JURNAL TEKNIK MESIN (JTM) Vol 2 No 1 http://jurnal. id/index. php/jtm Perancangan Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 1234Teknik Mesin. Pemeliharaan Mesin. Politeknik Negeri Ketapang 1email : aan@politap. Abstract The palm frond chopper machine is a machine used to simplify processing. The working principle of this machine is a frictional force method, where the electric motor transmits rotation to the shaft, pulley, v-belt and bearing. On the shaft inside the cover contains a blade. The results of the tool specifications that have been designed using AutoCAD 2007 are as follows: Frame dimensions 900 mm y 820 mm y 500 mm, top cover diameter yo430 mm y 360 mm, bottom cover dimensions 730 mm y 360 mm y 390 mm y 45A, blade length 250 mm y 100 mm y 8 mm. Using a 5 HP gasoline motor, using a single transmission system with 2 1: 2 pulleys, 2 side-by-side v-belts, one shaft and two sitting bearings. Keywords: Design. palm fronds. shredding machine Abstrak Mesin pencacah pelepah kelapa sawit adalah mesin yang digunakan untuk mempermudah saat pengolahan. Prinsip kerja mesin ini merupakan metode gaya gesek, dimana motor listrik meneruskan putaran pada poros, pulley, vbelt dan bearing. Pada poros didalam cover berisi mata pisau,. hasil spesifikasi alat yang telah dirancang menggunakan AutoCAD 2007 adalah sebagai berikut: Dimensi rangka 900 mm y 820 mm y 500 mm, diameter cover atas yo430 mm y 360 mm, dimensi cover bawah 730 mm y 360 mm y 390 mm y 45A, panjang mata pisau 250 mm y 100 mm y 8 mm. Menggunakan motor bensin 5 HP, menggunakan sistem transmisi tunggal dengan 2 buah pulley 1:2, 2 buah v-belt berdampingan, satu buah poros dan dua buah bearing duduk. Kata kunci: Perancangan,Aopelepah sawit. mesin pencacah Pendahuluan Pelepah sawit juga bisa dijadikan bahan bakar. Akan tetapi pemanfaatan tersebut masih menggunakan proses yang sederhana, dengan proses peranjangan dengan proses manual yang menghabiskan waktu cukup lama, dan juga mengeluarkan tenaga yang melelahkan dalam prosesnya. Pelepah dan daun kelapa sawit mempunyai potensi limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan Pelepah dan daun kelapa sawit mengandung bahan kering 47,02 %, protein kasar 6,06% dan serat kasar 34,58% sehingga nilai nutrisinya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminansia (Intara, 2. Bila setiap batang sawit dalam setahun dapat dipanen 22 pelepah dan setiap hektarenya ada lebih kurang 130 batang kelapa sawit. Pemanfaatan pelepah kelapa sawit dapat dilakuan dengan pengecilan ukuran. Pengecilan ukuran dapat dilakukan dengan melakukan pencacahan (Marsudi & Syahrillah, 2. Penelitian ini perlunya perancangan mesin pencacah pelepah sawit menjadi pakan ternak sehingga pemberian campuran pakan ternak dalam kuantitas yang besar dan kualitas yang tinggi dapat dicapai sehingga dapat meningkatkan produktivitas pengemukaan ternak yakni dengan merancang mesin pencacah pelepah sawit. dengan perancangan pencacah pe. epah kelapa sawit dengan 3 mata pisau. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode penelitian rekayasa . ngineering researc. dengan pendekatan Research and Development (R&D). Penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari identifikasi masalah yang ada di lapangan, dilanjutkan dengan studi literatur untuk memperoleh landasan teori serta acuan teknis, kemudian merancang konsep desain sesuai Setelah konsep ditetapkan, dilakukan perancangan detail berupa gambar teknik, perhitungan dimensi, pemilihan material, dan komponen yang diperlukan. Selanjutnya, rancangan diwujudkan dalam bentuk prototipe untuk kemudian diuji guna mengetahui kinerja, efisiensi, serta kesesuaian alat dengan tujuan penelitian. Jurnal Teknik Mesin (JTM) Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 April 2026 16 Ae21 Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif, berupa perhitungan teknis dan hasil pengujian, serta secara kualitatif melalui evaluasi kesesuaian desain dengan kebutuhan. Hasil analisis digunakan untuk melakukan penyempurnaan rancangan sehingga diperoleh prototipe akhir yang lebih optimal. Mulai Identifikasi masalah Studi Literatur Pembuatan Sketsa Pembuatan Jobseet Tidak Apakah Perancangan Sesuai Dengan HasilPerancangan Hasil dan Pembahasan Kesimpulan Selesai Gambar 1. Diagram Alir Hasil dan Pembahasan 1 Hasil Gambar 2. Gambar Mesin Pencacah Pelepah Sawit Jurnal Teknik Mesin (JTM) Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 April 2026 16 Ae21 Perancangan alat pencacah pelepah sawit ini dilatar belakangi oleh kebutuhan untuk mengganti metode manual yang masih umum digunakan di peternakan, khususnya untuk peternak sapi. Metode manual cenderung memerlukan tenaga yang besar, waktu pengerjaan yang lama. Oleh karena itu, alat pencacah ini dipilih karena memiliki keunggulan seperti kecepatan kerja yang tinggi, kemudahan mencacah, keamanan bagi operator, dan minim perawatan. Pada proses perancangan, tahap awal dilakukan studi literatur terkait prinsip kerja alat pencacah, komponen yang digunakan, dan Selanjutnya, dilakukan analisis kebutuhan untuk menentukan spesifikasi alat, termasuk dimensi kerangka, jenis mata pisau, dan jenis motor penggerak yang akan digunakan. Desain alat dimulai dengan pembuatan sketsa menggunakan AutoCad, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan desain 3D menggunakan AutoCAD 2007. Pemilihan AutoCAD didasarkan pada kemampuannya menghasilkan gambar 2D dan 3D yang presisi sehingga memudahkan proses fabrikasi. Komponen utama seperti besi siku 30 mm y 30 mm y 3 mm untuk rangka, besi plat ST-37 sebagai cover, bearing, poros, mata pisau, pulley, v-belt, motor bensin, dan baut dirancang dengan mempertimbangkan kekuatan, daya tahan, dan kemudahan pemasangan. Proses perancangan di AutoCAD meliputi pembuatan profil 2D, penggabungan garis menggunakan perintah join, pemberian ketebalan dengan presspull atau extrude, pembuatan lubang baut dengan subtract, hingga penggabungan seluruh komponen menjadi model utuh. 2 Pembahasan . Perangkaian Posisi Motor Penggerak Adapun cara perangkaian motor penggerak adalah pastikan rangka sudah digambar menggunkan Rectangel Tool untuk bidang dasar, lalu Push/Pull Tool untuk memasukan gambar motoran Gunakan Move Tool untuk menyusun frame sesuai disain Gambar 3. Posisi Motor Penggerak Perngkaian Posisi Bering Dan Shaft Cara perangkaiannya pilih bering pertama tekan M (Move Too. tepatkan bering pada penopang yang paling dekat dengan alat penggiling. Gunakan Rotate Tool (Q) jika orientasi dudukan tidak sejajar dengan rangka. Gunakan X-Ray View untuk memastikan lubang bering sejajar dengan poros mata pisau mesin pencacah pelepah sawit. Gambar 4. Posisi Bearing Dan Shaft Jurnal Teknik Mesin (JTM) Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 April 2026 16 Ae21 Perangkaian Posisi Mata Pisau Adapun cara perangkaian posisi mata pisau adalah letakan kursor pada komponen mata pisau kemudian posisikan di bagian atas rangka pstikan dudukan poros berada di rangka atas, kemudian gunakan Align . lugin Sketchup atau manua. agar pusat mata pisau sejajar dengan poros. Gambar 5. Perangkaian Posisi Mata Pisau dan Poros Perangkaian Unit Transmisi Puly Dan Belt Pastikan pully motoran sudah sejajar dengan pully poros secara horizontal . unakan tape measure tool untuk memastikan center ke cente. Tempelkan pada poros bagian atas hubungkan dengan shaft yang lewat di bering. Gunakan Move Tool (M) dan kunci pergerakan tombol panah keyboard agar tetap sejajar di sumbu yang benar. Penyelarasan subu pully aktifkan X-Ray (View > Face Style > X-Ra. untuk melihat apakah pusat lubang pully sejajar. Jika tidak sejajar atur ulang posisi salah satu pully dengan Move Tool. Gambar 6. Perangkaian Unit Transmisi Puly Dan Belt Perhitungan Mesin Pencacah Pelepah Sawit Pada perencanaan perhitungan perancangan mesin pencacah pelapah sawit penulis menggunakan persamaan hasil rumus dibawah ini : Daya Rencana ycEycc = yceyca y Pa. a(Sularso, 2. Diketahui : yceyca = 1,5 P = 5 Hp = 3,729 kW ycEycc = yceyca y P ycEycc = 1,5 y 3,729 kW = 4. 474,8 kW Keterangan : P = Daya Motor yceyca = Factor Koreksi . Torsi Mesin ycEycc T= 9,74 y 105 y a. (Sularso, 2. ycu1 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 April 2026 16 Ae21 Keterangan : T = Torsi rencana (N. ycu1 = Putaran poros . Pd = Daya rencana . W) Maka : 8 ycoycO T = 9,74 y 105 3,600 ycycyyco T = 974. 000 y 1,243 T = 1. 210,682 kg/mm . Kecepatan Perbandingan Pulley Digunakan : ( ycc1 ) = diameter pulley penggerak ( ycc2 ) = diameter pulley pengikut ( ycu1 ) = putaran pulley penggerak ( ycu2 ) = putaran pulley pengikut ycu ycc Maka didapat putaran ycu1 = ycc2a. (Sularso, 2. Diketahui : ycc1 = 100 mm ycc2 = 200 mm ycu1 = 3. 600 rpm ycu2 =. Jadi : 600 ycycyyco 100 ycoyco ycu2 200 ycoyco 3,600 ycycyyco y 100 ycoyco ycu2 = 200 ycoyco ycu2 = 1,800 rpm Jadi kecepatan yang digunakan untuk mesin pencacah pelepah sawit pada pulley yang digerakan . sebesar 1,800 rpm. Kecepat Linier Sabuk Diketahui pulley pengikut . cc1 ) = Adan kecepatan linier mesin . cu1 ) adalah: yuUyycc1 yycu a. (Sularso, 2. 60 y1000 Keterangan : V = kecepatan v-belt . ycc1 = Diameter pulley penggerak . ycu1 = Putaran pulley penggerak . Diketahui : ycc1 = 100 mm ycu1 = 3600 rpm Maka : 14 y 100 ycoyco y 3600 ycycyyco 60 y 1000 1,130,400 yco/yc 60,000 V = 18,84 m/s . Panjang Keliling Sabuk ycc ycc L = A. cc1 ycc2 ) 2x( 1 ycu 2 )2A. a(Sularso,2. Keterangan : L = panjang keliling sabuk ycc1 = diameter pulley kecil ycc2 = diameter pulley besar x = jarak antara kedua poros pulley 100 ycoyco 200 ycoyco 2 L= 3,14 . mm 200 m. 2y665 mm ( 665 ycoyco Jurnal Teknik Mesin (JTM) Bangun Titis Afiludin1. Muh Anhar2* . Hairian Rahmadi3. Dewi Nurmayasari4 Jurnal Teknik Mesin (JTM) Vol. 2 No. 1 April 2026 16 Ae21 300 ycoyco L = 3,14 . 1330 mm ( 665 ycoyc. 2 L = 942 mm 1330 mm 0. 496 ycoyco2 L = 2,272. 246 mmA Jadi kode v-belt yang digunakan A-62 dengan panjang 2,272. 246 mm. Kesimpulan Berdasarkan hasil perancangan mesin pencacah pelepah kelapa sawit menggunakan tiga mata pisau, dapat disimpulkan: Dimensi rangka yaitu : 900 mm y 820 mm y 500 mm, . Dimensi pada cover atas yo430 mm y 360 mm, dimensi cover bawah 730 mm y 360 mm y 390 mm y 45A, . Dimensi mata pisau 250 mm y 100 mm y 8 mm. Mesin yang dirancang dengan komponen utama berupa rangka dari besi siku, motor bensin 5 HP, pulley, v-belt, poros, bearing, dan tiga mata pisau yang telah ditetapkan sesuai kebutuhan. Hal ini membuktikan bahwa tujuan untuk mengetahui spesifikasi rancangan alat juga tercapai Daftar Rujukan . BPS Rokan Hulu. Rokan Hulu dalam Angka. BPS Rokan Hulu. Rokan Hulu. Hasrin. AuRANCANG BANGUN MESIN PEMARUT PELEPAH KELAPA SAWIT UNTUK PAKAN TERNAK,Ay 2013, vol. 27, pp. 38Ae44. Intara. Studi sifat fisik dan mekanik parenkhim pelepah daun kelapa sawit untuk pemanfaatan sebagai bahan anyaman. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 6. , 36Ae44. Dewi. AuRancang Bangun Mesin Pencacah Rumput Ternak Dengan Menggunakan Pisau Strip,Ay Mataram, . Kaharudin and B. Hariprihadi. AuRancang Bangun Mesin Pencacah Pakan Ternak Kapasitas 50 kg/jam,Ay Sigmat Ae J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 01, no. 02, pp. 1Ae8, 2021. Kurnianto Rahmat Rifko. Agung Wibowo. Tri Prakosa. AuPenerapan Metoda Design for Manufacture and Assembly pada Handle Transformer Hand Bike,Ay 2015, no. Snttm Xiv, pp. 7Ae8. Marsudi. , & Syahrillah. Perencanaan Sistem Mekanikal Elektrikal dan Plumbing (MEP) pada Gedung Bertingkat. Al Jazari: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 3. ROBIYANSYAH. AuPERANCANGAN MESIN PENCACAH PELEPAH SAWIT UNTUK PAKAN TERNAK SAPI,Ay J. Mhs. Tek. MEsin, 2015. Suhariyanto. Widiyono, and Mursid. AuAnalisa Gaya dan Daya Mesin Pencacah Rumput Gajah Berkapasitas 1350 kg/jam,Ay J. Energi Dan Manufaktur, vol. 7, no. 2, pp. 163Ae172, 2015. Sularso and K. Suga. Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, 12th ed. Jakarta: Pradnya Paramita, 2008. Jurnal Teknik Mesin (JTM)