269 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL, GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 1,2,3 Magister Akuntansi. Universitas Pamulang esterhanna56@gmail. ABSTRACT This research is motivated by the phenomenon that occurred in the ESG Leaders' value in 2021, which showed a more significant increase compared to the JCI value. The highest peak of the BGK ESG Leaders occurred in mid-to-late 2022, while the JCI value experienced a moderate increase. This phenomenon led to the formulation of the problem: The Influence and Role of Audit Quality in Moderating the Relationship between Environmental. Social, and Governance on Firm Value. The companies used were listed on the ESG BGK Foundation and the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023. The population of 169 companies, using a purposive sampling method, resulted in a sample of 40 companies. The results of the study indicate that Environmental. Social, and Governance (ESG) components empirically have a significant influence on Firm Value. Furthermore. Audit Quality has been shown to moderate and strengthen the relationship between Environmental. Social, and Governance disclosures on Firm Value. These findings confirm that better disclosure of Environmental. Social, and Governance aspects, supported by high audit quality, tends to increase firm value. Keywords: Audit Quality. Environmental. Social. Governance. Company Value ABSTRAK (Times New Roman 11, ditebalkan, mirin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi pada nilai ESG Leaders tahun 2021 menunjukan kenaikan yang lebih signifikan di banding nilai IHSG. Puncak tertinggi BGK ESG Leaders pertengahan hingga akhir tahun 2022 sedangkan nilai IHSG mengalami kenaikan yang Pada fenomena ini tercetuslah rumusan masalah yaitu Pengaruh dan Peran Kualitas Audit memoderasi hubungan Environmental. Social, dan Governance terhadap Nilai Perusahaan. Perusahaan yang digunakan yaitu tercatat pada ESG BGK Foundation dan Bursa Efek Indonesia tahun Populasi perusahaan yaitu sebanyak 169, dengan menggunakan metode purposive sampling maka sampel perusahaan sebanyak 40 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen Environmental. Social, dan Governance (ESG) secara empiris memiliki pengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Selain itu. Kualitas Audit terbukti mampu memoderasi dan memperkuat hubungan antara pengungkapan Environmental. Social, dan Governance terhadap Nilai Perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik pengungkapan aspek Environmental. Social, dan Governance, serta didukung oleh kualitas audit yang tinggi, maka nilai perusahaan cenderung meningkat. Kata Kunci: Kualitas Audit. Environmental. Social. Governance. Nilai Perusahaan PENDAHULUAN Menurut Sedyasana . umumnya perusahaan akan berorientasi pada keuntungan yang akan memberikan daya Tarik pada nilai perusahaan. Nilai yang maksimal merupakan suatu ISSN: 1412 - 3681 . ISSN: 2442 - 4617 . , https://journal. id/index. php/jakpi JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. tujuan utama dari perusahaan karna nilai perusahaan yang akan menentukan keputusan investor dalam menilai seberapa baiknya kinerja kepada publik serta pemangku keppentingan dan menjadi wajah bagi perusahaan pada saat menjual sahamnya. Gambar 1. Grafik ESG dan IHSG Sumber: BGK Foundation, 2024 Grafik perbandingan IHSG dan indeks BGK ESG Leader selama periode 17 November 2020 hingga 17 November 2024 menunjukkan bahwa indeks BGK ESG Leader secara konsisten memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan IHSG. Meskipun kedua indeks memulai periode pengamatan pada level yang relatif sama, indeks BGK ESG Leader mengalami peningkatan yang lebih signifikan, terutama pada tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2022. Setelah periode tersebut, indeks BGK ESG Leader mengalami penurunan hingga tahun 2024, namun tetap berada di atas IHSG. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan kinerja Environmental. Social, and Governance (ESG) yang baik cenderung memperoleh respons pasar yang lebih positif, meskipun disertai dengan tingkat volatilitas yang relatif lebih tinggi dibandingkan indeks pasar secara keseluruhan (BGK Foundation, 2. Hubungan Environmental memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan, karena praktik ramah lingkungan dapat meningkatkan keunggulan bersaing dan mengurangi risiko operasional, seperti sanksi regulator serta kerugian finansial. Penelitian oleh Alareeni dan Hamdani . Yu dan Xiao . El Deeb dkk . Pradipta . , serta Shafira dan Astuti . menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan berpengaruh terhadap nilai Dengan menerapkan kinerja lingkungan yang baik, perusahaan tidak hanya meningkatkan nilai, tetapi juga membangun kepercayaan investor untuk berinvestasi. Hubungan Social memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan yang dimana perusahaan yang aktif dalam tanggung jawab sosial seperti kesejahteraan karyawan dan tanggung jawab terhadap masyarakat cenderung mendapatkan reputasi yang lebih baik. Investor melihat perusahaan ini sebagai entitas yang bertanggung jawab. Penelitian oleh Meytasari . Shafira dan Astuti . Dwipa . Silalahi dan Septiani . menunjukkan bahwa pengungkapan social berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Perusahaan yang memiliki kinerja sosial yang baik dianggap lebih stabil dan berkelanjutan, sehingga lebih menarik bagi Hubungan Governance atau tata kelola perusahaan memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan yang dimana perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. diharapkan dapat mencapai kinerja keuangan yang optimal, sehingga harga sahamnya mengalami peningkatan dan berdampak positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian terdahulu dibuktikan dalam oleh Alawi . , dan Meytasari . , dan Shafira dan Astuti . bahwa tata kelola yang baik memberikan pengaruh pada nilai perusahaan dikarenakan perusahaan yang memiliki tata kelola yang baik dinilai kuat pada perusahaannya, sehingga memberikan rasa kepercayaan pada investor. Kualitas audit menjadi perhatian penting bagi pemangku kepentingan karena kualitas audit yang baik dapat mengurangi risiko kesalahan dalam proses audit. Stakeholder umumnya memberikan respons positif terhadap perusahaan yang menggunakan jasa auditor independen berkualitas tinggi. Temuan El-Deeb dkk. Jeanice dan Kim . , dan Dakhli . Audit berkualitas tinggi sangat penting untuk memastikan keakuratan informasi ESG yang diungkapkan perusahaan. Ini meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kinerja dan nilai perusahaan, karena stakeholders yakin bahwa pengungkapan mencerminkan kondisi yang sebenarnya. KAJIAN PUSTAKA Teori Sinyal Menurut Komala dkk . teori sinyal pertama kali diperkenalkan oleh Michael Spence pada tahun 1973 melalui penelitian berjudul "Job Market Signalling". Teori ini menjelaskan hubungan antara dua pihak, yaitu pihak internal . eperti manajeme. yang bertindak sebagai pemberi sinyal, dan pihak eksternal . eperti investo. sebagai penerima. Menurut Maryadi dan Susilowati . , teori sinyal menegaskan betapa pentingnya informasi yang dikeluarkan perusahaan dalam memengaruhi keputusan investasi pihak eksternal. Sinyal tersebut mencerminkan kebijakan atau tindakan yang diambil oleh manajemen dalam menjalankan keinginan pemilik perusahaan. Nilai Perusahaan Menurut Suripto dan Sugiyanto . Nilai perusahaan mencerminkan pandangan investor mengenai prospek dan kinerja perusahaan, yang umumnya terkait erat dengan pergerakan harga saham. Untuk menciptakan nilai perusahaan yang optimal, manajemen keuangan perlu membuat keputusan-keputusan strategis yang mendukung pertumbuhan dan stabilitas Pengungkapan Environmental. Social. Governance (ESG) ESG merupakan standar yang digunakan oleh perusahaan dalam praktik investasi, yang diintegrasikan dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai perusahaan (Aditama. Menurut Holiawati dkk . pengungkapan lingkungan (Environmental disclosur. adalah kumpulan informasi yang mencakup kegiatan pengelolaan lingkungan perusahaan di masa lalu, sekarang, dan masa depan (Muslichah, 2. Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial, baik di dalam maupun di luar organisasi. Dimensi sosial ini mencakup dampak perusahaan terhadap sistem sosial tempatnya beroperasi, sehingga Social disclosure melibatkan aktivitas perusahaan serta citranya di mata masyarakat terkait dengan lingkungan, karyawan, dan konsumen (Julythiawati dan Aridiana, 2. Menurut Chouaibi dkk. pengungkapan Governance bertujuan untuk menunjukkan bagaimana perusahaan membangun kepemimpinan yang berlandaskan prinsip tata kelola yang baik. Hal ini tercermin dalam struktur dewan direksi dan dewan komisaris, sistem remunerasi, sistem audit, pengendalian internal, dan perlindungan hak pemegang saham, baik mayoritas maupun KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Kualitas Audit Menurut Muhammad dkk. , kualitas audit adalah proses yang memastikan penerapan standar audit yang berlaku umum dalam setiap audit. Kantor Akuntan Publik (KAP) menerapkan prosedur pengendalian kualitas audit untuk menjamin bahwa standar-standar tersebut diikuti secara konsisten dalam setiap penugasan audit. Kerangka Konseptual Menurut Sugiyono . Kerangka konseptual dipahami sebagai representasi keterkaitan antara suatu konsep dengan konsep lainnya yang relevan dengan permasalahan Kerangka ini berfungsi sebagai acuan dalam menelaah dan menganalisis variabelvariabel yang diteliti sehingga dapat di gambarkan kerangka konseptual seperti yang digambarkan sebagai berikut: Gambar 2. Kerangka Konseptual Sumber: Dikelola oleh Peneliti . Pengembangan Hipotesis Berdasarkan uraian pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka penelitian ini merumuskan hipotesis sebagai berikut: HCA: Environmental memiliki pengaruh terhadap Nilai Perusahaan. HCC: Social memiliki pengaruh terhadap Nilai Perusahaan. HCE: Governance memiliki pengaruh terhadap Nilai Perusahaan. H4:Kualitas Audit memoderasi hubungan pengungkapan Environmental dan Nilai Perusahaan. H5: Kualitas Audit memoderasi hubungan pengungkapan Social dan Nilai Perusahaan. H6: Kualitas Audit memoderasi hubungan pengungkapan Governance dan Nilai Perusahaan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan ada penelitian ini adakah penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif. Pada penelitian ini akan mengambil pada data 5 tahun terakhir perusahaan KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. yang terdaftar di ESG BGK Foundation dan Bursa Efek Indonesia (BEI) . tahun 2019-2023. penelitian ini akan mengumpulkan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan, laporan keberlanjutan, dan data pasar yang tersedia untuk publik mengambil sumber data dari website ESG BGK Foundation . dan laporan tahunan dari website BEI . Dalam penelitian ini, teknik sampling yang diterapkan adalah purposive sampling, di mana penentuan sampel didasarkan pada kriteria yang ditetapkan oleh peneliti (Renaldy dan Rani. Mengingat banyaknya populasi dan keterbatasan sumber daya, tidak praktis bagi peneliti untuk memasukkan seluruh populasi sebagai sampel. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan sampel berupa laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan ESG Indeks BGK Foundation yang terdaftar di BEI selama periode 2019-2023. Populasi perusahaan pada penelitian ini sejumlah 169 perusahaan, setelah dilakukannya kriteria sebagai berikut: Perusahaan yang tidak melaporkan ESG Score di BGK Foundation selama 2019-2023 Perusahaan yang tidak tercatat di Bursa Eefek Indonesia selama periode 2019-2023 Maka, sampel perusahaan pada penelitian ini sejumlah 40 perusahaan. Penelitian ini akan menggunakan data laporan Perusahaan pada tahun 2019-2023 . Definisi Operasional Variabel Variabel Terikat Pada variabel Nilai Perusahaan akan di hitung dengan menggunakan Rasio TobinAos Q. Rasio TobinAos Q dihitung dengan menggunakan ratio, karena dengan membandingkan harga perlembar saham dikalikan dengan jumlah saham dan di tambahkan dengan total hutang perusahaan dengan total aset yang di miliki oleh perusahaan, yang dapat menunjukkan persepsi investor terhadap nilai perusahaan di pasar (Suripto dan Sugiyanto, 2. Sebagai Variabel Bebas Pengungkapan Environmental (X. Menurut Holiawati dkk . perusahaan yang berkomitmen pada aspek lingkungan (Environmenta. fokus untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dengan menjadikan perlindungan lingkungan dan pengurangan dampak negatif dari kegiatan operasional sebagai prioritas utama. Pada penelitian ini pengungkapan lingkungan ini dievaluasi melalui skor pengungkapan Environmental yang disusun oleh BGK Foundation dengan skala percentage 1 hingga 100%, yang dapat diakses melalui situs BGK Foundation di https://bgkesgindex. com/id/esg. Sebagai berikut: Oc (GHG Emissions. GHG Intensity. Energy Usage. Energy Intensity. Energy Mix. Water Usage. Environmental Operations. Climate Oversight / Management. Climate Oversight/Board. Climate Risk Mitigation, and Forestry Corporate Social Responsibility (CSR)) Pengungkapan Social (X. Pada penelitian Ihsan dkk . dalam menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari, perusahaan menerapkan praktik sosial sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka terhadap komunitas Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung kesejahteraan KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. masyarakat dan mempertahankan hubungan yang positif dengan pemangku kepentingan. Menurut eker dan Gyngyr . pengungkapan praktik sosial ini diukur melalui Skor Pengungkapan ESG, yang disusun oleh BGK Foundation dengan percentage 1 hingga 100%. Data yang diperoleh sudah tersedia dan dihitung pada situs website. Sebagai berikut: Oc (CEO Pay Ratio. Gender Pay Ratio. Employee Turnover. Temporary Worker Ratio. NonDiscrimination. Injury Rate. Global Health and Safety. Child and Forced Labor. Human Rights. Social Corporate Social Responsibility (CSR)) Pengungkapan Governance (X. Menurut penelitian Ihsani dkk . menyatakan bahwa tata kelola perusahaan (Governanc. melibatkan pengaturan hubungan antara berbagai pemangku kepentingan seperti manajer, pemegang saham, kreditur, pemerintah, dan karyawan. Pada penelitian ini dengan perhitungan pengungkapan tata kelola telah di hitung oleh BGK Foundation dan di publikasikan pada website resmi-nya. Melalu Skor Pengungkapan ESG yang telah disusun oleh BGK Foundation dalam bentuk percentage 1 hingga 100%, yang dapat diakses melalui situs BGK Foundation di https://bgkesgindex. com/id/esg. Sebagai berikut: Oc (Board Diversity. Board Independence. Incentivized pay. Collective Bargaining. Supplier Code of Conduct. Ethics & Anti-Corruption Compliance. Data Privacy. ESG Reporting. Disclosure Practices. External Assurance. Tax Transparenc. Variabel Moderasi Kualitas Audit Menurut Anggarani dkk . kualitas audit di definisikan sebagai peluang atau kemampuan auditor untuk mendeteksi dan melaporkan kesalahan atau ketidaksesuaian yang signifikan dalam laporan keuangan klien. Pada penelitian ini menggunakan Pangsa Pasar Audit dengan membandingkan jumlah KAP yang digunakan pada industri tersebut dengan jumlah perusahaan pada perusahaan dalam sampel. Apabila auditor yang digunakan oleh perusahaan, maka menunjukan kualitas audit pada auditor tersebut terbilang baik. Pangsa pasar audit ini akan menghasilkan data dalam bentuk percentage dengan skala 1 hingga 100%. Sebagai Teknik Analisis Analisis Statistik Deskriptif Menurut Sujarweni . Statistik deskriptif adalah metode dalam statistika yang digunakan untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, meringkas, menginterpretasikan, dan menyajikan data secara deskriptif. Dalam studi ini, analisis deskriptif yang diterapkan mencakup pengukuran seperti nilai minimum dan maksimum, serta perhitungan rata-rata . dan deviasi standar untuk setiap variabel yang diteliti. Analisis Regresi Data Panel Menurut Kusumaningsih dan Pratiwi . pemilihan model dilakukan untuk menentukan model yang paling sesuai dalam penelitian ini. Terdapat tiga model estimasi yang umum digunakan untuk analisis data panel, yaitu Common Effect Model (CEM). Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Model (REM). Adapun bentuk persaman dari analisis Regresi Data Panel pada penelitian sebagai berikut: Y = X1 X2 X3 Z e Keterangan: : Konstanta, : Koefisien Regresi. Y: Nilai Perusahaan. X1: Pengungkapan Environmental. X2 : Pengungkapan Social. X3: Pengungkapan Governance, e : Standard Error Uji Pemilihan Model Dalam tahap ini, akan dilakukan serangkaian pengujian, termasuk Uji Chow. Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier (LM), untuk menentukan model yang paling sesuai dengan penelitian ini. Proses pemilihan model ini sangat penting, karena setiap uji memiliki fungsi dan tujuan tertentu dalam menganalisis data. Uji Normalitas Menurut Purba . uji normalitas adalah salah satu uji asumsi klasik dalam analisis regresi yang bertujuan untuk mengetahui apakah residual . dari model regresi berdistribusi Asumsi normalitas penting karena estimasi OLS (Ordinary Least Square. hanya bersifat efisien dan uji statistik seperti t-test dan F-test berlaku jika residual mengikuti distribusi normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat korelasi yang tinggi atau bahkan sempurna antara variabel independen dalam model regresi. Jika ditemukan hubungan yang signifikan antara variabel bebas, ini menunjukkan adanya gejala multikolinearitas, yang dapat mempengaruhi keakuratan estimasi koefisien regresi (Gunawan. Uji Heteroskedastisitas Menurut Kusumaningsih dan Pratiwi . Uji heteroskedastisitas adalah salah satu uji asumsi klasik yang penting dalam analisis regresi, bertujuan untuk menguji apakah terdapat ketidaksamaan varian dari residual antara satu pengamatan dengan pengamatan lainnya. Jika varians dari residual tetap konstan di seluruh pengamatan, kondisi ini disebut Sebaliknya, jika terdapat perbedaan varians, maka kondisi ini dikenal sebagai heteroskedastisitas (Gunawan, 2. Uji Autokorelasi Pada penelitian Putra dan Adrianto . uji autokorelasi adalah metode statistik yang digunakan untuk mendeteksi adanya korelasi antara residual . esalahan penggangg. dalam model regresi linier pada periode tertentu dengan residual pada periode sebelumnya. Dalam analisis regresi time-series atau panel, autokorelasi dapat diuji melalui beberapa pendekatan. Pertama. DurbinAeWatson (DW) untuk mendeteksi autokorelasi orde pertama (Thoha, 2. Kedua. BreuschAeGodfrey (BG) Serial Correlation LM Test yang lebih fleksibel karena dapat menguji autokorelasi pada beberapa lag dan tetap valid jika model memiliki variabel dependen lagged (Purba, 2. Uji Statistik F Uji statistik F digunakan untuk menguji apakah variabel independen yang dimasukkan ke dalam model memiliki pengaruh secara bersama . terhadap variabel dependen (Ghozali, 2. KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Uji Statistik t Menurut Kusumaningsih dan Pratiwi . Uji statistik t digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen secara Dasar pengambilan keputusan dalam Uji t adalah menggunakan tingkat signifikansi 0,05. Jika nilai probabilitas uji t < 0,05, maka HCA ditolak dan HCA diterima, yang menunjukkan bahwa variabel independen memiliki dampak signifikan terhadap variabel dependen secara parsial, berlaku sebaliknya (Ghozali, 2. Uji Koefisien Determinasi Koefisien determinasi (RA) digunakan untuk mengukur sejauh mana variabel independen dapat menjelaskan variasi pada variabel dependen. Rentang nilai RA berkisar antara 0 hingga Jika nilai Adjusted RA rendah atau mendekati nol, ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas (Ghozali. Analisis Regresi Moderasi Menurut Renaldy dan Rani . , dalam metode statistik, data panel merupakan penggabungan antara data cross section dan data time series. Metode panel bertujuan untuk menghasilkan estimasi yang lebih baik dengan meningkatkan jumlah observasi, yang berdampak pada peningkatan derajat kebebasan. Untuk menguji pengaruh moderasi, analisis regresi moderat (Moderated Regression Analysis. MRA) dapat digunakan untuk menilai variabel Pengaruh variabel moderasi dapat ditentukan dari nilai probabilitas koefisiennya. Berikut adalah kriteria penerimaannya: Tidak mampu memoderasi jika nilai probabilitas koefisien lebih dari 0,05. Mampu memoderasi jika nilai probabilitas koefisien kurang dari 0,05. Analisis regresi moderasi: Y = X1 X2 X3 Z X1*Z X2*Z X3*Z e Keterangan : : Konstanta, : Koefisien Regresi. Y: Nilai Perusahaan. X1: Pengungkapan Environmental. X2: Pengungkapan Social. X3: Pengungkapan Governance. Z: Kualitas Audit, e: Standard Error HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menerapkan metode analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi EViews 13. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan yang tergabung dengan BGK Foundation yang terdaftar di Bursa Efek Orang selama periode 2019-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu laporan keuangan yang diperoleh dari situs Bursa Efek Orang . ESG BGK Foundation . , serta website masing-masing perusahaan. Pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Perusahaan-perusahaan yang dijadikan sampel telah memenuhi kriteria yang di tetapkan. Analisis Statistik Deskriptif Mean Median Maximum Tabel 1. Statistik Deskriptif ENV SOC GOV KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. ENV SOC GOV Minimum Std. Dev. Obeservations Sumber: Output EViews 13 . Jumlah sampel (N) ada 40 perusahaan yang tergabung dengan ESG BGK Foundation yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama 5 . tahun berturut-turut dengan total jumlah data 200 yang terdiri dari Nilai Perusahaan. Environmental. Social, dan Governance, dan Kualitas Audit sehingga dapat menghasilkan kesimpulan bahwa: Nilai Perusahaan (NP) memiliki rata-rata sebesar 1,384775 dengan nilai median sebesar 0,984526. Nilai Perusahaan memiliki nilai minimum sebesar 0,349097. pada tahun 2019 dan nilai maksimum sebesar 16,26333. Pada variabel Environmental (ENV), memiliki nilai rata-rata sebesar 0,441800 dengan nilai median sebesar 0,340000. Nilai maksimum sebesar 0,990000. pada tahun 2022, sedangkan minimum sebesar 0,030000. Pada variabel Social (SOC) memiliki nilai rata-rata 0,405700 dengan nilai median 0,330000. Nilai maksimum sebesar 0,980000. pada tahu 2023, serta nilai minimum sebesar 0,020000 yang merupakan PT Kalbe Farma Tbk. dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. pada tahun 2019. Pada variabel Governance (GOV) menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,462450 dengan nilai median sebesar 0,385000. Nilai maksimum sebesar 0,980000, serta nilai minimum sebesar 0,080000. Pada variabel Kualitas Audit (KA) memiliki nilai rata-rata sebesar 0,195357 dengan nilai median sebesar 0,238095. Nilai maksimum sebesar 0,297619. Serta, nilai minimum sebesar 0,011905. Analisis Regresi Data Panel Regersi data panel dapat dilakukan dengan tiga model yaitu common effect, fixed effect, dan random effect. Pemilihan model tergantung pada asumsi yang dipakai peneliti dan pemenuhan syarat-syarat pengolahan data statistik yang benar sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara statistik. Untuk mengetahui metode yang paling efisien dari tiga model persamaan yaitu Common Effect Model (CEM). Fixed Effect Model (FEM) dan Random Effect Model (REM) perlu diuji masing-masing model tersebut dengan menggunakan metode estimasi regresi data panel sebagai berikut: Hasil Uji Common Effect Model (CEM) Tabel 3. Hasil Common Effect Model Variable Coefficient Prob. ENV SOC GOV R-Squared Adjusted R-Squared Prob (F-Statisti. Sumber: Output EViews 13 . KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Pada tabel diatas menunjukkan Common Effect Model (CEM) memiliki nilai konstanta 246788 dengan nilai probabilitas 0. Variabel Environmental memiliki nilai koefisien regresi negatif sebesar -0,019017 dengan nilai probabilitas 0,7180. Pada Social memiliki nilai koefisien sebesar 0,396647 dengan nilai probabilitas sebesar 0,1033. Variabel Governance memberikan nilai koefisien 0,686468 dengan nilai probabilitas 0,0120. Selain itu, model menunjukkan nilai R-squared sebesar 0. 03707, adjust R-Squared sebesar 0. serta Prob (F-statisti. Hasil Uji Fixed Effect Model (FEM) Tabel 4. Hasil Fixed Effect Model Variable Coefficient Prob. ENV SOC GOV R-Squared Adjusted R-squared Prob (F-statisti. Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diats menggunakan Fixed Effect Model (FEM) memiliki nilai konstanta positif 081125 dengan nilai probabilitas sebesar 0. Variabel Environmental memiliki nilai koefisien sebesar 0,057766 dengan nilai probabilitas 0,0009. Variabel Social memiliki nilai koefisien sebesar 0,341113 dengan probabilitas 0,0001. Variabel Governance memiliki nilai koefisien sebesar 0,333389 dengan probabilitas 0,0002. Model ini menunjukkan nilai Rsquared sebesar 0. Adjust R-squared sebesar 0. 236619, serta Prob(F-statisti. Hasil Uji Random Effect Model (REM) Tabel 5. Hasil Random Effect Model Variable Coefficient Prob. ENV SOC GOV R-Squared Adjusted R-squared Prob (F-statisti. Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menggunakan Random Effect Model (REM) memiliki nilai konstanta sebesar 060094 dengan nilai probabilitas 0. Variabel Environmental memiliki nilai koefisien sebesar 0,156345 dengan probabilitas 0,0011. Variabel Social memiliki nilai koefisien 0,341175 dengan probabilitas 0,0001. Variabel Governance memiliki nilai koefisien 0,349163 dengan probabilitas 0,0001. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,201525. Adjust R-squared 201525, dan Prob(F-statisti. KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Uji Pemilihan Model Hal pertama yang harus dilakukan adalah menguji metode manakah yang paling tepat Metode yang digunakan yaitu Common Effect Model. Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Pengujian akan dilakukan untuk menguji spesifikasi model dan kesesuaian teori-teori dengan kenyataan. Pengolahan ini dilakukan dengan menggunakan software EViews yang diperoleh hasil sebagai berikut: Uji Chow Tabel 6. Hasil Uji Chow Effects Test Statistic Prob. Cross-section F . Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas diatas menunjukkan bahwa nilai probabilitas cross section F < nilai signifikansi . 0000<0. , maka artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Uji Chow yang dilakukan menyimpulkan memilih model fixed effect, maka perlu dilakukan uji selanjutnya yaitu uji Housman untuk memilih antara model fixed effect atau model random effect. Hasil Uji Hausman Test Summary Cross-section random Tabel 7. Hasil Uji Hausman Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Prob. Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas terlihat bahwa nilai Probability . ross section rando. Oleh karena itu, model estimasi berdasarkan hasil uji Hausman Adalah random effect Random effect model terpilih, maka dilanjutkan ke uji Lagrange Multiplier. Uji Lagrange Multiplier Tabel 8. Hasil Uji Lagrange Multiplier Null (No rand. Effec. Cross-section Period oneBoth Alternative One-sided Breusch-Pagan Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan nilai both breusch-pagan < nilai signifikansi ( = 0. < 0. artinya estimasi model regresi yang paling baik adalah model random effect. Sehingga berdasarkan hasil pemilihan model data panel dapat disimpulkan untuk menilai uji regresi data panel menggunakan random effect dalam menentukan keputusan hasil penelitian Tabel 9. Hasil Uji Pemilihan Model Pengujian Hasil Kesimpulan Uji Chow 0000 (< 0. Fixed Effect Model Uji Hausman 4744 (> 0. Random Effect Model Uji Lagrange Multiplier 0000 (< 0. Random Effect Model Sumber: Dikelola oleh Peneliti . Hasil Uji Normalitas KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Tabel 10 . Hasil Uji Normalitas Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas dapat dilihat pada nilai Jarque-Bera sebesar 4. 453316 dengan nilai Maka dapat disimpulkan bahwa model penelitian ini berdistribusi normal, karena nilai probability lebih besar dari 0. 05 dan dapat dilanjutkan ke pengujian Hasil Uji Multikolinearitas Tabel 11. Hasil Uji Multikolinearitas Variable VIF ENV SOC GOV Sumber: Output EViews 13 . Hasil uji multikolinearitas dalam penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh nilai VIF berada di bawah angka 10. Nilai VIF variabel Environmental adalah sebesar 6,004665, nilai VIF variabel Social adalah sebesar 6,849879, nilai VIF variabel Governance adalah sebesar 7,876543, dan nilai VIF variabel Kualitas Audit adalah sebesar 1,011549. Artinya, model penelitian ini bebas dari gejala multikolinearitas. Hasil Uji Heteroskedastisitas Tabel 12. Hasil Uji Heteroskedastisitas Obs*R-squared Prob. Chi-Square . Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan bahwa nilai probabilitas Chi-Square dari Obs R-squared adalah sebesar 0,5165. Nilai probabilitas Chi-Square dari Obs R-squared dalam penelitian ini lebih besar dari 0,05, maka tidak terdapat gejala heteroskedastisitas dalam model penelitian KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Hasil Uji Autokorelasi Tabel 13. Hasil Uji Autokorelasi Obs*R-squared Prob. Chi-Square . Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan bahwa nilai probabilitas Chi-Square dari Obs R-squared adalah sebesar 0,2216. Nilai probabilitas Chi-Square dari Obs R-squared dalam penelitian ini lebih besar dari 0,05, maka tidak terdapat gejala autokorelasi dalam model penelitian ini. Hasil Uji Statistik F Tabel 14. Hasil Uji Statistik F F-statistic Prob (F-statisti. Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan nilai probabilitas F-statistic adalah sebesar 0,000000 dan memiliki nilai F-statistic sebesar 13,55627. Maka Environmental. Social. Governance, beserta Kualitas Audit berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Nilai Perusahaan. Hasil uji Statistik t Tabel 15. Hasil Uji Statistik t Variable Coefficient Prob. ENV SOC GOV Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan hasil sebagai berikut: Pengaruh Environmental terhadap Nilai Perusahaan Hasil pengujian statistik T . diatas menunjukkan bahwa Environmental < nilai signifikansi . 0011 < 0. dan nilai t-hitung > t-tabel . 324831 < 1. 972204, maka secara empiris Environmental berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Pengaruh Social terhadap Nilai Perusahaan Hasil pengujian statistik T . diatas menunjukkan bahwa Social < nilai signifikansi . ,0001< 0. dan nilai t-hitung > t-tabel . ,140614 < 1. 972204, maka secara empiris Social berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Governance terhadap Nilai Perusahaan Hasil pengujian statistik T . diatas menunjukkan bahwa Governance < nilai signifikansi . ,0001< 0. dan nilai t-hitung > t-tabel . ,918146 < 1. 972204, maka secara empiris Governance berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil Uji Koefisien Determinasi Tabel 16. Hasil Uji Koefisien Determinasi R-squared Adjsuted R-squared Sumber: Output EViews 13 . Pada tabel diatas menunjukkan bahwa nilai Adjusted R-Square adalah sebesar 0,201525. Maka Environmental. Social. Governance, beserta Kualitas Audit dapat memberikan kontribusi dalam menerangkan variasi Nilai Perusahaan sebesar 20,15%. Sedangkan, sisanya KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. % - 20,15% = 79,85%) merupakan kontribusi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil Uji Regresi Moderasi Tabel 17. Hasil Uji Regresi Moderasi Variable t-Statistic Prob. ENV SOC GOV ENV*KA SOC*KA GOV*KA Simpulan Signifikan Signifikan Signifikan Signifikan Signifikan Signifikan Signifikan Sumber: Output EViews 13 . Pengaruh Environmental terhadap Nilai Perusahaan dimoderasi oleh Kualitas Audit. Hasil uji MRA data panel diatas menunjukkan variabel interaksi Environmental dengan variabel Kualitas Audit adalah sebesar 0,0017 < 0,05 serta memiliki nilai t-statistic sebesar 3,177989 > t-tabel 1,972396. Maka secara empiris Kualitas Audit dapat berpengaruh dalam memperkuat hubungan antara Environmental terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Social terhadap Nilai Perusahaan dimoderasi oleh Kualitas Audit. Hasil uji MRA data panel diatas menunjukkan variabel interaksi Social dengan variabel Kualitas Audit adalah sebesar 0,0000 < 0,05 serta memiliki nilai t-statistic sebesar 4,830395 > t-tabel 1,972396. Maka secara empiris Kualitas Audit dapat berpengaruh dalam memperkuat hubungan antara Social terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Governance terhadap Nilai Perusahaan dimoderasi oleh Kualitas Audit. Hasil uji MRA data panel diatas menunjukkan variabel interaksi Social dengan variabel Kualitas Audit adalah sebesar 0,0002 < 0,05 serta memiliki nilai t-statistic sebesar 3,828126 > t-tabel 1,972396. Maka secara empiris Kualitas Audit dapat berpengaruh dalam memperkuat hubungan antara Governance terhadap Nilai Perusahaan. SIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Environmental terbukti secara empiris berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. Social terbukti secara empiris berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. Governance terbukti secara empiris berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. Kualitas Audit terbukti secara empiris dapat memoderasi serta memperkuat pengaruh signifikan dari pengungkapan Environmental terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. Kualitas Audit terbukti secara empiris dapat memoderasi serta memperkuat pengaruh signifikan dari pengungkapan Social terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. KUALITAS AUDIT MEMODERASI ENVIRONMENTAL. SOCIAL. GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ester Hanna Gunawan1*. Holiawati2 Ani Kusumaningsih3 JURNAL AKUNTANSI. KEUANGAN. PAJAK DAN INFORMASI (JAKPI) Volume 5. No. Desember 2025, p. Kualitas Audit terbukti secara empiris dapat memoderasi serta memperkuat pengaruh signifikan dari pengungkapan Governance terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang ada di ESG Indeks BGK Foundation. Bagi perusahaan yang terdaftar dalam ESG Indeks BGK Foundation, manajemen perlu meningkatkan kualitas pengungkapan ESG melalui pengelolaan lingkungan yang transparan dan terverifikasi, integrasi program sosial ke dalam strategi bisnis, serta penguatan tata kelola perusahaan melalui optimalisasi peran dewan dan audit laporan keberlanjutan secara berkala guna meningkatkan kredibilitas dan nilai perusahaan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan dan periode penelitian, membandingkan perusahaan dalam dan luar indeks ESG, serta menambahkan variabel lain seperti citra perusahaan, struktur kepemilikan, dan kinerja perusahaan untuk memperkaya analisis pengaruh ESG terhadap nilai perusahaan. DAFTAR PUSTAKA