Arifin . Auinteraksi sosial merupakan kebutuhan dalam kehidupan bermasyarkat, yang dapat berpengaruh terhadap kebutuhan dalam kehidupan bermasyarakat, yang dapat berpengaruh terhadap kelompok masyarakat tempat seorang individu hidup dengan linkungan sekitarAy. Lain halnya dengan Astrid S. Susanto . menyatakan Au Hubungan sosial yaitu hubungan antar-manusia yang menghasilkan adanya proses pengaruh-mempengaruhiAy. Berdasarkan proses interaksi didasarkan beberapa faktor, dalam sosiologi interaksi sosial tidak terlepas dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang menjadi dorongan dari . Faktor internal meliputi ha. l-hal beriku: Dorongan untuk meneruskan keturunan . Dorongan untuk memenuhi kebutuhan . Dorongan untuk mempertahankan kehidupan Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Dorongan untuk berkomunikasi. dalam diri seseorang untuk berinteraksi sosial. METODE PENELITIAN Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sugiono . Aumetode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkanAy. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi. Penelitian korelasi adalah penelitian yang ditujukan untuk mengungkapkan hubungan antar variabel (Emzir 2015:. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan interaksi sosial siswa dengan hasil belajar kelas V SDN 089 Panyabungan. Sugiono . memberikan pengertian bahwa populasi adalah wilaya generalisi yang terjadi objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpilannya. Populasi pada penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 089 Panyabungan sebanyak 20 siswa. Sampel adalah jumlah sebagian dari populasi yang dianggap sudah dapat mewakili seluruh karakteristik dalam populasi. Jika dalam pengambilan sampel sudah tepat, maka dapat diperoleh sebuah data yang cukup akurat untuk menggambarkan populasi yang dibutuhkan dalam sebuah Menurut Sugiono . mengatakan AuSampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebutAy. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling yaitu pemilihan sampel dimana selu Tabel 1 Kisi-kisi Instrumen Hubungan Sosial Varia Indikator Ite Item Juml Nega Posi Item Kerjasama 1,2, Akomodasi 7,8, 10,11 Hubun3. Persaingan 15,16 3,14 ,17 Sosial 4. Kontravensi 21,22 9,20 ,23,2 Pertentangan 28,29 6,27 ,30 Jumlah Jawaban dari setiap item angket hubungan sosial siswa mengunakan skala pengukuran yang disebut skala likert. Sugiono . Skala liket digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Adapun penskora angket hubungan sosial dengan skala liket, sebagai berikut: Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Tabel 2 Penskoran Angket Hubungan Sosial Pernyataan Positif Jawaban Nilai Sangat Setuju Pernyataan Negatif Jawaban Sangat Setuju Nilai Setuju Setuju Tidak setuju Tidak setuju Sangat tidak setuju Sangat tidak setuju Sugiono . menyatakan Auteknik pengumpulan data adalah langkah utama dalam penelitian, tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan dataAy. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner. dan dokumentasi. Aukuensioner (Angke. merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyatan tertulis kepada responden untuk dijawabAy . ugiono,2009. Untuk mendukung penelitian ini, maka yang menjadi teknik pengumpulan data lainya adalah dokumentasi. Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumentasi bisa seseorang . ugiono, 2009:. Dokumentasi dalam penelitian ini adalah foto foto pada saat peneliti melakukan penelitian dan data hasil belajar IPS Kelas V SD Negeri 089 Panyabungan. HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan yang diperoleh dalam penguji penelitian terhadap siswa data dari responden 20 tentang hubungan sosial siswa pada variabel bebas . dengan mengunakan teknik pengumpulan data bentuk angket yang berjumlah 30 item soal, dan pada sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan sebagai variabel terikat . dengan mengunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk angket yang berjumlah 30 item soal di SD Negeri 089 Panyabungan. Berdasarkan data yang diperoleh di SD Negeri 089 Panyabungan melalui penelitian tentang hubungan sosial siswa dengan hasil belajarsiswa pada subtema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan dianalisis dengan melihat data yang ada sehinga terlebih dahulu dibuat rekaptulasi nilai pada( lampiran 3 dan . Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh nilai rata-rata . 57,5 dan nilai tengah . 49 serta nilai yang paling sering muncul . Untuk mengetahui hubungan sosial siswa dapat dilihat pada tabel ini: Tabel 3. Ukuran pemusatan data hubungan sosial siswa kelas V SD Negeri 089 panyabungan No Nilai Keterangan mean . Median Modus Berdasrkan hasil angket hubungan sosial diperoleh rata-rata 57,5 nilai tertinggi teoritis yaitu 66 nilai tengah teoritisnya 49 maka nilai rata-rata tersebut berada diatas nilai teoritisnya. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut ini: Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Gambar 1: letak nilai rata-rata hubungan sosial siswa kelasV SD Negeri 089 Distribusi frekuensi dapat dibuat gambar histogram sebagai berikut: Gambar 2: 62- 67 Histogram Hububungan Sosial Siswa Kelas V SD Negeri 089 Panyabungan Pengumpulan data yang dilakukan terhadap variabel terikat (Y) yakni hasil belajar siswa pada sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan dalam penelitian melalui indikator yang ditetapkan diperoleh rata-rata 71,5. Jika dikonsultasikan pada klasifikasi penilaian yang telah ditetapkan pada tabel maka posisi keberadaan sub tema 3 peristiwa kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan berada pada ketagori AubaikAy. Tabel 5 Ukuran pemusatan data dub tema 3 peristiwa Mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Nilai Keterangan mean . ata-rat. Median Modus Vol. 1 No. 4 Edisi November 2021 ISSN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal Page is available to https://jurnal. id/index. php/JIPDAS Email: jipdas8@gmail. Adapun nilai rata-rata dibandingkan dengan nilai teoritisnya, maka dapat diketahui bahwa nilai ratarata sub sub tema 3 peristiwa mingisi kemerdekaan berada di atas tengah teoritisnya. Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut: Gambar 3: Letak nilai rata-rata sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan KESIMPULAN Dari hasil analisis data yang telah dikemukakan maka kesimpulan yang dapat diperoleh Pengaruh Hubungan sosial kelas V SD Negeri 089 Panyabungan berada kategori cukup dengan rata-rata 57,5. Hasil belajar sub tema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 Panyabungan berada kategori baik dengan rata-rata 71,5 Terdapat hubugan yang signifikan antara hubungan sosial siswa dengan hasil belajar sub tema 3 peristiwa kemerdekaan kelas V SD Negeri 089 panyabungan . DAFTAR PUSTAKA